Anda di halaman 1dari 4

1

Potensi Geoheritage Pada Batugamping (Limestone) Di Danau Paniai Yang


Dilupakan Pemerintah
Oleh : Demianus Nawipa

Limestone Yawee Of Paniai Lake


(Sumber : @MatoyaiPhoto, 2011)

Warisan bumi (geoheritage) merupakan salah satu cabang ilmu geologi


yang mempelajari tentang keragaman geologi (geodiversity) yang memiliki nilai
lebih sebagai suatu warisan bumi karena menjadi rekaman yang pernah ada dalam
sejarah geologi dan atau sedang terjadi di bumi karena nilai ilmiahnya tinggi,
langka, unik, dan indah1. Kemudian keberagaman geologi (geodiversity) sendiri
akan menggambarkan keunikan komponen geologi seperti mineral, batuan, fosil,
struktur geologi, dan bentang alam yang menjadi kekayaan hakiki di suatu daerah
serta keberadaan penyebaran batuan, dan keadaannya yang dapat mewakili proses
evolusi geologinya.

Keunikan Batugamping Yawee (Yawee Limestone)

Salah satu objek batuan yang dapat mengindikasikan bahwa adanya potensi
warisan bumi (geoheritage) yang unik dalam sejarah geologi danau Paniai adalah
luasan batugamping yang terbentang dari timur ke barat antara danau paniai bagian
selatan dan danau tage yang terbendung, oleh karena adanya proses tektonik yang
terjadi sehingga terbentuk sebuah jajaran pegunungan singling. Maka, potensi dan
keunikannya adalah batas muka air danau dari kedua danau tersebut adalah
dikelilingi oleh batugamping (limestone) yang tersusun oleh mineral kalsit dan

1
Hermawan H. & Abdul G.Y., 2018. Jurnal Geowisata nasional tentang di GEOWISATA Solusi Pemanfaatan
Kekayaan Geologi Berawasan Lingkungan. Universitas BSI Bandung hlm 01 dan 02.
2
Nawipa D.,2012. Pengelolahan data gempabumi untuk menentukan nilai percepatan tanah maksimum (PGA) Di
Daerah Nabire dan Paniai. Sikripsi Sarjana Muda Geologi UNIPA, hlm.10
2

aragonit yang mengandung kalsium karbonat (CaCO3)2. Keunikan tersebut terlihat


pada objek geomorfologis serta geologi regional berdasarkan lembar peta geologi
enarotali khususnya tentang batugamping tersebut. Batugamping tersebut tergolong
formasi batugamping yawee (yawe limestone) yang disimbolkan (Temy) yang
berumur eosin bawah – miosen akhir dalam waktu geologi3. Oleh karena itu, pada
batugamping yawee (yawee limestone) ini memiliki keunikan geoheritage dan
geowisata yang sangat indah sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Saya menyampaikan juga bahwa luasan batugamping (limestone) yang
berada di danau paniai tersebut salah satu titik yang bisa dijadikan aikon
geoheritage yang sangat potensial. Oleh itu, sehingga sekitaran luasan batugamping
itu perlu dilakukan kajian ilmiah secara mendetail dan keseluruhan dengan formasi
batuan lainya yang ada di sekitarnya. Kemudian hasil output dari kajian ilmiah itu
nantinya akan dapat dikembangkan sebagai potensi geowisata ekonomis rama
lingkungan yang bersifat geokonservasi demi masa depan kehidupan masyarakat di
daerah sekitar danau Paniai.

Keindahan Danau Paniai, Potensi Geowisata Yang Dilupakan

Danau paniai adalah danau yang terindah oleh karena memiliki potensi
adanya keberagaman geologi serta geoekologi yang melimpah, salah satunya
adalah karena sepanjang bagian selatannya memiliki jajaran pegunungan
batugamping (Limostone) yang sangat dipengaruhi oleh tektonik sehingga sungai
yawei terbendung oleh batugamping (limestone) itu sendiri. Bukan hanya itu, danau
itu dikelilingi oleh gunung-gunung dan bukit-bukit terjal sampai landau serta dari
bagian timurnya ada dua buah sungai besar dan beberapa sungai kecil yang telah
dan selalu mengalir menuju danau paniai yang hilir sungainya di pegunungan
jayawijaya (pegunungan gresberg) bagian barat dan bagian barat laut.

Danau tersebut juga dahulunya pernah menjadi posisi strategis untuk


lapangan terbang bagi para ekspedisi di pegunungan tengah Papua. Peswat yang
pertama kali didaratkan di permukaan danau paniai bernama seorang pilot
berkebangsaan belanda namanya Julius Wisel sejak tahun 1936. Ketika itu, pilot
wisel bersama Colijn dan J.J.Dozy dari perusahaan minyak di babo, kepala burung

3
Dilihat di Peta Geologi Bersistem Indonesia, Lembar Enarotali, Skala 1:250.000. Oleh Harahap dan D.B. Dow, 1990.
3

Papua yang bertujuan untuk melanjutkan ekspedisi di pegunungan Grasberg Papua.


Oleh karena Frit Julis Wisel adalah orang yang pertama kali mendaratkan
pesawatnya di atas permukaan danau paniai, sehingga sejak itu juga danau itu diberi
namanya sendiri yang disebut dengan danau wisel (Wisel Meren)4.

Danau Paniai tersohor panorama alam yang rancak, alami yang terletak pada
daratan tinggi pegunungan tengah Papua bagian barat dan keindahan danau paniai
telah menjadi isu yang sangat menarik bagi orang asing ketika negara belanda ada
di Papua. 5Bahkan sejak 30 november 2007, keindahan danau paniai diakui oleh
utusan dari 157 negara ketika berlangsunya Konferensi Danau Se-Dunia yang
dilaksanakan di India.

Jadi, sebagai putra daerah saya menjadi saksi dan sudah mengetahui bahwa
ketika wilayah paniai mengalami hujan terus-menerus biasanya terjadi luapan air
sehingga sebagian besar lembah paniai tergenang oleh air banjir luapan itu. Danau
tersebut juga di tengah danaunya memiliki dua buah pulau kecil yaitu pulau
mayageya dan pulau wodeigo yang tersusun oleh batuan sedimen klastik serta batu
napal yang tergolong formasi kopai (Jko) yang berumur jurasic tengah dalam waktu
sejarah geologi6.

Perlu Dilakukan Kajian Geoheritage Danau Paniai

Di danau Paniai dan sekitarnya memiliki keberagaman geologi yang sangat


potensial yang akan menjadi warisan bumi (geoheritage) demi masa depan, salah
satunya adalah formasi batugamping yawee (yawee limestone formation) yang telah
terbentang sebuah jajaran gunung dari timur ke barat di bagian selatan dari danau
paniai. Oleh karena adanya potensi geologinya seperti demikian di sana, bila perlu
pemerintah daerah melibatkan para peneliti untuk melakukan suatu kajian ilmiah
dengan bermetode penelitian ilmiah dengan menggunakan kaidah geologi pula
yang akan menyatakan potensinya melalui hasilnya yang pasti dan kemudian tentu
akan menjadi suatu inventarisasi sumberdaya alam yang ada di sana demi
mengembangkan potensi geowisata. Melalui kajian ilmiah itu juga tentu akan
menemukan potensi nilai geologi sejarah yang unik dan memiliki nilai warisan

4
Dilihat di Peta Geologi Bersistem Indonesia, Lembar Enarotali, Skala 1:250.000. Oleh Harahap dan D.B. Dow, 1990.
5
https://id.m.wikipedia.org/wiki/danau_paniai
6
A Pristine High-elevated ancient lake complex, lake Paniai, Papua Indonesia. Jurnal internasional, oleh Edie and Yogi 2006,
hlm.01 dan 02
4

bumi yang tinggi, langkah dan yang tentu akan dikembangkan geowisata ekonomis
dan edukasi geologi rama lingkungan yang geokonservatif demi kepentingan masa
depan di daerah.

***

Ulasan ini sebagai pandangan saya sebagai geolog muda putra daerah di
pinggiran danau paniai, maka saya memberikan pandangan ilmu pengetahuan
bersudut pandang geologi khususnya tentang warisan bumi (geoheritage) serta
potensi geowisata yang perlu dikembangkan di daerah secara geokonservatif yang
rama lingkungan. Oleh sebab itu pemerintah daerah bila diperlukan keterlibatan
para peneliti dapat diberikan ruang untuk melakukan suatu penelitian yang
bertujuan untuk memastikan potensi keberagaman geologi yang ada di danau
paniai. Pada akhirnya dari tulisan esai ini, sekali lagi merekomendasikan bahwa di
daerah paniai perlu dikembangkan pembangunan berbasis geowisata yang
ekonomis dan rama lingkungan yang geokonservatif agar nantinya akan
dikembangkan multi wisata lainnya juga demi membangun ekonomi daerah secara
kontekstual dan berbudaya.

Penulis adalah Mahasiswa Magister Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral,


Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, 2020.

Daftar Pustaka

Harahap & D.B.Dow, 1990. Peta Geologi Bersistem Indonesia, Lembar Enarotali,
Skala 1:250.000
Hermawan H.,dkk,,2016. Geowisata, Solusi pPemanfaatan Kekayaan Geologi
Yang Berwawasan Lingkungan. Jurnal Universitas BSI Bandung.
Nawipa D.,2012. Pengelolahan data gempabumi untuk menentukan nilai
percepatan tanah maksimum (PGA) Di Daerah Nabire dan Paniai. Sikripsi
Sarjana Muda Geologi UNIPA-Manokwari

https://id.m.wikipedia.org/wiki/danau_paniai