Anda di halaman 1dari 16

PRAKARYA

SATWA HARAPAN

WINDOWS USER
KARAWANG, JAWA BARAT
MAKALAH TENTANG
SATWA HARAPAN DI LINGKUNGAN SEKITAR

Kelompok 2:
1. Dioda Muhamad Juhdi
2. Ahmad Ramadhani
3. Ahmad Fauzan
4. Andriana Luxas
5. Jefri
6. Asti Nur Amalia
7. Siti Masayu Ningsih
8. Nadya Hermana Putri
9. Rani Suwartini
10. Dinda Kartika
1
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah Swt. yang telah melimpahkan


rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga hari ini kita masih merasakan
nikmatnya karunia iman dan Islam. Dengan selalu mengharap ridha-Nya semoga
kita tetap melangkah di jalan yang lurus dan benar sesuai petunjuk-Nya.

Shalawat serta salam teriring doa teruntuk Sang Nabi pembawa risalah Allah
Ta’ala yang kita harapkan syafa’atnya agar kita mampu berjumpa dengan-Nya.
Tak lupa pula doa dan salam teruntuk para istri beliau dan sahabat beliau yang
telah membantu perjuangan beliau hingga Islam masih berjaya saat ini.

Pada kesempatan ini, kami mendapatkan tugas Prakarya untuk membuat


sebuah makalah mengenai satwa harapan yang ada di lingkungan sekitar. Tujuan
dari pembuatan makalah ini untuk mengenal lebih dalam dan mengetahui dengan
jelas bagaimana perawatan dari satwa tersebut

Dalam pembuatan makalah ini, kami berharap materi yang kami sampaikan
dapat diterima dan memberikan manfaat bagi pembacanya.

KARAWANG, 4 Maret 2021


2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... 1


DAFTAR ISI ...................................................................................................................... 2

BAB I PENDAHULUAN ................................................................


1.1 Latar Belakang ..........................................................
1.2 Rumusan Masalah ..............................................................
1.3 Tujuan Pembahasan .................................................................
1.4 Manfaat Penulisan ...................................................................
BAB II ISI ....................................................................................................
A. Pengertian Satwa Harapan ......................................................
B. Pengertian Iguana ....................................................................
C. Teknik Budi Daya Iguana .......................................................
a. Teknik Pembibitan ............................................................
b. Pemeliharaan Kandang .....................................................
c. Pemberian pakan ...............................................................
d. Pencegahan Hama dan Penyakit .......................................
e. Jenis Penyakit yang Sering Timbul ...................................
f. Pengobatan Penyakit terhadap Hewan ..............................
g. Nilai Jual atau Orientasi Bisnis .........................................

BAB III PENUTUP ................................................................................


A. Kesimpulan .........................................................................
B. Saran ...................................................................................
C. Gambar Iguana……………………………………………

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................


3
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan usaha peternakan yang ada pada saat ini sudah mengalami
perubahan yang cukup signifikan. Ternak ayam, kambing, dan sapi sudah banyak
diketahui dan di budidayakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan
manusia. Masyarakat sudah mulai mengembangkan ternak satwa alternatif atau
satwa harapan sebagai sumber bahan baku industri, pakan, atau hewan laboratorium.
Pada umumnya, ternak atau satwa harapan yang dipelihara mempunyai beberapa
kelebihan, di antaranya siklus hidup pendek, jarang terkena penyakit, murah
harganya, serta mudah beradaptasi dengan lingkungan dan pakan yang diberikan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan dari latar belakang yang kami buat di atas, maka rumusan masalah pada
makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana teknik pembibitan satwa harapan?
2. Apa pakan ternak yang diberikan kepada satwa harapan?
3. Bagaimana cara pemeliharaan/perawatan satwa harapan?
4. Bagaimana cara mencegah satwa harapan agar terhindar dari hama
dan penyakit?
5. Penyakit apa saja yang sering timbul pada satwa harapan?
6. Bagaimana cara menyembuhkan satwa harapan yang sudah terkena
penyakit?
7. Bagaimana peluang penjualan atau orientasi bisnis dari peternakan
satwa harapan?
4

1.3 Tujuan Pembahasan

Dari rumusan masalah tersebut, kami dapat menyimpulkan tujuan dari


makalah penelitian yaitu:

1. Untuk mengetahui teknik pembibitan satwa harapan.


2. Untuk mengetahui pakan yang diberikan kepada satwa harapan.
3. Untuk mengetahui cara pemeliharaan satwa harapan.
4. Untuk mengetahui cara mencegah satwa harapan agar terhindar dari
hama dan penyakit.
5. Untuk mengetahui jenis-jenis penyakit yang sering timbul pada satwa
harapan beserta cara penyembuhannya.
6. Untuk mengetahui nilai jual dari jenis-jenis satwa harapan.

1.4 Manfaat Penulisan

Ada banyak manfaat yang baik dari pembuatan karya ilmiah. Beberapa
manfaatnya antara lain, melatih kreativitas siswa dalam menuangkan
gagasan pemikirannya (ide-idenya) tentang suatu kajian atau topik dari ilmu-
ilmu yang sudah dipelajari, melatih siswa untuk menerapkan kemampuan
berpikir secara logis sistematis, kemampuan membahasakan, kemampuan
menganalisis kritik, dan lain sebagainya.
5
BAB II
ISI
A. Pengertian Satwa Harapan

Satwa harapan adalah segala jenis hewan yang mampu menghasilkan barang
baku, jasa, atau manfaat ekonomis maupun non ekonomis lainnya ketika dipelihara
atau diternakan. Satwa harapan dipelihara masyarakat dengan alasan yang
beragam. Salah satunya sebagai pekerjaan sampingan karena memiliki nilai
ekonomis untuk meningkatkan penghasilan keluarga.

Di Indonesia, terdapat banyak sekali komunitas atau perkumpulan pecinta


hewan. Biasanya, mereka berkumpul untuk berbagi tips perawatan satwa harapan
yang dimiliki dan memberikan solusi jika ada kendala dalam pemeliharaan satwa.
Contoh satwa harapan yang banyak dibudi dayakan masyarakat yaitu jangkrik,
cacing, lebah, burung, reptil, ikan arwana, sapi, ayam, dan bebek.

B. Pengertian Iguana

Iguana adalah marga kadal yang hidup di daerah tropis Amerika Tengah,
Amerika Selatan, dan Kepulauan Karibia. Kadal-kadal ini dideskripsikan pertama
kali oleh seorang ahli hewan berkebangsaan Austria, Josephus Nicolaus Laurenti
pada tahun 1768. Adapun genus iguana terdiri dari beberapa jenis, antara lain
iguana hijau, iguana biru, iguana merah, dan iguana albino.

Panjang tubuh iguana antara 1.5 meter hingga 1.8 meter, termasuk panjang
ekor. Ciri khas dari iguana adalah memiliki jambul (seperti pada ayam jantan)
dibawah rahang mereka, serta deretan sisik membentuk duri besar di tubuh bagian
atasnya yang berjejer dari leher hingga pangkal ekor.
6

C. Teknik Budi Daya Iguana


a. Teknik Pembibitan

Teknik pembibitan dilakukan di dalam kandang dengan mengawinkan satu


iguana jantan dengan tiga sampai lima iguana betina. Adapun syaratnya yaitu harus
menunggu iguana untuk berahi (siap kawin). Ciri-ciri berahi untuk iguana betina
adalah pernah buang telur, sedangkan untuk iguana jantan ditandai dengan sperma
yang keluar. Teknik pembibitan ini berlangsung sekitar satu tahun setelah iguana
berahi.

Setelah iguana betina bertelur, telur akan disimpan di dalam toples berisikan
pasir di ruangan dengan kelembapan dan suhu udara yang stabil. Proses ini
berlangsung sampai 90 hari sampai penetasan.

b. Pemeliharaan Kandang

Pembersihan kandang rutin dilakukan setiap dua hari sekali dengan disikat
dan pembuangan kotoran iguana langsung dialirkan menuju lubang yang telah
disediakan untuk dibuang ke sungai. Kotoran iguana sendiri tidak banyak juga
tidak berbau.

c. Pemberian Pakan

Pemberian pakan untuk bayi iguana berusia 0-7 hari dapat diberikan kotoran
yang dihasilkan oleh induknya. Pakan yang diberikan kepada ternak iguana berupa
sayuran dan buah, misalnya sawi, kangkung, dan kecambah. Pemberian pakan
dilakukan setiap satu hari sekali.
d. Pencegahan Hama dan Penyakit

Dalam budi daya satwa harapan seperti iguana, peternak harus


memperhatikan pola makan serta melakukan pengecekan nafsu makan dan gejala
hewan yang terserang penyakit.

e. Jenis Penyakit yang Sering Timbul

Beberapa jenis penyakit yang sering timbul pada iguana antara lain, pada
pencernaan terutama pada bayi iguana, bladder stone (kencing batu), jamur, dan
sariawan.
7

f. Pengobatan Penyakit terhadap Hewan

Tanda awal iguana terserang penyakit adalah ekornya yang kurus. Jika
iguana terserang penyakit, peternak harus segera memberikan obat, biasanya
berupa madu dan pembersihan kandang hewan dari virus atau bakteri yang dapat
mempengaruhi kesehatan iguana yang lain. Setelah itu, iguana yang terserang
penyakit perlu untuk dipindahkan ke dalam kandang yang lain. Jika iguana tidak
segera ditangani, resiko yang sering terjadi adalah kematian pada iguana.

g. Nilai Jual atau Orientasi Bisnis

Saat ini, peminatan pemeliharaan iguana sudah cukup tinggi. Di daerah


Jember, terbentuk komunitas pecinta iguana yang beranggotakan sekitar 30 orang.
Dalam segi penjualan, iguana ini tidak memiliki pasar sendiri sehingga untuk
penjualan dilakukan secara online.

Harga untuk setiap iguana berbeda-beda tergantung jenis dan kualitasnya.


Nilai jual iguana kecil berkisar antara Rp300.000,- sampai dengan Rp400.000,-
untuk jenis iguana merah dan iguana hijau. Sedangkan untuk indukan iguana
berkisar antara Rp3.000.000,- sampai Rp4.000.000,-. Harga tertinggi untuk iguana
dengan jenis albino (kuning) adalah Rp7.000.000,- sampai Rp15.000.000,-.
Biasanya iguana-iguana ini akan dikirimkan ke daerah Jakarta, Jayapura, atau luar
Pulau Jawa yang lain.
8
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Iguana telah beradaptasi dengan baik sebagai kadal pohon dan kadal
pemakan tumbuhan (herbivora). Akan tetapi, mereka tetap memerlukan nutrisi
hewani, biasanya dengan memakan serangga kecil yang ada di tumbuhan yang
mereka makan.

Observasi yang kami lakukan pada kesempatan ini, membuat kami


mengetahui wawasan secara luas dan memahami salah satu reptil yang ada di
Indonesia, yaitu iguana. Informasi mengenai jenis-jenis iguana, teknik budi daya
beserta peluang terjualnya iguana membuat kami dapat memperkirakan
ketersediaan dan peminatan iguana yang ada di Indonesia.

B. Saran

Iguana merupakan salah satu satwa yang langka sehingga dalam budi daya
yang dilakukan dengan bijak. Oleh karena itu, di dalam teknik budi daya iguana
harus dilakukan dengan persiapan yang matang dan perlu untuk memikirkan
resiko-resiko terjadinya kematian pada iguana.

Berdasarkan hasil observasi satwa harapan iguana beserta penulisan makalah


ini, apabila ada kesalahan baik dalam penulisan maupun teori hasil observasi, kami
mohon maaf atas kekeliruan kami
9

Gambar Iguana
10

DAFTAR PUSTAKA

Arifin. 2014. Hewan Satwa Harapan. Makalah. Fakultas


Peternakan. Universitas Wijayakusuma Purwokerto.

Muhibbah,V. 2007. Satwa Harapan. Fakultas Peternakan. Institut


Pertanian Bogor.

Subronto. 2002. Penangkaran Satwa Harapan. Gadjah Mada


University Press : Yogyakarta

Sudarmono, A. S. Dan Y. Bambang Sugeng. 2008. Satwa-Satwa


yang Dilindungi. Penebar Suadaya Jakarta