Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM

ANATOMI HEWAN
AVES

Disusun Oleh:

Nama : Samuel Prakoso Sejati

NIM : K4319075

Kelas :C

Kelompok :9

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2020
Laporan Resmi Praktikum

Anatomi Hewan

I. Judul : Aves
II. Tujuan :
1) Mengetahui topografi organ-organ pada Aves
2) Mengetahui fungsi organ-organ pada Aves
3) Mengetahui berbagai sistem organ pada Aves
III. Pembahasan
a. Gambar + Keterangan

1 2 3 Gambar5 Keterangan
6
4
11 1. Ingluvie
7
2. Esophagus
3. Cor
4. Hepar
5. Intestinum tenue
6. Pulmo

12
7. Intestinum crassum

8 10
8. Proventrikulus
9
9. Ren
10. Kloaka
11. Trachea
12. Gizzard
b. Identifikasi + Deskripsi
A. Berikut deskripsi dari topografi Columbia livia :

1) Ingluvies : merupakan kantong yang berasal dari pelebaran esophagus yang


berfungsi untuk reservior makanan dan dapat diisi dengan cepat.

2) Esophagus : saluran yang membawa makanan ke tembolok.

3) Cor : terletak pada linea mediana yang bentuknya seperti kerucut dan
dibungkus oleh pericardium. Jantung aves memiliki 4 ruang (2 atrium dan 2
ventrikel). Ventrikel sepasang sempurna sehingga sirkulasi pulmo terpisah
dari sirkulasi sistemik.

4) Hepar : berwarna merah kecoklatan dan terdiri dari dua bagian yaitu lobus
dexter dan lobus sinister.

5) Intestinum tenue : terdiri dari dua bagian yaitu pars descenden dan pars
ascenden. Usus ini dibagi menjadi tiga macam yaitu duodenum, illeum, dan
jejunum yang batas-batasnya tidak nyata. Intestinum tenue berwarna putih
sedikit kekuningan.

6) Pulmo : berwarna merah cerah dan terdapat sepasang yang dibungkus oleh
selaput pleura.

7) Intestinum crassum : berperan sebagai rectum. Batas antara intestinum tenue


dan intestinum crassum terdapat caecum. Intestinum crassum berwarna
putih sedikit kekuningan.

8) Proventriculus : disebut juga lambung kelenjar yang letaknya di atas


ventriculus atau lambung, memiliki dinding otot yang tipis berwarna putih
tulang.

9) Ren : sepasang alat ekskresi dengan bentuk metanefros.


10) Kloaka : suatu ruangan tunggal yang merupakan muara dari saluran
kencing, kelamin, dan makanan.

11) Trachea : lanjutan dari laring yang terdapat di sebelah ventral dari collum.

12) Gizzard : disebut juga ventriculus, merupakan tempat pencernaan makanan


pada aves dengan dinding otot yang tebal berwarna merah kecoklatan dan
keputihan pada bagian tengahnya serta berbentuk bulat. Teksturnya sangat
keras.

B. Berikut sistem organ pada Columbia livia :

1) Sistem Respirasi
Alat respirasi terdiri atas nostril yang terletak pada paruh, cavum nasalis,
cavum oris, larynx yang tersusun atas tulang rawan, terhubungkan denga
cavum oris oleh rima glottis. Bagian daripada larynx yang bercelah disebut
glottis.
Sistem pernafasan burung sangat efisien sehingga lebih rumit daripada
vertebrata lain. Larynx burung bukan merupakan organ penghasil suara, tetapi
untuk memodulasi nada-nada yang dihasilkan dalan sirink yang terletak di
ujung bawah trachea. Larink membagi menjadi dua membentuk cabang
tenggorokan (bronkhus) kanan dan kiri.
Pulmo mengembang karena otot-otot daging di antara costae dan sternum.
Tulang sternum turun ke bawah dan tulang costae membengkok ke samping,
maka rongga dada membesar, sehingga masuklah udara dalam paru-paru.
Dengan demikian paru-paru mengembang menjadi besar. Sebaliknya jika
sternum naik ke atas dan tulang costae melipat ke dalam, maka rongga dada
menyempit, maka udara dalam paru-paru terlepas keluar. Pada waktu paru-paru
membesar itulah terjadi pengambilan oksigen dan pelepasan karbon dioksida
pada dinding kapiler di alviola paru-paru (Widyawati, A. E., Yunus, M., &
Widijatno, T. V. 2019).
2) Sistem Pencernaan
Tractus digestivus terdiri atas paruh, covum oris; yang di dalamnya terdapat
lingua kecil runcing yang dibungkus oleh lapisan zat tanduk. Sebagai
lanjutannya adalah pharynx yang pendek, kemudian œsophagus yang panjang
dan beberapa burung terjadi perluasan yang disebut crop, sebagai tempat
penimbunan bahan makanan sementara dan pelunakan. Dari crop masuk saluran
yang sering disebut gizard. Proventriculus menghasilkan cairan lambung (asam)
sedangkan ventriculus berdinding tebal berlapis jaringan epitel yang keras
sebelah dalam yang menghasilkan sekresi. Di dalam gizard sering terdapat batu
kerikil yang berfungsi membantu penggilingan makanan. Oleh karena itu
beberapa jenis burung sengaja menelan batu kerikil, sebagai pengganti tugas
gigi yang tidak dimiliki oleh burung. Dari lambung akan dilanjutkan oleh
intestinum yang terbagi atas bagian halus dan bagian akhir adalah rectum dan
kemudian cloaca dan yang terakhir adalah anus. Pada intestinum terdapat
rumbai-rumbai sebagai caecum yang merupakan saluran buntu. Di sebelah
dorsal cloaca terdapat suatu bursa fabricii pada hewan yang masih muda. Fungsi
yang sebenarnya belum diketahui, hanya yang jelas penting untuk determinasi.
Hepar sebagai salah satu kelenjar pencernaan relatif besar, bewarna merah
coklat dengan beberapa lobi. Pada beberapa aves memiliki vesica fellea sebagai
penampung billus. Pada burung merpati vesica fellea tidak ada. Glandulæ
pancreaticus biasanya memiliki tiga saluran yang menyalurkan sekresinya ke
intestinum. Sehubungan dengan makanan, terjadi adaptasi paruh (Widyaningsih,
F., Yunus, M., Rimayanti, R., Koesdarto, S., Suwanti, L. T., & Sunarso, A.
2018).
3) Sistem Sirkulasi
Ada pemisahan sempurna antara pembuluh darah vena dan arteri. Jantung
memiliki 4 ruang. Sistem aorta meninggalkna bilik kiri dan membawa darah ke
kepala dan seluruh tubuh melalui arkus aortikus kanan ke empat. Variasi jumlah
terjadi pada arteri karotis, walaupun umumnya burung mempunyai 2 karotisnya
menyatu membentuk saluran tunggal, sedangkan pada golongan lain mungkin
ukurannya mengecil sebelum menyatu dan pada burung Passerine hanya karotis
memiliki serambi kiri saja mamalia (Campbell, Neil A, Jane B. Reece, dkk.
Jackson. 2012)
Ada dua pembuluh prekaval fungsional dan postkaval lengkap. Prekaval
terbentuk oleh penyatuan pembuluh darah dari kerongkongan dan bagian tulang
selangka (subklavia) pada tiap sisi. Postkaval menerima darah dari angggota
badan melalui saluran gerbang ginjal (portal renalis), yang lewat melalui ginjal
tetapi tidak terpecah menjadi kapiler-kapiler dan karenanya tidak dapat
disamakan dengan portal renalis dari vertebrata lebih rendah. Eritrosit burung
lebih besar daripada eritrosit mamalia.
4) Sistem Saraf
Enchephalon secara relatif lebih besar dibandingkan reptilia, dibagi atas tiga
bagian yang pokok, yakni:
a. Prosencephalon (bagian muka), terbagi atas: Telencephalon (bagian
termuka) dan Dienchephalon (bagian belakangnya).
b. Mesencephalon (bagian tengah).
c. Rhombencephalon, terbagi atas: Metencephalon (bagian atas) dan
Myencephalon (bagian bawah).
5) Sistem Urogenital
Alat ekskresi berupa ren yang relatif besar, bewarna merah coklat, tertutup
oleh peritonium (retroperitonial). Tiap-tiap ren terbagi atas 4 lobi. Dari dataran
ren adalah ventral keluar ureter yang sempit menuju ke cauda dan berakhir pada
cloaca. Daeah yang berasal dari arteri renalis akan disaring secara filtratis. Zat-
zat yang tidak berguna dalam darah terutama berupa ureum akan dibuang dalam
proses filtrasi ini Pada hewan jantan terdapat sepasang testis yang bulat
berwarna putih, melekat di sebelah anterior dari ren dengan suatu alat
penggantung. Testis di sebelah kanan lebih kecil dari pada yang kiri. Dari
masing-masing testis terjulur saluran vasa diferensia sejajar dengan ureter yang
berawal dari ren. Pada sebagian aves, memiliki vesicula seminalis yang
merupakan gelembung kecil bersifat kelenjar dan bagi tempat menampung
sementara sperma sebelum dituangkan melalui pupil yang terletak pada kloaka.
Pada hewan betina terdapat sepasang ovari, hanya yang dekskum mengalami
atrophis (mengecil dan tidak bekerja lagi). Dari ovari menjulur oviduct panjang
berkelok-kelok, berlubang pada bagian cronial dengan bentuk corong. Lubang
oviduct disebut ostium abdomanalis.
IV. Kesimpulan
Berdasarkan topografi yang sudah diamati, Burung merpati (Columbia ivia)
memiliki organ-organ yaitu Esophagus, Trachea, Ingluvies (tembolok),
Proventriculus, Cor, Hepar, Pulmo, Ventriculus (lambung pengunyah),
Intestinum tenue, Intestinum crassum, Cloaca, Ren dan Gizzard. Sedangkan
sistem organ pada burung ini yaitu :
1) Sistem pencernaan : terdiri dari esophagus, ingluvies, ventriculus, pancreas,
intestinum, rectum, dan berakhir pada kloaka.
2) Sistem pernapasan : terdiri dari cavum oris, trachea, dan pulmo.
3) Sistem sirkulasi : terdiri atas cor, dan pembuluh darah.
4) Sistem urogenital : terdiri atas ren, ureter, dan uretra.
5) Sistem respirasi : Enchephalon terdapat tiga bagian yang pokok, yakni:
prosencephalon (bagian muka), mesencephalon (bagian tengah) dan
rhombencephalon.
V. Daftar Pustaka
1) Campbell, Neil A, Jane B. Reece, Lisa A. Urry, Michael L. Cain, Steven A.
Wasserman, Peter V. Minorsky, dan Robert B. Jackson. 2012. Biologi Edisi
Kedelapan Jilid 2. Erlangga: Jakarta.
2) Widyawati, A. E., Yunus, M., & Widijatno, T. V. (2019). Histopathology of
Esophagus and crop of Pigeon (Columbia livia) infected by Trichomonas
gallinae. Indian Journal of Public Health Research & Development, 10(9),
1522-1528.
3) Widyaningsih, F., Yunus, M., Rimayanti, R., Koesdarto, S., Suwanti, L. T.,
& Sunarso, A. (2018). Prevalence of Protozoa in Gastrointestinal Tract of
Pigeons (Columba livia) Maintenance Ekstensif and Intensif in Surabaya.
Journal of Parasite Science, 2(2), 71-76.
VI. Lampiran

VII. Lembar Pengesahan

Surakarta, 1 Januari 2021

Asisten Praktikum Praktikan

Jonanda Fatah Anugerah Samuel Prakoso Sejati


NIM. K4317033 NIM. K4319075