Anda di halaman 1dari 1

KAJIAN KLASIFIKASI RUMAH SAKIT DALAM

PP NO 47 TAHUN 2021 TTG PENYELENGGARAAN Pasal 4 Ayat 2 Pasal 3 Ayat 1


hanya dapat didirikan pada daerah yang Klasifikasi Rumah Sakit umum
BIDANG PERUMAHSAKITAN
memenuhi kriteria sebagai berikut: terdiri atas:
Galih Endradita, Ganis Irawan, Muh Afiful Jauhani •
• daerah terpencil dan daerah yang sulit Rumah Sakit umum kelas A
21 Februari 2021 dijangkau karena keadaan geografis • Rumah Sakit umum kelas B
• daerah perbatasan yang berhadapan • Rumah Sakit umum kelas C
dengan negara lainnya baik yang dibatasi • Rumah Sakit umum kelas D
Menimbang :
melaksanakan ketentuan Pasal 61 dan Pasal 185 daratmaupun laut
huruf b Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 • daerah kepulauan, wilayah pesisir dan
pulau-pulau kecil, dan pulau-pulau kecil Pasal 6
tentang Cipta Kerja, perlu menetapkan Peraturan
Pemerintah tentang Penyelenggaraan Bidang terluar; Rumah Sakit umum dengan
Perumahsakitan • daerah tertinggal; dan/atau klasifikasi kelas A, kelas B, kelas C,
dan kelas D memberikan pelayanan
• daerah yang belum tersedia Rumah Sakit
kesehatan pada semua bidang
atauRumah Sakit yang telah ada sulit
Mengingat dan jenis penyakit
dijangkau akibat kondisi geografis.
• Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945; Pasal 7
• Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Pasal 4 Pelayanan medik dan Penunjang
Rumah Sakit Medik terdiri :
Dalam rangka pemenuhan ketersediaan
• Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang • Pelayanan Medik Umum
Cipta Kerja RumahSakit dan peningkatan akses pelayanan
kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah berupa pelayanan medik dasar
Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat • Pelayanan Medik Spesialis
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan berupa
yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan
dapat mendirikan Rumah Sakit umum kelas D
pratama. • pelayanan medik spesialis
perorangan secara paripurna yang menyediakan
pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat dasar
darurat. • pelayanan penyakit
Pasal 20 dalam,
Rumah Sakit dengan penanaman modal • pelayanan anak,
Klasifikasi Rumah Sakit adalah pengelompokan asing harus memiliki jumlah tempat tidur
kelas Rumah Sakit berdasarkan • pelayanan bedah dan
sesuai: kategori Rumah Sakit umum Kelas B •
• kemampuan pelayanan, pelayanan obsetri dan
• fasilitas kesehatan, atau Rumah Sakit khusus kelas A; atau ginekologi
• sarana penunjang, dan kesepakatan/kerja sama internasional. • pelayanan medik spesialis
• sumber daya manusia. lain.
• Pelayanan Medik Subspesialis
Pasal 2
Pasal 25 • Pelayanan medik
Berdasarkan jenis pelayanan yang diberikan,
Rumah Sakit yang telah memiliki perizinan berusaha subspesialis dasar
RumahSakit dikategorikan dalam
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- • Pelayanan medik sub
undangan, dapat melakukan perubahan kelas • Rumah Sakit umum dan
spesialis lain
Rumah Sakit. • Rumah Sakit khusus.

Pasal 3 ayat 2
Pasal 25 ayat 2
Klasifikasi Rumah Sakit khusus
Perubahan kelas Rumah Sakit dilakukan Pasal 14
berdasarkan : terdiri atas:
Fasilitas kesehatan dan sarana penunjang • Rumah Sakit khusus kelas A
• usulan dari pemilik atau kepala/direktur
RumahSakit; atau
disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan • Rumah Sakit khusus kelas B
• hasil pengawasan oleh pemerintah pusatdan/ yang diberikan oleh rumah sakit terdiri atas • Rumah Sakit khusus kelas C
atau Pemerintah Daerah. • Bangunan dan prasarana
Hanya dapat dilakukan terhadap rumah sakit yang • Ketersediaan tempat tidur rawat inap
telah terakreditasi • Peralatan Pasal 11
Rumah Sakit Khusus dengan
Menilai pemenuhan sesuai dengan ketentuan Pasal 16 klasifikasi kelas A, kelas B, dan
Klasifikasi Rumah Sakit. Ketersediaan tempat tidur rawat inap pada kelas C memberikan pelayanan
• kemampuan pelayanan, klasifikasi Rumah Sakit Umum : utama pada satu bidang atau satu
• fasilitas kesehatan dan sarana penunjang, dan
• Kelas A paling sedikit 250 TT jenis penyakit tertentu
• sumber daya manusia
• Kelas B paling sedikit 200 TT berdasarkan :
• Kelas C paling sedikit 100 TT • Disiplin ilmu
Pasal 65 Ayat 1 • Kelas D paling sedikit 50 TT • Golangan umur
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan • Organ
norma, standar, prosedur, dan kriteria yang • Jenis Penyakit
ditetapkan oleh Pemerintah pusat melakukan Klasifikasi Rumah Sakit Khusus :
• Kelas A paling sedikit 100 TT • Kekhususan lain
pembinaan dan pengawasan terhadap Rumah
Sakit dengan melibatkan • Kelas B paling sedikit 75 TT
• organisasi profesi, • Kelas C paling sedikit 25 TT Pasal 13
• asosiasi perumahsakitan, dan Pelayanan medik dan Penunjang
• organisasi kemasyarakatan lainnya Ketersediaan TT rawat inap dikecualikan bagi Medik terdiri :
RS khusus gigi dan mulut, RS khusus Mata • Pelayanan Medik Umum
Pasal 65 Ayat 2 dan RS Khusus THT • Pelayanan medik spesialis
Pembinaan dan pengawasan diarahkan untuk: sesuai kekhususan
• pemenuhan kebutuhan pelayanan Ketersediaan tempat tidur rawat inap RS • Pelayanan medik subspesialis
kesehatanyang terjangkau oleh masyarakat; Khusus Gigi dan Mulut sesuai kekhususan
• peningkatan mutu pelayanan kesehatan; • Kelas A paling sedikit 14 TT, 75 dental unit • Pelayanan medik spesialis lain
• keselamatan Pasien; •
• pengembangan jangkauan pelayanan; dan
Kelas B paling sedikit 12 TT dan 50 dental • Pelayanan medik subspesialis
unit
• peningkatan kemampuan kemandirian Rumah
Sakit. • Kelas C paling sedikit 10 TT dan 25 dental Pasal 19
unit Jumlah tempat tidur rawat inap
• jumlah tempat tidur
Pasal 65 ayat 3 Ketersediaan tempat tidur rawat inap RS perawatan intensif paling
Pemerintah Pusat dapat mengenakan sanksi khusus mata dan RS Khusus THT
administratif berupa: sedikit 10%
• Kelas A paling sedikit 40 TT • 6% untuk ICU
• Teguran
• Teguran tertulis • Kelas B paling sedikit 25 TT • 4% untuk pelayanan
• Denda • Kelas C paling sedikit 15 TT intensif lain
• Pencabutan perizinan Rumah Sakit. • ruang yang dapat digunakan
sebagai tempat isolasi
Pasal 66 Pasal 18 dengan kapasitas paling
Pembinaan dan pengawasan sebagaimana terdiri Jumlah tempat tidur rawat inap untuk sedikit 10% dari seluruh
atas: pelayanan rawat inap kelas standar paling tempat tidur
• pemenuhan persyaratan Rumah Sakit sedikit: • Dalam kondisi wabah atau
• kesesuaian Klasifikasi Rumah Sakit • 60% dari seluruh tempat tidur untuk kedarurat kesehatan,
• perizinan Rumah Sakit
Rumah Sakit milik pemerintah pusat dan kapasitas ruangan sebagai
• pemenuhan kewajiban dan hak Rumah Sakit
dan Pasien Pemerintah Daerah; dan tempat isolasi paling sedikit :
• standar dan mutu pelayanan Rumah Sakit. • 40% dari seluruh tempat tidur untuk • 30% untuk RS milik
Rumah Sakit milik swasta. Pemerintah dan Pemda
• 20% untuk RS milik swasta

Anda mungkin juga menyukai