Anda di halaman 1dari 10

TUGAS RESUME

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH II


BAB 20 AKUNTANSI PENSIUN DAN IMBALAN PASCAKERJA

OLEH :
MONICA RATU LEO
01031381823168

DOSEN PENGAMPUH:
EKA MEIRAWATI, SE. M.SI, AK

MATA KULIAH AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH II


PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG
2020
A. SIFAT PROGRAM PENSIUN

Program pensiun (pension plan) adalah pengaturan di mana pemberi kerja


memberikan imbalan (pembayaran) kepada pensiunan karyawan atas jasa yang diberikan
selama bekerja. Akuntansi pensiun dapat dibagi dan diperlakukan secara terpisah antara
akuntansi untuk pemberi kerja dan akuntansi untuk dana pensiun. Perusahaan atau pemberi
kerja adalah organisasi yang mensponsori program pensiun. Dana atau program pensiun
adalah entitas yang menerima iuran dari pemberi kerja , mengelola aset pensiun, dan
melakukan pembayaran atas imbalan kepada pensiunan karyawan (penerima pensiun).

a. Program Iuran Pasti


Dalam program iuran pasti (defined contribution plan), pemberi kerja setuju untuk
memberikan iuran dalam jumlah tertentu kepada wali amanat pensiun setiap periode,
berdasarkan rumus yang ditetapkan. Program tersebut tidak menetapkan imbalan yang akan
dibayarkan kepada karyawan pada saat pensiun. Ukuran imbalan pascakerja yang akhirnya
dikumpulkan karyawan berdasarkan program bergantung pada beberapa faktor: jumlah yang
awalnya dikontribusikan pada wali amanat, pensiunan terakumulasi dalam wali amanat, dan
perlakuan terhadap penyitaan dana yang disebabkan oleh penghentian awal karyawan
lainnya.

Contoh soal :
1. Misalkan juni 2017, iuran pensiun yang harus dibayar oleh PT MONICA untuk bulan
tersebut Rp. 5.000.000. jika iuran tersebut dibayar semua maka jurnal yang dibuat adalah
:
Jawab :
Beban Rp. 5.000.000
Kas Rp. 5.000.000
Jika baru Rp. 3.000.000 dibayar, sisanya belum dibayar sampai akhir juni 2020. maka
jurnalnya adalah :
Beban Rp. 5.000.000
Kas Rp. 3.000.000
Liabilitas jangka pendek Rp. 2.000.000
b. Program Imbalan Pasti
Program imbalan pasti (defined benefit plan) menetapkan imbalan yang akan diterima
karyawan saat mereka pensiun. Imbalan ini biasanya merupakan fungsi dari masa kerja
karyawan dan tingkat kompensasi pada tahun-tahun menjelang pensiun. Untuk memenuhi
komitmen imbalan pasti yang akan timbul pada saat pensiun, perusahaan harus menentukan
iuran yang harus diberikan saat ini (nilai waktu perhitungan uang). Perusahaan mungkin
menggunakan berbagai pendekatan iuran yang berbeda. Pemberi kerja menanggung resiko
dengan program imbalan kerja pasti karena mereka harus memberi iuran dengan cukup untuk
memenuhi biaya atas imbalan yang telah ditetapkan oleh program tersebut. Beban yang
diakui setiap periode tidak harus sama dengan iuran tunai. Demikian pula, liabilitas
merupakan hal yang kontroversial karena pengukuran dan pengakuannya berkaitan dengan
variabel masa depan yang tidak diketahui.

c. Peran Aktuaris dalam Akuntansi Pensiun


Masalah yang terkait dengan program pensiun melibatkan perhitungan matematika
yang rumit, oleh karena itu perusahaan melibatkan aktuaris. Aktuaris membuat prediksi
(disebut asumsi aktuarial) atas tingkat mortalitas, perputaran karyawan, tingkat bunga dan
pendapatan, frekuensi pensiun dini, gaji masa depan, dan faktor lain yang diperlukan untuk
mengoperasikan program pensiun.

B. AKUNTANSI PENSIUN

a. Pengukuran Liablitas Pensiun


Sebagian besar setuju bahwa kewajiban pensiun pemberi kerja adalah kewajiban
kompensasi tangguhan yang diberikan kepada karyawannya atas masa kerjanya sesuai
dengan persyaratan program pensiun. Salah satu ukuran dari kewajiban pensiun adalah
mendasarkannya hanya pada imbalan telah menjadi hak (vested benefits) kepada karyawan.
Cara lain mengukur kewajiban adalah dengan menggunakan masa kerja yang vested atau
belum vested. perusahaan menghitung jumlah kompensasi tangguhan untuk semua tahun
masa kerja karyawan dengan tingkat gaji terkini. Pengukuran ketiga mendasarkan pada
jumlah kompensasi yang ditangguhkan pada masa kerja yang vested atau belum vested
menggunakan gaji di masa depan. Pengukuran kewajiban pensiun disebut kewajiban imbalan
pasti.
b. Kewajiban (Aset) Imbalan Pasti Neto
liabilitas (aset) imbalan pasti neto (net defined benefit liability (asset) disebut juga
status pendanaan (funded status) adalah defisit atau surplus yang terkait dengan program
pensiun pasti. Defisit atau surplus tersebut diukur sebagai berikut.

Kewajiban imbalan pasti – Nilai wajar aset program (jika ada)

Defisit atau surplus sering disebut sebagai status pendanaan dari program tersebut.
Jika kewajiban imbalan pasti lebih besar dari aset program, maka program pensiun
mengalami defisit. Sebaliknya, jika kewajiban pensiun pasti kurang dari aset program, maka
program pensiun tersebut memiliki surplus.

c. Pelaporan perubahan Kewajiban (Aset) Imbalan Pasti


IASB mensyaratkan bahwa semua perubahan kewajiban imbalan pasti dan aset
program pada periode berjalan diakui dalam laba rugi komprehensif. IASB mewajibkan
perusahaan melaporkan perubahan yang timbul dari berbagai elemen liabilita dan aset
pensiun di bagian yang berbeda dalam laba rugi komprehensif, tergantung pada sifatnya.
Ketiga komponen yang terdapat dalam laporan tersebut adalah :

1. Biaya jasa (service cost)

Biaya jasa kini adalah kenaikan nilai kini kewajiban imbalan pasti yang berasal dari
karyawan dalam periode berjalan. Biaya jasa lalu adalah perubahan nilai kini kewajiban
imbalan pasti atas jasa karyawan pada periode sebelunya. Komponen ini dilaporkan di bagian
operasi dan memengaruhi neto laba.
Untuk menentukan biaya jasa kini dan kenaikan kewajiban imbalan pasti yang terkait,
perusahaan harus :
1. Menetapkan metode penilaian aktuarial.

2. Mengatribuskian imbalan pada periode jasa.

3. Membuat asumsi akrual.


2. Bunga neto

Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto dengan status pendanaan
program. Dalam menghitung bunga neto, perusahaan mengasumsikan bahwa tingkat
diskonto, kewajiban imbalan pasti neto, dan aste pensiun yang ditentukan pada awal. Tingkat
diskonto (discount rate) didasarkan pada imbal hasil obligasi berkualitas tinggi dengan
persyaratan yang konsisten dengna kewajiban pensiun perusahaan. Bunga neto dihitung
dalam persamaan berikut :
Bunga neto = (Kewajiban Imbalan Pasti x Tingkat Diskonto) - (Aset program x Tingkat
Diskonto)
3. Pengukuran kembali

Pengukuran kembali adalah keuntungan dan kerugian sehubungan dengan kewajiban


imbalan pasti dan keuntungan atau kerugian pada nilai wajar dari aset program. Komponen
ini dilaporkan dalam penghasilan komprehensif lain, setelah dikurangi pajak. Keuntungan
atau kerugian pengukuran kembali ini memengaruhi laba rugi komprehensif, tetapi bukan
laba neto.

d. Aset Program dan Imbal Hasil Aktual

Aset Program (plan assets) pensiun biasanya merupakan investasi pada saham, obligasi,
efek lain, dan real estat yang dimiliki perusahaan untuk mendapatkan tingkat imbal hasil yang
wajar. Perusahaan umumnya memegang aset ini dalam entitas (dana) yang terpisah secara
hukum yang hanya ada untuk mengelola program imbalan kerja. Iuran pemberi kerja dan
imbal hasil aset program aktual (actual return on plan assets) akan meningkatkan aset
program pensiun. Imbalan yang dibayarkan kepada karyawan pensiunan mengurangi aset
program.

C. PENGGUNAAN KERTAS KERJA PENSIUN


Kertas kerja adalah sebuah alat kerja, bukan catatan akuntansi permanen. Kertas kerja
hanya sebagai alat untuk memudahkan penyusunan jurnal dan laporan keuangan.
Berikut merupakan Format Dasar Kertas Kerja

Kolom “Jurnal Umum “ menentukan jumlah untuk dicatat dalam akun buku besar
formal. Kolom “Catatan Memo” mencatat saldo kewajiban imbalan pasti dan aset program.
Selisih antara kewajiban imbalan pasti dengan nilai wajar aset program adalah aset/ liabilitas
pensiun. Saldo akhir di kolom Aset/Liabilitas Pensiun harus sama dengan saldo neto dalam
catatan memo.
a. Jurnal dan Kertas Kerja 2011

Jika saldo bersih memo pencatatan berada di posisi kredit, jumlah rekonsiliasi dalam
kolom Aset/Kewajiban Pensiun akan menjadi saldo seimbang di kredit. Jika saldo bersih
memo pencatatan berada di posisi debet, aset/kewajiban pensiun akan menjadi saldo debit
seimbang. Kertas kerja didesain untuk menghasilkan rekonsiliasi utama, yang akan berguna
pada penyiapan laporan keuangan dan wesel yang diungkapkan yang berkaitan dengan
pensiun.

Pada tanggal 1 Januari 2011, Zarle Company memberikan informasi berikut terkait
dengan program pensiunnya untuk tahun 2011

Aset program, 1 Januari 2011, adalah $100.000.


Kewajiban Imbalan Psti, 1 Januari 2011, adalah $100.000.
Biaya jasa tahunan adalah $9.000.
Tingkat diskonto adalah 10 persen
Iuran pendanaan adalah $8.000.
Imbalan yang dibayarkan kepada pensiunan selama tahun berjalan adalah $7.000
Kertas kerja pensiun-2011

Jurnal formal Zarle Company pada tanggan 31 Desember

2011
Beban Pensiun 9.000
Kas 8.000
Aset/Liabilitas 1.000

Kewajiban imbalan pasti (kredit) $(112.000)


Aset Program sebesar nilai wajar (debit) 111.000
Aset/Liabilitas pensiun (kredit) $1.000

b. Biaya Jasa Lalu

Biaya Jasa Lalu (past service cost) adalah perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti
yang diakibatkan oleh amandemen program atau kurtailmen. Kurtailmen terjadi ketika
perusahaan memiliki penuruna signifikan yan dilakukan oleh entitas dalam hal jumlah
karyawan yang ditanggung oleh program.
BIAYA JASA LALU
(BEBAN PADA PERIODE BERJALAN)
Amendemen Program Kurtailmen
 Pengenalan Program  Pengurangan yang signifikan dalam
jumlah karyawan yang ditanggung pada
 Penarikan Program
program tersebut
 Perubahan pada Program

c. Jurnal dan Kertas Kerja 2012

Rekonsiliasi merupakan formula yang membuat kertas kerja berguna. Hal ini
berhubungan dengan komponen dari akuntansi pensiun, dicatat dan tidak dicatat, satu ke yang
lainnya.

d. Pengukuran Kembali

Pengukuran kembali umumnya terdiri dari dua jenis :


1. Keuntungan dan Kerugian Aset
Keuntungan dan kerugian atas aset program adalah selisih antara tingkat imbal hasil a
ktual dengan pendapatan bunga yang dihitung dalam menentukan bunga neto.
Keuntungan aset terjadi bila imbal hasil aktual melebihi pendapatan bunga dan
kerugian aset terjadi bila imbal hasil aktual kurang dari pendapatan bunga.

2. Keuntungan dan Kerugian Liabilitas


Keuntungan atau kerugian dari perubahan kewajiban imbalan pasti disebut
keuntungan dan kerugian liabilitas. Perubahan melaporkan keuntungan liabilitas
(penurunan saldo liabilitas tidak terduga) dan kerugian liabilitas (kenaikan saldo
liabilitas tidak terduga) pada penghasilan komprehensif lain.

e. Jurnal dan Kertas Kerja 2013


Sebagai hasil dari adanya penyesuaian yang dibuat, pengembalian yang diharapkan
dai perencanaan aset adalah jumlah yang sesungguhnya untuk menghitung biaya pension
D. PELAPORAN PROGRAM PENSIUN DALAM LAPORAN KEUANGAN

A. Persyaratan dalam Laporan Keuangan

a. Beban Pensiun

b. Keuntungan dan kerugian (pengukuran kembali)

c. Pengakuan status pendanaan neto dari program pensiun

d. Klasifikasi aset pensiun atau liabilitas pensiun

e. Agregasi program pensiun

B. Persyaratan dalam Catatan atas Laporan Keuangan

1. Menjelaskan karakteristik program imbalan pasti dan resikonya


2. Mengidentifikasi dan menjelaskan jumlah dalam laporan keuangannya yang timbul
dari program imbalan pasti
3. Menggambarkan bagaimana program imbalan pasti dapat memengaruhi jumlah,
waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan perusahaan.

Rekonsiliasi merupakan elemen kunci dari paket pengungkapan pensiun. Dengan


melakukan rekonsiliasi perubahan aset dan liabilitas dari awal tahun sampai akhir tahun, para
pembaca laporan dapat lebih memahami ekonomi yang mendasari program tersebut.

C. Imbalan Pascakerja Lain

Termasuk asuransi jiwa di luar program pensiun ; perawatan medis, gigi, dan mata. Jasa
hukum,dan pajak dan seterusnya.

Item pensiun Imbalan kesehatan


Pendanaan. Umumnya didanai. Umumnya tidak didanai.
Imbalan. Jumlah uang yang dapat Umumnya buka tutup dan
ditentukan. variabilitas yang besar.
Penerima manfaat. Pensiunan (mungkin Pensiunan, pasangan, dan
beberapa manfaat yang masih tanggungan lainnya.
hidup).
Utang Imbalan. Bulanan. Seperti yang diperlukan dan
digunakan.
Dapat diprediksi. Variabel yang dapat di Penggunaan yang sulit
prediksi. diprediksi. Tingkat biaya
bervariasi secara geografis
dan berfluktuasi dari waktu
ke waktu.

Anda mungkin juga menyukai