Anda di halaman 1dari 3

PANCASILA DAN TAMANSISWA

Nama: Alexander A. A. K. Ngara

Nim : 2018017097

Kelas: 4 A3

ASAS PANCASILA

Kongres Tamansiswa tahun 1984 memutuskan bahwa dalam berbangsa dan bernegara
Kesatuan Republik Indonesia, Persatuan Tamansiswa menggunakan Pancasila sebagai asas
organisasinya. Melalui keputusan tersebut maka Persatuan Tamansiswa dalam berbangsa dan
bernegara berasas Pancasila, sebagai badan perjuangan kebudayaan dan pembangunan
masyarakat berlandasan Asas Tamansiswa 1922, dan dalam upaya dan usahanya berciri khas
Pancadarma. Berasas Pancasila artinya Persatuan Tamansiswa dalam berbangsa dan bernegara
menggunakan Pancasila sebagai dasar negara yang di dalamnya mengandung ideologi bangsa,
yaitu cita-cita dan tujuan nasional bangsa Indonesia.

Sebagai dasar negara Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara.
Dijabarkan dalam UUD 1945, Undang- Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, dan
sebagainya. Sebagai warga negara yang berasas Pancasila Persatuan Tamansiswa berkewajiban
mematuhi dan mengamalkan segala perundang- undangan yang bersumber dari Pancasila,
dengan cara “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tutwuri Handayani“

Sebagai ideologi nasional yang berisi cita-cita dan tujuan nasional Indonesia, Pancasila
dijabarkan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 2 dan 4. Alinea 2 mengandung pengertian cita-
cita nasional yang berasas Pancasila, yaitu masyarakat : Merdeka, Berdaulat, Bersatu, Adil dan
makmur.

Sedang alinea 4 mengandung tujuan nasional berdasar Pancasila yaitu:

1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.


2. Meningkatkan kesejahteraan umum
3. Mencerdaskan kehidupan bangsa
4. Turut mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan
keadilan sosial.

Bagi Persatuan Tamansiswa, cita-cita nasional dan tujuan nasional yang berdasar Pancasila itu
diwujudkan dalam tujuan Tamansiswa yaitu masyarakat TERTIB DAMAI, SALAM DAN BAHAGIA.
Masyarakat Tertib Damai yang artinya TATA TENTREM identik dengan masyarakat merdeka,
berdaulat, bersatu, adil dan makmur. Masyarakat salam dan bahagia identik dengan tujuan
nasional sebagai tersebut di atas. Dengan mewujudkan masyarakat tertib damai, salam dan
bahagia, maka orang Tamansiswa berarti sudah mengupayakan cita-cita dan tujuan nasional
Indonesia.

Di samping melaksanakan untuk diri sendiri, berdasar sistem Among orang Tamansiswa
berkewajiban mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bersama-sama mengamalkan
Pancasila, Caranya adalah dengan Ing ngarsa sung tuladha (membimbing dengari keteladanan),
Ing madya mangun karsa (membina dengan membangun semangat berswakarsa) dan Tutwuri
Handayani (memerdekakan sambil memberi kekuatan)

PENJELASAN PANCASILA OLEH KI HADJAR DEWANTARA

MUKADIMAH DAN BATANG TUBUH

Naskah Mukadimah dalam UUD 1945berdasar Proklamasi Kemerdekaan KHD17 Agustus 1945
yang ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta terdiri dari dua bagian, yaitu:

Dalam kata pembukaan UUD Republik Indonesia dijelaskan bahwa dalam UUD itu terkandung
segala cita-cita perjuangan pergerakan nasional, mulai dari dulu hingga tercapainya
kemerdekaan yang dengan ringkar digambarkan sbb.:

Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, penjajahan harus lenyap dari muka dunia ini.Negara
Indonesia harus merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Pemerintah negara harus:

1. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia


2. memajukan kesejahteraan umum
3. mencerdaskan kehidupan bangsa
4. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian
abadi serta keadilan sosial.

Adapun dasar-dasarnya adalah:

1. Ketuhanan yang Maha Esa


2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia (Kebangsaan)
4. Kerakyatan dan
5. Keadilan sosial

Panca Sila, tak kurang dan tak lebih, menunjukkan sifat keluhuran serta kehalusan budi
bangsa kita, menggambarkan dengan singkat, namun jelas, apa yang hidup di dalam jiwa
bangsa kita.

Panca Sila menjelaskan serta menegaskan corak-warna rakyat kita sebagai bangsa-bangsa yang
beradab, bangsa yang berkebudayaan, bangsa yang menginsyafi keluhuran dan kehalusan
hidup manusia, serta sangghup menyesuaiakan hidup kebangsannya dengan dasar
perikemanusiaan yang universalmeliputi seluruh alam kemanusiaan ciptaan Tuhan.

Pancasila lahir bersama-sama dengan lahirnya negara kita Republik Indonesia, bersama-sama
dengan timbulnya bangsa kita yang merdeka dan berdaulat, bersama-sama dengan terciptanya
Undang Undang dasar Negara kita. Panca Sila masuk ke UUD kita sebagai isi mukadimah,
dengan begitu memasuki UUD, yaitu peraturan negara kita yang pokok, yang menjadi dasar
segala usaha kita, baik dalam hubungan kebangsaan, maupun hubungan kenegaraan. Panca Sila
sebagai isi dan inti, sebagai sari dan p;uncak UUD kita, harus kita taati, harus senantiasa
menjadi pedoman kita, baik dalam segala langkah laku kita sebagai ralyat bersama, maupun
dalam hidup kepribadian kita masing-masing.

Selanjutnya, Ki Hadjar menulis bahwa Pancasila pada hakekatnya merupakan jiwa bangsa kita,
sifat peribadi rakyat kita dalam lingkungan kenegaraan

Anda mungkin juga menyukai