Anda di halaman 1dari 102

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH IV

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA


PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

JUDUL AKTUALISASI
PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN
INFORMASI DALAM BENTUK ARTIKEL BERITA WEBSITE
DI LINGKUNGAN DIREKTORAT PENGEMBANGAN
PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN

DISUSUN OLEH :
NAMA : URIP RIYADI
NIP : 199503032019031009
FORMASI JAFUNG : TEKNIK PENYEHATAN LINGKUNGAN
UNIT ORGANISASI : DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA


PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
TAHUN 2019
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH IV
BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA
PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI


PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN INFORMASI DALAM
BENTUK ARTIKEL BERITA WEBSITE DI LINGKUNGAN DIREKTORAT
PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN

Disusun oleh :
URIP RIYADI
199503032019031009
TEKNIK PENYEHATAN LINGKUNGAN
DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

DISEMINARKAN PADA :

HARI : Jum’at
TANGGAL : 1 Nopember 2019

MENTOR COACH PENYELENGGARA BALAI


DIKLAT PUPR WIL. V
YOGYAKARTA

Sarwono Rochmat, S.T., M.T. Dr. Ir. Jawali Marbun, M.Sc. Anwar, S.T., M.T.
NIP. 196806221997031004 NIP. 195704301987031001 NIP. 197901182005021001
KEPALA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Ir. Moeh. Adam, M.M.


NIP. 196503031992031002
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA
PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN INFORMASI DALAM


BENTUK ARTIKEL BERITA WEBSITE DI LINGKUNGAN DIREKTORAT
PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN

DISUSUN OLEH :

NAMA : Urip Riyadi, S.T.


NIP : 199503032019031009

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA


PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
TAHUN 2019
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUPR WILAYAH V YOGYAKARTA
PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LEMBAR PENGESAHAN

PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN INFORMASI DALAM


BENTUK ARTIKEL BERITA WEBSITE DI LINGKUNGAN DIREKTORAT
PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN

Disusun oleh :

Urip Riyadi, S.T.


199503032019031009

DISEMINARKAN PADA :

HARI :
TANGGAL : November 2019

MENTOR COACH KEPALA BALAI DIKLAT PUPR


WILAYAH III JAKARTA

Sarwono Rochmat, S.T., M.T. Dr. Ir. Jawali Marbun, M.Sc. Yunaldi, ST, MT
NIP. 196806221997031004 NIP. 195704301987031001 NIP. 197212301998031003
KEPALA PUSDIKLAT MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN JABATAN FUNGSIONAL,
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA,
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ir. Moeh
ii Adam, MM
Latsar CPNS 2019 Batch IV
NIP. 196503001992031002
KATA PENGANTAR

Puji serta syukur penulis panjatkan kepada ALLAH SWT atas limpahan
rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga penulisan laporan kegiatan aktualisasi
mulai dari perancangan sampai pelaksanaan ini berhasil diselesaikan tepat waktu.
Penulis berharap mendapatkan banyak pelajaran mengenai hal-hal yang
bersifat teknis dan non-teknis mengenai tahapan kegiatan aktualisasi dari hasil
proses yang telah dilakukan, mulai dari proses berpikir memecahkan masalah dalam
bentuk rancangan hingga proses merealisasikan rancangan tersebut menjadi suatu
produk. Laporan ini disusun dengan harapan akan menjadi tambahan wawasan bagi
penulis dan sebagai bentuk akuntabilitas terhadap proses aktualisasi penerapan
nilai-nilai dasar ASN.
Terdapat berbagai dukungan dan bantuan dari beberapa pihak yang penulis
dapatkan selama proses perencanaan dan pembuatan laporan kegiatan aktualisasi.
Atas dukungan dan bantuan tersebut, pada kesempatan ini penulis ingin sekali
mengucapkan rasa terima kasih kepada :
1. Bapak Dr. Ir. Jawali Marbun, M.Sc., selaku coach yang selalu membimbing
dalam proses penyusunan rancangan serta pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
2. Bapak Sarwono Rochmat, ST., M.T., selaku mentor yang telah memberikan
arahan dan masukkan kepada penulis khususnya terkait produk aktualisasi.
3. Bapak Pramono, S.T., Sp.PSDA., selaku penguji yang telah memberikan
masukkan kepada penulis.
4. Bapak Denny Kumara, S.T., M.T., selaku Co-Mentor yang telah memberikan
dukungan pada kegiatan seminar 1 serta atas berbagai masukkan.
5. Segenap keluarga penulis yang tanpa putus menenun doa, cinta kasih, serta
dukungan demi kelancaran penulis dalam mengarungi segala aktivitas.
6. Asti Prasetyawati, S.Sos.; Mitria Widianingtyas, S.T.; Nadia Karima Izzati, S.T.;
Daeng Rendy; Monik; Mas Fahmi; Teh Rita; Mba Dhina; Kak Hafsah, sebagai
bagian dari lingkaran yang memberikan berbagai masukkan, review, serta
atmosfer positif dalam setiap proses kegiatan aktuallisasi.
7. Seluruh pihak di lingkungan Subdirektorat Pemantuan dan Evaluasi serta bagian
dari Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat iii
Latsar CPNS 2019 Batch IV
8. Para Widyaiswara dan Panitia Penyelenggara yang telah memberi bimbingan
dan bantuan kepada penulis selama Pelatihan Dasar CPNS.
9. Teman-teman Pelatihan Dasar CPNS Batch IV untuk kebersamaan yang terjalin
bersama selama masa kegiatan Pelatihan Dasar CPNS.
Pada akhirnya, penulisan ini diselesaikan dengan segenap kemampuan
penulis dan dikemas secara sistematik dalam suatu laporan. Meskipun laporan ini
telah diselesaikan, penulis menyadari masih terdapat adanya kekurangan. Oleh
karena itu, kritik dan saran dari pihak-pihak terkait sangat diharapkan. Hal tersebut
dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi, sehingga diharapkan dapat diperbaiki dan
disempurnakan untuk kedepannya.

Jakarta, November 2019

Peserta Pelatihan Dasar CPNS Batch IV


Urip Riyadi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat iv
Latsar CPNS 2019 Batch IV
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................. II


KATA PENGANTAR ......................................................................................... III
DAFTAR ISI ..........................................................................................................V
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... VII
DAFTAR TABEL ............................................................................................. VII
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... VIII
DAFTAR SINGKATAN ..................................................................................... IX
PENDAHULUAN ................................................................................... 10
1.1 LATAR BELAKANG .................................................................................. 10
1.2 TUJUAN PENELITIAN ............................................................................... 11
1.3 RUANG LINGKUP ..................................................................................... 11
GAMBARAN UNIT KERJA DAN NILAI-NILAI DASAR ASN ...... 12
2.1 DESKRIPSI ORGANISASI ........................................................................... 12
2.2 TUGAS, POKOK FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA ........ 15
2.3 NILAI-NILAI DASAR, PERAN, DAN KEDUDUKAN ASN DI NKRI .............. 17
2.3.1 Akuntabilitas ................................................................................... 17
2.3.2 Nasionalisme ................................................................................... 18
2.3.3 Etika Publik ..................................................................................... 19
2.3.4 Komitmen Mutu .............................................................................. 19
2.3.5 Anti Korupsi .................................................................................... 19
RANCANGAN AKTUALISASI ............................................................ 21
3.1 ISU ........................................................................................................... 21
3.2 CORE ISSUE .............................................................................................. 22
3.3 DAMPAK ISU............................................................................................ 24
3.4 GAGASAN PEMECAHAN ISU ..................................................................... 25
3.5 ANALISIS RENCANA KEGIATAN ............................................................... 26
PELAKSANAAN AKTUALISASI ....................................................... 32
4.1 CAPAIAN PELAKSANAAN KEGIATAN AKTUALISASI ................................. 32
4.1.1 Mendata dan Menginventarisasi Bahan/Referensi .......................... 32
4.1.1.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 33
4.1.1.2 Output/Capaian ............................................................................ 34
4.1.1.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 34
4.1.1.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 35

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat v
Latsar CPNS 2019 Batch IV
4.1.2 Mengidentifikasi dan Mempelajari Bahan/Referensi yang Telah
Didapatkan ..................................................................................................... 36
4.1.2.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 36
4.1.2.2 Output/Capaian ............................................................................ 37
4.1.2.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 37
4.1.2.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 38
4.1.3 Menyusun Konsep Awal Prosedur Penyediaan Informasi
Berdasarkan Bahan/Referensi ........................................................................ 38
4.1.3.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 38
4.1.3.2 Output/Capaian ............................................................................ 40
4.1.3.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 41
4.1.3.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 41
4.1.4 Menyusun Konsep Prosedur Penyediaan Informasi ....................... 42
4.1.4.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 42
4.1.4.2 Output/Capaian ............................................................................ 43
4.1.4.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 44
4.1.4.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 44
4.1.5 Melakukan Sosialisasi dan Pembahasan Konsep Prosedur
Penyediaan Informasi .................................................................................... 45
4.1.5.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 45
4.1.5.2 Output/Capaian ............................................................................ 46
4.1.5.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 46
4.1.5.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 47
4.1.6 Melakukan Finalisasi Konsep Prosedur Penyediaan Informasi ...... 47
4.1.6.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 47
4.1.6.2 Output/Capaian ............................................................................ 48
4.1.6.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 49
4.1.6.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 49
4.1.7 Membuat Laporan Akhir Pelaksanan Habituasi ............................. 49
4.1.7.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................ 50
4.1.7.2 Output/Capaian ............................................................................ 51
4.1.7.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN .................................. 51
4.1.7.4 Kendala dan Solusi ...................................................................... 51
4.2 MATRIKS AKTUALISASI ........................................................................... 52
4.3 JADWAL RANCANGAN DAN REALISASI KEGIATAN AKTUALISASI ............ 54
PENUTUP................................................................................................ 55
5.1 KESIMPULAN ........................................................................................... 55
5.2 SARAN ..................................................................................................... 55
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 57
LAMPIRAN ......................................................................................................... 59

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat vi
Latsar CPNS 2019 Batch IV
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Direktorat PPLP............................................... 15


Gambar 3.1 Gambaran Isu terkait Penyediaan Artikel Berita Website PPLP ..... 24
Gambar 4.1 Tangkapan Layar Konsultasi dengan Narasumber .......................... 33
Gambar 4.2 Kegiatan Memperoleh dan Menghimpun Data................................ 34
Gambar 4.3 Kegiatan Membaca dan Mempelajari Materi Referensi .................. 36
Gambar 4.4 Proses Membuat Ringkasan............................................................. 37
Gambar 4.5 Dokumentasi Diskusi dengan Co-Mentor ....................................... 39
Gambar 4.6 Konsultsi dan Diskusi kepada Mentor ............................................. 40
Gambar 4.7 Mencatat Hasil Konsultasi dan Diskusi ........................................... 40
Gambar 4.8 Memperbaiki Konsep Awal ............................................................. 42
Gambar 4.9 Konsultasi dengan Narasumber ....................................................... 43
Gambar 4.10 Memperbaiki Produk Aktualisasi .................................................. 43
Gambar 4.11 Kegiatan Membuat Surat ............................................................... 45
Gambar 4.12 Presentasi Kegiatan Sosialisasi ...................................................... 46
Gambar 4.13 Konsultasi dan Diskusi Final kepada Mentor ................................ 48
Gambar 4.14 Pengerjaan Laporan Akhir Kegiatan Aktualisasi .......................... 50
Gambar 4.15 Konsultasi dan Diskusi Laporan Akhir Aktualisasi....................... 50

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Tabel Penapisan Isu dengan Metode USG ........................................... 23


Tabel 3.2 Hasil Analisis Why-Why Analysis ........................................................ 25
Tabel 3.3 Matriks Rancangan Kegiatan Aktualisasi ............................................ 27
Tabel 3.4 Rancangan Jadwal Aktualisasi ............................................................. 31
Tabel 4.1 Matriks Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS............................... 52
Tabel 4.2 Matriks Kedudukan dan Peran ASN .................................................... 52
Tabel 4.3 Matriks Visi Misi dan Tata Nilai Organisasi........................................ 53
Tabel 4.4 Jadwal Rancangan dan Realisasi Kegiatan Aktualisasi ....................... 54

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat vii
Latsar CPNS 2019 Batch IV
DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1. Tangkapan Layar Folder Data Referensi ................................... 59


LAMPIRAN 2. Usaha Penulis Mendapatkan Materi dan Referensi ................... 60
LAMPIRAN 3. Catatan Materi Aktualisasi ......................................................... 61
LAMPIRAN 4 Draft Awal Produk Aktualisasi ................................................... 64
LAMPIRAN 5 Catatan Hasil Konssultasi dan Diskusi ....................................... 64
LAMPIRAN 6 Dokumentasi Konsultasi Narasumber sebagai Catatan............... 65
LAMPIRAN 7 Surat Undangan Rapat Sosialsasi Kegiatan Aktualisasi ............. 66
LAMPIRAN 8 Daftar Hadir Peserta Rapat Sosialisasi........................................ 68
LAMPIRAN 9 Notulensi Hasil Rapat ................................................................. 70
LAMPIRAN 10 Produk Kegiatan Aktualisasi ..................................................... 71
LAMPIRAN 11 Lembar Pengendalian Mentor ................................................... 75

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat viii
Latsar CPNS 2019 Batch IV
DAFTAR SINGKATAN

CK : Cipta Karya
KIP : Keterbukaan Informasi Publik
PE : Pemantauan dan Evaluasi
PNS : Pegawai Negeri Sipil
PPLP : Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman
PUPR : Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ix
Latsar CPNS 2019 Batch IV
10

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat


Nomor 03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Laksana, Subdirektorat
Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan
Permukiman (PPLP) memiliki tugas melaksanakan pemantauan dan evaluasi
kinerja penyelenggaraan pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik,
sistem pengelolaan persampahan, drainase lingkungan. Dalam melaksanakan tugas,
Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi menjalankan fungsi pengelolaan data dan
informasi penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem
pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan. Fungsi tersebut diterapkan
Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi melalui kegiatan mengelola dan
mengoordinir proses penerbitan informasi dalam bentuk artikel berita website
terkait penyelenggaraan infrastruktur bidang PLP. Namun, saat ini alur penerbitan
artikel berita webste masih kurang terpadu dan terkendali melihat masih adanya
berita yang disubmit secara mendadak. Selain itu ditemukan pula berita yang
diterbitkan tanpa melalui alur yang tepat, tidak melalui Subdirektorat Pemantauan
dan Evaluasi melainkan langsung ke Biro Komunikasi Publik Cipta Karya. Hal lain
yang tidak kalah penting adalah konten/isi dari artikel berita yang diberikan sering
kali masih kurang baik dan tidak seragam. Oleh karena itu perlu adanya suatu alat
pengendalian kualitas dalam pengelolaan informasi tersebut.

Dalam proses perancangan konsep alat pengendalian tersebut, disisipkan


nilai-nilai dasar ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, Anti Korupsi) serta terkait Manajemen ASN, Pelayanan Publik, serta Whole
of Government sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Manajemen ASN yang telah dipelajari pada pelatihan dasar CPNS. Diharapkan
dengan penerapan alat pengendalian dalam penyediaan artikel berita, tak hanya
dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah Subdirektorat Pemantauan dan
Evaluasi melainkan juga sebagai wujud aktualisasi nilai-nilai dasar ASN tersebut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
11

1.2 Tujuan Penelitian


Tujuan dilakukannya perancangan aktualisasi ini antara lain:
1. Menerapkan nilai-nilai dasar ASN, kedudukan, dan peran ASN di NKRI dalam
pelaksanaan kegiatan-kegiatan rancangan aktualisasi sebagai bentuk
penyelesaian masalah yang diperoleh dari proses habituasi di Unit Kerja;
2. Menyusun dan memberikan konsep prosedur penyediaan artikel berita website
dalam pengelolaan informasi sebagai solusi bagi isu yang ada di Subdirektorat
Pemantauan dan Evaluasi.

1.3 Ruang Lingkup


Ruang lingkup dari rancangan aktualisasi ini adalah sebagai berikut:
1. Rancangan aktualisasi ini akan dilaksanakan selama proses habituasi, yaitu
sekitar 30 hari;
2. Lokasi fokus (lokus) dari rancangan aktualisasi ini adalah Subdirektorat
Pemantauan dan Evaluasi dengan melibatkan pihak-pihak di Direktorat
Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, sedangkan fokus
informasi pada laporan ini merupakan informasi dalam bentuk artikel berita
yang dimuat pada website PPLP maupun CK;
3. Penyusunan konsep prosedur penyediaan informasi ini dilakukan dengan studi
literatur, proses wawancara, serta diskusi dan konsultasi kepada berbagai pihak
(mentor, rekan kerja, hingga ahli/ profesional di bidang terkait).

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
12

GAMBARAN UNIT KERJA DAN NILAI-NILAI DASAR ASN

2.1 Deskripsi Organisasi

Direktorat Jenderal Cipta Karya berada di bawah dan bertanggung jawab


kepada Menteri PUPR berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor
03/PRT/M/2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat. Direktorat Jenderal Cipta Karya dipimpin oleh Direktur
Jenderal yang mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan
kebijakan di bidang pengembangan kawasan permukiman, pembinaan penataan
bangunan, pengembangan sistem penyediaan air minum, pengembangan sistem air
limbah domestik dan drainase lingkungan serta persampahan.

Visi Direktorat Jenderal Cipta Karya Tahun 2015-2019 adalah


terwujudnya permukiman perkotaan dan perdesaan yang layak huni dan
berkelanjutan melalui penyediaan infrastuktur bidang keciptakaryaan yang terpadu
dan inklusif melalui pengembangan kawasan permukiman, pembinaan penataan
bangunan, pengembangan sistem penyediaan air minum dan pengembangan
penyehatan lingkungan permukiman.

Adapun misi Direktorat Jenderal Cipta Karya adalah sebagai berikut:

• Melaksanakan fungsi pengaturan, pembinaan, dan pengawasan dalam


bidang Cipta Karya dengan mengedepankan prinsip keterpaduan,
inklusifitas, dan berkelanjutan.

• Melaksanakan keterpaduan pembangunan infrastruktur permukiman serta


penataan bangunan dan lingkungan berdasarkan penataan ruang dan
Wilayah Pengembangan Strategis (WPS).

• Menyediakan infrastruktur air minum dan sanitasi di perkotaan dan


perdesaan dalam rangka pemenuhan target RPJMN 2015-2019.

• Meningkatkan kemandirian Pemerintah Daerah serta mendorong


kemitraan dengan masyarakat dan dunia usaha dalam penyelenggaraan
pembangunan infrastruktur permukiman.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
13

• Mewujudkan organisasi yang efisien, tata laksana yang efektif dan SDM
yang profesional dengan menerapkan prinsip good governance.

Sebagai usaha mewujudkan visi Direktorat Jenderal Cipta Karya yang


bebas dari KKN dan selaras dengan visi Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat serta dengan tujuan nasional, terdapat nilai-nilai yang harus
dilaksanakan seluruh pegawai dan menunjukan jati diri sebagai orang PUPR yaitu
iProVe (Integritas, Profesional, Orientasi Misi, Visioner, dan Etika Akhlakul
Karimah). Adapan penjabaran dari nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut:
a. Integritas

- Melaksanakan tugas dengan jujur

- Bersikap dan berperilaku sesuai antara perbuatan dan ucapan

- Konsisten, disiplin, berani, dan tegas dalam mengambil keputusan

- Tidak menyalahkan wewenang

- Pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan KKN

- Tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela

b. Profesional

- Merumuskan kebijakan, perencanaan, dan program kegiatan

- Pengalokasian anggaran dan pelaksanaan

- Pengawasan berdasarkan kompetensi yang dimiliki

- Sesuai dan patuh dengan prosedur

- Bersungguh-sungguh dan mandiri

- Memiliki komitemen terhadap pencapaian hasil

- Menghindari pertentangan kepentingan

c. Orientasi

- Berpijak pada visi Kementerian

- Mencapai sasaran dan kesuksesan

- Melaksanakan tugas dan fungsi organisasi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
14

d. Visioner

- Mencapai tujuan yang lebih besar

- Melihat jauh kedepan

- Berbuat untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara

- Memberikan makna dalam setiap kegiatan

e. Etika Akhlakul Karimah

- Budi pekerti, akhlak dan tingkah laku yang terpuji

- Bermanfaat

- Memberikan kenyaman lingkungan masyarakat, bangsa, dan negara

Demi mendukung Visi dan Misi Direktorat Jenderal Cipta Karya, maka
dibentuk beberapa Direktorat dan Unit Pelaksana Teknis sesuai lokasi dan wilayah
kerja yang menjadi tempat kedudukan dan kewenangan kerja unit tersebut.
Direktorat Teknis yang berada di dalam organisasi Direktorat Jenderal Cipta Karya
antara lain Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Direktorat
Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Bina Penataan Bangunan,
Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, dan Direktorat
Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP). Sedangkan Unit
Pelaksana Teknis (UPT) adalah satuan kerja yang bersifat mandiri yang
melaksanakan tugas teknis operasional tertentu dan/atau tugas teknis penunjang
tertentu dari organisasi induknya, dapat berupa Balai Besar, Balai, atau Loka. UPT
di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Cipta Karya terdiri atas Balai Teknik Air
Minum, Balai Teknik Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Balai Prasarana
Permukiman. Sebagaimana telah dipaparkan pada bagian sebelumnya, lokasi fokus
unit kerja tempat rancangan aktualisasi akan dijalankan yaitu Direktorat PPLP
tepatnya Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi (PE).

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
15

2.2 Tugas, Pokok Fungsi, dan Struktur Organisasi Unit Kerja

Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP)


merupakan Direktorat yang menangani penyehatan lingkungan permukiman.
Direktorat PPLP memiliki struktur organisasi sebagaimana tergambarkan pada
Gambar 2.1. berikut.

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Direktorat PPLP


Sumber : ciptakarya.pu.go.id

Direktorat PPLP mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan


pelaksanaan kebijakan, penyusunan produk pengaturan, pembinaan dan
pengawasan serta fasilitasi di bidang sistem pengelolaan air limbah, sistem
pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan. Dalam menjalankan
tugasnya Direktorat PPLP menyelenggarakan fungsi:
a. Penyusunan kebijakan dan strategi, perencanaan teknis, dan inovasi di
bidang sistem pengelolaan air limbah, sistem pengelolaan persampahan, dan
drainase lingkungan;

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
16

b. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang sistem pengelolaan air limbah,


sistem pengelolaan persampahan, dan drainase;
c. Pelaksanaan kebijakan dan penjaminan mutu konstruksi di bidang
pengembangan sistem pengelolaan air limbah, sistem pengelolaan
persampahan, drainase lingkungan, dan penyehatan lingkungan
permukiman terkait serta fasilitasi penyediaan lahan;
d. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang sistem pengelolaan air
limbah, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;
e. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang sistem pengelolaan air
limbah, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;
f. Penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang
sistem pengelolaan air limbah, sistem pengelolaan persampahan, dan
drainase lingkungan;
g. Fasilitasi dan pemberdayaan kelembagaan di bidang sistem pengelolaan air
limbah, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan; dan
h. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.

On Job Training dilaksanakan di Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi


yang berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRT/M/2019 memiliki tugas
melaksanakan pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pengembangan
sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem pengelolaan persampahan, drainase
lingkungan. Dalam melaksanakan tugas yang dimaksud Pasal 569 Peraturan
tersebut, Subdirektorat PE menyelenggarakan fungsi:
a. pemantauan, evaluasi dan penilaian kepatuhan pelaksanaan, system
pengendalian internal pemerintah dan sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja di bidang pengembangan sistem pengelolaan air limbah
domestik, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;
b. pemantauan dan evaluasi implementasi perkembangan inovasi teknologi di
bidang pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem
pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;
c. pemantauan dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di
bidang pengembangan sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem
pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
17

d. pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan di bidang pengembangan


sistem pengelolaan air limbah domestik, sistem pengelolaan persampahan,
drainase lingkungan;
e. pelaksanaan fungsi unit sistem pengedalian internal pemerintah di Direktorat
Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman;
f. penyusunan penetapan kinerja dan laporan kinerja Direktorat Pengembangan
Penyehatan Lingkungan Permukiman;
g. pengelolaan data dan informasi penyelenggaraan sistem pengelolaan air
limbah domestik, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase lingkungan;
Pada rancangan aktualisasi ini, fungsi yang menjadi sumber bahasan isu
adalah fungsi poin (g) yaitu pengelolaan data dan informasi penyelenggaraan sistem
pengelolaan air limbah domestik, sistem pengelolaan persampahan, dan drainase
lingkungan. Secara lebih spesifik, pengelolaan informasi tersebut berupa
artikelberita yang dipublikasikan melalu website Direktorat PPLP.

2.3 Nilai-Nilai Dasar, Peran, dan Kedudukan ASN di NKRI


Pada PERKALAN 38/2014 disebutkan bahwa untuk membentuk Pegawai
Negeri Sipil yang profesional, yang mampu melaksanakan tugas dan perannya
sebagai pelayan masyarakat, diperlukan pembentukan karakter yang didasarkan
pada nilai-nilai dasar profesi Pegawai Negeri Sipil. Nilai-nilai dasar tersebut
meliputi: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.
Kelima nilai-nilai dasar ini diakronimkan menjadi “ANEKA”. (Suhaila, 2016)

2.3.1 Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi
untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS
adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik tersebut antara
lain : (Rohmat, 2017)
• Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik
kepentingan, publik dengan kepentingan sektor, kelompok dan pribadi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
18

• Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah


keterlibatan PNS dalam politik praktis
• Memperlakukan warga negara secara sama dan adil dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan publik
• Menunjukkan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan sebagai
penyelenggara pemerintahan.
Indikator yang terkandung dalam akuntabilitas yaitu transparansi,
integritas, tanggung jawab, kejelasan target, konsisten, netralitas dan kejujuran.

2.3.2 Nasionalisme
Nasionalisme adalah paham kebangsaan dari masyarakat suatu negara
yang memiliki kesadaran dan semangat cinta tanah air dan bangsa yang ditunjukkan
melalui sikap dan tingkah laku individu atau masyarakat. Arti nasionalisme dapat
juga didefinisikan sebagai pemahaman dari masyarakat suatu bangsa yang
mempunyai keselarasan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan
tujuan sehingga timbul rasa ingin mempertahankan negaranya, baik dari internal
maupun eksternal.
Nasionalisme adalah cara pandang mengenai rasa cinta kepada bangsa dan
negara sekaligus menghormati bangsa lain. PNS harus memiliki nilai nasionalisme
yang kuat dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pelaksana kebijakan
publik, pelayanan publik serta perekat dan pemersatu bangsa yang berlandaskan
Pancasila dan UUD 1945.
Indikator yang terdapat dalam nilai nasionalisme antara lain religius,
saling menghormati, kerjasama, tidak memaksa kehendak, jujur, amanah, adil,
persamaan derajat, tidak diskriminatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa,
membela kebenaran, persatuan, rela berkorban, cinta tanah air, memelihara
ketertiban, disiplin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan, tanggung
jawab, kepentingan bersama, gotong royong, sosial, tidak menggunakan yang
bukan miliknya, hidup sederhana, kerja keras dan menghargai karya orang lain.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
19

2.3.3 Etika Publik


Etika Publik adalah refleksi tentang Standar / norma yang menentukan
baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan
kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
Nilai-nilai dasar dalam etika publik: Memegang teguh nilai-nilai dalam ideologi
negara Pancasila, Setia dan mempertahankan UUD 1945, menjalankan tugas secara
profesional, tidak berpihak, membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian,
menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif, memelihara dan menjunjung
tinggi standar etika luhur, pertanggungjawaban atas tindakan dan kinerjanya kepada
publik, memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program
pemerintah. Indikator etika publik antara lain jujur, bertanggung jawab, integritas
tinggi, cermat, disiplin, hormat, sopan, taat pada peraturan perundang-undangan,
taat perintah, serta menjaga rahasia.

2.3.4 Komitmen Mutu


Komitmen mutu adalah pelaksanaan fungsi pelayanan publik yang
berorientasi pada efisiensi, efektivitas dan mutu. Instansi tempat PNS bekerja
sangat perlu untuk menetapkan perencanaan mutu, termasuk didalamnya adalah
menyusun standar mutu yang akan menjadi pedoman dalam proses implementasi
hingga sampai pada pengawasan dan perbaikan mutu.
Indikator komitmen mutu yakni efektivitas (keberhasilan mencapai
tujuan), efisiensi (jumlah sumberdaya yang digunakan untuk mencapai tujuan),
inovasi (cara beradaptasi dengan perubahan di dalam organisasi untuk mencapai
tujuan), berorientasi mutu (tingkatan atau suatu standar yang telah ditetapkan).

2.3.5 Anti Korupsi


Secara harfiah, korupsi adalah kebusukan, keburukan, kebejatan,
ketidakjujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-
kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah. Sedangkan koruptor merupakan
setiap orang yang secara hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu
korporasi, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. (UU
No.31 Th 99)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
20

Anti Korupsi merupakan nilai dasar yang menunjukkan segala tindakan


dan upaya yang dilakukan untuk mencegah, melawan dan memberantas tindak
kejahatan yang menguntungkan dirinya sendiri serta merugikan negara dan
masyarakat. Kesadaran anti korupsi dibangun melalui pendekatan spiritual yang
dikaitkan dengan tanggung jawab manusia dalam membawa amanah.
Indikator yang menunjukan nilai anti korupsi adalah jujur, disiplin,
tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani dan peduli. Dalam
menjalankan fungsi sebagai PNS sebagai pelayan publik harus mengacu pada
kedudukan, peran, kode etik dan kode perilaku yang terdapat dalam manajemen
PNS.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
21

RANCANGAN AKTUALISASI

3.1 Isu
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia isu adalah masalah yang
dikedepankan untuk ditanggapi. Penetapan isu dapat dipengaruhi oleh 3 (tiga)
faktor berikut:
a. Environmental scanning yaitu sikap pedulli terhadap masalah dalam
organisasi dan mampu memetakan hubungan kasualitas yang terjadi;
b. Problem solving yaitu mampu mengembangkan dan memilih alternative
dan mampu memetakan aktor terkait dan perannya masing-masing;
c. Analysis yaitu mampu berfikir konseptual, mampu mengidentifkasi
implikasi/dampak/manfaat dari sebuah pilihan
kebijakan/program/kegiatan/tahapan kegiatan.
Penulis telah menjalankan kegiatan on job training di Subdirektorat PE
sekitar tiga bulan, selama itu dilakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitar,
diskusi serta tukar wawasan denga setiap staff maupun Kepala Seksi dan Kepala
Subdit. Berdasarkan pengamatan, diskusi, serta tukar wawasan yang telah
dilakukan, penulis dapat mengidentifikasi isu-isu yang menjadi suatu hambatan
maupun cela dalam bisnis proses Subdit PE. Isu-isu yang telah teridentifikasi
tersebut antara lain.
1. Belum terkendalinya jadwal kegiatan subdit dan Kasubdit
Jadwal kegiatan di Subdit PE kurang terintegrasi dan aksesibilitasnya
masih rendah, sehingga tidak jarang masih ditemukan pertanyaan terkait
kegiatan-kegiatan yang ada pada suatu hari.
2. Masih digunakannya styrofoam sebagai wadah makanan di Subdit PE
Penulis beberapa kali menemukan bahwa Subdit PE masih menggunakan
Styrofoam sebagai wadah makanan, khususnya untuk makan siang/sarapan
yang dibeli dari luar kantor. Padahal Styrofoam termasuk bahan yang sullit
bahkan tidak dapat diolah dalam alur proses pengelolaan sampah.
3. Rendahnya kualitas penyediaan informasi dari setiap Subdirektorat di
Direktorat PPLP

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
22

Proses penyediaan informasi di Direktorat PPLP yang dalam hal ini berupa
artikel berita website masih belum optimal. Masih ditemukan adanya
keterlambatan dalam proses penyediaan, kesalahan alur birokrasi, hingga
konten berita yang masih kurang baik.
4. Belum tertatanya proses pengarsipan data di Subdirektorat PE
Ketika merapikan dokumen-dokumen yang telah lampau untuk diarsipkan
cukup sulit mendatanya karena pendataan masih manual dan tidak ada
acuan data dan form yang berkaitan.
Dari keempat isu yang ada akan dilakukan penapisan untuk diambil satu
isu utama yang akan diangkat sebagai masalah dalam rancangan aktualisasi.

3.2 Core Issue


Pemilihan isu utama (core issue) dilakukan dengan menganalisis dan
mempertimbangkan tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan dari isu-isu
yang ada antara satu dengan lainnya menggunakan metode USG (Urgency,
Seriousness, Growth). Dengan begitu akan didapatkan satu isu utama yang paling
tepat menjadi prioritas untuk diselesaikan dibandingkan dengan isu lain.

Metode USG merupakan cara yang digunakan untuk menetapkan urutan


isu strategis dengan teknik scoring. Proses untuk metode USG dilaksanakan
dengan memperhatikan urgensi dari masalah, keseriusan masalah yang
dihadapi, serta kemungkinan bekembangnya masalah tersebut semakin besar.
Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Urgency atau urgensi, yaitu dilihat dari tersedianya waktu, mendesak
atau tidak masalah tersebut diselesaikan.
b. Seriousness atau tingkat keseriusan dari masalah, yakni dengan melihat
dampak masalah tersebut terhadap produktifitas kerja, pengaruh
terhadap keberhasilan, membahayakan system atau tidak.
c. Growth atau tingkat perkembangan masalah yakni apakah masalah
tersebut berkembang sedemikian rupa sehingga sulit untuk dicegah.

Hasil proses analisis untuk menapis isu-isu yang telah teridentifikasi


menggunakan metode USG terangkum dalam Tabel 3.1 berikut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
23

Tabel 3.1 Tabel Penapisan Isu dengan Metode USG

Kriteria
No Isu Total
U S G

Belum terkendalinya jadwal kegiatan subdit


1 dan Kasubdit Pemanauan dan Evaluasi 3 4 4 11
Masih digunakannya styrofoam sebagai
2 wadah makanan di Subdirektorat 2 2 4 8
Pemantauan dan Evaluasi
Rendahnya kualitas penyediaan
3 informasi dari setiap Subdirektorat di 4 4 5 13
Direktorat PPLP
Belum tertatanya proses pengarsipan data di
4 Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi 3 3 4 10
Sumber: Analisis Penulis, 2019

Keterangan:

1 = sangat kecil, 2 = kecil, 3 = sedang, 4 = besar, 5 = sangat besar

= Prioritas Isu

Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode USG, dapat dilihat


bahwa isu nomor 3 yaitu “Rendahnya Kualitas Penyediaan Informasi dari setiap
Subdirektorat di Diektorat PPLP” mendapatkan skor tertinggi dengan perolehan
13 poin, sehingga isu tersebut ditetapkan sebagai isu utama (core issue) yang
menjadi prioritas untuk dipikirkan solusi pemecahannya melalui rancangan
aktualisasi ini. Jika diidentifikasi berdasarkan mata ajar pelatihan dasar CPNS,
isu utama ini termasuk dalam permasalahan isu pelayanan publik terkait
keterbukaan informasi publik (KIP) sebagaimana diatur dalam UU Nomor 14
Tahun 2008. Selain itu, berdasarkan tugas dan fungsi organisasi sangat
berhubungan dengan fungsi Subdirektorat PE dalam pengelolaan data dan
informasi dari berbagai sektor di Direktorat PPLP.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
24

3.3 Dampak Isu

Gambar 3.1 Gambaran Isu terkait Penyediaan Artikel Berita Website PPLP
Sumber : http://ciptakarya.pu.go.id/plp/index.php/v2/berita

Pada Gambar 3.1 terilustrasi kualitas artikel berita website yang tidak
seragam antara satu dengan lainnya, kualitas konten yang relati kurang baik,
serta hal-hal substanstif maupun non substantif lainnya. Jika isu utama (core
issue) tersebut tidak diselesaikan maka akan memberikan dampak negatif
kepada lingkungan. Dampak-dampak negatif yang akan timbul diantaranya:
1. Tujuan/makna dari informasi yang ingin diberikan tidak tersampaikan;
2. Terjadi kesalahpahaman mengenai persepsi yang didapatkan oleh
pembaca sehingga menimbulkan berbagai konflik lebih lanjut;
3. Kredibilitas organisasi di mata masyarakat terkait pelaksanaan tugas
akan menjadi rendah jika penyampaian informasi tidak berfungsi baik;
4. Keterlambatan proses penyampaian informasi ke publik sehingga nilai
aktual tidak tercerminkan;
5. Progress keterbukaan informasi terkait publikasi yang dilakukan unit
kerja tidak terpantau dengan baik.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
25

3.4 Gagasan Pemecahan Isu


Setelah didapatkan isu utama yang akan diangkat dalam rancangan
aktualisasi, perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk mendapatkan akar
permasalahan dari isu tersebut. Pada kesempatan ini metode yang digunakan adalah
metode Why-Why Analysis. Why-Why Analysis adalah alat bantu (tool) root cause
analysis untuk problem solving. Tool ini membantu mengidentifikasi akar masalah
atau penyebab dari sebuah ketidaksesuaian pada proses atau produk. (SSCX
Authoring Team, 2019)
Why-Why Analysis atau 5 Why’s Analysis biasa digunakan bersama
Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram) dan menggunakan teknik iterasi dengan
bertanya MENGAPA (Why) berulang kali sampai menemukan akar masalahnya.
Tabel 3.2 berikut menggambarkan proses Why-Why Analysis dalam rangka
memperoleh akar permasalahan dari isu yang diangkat.
Tabel 3.2 Hasil Analisis Why-Why Analysis
Isu Rendahnya kualitas penyediaan informasi dari setiap
Utama Subdirektorat di Direktorat PPLP

Mengapa kualitas penyediaan informasi dari setiap Subdirektorat


Why
di Direktorat PPLP masih rendah?

Belum optimalnya proses pengendalian pengelolaan informasi


di Direktorat PPLP
Mengapa proses pengendalian pengelolaan informasi di
Why
Direktorat PPLP belum optimal?
Belum adanya alat/instrumen pengendalian penyediaan informasi
di Direktorat PPLP
Sumber : Analisis Penulis, 2019

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa akar permasalahan dari isu


rendahnya kualitas penyediaan informasi dari setiap Subdirektorat di Direktorat
PPLP dikarenakan Direktorat PPLP belum memiliki alat/instrumen pengendalian
penyediaan informasi yang terpadu. Oleh karena itu, gagasan pemecahan isu yang
penulis tawarkan berupa konsep prosedur penyediaan informasi yang terpadu di
lingkungan Direktorat PPLP sebagai bentuk alat pengendalian.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
26

3.5 Analisis Rencana Kegiatan


Berdasarkan hasil berbagai analisis yang telah dilakukan, telah diperoleh
gagasan rancangan aktualisasi untuk menyelesaikan isu utama (core issue) yang
ada yaitu “Penyusunan Konsep Prosedur Penyediaan Informasi di Lingkungan
Direktorat PPLP”. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan-kegiatan agar dapat
mewujudkan gagasan rancangan aktualisasi tersebut. Selain untuk mencapai tujuan
pemecahan masalah, diharapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dapat
menjadi media penerapan nilai-nilai dasar ASN. Rancangan kegiatan aktualisasi
beserta hubungannya dengan penerapan nilai-nilai dasar ASN dan tujuan organisasi
terhimpun dalam sebuah matriks. Matriks rancangan kegiatan aktualisasi tersebut
terilustrasikan dalam Tabel 3.3 berikut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
27

MATRIKS RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT FORMASI 2018

Nama : Urip Riyadi, S.T.


NIP : 199503032019031009
Formasi/Gelombang/Kelas : Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pertama/IV/H
Unit Kerja : Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Direktorat Jenderal Cipta Karya
Identifikasi Isu : 1. Belum terkendalinya jadwal kegiatan subdit dan Kasubdit PE
2. Masih digunakannya styrofoam sebagai wadah makanan di Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi
3. Rendahnya kualitas penyediaan informasi dari setiap Subdirektorat di Direktorat PPLP
4. Belum tertatanya proses pengarsipan data di Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi.
Isu yang Diangkat : Rendahnya kualitas penyediaan informasi dari setiap Subdirektorat di Direktorat PPLP
Gagasan Pemecahan Isu : Penyusunan Konsep Prosedur Penyediaan Informasi di Lingkungan Direktorat PPLP.

Tabel 3.3 Matriks Rancangan Kegiatan Aktualisasi


Keterkaitan Substansi Kontribusi
Penguatan Nilai
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Dengan Mata Terhadap Tugas-
Organisasi
Pelatihan Fungsi
(iProve)
(ANEKA) Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
28

1 Mendata dan 1. Mencari dan Kumpulan • Agenda II: Penyiapan, Profesional


Menginventarisasi meminta bahan/referensi Akuntabilitas (teliti, penyusunan, (Sesuai dan patuh
Bahan/Referensi bahan/referensi dari detail, perencanaan dengan prosedur),
Terkait yang berbagai sumber mempertanggungjawa teknis Orientasi Misi,
Dibutuhkan 2. Menghimpun bkan hasil); Etika Visioner, Etika-
bahan/referensi yang Publik (sopan Akhlakul
telah didapatkan santun), Komitmen Kharimah
Mutu
2 Mengidentifikasi dan 1. Membaca dan Catatan berupa • Agenda II: Penyiapan, Integritas,
Mempelajari mempelajari seluruh ringkasan Akuntabilitas, penyusunan, Profesional,
Bahan/Referensi bahan/referensi Komitmen Mutu, Anti perencanaan Orientasi
yang Telah yang didapatkan Korupsi teknis Misi,
Didapatkan 2. Membuat ringkasan Visioner
hasil bacaan

3 Menyusun Konsep 1. Membuat draft Draft konsep awal • Agenda II: Penyiapan Integritas,
Awal Prosedur awal konsep prosedur Komitmen Mutu Penyusunan, Profesional,
Penyediaan prosedur penyediaan (efektif dan efisien), Perencanaan Orientasi Misi
Informasi 2. Melakukan informasi dan Akuntabilitas, Etika Teknis (Mencapai sasaran
Berdasarkan konsultasi dan notulensi hasil Publik dan kesuksesan),
Bahan/Referensi diskusi kepada diskusi Visioner, Etika-
mentor dan pihak Akhlakul
terkait Kharimah
3. Mencatat hasil
diskusi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
29

4 Menyusun Konsep 1. Memperbaiki konsep Catatan dan • Agenda II: Penyiapan, Profesional (Sesuai
Prosedur awal Dokumentasi Hasil Akuntabilitas (teliti, Penyusunan, dan patuh dengan
Penyediaan 2. Melakukan koordinasi, detail); Etika Publik Perencanaan prosedur), Orientasi
Informasi konsultasi dan diskusi (sopan), Komitmen Teknis Mutu, Visioner,
kepada mentor dan Mutu Etika Akhlakul
pihak terkait Kharimah
3. Melakukan evaluasi
dan perbaikan konsep
lanjutan
5 Melakukan 1. Membuat surat Catatan hasil • Agenda II: Pelaksanaan Integritas,
Sosialisasi dan undangan rapat rapat Akuntabilitas, Etika Secara Berkala Profesional (Sesuai
Pembahasan sosialisasi Publik, Komitmen dan patuh dengan
Konsep Prosedur 2. Melaksanakan rapat Mutu, prosedur),
Penyediaan sosialisasi Orientasi Mutu,
Informasi 3. Membuat catatan Visioner, Etika-
hasil rapat Akhlakul
Kharimah
6 Melakukan 1. Melakukan konsultasi Konsep Final • Agenda II: Penyusunan, Profesional (Sesuai
Finalisasi Konsep dan diskusi kepada prosedur Akuntabilitas (teliti, Pelaksanaan dan patuh dengan
Prosedur mentor penyediaan detail); Etika Publik Secara Berkala prosedur), Orientasi
Penyediaan 2. Melakukan evaluasi informasi (sopan), Komitmen Mutu, Visioner,
Informasi dan perbaikan Mutu Etika Akhlakul
konsep final Kharimah
berdasarkan hasil
rapat

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
30

7 Membuat Laporan 1. Menyusun Laporan Laporan Akhir • Agenda II: Penyusunan, Profesional (Sesuai
Akhir Pelaksanaan Akhir Aktualisasi Akuntabilitas, Etika Pelaksanaan dan patuh dengan
Habituasi 2. Melakukan konsultasi Publik, Komitmen Secara Berkala prosedur), Orientasi
dan diskusi dengan Mutu, A-K Mutu, Visioner,
mentor (Finalisasi) Etika Akhlakul
Kharimah
Sumber : Analisis Penulis, 2019

Sebagai upaya realisasi yang lebih terstruktur dan terencana agar tercapai hasil aktualisasi yang optimum, maka diuat suatu
rencana jadwal pelaksanaan kegiataan aktualisasi sebagaimana terpapar dalam Tabel 3.4 berikut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
31

Tabel 3.4 Rancangan Jadwal Aktualisasi

Hari
No Kegiatan September Oktober
19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
Mendata dan Menginventarisasi
1
Bahan/Referensi Terkait yang Dibutuhkan
Mengidentifikasi dan Mempelajari
2
Bahan/Referensi yang Telah Didapatkan
Menyusun Konsep Awal Prosedur
3
Penyediaan Informasi
Menyusun Konsep Prosedur Penyediaan
4
Informasi
Melakukan Sosialisasi dan Pembahasan
5
Konsep Prosedur Penyediaan Informasi
Melakukan Finalisasi Konsep Prosedur
6
Penyediaan Informasi
Membuat Laporan Akhir Pelaksanaan
7
Habituasi

Keterangan : Rancangan Jadwal Kegiatan


Hari Libur

Sumber : Analisis Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
32

PELAKSANAAN AKTUALISASI

4.1 Capaian Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi


Realisasi rancangan kegiatan aktualisasi dilaksanakan di Subdit
Pemantauan dan Evaluasi selama 27 hari kerja, yakni sejak tanggal 19 September
2019 hingga 27 Oktober 2019. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain :
1. Mendata dan Menginventarisasi Bahan/Referensi Terkait yang Dibutuhkan;
2. Mengidentifikasi dan Memelajari Bahan/Referensi yang Telah Didapatkan;
3. Menyusun Konsep Awal Prosedur Penyediaan Informasi Berdasarkan
Bahan/Referensi;
4. Menyusun Konsep Prosedur Penyediaan Informasi;
5. Melakukan Sosialisasi dan Pembahasan Konsep Prosedur Penyediaan
Informasi;
6. Melakukan Finalisasi Konsep Prosedur Penyediaan Informasi;
7. Membuat Laporan Akhir Pelaksanan Habituasi.
Output atau capaian utama yang akan didapatkan dari keseluruhan
kegiatan sebagai gagasan penyelesaian isu yang diangkat adalah suatu
instrumen/alat pengendalian atas penyediaan informasi berupa artikel berita website
di Direktorat PPLP. Diharapkan instrumen ini dapat mendorong terwujudnya
keterbukaan informasi publik secara utuh dan menjadi media yang efeketif &
efisien dalam menghubungkan Direktorat PPLP dengan masyarakat yang dilayani.
Sebagai upaya merealisasikan capaian tersebut, dalam setiap kegiatan terdapat
tahapan-tahapan yang dilakukan secara sistematis dan mendetail dengan output
serta kendalanya masing-masing.
4.1.1 Mendata dan Menginventarisasi Bahan/Referensi yang Dibutuhkan
Tujuan utama kegiatan ini adalah mendapatkan data-data relevan yang
akan menjadi acuan bagi penulis menciptakan produk aktualisasi. Pada kegiatan
terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan berbagai output dan nilai-nilai
dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta solusi atas kendala
yang dihadapi tersebut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
33

4.1.1.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan awal aktualisasi ini antara lain.
• Mencari dan Meminta Bahan/Referensi dari Berbagai Sumber
Pada tahapan ini penulis melakukan pencarian dengan menelusuri
internet sehingga mendapatkan berbagai literatur terkait penyediaan
artikel berita yang baik dan benar. Selain itu, sebagai bentuk Komitmen
Mutu terhadap capaian aktualisasi ini penulis juga melakukan
konsultasi dengan seorang narasumber yang memiliki latar belakang
Ilmu Komunikasi khususnya Jurnalistik, yaitu Asti Prasetyawati. Dia
adalah relasi penulis di masa sekolah menengah atas. Lulusan Ilmu
Komunikasi Universitas Indonesia dengan pengalaman di bidang
jurnalistik ini memberikan penulis beberapa masukkan dan saran terkait
materi-materi yang sebaiknya dipelajari. Gambar 4.1 berikut
merupakan bukti perbincangan penulis dengan narasumber dalam
bentuk tangkapan layar.

Gambar 4.1 Tangkapan Layar Konsultasi dengan Narasumber


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
34

• Menghimpun Bahan/Referensi yang Telah Didapatkan


Tahapan merupakan kegiatan penulis dalam mengumpulkan
keseluruhan data referensi dalam satu folder tersendiri sehingga midah
diakses. Berikut merupakan foto aktivitas penulis dalam melakukan
pencarian serta penghimunan data referensi.

Gambar 4.2 Kegiatan Memperoleh dan Menghimpun Data


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

4.1.1.2 Output/Capaian
Output utama dari kegiatan ini adalah suatu folder yang berisikan
data-data dan literatur yang terhimpun secara rapi. Folder ini menjadi wadah
utama bagi penulis dalam mengakses berbagai data untuk mewujudkan
produk aktualisasi. Bukti berupa tangkapan layar dari folder yang berisi data-
data referensi berupa dokumen dalam berbagai macam bentuk terilustrasikan
sebagaimana LAMPIRAN 1. Folder tersebut berisi materi berupa peraturan-
peraturan, pedoman, artikel ilmiah, bahan tayang, serta dokumen-dokumen
lain yang menjadi materi dasar bagi penulis membuat produk aktualisasi.

4.1.1.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan awal ini, penulis telah menerapkan
Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun tidak langsung.
Nilai-nilai tersebut antara lain :

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
35

• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin pada saat penulis melakukan studi literatur dan
melakukan pengarsipan/inventarisasi seluruh data yang dimiliki
sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap hasil kerja.
• Nasionalisme
Nilai teraplikasikan ketika penulis melakukan konsultasi dengan
narasumber menggunakan Bahasa Indonesia sebagai wujud kecintaan
penulis kepada tanah air.
• Etika Publik
Nilai ini tercermin ketika penulis melakukan percakapan dengan
narasumber secara sopan dan ramah serta menggunakana bahasa yang
baik tanpa menyinggung.
• Komitmen Mutu
Indikator nilai komitmen mutu berupa orientasi mutu terhadap
hasil tercermin ketika penulis melakukan konsultasi kepada pihak
(narasumber) yang benar-benar memiliki latar belakang di bidang
jurnalistik sehingga menghasilkan produk yang sesuai kaidah atau
ketentuan-ketentuan jurnalistik.

4.1.1.4 Kendala dan Solusi


Materi yang menjadi dasar penyusunan produk aktualisasi ini, yaitu
terkait berita dan jurnalistik tidak bersinggungan dengan latar belakang
pendidikan penulis di bidang Teknik Lingkungan sehingga terdapat sedikit
kesulitan bagi penulis dalam menginisiasi kegiatan. Selain itu, lingkaran di
sekitar lingkungan kerja penulis juga tidak ada yang memiliki latar belakang
yang sesuai. Namun, penulis tetap berusaha dengan mencari tahu lebih dalam
bahkan hingga melakukan konsultasi dengan pihak luar yang memang benar-
benar memiliki latar belakang di bidang tersebut. Usaha-usaha penulis dalam
menginisiasi kegiatan dengan mencari tahu lebih dalam materi yang akan
digunakan terlampir dalam LAMPIRAN 2.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
36

4.1.2 Mengidentifikasi dan Mempelajari Bahan/Referensi yang Telah Didapatkan


Tujuan utama dari kegiatan kedua ini adalah memahami secara lebih
dalam materi-materi yang penulis jadikan referensi dalam membuat produk
aktualisasi. Pada kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan
output dan nilai-nilai dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta
solusi atas kendala yang dihadapi tersebut.

4.1.2.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi kedua ini antara lain.
• Membaca dan mempelajari seluruh bahan/referensi yang didapatkan
Penulis mencoba memahami dan mempelajari semua referensi yang
ada dengan membacanya secara seksama. Tahap ini menjadi cara bagi
penulis untuk memperoleh poin-poin penting dari berbagai sumber
sebagai acuan dalam merangkai produk aktualisasi. Berikut
dokumentasi yang menggambarkan penulis melaksanakan tahapan
kegiatan ini.

Gambar 4.3 Kegiatan Membaca dan Mempelajari Materi Referensi


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019
• Membuat ringkasan hasil bacaan
Tahap ini merupakan aktivitas penulis meringkas berbaagai materi
yang dibutuhkan terkait produk aktualisasi yang akan dibuat. Proses ini
dilakukan agar penulis mendapatkan garis besar hal-hal yang
dibutuhkan dalam bentuk singkat dan mudah diakses. Gambar 4.4
berikut menggambarkan penulis membuat ringkasan.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
37

nbugguugug
Gambar 4.4 Proses Membuat Ringkasan
Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

4.1.2.2 Output/Capaian
Kegiatan ini menghasilkan output utama berupa dokumen yang
berisi catatan ringkas penulis mengenai materi hasil studi literatur. Dokumen
ini berguna bagi penulis sebagai sumber referensi ringkas yang merupakan
hasil rekapitulasi semua sumber yang penullis miliki. Wujud dari output
kegiatan ini terlampir (LAMPIRAN 3).

4.1.2.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan awal ini, penulis telah menerapkan
Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun tidak langsung.
Nilai-nilai tersebut antara lain :

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
38

• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari bagaimana penulis benar-benar berusaha
memahami, mempelajari serta menuliskan materi yang dipelajari
sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam melaksanakan kegiatan
aktualisasi.
• Komitmen Mutu
Proses memahami dan merangkum materi merupakan bentuk
efektivitas dan efisiensi penulis dalam melaksanakan kegiatan
aktualisasi yang juga sebagai wujud indikator nilai komitmen mutu.
• Anti Korupsi
Nilai anti korupsi diterapkan melalui cara penulis menuliskan
segala sumber dan materi sesuai dengan yang seharusnya tanpa
manipulasi data.

4.1.2.4 Kendala dan Solusi


Penulis tidak menemui kendala yang begitu berarti pada kegiatan ini.
Namun, materi yang terbilang baru bagi penulis mendorong penulis untuk
bekerja lebih untuk memahami dan mempelajarinya.

4.1.3 Menyusun Konsep Awal Prosedur Penyediaan Informasi Berdasarkan


Bahan/Referensi
Tujuan utama kegiatan ini adalah menyusun konsep awal prosedur
penyediaan informasi berupa artikel berita website sehingga penulis memperoleh
gambaran bentuk produk aktualisasi yang natinya akan dihasilkan. Pada kegiatan
ini terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan berbagai output dan nilai-
nilai dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta solusi atas
kendala yang dihadapi tersebut.

4.1.3.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi ini antara lain.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
39

• Membuat Draft Konsep Awal Prosedur Penyediaan Informasi


Pada tahap ini penulis menemui dan melakukan diskusi awal pasca
seminar dengan Pak Denny selaku co-mentor yang datang
mendampingi pada acara seminar 1 di Yogyakarta. Setelah menemui
beliau, penulis mendapatkan arahan terkait evaluasi hasil seminar 1 dan
kelanjutan proses aktualisasi. Penulis ditekankan untuk menentukan
ruang lingkup yang tidak terlalu luas yang kurang tersampaikan dengan
baik pada saat presentasi. Hasil diskusi menjadi dasar penulis dalam
membuat konsep awal produk aktualisasi. Dokumentasi pada tahap
kegiatan ini terilustrasi pada Gambar 4.5.

Gambar 4.5 Dokumentasi Diskusi dengan Co-Mentor


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

• Konsultasi dan Diskusi kepada Mentor dan Pihak Terkait


Setelah diskusi pasca seminar dengan co-mentor dan melakukan
pengonsepan awal produk, penulis melakukan konsultasi dan diskusi
kepada mentor. Pada tahap ini penulis memaparkan konsep awal
produk dan mendapatkan masukkan. Berikut dokumentasi proses
konsultasi dan diskusi penulis kepada mentor.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
40

Gambar 4.6 Konsultsi dan Diskusi kepada Mentor


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019
• Mencatat Hasil Diskusi
Dari hasil konsultasi dan diskusi yang telah penulis lakukan,
didapatkan beberapa poin penting terkait produk aktualisasi. Poin
catatan yang penulis dapatkan antara lain terkait detail pengendalian
ketentuan berita, jumlah huruf, ukuran foto&dokumen, dll.

Gambar 4.7 Mencatat Hasil Konsultasi dan Diskusi


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

4.1.3.2 Output/Capaian
Kegiatan ini menghasilkan output utama berupa konsep awal output
dari kegiatan aktualisasi serta catatan hasil diskusi. Wujud dari output
kegiatan ini terlampir (LAMPIRAN 4 dan LAMPIRAN 5).

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
41

4.1.3.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan aktulisasi ini, penulis telah
menerapkan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun
tidak langsung. Nilai-nilai tersebut antara lain :
• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari cara penulis merancang produk dan
membuat catatan hasil diskusi sebagai wujud pertanggungjawaban
penulis atas kegiatan aktualisasi.
• Nasionalisme
Kegiatan diskusi dan konsultasi menggunakan Bahasa Indonesia
dan mengamalkan nilai Pancasila sila ke-4 yang merupakan cerminan
diterapkannya nilai dasar nasionalisme.
• Etika Publik
Proses diskusi dan konsultasi berlangsung dengan menerapkan
nilai-nilai etika publik, yaitu dengan menggunakan bahasa yang baik,
tutur kata&perilaku yang sopan terhadap atasan, serta meminta izin
ketika ingin melakukan diskusi dan masuk ke ruangan.
• Komitmen Mutu
Nilai ini tercermin dari cara penulis memanfaatkan segala sumber
literatur dan materi dalam proses merancang konsep produk. Proses ini
menerapkan idikator efektif, efisien, dan orientasi mutu.

4.1.3.4 Kendala dan Solusi


Kendala yang dirasakan oleh penulis adalah menentukan jadwal
dengan mentor yang relatif sibuk dengan pekerjaan. Beliau tidak jarang
melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan menghadiri rapat tertentu.
Sebagai solusi mengatasi hal ini penulis melakukan koordinasi pula dengan
sekretaris subdit sehingga dapat lebih terorganisir dan terkendali kegiatan
diskusi yang dilakukan.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
42

4.1.4 Menyusun Konsep Prosedur Penyediaan Informasi


Tujuan utama kegiatan ini adalah memperoleh konsep yang lebih matang
dari produk aktualisasi berdasarkan hasil diskusi dan konsultasi dengan berbagai
pihak. Pada kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan
berbagai output dan nilai-nilai dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang
dihadapi; serta solusi atas kendala yang dihadapi tersebut.

4.1.4.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi ini antara lain.
• Memperbaiki Konsep Awal
Tahap ini penulis melakukan proses memperbaiki konsep awal
produk berdasarkan poin-poin penting msukkan yang didapatkan dari
konsultasi dan diskusi sebelumnya.

Gambar 4.8 Memperbaiki Konsep Awal


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019
• Melakukan Koordinasi, Konsultasi, dan Diskusi kepada Mentor dan
Pihak Terkait
Pada tahap ini penulis melakukan konsultasi lebih lanjut kepada
narasumber yang memiliki latar belakang di bidang jurnalistik.
Narasumber tersebut sama seperti sebelumnya yaitu Asti Prasetyawati.
Analis Humas dan Protokol di Kemenko Maritim dan Investasi ini
dimintai tolong oleh penulis untuk mereview dan memberikan
masukkan terhadap produk aktualisasi ini.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
43

Gambar 4.9 Konsultasi dengan Narasumber


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

• Melakukan Evaluasi dan Perbaikan Konsep Lanjutan


Berdasarkan hasil konsultasi dengan narasumber didapatkan bahwa
secara keseluruhan produk aktualisasi ini telah baik, tetapi ada beberapa
masukkan yang diberikan. Dari masukkan tersebut penulis melakukan
evaluasi dan perbaikan.

Gambar 4.10 Memperbaiki Produk Aktualisasi


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

4.1.4.2 Output/Capaian
Output utama dai kegiatan ini berupa catatan hasil konsultasi dalam
bentuk dokumentasi tangkapan layar. Hasil ini dijadikan dasar perbaikan
produk dengan wujud dari output tersebut terdapat pada LAMPIRAN 6.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
44

4.1.4.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan salah satu kegiatan aktualisasi ini, penulis
telah menerapkan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung
maupun tidak langsung. Nilai-nilai tersebut antara lain :
• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari penulis yang dengan sungguh-sungguh
menjalankan kegiatan dan membuat produk aktualisasi sebagai wujud
pertaanggungjawaban kerja sebagai CPNS.
• Etika Publik
Nilai ini tercermin ketika penulis melakukan percakapan dengan
narasumber secara sopan dan ramah serta menggunakana bahasa yang
baik tanpa menyinggung.
• Komitmen Mutu
Indikator nilai komitmen mutu berupa orientasi mutu terhadap
hasil tercermin ketika penulis melakukan konsultasi kepada pihak
(narasumber) yang benar-benar memiliki latar belakang di bidang
jurnalistik sehingga menghasilkan produk yang sesuai kaidah atau
ketentuan-ketntuan jurnalistik. Indikatir nilai berupa orientasi mutu,
efektif, dan efisien diterapkan pada tahap kegiatan ini.

4.1.4.4 Kendala dan Solusi


Kendala yang penulis hadapi pada kegiatan ini adalah terkait proses
konsultasi kepada narasumber yang cukup sulit karena jarak dan kesibukan
masing-masing. Namun, solusi yang dilakukan adalah dengan melakukan
konsultasi melalui aplikasi percakapan dengan mengirimkan dokumen
sehingga dapat diperiksa secara real-time dari jarak jauh. Dengan begitu mutu
tetap terjaga secara efektif dan efisien.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
45

4.1.5 Melakukan Sosialisasi dan Pembahasan Konsep Prosedur Penyediaan


Informasi
Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi konsep yang telah
dibuat untuk membahasnya lebih lanjut denggan berbagai pihak di unit kerja
sehingga didapatkan berbagai masukkan dan saran penyempurnaan konsep. Pada
kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan berbagai output
dan nilai-nilai dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta solusi
atas kendala yang dihadapi tersebut.

4.1.5.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi ini antara lain.
• Membuat Surat Undangan Rapat Sosialisasi
Penulis membuat surat undangan dengan format ang telah tersedia
dengan memintanya pada sekretaris subdit. Setelah surat selesai dibuat,
penulis meminta izin dan tanda tangan kepala subdit selaku mentor
penulis untuk selanjutnya diberikan nomor surat.

Gambar 4.11 Kegiatan Membuat Surat


• Melaksanakan Rapat Sosialisasi
Setelah surat dibuat dan telah disebar, pada tanggal 16 Oktober 2019
penulis Bersama dengan rekan CPNS lain melakukan sosialisasi
aktualisasi kami. Tanggal ini dipilih bersamaan dengan jadwal kegiatan
yang dilakukan subdit. Gambar 4.12 berikut ini mengilustrasikan
kegiatan sosialisasi.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
46

Gambar 4.12 Presentasi Kegiatan Sosialisasi


• Membuat Catatan Hasil Rapat
Penulis juga melakukan pencatatan hasil rapat berupa masukkan-
masukkan yang didapatkan dari diskusi dengan peserta. Hal utama dari
masukkan adalah terkait template.

4.1.5.2 Output/Capaian
Kegiatan ini menghasilkan output utama berupa surat undangan
rapat sosialisasi, daftar hadir peserta rapat, serta hasil catatan berupa notulensi
rapat. Wujud dari output kegiatan ini terlampir (LAMPIRAN 7 hingga 9).

4.1.5.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan sosialisasi ini, penulis telah
menerapkan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun
tidak langsung. Nilai-nilai tersebut antara lain :
• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari penulis yang melakukan sosialisasi sebagai
bentuk pertanggungjawaban hasil kegiatan kepada berbagai pihak
terkait.
• Nasionalisme
Nilai ini diterapkan melalui kegiatan sosialisasi yang merpakan
bentuk pengamalan nilai Pancasila berupa musyawarah mufakat. Selain
ini bahasa pengantar yang digunakan selama rapat berlangsung adalah
Bahasa Indonesia.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
47

• Etika Publik
Nilai ini tercermin ketika penulis melakukan percakapan,
presentasi, dan diskusi dengan peserta rapat secara sopan dan ramah
serta menggunakana bahasa yang baik.
• Komitmen Mutu
Indikator nilai komitmen mutu berupa orientasi mutu terhadap
hasil tercermin ketika penulis melakukan diskusi dengan pihak-pihak
terkait di lingkungan unit kerja. Indikator nilai berupa orientasi mutu,
efektif, dan efisien diterapkan pada tahap kegiatan ini.

4.1.5.4 Kendala dan Solusi


Kendala utama yang dirasakan oleh penulis adalah menentukan
tanggal pelaksanaan rapat terlebih jadwal mentor yang relatif sibuk dengan
pekerjaan membuat proses pembuatan surat membutuhkan waktu. Sebagai
solusi mengatasi hal ini penulis melakukan koordinasi pula dengan sekretaris
subdit sehingga kegiatan ini dapat lebih terorganisir dan terkendali.

4.1.6 Melakukan Finalisasi Konsep Prosedur Penyediaan Informasi


Tujuan utama kegiatan ini adalah finalisasi konsep dalam bentuk produk
aktualisasi yang telah dievaluasi dan disetujui oleh mentor. Pada kegiatan ini
terdapat beberapa tahapan yang dilaksanakan dengan berbagai output dan nilai-nilai
dasar ASN yang teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta solusi atas kendala
yang dihadapi tersebut.

4.1.6.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi ini antara lain.
• Melakukan Konsultasi dan Diskusi kepada Mentor
Pada tahapan ini penulis melakukan konsultasi dan diskusi akhir
kepada mentor terkait produk aktualisasi yang telah diselesaikan.
Mentor telah menyetujui produk aktualisasi penulis. Gambar 4.13
berikut mengilustrasikan proses konsultasi dan diskusi final kepada
mentor terhadap produk aktualisasi.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
48

Gambar 4.13 Konsultasi dan Diskusi Final kepada Mentor


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

• Melakukan Evaluasi dan Perbaikan Final Konsep (Finalisasi)


Berdasarkan hasil konsultasi dan diskusi, mentor telah menyetujui
(fiksasi) hasil produk aktualisasi milik penulis sehingga penulis hanya
perlu merapikan produk tersebut dan melanjutkan penyelesaian laporan
kegiatan aktualisasi.

4.1.6.2 Output/Capaian
Kegiatan ini menghasilkan output utama berupa produk hasil
kegiatan aktualisasi yang telah penulis laksanakan. Produk tersebut
merupakan instrument pengendalian penyediaan informasi berupa artikel
berita website yang terdiri dari 3 bentuk, yaitu Flow Chart, Ketentuan dan
Kriteria Artikel Berita, serta Template Penulisan Artikel Berita.
Flow Chart dapat menjadi alat pengendali alur yang secara visual
mudah dimengerti sehingga tercipta pemetaan peran yang jelas antar pihak,
tak ada lagi keterlambatan, dan proses penyediaan artikel berita senantiasa
terpantau oleh Subdit PE sebagai pemilik tusi. Lembar Ketentuan dan Kriteria
Artikel Berita dapat menjadi alat pengendali yang mendorong terwujudnya
keterbukaan informasi publik serta terciptanya artikel berita yang berkualitas.
Terakhir, Template Artikel Berita dapat menjadi instrumen yang
memudahkan penyedia berita dalam menulis serta menyeragamkan seluruh
artikel berita yang dirilis ke website. Wujud dari output kegiatan ini yang
berupa produk aktualisasi terlampir (LAMPIRAN 10).

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
49

4.1.6.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan ini, penulis telah menerapkan Nilai-
Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun tidak langsung. Nilai-
nilai tersebut antara lain :
• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari penulis yang telah menyelesaikan produk
kegiatan aktualisasi sebagai bentuk pertanggungjawaban hasil
pelaksanaan habituasi.
• Etika Publik
Nilai ini tercermin ketika penulis melakukan percakapan,
konsultasi, dan diskusi dengan mentor dan sekretaris secara sopan dan
ramah serta menggunakana bahasa yang baik.
• Komitmen Mutu
Indikator nilai komitmen mutu berupa orientasi mutu terhadap
hasil tercermin ketika penulis melakukan konsultasi, diskusi, dan
persetujuan kepada mentor. Indikator nilai berupa orientasi mutu,
efektif, dan efisien diterapkan pada tahap kegiatan ini.

4.1.6.4 Kendala dan Solusi


Tidak ada kendala yang berarti pada kegiatan ini dikarenakan mentor
telah menyetujui produk dan dapat langsung melanjutkan pmbuatan laporan.
Kendala yang dihadapi relatif tipikal terkait jadwal pertemuan dengan mentor
yang relatif sibuk.

4.1.7 Membuat Laporan Akhir Pelaksanan Habituasi


Tujuan utama kegiatan ini adalah melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan
aktualisasi sebagai wujud pertanggungjawaban penulis dalam bentuk naskah
tertulis yang sistematis. Pada kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yang
dilaksanakan dengan berbagai output dan nilai-nilai dasar ASN yang
teraplikasikan; kendala yang dihadapi; serta solusi atas kendala yang dihadapi
tersebut.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
50

4.1.7.1 Tahapan Kegiatan


Tahapan-tahapan yang dilakukan sebagai sarana mewujudkan tujuan
kegiatan aktualisasi ini antara lain.
• Menyusun Laporan Akhir Pelaksanaan Aktualisasi
Pada tahapan ini penulis melakukan penulisan laporan akhir
pelaksanaan aktualisasi yang telah dilaksanakan selama sekitar satu
bulan. Laporan berisikan tahapan yang dilalui oleh penulis beserta bukti
dan penjelasan produk aktualisasi yang dihasilkan.

Gambar 4.14 Pengerjaan Laporan Akhir Kegiatan Aktualisasi


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

• Melakukan Konsultasi dan Diskusi kepada Mentor (Finalisasi)


Pada tahapan ini penulis memaparkan laporan hasil aktualisasi
penulis untuk diperiksa dan disetujui oleh mentor. Tujuan kegiatan ini
adalah persetujuan mentor agar aktualisasi penulis dapat diseminakan.

Gambar 4.15 Konsultasi dan Diskusi Laporan Akhir Aktualisasi


Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
51

4.1.7.2 Output/Capaian
Kegiatan ini menghasilkan output utama lembar pengendalian
mentor yang telah disetujui dan ditandatangani secara penuh (terlampir pada
LAMPIRAN 11). Selain itu, draft laporan akhir pelaksanaan kegiatan
aktualisasi ini sendiri juga merupakan output kegiatan.

4.1.7.3 Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN


Ketika melaksanakan kegiatan aktualisasi ini, penulis telah
menerapkan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS baik secara langsung maupun
tidak langsung. Nilai-nilai tersebut antara lain :
• Akuntabilitas
Nilai ini tercermin dari penulis yang mengerjakan laporan akhir
pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini dengan tuntas sebagai bentuk
pertanggungjawaban penulis sebagai CPNS.
• Nasionalisme
Nilai ini diterapkan melalui penggunaan bahasa pengantar Bahasa
Indonesia dalam menyusun laporan ini.
• Etika Publik
Nilai ini tercermin ketika penulis melakukan percakapan,
konsultasi, diskusi, dan persetujuan kepada mentor secara sopan dan
ramah serta menggunakana bahasa yang baik.
• Komitmen Mutu
Indikator nilai komitmen mutu berupa orientasi mutu terhadap
hasil tercermin ketika penulis melakukan konsultasi, diskusi, dan
persetujuan kepada mentor. Indikator nilai berupa orientasi mutu,
efektif, dan efisien diterapkan pada tahap kegiatan ini.

4.1.7.4 Kendala dan Solusi


Kendala yang dihadapi relatif sama dengan kegiatan pada tahap
kegiatan lain yaitu terkait jadwal pertemuan dengan mentor yang cukup
sibuk. Hal ini ditangani dengan melakukan koordinasi dengan sekretaris.
Selain itu, dirasakan pembuatan aktualisasi dirasa kurang optimal dengan
waktu tersedia yang cukup singkat.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
52

4.2 Matriks Aktualisasi


Berikut beberapa matriks yang menggambarkan konklusi penerapan nilai-nilai dasar PNS; visi misi dan tata nilai organisasi;
kedudukan dan peran ASN pada setiap tahap kegiatan.

Tabel 4.1 Matriks Penerapan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS


KEGIATAN I KEGIATAN II KEGIATAN III KEGIATAN IV KEGIATAN V KEGIATAN VI KEGIATAN VII
NILAI DASAR TOTAL
1 2 1 2 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3
Akuntabilitas 19
Nasionalisme 11
Etika Publik 16
Komitmen Mutu 19
Anti Korupsi 2

Sumber : Analisis Penulis, 2019

Tabel 4.2 Matriks Kedudukan dan Peran ASN

Sumber : Analisis Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
53

Tabel 4.3 Matriks Visi Misi dan Tata Nilai Organisasi

Sumber : Analisis Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
54

4.3 Jadwal Rancangan dan Realisasi Kegiatan Aktualisasi


Berdasarkan pelaksanaan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa seluruh kegiatan yang dirancang sebelumnya terealisasi
seluruhnya dengan baik bahkan dengan waktu yang relatif lebih cepat. Tabel 4.4 berikut menggambarkan perbandingan jadwal rancangan
dengan jadwal realisasi dari kegiatan aktualisasi.
Tabel 4.4 Jadwal Rancangan dan Realisasi Kegiatan Aktualisasi
Hari
No Kegiatan September Oktober
19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
Mendata dan Menginventarisasi
1 Bahan/Referensi Terkait yang
Dibutuhkan
Mengidentifikasi dan
2 Mempelajari Bahan/Referensi
yang Telah Didapatkan

Menyusun Konsep Awal Prosedur


3
Penyediaan Informasi

Menyusun Konsep Prosedur


4
Penyediaan Informasi
Melakukan Sosialisasi dan
5 Pembahasan Konsep Prosedur
Penyediaan Informasi
Melakukan Finalisasi Konsep
6
Prosedur Penyediaan Informasi

Membuat Laporan Akhir


7
Pelaksanaan Habituasi

Keterangan : Rancangan Jadwal Kegiatan


Realisasi Jadwal Kegiatan
Hari Libur

Sumber : Analisis Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
55

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan aktualisasi yang telah selesai terdapat
beberapa poin yang dapat disimpulkan, antara lain.
1. Penerapan nilai-nilai dasar profesi ASN, kedudukan, dan peran ASN di
NKRI terlaksana dengan sangat baik melalui kegiatan-kegiatan yang telah
dilakukan selama habituasi.
2. Realisasi kegiatan aktualisasi berjalan sesuai rancangan dengan waktu
pelaksanaan yang relatif lebih cepat.
3. Jika benar-benar diterapkan di unit organisasi, produk aktualisasi ini
diproyeksi dapat mengatasi isu terkait penyediaan informasi dalam bentuk
artikel berita website antara lain :
• Flow chart, dapat menjadi alat pengendali alur yang secara visual
mudah dimengerti sehingga tercipta pemetaan peran yang jelas antar
pihak, tak ada lagi keterlambatan, dan proses penyediaan artikel berita
senantiasa terpantau oleh Subdit PE sebagai pemilik tusi;
• Lembar Ketentuan/Kriteria Artikel Berita, dapat menjadi alat
pengendali yang mendorong terwujudnya keterbukaan informasi publik
serta terciptanya artikel berita yang berkualitas;
• Template Artikel Berita, dapat menjadi instrumen yang memudahkan
penyedia berita dalam menulis serta menyeragamkan seluruh artikel
berita yang dirilis ke website.

5.2 Saran
Setelah melaksanakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan sehingga
terbentuk suatu produk aktualisasi, ada beberapa saran mengenai produk maupun
proses dari kegiatan aktualisasi itu sendiri diantaranya.
1. Diharapkan produk aktualisasi ini dapat dikembangkan dan diterapkan lebih
lanjut secara masif dan terintegrasi.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
56

2. Produk aktualisasi dapat dikembangakan lebih lanjut secara digital dengan


membuat suatu aplikasi yang secara otomatis dan real-time memeriksa
artikel berita tersebut sebelum dipublikasikan.
3. Fasilitasi terhadap kegiatan atau hal-hal yang tidak tersedia di lingkungan
kerja akan sangat membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan
aktualisasi menjadi optimal.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
57

DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Jenderal Cipta Karya. (2019). Struktur Organisasi Direktorat


Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman
(http://ciptakarya.pu.go.id/plp/index.php/profil/post/9 diakses pada 10
September 2019)
Fatimah, E.; Irawati, E. (2017). Modul Pelatihan Dasar CPNS : Manajemen
ASN. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
Fishbone Diagram (The Quality Toolbox, Second Edition, ASQ Quality Press
dalam asq.org/quality-resources/fishbone diakses pada 10 September 2019)
Kumurotomo, W.; Wirapradja, N. R. D.; Imbaruddin, A. (2014). ETIKA PUBLIK
: Modul DIKLAT Prajabatan Golongan III. Jakarta : Lembaga
Administrasi Negara.
Kusumasari, B.; Dwiputrianti, S.; Allo, E. L. (2014). AKUNTABILITAS : Modul
DIKLAT Prajabatan Golongan III. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
Latief, Y.; Suryanto, A.; Muslim, A. A. (2014). NASIONALISME : Modul
DIKLAT Prajabatan Golongan III. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
Mordekhay. (2009). Teknik Peliputan, Penulisan dan Penyuntingan Berita
‘Perkotaan’ pada Harian Umum Berita Kota (Laporan Kuliah Kerja
Praktik Lapangan). Jakarta : Universitas Esa Unggul.
PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PPERUMAHAN
RAKYAT NOMOR 03/PRT/M/2019 TENTANG ORGANISASI DAN
TATA KERJA KEMENTERIAN PUPR
Purwanto, E. A.; Tyastianti, D.; Taufiq, A.; Novianto, W. (2017). Modul Pelatihan
Dasar CPNS : Pelayanan Publik. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
Rohmat, I. K. (2017). Akuntabilitas. Poloteknik Perkapalan Negeri Surabaya.
(https://lecturer.ppns.ac.id/imamkhoirul/2017/06/21/akuntabilitas/ diakses
pada tanggal 9 September 2019)
Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya. (2019). Nota Dinas Nomor :
285/ND/Cs/2019 Perihal Penyampaian Laporan Hasil Pemantauan
Pemberitaan Situs Web di Lingkungan Ditjen Cipta Karya Bulan April
2019.
SSCX Authoring Team. (2019). 5-Why Analysis.
(http://sixsigmaindonesia.com/5-why-analysis/ diakses pada 10 Sepetember
2019)
Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi. (2019). Nota Dinas Nomor :
105/ND/Cl.4/2019 Perihal Rencana Peningkatan Pemberitaan Bidang
PLP.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
58

Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi. (2019). Penyebaran Informasi Kegiatan


Bidang PLP.
Suhaila. (2016). PENJELASAN AKTUALISASI NILAI DASAR PROFESI
PNS. Lampung : Universitas Lampung.
(http://staff.unila.ac.id/priyambodo/files/2016/11/penjelasan-aktualisasi-
OKEY.pdf diakses pada 9 September 2019)
Suwarno, Y.; Sejati, T. A. (2017). Modul Pelatihan Dasar CPNS : Whole of
Government. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
Tim Penulis Komisi Pemberantasan Korupsi. (2014). Mata Diklat ANTI
KORUPSI. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014
TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA
Widiastuti, R. N. (2017). Komunikasi Publik yang Mendorong Percepatan
Kemajuan Bangsa. Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik,
Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Yuniarsih, T.; Taufiq, M. (2014). KOMITMEN MUTU : Modul DIKLAT
Prajabatan Golongan III. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
59

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1. Tangkapan Layar Folder Data Referensi

Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
60

LAMPIRAN 2. Usaha Penulis Mendapatkan Materi dan Referensi

Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
61

LAMPIRAN 3. Catatan Materi Aktualisasi

CATATAN MATERI

Judul Berita
Judul berita harus ringkas (antara 3-5 kata), mencerminkan isi, menarik, dan
sebaiknya berupa kalimat aktif yang terdiri dari Subjek + Predikat + Objek (SPO):
Contoh: Walikota Solok (S) Meresmikan (P) Festival Arak Bako Terbesar (O)

Teras Berita (Lead)


Teras berita adalah alinea atau paragraf pertama naskah berita setelah judul. Teras
berita yang bagus tidak lebih dari 30-35 kata atau tiga barisan ketikan.
Cara menulis teras berita antara lain menyusun unsur berita (5W+1H), terutama
menempatkan unsur WHO dan WHAT di awal kalimat dan unsur WHEN dan
WHERE di akhir kalimat. Unsur WHY dan HOW ditempatkan di tubuh berita
(body).
Misalnya: Pemda Kabupaten Solok adakan festival kuliner Nagari, Minggu
(8/3/2018), di Taman Ayam Kukuak Balenggek Kayu Aro Kabupaten Solok.
Referensi: Syamsul M. Romli, Asep, S.IP, Jurnalistik Praktis untuk Pemula, PT
Remaja Rosdakarya, Bandung, 2003. Widodo, Drs, Menulis Berita di Surat Kabar
dan Majalah, Indah , Surabaya, 1997.
https://www.koransekolah.com/2018/03/teknik-dan-cara-menulis-berita.html
https://kinibisa.com/artikel/detail/jurnalistik/subdetail/dasar-dasar-
jurnalistik/read/4-struktur-penulisan-berita-sesuai-kaidah-jurnalistik

Isi Berita/Body
Dua unsur yang tersisa yaitu why dan how bisa dituliskan di isi berita. Pada bagian ini akan
berisi detail atau kronologi kegiatan-kegiatan

Format fotonya berukuran 620 x 340 piksel. Di bawah foto terdapat judul dan foto
penulis, lengkap dengan nama dan tautan ke Halaman Profil. Terkait foto Headline,
Kompasianer harap mencatat ukuran standar tersebut (lebar 620 piksel; tinggi 310
piksel) agar foto tidak pecah saat ditempatkan di kolom Headline. (kompasiana)

Keterangan Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI,


Rudiantara, saat presentasi dalam Rapat Koordinasi dan Focuss Group Disucussion
(FGD)di depan Kepala Dinas Kominfo se Indonesia di Kantor Dinas Kominfo Jawa
Timur, Kamis (8/10/2016). Foto: Denny JNR
Pengangkutan pengungsi dari Base Ops Lanud Silas Papare Jayapura menuju
Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu
(9/10/2019)(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)
Foto: Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri tatap muka dengan pengungsi
Wamena di Timika (Saiman/detikcom)
Penulis Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor Aprillia Ika
JAYAPURA, KOMPAS.com - Aktivitas di Wamena
Jakarta, Kominfo – Menteri
…. (penulis) -> di akhir berita

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
62

http://ppid.dephub.go.id/files/PM_38_TAHUN_2019.pdf

http://bsn.go.id/uploads/download/DJIKP_GPR_Badan_Standardisasi_Nasional_
2_Nov_20171.pdf

Sebelum membuat sebuah berita, sebaiknya susunannya harus dirancang terlebih


dahulu. Sehingga berita yang dihasilkan lebih efektif dalam penyampaiannya.
3. Diksi dan tata bahasa yang tepat
Penggunaan kata dalam sebuah penulisan berita sangat berpengaruh terhadap
penyampaian informasi. Tata bahasa yang dimaksudkan disini adalah ketentuan-
ketentuan dalam menyusun kata dan kalimat dalam suatu pola yang teratur.
4. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita
Hemat kata sudah menjadi kewajiban dalam penulisan jurnalistik. Meskipun gaya
penulisan tempo dulu adalah berpanjang-panjang, tetapi sekarang penulisan berita
harus dibuat lebih ringkas. Tulisan yang hemat kata dan ringkas memerlukan
waktu, pikiran, dan kemauan keras untuk membatasi retorika yang ada dalam
pikiran jurnalis.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
63

enggunaan bahasa juga harus diperhatikan dalam penulisan naskah jurnalistik. Pada
umumnya kalimat yang digunakan dalam menulis berita adalah kalimat aktif.
Kalimat aktif merupakan kalimat yang disusun dalam struktur baku subyek predikat
obyek (Kusumaningrat, 2005:119). Struktur kalimat aktif dapat menonjolkan peran
pelaku dan tindakan yang dilakukan. Contoh kalimat aktif: Pemerintah menaikkan
harga minyak. Kalimat aktif tersebut dapat diubah ke bentuk kalimat pasif, terutama
kalau ingin menonjolkan obyek dalam sebuah berita. Contoh kalimat pasif: Harga
minyak dinaikkan oleh pemerintah.
Berikutnya, kalimat dalam penulisan jurnalistik sebaiknya kalimat tunggal, karena
lebih sederhana dan mudah dipahami. Kalimat tunggal merupakan kalimat yang
subyek, predikat, dan obyeknya satu. Contoh kalimat tunggal: Saya bekerja di
Jakarta.
Hindari penggunaan kata yang kabur atau tidak jelas (ambigu) merupakan hal
penting dalam membuat naskah berita. Contoh: Hanya sebagian kecil anggota DPR
yang menandatangani pernyataan yang meminta Akbar tanjung mundur dari
jabatan Ketua Dewan. Kalimat tersebut sebaiknya ditulis: Hanya 70 dari 500
anggota DPR yang menandatangani pernyataan yang meminta Akbar Tandjung
mundur dari jabatan Ketua Dewan.
Dalam menulis berita terdapat istilah struktur piramida terbalik (Siregar, 1998).
Struktur tersebut menekankan bahwa penulisan berita diawali dengan yang
namanya teras berita (sesuatu yang paling penting dalam sebuah berita) lalu
semakin ke bawah ditulis hal-hal yang kurang penting. Jadi dapat digambarkan isi
sebuah berita seperti bentuk segitga yang mengerucut ke bawah.
Berita-berita yang terdapat dalam media cetak pada umumnya merupakan berita
yang mempunyai nilai berita. Walaupun merupakan ada informasi yang dapat
dibilang lebih santai dibandingkan hard news, namun informasi tersebut
mempunyai nilai berita sehingga layak naik cetak pada media tersebut. Beberapa
nilai berita yang kita ketahui dalam sebuah penulisan berita adalah sebagai berikut:
(Pasqua, 1990)
1. Magnitude
Pengaruh yang besar terhadap masyarakat ketika berita tersebut diberitakan.
2. Significance
Seberapa penting peristiwa dalam berita bagi masyarakat
3. Proximity (kedekatan)
Kedekatan suatu berita akan mempengaruhi ketertarikan pembaca terhadap berita
tersebut. Ada 2 jenis kedekatan, yaitu: kedekatan geografis dan kedekatan
psikologis.
4. Timeliness (aktual)
Berita akan menarik bagi pembaca ketika berita tersebut sedang hangat
diperbincangkan. Semakin actual berita, maka semakin tinggi pula nilai berita
tersebut.
5. Prominence
Keterkenalan suatu tokoh dalam sebuah berita.
6. Human interest
Berita dapat menyentuh perasaan pembaca.
Nilai berita tersebut yang nantinya digunakan jurnalis dalam menentukan sebuah
angle berita. Angle berita merupakan sudut pandang jurnalis terhadap obyek berita.
Cara menentukan angle berita adalah dengan menyesuaikan kelayakan berita.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
64

LAMPIRAN 4 Draft Awal Produk Aktualisasi

Kriteria dan Ketentuan Penerbitan Artikel Berita di Lingkungan Dit. PPLP

1. Berita yang dimuat pada website berkaitan dengan kegiatan-kegiatan bidang PLP di
masing-masing Subdit seperti workshop, FGD, seminar, pelatihan, dan lain-lain atau
kegiatan pemantauan lapangan yang dapat menggambarkan testimoni penerima
manfaat. Berita didukung dengan dokumentasi resolusi tinggi
2. Artikel berita dibuat dengan mengamalkan nilai aktualitas, berimbang, dan jujur
3. Kriteria berita yang dapat dipublikasikan yaitu:
a. Berita yang dapat ditayangkan di website Kementerian PUPR adalah berita dengan
narasumber Eselon I/II dan merupakan peristiwa tidak lebih dari 2 hari;
b. Berita yang dapat ditayangkan di website Cipta Karya adalah berita dengan
narasumber Eselon I/II/III dan merupakan peristiwa tidak lebih dari 3 hari;
c. Publikasi yang dilakukan difokuskan pada “infrastruktur kerakyatan” dan lebih
“menekankan pada manfaat” yang diterima masyarakat. Publikasi yang disukai
masyarakat dalam bentuk storytelling berupa testimoni penerima manfaat, sehingga
informasi yang sifatnya kuantitatif harus dapat diterjemahkan ke dalam bentuk
kualitatif yang menyentuh rasa.
4. Berita atau tulisan dapat dikirim dalam format dokumen (doc/docx) dengan ukuran dan
jenis font bebas serta dilengkapi dengan dokumentasi resolusi tinggi melalui email
subditpe.plp@gmail.com atau melalui Mitria
5. Artikel berita harus berisi keterangan waktu, tempat, dan pihak yang berhubungan
dengan kegiatan yang dilaksanakan
6. Berita terdiri atas Headline, ..., ..., ...
7. Pada bagian akhir artikel diberikan keterangan penulis serta asal subdit yang di ketik
dalam tanda kurang dan di luar berita (setelah titik yang mengakhiri tulisan)
8. Berita tak hanya menceritakan kegiatan melainkan juga tujuan dan makna kegiatan
tersebut dihubungkan dengan kepentingan publik.
9. Artikel harus disertai foto dokumentasi yang relevan sebanyak minimal 3 buah dengan
resolusi minimal ...x.... Foto tersebut terdiri atas 1 foto dokumentasi seluruh
pihak/peserta yang terlibat dalam kegiatan dan 2 foto momen terbaik dalam kegiatan.
10.Penamaan file terdiri atas judul/momen dokumentasi; waktu pengambilan; serta nama
fotografer. (Tanggapan Bapak Sjukrul-Dirjen CK 20..-20..; 10/08/2019 oleh Mitria).

LAMPIRAN 5 Catatan Hasil Konssultasi dan Diskusi

• Produk aktualisasi difokuskan pada penyediaan artikel berita website PPLP


• Output aktualisasi cukup dalam bentuk konsep dahulu yang diharapkan
dapat berlanjut menjadi SK/SE Direktur (produk aktualisasi tidak berbentuk
SK/SE Direktur)
• Detailkan segala hal mulai dari ukuran, jumlah huruf, dsb agar benar-benar
seragam dan terkendali.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
65

LAMPIRAN 6 Dokumentasi Konsultasi Narasumber sebagai Catatan

Sumber : Dokumentasi Penulis, 2019

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
66

LAMPIRAN 7 Surat Undangan Rapat Sosialsasi Kegiatan Aktualisasi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
67

LAMPIRAN 7 Surat Undangan Rapat Sosialsasi Kegiatan Aktualisasi (lanjutan)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
68

LAMPIRAN 8 Daftar Hadir Peserta Rapat Sosialisasi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
69

LAMPIRAN 8 Daftar Hadir Peserta Rapat Sosialisasi (lanjutan)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
70

LAMPIRAN 9 Notulensi Hasil Rapat

Berdasarkan Rapat Sosialisasi Hasil Kegiatan Aktualisasi CPNS Subdirektorat Pemantauan


dan Evaluasi yang dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2019, dapat disimpulkan beberapa
hal sebagai berikut :
1. Rapat dipimpin dan dibuka oleh Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi, Bapak
Sarwono Rochmat. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari Subdirektorat
Perencanaan Teknis, Subdirektorat Pengelolaan Air Limbah Domestik, Subdirektorat
Pengelolaan Persampahan dan Drainase Lingkungan, dan Subdirektorat Stardarisasi dan
Kelembagaan.
2. Rapat ini membahas hasil kegiatan aktualisasi CPNS untuk mendapatkan masukkan, dalam
notulensi ini dikhususkan untuk hasil kegiatan aktualisasi Urip Riyadi. Rapat ini
dilaksanakan bersamaan dengan rapat yang membahas Pedoman Pemantauan dan Evaluasi
di Direktorat PPLP.
3. Secara konsep hasil kegiatan aktualisasi telah sesuai dan dibutuhkan oleh Subdit PE yang
memiliki tusi dan Direktorat PPLP yang menjalankan kegiatan.
4. Terkait produk pertama berupa flowchart harap perbaiki nomenklatur kompu CK, lihat
website CK nomenklatur yang benar; alur lebih baik memasukkan Subdit PE karna Subdit
PE juga membuat berita kegiatan.
5. Selain produk berupa alat pengendalian yang mengatur lebih baik juga dibuat semacam
format yang diseragamkan bagaimana cara menulis beritanya. Diharapkan produk dapat
dibuat dan diakses secara online dan dikuatkan dengan SE/SK Direktur.

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
71

LAMPIRAN 10 Produk Kegiatan Aktualisasi

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
72

LAMPIRAN 10 Produk Kegiatan Aktualisasi (lanjutan)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
73

LAMPIRAN 10 Produk Kegiatan Aktualisasi (lanjutan)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
74

LAMPIRAN 10 Produk Kegiatan Aktualisasi (lanjutan)

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
75

LAMPIRAN 11 Lembar Pengendalian Mentor

Urip Riyadi, S.T.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Latsar CPNS 2019 Batch IV
PELAKSANAAN KEGIATAN AKTUALISASI

PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN INFORMASI DALAM BENTUK


ARTIKEL BERITA WEBSITE DI LINGKUNGAN DIREKTORAT PENGEMBANGAN
PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN
Urip Riyadi
199503032019031009
Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pertama

Mentor : Sarwono Rochmat, S.T., M.T. Co-Mentor : Meinar Manurung, S.T., M.T. Coach : Dr. Ir. Jawali Marbun, M.Sc.
Penguji : Pramono, S.T., Sp.PSDA.

Jumat, 1 November 2019


PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 1
Topik Presentasi

PENYUSUNAN KONSEP PROSEDUR


PELAKSANAAN PENYEDIAAN INFORMASI DALAM BENTUK
KEGIATAN AKTUALISASI ARTIKEL BERITA WEBSITE DI LINGKUNGAN
DIREKTORAT PPLP

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 2


Latar Belakang

UU nomor 5 Tahun 2014

PERMEN PUPR NOMOR


03/PRT/M/2019

On Job Training di Subdirektorat


Pemantauan dan Evaluasi
ISU DAN AKAR MASALAH

Core Issue
Rendahnya kualitas penyediaan
informasi (artikel berita website) dari
Why???
setiap Subdirektorat di Direktorat PPLP
Belum optimalnya proses pengendalian
pengelolaan informasi (artikel berita
Why???
website) di Direktorat PPLP
Belum adanya alat/instrument
pengendalian penyediaan informasi
(artikel berita website) di Direktorat PPLP

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 4


Gambaran Isu

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 5


Gagasan Pemecahan Masalah

KONSEP PROSEDUR PENYEDIAAN INFORMASI DALAM


BENTUK ARTIKEL BERITA WEBSITE DI DIREKTORAT PPLP
Lingkup Manajemen ASN dan Whole of Government

Sesuai tusi Subdirektorat PE (data&informasi -> berita)


Matriks Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

Mendata dan Menginventarisasi


Bahan/Referensi Terkait yang Dibutuhkan 1

Mengidentifikasi dan Mempelajari


2 Bahan/Referensi yang Telah Didapatkan

Menyusun Konsep Awal Prosedur


Penyediaan Informasi Berdasarkan
Bahan/Referensi 3

7
Menyusun Konsep Prosedur
4 Penyediaan Informasi
Melakukan Sosialisasi dan
Pelaksanaan Pembahasan Konsep
Prosedur Penyediaan Informasi 5

Melakukan Finalisasi Konsep


6 Prosedur Penyediaan Informasi

Membuat Laporan Akhir


Pelaksanaan Habituasi 7

8
Seminar 2 Aktualisasi

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 9


1. Mendata dan Menginventarisasi Bahan/Referensi

Mencari dan meminta


data/referensi

Menghimpun hasil yang


didapat

(Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu)


Output : Inventaris atau Kumpulan Data Referensi (Folder)

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 10


2. Mengidentifikasi dan Mempelajari Bahan/Referensi

Membaca dan
mempelajari referensi

Membuat ringkasan
hasil pemahaman

(Akuntabilitas, Komitmen Mutu, Anti-Korupsi)


Output : Dokmen Ringkasan Materi

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 11


3. Menyusun Konsep Awal Prosedur Penyediaan Informasi

Membuat draft awal


konsep prosedur
Konsultasi dan diskusi
kepada mentor

Mencatat hasil diskusi

(Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu)


Output : Konsep Awal Produk

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 12


4. Menyusun Konsep Prosedur Penyediaan Informasi

Memperbaiki konsep
awal
Koordinasi, konsultasi,
dan diskusi kepada
mentor
Evaluasi dan perbaikan
konsep

(Akuntabilitas, Etika Publk, dan Komitmen Mutu)


Output : Catatan Hasil Konsultasi

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 13


5. Melakukan Sosialisasi dan Pembahasan Konsep

Membuat surat
undangan rapat

Melaksanakan sosialisasi

Membuat notulensi hasil


rapat

(Akuntabilitas, Etika Publk, dan Komitmen Mutu)


Output : Surat Undangan, Daftar Hadir, serta
Notulensi/Catatan Rapat

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 14


6. Melakukan Finalisasi Konsep Prosedur Penyediaan Informasi

Konsultasi dan diskusi


kepada mentor dan
pihak terkait

Evaluasi dan perbaikan


konsep

(Akuntabilitas, Etika Publk, dan Komitmen Mutu)


Output : Produk Akhir Aktualisasi

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 15


7. Membuat Laporan Akhir Pelaksanaan Habituasi

Konsultasi dan diskusi


kepada mentor

Penyusunan laporan
akhir

(Akuntabilitas, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi)


Output : Laporan Akhir Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi
dan Form Pengendalian Mentor

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 16


Produk/Output Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi
(LAMPIRAN 10)

1. Flow Chart
◼ Menjadi alat pengendali alur yang
secara visual mudah dimengerti
sehingga tercipta pemetaan peran yang
jelas antar pihak, tak ada lagi
keterlambatan, dan proses penyediaan
artikel berita senantiasa terpantau oleh
Subdit PE sebagai pemilik tusi

The Power of PowerPoint | thepopp.com 17


2. Lembar Ketentuan/Kriteria
Artikel Berita
◼ Menjadi alat pengendali yang mendorong terwujudnya
keterbukaan informasi publik serta terciptanya artikel berita
yang berkualitas

The Power of PowerPoint | thepopp.com 18


3. Template Artikel Berita
◼ Menjadi instrumen yang memudahkan penyedia berita dalam
menulis serta menyeragamkan seluruh artikel berita yang
dirilis ke website

The Power of PowerPoint | thepopp.com 19


Matriks Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 20


Lini Masa (Timeline) Rancangan dan Realisasi
Kegiatan

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 21


Kendala

Materi Kegiatan Waktu Terbatas


Materi kegiatan terkait jurnalistik Waktu dalam proses konsultasi dan
dan berita bukan latar belakang diskusi

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 22


Kesimpulan

Penerapan Nilai-Nilai Produk Aktualisasi


Nilai-nilai terlaksana dengan Diproyeksi dapat mengatasi
sangat baik melalui tahapan isu sebagai alat pengendali
kegiatan aktualisasi
Realisasi Kegiatan penyediaan informasi dalam
Aktualisasi bentuk artikel berita website
Berjalan sesuai rancangan
dengan waktu pelaksanaan
yang relatif lebih cepat

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 23


Saran

Produk aktualisasi ini dapat Pengembangan


dikembangkan dan diterapkan Produk
lebih lanjut secara masif dan
terintegrasi
Produk dikembangkan lebih
lanjut secara digital dengan
Digitalisasi membuat suatu aplikasi yang
secara otomatis dan real-time
Produk
memeriksa artikel berita
tersebut sebelum
dipublikasikan

PELATIHAN DASAR CPNS BATCH IV 24


TERIMA KASIH!