Anda di halaman 1dari 6

Yang terhormat Ibu Guru dan yang sangat saya sayangi teman-teman yang

seperjuangan dengan saya yang saya banggakan.


Buat langkah yang pertama kalinya, marilah kita panjatkan rasa puja puji
syukur kita terhadap kehadiran Allah, S.W.T yang mana iya telah memberikan
kita berbagai macam nikmat. Beribu-ribu nikmat salah satunya nikmat kesehatan.
Buat langkah yang kedua kalinya, sholawat dan salam tak lupa dan tak
bosannya kita curahkan ke arwah junjungan alam yakninya nabi besar kita
Muhammad, S.A.W.
Baiklah berdirinya saya disini karena saya ingat pesan rasullah, S.A.W

Sampaikanlah olehmu apa-apa yang engkau dapat dariku


walaupun sepotong ayat. Langsung saja saya masuki judul ceramah saya yaitu
"Pentingnya ilmu Agama dan ilmu Pengetahuan Umum".
Kaum Muslimin Rohima Kumullah
Ilmu adalah sesuatu yang sangat penting, yang harus dimiliki setiap
manusia. Karena dengan ilmulah kita akan menentukan tujuan hidup kita.
Seseorang dikatakan berilmu apabila memiliki kemampuan atau kepandaian
tentang sesuatu dan dengan ilmu kita mengetahui mana yang baik dan mana yang
buruk, mana yang halal dan mana yang haram. Pada saat ini kita mengetahui ilmu
itu sangatlah penting. Sebagaimana firman dalam Q.S. Ar-Rad ayat 11 :

Artinya : Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga


mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Q.S. Ar-Rad ayat 11)
Ayat diatas menjadi peringatan bagi kita, bahwa kita hidup harus ada
perubahan dan perubahan itu bukanlah perubahan yang buruk melainkan yang
baik. Sementara perubahan yang baik itu didasari orang tersebut. Oleh karena itu,
setiap manusia harus punya bekal ilmu, yang akan menunjukkan arah tujuan
hidupnya.
Kaum Muslimin Rohima Kumullah
Rosullullah SAW bersabda :

Artinya : Barang siapa menginginkan kebahagian dunia, wajib baginya


mempunyai ilmu. Barang siapa menginginkan kebahagian akhirat, wajib baginya
mempunyai ilmu, barang siapa menginginkan kebahagiaan keduanya, wajib
baginya mempunyai ilmu.(HR. Tirmidzi)
Untuk mencapai suatu kebahagian, maka seseorang harus mempunyai
ilmu dan ilmu yang digunakan pun tidaklah sama. Sedangkan untuk mencapai
kebahagian akhirat maka manusia harus mempunyai ilmu agama. Dari penjelasan
tersebut, jelaslah bahwa ilmu agama dan ilmu umum itu saling berkaitan.
Seandainya jika seseorang hanya mempunyai ilmu agama tanpa diimbangi ilmu
pengetahuan lainnya. Maka orang itu digambarkan seperti orang yang pincang
jalannya, sedangkan orang yang mempunyai ilmu umum tanpa diimbangi dengan
ilmu agama yang baik, maka orang tersebut digambarkan sebagai orang buta yang
tidak tahu arah tujuan hidupnya. Oleh karena itu, kita semua harus memahami,
mengamalkan serta mengimbangi antara pelajaran umum dan agama, karena
kedua-duanya sama pentingnya bagi kita semua.

Kaum Muslimin Rohima Kumullah


Pada saat ini, apakah kita semua yakin bahwa masih banyak orang yang
mengimbangi ilmu agama dengan ilmu umum, rasanya tidak karena kita
mengetahui zaman sekarang ini, teknologi yang semakin canggih menyebabkan
kita, teman-teman kita yang diluar sana banyak mengikuti budaya barat sehingga
sedikit demi sedikit orang mulai melupakan ajaran agama. Seharusnya kita
sebagai generasi penerus bangsa mengetahui apa yang baik untuk dirinya dan baik
untuk bangsanya. Sekiranya jika perkembangan zaman, perubahan sosial budaya
dapat melunturkan budaya kita, agama kita, maka hal itu tidak boleh untuk diikuti
karena dari itu orang lebih menginginkan kebahagian di dunia saja, dan tidak
ingin mengetahui nikmatnya kebahagian diakhirat yang tidak ada bandingannya
dengan kebahagian di dunia. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S. Al-A'la
ayat 17 :
   
Artinya : Padahal kehidupan di akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Oleh karena itu, marilah kita semua, teman-teman semua mempelajari
serta mau mengamali ilmu agama agar selamat hidup didunia dan diakhirat. Dan
tak lupa pula untuk mempelajari ilmu pengetahuan yang lain yang memberikan
kita pengajaran yang baik.

Kaum Muslimin Rohima Kumullah


Teman-temanku tersayang, dari ceramah saya dapatlah disimpulkan bahwa
ilmu agama dan umum sama-sama penting. Maka dari itu, ayolah kita semua
tanamkan niat dalam hati, serta bersungguh-sungguh dalam mempelajari kedua
ilmu tersebut. Orang yang dapat mempelajari, memahami serta mengamalkan
keduanya maka dia akan mendapatkan keberkahan hidup yang baik, baik di dunia
maupun di akhirat.
Baiklah hanya inilah yang dapat saya sampaikan, jika ada kesalahan yang
tertanam dihati mohon dihapuskan, karena memaafkan sesama itu lebih baik,
akhir kalam.
Aku (Karya : Chairil Anwar)

Aku
Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Surat Dari Ibu (Karya : Asrul Sani)

Pergi ke dunia anak-anaku sayang

pergi ke hidup bebas !

Sesama angin masih angin buritan

dan matahari pagi menyinar daun-daunan

dalam rimba dan padang hijau.

Pergi ke laut lepas, anakku sayang

pergi ke alam bebas !

Sesama hari belum petang

dan warna senja belum kemerah-merahan

menutup pintu waktu lampau.

Jika bayang telah pudar

dan elang laut pulang ke sarang

angin bertiup ke benua

Tiang-tiang akan kering sendiri

dan nakhoda sudah tahu pedoman

Boleh engkau datang padaku !

Kembali pulang, anakku sayang

kembali ke balik malam !

Jika kapalmu telah rapat ke tepi

Kita akan bercerita

"Tentang cinta dan hidupmu pagi hari"


Ibu (Karya : Elsa Safitri)

Engkau wanita paling mulia

Kasih sayangmu tak terkira

Bagai surya sinari dunia

Takkan ku lupakan sepanjang masa

Engkau pelita hidup inii

Menerangi kegelapan hati

Penyejuk diri yang gelisah

Pelipur hati yang sedih

Wajahmu bagaikan cahaya yang berseri

Mewarnai kehidupan ini

Senyum manis diwajahmu

Perkataan lembut menyentuh hati

Ibu, engkau cahaya yang bersinar

Menerangi setiap jalan kami

Peganganmu yang halus

Menghapuskan kesedihan kami

Terima kasih ibu