Anda di halaman 1dari 71

PROGRAM KERJA

GERAKAN PRAMUKA GUGUS DEPAN 04.101-04.102


PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG

TAHUN PELAJARAN 2017 – 2018

GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN 04.101-04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG
KEDUNGDOWO-ARJASA-SITUBONDO-JAWA TIMUR

Disusun Oleh : SUPRI YANTO A., SS.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 1


SMA ISLAM SUNAN BONANG
2018

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 2


KATA PENGANTAR
Salam Pramuka,
Puji dan syukur kita persembahkan kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan kekuatan, kemampuan kepada kita semua, sehingga kami dapat
menyusun Program Kerja Gerakan Pramuka di Pangkalan SMA ISLAM SUNAN
BONANG periode 2017-2018 Program kerja ini merupakan pedoman
pelaksanaan pembinaan peserta didik di Gugus Depan Gerakan Pramuka SMA
ISLAM SUNAN BONANG priode 2017-2018
Isi dari program kerja gerakan Pramuka ini dapat dikatakan masih belum
sempurna, sehingga kekurangan ini menjadi dasar bahan untuk dikembangkan lagi
di masa yang akan datang, sehingga dapat dihasilkan sesuatu pelaksanaan
program kerja yang lebih mantap untuk mengembangkan kepramukaan di
Pangkalan SMA ISLAM SUNAN BONANG
Adapun tolak ukur dari program kerja ini disusun berdasarkan sistematika
yang sangat sederhana.
Mudah-mudahan program kerja ini dapat direalisasikan dengan tepat pada
sasarannya yaitu peserta didik. Kita menyadari bahwa semua program kerja yang
telah disusun dan akan dilaksanakan dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada
pada waktu pelaksanaannya selalu ada hambatan walaupun tidak seluruhnya,
sehingga seorang Pembina Pramuka mengambil jalan pintas agar semua program
dapat diaksanakan dengan baik.
Akhirnya, semoga Allah SWT selalu memberikan dan meridhoi segala
perjuangan dan pengorbanan kita dalam membina peserta didik sebagai generasi
penerus yang terampil, cerdas, disiplin, dan berakhlakul karimah.

arjasa, ... september 2018


Pembina,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 3


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................... i


DAFTAR ISI ................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1


A. Latar Belakang ........................................................................... 1
B. Landasan Hukum ....................................................................... 1
C. Pengertian .................................................................................. 2
D. Tujuan ........................................................................................ 2
E. Sasaran ....................................................................................... 3
F. Ruang Lingkup .......................................................................... 3
G. Struktur Organisasi .................................................................... 3
H. Pelaksanaan Kegiatan ................................................................ 4
I. Kepengurusan ............................................................................ 4
BAB II MEKANISME KERJA DAN ADMINISTRASI ............................ 5
A. Mekanisme Kerja ....................................................................... 5
B. Pelaksanaan Latiham/Kegiatan .................................................. 5
C. Administrasi Gudep ................................................................... 5
BAB III PROGRAM KERJA ........................................................................ 7
A. Bidang Kegiatan dan Latihan Peserta Didik .............................. 7
B. Kegiatan Pendidikan Orang Dewasa ......................................... 7
BAB IV ANGGARAN GUDEP .................................................................... 8
BAB V PENUTUP ....................................................................................... 9
LAMPIRAN-LAMPIRAN ..............................................................................

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 4


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan Nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia
Indonesia seutuhya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh,
cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, bertanggungjawab, serta sehat
jasmani dan rohani.
Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan-kegiatan melalui jalur
sekolah dan jalur luar sekolah, yaitu dengan ekstrakurikuler. Jalur luar sekolah
tersebut diantaranya adalah pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya
dilakukan oleh Gerakan Pramuka.
Pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di sekolah merupakan salah
satu kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah yang bersangkutan.
Kegiatannya dilaksanakan melalui Gugus Depan Gerakan Pramuka yang
berpangkalan di sekolah dan upaya pembinaan melalui proses kegiatan belajar
mengajar di sekolah.
Untuk melaksanakan pendidikan kepramukaan pada jenjang pendidikan
dasar dan menengah telah diterbitkan surat Direktur Jenderal Pendidikan Dasar
dan Menengah Nomor : 533/C8/U/1995, tanggal 7 September 1995, perihal
Peningkatan Pembinaan Kegiatan Ekstrakurikuler di Bidang Kepramukaan.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka agar pendidikan kepramukaan
benar-benar dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan dapat menunjang pencapaian
tujuan pendidikan nasional.

B. Landasan Hukum
Dasar Penyelenggaraan Gerakan Pramuka sebagai Landasan Hukum diatur
berdasarkan:
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 5


2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961 Tentang
Gerakan Pramuka
3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 tahun 1961 Tentang
Penganugerahan Pandji kepada Gerakan Pendidikan Kepanduan Pradja Muda
karana
4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009 Tentang
Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 tahun 2009
Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 81A tahun 2013
tentang Implementasi Kurikulum 2013 pada Lampiran III, kegiatan
ekstrakurikuler merupakan perangkat operasional (supplement dan
complements) kurikulum yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana
kerja tahunan dan kalender pendidikan sekolah.

C. Pengertian
1. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang diselenggarakan di luar jam
pelajaran biasa dalam suatu susunan program pengajaran, di samping
untuk lebih mengaitkan antara pengetahuan yang diperoleh dalam program
kurikulum dengan keadaan kebutuhan lingkungan, dan juga untuk
pengayaan wawasan dan sebagai upaya pemantapan kepribadian.
2. Pangkalan adalah tempat kedudukan Gugus Depan.
3. Gerakan Pramuka adalah gerakan pendidikan kepanduan nasional
Indonesia yang merupakan satu-satunya wadah dan pembinaan generasi
muda di bidang pendidikan kepramukaan.
4. Gugus Depan (GUDEP) satuan terkecil dari Gerakan Pramuka.
5. Pembina adalah guru di sekolah guru yang aktif dalam Gerakan Pramuka
adalah pembina yang sama mempunyai hak untuk memberikan
pembinaan.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 6


6. Pembina GUDEP adalah guru yang diberi wewenang untuk memegang
jalannya kegiatan Pramuka yang membawahi sekurang-kurangnya …….
orang atau 4 regu.
7. Penggala adalah anggota Gerakan Pramuka yang terdiri dari siswa usia 10
tahun sampai dengan usia 15 tahun.

D. Tujuan
1. Tujuan program kegiatan ekstrakurikuler di bidang kepramukaan adalah
wadah pembinaan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-
prinsip metodik kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan
keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa dan negara Indonesia,
agar :
a. Menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta :
- tinggi mental, moral, budi pekerti, dan kuat keyakinan
beragamanya;
- tinggi kecerdasan dan keterampilannya;
- kuat dan sehat fisiknya;
- menjadi warga negara Indonesia yang ber-Pancasila, serta dan
patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia

2. Tujuan pembinaan ekstrakurikuler di bidang kepramukaan di sekolah


adalah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya di bidang
pembinaan kesiswaan dalam pembentukan watak dan kepribadian siswa
melalui kegiatan kepramukaan.

E. Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai dengan diselenggarakannya pembinaan
kepramukaan adalah sebagai berikut :
1. Kuat Keyakinan Beragamanya;
2. Tinggi Mental Dan Moralnya, Serta Berjiwa Pancasila;
3. Sehat, Segar Dan Kuat Jasmaninya;

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 7


4. Cerdas, Tangkas Dan Terampil;
5. Berpengetahuan Luas Dan Dalam;
6. Berjiwa Kepemimpinan Dan Patritot;
7. Berkesadaran Nasional Dan Peka Terhadap Perubahan
Lingkungan;
8. Berpengalaman Banyak.

F. Ruang Lingkup
Ruang lingkup pembinaan Gerakan Pramuka di SMA ISLAM SUNAN
BONANG, mengacu kepada pola umum Gerakan Pramuka yang meliputi segala
bidang dalam Gerakan Pramuka.

G. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Gugus Depan Gerakan Pramuka diatur dengan
Keputusan Kwarnas 137 Tahun 1987 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugus
Depan Pramuka. (terlampir).
H. Pelaksanaan Kegiatan
1. Pelaksanaan pembinaan Gerakan Pramuka di SMA ISLAM SUNAN
BONANG mengacu kepada prinsip dasar metodik kepramukaan yang
menggunakan pandangan dan memerlukan tiap peserta didik sebagai
mahluk Tuhan, mahluk pribadi dan mahluk sosial.
2. Para pendidik merupakan subjek didik, yang ikut menentukan corak
kegiatan kepramukaan, yaitu dengan memperhatikan minat, bakat,
kemampuan dan kebutuhan mereka.
3. Kepramukaan juga dilandasi dengan :
a. Pendidikan yang berpusat pada Tuhan, yaitu bahwa kegiatannya
merupakan pelaksanaan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
sesuai dengan agamanya masing-masing.
b. Pendidikan yang bersifat pada anak dan pemuda, yaitu bahwa
kegiatannya dilakukan atas prakarsa mereka dari, oleh dan untuk

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 8


mereka sendiri, serta oleh mereka pula meskipun tetap di bawah
tanggungjawab orang dewasa.
c. Pendidikan yang berpusat pada masyarakat yaitu bahwa kegiatannya
disesuaikan dengan keadaan, kemampuan, harapan dan kebutuhan
masyarakat.

I. Kepengurusan
Susunan Pengurus Gugus Depan
a. Ka. Mabigus
b. Pembina GUDEP Putra/Putri
c. Pembantu Pembina Putra/Putri
d. Anggota (Siswa)

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 9


BAB II
MEKANISME KERJA DAN ADMINISTRASI

A. Mekanisme Kerja
Kedudukan GUDEP Gerakan Pramuka yang berpangkalan di sekolah
adalah sebagai mitra dari OSIS yang merupakan satu-satunya wadah organisasi
siswa di sekolah. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Pramuka pada GUDEP
yang berpangkalan di sekolah dikoordinasikan dengan OSIS dan mendapat
persetujuan kepala sekolah selaku Ketua Mabigus dan merupakan tanggungjawab
bersama antara OSIS dan GUDEP yang berpangkalan di sekolah sebagaimana
diterangkan dalam bagan koordinasi (terlampir).

B. Pelaksanaan Latihan / Kegiatan


1. Pelaksanaan latihan/kegiatan golongan peserta didik dilakukan di
pangkalan.
2. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebanyak mungkin dengan praktik dan
tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, berupa kegiatan nyata yang
memberi kesempatan kepada peserta didik menerapkan pengetahuan dan
kecakapan yang sesuai dengan usia, kemampuan jasmani dan rohani.
3. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara praktis, yaitu ; sederhana, mudah,
memanfaatkan sumber daya yang ada, dan menghemat biaya, tetapi
berhasil guna dan tepat guna.
4. Pelaksanaan latihan/kegiatan berupaya mencapai AD Gerakan Pramuka.
5. Pelaksanaan kegiatan disusun secara berkala dalam program latihan
(terlampir)

C. Administrasi GUDEP
Administrasi Gugus Depan merupakan alat bantu bagi kelancaran jalannya
Gugus Depan. Maka dari itu, di bawah ini beberapa contoh administrasi yang ada
di Gugus Depan dengan format terlampir.
1. Buku Induk

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 10


a. Nomor urut
b. Nomor induk
c. Nomor tanda anggota
d. Nama anggota serta golongan
e. Agama
f. Tempat dan tanggal lahir
g. Alamat
h. Golongan darah
i. Sekolah atau pekerjaan
j. Nama orang tua/wali
k. Pekerjaan orang tua
l. Catatan pelantikan dan tingkat atau golongan usia
m. Keterangan lain
2. Buku Keuangan
3. Buku Risalah Rapat
4. Buku Inventaris Barang
5. Buku Kegiatan
6. Buku Harian
7. Buku Data Pribadi
8. Buku Program Kerja

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 11


BAB III
PROGRAM KEGIATAN

A. Bidang Kegiatan dan Latihan Peserta Didik


1. Pencapaian SKU
2. Meningkatkan latihan Pramuka Penegak dari jenjang Penegak
- Ramu
- Rakit
- Terap
3. Pencapai SKK
Berusaha mencapai 10 macam SKK Wajib meliputi :
- 2 macam SKK keagamaan
- 2 macam SKK patriotisme dan seni budaya
- 2 macam SKK ketangkasan dan kesehatan
- 2 macam SKK keterampilan dan teknik pembangunan
- 2 macam SKK sosial, kemanusiaan, gotong-royong, ketertiban
masyarakat dan lingkungan hidup.
- 2 macam SKK
4. Danpinru 1 kali
5. Persami (daerah dekat) 2 kali
6. Perkemahan Jauh 2 kali
7. Lomba Tingkat 1 kali
8. Bakti Masyarakat

B. Kegiatan Pendidikan Orang Dewasa


1. Mengikutsertakan Pembina atau Pembantu Pembina dalam kegiatan
pendidikan seperti KMD, KML, KPD, KPL atau diklat lainnya.
2. Mengikutsertakan Pembina GUDEP/Pembantu Pembina dalam
pertemuan-pertemuan di Kwarran/Kwarcab.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 12


BAB IV
ANGGARAN GUDEP

Anggaran GUDEP diperoleh dari :


1. Iuran anggota yang besarnya ditentukan oleh musyawarah GUDEP
2. Bantuan Dana BOS sekolah Periode 2016/2017
3. Anggaran Pramuka yang pungut dari siswa melalui daftar ulang yang besarnya
ditentukan dalam musyawarah GUDEP
4. Bantuan dari masyarakat yang tidak mengikat
5. Usaha-usaha lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
undangan, Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 13


BAB V
PENUTUP

Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
telah memberikan kepercayaan pada kami, sehingga kami dapat membantu dalam
sesuai dengan kemampuan yang kami miliki saat ini. Selanjutnya, kami mohon
maaf sebesar-besarnya jikalau dalam kegiatan di lapangan maupun pengadaan
administrasi yang kami buat jauh dari sempurna, kami mengharapkan kritik dan
saran yang membangun demi terwujudnya kegiatan dan program yang lebih baik
di masa yang akan datang.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 14


STRUKTUR ORGANISASI PASUKAN PENEGAK

MABIGUS PEMBINA GUDEP

DEWAN KEHORMATAN PASUKAN


PENGGALANG 1 ORG PEMBINA
DEWAN PENGGALANG 2 ORG PEMBANTU

PRATAMA

 PEMIMPIN REGU  PEMIMPIN REGU  PEMIMPIN REGU


 WK. PEMIMPIN  WK. PEMIMPIN  WK. PEMIMPIN
 ANGGOTA  ANGGOTA  ANGGOTA
(5-8 ORG) (5-8 ORG) (5-8 ORG)

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 15


BAGAN KOORDINASI OSIS DENGAN GUDEP

PEMBINA OSIS PEMBINA

SEKRETARIS PEMBINA
WK.

PRATAMA

SEKRETARIS BENDAHARA
WK. WK. REGU

SEKSI KETAQWAAN KEPADA


TUHAN YANG MAHA ESA

SEKSI KEHIDUPAN BERBANGSA


DAN BERNEGARA

SEKSI KEPEMIMPINAN DAN BUDI


PEKERTI LUHUR

SEKSI BERORGANISASI,
PENDIDIKAN POLITIK DAN

SEKSI KETERAMPILAN DAN


KEWIRASWASTAAN

SEKSI KESEGARAN JASMANI


DAN DAYA
Keterangan :
___________ Garis Komando
SEKSI PERSEPSI, APRESIASI DAN
KREASI ---------------- Garis Koordinasi

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 16


LAPORAN PER SEMESTER, DATA
DAN KEGIATAN GUGUS DEPAN

I. UMUM

1. Gugus Depan : SMA ISLAM SUNAN BONANG


2. Alamat : Jl. Sunan bonang no.09 kedungdowo-Arjasa-
Situbondo
3. Tempat Berlatih : Pangkalan SMA ISLAM SUNAN BONANG

II. KEANGGOTAAN

1. Orang Dewasa
a. Pembina Gugus Depan = ..... Orang
b. Pembina dan Pembantu Penegak = ..... Orang

2. Peserta Didik
a. Penegak Pa
Calon …… orang, Ramu …… orang, Rakit …… orang, Terap ……
orang.

b. Penegak Pi
Calon …… orang, Ramu …… orang, Rakit …… orang, Terap ……
orang.

3. Laporan Tingkat TKK

III. KEGIATAN

1. Gugus Depan
2. Pasukan Penegak

IV. KEUANGAN

1. Pemasukan ……………………….. Rp. …………………..


2. Pengeluaran ……………………….. Rp. …………………..
Saldo ……………………….. Rp. …………………..

Dukungan Kegiatan (dilampirkan)


ARJASA , ……………….. 2018
Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 17


PROGRAM KERJA 4 BULAN PERINDUKAN PENEGAK
BULAN : Juli s.d Oktober 2016
TAHUN PELAJARAN 2016 - 2017

Bulan Jumlah
No Kegiatan Ket
7 8 9 10 Penegak

Di sesuaikan dengan jadwal


Kegiatan lain
lain
Mengetahui
Ka. Mabigus Pembina GUDEP

Drs.H.M.HASANUDDIN SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 18


PROGRAM KERJA 4 BULAN PERINDUKAN PENEGAK
BULAN : Nopember 2016 s.d Pebruari 2017
TAHUN PELAJARAN 2016 - 2017

Bulan Jumlah
No Kegiatan Ket
11 12 1 2 Penegak

Di sesuaikan dengan jadwal


lain
Mengetahui
Ka. Mabigus Pembina GUDEP

Drs.H.M.HASANUDDIN SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 19


PROGRAM KERJA 4 BULAN PERINDUKAN PENEGAK
BULAN : Maret s.d Juni 2017
TAHUN PELAJARAN 2016 - 2017

Bulan Jumlah
No Kegiatan Ket
3 4 5 6 Penegak

Di sesuaikan dengan jadwal


lain
Mengetahui
Ka. Mabigus Pembina GUDEP

Drs.H.M.HASANUDDI SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 20


PROGRAM KERJA TAHUNAN PERINDUKAN PENEGAK
GUGUS DEPAN 04.101 – 04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG
TAHUN PELAJARAN 2017-2018

Bulan
No Kegiatan Ket
07 08 09 10 11 12 01 02 03 04 05 06
1 Penerimaan Tamu Ambalan                          
2 Musyawarah Gugus Depan                          
3 Pemilihan Dewan Ambalan                          
4 Pelantikan Dewan Ambalan                          
5 Memperingati Hari Scraf Sedunia                          
6 Memperingati Hari Pramuka                          
7 Penempuhan SKU Bantara                          
8 Penempuhan SKU Laksana                          
9 Pelantikan Bantara                          
10 Pelantikan Laksana                          
11 Pengembaraan                          
 12 Pengambilan Wings Pengembaraan                          
13 Pembaretan                          
                         
                         
                         
                         
 Disesuaikan dengan jadwal lain  

Mengetahui
Ka. Mabigus Pembina GUDEP

Drs.H.M.HASANUDDIN HS.A.Ma. SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 21


SURAT KEPUTUSAN
KETUA MAJELIS PEMBIMBING GUGUS - DEPAN 04.101 04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG
NOMOR : ………… TAHUN 2018

TENTANG
SUSUNAN PEMBINA GERAKAN PRAMUKA GUDEP 04.101-04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG

Kepala SMA islam sunan bonang selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan
04.101 04.102 Pangkalan SMA ISLAM SUNAN BONANG

Menimbang :
1. Hasil Keputusan MUGUS ( Musyawarah Gugus Depan )
Gudep 04.101 – 04.102 Pangkallan SMA ISLAM SUNAN
BONANG Tahun 2018.
2. Memberhentikan pengurus lama periode 2017/2018sesuai
dengan hasil keputusan Musyawarah Gugus Depan.
3. Mengangkat dan mengesahkan pengurus baru periode
2017/2018.
4. Bahwa untuk melaksanakan kegiatan Ekstra kurikuler
Gerakan Pramuka perlu di bentuk dan disusun Jajaran
pengurus Gerakan Pramuka di pangkalan SMA ISLAM
SUNAN BONANG Periode 2017/ 2018.
5. Demi Lancarnya keorganisasian Gerakan pramuka di
Pangkalan SMA ISLAM SUNAN BONANG perlu di bentuk
Pola dan tugas para pembina agar tertata dengan rapih dan
tertib administrasi.

Mengingat :
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan
Pramuka
2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun
1961 Tentang Gerakan Pramuka
3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 tahun
1961 Tentang Penganugerahan Pandji kepada Gerakan
Pendidikan Kepanduan Pradja Muda karana

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 22


4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun
2009 Tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan
Pramuka
5. Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203
tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan
Pramuka.
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor
81A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013 pada
Lampiran III, kegiatan ekstrakurikuler merupakan perangkat
operasional (supplement dan complements) kurikulum yang
perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan
dan kalender pendidikan sekolah.
7. Program Kerja Gugus Depan 04.101 04.102 pangkalan
SMA ISLAM SUNAN BONANG tahun 2016.

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : Mengesahkan susunan Susunan Pengurus Gugus depan dan
Pembina Pramuka Gudep 04.101 – 04.102 Pangkalan SMA
ISLAM SUNAN BONANGPeriode 2014/2011.
Kedua : Nama-nama yang tercantum dalam lampiran ini dipandang
cakap dan mampu melaksanakan tugas tersebut.
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan apabila
terdapat kesalahan dalam keputusan ini akan diperbaiki
sebagaimana perlunya.

Ditetapkan : ARJASA
Pada Tanggal : ............ Juli 2018
Kepala SMA ISLAM SUNAN
BONANG
Selaku Ka. Mabigus

Drs.H.M HASANUDDIN HS.A.Ma.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 23


LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN
KETUA MAJELIS PEMBIMBING GUGUS DEPAN 04.101-04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG
NOMOR : ………. TAHUN 2018

TENTANG
SUSUNAN PENGURUS DAN PEMBINA
GERAKAN PRAMUKA GUDEP 04.101 – 04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG PERIODE 2017/2018

Ketua Mabigus SMA ISLAM SUNANG : Drs. H. M. Hasanuddin HS. A.Ma.

BONANG
Ketua Harian Mabigus SMA ISLAM : Rukmiyanto,

SUNAN BONANG
Ketua Gugus Depan : Supri Yanto Ardiyansyah, S.S.
Sekretaris : .......................................
Bendahara : .......................................

Pembina Putra 1. Supri Yanto Ardiyansyah,

S.S.
Pembina Putri 1. .......................................
Pembantu Pembina Putra 2. .......................................
Pembantu Pembina Putri 3. .......................................
Ditetapkan : ARJASA
Pada Tanggal : ....... Juli 2018
Kepala
SMA ISLAM SUNAN BONANG
Selaku Ka. Mabigus

Drs.H.M.HASANUDDIN.HS.A.Ma.

STRUKTUR ORGANISASI
GUGUS DEPAN 04.101-04.102
PANGKALAN SMA ISLAM SUNAN BONANG TAHUN
2017/2018

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 24


KetuaREGU
Mabigus
..........Drs.H.HASANUDDIN.HS.A.Ma........
PA
.............

Ka. Gudep
SUPRI YANTO A.S.S

Sekretaris Wk /Ketua harian Bendahara


....................................... ....................................... .......................................

Pembina Putra Pembina Putri

....................................... .......................................

PB Pembina Putra PB Pembina Putri

...................................... .......................................
.

Pengurus Dewan Galang

REGU REGU REGU REGU REGU REGU REGU REGU


PA PA PA PA PI PI PI PI

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 25


FORMULIR PENDAFTARAN
ANGGOTA GERAKAN PRAMUKA

3. Nama Lengkap : ………………………………………… Pa/Pi

4. Tempat/Tanggal Lahir : ………………………………………………..

5. Agama : ………………………………………………..

6. Nama Orang Tua/Wali : ………………………………………………..

7. Pekerjaan Orang Tua/Wali : ………………………………………………..

8. Anak Ke : …… jumlah Sdr Pa ….. orang, Pi ….. orang

9. Golongan Darah : ………………………………………………..

10. Alamat Rumah : ………………………………………………..

………………………………………………..

………………………………………………..

11. Bakat dan Hobby : ………………………………………………..

12. Hal yang Perlu Diperhatikan (Kebiasaan, Kesehatan, Bahasa yang Dikuasai)

13. Pengalaman dalam Kepramukaan

Tahun ……………………… sebagai ………………………………

Tahun ……………………… sebagai ………………………………

Tahun ……………………… sebagai ………………………………

Lain-lain :

…………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………………

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 26


DAFTAR INDUK ANGGOTA GERAKAN PRAMUKA
GUGUS DEPAN SMA ISLAM SUNAN BONANG
NOMOR GUDEP : 04.101-04.102

Gol. Sekolah/ Nama Orang Pekerjaan


No No. Induk NTA Nama Agama Tingkat Ket
Darah Pekerjaan Tua Orang Tua
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 27


Gol. Sekolah/ Nama Orang Pekerjaan
No No. Induk NTA Nama Agama Tingkat Ket
Darah Pekerjaan Tua Orang Tua
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 28


Gol. Sekolah/ Nama Orang Pekerjaan
No No. Induk NTA Nama Agama Tingkat Ket
Darah Pekerjaan Tua Orang Tua
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 29


Gol. Sekolah/ Nama Orang Pekerjaan
No No. Induk NTA Nama Agama Tingkat Ket
Darah Pekerjaan Tua Orang Tua
63.
64.
ARJASA , ………………………….. 2018
Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 30


PENERIMAAN DAN PENGELUARAN UANG
GUGUS DEPAN
Bulan : ……………………..

No. Penerimaan Pengeluaran


Tgl Uraian Ket
Bukti (Rp) (Rp)

ARJASA , ……………… 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 31


DAFTAR INVENTARIS
GUGUS DEPAN
Cara/Tgl. Kondisi/
No Nama Barang Merk/Type Kode Barang Jumlah Barang Harga
Pengadaan Ket

ARJASA , ………………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 32


DAFTAR INVENTARIS
GUGUS DEPAN
Cara/Tgl. Kondisi/
No Nama Barang Merk/Type Kode Barang Jumlah Barang Harga
Pengadaan Ket

ARJASA , ………………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

By Supri Yanto Ardiyansyah/ ardiyansyah_bec@yahoo.co.id 33


BUKU TAMU GUGUS DEPAN

No Nama Alamat Jabatan Tujuan Saran/Pesan Paraf

ARJASA , ……………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

Halaman 34
BUKU SURAT MASUK DAN KELUAR
GUGUS DEPAN

No. Tgl Pengirim Keperluan Penerima Catatan

ARJASA , ……………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

Halaman 35
PENCAPAIAN ANGGOTA PENEGAK
SKU (Syarat Kecakapan Umum)
SKU
NO. NAMA UMUR CATATAN
RAMU RAKIT TERAP
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.

SKU CATATA
NO. NAMA UMUR RAMU RAKIT TERAP
N
23.
24.
25.
26.
27.

Halaman 36
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.

SKU
NO. NAMA UMUR
RAMU RAKIT TERAP
Catatan
46.
47.
48.
49.
50.

ARJASA , ……………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

Halaman 37
PENCAPAIAN ANGGOTA PENEGAK
SKU (Syarat Kecakapan Khusus)

SKK CATATAN
NO. NAMA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.

Halaman 38
20.
21.
22.

SKK CATATAN
NO. NAMA
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.

SKK CATATAN
NO. NAMA
46.

Halaman 39
47.
48.
49.
50.

ARJASA , ……………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

JADWAL ACARA LATIHAN

Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

Halaman 40
Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

Halaman 41
Halaman 42
Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

Halaman 43
Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

Halaman 44
Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

Halaman 45
Tanggal/ Acara
No Sasaran Alat Petugas Ket
Waktu Pokok Pengganti

ARJASA , ……………………….. 2018


Pembina GUDEP,

SUPRI YANTO A.

Halaman 46
CATATAN PRIBADI ANGGOTA PRAMUKA
1. Nama lengkap ........................................... Nama Panggilan...........................
2. Tempat tanggal lahir .........................................................................................
3. A g a m a ...........................................................................................................
4. Masuk pramuka tgl ...........................................................................................
5. Sifat baik yang perlu dikembangkan .................................................................
6. Sifat-sifat yang kurang baik perlu dikurangi ....................................................
7. Kepemimpinan yang pernah dialami/diikuti .....................................................
8. Peristiwa-peristiwa penting selama menjadi anggota pramuka ........................
............................................................................................................................
9. Observasi terhadap pribadi anggota :
 Kecerdasan : .....................................................................
 Gotong-royong : .....................................................................
 Disiplin : .....................................................................
 Kegembiraan : .....................................................................
 Suka menolong/membantu : .....................................................................
 Loyalitas : .....................................................................
 Kejujuran : .....................................................................
 Inisiatif : .....................................................................
 Kepribadian/mentalitas : .....................................................................
 Kreatifitas : .....................................................................
 Pengabdian : .....................................................................

No Peristiwa Penting Tanggal Tempat


1 Naik Golongan Penegak
2 Dilantik Penegak
3 Menjadi Penggalan Ramu
4 Menjadi Penggalan Rakit
5 Menjadi Penggalan Terap

10. Kegiatan kepramukaan/kegiatan lain yang pernah diikuti ................................


11. Penyakit/gangguan kesehatan yang pernah diderita .........................................
12. Mutasi anggota tanggal ....................................................................................

Halaman 47
JADWAL ACARA LATIHAN

Hari : ……………………………
Tanggal : ……………………………
Waktu : ……………………………
Pokok Permasalahan : ……………………………
Pencatat : ……………………………

No Permasalahan Pemecahan Keterangan

Halaman 48
DAFTAR HADIR KEGIATAN RUTIN
Hari : …………………………………………………………..
Tanggal : …………………………………………………………..
Materi : …………………………………………………………..
Pemberi materi : …………………………………………………………..
Tempat Kegiatan : …………………………………………………………..

TINGKATAN
No NAMA LENGKAP NTA TANDA TANGAN
PENEGAK
1. 1
2. 2
3. 3
4. 4
5. 5
6. 6
7. 7
8. 8
9. 9
10. 10
11. 11
12. 12
13. 13
14. 14
15. 15
16. 16
17. 17
18. 18
19. 19
20. 20
21. 21
22. 22
23. 23
24. 24
25. 25
26. 26
27. 27
28. 28
29. 29
30. 30
31. 31
ARJASA,……………………

Halaman 49
DAFTAR HADIR
PEMBINA PRAMUKA

OKTOBE
JULI AGUSTUS SEPTEMBER
NO PEMBINA R JUMLAH
                                S I A T

1                                        

2                                        

3                                        

4                                        

Arjasa, ..............................2018
Ka. Gudep

SUPRI YANTO A S.S.

Halaman 50
DAFTAR HADIR
PEMBINA PRAMUKA

DESEMBE JANUAR PEBRUAR


NOPEMBER
NO PEMBINA R I I JUMLAH
                                S I A T
1                                        
2                                        
3                                        
4                                        

ARJASA, ..............................2018
Ka. Gudep

SUPRI YANTO A S.S.

Halaman 51
DAFTAR HADIR
PEMBINA PRAMUKA

MARET APRIL MEI JUNI JUMLAH


NO PEMBINA
                                S I A T
1                                        
2                                        
3                                        
4                                        

ARJASA, ..............................2018
Ka. Gudep

SUPRI YANTO A. S.S .

Halaman 52
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 24 TAHUN 2009

TENTANG

PENGESAHAN ANGGARAN DASAR


GERAKAN PRAMUKA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka meningkatkan peranan Gerakan Pramuka diperlukan


Anggaran Dasar yang mencerminkan aspirasi, visi, dan misi seluruh
Gerakan Pramuka Indonesia, sehingga secara efektif dapat dijadikan
landasan kerja Gerakan Pramuka Indonesia;
B. Bahwa untuk mewujudkan upaya sebagaimana dimaksud pada huruf a,
telah dilaksanakan penyempurnaan atas Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
melalui pembahasan dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka yang
berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 18 Desember 2008 di Cibubur,
Jakarta;
C. Bahwa sehubungan dengan hal-hal sebagaimana dimaksud dalam huruf a
dan huruf b, dipandang perlu mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan
Pramuka yang dihasilkan dan ditetapkan dalam Musyawarah Nasional
Gerakan Pramuka pada tanggal 15 sampai dengan 18 Desember 2008 di
Cibubur, Jakarta, dengan Keputusan Presiden;

Mengingat : Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN


DASAR GERAKAN PRAMUKA.

Pasal 1

Mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka sebagaimana terlampir dalam


Keputusan Presiden ini.

Pasal 2

Halaman 53
(1) Pemerintah dan Pemerintah Daerah dapat memberikan bantuan pendanaan
dalam rangka pelaksanaan kegiatan Gerakan Pramuka.

(2) Bantuan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibebankan


kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara cq. Kementerian Negara
yang bertanggung jawab di bidang kepemudaan dan olah raga.
(3) Bantuan Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Pasal 3
Dengan berlakunya Keputusan Presiden ini, maka Keputusan Presiden Nomor
104 Tahun 2004 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka,
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 4

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 15 September 2009
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

ttd

Ir.H.JOKO WIDODO

Halaman 54
LAMPIRAN
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 24 Tahun 2009
TANGGAL : 15 September 2009

ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

PEMBUKAAN

Bahwa persatuan dan kesatuan bangsa dalam negara kesatuan yang adil dan makmur, materiil
dan spiritual serta beradab merupakan adicita bangsa Indonesia yang mulai bangkit dan siaga sejak
berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. Adicita itu pulalah yang merupakan dorongan
para Pemuda Indonesia melakukan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Untuk lebih
menggalang persatuan merebut kemerdekaan, dan dengan jiwa dan semangat Sumpah Pemuda inilah
Rakyat Indonesia berjuang untuk kemerdekaan nusa dan bangsa Indonesia yang diproklamasikan pada
tanggal 17 Agustus 1945.
Kemerdekaan ini merupakan karunia dan berkah rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Bahwa gerakan kepanduan nasional yang lahir dan mengakar di bumi nusantara merupakan bagian
terpadu dari gerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia yang membentuk Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Oleh karenanya, gerakan kepanduan nasional Indonesia mempunyai andil yang tidak
ternilai dalam sejarah perjuangan kemerdekaan itu. Jiwa kesatria yang patriotik telah mengantarkan
para pandu ke medan juang bahu-membahu dengan para pemuda untuk mewujudkan adicita rakyat
Indonesia dalam menegakkan dan mandegani Negara Kesatuan Republik Indonesia selama-lamanya.
Bahwa kaum muda sebagai potensi bangsa dalam menjaga kelangsungan bangsa dan negara
mempunyai kewajiban melanjutkan perjuangan bersama-sama orang dewasa berdasarkan kemitraan
yang bertanggung jawab.
Bahwa Gerakan Pramuka, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional,
dibentuk karena dorongan kesadaran bertanggung jawab atas kelestarian Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dengan asas Pancasila,
Gerakan Pramuka menyelenggarakan upaya pendidikan bagi kaum muda melalui kepramukaan,
dengan sasaran meningkatkan sumber daya kaum muda, mewujudkan masyarakat madani, dan
melestarikan keutuhan:
- negara kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika;
- ideologi Pancasila;
- kehidupan rakyat yang rukun dan damai;
- lingkungan hidup di bumi nusantara.
Bahwa dalam upaya meningkatkan dan melestarikan hal-hal tersebut, Gerakan Pramuka
menyelenggarakan pendidikan nonformal, melalui kepramukaan, sebagai bagian pendidikan nasional
dilandasi Sistem Among dengan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.
Atas dasar pertimbangan dan makna yang terkandung dalam uraian di atas, maka disusunlah
anggaran dasar Gerakan Pramuka.

Halaman 55
ANGGARAN DASAR

BAB I
NAMA, STATUS, TEMPAT, DAN WAKTU

Pasal 1
Nama, Status, dan Tempat
(1) Organisasi ini bernama Gerakan Pramuka yaitu Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana.
(2) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang berstatus badan hukum.
(3) Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia.

Pasal 2
Waktu
(1) Gerakan Pramuka didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai
kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional Indonesia.
(2) Hari Pramuka adalah tanggal 14 Agustus.

BAB II
ASAS, TUJUAN, TUGAS POKOK, DAN FUNGSI

Pasal 3
Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila.

Pasal 4
Tujuan
Gerakan Pramuka mendidik dan membina kaum muda Indonesia guna mengembangkan keimanan
dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga menjadi :
a. Manusia berwatak, kepribadian, dan berbudi pekerti luhur yang :
1) Tinggi moral, spiritual, kuat mental, sosial, intelektual, emosional dan fisiknya;
2) Tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya;
3) Kuat dan sehat jasmaninya.
b. Warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Keatuan
Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat
membangun dirinya sediri secara mandiri serta bersam-sama bertanggungjawab atas pembangunan
bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan, baik lokal,
nasional, maupun internasional.

Pasal 5
Tugas Pokok
Gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok menyelenggarakan kepramukaan bagi kaum muda
guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggungjawab, mampu
membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.

Pasal 6
Fungsi
Gerakan Pramuka berfungsi sebagai organisasi pendidikan non formal, di luar sekolah dan di
luar keluarga, dan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda berlandaskan Sistem
Among dengan menerapkan Prinsip Dasar Kepramukaan, Metode Kepramukaan, dan Motto Gerakan

Halaman 56
Pramuka yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa
serta masyarakat Indonesia.

BAB III
SIFAT, UPAYA, DAN USAHA

Pasal 7
Sifat
(1) Gerakan Pramuka adalah Organisasi kepanduan nasional Indonesia sebagai lembaga pendidikan
non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan.
(2) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang keanggotaannya bersifat sukarela, tidak
membedakan suku, ras, golongan, dan agama.
(3) Gerakan Pramuka bukan organisasi kekuatan sosial-politik, bukan bagian dari salah satu
organisasi kekuatan sosial-politik dan tidak menjalankan kegiatan politik praktis.
(4) Gerakan Pramuka ikut serta membantu masyarakat dengan melaksanakan pendidikan bagi kaum
muda, khususnya pendidikan non formal di luar sekolah dan di luar keluarga.
(5) Gerakan Pramuka menjamin kemerdekaan tiap-tiap anggotanya untuk memeluk agama dan
kepercayaan masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

Pasal 8
Upaya dan Usaha
(1) Segala upaya dan usaha Gerakan Pramuka diarahkan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
(2) Upaya dan usaha untuk mencapaai tujuan itu diarahkan pada pembinaan watak, mental,
emosional, jasmani, dan bakat serta peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan dan kecakapan melalui berbagai kegiatan
kepramukaan.
(3) Untuk menunjang upaya dan usaha serta mencapai tujuan Gerakan Pramuka, diadakan prasarana
dan sarana yang memadai berupa organisasi, personalia, perlengkapan, dana, komunikasi, dan
kerjasama.

BAB IV
SISTEM AMONG, PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN,
KODE KEHORMATAN, METODE KEPRAMUKAAN, MOTTO
DAN KIASAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

Pasal 9
Sistem Among
(1) Sistem pendidikan dalam Gerakan Pramuka berlandaskan Sistem Among.
(2) Sistem Among merupakan proses pendidikan yang memberntuk anggota Gerakan Pramuka
berjiwa merdeka, disiplin, dan mandiri dalam kerangka saling ketergantungan antar manusia.
(3) Pelaksanaan sistem Among menerapkan prinsip kepemimpinan :
a. Ing ngarso sung tulodo;
b. Ing madyo mangun karso;
c. Tut wuri handayani.

Pasal 10
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan
(1) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan
kepramukaan dari pendidikan lain.

Halaman 57
(2) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan
terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
(3) Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan
kepentingan, kebutuhan, situasi, dan kondisi masyarakat.

Pasal 11
Prinsip Dasar Kepramukaan
(1) Prinsip Dasar Kepramukaan meliputi nilai dan norma dalam kehidupan seluruh anggota Gerakan
Pramuka.
(2) Nilai dan norma dimaksud mencakup :
a. iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b. peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
c. peduli terhadap diri pribadinya;
d. taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.
(3) Prinsip Dasar Kepramukaan berfungsi sebagai :
a. norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka;
b. landasan Kode Etik Gerakan Pramuka;
c. landasan sistem nilai Gerakan Pramuka;
d. pedoman dan arah pembinaan kaum muda anggota Gerakan Pramuka;
e. landasan gerak dan kegiatan Gerakan Pramuka mencapai sasaran dan tujuannya.

Pasal 12
Metode Kepramukaan
Metode Kepramukaan merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
a. pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
b. belajar sambil melakukan;
c. sistem beregu;
d. kegiatan di alam terbuka yang mengandung pendidikan dan sesuai dengan perkembangan rohani
dan jasmani peserta didik;
e. kemitraan dengan anggota dewasa dalam setiap kegiatan;
f. sistem tanda kecakapan;
g. sistem satuan terpisah untuk putera dan untuk puteri;
h. kiasan dasar.

Pasal 13
Kode Kehormatan Pramuka
(1) Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang
disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip
Dasar Kepramukaan.
(2) Kode Kehormatan Pramuka merupakan Kode Etik anggota Gerakan Pramuka baik dalam
kehidupan pribadi maupun bermasyarakat sehari-hari yang diterimanya dengan sukarela serta
ditaati demi kehormatan dirinya.
(3) Kode Kehormatan Pramuka bagi anggota Gerakan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia
dan perkembangan rohani dan jasmaninya yaitu :
a. Kode Kehormatan Pramuka Siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma;
b.Kode Kehormatan Pramuka Penegak terdiri atas Trisatya Pramuka Penegak dan Dasadarma;
c. Kode Kehormatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega terdiri atas Trisatya Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega dan Dasadarma;

Halaman 58
d.Kode Kehormatan Pramuka Dewasa terdiri atas Trisatya Anggota Dewasa dan Dasadarma.

Pasal 14
Motto Gerakan Pramuka
(1) Motto Gerakan Pramuka merupakan bagian terpadu proses pendidikan untuk mengingatkan
setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri
untuk mengamalkan Kode Kehormatan.
(2) Motto Gerakan Pramuka adalah : “Satyaku kudarmakan, Darmaku kubaktikan.”

Pasal 15
Kiasan Dasar
Penyelenggaraan kepramukaan dikemas dengan menggunakan Kiasan Dasar yang
bersumber pada sejarah perjuangan dan budaya bangsa.

BAB V
ORGANISASI

Pasal 16
Anggota
(1) Anggota Gerakan Pramuka adalah warga negara Republik Indonesia yang terdiri atas :
a. Anggota biasa :
1) Anggota muda : Siaga, Penegak, Penegak, dan Pandega.
2) Anggota dewasa : Pembina Pramuka, Pembantu Pembina Pramuka, Pelatih Pembina
Pramuka, Pembina Profesional, Pamong Saka, Instruktur Saka, Pimpinan Saka,
Andalan, Pembantu Andalan, Anggota Majelis Pembimbing.
b. Anggota kehormatan : orang-orang yang bersimpati dan berjasa kepada Gerakan Pramuka.
(2) Warga negara asing dapat bergabung dalam suatu gugusdepan sebagai anggota tamu.

Pasal 17
Hak dan Kewajiban
(1) Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban.
(2) Hak dan kewajiban tersebut akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Pasal 18
Pramuka Utama
Kepala Negara Republik Indonesia adalah Pramuka Utama.

Pasal 19
Jenjang Organisasi
Organisasi Gerakan Pramuka berjenjang sebagai berikut :
a. Anggota muda Gerakan Pramuka dihimpun dalam gugusdepan dan anggota dewasa dihimpun di
Kwartir.
b. Gugusdepan-gugusdepan dikoordinasikan oleh Kwartir Ranting yang meliputi suatu wilayah
Kecamatan/Distrik.
c. Ranting-ranting dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Cabang yang meliputi wilayah
Kabupaten/Kota.
d. Cabang-cabang dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Daerah yang meliputi wilayah
Propinsi.

Halaman 59
e. Daerah-daerah dihimpun dan dikoordinasikan oleh Kwartir Nasional yang meliputi wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
f. Di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat dibentuk gugusdepan di bawah pembinaan
Kwartir Nasional.

Pasal 20
Kepengurusan
(1) Di tingkat Gugusdepan, Gerakan Pramuka dipimpin oleh pembina gugusdepan.
(2) Di tingkat Ranting, Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Ranting.
(3) Di tingkat Cabang, Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Cabang.
(4) Di tingkat Daerah, Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Daerah.
(5) Di tingkat Nasional, Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Nasional.
(6) Pergantian Pengurus Gerakan Pramuka dilaksanakan pada waktu musyawarah.
(7) Kepengurusan baru dalam jajaran Ranting sampai dengan Nasional terdiri dari unsur Pengurus
lama dan Pengurus baru.

Pasal 21
Satuan Karya Pramuka
(1) Satuan Karya Pramuka disingkat Saka, adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat,
mengembangkan bakat, dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan
dan teknologi. Saka juga memotivasi mereka untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif
sehingga memberi bekal bagi kehidupannya, untuk melaksanakan pengabdiannya kepada
masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan
perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.
(2) Saka di tingkat Kwartir dipimpin secara kolektif oleh Pimpinan Saka.
Pimpinan Saka adalah bagian integral dari Kwartir.

Pasal 22
Dewan Kerja
Dewan Kerja merupakan bagian integral dari Kwartir yang berfungsi sebagai wahana kaderisasi
kepemimpinan, dan bertugas mengelola kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Pasal 23
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka
(1) Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka merupakan bagian integral dari kwartir dan
berfungsi sebagai wadah pendidikan dan pelatihan anggota Gerakan Pramuka.
(2) Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka berada di tingkat cabang, daerah, dan nasional.

Pasal 24
Pusat Penelitian dan Pengembangan Gerakan Pramuka
(1) Pusat Penelitian dan Pengembangan Gerakan Pramuka merupakan bagian integral kwartir dan
berfungsi sebagai wadah penelitian dan pengembangan Gerakan Pramuka.
(2) Pusat Penelitian dan Pengembangan Gerakan Pramuka berada di tingkat daerah dan nasional.

Pasal 25
Bimbingan
(1) Kwartir Nasional diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan
finansial oleh Majelis Pembimbing Nasional yang diketuai oleh Presiden Republik Indonesia
dengan beranggotakan pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat yang memiliki perhatian dan
kepedulian kepada Gerakan Pramuka.

Halaman 60
(2) Kwartir Daerah diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan
finansial oleh Majelis Pembimbing Daerah yang diketuai oleh Gubernur dengan beranggotakan
pejabat pemerintah daerah dan tokoh masyarakat yang memiliki perhatian dan kepedulian
kepada Gerakan Pramuka.
(3) Kwartir Cabang diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan
finansial oleh Majelis Pembimbing Cabang yang diketuai oleh Bupati/Walikota dengan
beranggotakan pejabat pemerintah kabupaten/kota dan tokoh masyarakat yang memiliki
perhatian dan kepedulian kepada Gerakan Pramuka.
(4) Kwartir Ranting diberi bimbingan dan bantuan yang bersifat moral, organisatoris, materiil, dan
finansial oleh Majelis Pembimbing Ranting yang diketuai oleh Camat/Kepala Distrik dengan
(5) beranggotakan pejabat pemerintah kecamatan/distrik dan tokoh masyarakat yang memiliki
perhatian dan kepedulian kepada Gerakan Pramuka.
(6) Gugusdepan diberi bimbingan dalam bentuk nasehat tentang organisasi dan program serta
bantuan materi dan keuangan oleh Majelis Pembimbing Gugusdepan yang diketuai oleh seorang
Ketua yang dipilih dari dan oleh anggota dengan beranggotakan orang tua anggota muda dan
tokoh masyarakat di lingkungan Gugusdepan.
(7) Satuan Karya Pramuka diberi bimbingan dalam bentuk nasehat tentang organisasi dan program
serta bantuan materi dan keuangan oleh Mejelis Pembimbing Saka yang diketuai oleh seorang
Ketua yang dipilih dari dan oleh anggota dengan beranggotakan pejabat pemerintah dan/atau
pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Pasal 26
Pemeriksaan Keuangan
(1) Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka adalah lembaga independen yang dibentuk
Musyawarah Gerakan Pramuka dan bertanggungjawab kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.
(2) Lembaga Pemeriksa Keuangan berfungsi mengawasi dan memeriksa keuangan Kwartir.
(3) a. Personalia Lembaga Pemeriksa Keuangan terdiri atas 5 (lima) orang anggota Gerakan
Pramuka ditambah seorang staf yang memiliki kompetensi dalam bidang keuangan.
b. Lembaga Pemeriksa Keuangan dibantu oleh Akuntan Publik.
(4) Lembaga Pemeriksa Keuangan diatur lebih lanjut dalam Petunjuk Penyelenggaraan.

BAB VI
MUSYAWARAH DAN REFERENDUM

Pasal 27
Musyawarah
(1) Musyawarah Gerakan Pramuka adalah forum tertinggi dalam Gerakan Pramuka, di tingkat
kwartir/satuan/gudep.
(2) Musyawarah Gerakan Pramuka di tingkat nasional, daerah, dan cabang diselenggarakan 5 (lima)
tahun sekali.
(3) Musyawarah Gerakan Pramuka di tingkat ranting dan gugusdepan diselenggarakan 3 (tiga)
tahun sekali.
(4) Pimpinan Musyawarah Gerakan Pramuka adalah suatu presidium yang dipilih oleh musyawarah
tersebut.
(5) Acara pokok dan ketentuan lain dalam Musyawarah Gerakan Pramuka diatur dalam Anggaran
Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Halaman 61
Pasal 28
Referendum
Dalam menghadapi hal-hal yang luar biasa, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dapat
menyelenggarakan suatu referendum.

BAB VII
PENDAPATAN DAN KEKAYAAN

Pasal 29
Pendapatan
Pendapatan Gerakan Pramuka diperoleh dari:
a. Iuran anggota;
b. Bantuan majelis pembimbing;
c. Sumbangan masyarakat yang tidak mengikat
d. Bantuan Pemerintah/Pemerintah daerah melalui APBN/APBD yang tidak mengikat dan
disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara/keuangan daerah;
e. Sumber lain yang tidak bertentangan, baik dengan peraturan perundangundangan maupun dengan
Kode Kehormatan Pramuka;
f. Usaha dana, badan usaha/koperasi yang dimiliki Gerakan Pramuka.

Pasal 30
Kekayaan
(1) Kekayaan Gerakan Pramuka terdiri dari barang bergerak dan tidak bergerak serta hak milik
intelektual.
(2) Pengalihan kekayaan Gerakan Pramuka yang berupa aset tetap harus diputuskan berdasarkan hasil
Rapat Pleno Pengurus Kwartir dan persetujuan Mabi.

BAB VIII
ATRIBUT

Pasal 31
Lambang
Lambang Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa.

Pasal 32
Bendera
Bendera Gerakan Pramuka berbentuk empat persegi panjang, berukuran tiga banding dua, warna dasar
putih dengan lambang Gerakan Pramuka di tengah berwarna merah, di atas dan di bawah lambang
Gerakan Pramuka terdapat garis merah sepanjang “panjang bendera” dan di sisi tiang terdapat garis
merah sepanjang “lebar bendera”.

Pasal 33
Panji
Panji Gerakan Pramuka adalah Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia yang
dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 448 Tahun 1961,
tanggal 14 Agustus 1961.

Halaman 62
Pasal 34
Himne
Himne Gerakan Pramuka adalah lagu Satya Darma Pramuka.

Pasal 35
Pakaian Seragam dan Tanda-tanda
Untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta meningkatkan disiplin, anggota Gerakan
Pramuka menggunakan pakaian seragam beserta tanda-tandanya.

BAB IX
ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 36
Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

(1) Anggaran Dasar Gerakan Pramuka ini dijabarkan lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga
Gerakan Pramuka.
(2) Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka ditetapkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
dan tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.

BAB X
PEMBUBARAN

Pasal 37
Pembubaran
(1) a. Gerakan Pramuka hanya dapat dibubarkan oleh Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka yang
khusus diadakan untuk itu.
b. Musyawarah Nasional tersebut harus diusulkan oleh sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah
daerah.
c. Musyawarah Nasional untuk membicarakan usul pembubaran Gerakan Pramuka dinyatakan sah
jika dihadiri oleh utusan dari sekurangkurangnya dua pertiga jumlah daerah.
d. Usul pembubaran Gerakan Pramuka diterima oleh Musyawarah Nasional jika disetujui dengan
suara bulat.
(2) Jika Gerakan Pramuka dibubarkan, maka cara penyelesaian harta benda milik Gerakan Pramuka
ditetapkan oleh Musyawarah Nasional yang mengusulkan pembubaran itu.

BAB XI
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 38
Perubahan Anggaran Dasar
(1) Perubahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka hanya dapat dilakukan dalam Musyawarah
Nasional yang dihadiri oleh utusan daerah sekurang-kurangnya dua pertiga jumlah daerah.
(2) Usul perubahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka diterima oleh Musyawarah Nasional jika
disetujui oleh sekurang-kurangnya tiga perempat dari jumlah suara yang hadir.

Halaman 63
BAB XII
PENUTUP

Pasal 39
Penutup
Anggaran Dasar ini ditetapkan oleh Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka yang diselenggarakan di
Komplek Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Jakarta pada tanggal 15 sampai dengan 18 Desember
2008.

Jakarta, 18 Desember 2008


Presidium Munas Gerakan Pramuka Tahun 2008,

Ketua
ttd,
Dr. Amoroso Katamsi, Sp.KJ, MM

Sekretaris Anggota
ttd, ttd,

Ir. M. Arfandy Idris Prof. DR. Ir. H. Isril Berd, SU

Anggota Anggota
ttd, ttd,

Yoseph Pangkur Soong, SH Drs. H. Adang Rukhiyat, M.Pd

Halaman 64
DAFTAR HADIR SISWA
SEMESTER GANJIL

KELAS VII
OKTOBE NOPEMBE DESEMBE
JULI AGUSTUS  SEPTEMBER JUMLAH
No. NAMA R R R
 
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 65
KELAS VIII
OKTOBE NOPEMBE DESEMBE
JULI AGUSTUS  SEPTEMBER JUMLAH
No. NAMA R R R
 
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 66
KELAS IX
OKTOBE NOPEMBE DESEMBE
JULI AGUSTUS  SEPTEMBER JUMLAH
No. NAMA R R R
 
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 67
DAFTAR HADIR SISWA
SEMESTER GENAP

KELAS VII
JANUARI PEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JUMLAH
No. NAMA
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 68
KELAS VIII

JANUARI PEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JUMLAH


No. NAMA
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 69
KELAS IX

JANUARI PEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JUMLAH


No. NAMA
                        S I A T
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                           
                             
                             

Halaman 70
ARJASA, ..............................2018
Ka. Gudep

SUPRI YANTO A. S.S .

Halaman 71