Anda di halaman 1dari 3

Nama: I Komang Bagus Pandu Dewantara

NIM: 016.06.0046

Kelas A

Tumor Tulang

Tumor tulang memiliki banyak jenis biasanya diklasifikasikan berdasarkan sel yang
normal dan jaringan yang terkena. Berdasarkan itu tumor tulang dibagi menjadi 3 yaitu tumor
tulang, tumor tulang rawan, fibrosa dan fibrosa tulang tumor. Dimasing masing dari ketiga
bagian tersebut dibagi menjadi tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak pada tulang adalah
osteomas tumor yang biasanya muncul pada tulang tengkorak dan tulang di wajah yang
dibentuk dari sell neoplastik dan berbentuk trabekul, selain itu ada juga tumor osteosit
osteoma dan osteoblastoma yang memiliki gambaran histologi mirip. Namun berbeda dari
ukuran dimana osteoblastoma lebih besar, asal sel, dan gejala. Tumor tulang ganas tersering
merupakan osteosarcoma diamana dia merupakan tumor yang sering yang menyerang bagian
metaphysis tulang panjang terutama lutut dan penderitanya umumnya berumur 20 tahun
kebawah. Tumor tulang rawan jinak adalah osteochondroma memiliki bentuk seperti jamur
dan berukuran 1 sampai 20cm yang juga sering terdapat di lutut, chondromas yang dapat
muncul pada bagian medullar tulang ataupun permukaan tulang, dan chondroblastoma.
Sedangkan untuk yang ganas adalah chondrosarcoma yang merupakan tumor tulang kedua
tersering dan dapat berasal dari enchondroma ataupun osteochondroma. fibrous cortical
defect dan fibrous dysplasia merupakan bagian dari tumor jinak fibrosa sedangkan untuk
ganasnya adalah fibrosarcoma yang dapat menyababkan komplikasi fraktur pathologi.
Tumor jaringan tissue dan tumor like lesions

Secara umum tumor jaringan lunak didefinisikan sebagai proliferasi mesenkhim yang terjadi
pada jaringan ekstraskeletal, jaringan nonepitel, penutup otak, dan sistem limforetikular.
Mereka diklasifikasikan menurut jaringan yang mereka rekam (otot, lemak, jaringan fibrosa,
pembuluh darah, dan saraf). Tumor lemak jinak dikelompokkan menurut ciri morfologi
spesifik seperti lipoma, fibrolipoma, angiolipoma, spindel sel lipoma, myelolipoma, dan
pleomorphic lipoma. Lipoma merupakam tumor jaringan lunak paling sering pada orang
dewasa yang dapat disembuhkan dengan eksisi sederhana. Liposarcomas adalah salah satu
sarkoma yang paling sering dan muncul di usia 40 sampai 60an Mereka biasanya timbul di
jaringan lunak ekstremitas proksimal dan retroperitoneum, dan terkenal karena berkembang
menjadi tumor besar. Tumor pada jaringan fibrosa terdiri dari nodular fasciitis sering terjadi
pada orang dewasa di bagian volar lengan bawah diikuti dada dan punggung, fibrosarcoma
biasanya neoplasma ini tidak berkapsul, infiltratif, lembut, memiliki masa fish-flesh, sering
memiliki daerah perdarahan dan nekrosis. Rhabdomyosarcoma merupakan tumor pada otot
skeletal yang dapat timbul di lokasi anatomi manapun, seperti kepala dan leher atau saluran
genitourinari. Sedangkan untuk tumor otot polos adalah leiomioma tumor jinak yang sering
muncul di rahim. Sarkoma sinovial dinamakan demikian karena muncul pada daerah
synovium ,namun sel asal masih belum jelas.
Tumor sistem saraf pusat

Beberapa tumor glial jinak (tingkat mitosis rendah, keseragaman seluler, dan
pertumbuhan yang lambat) dapat menyusup ke daerah otak yang luas dan menyebabkan
kerusakan klinis yang serius dan prognosis buruk. neoplasma apapun dapat memiliki
konsekuensi mematikan jika berada di daerah yang vital, seperti ketika meningioma jinak
yang tumbuh mengompresi medula dapat menyebabkan berhentinya kardiorespirasi. WHO
memisahkan tumor menjadi satu dari empat kelas sesuai dengan perilaku biologis mereka,
mulai dari kelas I sampai kelas IV. Astrocytoma dibagi menadi 4 berdasarkan gradenya
Astrositoma piositik (grade I) yang paling sering, astrositoma diffuse (grade II), astrositoma
anaplastik (grade III), dan glioblastoma (grade IV). Biasanya ditemukan di hemisfer serebral,
otak kecil, batang otak, atau sumsum tulang belakang. Oligodendroglioma tumor banyak
ditemukan pada belahan otak orang dekade keempat dan kelima, tumor mirip dengan
oligodendrosit normal. Ependymoma paling sering timbul di samping sistem ventrikel 4 yang
dilapisi ependyma pada dua dekade pertama dan sumsum tulang belakang pada dewasa.
Medulloblastoma tumbuh pada serebelum anak- anak dan dapat membuat anak menderita
hidrosefalus. Meningiomas tumor jinak pada dewasa yang biasanya menempel pada lapisan
duramater dan di dalam ventrikel. Tumor otak juga dapat disebabkan metastasis, biasanya
bersifat karsinoma dan sringkali bersal dari paru-paru, payudara, kulit (melanoma), ginjal,
dan saluran cerna.