Anda di halaman 1dari 3

1. Mengapa trombosit pada klien DHF menurun?

Jawaban : adanya kebocoran aliran darah melalui dinding-dinding pembuluh


darah maka darah yang bersirkulasi di dalam pembuluh darah lebih sedikit.
Tekanan darah orang tersebut menjadi sangat rendah sehingga jantungnya tidak
dapat memasok cukup darah ke organ vital. Sumsum tulang juga tidak dapat
membuat cukup platelet yang di butuhkan darah agar bias membeku dengan
benar
2. Mengapa adanya nyeri kepala pada klien DHF?
Jawaban : fenomena patologis yang utama pada penderita DHF adalah
meningkatnya permeabilitas dinding kapiler yang mengakibatkan terjadinya
pembesaran plasma ke ruang ekstraseluler. Hal pertama yang terjadi setelah
virus masuk ke dalam tubuh penderita adalah viremia yang mengakibatkan
penderita mengalami demam, sakit kepala, mual, nyeri otot, pegal-pegal di
seluruh tubuh
3. Mengapa timbul ptekie dan gusi berdarah pada klien DHF?
Jawaban :
4. Mengapa hasil IgG dan IgM positif pada klien DHF?
Jawaban : IgM menandakan seseorang sedang terinfeksi dan IgG menandakan
sesorang pernah atau sedang terinfeksi. Bila IgG dan IgM positif maka infeksi
tersebut berpotemsi memberikan manifestasi klinis yang berat
5. Mengapa hasil rumple leed positif pada klien DHF?
Jawaban : uji rumple leed menilai abnormalitas fungsi vascular atau trombosit.
Cukup sensitive untuk mendeteksi kemungkinana DBD, berguna bila test
laboratorium tidak dapat dilakukan, dengan cara membebatkan alat pengukur
tekanan darah di lengan pasien buatlah tekanan sebesar ½ x (TS+TD)
pertahankan tekanan ini selama 5 menit. Rumple leed positif sebagai tanda
perdarahan ringan. Uji rumple leed dinyatakan positif bila terdapat 10 atau lebih
petekie pada seluas 1 inc persegi (2,5x2,5cm) di lengan bawah bagian depan
(volar) dekat lipat siku (fossa cubiti)
6. Mengapa awal pemberian IVFD 40 tpm selanjutnya 20 tpm pada klien DHF?
Jawaban :
7. Mengapa hasil laboratorium ht 48% sedangkan HB 12,8 pada klien DHF?
Jawaban :
8. Mengapa hasil laboratorium Leu 29.100 pada klien DHF?
Jawaban :
Patofisiologi:

Arbovirus (melalui Beredar dalam aliran darah Infeksi virus dengue


nyamuk aedes aegepty)

PGE, Hipothalamus Membentuk & melepaskan Mengaktifkan system


zat C3a, C5a komplemen

Hipertensi Peningkatan reabsropsi Permeabilitas membrane


Naᶧ dan H₂O meningkat

Agregasi Trombosit Kerusakan endotel Resiko syok Hipovolemik


pembuluh
Perdarahandarah
Trombositopeni
Renjatan Hipovolemik
Merangsang &
dan Hipotensi
mengaktivasi factor
pembekuan
Kebocoran Plasma

DIC

Resiko Perdarahan

Resiko perfusi
jaringan tidak efektif

Asidosis Metabolik Hipoksia Jaringan

Resiko Syok (Hipovolemik) Kekurangan volume cairan Ke Ekstravaskuler

Paru-paru Hepar Abdomen

Efusi Pleura Hepatomegali Ascites

Mual, Muntah
Ketidakefektifan pola
nafas Penekanan intra abdomen
Ketidak seimbangan
nutrisi kurang dari
Nyeri kebutuhan tubuh