Anda di halaman 1dari 5

FORENSIK

Video 1 – FK Halu Oleo

https://www.youtube.com/watch?v=hA4dgLQYt6Y&has_verified=1

Kasus 1: KDRT

1 Memperkenalkan Diri

2 Menerima SPVR dari penyidik, Cek Kelengkapan, Ttd

Anamnesis:

1 Identitas (Nama, Umur, Alamat, Pekerjaan)

2 Kronologis Kejadian (Waktu, Lokasi dan Pelaku) +Why/How

3 Lokasi Luka () +Sebab/Cara, Alat

4 Keluhan (Nyeri/Perdarahan, Pusing/Kehilangan Kesadaran)

5 Korban/Pelaku mengonsumsi alkohol saat kejadian?

6 Setelah Kejadian Apakah Ada Perawatan Medis? (Obat, Dokter Lain)

7 Kejadian Berulang Kali atau Baru?

Mendokumentasikan Temuan (Luka dll.) – minta informed consent terlebih dahulu

Pemeriksaan: - informed consent dulu

1 Keadaan Umum (TTV dan Kesadaran) – TD, Denyut Nadi, Suhu Tubuh

2 Cuci Tangan – Memakai Handscoon

3 Inspeksi Kepala sampai Kaki

4 Membersihkan Luka (dengan Kasa)

5 Deskripsi Luka (Jumlah, Lokasi, Bentuk, Ukuran, Sifat) – pakai penggaris


Kasus 2: Kekerasan Seksual (sepertinya tidak keluar/tidak sedetil ini ujiannya)

1 Menerima SPVR, Cek Kelengkapan, TTD (dibaca kasus, tempat, korban, dan tersangka)

Anamnesis: - ke Ibunya

1 Identitas Pengantar (Nama, Umur, Tempat Tinggal) – ibu

2 Identitas (Nama, Umur)

3 Kronologi (Waktu, Lokasi, Pelaku) +Why/How

4 Menanyakan ada/tidaknya kekerasan sebelum kejadian

-ditanyakan ke korban-

5 Menanyakan adanya penetrasi pada saat kejadian

6 Keluhan (Nyeri, Perdarahan, Keluar Cairan dari Kemaluan) – Gangguan BAB BAK (tidak terkontrol?)

7 Menanyaka apa yang dilakukan setelah kejadian (di rumah) – mandi?

-ibu-

8 Menanyakan perubahan perilaku korban

9 Riwayat Haid (sudah pernah haid?)

Pemeriksaan: - informed consent ke ibu (dan korban) dulu

1 Keadaan Umum TTV (TD, Denyut Nadi, Suhu Tubuh)

2 Cuci Tangan – Memakai Handscoon

3 Inspeksi Kepala sampai Kaki

4 Deskripsi Luka (Jumlah, Lokasi, Bentuk(beraturan?), Ukuran(PxL), Sifat(batas tegas?, warna)) –


pakai penggaris

5 Pemeriksaan daerah paha, vulva, dan perineum – posisi litotomi

6 Inspeksi dan Deskripsi Luka

7 Pemeriksaan Selaput Dara (Robekan? Lama/baru? Arah jam?)

8 Swap Vagina – kapas lidi (swap perineum/vulva dan dalam vagina/fornix posterior – oleskan ke
object glass)
9 Pemeriksaan Anus (Inspeksi dan Deskripsi Luka)

10 Pemeriksaan colok dubur (sudah tidak direkomendasikan)

11 Swap Anus

12 Bucal Swap
Video 2 – Future Doctor ID

https://youtu.be/yGwpYZMVi74

Dokumentasi Forensik dan Deskripsi Luka

Kasus: Penganiayaan

1 Persiapan Alat dan Bahan

2 Mengecek Kelengkapan SPVR

3 Cuci Tangan – Handscoon

-anamnesis diskip-

-pemeriksaan dan dokumentasi-

4 Ukur Tekanan Darah

5 TB/BB – pasien berdiri posisi anatomis difoto full body

6 Pengambilan foto regional

7 Foto barang bukti

-deskripsi luka-

8 Regio, Ukuran, jarak (sb x.y,z), batas tegas?, tepi rata?, tebing luka lemak kulit otot, dasar otot,
perdarahan otot, jembatan jaringan, ujung luka tumpul?, sekitas luka warna?

9 Diagnosis: Satu buah luka terbuka di regio lengan atas sisi depan

10 Penyebab: Trauma Tajam

11 Derajat Luka: Sedang

-Dokumentasi Body Chart-

-Isi SPVR dan VeR-


Video 3 – FK Unand

https://youtu.be/xXxUPHwHumI

Kasus: Penganiayaan

1 Menerima SPVR, Cek kelengkapan, TTD berkas acara

2 Perkenalan

Anamnesis

1 Kronologis

2 Informed Consent u/ Pemeriksaan dan Dokumentasi

Pemeriksaan

1 TTV (TD, Nadi, Nafas dan Suhu)

2 Cuci Tangan – Handscoon

3 Inspeksi Full Body

4 Deskripsi Luka

Regio (eg. Pipi kn/kr, dada kn/kr, ekstrimitas atas kn/kr dpn/blk etc)

Ordinat x (GPD/GPB), y (struktur anatomi terdekat), z (kedalaman)

Jenis (Memar, Lecet, Terbuka Tepi Rata/Tidak) – dasar otot, sudut lancip

Ukuran (panjang x lebar)

5 Dokumentasi/Foto dengan Label

6 Lepas Handscoon – Cuci Tangan

7 KIE (VeR diberikan beberapa hari lagi ke penyidik)