Anda di halaman 1dari 2

Nama : Denisyah Tria Putri Firdaus

No, Absen : 29
NIM : 200421622059
Offering : D4

A. Soal dan Latihan

1. Jelaskan pengertian Iman, Islam dan Ihsan!


- Iman : iman artinya percaya/yakin. Sedangkan menurut istilah iman berarti
mengucapkan dengan lisan, membenarkan dengan hati dan melaksanakan
dengan anggota badan.
- Islam : menurut bahasa islam berarti patuh, tunduk, dan berserah diri. Islam
adalah nama agama wahyu yang diturunkan Allah S.W.T kepada
rasul-rasulNya (mulai dari Nabi Adam a.s sampai Nabi Muhammad SAW)
yang berisi wahyu Allah untuk disampaikan kepada manusia.
- Ihsan : Secara bahasa Ihsan berarti berbuat baik. Secara terminologis, Ihsan
berarti apabila seseorang beribadah kepada Allah seolah-olah ia melihat–
Nya. Jika ia tidak mampu melihat–Nya, maka ia harus yakin bahwa Allah
melihat perbuatannya.

2. Apa yang dimaksud bid'ah dholalah dan hasanah? Sebutkan faktor-faktor yang
menyebabkan orang melakukannya, dan kemukakan pendapat anda terhadap
sebutan bidah hasanah tersebut!
- Bid’ah dholalah : bid’ah yang sesat. Yakni melakukan yang tidak
diperintahkan Allah atau dicontohkan dalam ibadah. Faktor-faktor
penyebabnya tidak selamanya karena ketidaktahuan dan kesalahan informasi
yang diterima, bisa juga terjadi karena keinginan untuk lebih mendekatkan diri
kepada Allah sehingga terjerumus sikap berlebihan dalam melaksanakan
ibadah. Bisa juga karena malas melakukan ibadah sehingga merubah
ketentuan cara melaksanakannya dan tinggalan budaya leluhur yang apabila
ditinggalkan takut akan terjadi bencana.
- Bid’ah hasanah : Bid’ah yang baik. Yakni suatu hal baru yang baik yang tidak
bertentangan dengan prinsip Quran, hadits, atsar Sahabat, ijmak ulama.
Bid’ah ini tidak dilarang oleh agama. Faktor penyebabnya adalah karena
kehidupan terus maju dan berkembang. Tentunya ada hal-hal baru yang
harus kita lakukan atau gunakan agar bisa mengikuti kehidupan yang
sekarang ini dengan syarat hal-hal tersebut tidak bertentangan dengan
Al-Qur’an dan hadist. Selain itu, hal-hal baru tersebut perlu dilakukan untuk
kehidupan yang lebih baik, baik untuk beribadah atau kehidupan sosial. Misal
: para sahabat yang membukukan al-qur’an setelah Nabi Muhammad wafat.

Menurut saya bid’ah hasanah itu tidak apa-apa. Karena dalam kehidupan yang
terus maju ini, kita juga harus melakukan hal-hal baru agar bisa bertahan dalam
kehidupan ini. Misalnya saja memakai hp untuk berkomunikasi, motor, mikrofon,
semua itu adalah hal baru yang tidak dipakai dan dilakukan nabi dan merupakan
hal yang baik karena dapat membantu kehidupan kita. Tentunya kita juga harus
melakukannya dengan baik. Bid’ah hasanah juga tidak melanggar apapun yang
tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah nabi. Jadi, tidak masalah untuk
dilakukan.

3. Uraikan syarat-syarat diterimanya ibadah


- Dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah semata. Ibadah yang kita
lakukan harus benar-benar kita lakukan dan niatkan murni untuk mencari
ridha Allah tanpa ada maksud-maksud lain. Misalnya ingin dipuji teman, agar
dilihat sebagai orang yang sholeh oleh orang lain, dll.
- Dilakukan sesuai dengan ketentuan Allah dan contoh Rasul-Nya. Jika kita
melakukan ibadah yang tidak sesuai dengan apa yang yang telah ditentukan
oleh Allah dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad, itu bisa menjadi bid’ah
dholalah yakni bid’ah yang sesat dan tentunya kita akan mendapatkan dosa.

B. Tugas kontekstual

1. Identifikasi aktifitas-aktifitas yang engkau/temanmu lakukan yang dapat


meningkatkan kualitas iman kalian!
- Menghadiri Majelis ilmu
- Menghadiri majelis sholawat nabi
- Mengikuti kegiatan kegiatan keagamaan yang diadakan di sekolah
- Saling mengingatkan untuk beribadah. Misalnya sholat, puasa sunnah,
shodaqoh, dll

2. Identifikasi aktifitas-aktifitas yang engkau lakukan sehari-hari yang dapat


menurunkan kualitas imanmu!
- Banyak makan dan tidur
- Sering menunda-nunda ibadah
- Bermain hp secara berlebihan
- Saat setelah haid
- Bergaul dengan teman yang lalai akan agama
- Berbicara kotor
- Begadang untuk hal yang tidak berguna