Anda di halaman 1dari 3

BAB III

Tinjauan Teori Penelitian Tindakan Kelas

1. Pengertian PTK

Penelitian tindakan kelas merupakan bagian dari penelitian tindakan (action research), dan juga bagian
dari penelitian secara umum. Sebab penelitian pada dasarnya adalah suatu kegiatan penyelidikan yang
dilakukan menurut metode ilmiah yang sistematis untuk menemukan informasi ilmiah , dan atau
tehnologi baru, Membuktikan kebenaran atau ketidak benaran hipotesis sehingga dapat dirumuskan teori
dan atau proses gejala social.

2. Ciri-ciri PTK

Ciri umum :

a. Situasional, kontekstual, berskala kecil, terokalisasi dan secara langsung relevan dengan situasi nyata
dalam dunia kerja.
b. Memberikan kerangka kerja yang teratur kepada pemecah masalah praktis.
c. Fleksibel dan adaptif sehingga memungkinkan adanya perubahan selama masa percobaan dan
pengabaian pengontrol and karena lebih menekankan sifat tanggap dan penguji cobaan serta pembaharuan
di tempat kejadian atau pelaksanaan PTK.
d. Partisipatori karena penelitian dan/atau anggota tim peneliti sendiri ambil bagian secara langsung atau
tidak langsung dalam melakukan PAK.

Ciri khusus :

a. Dalam penelitian tindakan kelas ada komitmen pada peningkatan pendidikan..


b. Dalam penelitian tindakan kelas, ada maksud jelas untuk melakukan intervensi ke dalam dan
peningkatan pemahaman dan praktik seseorang serta untuk menerima tanggung jawab dirinya sendiri.
c. Pada penelitian tindakan kelas melekat tindakan yang berpengetahuan, berkomitmen, dan bermaksud.
Tindakan dalam PTK direncanakan udah berdasarkan hasil refleksi kritis terhadap praktik terkait
berdasarkan nilai-nilai yang diyakini kebenarannya.

3. Tujuan dan Manfaat PTK

Tujuan utama dari PTK adalah untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran , mengatasi
masalah pembelajaran, meningkatkan profesionlisme, dan menumbuhkan budaya akademik.

Manfaat PTK :
1.Meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan guru di dalam kelas
2.Menumbuhkembang kan resa percaya diri dan sikap positip guru untuk meningkatkan kemampuan dan
kinejanya
3. Memotivasi guru lain yang belum melaksanakan inovasi pembelajaran untuk melakukan PTK
4. Mengembangkan sikap professional guru
5.Mendorong guru untuk mengikuti perkembangan imu dan teknologi terbaru
6.Bagi siswa, dapat mengurangi rasa jenuh siswa mengikuti proses pembelajaran dan mengakibatkan
ppeningkatan hasil belajar siswa
7.Bagi sekolah PTK dapat menjadi masukan untuk mpengembangan kurikulum sekolah.

4. Karakteristik Penelitian PTK

(1). Adanya kegiatan nyata dalam situasi rutin, maksudnya penelitian dilakukan dengan tanpa mengubah
situasi rutin;

(2). Adanya kesadaran untuk memperbaiki kinerja;

(3). SWOT sebagai dasar berpijak, yaitu penelitian tindakan dimulai dengan analisis SWOT;

(4). PTK merupakan upaya empiris sistemik;

(5). Mengikuti prinsip SMART dalam perencanaan tindakan, yaitu: (a) S-spesifik, artinya khusus, tidak
terlalu umum; (b) M-managable, artinya dapat dikelola, dilaksanakan; (c) A-acceptable, maksudnya
dapat diterima lingkungan , atau achievable, maksudnya dapat dicapai, dijangkau; (d) R-realistik,
artinya operasional, tidak diluar jangkauan dan (e) T-time-bound, artinya dibatasi oleh waktu.

5. Prinsip-prinsip PTK

Secara rinci , Kunandar (2011) mengemukakan prinsip PTK secara praktis, yakni:

1. Tidak boleh mengganggu PBM dan tugas mengajar.

2. Tidak boleh terlalu menyita waktu.

3. Metodologi yang digunakan harus dapat dipercaya.

4. Masalah yang dikaji benar-benar ada dan dihadapi guru.

5. Memegang etika kerja (minta izin, membuat laporan dan lain-lain).


6. PTK bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu proses belajar mengajar.

7. PTK menjadi media guru untuk berpikir kritis dan sistematis.

8. PTK menjadikan guru terbiasa melakukan aktivitas yang bernilai akademik dan ilmiah.

9. PTK hendaknya dimulai dari permasalahan pembelajaran yang sederhana, konkret, jelas dan tajam.

10. Pengumpulan data atau informasi dalam PTK tidak boleh terlalu banyak menyita waktu dan terlalu
rumit karena dikhawatirkan dapat mengganggu tugas utama guru sebagai pengajar dan pendidik.

6. .Isu-isu Strategi Seputar Pelaksanaan PTK


Penelitian Tindakan Kelas (PTK) telah diujicobakan dan disosialisasikan pada berbagai kegiatan
pendidikan dan pelatihan guru, beberapa pertanyaan peserta pelatihan tentang PTK menggambarkan isu-
isu sentral tentang pelaksanaan penelitian tindakan kelas itu. Jawaban diberikan untuk memberikan
kemantapan wawasan para guru dalam melaksanakan PTK. Berikut pertanyaan beserta jawabannya.
"Apakah PTK dapat dianggap hanya untuk penelitian berskala kecil?"
Bukan masalah skala besar atau kecil yang mencerminkan suatu penelitian itu sehingga
dianggap suatu penelitian tindakan. Penelitian tindakan pun dapat dilakukan pada skala yang luas
Misalnya, sekolah, organisasi besar masyarakat, perusahaan besar, perkantoran, rumah sakit, dan
seterusnya.Jadi, yang memberi ciri penelitian tindakan kelas itu bukan besar atau kecilnya kelompok.
Penelitian tindakan bercirikan riset kritikal (criticalisme approaches).