Anda di halaman 1dari 66

Jawaban Diskusi

Tatakelola Perusahaan Minggu 1 sd 16

IRFAN DONOFAN
17043016

Minggu ke 2
a. Coba saudara jelaskan kenapa Indonesia membutuhkan Good
Governance itu sekarang.
Jawaban :
Menurut pendapat saya, kenapa Indonesia membutuhkan Good
Governance karena asset Negara Indonesia sangat besar, maka dalam
mengelola semua asset nya perlu dengan cara transparan dan
akuntabilitas sesuai dengan semua prinsip tatakelola perusahaan.

b. Jelaskan definisi dan makna dari Good Governance itu.


Jawaban :
Definisi Good Governance adalah mekanisme pengelolaan sumber
daya dan ekonomi dan social yang melibatkan pengaruh sector Negara
dan non sector pemerintah dalam suatu kegiatan kolektif.
Menurut pendapat saya, makna dari Good Governance adalah tata
kepemerintahan yang baik dalam mengarahkan serta mengendalikan
atau mempengaruhi masalah publik sesuai dengan prinsip dasar dari
good governance. Apabila prinsip tersebut dijalankan dengan baik
akan bisa di gunakan untuk mengukur baik atau buruknya
pemerintahan.

c. Coba saudara jelaskan latar belakang pentingnya Good Governance


itu.
Jawaban :
Istilah Good Governance mulai mengemuka di Indonesia pada akhir
tahun 1990-an seiring dengan interaksi antara pemerintah Indonesia
dengan Negara-negara luar dan lembaga-lembaga donor yang
menyoroti kondisi objektif situasi perkembangan ekonomi dan politik
dalam negeri Indonesia. Mesyarakat melihat dan merasakan bahwa
salah satu penyebab terjadinya krisis multidimensional saat ini adalah
terjadinya KKN dan sudah sedemikian rupa mewabah dalam segala
aspek kehidupan.

d. Jelaskan karakteristik good governance itu sendiri.


Jawaban :
Karakteristik dari good governance adalah sebagai berikut :
1) Diakuinya semangat pluralism
Pluralism bertujuan mendasarkan umat melalui perbedaan
konstruktif dan dinais dan merupakan sumber dan motivator
terwujudnya kreativitas akibat adanya perbedaan.Namun, dengan
catatan, identitas sejati tetap terjaga.
2) Tingginya sikap toleransi
Toleransi dapat diartikan sebagai sikap mendengar dan menghargai
pendapat dan pendirian orang lain.
3) Tegaknya prinsip demokrasi
Demokrasi bukan sekedar kkebebasan dan persaingan, demokrasi
juga merupakan suatu pilihan untuk bersama-sama membangun
dan memperjuangkan perkehidupan warga dan masyarakat yang
semakin sejahtera.

e. Jelaskan prinsip-prinsip good governance dan bagaimana maksutnya.


Jawaban :
Berikut beberapa prinsip dari Good Governance :
1) Keterbukaan
Dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan
keterbukaan dalam mengemukakan informasi materiil dan relevan
mengenai perusahaan. Perusahaan akan menyediakan informasi
yang cukup, akurat, dan tepat waktu kepada seluruh stakeholders,
sehingga pihak-pihak yang mempunyai keterkaitan dengan
perusahaan mengetahui ;
-resiko yang mungkin terjadi keuntungan yang dapat diperoleh
dalam melakukan transaksi dengan perusahaan
- ikut serta dalam mekanisme pengawasan terhadap jalannya
perusahaan.
2) Akuntabilitas
Kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban organ-
organ perusahaan sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana
secara efektif.Akuntabilitas menciptakan pengawasan efektif yang
mendasarkan pada keseimbangan hak dantanggungjawab antara
pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.
3) Tanggungjawab
Kesesuaian didalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip perusahaan
yang sehat.Perusahaan memenuhi dan mematuhi hukum dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku,termasuk didalamnya
pemenuhan hak-hak stakeholders, keselamatan dan kesehatan
kerja, dan penghindaran dari praktik bisnis yang tidak sehat.
4) Kemandirian
Keadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional tanpa
benturan kepentingan dan intervensi dari pihak manapun yang
tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku
dan prinsip-prinsip perusahaan yang sehat.Dalam menjalankan
tugas kepengurusan perusahaan dan dalam melaksanakan peran
pengawasan atas jalannya perusahaan bebas dari intervensi pihak
luar.
5) Kewajaran
Keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak stakeholders
yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Serta kepada stakeholders diberikan
perlindungan, kesempatan dan perlakuan yang wajar untuk
menuntut jika terjadi pelanggaran terhadap hak mereka.

f. Salah satu prinsip good governance itu transparansi. Jelaskan tujuan


dan indicator transparansi tersebut.
Jawaban :
Tujuan tansparansi, membangun rasa percaya antara pemerintah
dengan public yang mana pemerintah harus memberikan informasi
akurat bagi public yang membutuhkan.
Indicator transparansi, terdapat tiga aspek yaitu; adanya kebijakan
terbuka terhadap pengawasan, adanya akses informasi sehingga
masyarakat dapat menjangkau informasi dari setiap segi kebijakan
pemerintah, dan berlakunya prinsip check and balance antara lembaga
eksekutif dan legislative.

g. Jelaskan apa itu akuntabilitas.


Jawaban :
Menurut pendapat saya, akuntabilitas adalah kejelasan fungsi,
pelaksanaan dan pertanggungjawaban organ-organ perusahaan
sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana secara
efektif.Akuntabilitas menciptakan pengawasan efektif yang
mendasarkan pada keseimbangan hak dan tanggungjawab antara
pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.

h. Jelaskan apa pengaruhnya kalau akuntabilitas itu dilakukan oleh


pemerintah ?.
Jawaban :
Menurut pendapat saya apabila akuntabilitas diterapkan dan dilakukan
oleh pemerintah akan mempengaruhi kinerja dari pemerintahan itu
sendiri dan dalam pengelolaan nya dapat terlaksanakan secara efektif.

i. Coba saudara jelaskan mengapa pelayanan publik menjadi titik


strategis untuk memulai pengembangan dan penerapan good and clean
governance di Indonesia.
Jawaban :
Menurut pendapat saya, karna pelayanan public mencirikan Good
Governance dapat dilakukan dengan lebih mudah dan nyata oleh
birokrasi pemerintah.Pelayanan public juga melibatka kepentingan
semua unsur governance. Pelayanan public juga mampu
membangkitkan dukungan dan kepercayaan masyrakat, dan lain lain.

Minggu ke 3
a. Dilihat dari sisi Good Governance , coba jelaskan apa yang harus
dilakukan pemerintah agar tingkat korupsi bisa diminimalisasi.
Jawaban :
Menurut para ahli, korupsi merupakan tindakan seseorang dalam
melakukan kecurangan yang ilegal dengan menyalahgunakan
kepercayaan publik.Pada umumnya hal tersebut di lakukan oleh para
pejabat publik, politis dan sebagainya.Korupsi juga bisa terjadi karena
adanya kesemptan, keserakahan, motivasi untuk melakukan nya.Indeks
persepsi korupsi Indonesia mencapai skor 40.Kurangnya kesadaran
individu mengenai dampak tindakan korupsi membuat dan kurangnya
kesadaran atas hukum yang berlaku serta kurang tegasnya pemerintah
dalam menangani kasus korupsi yang ada di Indonesia.
Tindakan yang seharusnya di lakukan pemerintah agar tingkat
korupsi bisa diminimalisir sebaiknya pemerintah menerapkan prinsip
goodgovernance guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap
pemerintah, prinsip dari goodgovernance yaitu profesionalitas,
transparansi, akuntabilitas, pelayanan prima, demokrasi, efesiensi,
efektivitas, supremasi hukum dan dapat di terima oleh masyarakat.
Selanjutnya memperkuat hukum yang berlaku di Indonesia mengenai
pelanggar tindakan korupsi serta melakukan penanganan kasus korupsi
secara transparan.

b. Coba saudara jelaskan mengapa penerapan Good Governance tidak


sama disetiap daerah.
Jawaban :
Ya memang benar di Indonesia telah menerapkan GCG pada setiap
daerahnya, tetapi setiap daerah memiliki kebijakan otonomi terhadap
daerahnya seperti yang telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 22
Tahun 1999. Bahwa, setiap daerah diberikan kewenangan kepada
pemerintah daerah untuk mengelola atau mengurus rumah tangganya
sendiri karena pemerintah daerah lebih paham dan mengerti apa yang
menjadi kebutuhan dari daerah tersebut. Berarti bahwa setiap daerah
dalam menerapkan GCG berbeda-beda tergantung kebijakan, visi dan
misi, gaya kepemimpinan pemerintah daerah itu sendiri. Menurut saya
hal tersebutlah yang menyebabkan penerapan dan hasil dari penerapan
GCG berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain.

c. Coba saudara jelaskan perbaikan layanan masyarakat dalam rangka


mencapai good governance.
Jawaban :
Perbaikan layanan masyarakat dalam rangka mencapai good
governance adalah :
1) Perizinan dan non perizinan
Bentuk organisasinya cukup variatif, mulai dari pos, satuan
layanan, unit, kantor dan dinas. Umumnya seluruh organisasi
tersebut telah mencantumkan secara transparan syarat, biaya dan
prosedur perizinan dan non perizinan
2) Layanan public di bidang kesehatan
Peningkata layanan public dibidang kesehatan misalnya pemkot
pekanbaru yang memberikan layana kesehatan ratis di luar
tindakan.
3) Layanan public di bidang pendidikan
Pemkab.Jembrana dan pemkot.Pekanbaru jenis layanan adalah
kebijakan SPP gratis dan buku gratis. Kebijakan ini akhirnya
dipandang baik oleh pusat akhirnya membebaskan SPP mulai dari
SD sampai SMU pada sekolah negeri.

d. Bagaimana pula perbaikan dengan system manajemen dan


pemberdayaan masyarakat
Jawaban :
Perbaikan system manajemen dengan cara ;
1) Tunjangan kesejahteraan dan kinerja. Hamper semua pemerintah
daerah yang didatangi memberikan tunjangan kesejahteraan kepada
pegawainya. Dasar hukumnya sebagian besar adalah keputusan
bupati dengan persetujuan dari DPRD. Proses pemberian tunjangan
kesejahteraan didasarkan pada kehadiran dan atau kinerja
2) Manajemen kinerja. Bebrapa prakter Good Governance yang
dilakukan oleh daerah-daerah studi terkait dengan manajemen
kinerja adalah anggaran berbasis kinerja, laporan akuntabilitas
kinerja pemerintah, kontrak kinerja, penilaian kinerja, re-oranisasi
dan tata kerja seta pakta integritas.
Pebaikan pembedayaan masyarakat dengan cara pemerintah
melakukan pemberdayaan partisipasi masyarakat, revolving
masyarakat, pengaduan masyrakat dalam bentuk sms dan dialog
interaktif.
e. Coba saudara jelaskan kunci keberhasilan good governance dari sisi
komitmnen pimpinan
Jawaban :
Kunci keberhasilan good governance adalah :
1) Komitmen pemimpin, konsistensi pimpinn tertinggi di daerah yang
bersungguh-sungguh melaksanakan perbaikan tatakelola
pemerintahan dilingkungannya
2) Dasar hukum yang kuat, setiap pelaksanaan kebijakan dalam
rangka perbaika system tatakelola pemerintahan yang baik, harus
memiliki dasar hokum yang kuat, baik dalam bentuk peraturan atau
keputusan kepala daerah maupun peraturan daerah.
3) Dukungan dari lingkungan internal dan masyarakat, atas kebijakan
perbaikan tatakelola pemerintahan sangat diperlukan karena
kebijakan tersebut diciptakan, dikelola dan diperuntukkan bagi
mereka.
4) Inisiatif internal, untuk memperbaiki system tatakelola
pemerintahan yang baik idealnya uncu dari gagasan-gagasan
internal jajaran pegawai maupun pimpinan yang berada di
lingkungan pemerintah yang bersangkutan.

f. Untuk melaksanakan good governance harus ada landasan yang kuat.


Coba saudara jelaskan
Jawaban :
Setiap pelaksanaan kebijakan dalam rangka perbaika system tatakelola
pemerintahan yang baik, harus memiliki dasar hokum yang kuat, baik
dalam bentuk peraturan atau keputusan kepala daerah maupun
peraturan daerah.Dalam rangka keberlanjutan suatu kebijakan
tatakelola pemerintahan yang baik sebaiknya dasar hokum yang
dipakai adalah perda. Dengan dasar hokum perda, walaupun terjadi
pergantingan pimpinan daerah, kebijakan masih akan tetap berjalan.
g. Menurut saudara kenapa konsep good governance ini perlu
dikembangkan.
Jawaban :
Karena sebagai bentuk kekecewaan terhadap konsep government yang
terlaly meletakka Negara (pemerintah) dalam posisi yang terlalu
dominan.

Minggu ke 4
a. Jelaskan apa apa saja yang telah dilakukan oleh Bupati Gamawan
Fauzi sehingga beliau bisa dikatakan pelopor Good Governance di
Indonesia.
Jawaban :
Bapak Bupati Gamawan Fauzi bisa dikatakan pelopor Good
Governance adalah karna beliau bisa dan berhasil memerangi korupsi
dan atas keberhasilan beliau memerangi korupsi, beliau meraih Bung
Hatta Award. Selain itu, beliau juga pro kepada rakyatnya dengan
menjunjung tinggi keadilan.
Yang dilakukan oleh Bupati Gamawan Fauzi adalah sebagai berikut :
1) Membentuk Pos Pelayanan Satu Pintu pada tahun 1996
2) Membentuk Giro to Giro (G to G) pada tahun 2004
3) Membentuk Tunjangan Daerah
4) Membentuk Sistem Pengadaan Barang dan Jasa
5) Membentuk Anggaran berbasis kinerja
6) MembentukPerformance Agreement,
7) MembentukPartisipasi Masyarakat,
8) MembentukLAKIP,
9) MembentukPola Partisipatif dan
10) MembentukRevolving Fund.

b. Jelaskan Dasar hukum pelaksnaan Good governance yang telah


dilakukan oleh Bupati Gamawan Fauzi
Jawaban :
Dasar hukum yang digunakan saat pelaksanaan Good Governance
yang telah dilakukan oleh Bupati Gamawan Fauza adalah sebagai
berikut :
1) Perjanjian kerjasama antara Pemerintah dengan PT. Pos Indnesia
(Persero) Kantor Pos Solok Nomor 181/10/Huk-2000 dan
3017/Sekwil-2/2000 tanggal 1 September 2000 tentang Pelayanan
Umum kepada Masyarakat. POSYANTU Plus diperuntukkan bagi
masyarakat yang berada jauh dari pusat kabupaten
2) SK Bupati Solok No.32/Bup-2004 tentang Prosedur Pelayanan
Pencairan SPP melalui Loket Satu Pintu pada BPKD Kab.Solok.
3) Surat Keputusan No.27/Bup-2004 tentang pemberian tunjangan
daerah bagi Bupati, Wakil Bupati, PNS dan oegawai tidak tetap di
lingkungan Pemerintah Kab. Solok Tahun Anggaran 2004
4) SK Bupati Solok No.28 Tahun 2005, yang sebagian besar mengacu
kepada Kepres Nomor. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman
pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah
dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 32
Tahun 2005.
5) Dasar hukum performance agreement adalah nota kesepakatan.
6) Dasar hukum partisipasi masyarakat di kabupaten Solok adalah
Perda No.5/1999 rev Perda No.7/2000 dan Perda No.5 Tahun
2004.

c. Jelaskan bagaimana pelaksanaan Pos pelayanan satu pintu


(POSYANTU) yang dilaksanakannya.
Jawaban :
Ide ini berawal dari adanya keluhan-keluhan dari masyarakat atas
pelayanan pemerintah daerah. Pelayanan kepada masyarakat selama
ini terkesan tidak efisien, tidak profesional, tidak transparan, tidak
jelas, dan bahkan berbelit-belit. Tujuan POSYANTU adalah untuk
memberikan pelayanan perizinan dan non perizinan kepada masyarakat
secara transparan dalam hal waktu, biaya dan prosedur. Setelah
melakukan operasi selama 1 tahun dan berdasarkan evaluasi yang
dilakukan POSYANTU kemudian disempurnakan menjadi
POSYANTU Plus, yang melibatkan Pos dan Giro.

d. Bagaimana pula system yang dilakukan agar POSYANTU tersebut


bisa berjalan sesuai dengan rencana dengan pelanggaran yang sangat
minimal.
Jawaban :
System yang dilakukan agar POSYANTU bisa bejalan sesuai dengan
rencana dengan cara memberikan pelayanan perizinan dan non
perizinan kepada masyarakat secara transparan dalam hal waktu, biaya
dan prosedur.

e. Bagaimana Pelaksanaan G to G yang dilakukan Kab Solok.


Jawaban :
G to G pelayanan prima diberikan kepada Unit Kerja di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Solok. Memberikan kemudahan Unit kerja
Pengguna Anggaran dalam pengurusan uang. Memberikan kepastian
waktu pelayanan kepada Pemegang Kas menghindarkan terjadinya
praktek memberi dan menerima dalam pengurusan/penerbitan SPMU
pada BPKD. Mengurangi resiko terjadinya kehilangan uang bagi
pemegang kas. 

f. Jelaskan keuntungan yang bisa dinikmati dari pelaksanaan G to G


tersebut dari sisi pemerintah.
Jawaban :
Keuntungan yang bisa dinikmati dari pelaksanaan G to G dari sisi
pemerintah adalah memberikan kemudahan Unit kerja Pengguna
Anggaran dalam pengurusan uang. Memberikan kepastian waktu
pelayanan kepada Pemegang Kas menghindarkan terjadinya praktek
memberi dan menerima dalam pengurusan/penerbitan SPMU pada
BPKD. Mengurangi resiko terjadinya kehilangan uang bagi pemegang
kas.
h. Coba saudara jelaskan mengapa perlu adanya Pakta Integritas.
Jawaban :
Pakta Integritas sangaat perlu karena untuk mewujudkan aparatur
negara yang bersih, berwibawa serta bebas dari unsur KKN;
mewujudkan kesepakatan dan kejujuran bersama antara pemerintah,
dunia usaha, dan masyarakat untuk menghindari terjadinya praktek-
praktek KKN; mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan masyarakat yang prima (best excelent); menuju birokrasi
pemerintahan yang bersih, profesional, tanggap dan
bertanggungjawab.

i. Terkait dengan tunjangan daerah muculnya istilah meja air mata dan
meja mata air.Apa tindakan yang dilakukan bupati untuk
menghilangkan istilah tersebut.
Jawaban :
Tindakan bupati untung menghilangkan istilah meja air adalah dengan
cara menghilangkan seluruh jenis honor proyek, dan kemudian
menggantikannya dalam bentuk tunjangan daerah yang didistribusikan
secara merata ke seluruh pegawai di lingkungan Pemkab. Solok,
termasuk guru dan tenaga honorer.

j. Jelaskan hasil bagaimana pendapat saudara tentang tindakan tersebut.


Jawaban :
Kebijakan tunjangan daerah secara umum memang hanya
meningkatkan pendapatan pegawai di bawah eselon III. Sementara
pegawai eselon III ke atas ratarata menurun tingkat pendapatannya
dengan tingkat penurunan yang cukup besar. Namun demikian, bila
dihitung, jumlah pegawai yang mendapatkan tambahan pendapatan
jauh lebih besar daripada yang mengalami penurunan pendapatan.
Demi azas pemerataan, kebijakan ini tetap mendapat dukungan penuh
dari seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab. Solok. Selain
dari itu sikap bupati yang tegas juga membuat kebijakan ini berjalan
dengan lancar

Minggu ke 5
a. Jelaskan apayang dimaksud dengan Good Corporate Governance
tersebut.
Jawaban :
Good Corporate Governance merupakan suatu sistem pengendalian
internal perusahaan yang tujuan utamanya adalah pengendalian risiko
yang signifikan guna memenuhi tujuan bisnis melalui pengamanan
aset dan mening- katkan nilai perusahaan dalam jangka panjang.

b. Jelaskan latar belakang munculnya GCG tersebut.


Jawaban :
GCG muncul atas reaksi para pemegang saham di Amerika Serikat
pada tahun 1980-an yang terancam kepentingannya (Budiati, 2012).
Saat itu di Amerika terjadi gejolak ekonomi yang luar biasa yang
mengakibatkan banyak perusahaan yang melakukan restrukturisasi
dengan menjalankan segala cara untuk merebut kendali atas
perusahaan lain.
Tindakan ini menimbulkan protes keras dari masyarakat atau
publik.Publik menilai bahwa manajemen dalam mengelola perusahaan
mengabaikan kepentingan-kepentingan para pemegang saham sebagai
pemilik modal perusahaan.Merger dan akuisi pada saat itu banyak
merugikan para pemegang saham akibat kesalahan manajemen dalam
pengambilan keputusan.Untuk menjamin dan mengamankan hak-hak
para pemegang saham, muncul konsep pemberdayaan Komisaris
Independensebagai salah satu wacana penegakan GCG. Komisaris
Independen adalah Anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki
hubungan dengan Direksi, Anggota Dewan Komisaris lainnya dan
Pemegang Saham pengendali, serta bebas dari hubungan bisnis.
Di Indonesia, konsep GCG mulai dikenal sejak krisis ekonomi
tahun 1997 krisis yang berkepanjangan yang dinilai karena tidak
dikelolanya perusahaan–perusahaan secara bertanggungjawab, serta
mengabaikan regulasi dan sarat dengan praktek (korupsi, kolusi,
nepotisme) KKN (Budiati, 2012). Pada tahun 1998 peraturan BEI
emiten yang tercatat di BEI yang mewajibkan untuk mengangkat
Komisaris Independen dan membentuk Komite Audit dan GCG mulai
di kenalkan pada seluruh perusahaan publik di Indonesia.

c. Jelaskan makna tersirat dari lahirnya GCG tersebut.


Jawaban :
Perusahaan bukanlah sekedar mesin yang mengubah input menjadi
output tetapi adalah lembaga insani yang punya nilai , cita dan
tanggung jawab sosial.
d. Mengapa komisaris independen harus berasal dari pihak luar.
Jawaban :
Menurut pendapat saya, karena agar bebas dari hubungan bisnis
atau hubungan lainnya yang dapat mempengaruhi kemampuannya
untuk bertindak independen atau bertindak semata-mata demi
kepentingan perusahaan.

e. Jelaskan peranan pemerintah dalam pelaksanaan GCG tersebut.


Jawaban :
Pemerintah berperan dalam menyusun UU dan menyempurnakan
UU sesuai dengan kepentingan usaha, sertamengikut sertakan dunia
usaha dalam penyusunannya dan menciptakan sistem politik yang
sehat dengan penyelnggara negara yang berintegritas tinggi, bebas
KKN serta meningkatkan pelayanan masyarakat

Minggu ke 6
a. Jelaskan model model perkembangan GCG
Jawaban:
GCG awalnya diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia dan IMF
untuk merecovery ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk.April
2001 komite nasional Indonesia yang menangani GCG di Indonesia
mengeluarkan The Indonesia Code for GCG.

b. Jelaskan juga masaalah apa yang terjadi sehingga terjadi


perkembangan tersebut.
Jawaban :
Saat itu di Amerika terjadi gejolak ekonomi yang luar biasa yang
mengakibatkan banyak perusahaan yang melakukan restrukturisasi
dengan menjalankan segala cara untuk merebut kendali atas
perusahaan lain. Tindakan ini menimbulkan protes keras dari
masyarakat atau publik.Publik menilai bahwa manajemen dalam
mengelola perusahaan mengabaikan kepentingan-kepentingan para
pemegang saham sebagai pemilik modal perusahaan.Merger dan akuisi
pada saat itu banyak merugikan para pemegang saham akibat
kesalahan manajemen dalam pengambilan keputusan.
Untuk menjamin dan mengamankan hak-hak para pemegang
saham, muncul konsep pemberdayaan Komisaris Independensebagai
salah satu wacana penegakan GCG. Komisaris Independen adalah
Anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan dengan
Direksi, Anggota Dewan Komisaris lainnya dan Pemegang Saham
pengendali, serta bebas dari hubungan bisnis. Di Indonesia, konsep
GCG mulai dikenal sejak krisis ekonomi tahun 1997 krisis yang
berkepanjangan yang dinilai karena tidak dikelolanya perusahaan–
perusahaan secara bertanggungjawab, serta mengabaikan regulasi dan
sarat dengan praktek (korupsi, kolusi, nepotisme) KKN (Budiati,
2012).
Pada tahun 1998 peraturan BEI emiten yang tercatat di BEI yang
mewajibkan untuk mengangkat Komisaris Independen dan membentuk
Komite Audit dan GCG mulai di kenalkan pada seluruh perusahaan
publik di Indonesia.

c. Coba saudara jelaskan apa tindakan yang harus dilakukan perusahaan


agar akuntabilitas dari GCG ini berhasil dengan baik.
Jawaban :
Menurut pendapat saya tindakan yang dilakukan perusahaan agar
akuntabilitas dari GCG berjalan dengan baik dengan memberikan
kejelasan fungsi dan pertangungjawabansehingga pengelolaannya
berjalan efektif.

d. Coba saudara jelaskan apa tindakan yang harus dilakukan perusahaan


agar responsibitas dari GCG ini berhasil dengan baik.
Jawaban :
Menurut pendapat saya tindakan yang dilakukan perusahaan agar
responsibilitas dari GCG berjalan dengan baik dengan memberikan
kesesuaian pengelolaan perusahaan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan prinsip pengelolaan perusahaan yang
sehat.
e. Coba saudara jelaskan apa tindakan yang harus dilakukan perusahaan
agar independensi dari GCG ini berhasil dengan baik.
Jawaban :
Menurut pendapat saya tindakan yang dilakukan perusahaan agar
independensi dari GCG berjalan dengan baik dengan memberikan
pengelolaan perusahaan secara profesional tanpa pengaruh/tekanan
dari pihak manapun

f. Coba saudara jelaskan factor internal yang dapat melemahkan


pelaksanaan GCG ini.
Jawaban :
Faktor ini terjadi karena adanya perbedaan kepentingan antara
direksi dengan pemilik saham. Misalnya antara Lain:
 Maximizing growth, not earning
 Diversifying risk.
Manager mengembangkan perusahaan hanya bertujuan untuk
membagi risk sehingga kinerjanya selalu dianggap bagus
 Managerial Entrechment
Pengembangan perusahaan hanya dilakukan kalau spesifikasinya
cocok dengan keahlian manager.
 Managerial Inrichment
Pemisahan antara kepemilikan dengan pengelolaan menyebabkan
manager berpeluang untuk memperhatikan kepentingannya sendiri
serta mengabaikan maksimalisasi laba yang diinginkan pemilik

g. Coba saudara jelaskan factor eksternal yang dapat melemahkan


pelaksanaan GCG ini.
Jawaban :

h. Faktor apa yang harus diperhitungkan untuk mencapai keberhasilan


GCG ini.
Jawaban :
1) Mengurus perusahaan, menyusun visi dan misi serta menyusun
rencana jangka pendek dan panjang perusahaan.
2) Internal Control dengan tujuan menjaga kekayaan dan kinerja
perusahaan serta memenuhi tuntutan undang-undang.
3) Manajemen Risiko., yaitu menyusun dan melaksanakan
manajemen risiko yang mencakup seluruh kegiatan perusahaan.
4) Komunikasi. Memastikankelancaran komunikasiantara perusahaan
dengan stake holder dengan memberdayakan sekretaris perusahaan.
5) Tanggung jawab sosial. Merencanakan secara tertulis dan fokus
melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan.

Minggu ke 7
a. Jelaskan bagaimana konsep pelaksanaan GCG yang dilakukan di
Indonesia
Jawaban :
1) Keterbukaan
Dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan
keterbukaan dalam mengemukakan informasi materiil dan relevan
mengenai perusahaan. Perusahaan akan menyediakan informasi
yang cukup, akurat, dan tepat waktu kepada seluruh stakeholders,
sehingga pihak-pihak yang mempunyai keterkaitan dengan
perusahaan mengetahui ;
-resiko yang mungkin terjadi keuntungan yang dapat diperoleh
dalam melakukan transaksi dengan perusahaan
- ikut serta dalam mekanisme pengawasan terhadap jalannya
perusahaan.
2) Akuntabilitas
Kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban
organ-organ perusahaan sehingga pengelolaan perusahaan
terlaksana secara efektif.Akuntabilitas menciptakan pengawasan
efektif yang mendasarkan pada keseimbangan hak
dantanggungjawab antara pemegang saham, dewan komisaris dan
direksi.

3) Tanggungjawab
Kesesuaian didalam pengelolaan perusahaan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
perusahaan yang sehat.Perusahaan memenuhi dan mematuhi
hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,termasuk
didalamnya pemenuhan hak-hak stakeholders, keselamatan dan
kesehatan kerja, dan penghindaran dari praktik bisnis yang tidak
sehat.
4) Kemandirian
Keadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional
tanpa benturan kepentingan dan intervensi dari pihak manapun
yang tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan yang
berlaku dan prinsip-prinsip perusahaan yang sehat.Dalam
menjalankan tugas kepengurusan perusahaan dan dalam
melaksanakan peran pengawasan atas jalannya perusahaan bebas
dari intervensi pihak luar.
5) Kewajaran
Keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak
stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Serta kepada stakeholders
diberikan perlindungan, kesempatan dan perlakuan yang wajar
untuk menuntut jika terjadi pelanggaran terhadap hak mereka.
b. Jelaskan bagaimana pelaksanaan GCG dalam bentuk internal control .
Jawaban :
Pelaksaan GCG dalam bentuk internal control adalah melakukan
pemeriksaan intern dengan melaksanakan aktivitas penilaian yang
bebas dalam suatu organisasi untuk menelaah kembali kegiatan-
kegiatan dalam bidang akutansi, keuangan, dan bidang-bidang operasi
lainnya sebagai dasar pemberian layanannya pada manajemen.

c. Untuk memperlancar komunikasi antara direksi dengan stock holder


diangkat seorang sekretaris perusahaan. Jelaskan apa sebenarnya
fungsi sekretaris tersebut.
Jawaban :
1) Mengikuti perkembangan peraturan pasar modal yang berlaku.
2) Memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap informasi yang
dibutuhkan owner terkait kondisi emiten atau perusahaan.
3) Penghubung antara emiten dengan bapepam dan masyarakat.

Jadi fungsi sekretaris perusahaan adalah pada dasarnya membantu


direksi untuk bisa berhubungan stake holdernya sebagai upaya untuk
meningkatkan loyalitas stake holder. Menyusun laporan manajemen
serta kegiatan yang berkaitan dengankesektariatan, penanganan hukum
,pengelolaan kehumasan sistem manajemen mutu dan sistem informasi
manajemen
d. Pemegang saham mayoritas sangat berkeinginan untuk
memaksimalkan kepentingannya sehingga ada kemungkinan
pemegang saham minoritas terpinggirkan kepentingannya. Jelaskan
fungsi komisaris independen dalam membela kepentingan minoritas
ini.
Jawaban :
Fungsi Komisaris Independen dalam membela kepentingan
minoritas ini adalah untuk mendorong prinsip tata kelola perusahaan
yang baik (good corporate governance) serta memastikan bahwa
perusahaan memiliki informasi, sistem pengendalian, dan sistem audit
yang bekerja secara baik. Komisaris independen berfungsi sebagai
kekuatan penyeimbang dalam pengambilan keputusan oleh komisaris
dalamrangka membela kepentingan saham minoritas.

e. Coba jelaskan manfaat pelaksanaan GCG ini bagi perusahaan


Jawaban:
Manfaat pelaksanaan GCG ini bagi perusahaan :
1) Meningkatkan reputasi manajemen.
2) Mempermudah dalam mengelola profil dan manajemen risiko.
3) Meningkatkan kreativitas dan inovasi karyawan dalam mengelola
perusahaan.
4) Meningkatkan efisiensi operasional, karena berfokus langsung
pada tujuan utama perusahaan.
f. Salah satu manfaat GCG ini adalah meningkatkan kreativitas dan
innovasi karyawan.Dan meningkatkan effesiensi. Coba jelaskan
bagaimana maksut dari pernyataan tersebut.

g. Jelaskan fungsi komite audit serta bagaimana komite tersebut dapat


menjalankan tugasnya dengan baik.
Jawaban
Fungsi komite audit adalah sebagai berikut :
1) Menilai pelaksanaan kegiatan hasil audit yang dilakukan oleh
satuan pengawasan internal (SPI) atau Internal auditor.
2) Memberikan rekomendasi atas penyempurnaan spm perusahaan
dan pelaksanaannya.
3) Memastikan bahwa adanya prosedur penelaahan informasi yang
diberikan kepada pemegang saham.
4) Mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian dewan
komisaris dan dewan pengawas.
5) Melaksanakantugas yang diberikan oleh dewan
komisaris/pengawas sepanjang terkait dengan tugasnya.

h. Jelaskan fungsi komite resiko serta bagaimana komite tersebut dapat


menjalankan tugasnya dengan baik
Jawaban
Fungsi komite resiko adalah sebagai berikut :
1) Merekomendasikan kebijakan,strategi, pedoman manajemen risiko
dan menerapkannya dalam setiap aktifitas.
2) Mengkomuniksikan kebijakan,strategi, pedoman manajemen risiko
kepada setiap jenjang jabatan serta eksternal yg berkepentingan.
3) Melakukan evaluasi berkala atas kebijakan, strategi, pedoman
manajemen risiko serta memberikan rekomendasi perbaikan
4) Melakukan pemantauan atas pelaksanaan kebijakan, strategi,
pedoman manajemen risiko bersama-sama dengan devisi yg
dibentuk manajemen.
5) Memberikan rekomendasi terhadap hal-hal yang terkait dengan
keputusan bisnis.
i. Jelaskan apa manfaatnya sekretaris perusahaan dalam pelaksanaan
GCG ini
Jawaban
Manfaat sekertaris perusahaan adalah membantu direksi untuk bisa
berhubungan stake holdernya sebagai upaya untuk meningkatkan
loyalitas stake holder. Menyusun laporan manajemen serta kegiatan
yang berkaitan dengan kesektariatan, penanganan hukum ,pengelolaan
kehumasan ,sistem manajemen mutu dan sistem informasi manajemen.

j. Jelaskan pula kewenangan yang dimiliki sekretaris ini.


Jawaban
Kewenangan sekertaris adalah sebagai berikut :
1) Atas sepengetahuan direksi mengadakan dan membina hubungan
dengan stakeholder.
2) Memberikan keterangan pers mengenai kebijakan perusahaan
3) Memberikan pertimbangan hukum dengan kepada direksi dalam
merumuskan suatu peraturan.
4) Merekomendasikan konsep perjanjian kerja sama yang akan
ditandatangi direksi
5) Mengkoordinasikan penyusunan L/K triwulanan, annual report
6) Mewakili perusahaan dalam menyelesaikan perselisihan hukum
dengan fihak ke 3 baik di dalam maupun diluar pengadilan
7) Menjadi fasilisator dalam pengembangan sistem manajemen mutu,
penyebarluasan informasi melalui jaringan.
8) Merekomendasikan spesifikasi teknis hardware dan software yang
dimiliki perusahaan.

Minggu ke 9
a. Tanggung jawab perusahaan berbentuk Economic responsibility itu
bagaimana. Coba jelaskan. Kenapa harus demikian ?
Jawaban
Diarahkan kepada owner untuk dalam bentuk pengelolaan
perusahaan yang effektif,effesien yang menghasilkan laba yang nantinya
dibagikan dalam bentuk deviden dan laba yg ditahan yang akan
meningkatkan nilai perusahaan.Kreditor, diarahkan untuk dapat membayar
hutang plus bunga dari kridit yang telah disediakannya.

b. Tanggung jawab perusahaan berbentuk Legal responsibility itu bagaimana.


Coba jelaskan. Kenapa harus demikian ?
Jawaban
Diarahkan agar perusahaan tetap mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.
1) Tidak membuang limbah sembarangan
2) Limbah yang dibuang sesuai dengan aturan yang berlaku
3) Membayarkan gaji minimal sesuai UMR yg berlaku.

c. Tanggung jawab perusahaan berbentuk Social responsibility itu


bagaimana. Coba jelaskan. Kenapa harus demikian ?.
Jawaban
Diarahkan agar perusahaan turut meningkatkan kesejahteraan
masyarakat sekitarnya.
1) Meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar
2) Meningkatkan kecerdasan masyarakat
3) Tingginya self of belonging masyarakat terhadap perusahaan.

d. Tanggung jawab perusahaan berbentuk Discreonary responsibility itu


bagaimana. Coba jelaskan. Kenapa harus demikian ?.
Jawaban :
Masyarakat mengharapkan keberadaan perusahaan dapat
memberikan manfaat. Ekspektasi masyarakat tersebut dipenuhi oleh
perusahaan mellaui berbagai program yang bersifat filantropis dan
dilakukan perusahaan secara sukarela.

e. Tanggung jawab perusahaan bukan hanya pada share holder saja tapi juga
kepada stake holder. Mengapa ?
Jawaban :
Karna keberhasilan dunia bisnis ditentukan oleh bagaimana
kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat umum, bukan hanya
untuk warga bisnis itu sendiri. Suatu entitas dalam menjalankan usahanya
tidak terlepas dari masyarakat dan lingkungan sekitarnya, sehingga
menciptakan hubungan timbal balik antara masyarakat dan perusahaan.
Perusahaan membutuhkan suatu respon yang positif dari masyarakat yang
diperoleh melalui apa yang dilakukan oleh perusahaan kepada para
stakeholder, termasuk masyarakat dan lingkungan sekitar

f. Coba saudara jelaskan kalau sekiranya manajemen mengabaikan tanggung


jwabnya hanya pada share holder saja.
Jawaban :
Manajemen tidak mungkin dapat memaksimumkan kemakmuran
pemegang saham dengan mengabaikan kepentingan shareholder. Oleh
karena itu tujuan memaksimumkan kemakmuran pemegang saham dapat
dipandang sebagai tujuan akhir yang harus dicapai oleh manajer keuangan
perusahaan. Tujuan ini dapat dicapai apabila pemilik modal menyerahkan
pengelolaan perusahaan pada yang ahli seperti manajer atau agen. Para
manajer dituntut melakukan tindakan yang terbaik bagi perusahaan dengan
memaksimumkan nilai perusahaan sehingga kemakmuran pemegang
saham dapat dipenuhi.

g. Jelaskan bagaimana tahap tahap penerapan CSR pada sebuah perusahaan.


Jawaban :
1) Tahap Munculnya Kesadaran Sosial
Adanya kesadaran perusahaan terhadap lingkungan yang
membutuhkan kebijakan perusahaan untuk melaksanakannya.
Kesadaran ini muncul bisa disebabkan adanya rasa sosial yang dimiliki
perusahaan terhadap lingkungan sekitarnya ataupun adanya tuntutan
masyarakat kepada perusahaan untuk meningkatkan taraf hidupnya.

2) Tahap Belajar
Timbulnya kebijakan terhadap isu sosial di masyarakat sedangkan
perusahaan belum berpengalaman sama sekali. Jadi perusahaan
membutuhkan tenaga ahli (specialized learning).Misalnya daerah
tersebut banyak yang buta huruf, maka perusahaan mencarikan guru
untuk memberantas buta huruf tersebut. Pada tahap administrative
learning, perusahaan dan supervisi sudah berpengalaman dengan
masalahnya sehingga manajer hanya memasukkan saja masalah
tersebut kedalam aktivitas rutin mereka.
3) Tahap Komitment
Pada tahap ini perusahaan sudah melakukan internalisasi berbagai
masalah sosial yang ada ditengah masyarakat yang berada
dilingkungan perusahaan dan sudah dimasukkan kedalam SOP
perusahaan dari setiap aktivitas yang dilakukan.

h. Jelaskan pula tahap tahap bagaimana perusahaan mengadopsi CSR


tersebut.
Jawaban
1) Langkah pertama CSR lebih ditujukan pada owner dan manager untuk
mencapai maksimal laba, sehingga menimbulkan pandangan bahwa
mereka tidak memiliki tanggungjawab sosial pada masyarakat.
( Theory Friedman)
2) Langkah kedua, pelaksanaan CSR dimulai dari para pekerjanya, jadi
tidak hanya maksimalisasi laba saja seperti memperbaiki kondisi kerja
dan hak-hak karyawan serta meningkatkan keamanan kerja dan
memberikan kompensasi yang layak.
3) Langkah ke tiga, pelaksanaan CSR dilakukan kepada masyarakat
setempat /konstituen yang mengalami langsung dampak operasional
langsung perusahaan
4) Langkah ke empat dimana pengembangan CSR tidak hanya pada
masyarakat lokal tapi juga masyarakat luas. Manager berasumsi bisnis
mereka adalah sebagai bagian dari entitas publik.

i. Jelaskan apa manfaat yang diterima oleh perusahaan dalam pelaksanaan


CSR tersebut.
Jawaban
1) Perusahaan dapat tumbuh dan berkelanjutan dan juga dapat citra
positif darimasyarakat
2) Perusahaan lebih mudah dalam mengakses modal pada calon investor
atau perbank an
3) Perusahaan lebih gampang mempertahankan human capitalnya yang
berkualitas
4) Perusahaan dapat lebih konsentrasi pada masalah kritis yang sedang
dihadapi dan mempermudah manajemen risiko
j. Kenapa perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus menjalankan
Etika bisnis dan mengapa perusahaan harus etis ?
Jawaban
Kenapa perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus menjalankan
Etika bisnis :
1) Menghindari hukuman konsumen/pemerintah dan tingginya harapan
masyarakat agar perusahaan bertindak etis
2) Dapat meningkatkan kinerja perusahaan
3) Dapat meningkatkan kualitas hubungan bisnis
4) Menghindari terjadinya pelanggaran hak-hak pekerja
Mengapa perusahaan harus etis :
1) Meningkatnya harapan publik agar perusaha-an bertindak etis dalam
berbisnis, bila tidak ingin ditinggalkan pelanggannya.
2) Agar perusahaan tidak melakukan tindakan yang merugikan
stakeholdernya
3) Dapat meningkatkan kinerja perusahaan, akibar dari korupsi,
manipulasi serta perilaku tidaketis lainnya
4) Meningkatkan kualitas hubungan bisnis antar perusahaan dengan
pelanggannya. Seperti menepati janji, jujur dan menolak adanya suap.
5) Dapat menhindarkan perusahaan dari penyalah gunaan wewenang
yang dilakukan karyawan atau pesaing yang bertindak tidak etis.
6) Menghindarkan perusahaan terjadinya pelanggaran hak pekerja oleh
pemberi kerja.

Minggu ke 10

a. Jelaskan Bagaimana perkembangan CSR ini dari awalnya.


Jawaban
Era tahun 1950- 1960 an. Prinsip Derma (Charity Principle),
awalnya berasal dari kesadaran pribadi manajemen perusahaan dengan
istilah berbuat baik untuk membantu orang lain (Charity) yang dipicu
oleh nilai spiritual. Prinsip Perwalian (Stewardship Principle),
perusahaan adalah wali yang dipercaya masyarakat untuk mengelola
sumberdaya. Semakin tingginya kepentingan perusahaan maka adanya
CSR ini maka diharapkan kepentingannya tidak terganggu.Periode 70-
80an berkembangnya pemikiran manajemen terhadap stakeholder.
Penelitian Freeman, Donalson dan Preston menunjukkan perlunya
kewajiban perusahaan memperhatikan kebutuhan masyarakat yang
memberikan dampak terhadap perusahaan.
Kewajiban ini bersifat sosial. Akhirnya digunakan dalam
CSR.Pada periode ini CSR mencari bentuk untuk mengukur dampak
CSRnya pada masyarakat sehingga melahirkan corporate social
performance sebagai penyempurnaan era 60an. Tahun 1987, World
Commission on Environtment and Development merilis Our Common
Future mengenai Sustainability development (Pemba-ngunan
berkelanjutan). Yang didefinisikan: Pembangunan yang berkelan-jutan
adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan manusia tanpa
mengorbankan kemampuan generasi YAD dalam memenuhi
kebutuhannya.

b. Dewasa ini apakah konsep itu masih tetap berlaku. Jelaskan.


Jawaban
Masih bisa di lihat dari melindungi lingkungan untuk
pembangunan ekonomi.Pembangunan ekonomi tersebut harus
memperhatikan dan melindungi sumber daya di masa YAD.Konsep
pembangunan ekonomi yang meng-hancurkan sumber daya dilarang
karena dibutuhkan oleh generasi berikutnya.

c. Dalam CSR dikenal istilah pembangunan yang berkelanjutan. Jelaskan


Jawaban
Istilah pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan
yang dapat memenuhi kebutuhan manusia tanpa mengorbankan
kemampuan generasi YAD dalam memenuhi kebutuhannya.

d. Dalam pembangunan ekonomi kita kita membutuhkan SDA yang


digunakan untuk pembangunan. Apakah konsep ini dianggap tidak
menghancurkan sumber daya alam tersebut ?. Jelaskan.
Jawaban :
Jika tidak ingin menghancurkan SDA, maka kita harus cermat dan
bijaksana. Ketidakcermatan dan kekurangbijaksanaan dalam
penggunaan sumber daya dapat menimbulkan beragam masalah,
seperti polusi lingkungan, kerusakan sumber daya alam, dan timbulnya
masalah permukiman.
e. Bagaimana saudara menjelaskan manajemen lingkungan hidup trsebut.
Jawaban :
Didalam manajemen lingkungan ini biasanya terjadi permasalahan.
Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan
masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik, sampah dari rumah
tangga, penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan
pencemaran terhadap sungai dan laut, tanah, hutan sehingga banyak
flora dan fauna yang punah.

f. Coba saudara jelaskan kemana sebenarnya arah kegiatan CSR tersebut.


Jawaban :
Kalau menurut saya, arah dari kegiatan CSR ini adalah ke
masyarakat karna dapat menunjang kehidupan masyarakat tersebut
karena sebagai salah satu bentuk penghormatan atas dukungan dari
masyarkat terhadap perusahaan.

g. Jelaskan bagaimana kategori pelaksanaan CSR baik dari sisi internal


maupun eksternal.
Jawaban :
Internal dimension of CSR, mencakup MSDM, Kesehatan dan
keselamat-an kerja, adaptasi terhadap perubahan lingku-ngan serta
sumberdaya alam. External dimension of CSR, mencakup social
responsibility integrated management, social responsibility reporting
and auditing, Quality of works, social and eco label, social
responsibility investment.
h. CSR sebenarnya adalah pengeluaran biaya yang dilakukan oleh
perusahaan. Kelompok yang kontra CSR mengatakan biaya tersebut
mengurangi laba. Jadi harus ditolak. Bagaimana pendapat saudara.
Jawaban :
CSR dapat menghambat sistem operasi pasar yang bebas. Pasar
bebas memerlukan alokasi sumber daya yang langka secara optimal.
Konsep ini merupakan konsep Market capitalism. Manager sebagai
agen pemegang saham berkewajiban memberikan laba yang optimal.
Apabila CSR tidak memberikan laba yang maksimal kepada
shareholder maka ini akan bertentangan dengan kepentingan
sharehoder. Jadi harus dihentikan.

i. Bagaimana pula pendapat saudara terhadap kelompok yang pro


terhadap CSR ini ..Jelaskan
Jawaban :
Dipicu oleh kenaikan laba signifikan yang diperoleh perusahaan di
Amerika karena menjalankan CSR . Jadi tanggung jawab manager
tidak hanya laba tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat
dalam arti luas. Masyarakat konsumen akan mendukung tindakan ini
dengan membeli produk yangdihasilkan.

Minggu ke 11
a. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari sisi kinerja
ekonomi.
Jawaban :
Dampak CSR dari sisi kinerja ekonomi adalah sebagai berikut :
1) Nilai ekonomi yang dihasilkan, yang didistribusikan terhadap
kinerja perusahaan. Misalnya penjualan, biaya operasi,kompensasi
untuk perusahaan.
2) Implikasi keuangan dan munculnya resiko keuangan akibat
perubahan iklim, seperti banjir, angin topan, peningkatan suhu
udara.
3) Cakupan rencana pensiun yang akan dilakukan perusahaan
terhadap karyawannya. Cakupan ini berguna untuk meningkatkan
motivasi karyawan untuk menngkatkan kinerjanya.
4) Bantuan keuangan pemerintah kepada masyarakat dilokasi
perusahaan berada.

b. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari sisi Pasar yang
ada dan jelaskan indikatornya.
Jawaban :
Indikator pelaksanaan CSR dari sisi pasar adalah Rentang upah
yang dibayarkan perusahaan dilevel terbawah minimal upah minimal
yang telah ditetapkan pemerintah.Relevansinya adalah perusahaan
harus dapat memberikan konstribusi untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat sekitar.Adanya kebijakan lokal dari
perusahaan untuk membeli produk dari pemasok lokal.
Adanya kebijakan perusahaan untuk mengutamakan penarikan
tenaga kerja lokal dan proporsi manajemen lokal dari lokasi
perusahaan berada. Ini berguna untuk meningkatkan human capital dan
benefit ekonomi lokal. Efeknya juga bermanfaat bagi perusahaan
untuk mengetahui kebutuhan masyarakat lokal.

c. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari sisi ekonomi.


Jawaban :
Dampak pelaksanaan CSR ditinjau dari sisi ekonomi, konsep ini
mengukur dampak ekonomi yang dihasilkan dari aktivitas dan
transaksi secara tidak langsung; Misalnya perusahaan melakukan
investasi infrastuktur berupa jalan raya.Pembangunan tersebut
melebihi kebutuhan perusahaan.Efeknya perekonomian masyarakat
meningkat dan kesejahteraannya juga makin tinggi.Memahami
dampak ekonomi tidak langsung ini merupakan indikasi bagi
manajemen bagaimana reputasi perusahaan dimata masyarakat
komunitas lokal yang ada disekitar perusahaan.

d. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari Pemakaian input


produksi.
Jawaban :
Tentunya dengan adanya pelaksanaan CSR, maka semua input
produksi yang terdiri dari tenaga kerja, mesin, material, modal,
metoda, dan lain-lainnya akan dimanfaatkan sebaik-baiknya serta
optimal dan efisien sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian
nantinya. Dan untuk tenaga kerja pastinya bakalan mendapatkan upah
yang sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Jadi tidak ada yang
dirugikan.

e. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari Pemakaian output


produksi.
Jawaban :
Produk yang dihasilkan oleh perusahaan tidak akan dijual dengan
target yang sembarangan. karena dengan adanya CSR, perusahaan
haruslah meneliti dan “memantau” pasar serta menetapkan strategi
yang pas terhadap produk yang akan dihasilkan dengan kemampuan
daya beli masyarakat. Tentunya ini akan berpengaruh kepada
pendapatan perusahaan.

f. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari Pemakaian


energi, air, dan material.
Jawaban :
Dengan adanya pelaksanaan CSR, tentunya akan mengawasi
pemakaian energi, air, dan material dari sumber daya alam tersebut.
Yang mana hal ini mengurangi yang namanya kerusakan lingkungan,
mengurangi pencemaran lingkungan, dan hemat dalam penggunaannya
serta tidak merugikan masyarakat di sekitar perusahaan.

g. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari Dari sisi dampak
social terhadap HAM
Jawaban
Dampak pelaksanaan CSR ditinjau dari sisi dampak sosail terhadap
HAM :

1) Jumlah Investasi yang signifikan, dimana di dalamnya ada termuat


klausul asasi manusia
2) Jumlah jam pelatihan untuk karyawan untuk memahami kebijakan
dan prosedur yang terkait HAM
3) Jumlah insiden diskriminasi serta tindakan perusahaan untuk
mengatasinya
4) Ada tidaknya hak buruh untuk membuat organisasi serikat pekerja
untuk melakukan tawar menawar secara kolektif dalam perumusan
kesepakatan kerja bersama.

h. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari masyarakat


Jawaban
Dampak pelaksanaan CSR ditinjau dari masyarakat adalah sebagai
berikut :
1) Sifat,cakupan dan efektivitas dari berbagai program dan praktek
yang dapat mengelola dampak operasi perusahaan terhadap
masyarakat.
2) Jumlah dan prosentase unit bisnis yang memiliki risiko korupsi
3) Jumlah dan prosentase karyawan yang dilatih dalam hal kebijakan
dan prosedur penanggulangan korupsi
4) Tindakan yang diambil perusahaan terhadap tindakan korupsi
5) Jumlah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk membayar denda
atau sangsi akibat ketidak patuhan

i. Jelaskan dampak pelaksanaan CSR bila ditinjau dari tanggung jawab


produk
Jawaban
Dampak pelaksanaan CSR ditinjau dari tanggung jawab produk adalah
sebagai berikut :
1) Dampak kesehatan dan keselamatan dari konsumen mulai dari R/D
sampai produk itu dibuang setelah dikosumsi
2) Jumlah kejadian atas tuntutan masy atas produk yang
dikosumsinya karena ketidakpatuhan perusahaan terhadap
peraturan kesehatan
3) Jumlah kejadian atas tuntutan masyarakat atas kurangnya penyajian
informasi produk
4) Praktek yang dilakukan perusahaan untuk mengukur kepuasan
konsumen
5) Program komunikasi yang diakukan sesuai dengan standard yang
berlaku
6) Jumlah keluhan konsumen akibat pelanggaran privasi konsumen
7) Jumlah uang dan denda yang dibayarkan perusahaan akibat
ketidakpatuhan terhadap UU.
Minggu ke 12
a. Jelaskan perkembangan CSR menjadi CS responsiveness
Jawaban :
Perkembangan CSR menjadi CS Responsivess, CSR pada dasarnya
mulai berkembang tahun 1970 an. Konsep ini menekankan pada
kewajiban perusahaan untuk melaksanakan kegiatan yang bertujuan
memperbaiki keadaan sosial melalui aktivitas derma, filantropy dan
stewardship.Tahun 70 an ini juga berkembang konsep Corporate
Social Responsiveness. Konsep ini merujuk pada kapasitas yang
dimiliki perusahaan dalam memberikan tanggapan terhadap tekanan
sosial (Frederic, 1994).

b. Jelaskan penganut CS responsiveness menolak CSR..Jelaskan kenapa


begitu.
Jawaban :
CS Responsiveness menolak CSR karena, tidak adanya makna
yang jelas atas CSR yang dilakukan perusahaan. Ketidakjelasan
merujuk kepada tanggungjawab sosial hukum yang berlaku atau
tanggungjawab sosial yang merujuk pada tindakan yang dilakukan
secara sukarela.Ketidak jelasan mengenai mekanisme institusinal yang
digunakan perusahaan dalam melaksanakan CSR. Apakah
menggunakan kekuatan pasar untuk memperoleh laba atau tidak
memperhatikan dampak pengembalian ekonomi.
Terdapatnya ketidakjelasan sejauh mana trade off antara tujuan
ekonomi dengan biaya yang dikeluarkan. Sampai sejauh mana
pengaruh dampak sosial yang dilakukan perusahaan terhadap
perubahan perilaku masyarakat atas biaya yang sudah dikeluarkan
perusahaan. Ini perlu pembahasan mendalam(Frederic, 1994). Ketidak
jelasan ini mendorong pendukung CS Responsiveness untuk
menjalankan program ini.
c. Jelaskan pelaksanaan CS responsiveness pada tahap kebijakan.
Jawaban :
Tahap pelaksanaan CS responsiveness pada tahap kebijakan adalah
sebagai berikut Pada tahap ini perusahaan sudah menyadari pentingnya
arti lingkungan bagi perusahaan, untuk itu perusahaan sudah
menanggapinya.Tanggapan terhadap masalah lingkungan
membutuhkan kebijakan sebagai panduan pelaksanaan tindakan.
Adanya kebijakan ini akhirnya juga akan mendorong perbaikan mutu
dan mengurangi kecelakaan kerja.

d. Jelaskan pelaksanaan CS responsiveness pada tahap belajar


Jawaban :
Pelaksanaan CS responsiveness pada tahap belajar, perusahaan
yang tidak punya pengalaman akan meminta bantuan teknis pada
ahlinya. Secara bersama sama mereka melaksanakan program tersebut.
Akhirnya perusahaan punya kemampuan untuk melaksanakannya
sendiri. Bagi perusahaan yang telah berpengalaman maka aktivitas
yang akan mereka lakukan tersebut dimasukkan kedalam administrasi
rutin mereka.

e. Jelaskan pelaksanaan CS responsiveness pada tahap komitmen


Jawaban :
Pelaksanaan CS responsiveness pada tahap komitmen, pada tahap
ini perusahaan sudah berpengalaman melakukan CSResponsiveness
dan juga sudah melakukan internalisasi kedalam seluruh perusahaan.
Pekerjaan yang dilakukan sudah mempunyai SOP sehingga tahap-
tahap yang akan dilakukan sudah jelas dan juga sudah dipahami oleh
managernya.Perusahaan yang sudah mencapai tahap ini memerlukan
waktu yang cukup panjang sekitar 6-8 tahun.
f. Jelaskan kenapa perusahaan mau melakukan CS responsiveness yang
dilihat dari sisi Institusional perspektive.
Jawaban :
Menurut Beliveau (1994) ada 3 perspektif kenapa perusahaan mau
melaksanakan CSResponsiveness yaitu:Institutional Perspective agar
institusi perusahaan dan managernya melakukanpenyesesuaian dengan
lingkungan perushaaan atau secara spesifik dengan jaringan hubungan
sosial yang melingkupi perusahaan dengan tujuan mencari legimitiasi
di mata publik.

g. Jelaskan kenapa perusahaan mau melakukan CS responsiveness yang


dilihat dari sisi Economical perspektive.
Jawaban :
Menurut Beliveau (1994) ada 3 perspektif kenapa perusahaan mau
melaksanakan CSResponsiveness yaitu:2. Economic
PerspectiveKegiatan perusahaan terhadap CSResp sangat dipengaruhi
oleh kondisi keuangan. Perusahaan yang tidak mempunyai dana yang
cukup dari penghasilan perusahaan maka perusahaan tersebut tidak
akan bisa melaksanakan aktivitas CSResp secara baik.

h. Jelaskan kenapa perusahaan mau melakukan CS responsiveness yang


dilihat dari sisi Managerial Repution Perspective
Jawaban :
Menurut Beliveau (1994) ada 3 perspektif kenapa perusahaan mau
melaksanakan CSResponsiveness yaitu: 3. Managerial Repution
Perspective, seorang manajer reputasinya sangat tergantung dari
aktivitas yang dilakukannya. Kalau perusahaan yang dipimpinnya terus
berkembang serta menghasilkan profit maksimal maka reputasinya
manajer tersebut akan sangat tinggi. Perusahaan yang telah melakukan
CSResp dengan baik serta mampu menghasilkan profit bagi
pemiliknya maka reputasi manajer tersebut akan naik dimata
masyarakat.

i. Coba saudara jelaskan apa perbedaan antara keduanya tersebut.


Jawaban :
• Keterkaitannya sama-sama memperlihatkan aktivitas yang dilakukan
telah memenuhi aturan hukum yang berlaku.
• Apabila aktivitas tersebut masih mempunyai dampak negatif terhadap
masyarakat maka CSR yang dilakukan oleh CSResp lebih pro aktif
bila dibandingkan dengan CSR.

Minggu ke 13
a. Jelaskan perkembangan CS responsiveness menjadi CS Citizenship.
Jawaban :
• CC dimetaforakan sebagai kewarga negaraan yang berlaku sebagai
perusahaan.
• Konsep CC menunjukkan adanya hak dan kewajiban perusahaan
sebagai komunitas dari suatu negara.

b. Wood (2002) menjelaskan CSC menyeimbangkan orientasi perusahaan


yang mengemban misi kepentingan publik. Jadi perusahaan ikut
terlibat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan
masyarakat. Bagaimana pendapat saudara.
Jawaban :
Menurut saya, ini bagus karena saling menguntungkan. Jadi, tidak
ada yang harus menerima kerugian dari berjalannya perusahaan,
perekonomian meningkat, dan masyarakat pun menerima imbalan
positif serta memberikan respon positif kepada perusahaan namun
harus dilaksanakan secara konsisten. Sejatinya memang begitu agar
lingkungan yang berada di sekitar perusahaan tidak menerima hasil
negatif dari berjalannya perusahaan atau perusahaan saja yang meraih
keuntungan sedangkan masyarakat tidak, itu tidak dibenarkan.

c. Perangkat dan kelembagaan yang mempengaruhi Corporate citizenship


yang pertama adalah institusi ekonomi. Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Karena intensitas persaingan sangat menentukan dalam
pelaksanaan Corporate Citizenship, insitusi ekonomi menjelaskan
bahwa kepatuhan perusahaan terhadap etika dan nilai dibatasi oleh
kebutuhan pragmatis perusahaan terhadap peluang usaha yang sedikit
jumlahnya.

d. Perangkat dan kelembagaan yang mempengaruhi Corporate citizenship


yang kedua adalah institusi politik. Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Karena peraturan-peraturan yang berlaku pada suatu negara
berbeda dengan negara lainnya.Konsep perbedaan ini menyebabkan
pelaksanaan CC berbeda antara satu negara dengan lainnya karena
mereka harus mematuhi kukum yang berlaku dinegara tersebut.
Ketiadaan hukum yang mengatur menyebabkan perusahaan bigung
melaksanakan CC tersebut.

e. Perangkat dan kelembagaan yang mempengaruhi Corporate citizenship


yang ketiga adalah institusi social . Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Karena pengaruh investor sangat besar dalam pelaksanaan
Corporate Citizenship.Mereka mampu membatasi atau mendukung
pelaksanaan Corporate Citizenship melalui power yang mereka miliki.
f. Perangkat dan kelembagaan yang mempengaruhi Corporate citizenship
yang ke empat adalah institusi budaya nilai masyarakat. Mengapa
begitu ? jelaskan
Jawaban :
Nilai nilai yang diagungkan oleh masyarakat merupakan budaya
yang penting dalam menentukan Corporate Citizenship. Bila nilai ini
dilanggar maka masyarakat akan menghukumnya baik dengan perilaku
ataupun hukuman langsung.

g. Menurut Davenport (2000) karakteristik corporate citizenship adalah


perilaku bisnis yang etis. Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Perusahaan menjalankan aktivitas bisnisnya dipandu oleh standar
etika, yang dapat dilihat dalam 3 indikator :
a) Melaksanakan praktek bisnis yang jujur dan adil dengan seluruh
stockholder
b) Menetapkan standar perilaku yang tinggi bagi setiap karyawan
perusahaan
c) Menetapkan pengawasan etika pada jenjang eksekutif dan direksi
perusahaan.

h. Karakteristik corporate citizenship yang kedua adalah komitment


terhadap stake holder. Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Manager mengelola perusahaan agar bisa memberikan manfaat
yang tinggi kepada stakeholder . Aspeknya bisa dilihat dalam 15
indikator (Davenport,2000):
a) Perusahaan dikelola dengan baik bagi seluruh stakeholder
b) Perusahaan memiliki prakarsa dan melibatkan diri dengan
berdialog dengan stakeholder.
c) Perusahaan memperhatikan nilai2 stakeholder serta melaporkan
implementasinya
d) Menunjukkan hubungan yang timbal balik antara perusahaan
dengan masyarakat.
e) Melakukan kegiatan investasi diwilayah komunitas lokal.
f) Menghormati hak-hak konsumen
g) Menawarkan produk dan jasa yang bermutu
h) Menyajikan informasi produk dan jasa yang benar dan berguna
i) Menyediakan lingkungan kerja yang menyenangkan
j) Melaksanakan manajemen SDM secara bertanggung jawab
k) Membayarkan upah yang adil bagi seluruh karyawan
l) Melaksanakan komunikasi yang terbuka dan fleksibel dengan
karyawan
m) Melakukan investasi bagi pengembangan karyawan
n) Mengembangkan aktivitas perusahaan untuk mencapai maksimum
profit
o) Melaksanakan perdagangan yang adil dengan pemasok.

i. Karakteristik corporate citizenship yang ketiga adalah komitment


terhadap lingkungan hidup. Mengapa begitu ? jelaskan
Jawaban :
Karena adanya upaya perusahaan untuk menjaga lingkungan
hidup.Misalnya perusahaan melaksanakan daur ulang produk, serta
melakukan pembatasan limbah dan emisi.Sehingga terlihat adanya
komitmen terhadap lingkungan serta adanya komitmen adanya
sustainable development.

Minggu ke 14
a. Logsdon dan Wood (2005) meyakini adanya standar etika universal
yang dapat diterapkan pada perusahaan di negara manapun mereka
beroperasi. Hal ini disebabkan pada perusahaan multinational,
penerapan GCC yang sifatnya relatif dan memiliki hukum yg berbeda
sehingga penerapannya memakai etika yg berbeda pula. Dengan
demikian orientasinya menunjukkan nilai-nilai inti dan prinsip yang
terkandung dalam satu aturan yang diberlakukan perusahaan.
Jelaskan makna dari kalimat tersebut.
Jawaban :
Menurut saya makna dari kalimat tersebut adalah dimana
perusahaan tersebut beroperasi, maka perusahaan tersebut harus
mengikuti budaya yang ada di negara tersebut dan harus menyesuaikan
diri dengan budaya dan hukum yang berlaku di negara tersebut.
Karena seandainya perusahaan tidak bisa menyesuaikan diri dengan
lingkungan mereka beroperasi, maka perusahaan tersebut akan susah
untuk berkembang.

b. Logsdon dan Wood meyakini adanya standar etika universal yang


dapat diterapkan pada perusahaan di negara manapun mereka
beroperasi.
Jelaskanlah sumber etika yang digunakan dalam penerapan GCC
Jawaban :
 Etika universal yang berasal dari ajaran agama
 Deklarasi HAM yang dinyatakan PBB
 Guideline for multinational enterprise yang diterbitkan oleh OECD.
 ILO tripartite declaration principle concerning multinational
enterprise and soscial policy
 UN global Compact
 Global Sullivan Principle of social Responsibility

c. Disamping orientasi yang digunakan juga identifikasi khusus.


Misalnya perusahaan harus memindahkan suatu kelompok penduduk
kedaerah lain.Jelaskan apa yang harus dilakukan perusahaan sehingga
mereka bersedia pindah dari lokasi tersebut.
Jawaban :
Tindakan yang telah dilakukan yaitu
a) Berusaha tidak memindahkan penduduk
b) Bila tidak dapat dihindarkan maka pemeindahan dilakukan
kelokasi yang disetujui penduduk dan
c) Perusahaan berupaya untuk meningkatkan tingkat hidup
masyarakat yang dipindahkan tersebut
d. Point yang ke 3 yaitu Mengembangkan struktur,sistem dan proses yang
memfasilitasi keputusan etis. Jelaskan konsep ini sangat diperlukan.
Jawaban :
Konsep ini menjelaskan struktur dan sistem yang dimiliki
perusahaan akan terus dikembangkan sehingga pengembangan ini
membuat karyawan merasa lebih nyaman dan lebih konsentrasi dalam
bekerja. Contoh, Untuk lebih mengurangi pelanggaran jam kerja
karyawan maka Chevron membuat fasilitas telpon yang bekerja
selama 24 jam. Adanya fasilitas telpon 24 jam ini bisa dipakai
karyawan secara gratis. Efeknya karyawan tidak bisa lagi keluar
perusahaan dan melanggar aturan perusahaan dengan alasan apapun.

Minggu ke 15
Corporate Social
Minggu 16
Jawaban Tugas Minggu 1 sd 16
Tatakelola Perusahaan

IRFAN DONOFAN
17043016
Tugas 1
Coba saudara diskusikan dan jelaskan apakah Indonesia sudah sampai dimana
melaksanakan Makna dari Good Governance itu.!
Jawaban :
Good governance merupakan seperangkat peraturan yang mengatur,
mengelola dan mengawasi hubungan antara para pengelola perusahaan dengan
stakeholders disuatu perusahaan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Good
Governance hadir sebagai sebuah solusi atas banyaknya masalah yang terjadi
seperti perusahaan yang terpuruk karena tata kelola tersebut tidak baik, sehingga
menimbulkan praktik-praktik kecurangan, KKN, dll. Hal ini menyebabkan krisis
ekonomi dan kurangnya kepercayaan investor sehingga nilai perusahaan juga
berkurang dimata investor.

Terdapat lima komponen utama yang diperlukan dalam konsep Good


Governance, yaitu Pertama, Partisipasi, berarti bahwa setiap warga negara
mempunyai suara dalam pembuatan keputusan, baik secara langsung maupun
melalui intermediasi institusi legitimasi yang mewakili kepentingannya. Kedua,
kepastian Hukum, kerangka aturan hukum dan perundangan-undangan haruslah
berkeadilan dan dapat ditegakkan serta dipatuhi secara utuh terutama tentang
aturan hukum dan hak azasi manusia. Ketiga, transparansi, transparansi adalah
prinsip yang menjamin akses atau kebebasan bagi setiap orang untuk memperoleh
informasi tentang penyelenggaraan pemerintah, yakni informasi tentang
kebijakan, proses pembuatan dan pelaksanaannya, serta hasil-hasil yang dicapai.
Keempat, tanggung Jawab, setiap institusi dan prosesnya harus diarahkan pada
upaya untuk melayani pihak yang berkepen-tingan. Keselarasan antara program
dan kegiatan pelayanan yang diberikan oleh organisasi publik sesuai dengan
kebutuhan dan keinginan masyarakat. Responsivitas yang sangat rendah
ditunjukkan dengan ketidakselarasan antara pelayanan dan kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut jelas menunjukkan kegagagalan organisasi dalam mewujudkan misi
dan tujuan organisasi publik. Kelima, Berorientasi Konsensus, pemerintahan yang
baik (Good Governance) akan bertindak sebagai penengah (mediator) bagi
berbagai kepentingan yang berbeda untuk mencapai konsensus atau kesepakatan
yang terbaik bagi kepentingan masing-masing pihak, jika mungkin juga dapat
diberlakukan terhadap berbagai kebijakan dan prosedur yang akan ditetapkan
pemerintah. Keenam, berkeadilan pemerintah yang baik akan memberikan
kesempatan yang sama baik terhadap laki-laki maupun perempuan dalam upaya
mereka untuk meningkatkan dan memelihara kualitas hidupnya. Ketujuh,
Efektifitas dan Efisiensi, setiap proses kegiatan dan kelembagaan diarahkan untuk
menghasilkan sesuatu yang benar-benar seusai dengan kebutuhan melalui
pemanfaatan yang sebaikbaiknya dari berbagai sumber yang tersedia. Kedelapan,
akuntabilitas, para pengambil keputusan dalam organisasi sektor pelayanan dan
warga Negara madani memiliki pertanggungjawaban (akuntabilitas) kepada
publik sebagaimana halnya kepada para pemilik (stakeholder). Dan terakhir, visi
strategis, para pemimpin dan warga negara memiliki perspektif yang luas dan
jangka panjang tentang penyelenggaraan Pemerintahan yang Baik (Good
Governance) dan pembangunan manusia, bersamaan dengan dirasakannya
kebutuhan untuk pembangunan tersebut.

Pada saat ini Good Governance dibutuhkan untuk memperbaiki sistem


pemerintahan atau tata kenegaraan yang selama ini bobrok dandi gerogoti unsur
KKN, sehingga terwujud suatu pemerintahan yang bersih yangsesuai dengan
keinginan warga negara Indonesia. Selanjutnya yaitu untuk memaksimalkan
pelayanan publik, hal ini tidak hanya di tekankan kepada pemerintah, tetapi juga
pada sektor swasta guna memenuhi kebutuhan atau kepentingan masyarakat. Oleh
karena itu Good governance seyogyanya diterapkan di negara Indonesia dengan
baik supaya cita-cita bangsa indonesia menjadi negara yang makmur segera
terwujud.
Tugas 2
Tingginya tingkat korupsi di Indonesia, coba saudara diskusikan apa tindakan
yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah agar tingkat korupsi bias
diminimalisasi.!
Jawaban :
Kasus korupsi telah menjadi masalah yang selalu ada di setiap negara, tak
terkecuali di Indonesia. Korupsi berarti penyalahgunaan kekuasaan oleh seorang
pegawai atau pejabat peme-rintah untuk mendapatkan tambahan pendapatan dari
publik. Kedudukan publik dijadikan lahan bisnis untuk memperoleh pendapatan
sebesar-besarnya. Korupsi dapat mencakup pencurian aset, kecurangan pajak,
kecurangan akuntansi, penyuapan dan pencucian uang.

Kasus-kasus yang ada memicu terbentuknya sebuah prinsip yang menjadi


dasar dan pedoman sebuah organisasi agar dapat mengubah cara kerja organisasi
dengan sistem tata kelola yang baik, membuat pemerintah memiliki akuntabilitas,
dan membangun masyarakat untuk ikut berperan (berpartisipati) membuat sistem
baru yang bermanfaat secara umum. Prinsip tersebut adalah Good Governance.
Dalam konteks sektor publik, Good Governance merupakan tata kelola
pemerintahan yang baik seperti Pemerintahan yang effektif, effesien, akuntabel
dan bertanggung jawab. Tata pemerintahan mencakup seluruh mekanisme, proses
dan lembaga-lembaga dimana warga dan kelompok-kelompok masyarakat
mengutarakan kepentingan mereka, menggunakan hak hukum, memenuhi
kewajiban dan menjembatani perbedaan-perbedaan diantara mereka.

Menurut saya, upaya yang dapat dilakukan untuk dapat meminimalisir


korupsi dari perspektif Good Governance adalah sebagai berikut. Pertama, dengan
menjalankan prinsip-prinsip Good Governance secara optimal, mencakup
partisipasi, penegakan hukum transparansi, daya tanggap, berorientasi pada
konsensus, keadilan, efektifitas dan efisiensi, akuntabilitas, dan visi strategis.
Kedua, melakukan pengoptimalan sistem anggaran, termasuk didalamnya mulai
dari penerapan perencanaan, pertanggungjawaban dan pengelolaan, evaluasi.
Ketiga, dalam pengelolaan keuangan negara, pemerintah wajib memastikan telah
dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis,
efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan
dan kepatutan. Keempat, menutup kemungkinan bagi para pejabat untuk
melakukan tindakan-tindakan korupsi dengan mengurangi otoritas penuh mereka,
baik dalam merumuskan kebijakan maupun dalam mengelola keuangan. Dan
kelima, menegakkan akuntabilitas para pejabat pemerintah dengan memperkuat
pengawasan dan menja-lankan mekanisme hukuman.

Selain itu karena kurangnya kesadaran individu mengenai dampak


tindakan korupsi membuat dan kurangnya kesadaran atas hukum yang berlaku
serta kurang tegasnya pemerintah dalam menangani kasus korupsi yang ada di
Indonesia.Tindakan yang seharusnya di lakukan pemerintah agar tingkat korupsi
bias diminimalisir sebaiknya pemerintah menerapkan prinsip good governance
guna meningkatkan kepercayaan public terhadap pemerintah, prinsip dari good
governance yaitu profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, pelayanan prima,
demokrasi, efesiensi, efektivitas, supremasi hokum dan dapat di terima oleh
masyarakat. Selanjutnya memperkuat hukum yang berlaku di Indonesia mengenai
pelanggar tindakan korupsi serta melakukan penanganan kasus korupsi secara
transparan.

Tugas 3
Kurangnya kesadaran individu mengenai dampak tindakan korupsi membuat dan
kurangnya kesadaran atas hukum yang berlaku serta kurang tegasnya pemerintah
dalam menangani kasus korupsi yang ada di Indonesia.Tindakan yang seharusnya
di lakukan pemerintah agar tingkat korupsi bias diminimalisir sebaiknya
pemerintah menerapkan prinsip good governance guna meningkatkan
kepercayaan public terhadap pemerintah, prinsip dari good governance yaitu
profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, pelayanan prima, demokrasi, efesiensi,
efektivitas, supremasi hokum dan dapat di terima oleh masyarakat. Selanjutnya
memperkuat hukum yang berlaku di Indonesia mengenai pelanggar tindakan
korupsi serta melakukan penanganan kasus korupsi secara transparan.
Jawaban Ujian Tengah Semester
Tatakelola Perusahaan

IRFAN DONOFAN
17043016

1. Prof DR Makhfud MD menjelaskan untuk bias menciptakan


tatakelola Negara yang baik, diperlukan 5 syarat. Coba anda
jelaskan ke lima syarat tersebut. Menurut pendapat saudara apakah
prasyarat sudah cukup atau belum.

Jawaban :
5 syarat tata kelola Negara yang baik menurut Mahfud MD adalah sebagai
berikut :
a) Menciptakan efisiensi dalam manajemen sector public dengan
memperkenalkan model-model pengelolaan perusahaan di lingkungan
administrasi pemerintahan, melakukan kontrak-kontrak dengan pihak
swasta atau NGOs untuk menggantikan fungsi yang ditangani
pemerintahan sebelumnya, dan melakukan desentralisasi administrasi
pemerintahan.
b) Menciptakan akuntabilitas publik, dalam arti apa yang dilakukan oleh
pemerintah harus dapat dipertanggungjawabkan kepada public.
c) Tersedianya infrastruktur hukum yang memadai dan sejalan dengan
aspirasi masyarakat dalam rangka menjamin kepastian system
pengelolaan pemerintahan.
d) Adanya system informasi yang menjamin akses masyarakat terhadap
instrument hokum dan berbagai kebijakan pemerintah.
e) Adanya transparansi dari berbagai kebijakan mulai dari proses
perencanaan hingga evaluasi sebagai pelaksanaan hak dari masyarakat
(rights to information).
Menurut pendapat saya syarat syarat yang disebutkan diatas sebagai
syarat untuk pelaksanaan tata kelola pemerintah yang baik sudah bagus,hal
yang selanjutnya harus dilakukan adalah bagaimana semua syarat tersebut
dijalankan dengan baik agar syarat tatakelola yang dilakukan berjalan
dengan seperti yang diharapkan. Dikarenakan dalam pelaksanaan tata
kelola pemerintah terdapat tiga unsur pokok yang bersifat sinergis atau
saling berhubungan dalam menata pengelolaan pemerintahan yang baik,
ketiga unsur pokok tersebut ialah Unsur pemerintah yang dipercaya
menangani manajemen negara pada suatu periode tertentu,Unsur
swasta/wirausaha yang bergerak dalam pelayanan publik dan Unsur warga
masyarakat (stakeholders),jadi ketiga unsur memegang peranan penting
dikarenakan ketiganya saling berhubungan satu sama lain serta ketiga
unsure ini diharapkan dapat menjalankan syarat tersbut agar pelaksanaan
gcg yang baik dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan.

2. Konsep Governance pada dasarnya dapat dimaknai minimal dalam 3


hal. Coba anda jelaskan pemaknaannya tersebut. Menurut saudara
apa makna lain yang terkandung dalam konsep governance tersebut
sehingga timbulnya konsep tersebut.

Jawaban :
a. governance sebagai sebuah rangkaian proses pembentukan
(pengambilan) kebijakan yang melibatkan berbagai pihak yang
berkepentingan.
b. governance sebagai implementasi atau pelaksanaan
kewenangan/kekuasaan untuk mengelola berbagai urusan negara (dalam
arti pelaksanaan kebijakan yang telah diputuskan).
c. “governance’ sebagai instrumen negara untuk mendorong terciptanya
kesejahteraan ditengah-tengah masyarakat.

3. Dalam pelaksanaan good governance di kabupaten Solok tindakan


apa yang sudah dilakukan oleh Bupati Gamawan Fauzi sehingga
pelaksanaannya dianggap fenomenal.

Jawaban :
a. Pos Pelayanan Satu Pintu (POSYANTU ),
Ide ini berawal dari adanya keluhan-keluhan dari masyarakat atas
pelayanan pemerintah daerah. Pelayanan kepada masyarakat selama ini
terkesan tidak efisien, tidak profesional, tidak transparan, tidak jelas,
dan bahkan berbelit-belit.
Tujuan POSYANTU adalah untuk memberikan pelayanan
perizinan dan non perizinan kepada masyarakat secara transparan dalam
hal waktu, biaya dan prosedur.

b. G to G pelayanan prima diberikan kepada Unit Kerja di


lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Tujuan G to G adalah:
 Memberikan kemudahan Unit kerja Pengguna Anggaran dalam
pengurusan uang.
 Memberikan kepastian waktu pelayanan kepada Pemegang Kas
menghindarkan terjadinya praktek memberi dan menerima dalam
pengurusan/penerbitan SPMU pada BPKD.
 Mengurangi resiko terjadinya kehilangan uang bagi pemegang kas. 

c. Tunjangan Daerah
Peningkatan kinerja aparatur pemerintah tidak terlepas dari sistem
penggajian kepegawaian. Sampai tahun 2004, di lingkungan pemkab.
Solok terdapat istilah “meja mata air dan meja air mata”.
Teknis Good Governance yg dilakukan: menghilangkan seluruh
jenis honor proyek, dan kemudian menggantikannya dalam bentuk
tunjangan daerah yang didistribusikan secara merata ke seluruh pegawai
di lingkung-an Pemkab. Solok, termasuk guru dan tenaga honorer.

d. Pengadaan Barang dan Jasa


Petunjuk pelaksanaan pengadaan barang/jasa di lingkungan
Pemkab. Solok didasarkan pada SK Bupati Solok No.28 Tahun 2005,
yang sebagian besar mengacu kepada Kepres Nomor. 80 Tahun 2003
tentang Pedoman pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden
Nomor 32 Tahun 2005.
Berdasarkan wawancara, sistem pengadaan barang dan jasa sudah
berjalan cukup fair di Kabupaten Solok. Hal tersebut ditunjukkan oleh
kesempatan yang diberikan secara terbuka kepada siapa saja yang
mampu memenuhi syarat standar yang ditetapkan.
Menurut rekanan, dengan sistem pengadaan barang dan jasa yang
berlaku saat ini, tidak ada lagi sistem arisan dalam proyek-proyek
pemerintah. Pemenang tender adalah yang terbaik dan paling memenuhi
syarat dari seluruh rekanan yang mendaftar.

e. Pakta Integritas
Tujuannya pakta integritas :
 mewujudkan aparatur negara yang bersih, berwibawa serta bebas
dari unsur KKN.
 mewujudkan kesepakatan dan kejujuran bersama antara pemerintah,
dunia usaha, dan masyarakat untuk menghindari terjadinya praktek-
praktek KKN.
 mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan
masyarakat yang prima (best excelent).
 menuju birokrasi pemerintahan yang bersih, profesional, tanggap dan
bertanggungjawab.

f. Anggaran Berbasis Kinerja


adalah anggaran yang diajukan selalu berdasarkan program kerja
yang direncanakan, bukan sebaliknya program kerja yang mengikuti
anggaran yang tersedia.
Anggaran Berbasis Kinerja adalah sistem penyusunan anggaran
unit kerja yang berdasarkan kinerja (program kerja) selama tahun yang
bersangkutan.
Kabupaten Solok menciptakan sistem dan prosedur penyusunan
anggaran berbasis kinerja dengan mekanisme perencanaan partisipatif.
Mekanisme tersebut didasarkan pada SK Bupati Solok No.442/BUP-
2002).

g. Kesepakatan Kinerja (Performance Agreement)


adalah kontrak pelaksanaan program kerja selama 1 tahun yang
akan dipertanggungjawabkan oleh Pihak I kepada Pihak II pada akhir
tahun.
Di Kabupaten Solok, performance agreement yang dilakukan
adalah antara Bupati Solok (Pihak I) dengan DPRD Solok (Pihak II)
dan antara Kepala SKPD Solok (Pihak I) dengan Bupati Solok (Pihak
II). Dasar hukum performance agreement adalah nota kesepakatan.

h. Partisipasi Masyarakat
adalah suatu sistem yang mengikutsertakan masyarakat dalam
proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan
pembangunan.
Partisipasi Masyarakat merupakan salah satu unsur good
governance dalam pembangunan di kabupaten Solok, karena seluruh
kegiatan pembangunan di Kabupaten Solok dilakukan dan
diperuntukkan bagi masyarakat.
Dasar hukum partisipasi masyarakat di kabupaten Solok adalah
Perda No.5/1999 rev Perda No.7/2000 dan Perda No.5 Tahun 2004.
i. Pola Partisipatif
dalam sebuah kegiatan pembangunan, salah satu biaya yang harus
dianggarkan adalah biaya perawatan.
Untuk menjawabnya, Pemkab Solok sejak Tahun 1996/ 1997 telah
mengalokasikan dana untuk kegiatan peningkatan sarana prasarana
pelayanan publik pola partisipatif dalam bentuk dana mengambang.
Dana tersebut dimaksudkan untuk dapat memfasilitasi kebutuhan
pembangunan Nagari/masyarakat yang dananya tidak tertampung dalam
kegiatan lain pada APBD Kabupaten Solok.
Dengan kata lain dana tersebut disediakan untuk memecahkan
permasalahan pembangunan segera yang dihadapi dalam tahun berjalan.

j. Revolving Fund
Hasil evaluasi yang dilakukan oleh Pemkab. Solok menunjukkan
permasalahan yang paling menonjol adalah mengenai pasar dan
permodalan.
Menjawab hal tersebut Pemkab. Solok menyediakan Skim Kredit
yang akan membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha yang
telah ada, yang kemudian dikenal dengan Program Revolving fund
(Dana bergulir).

k. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)


merupakan media pertanggungjawaban yang dibuat secara
periodik, memuat informasi yang dibutuhkan oleh pihak yang
memberikan amanah atau pihak yang mendelegasikan wewenang.
4. Jelaskanlah apa makna yang tersirat dalam pelaksanaan Good
Governance.

Jawaban :
• Governance sebagai sebuah rangkaian proses pembentukan
(pengambilan) kebijakan yang melibatkan berbagai pihak yang
berkepentingan;
• Governance sebagai implementasi atau pelaksanaan
kewenangan/kekuasaan untuk mengelola berbagai urusan negara (dalam
arti pelaksanaan kebijakan yang telah diputuskan);
 
• Governance sebagai instrumen negara untuk mendorong terciptanya
kesejahteraan ditengah-tengah masyarakat.

5. Implementasi pelaksanaan GCG pada perusahaan pada dasarnya


terletak pada pengembangan hardware dan software. Coba jelaskan
dan menurut saudara mana yang paling penting dari kedua aspek
tersebut.

Jawaban :
• Pengembangan Hardware, yang bersifat teknis atas pembentukan
atau perubahan struktur dan sistem organisasi.
• Pengembangan Software, lebih bersifat psikososial ,mencakup
perubahan paradigma, misi, visi, nilai dan perilaku.
Dalam dunia bisnis ternyata sebahagian perubahan mengarah pada
aspek hardware, seperti penyusunan sistem, prosedur serta
pembentukan organisasi. GCG menyiratkan secara implisit, perusahaan
bukanlah sekedar mesin yang mengubah input menjadi output tetapi
adalah lembaga insani yang punya nilai , cita dan tanggung jawab
sosial. Konsep GCG mencerminkan pentingnya berbagi , peduli dan
melestarikan.

6. Coba saudara jelaskan mengapa perusahaan perlu melakukan GCG


tersebut.

Jawaban :
Menurut saya, penerapan GCG pada perusahaan menjadi penting
karena dapat berkontribusi mempertahankan dan meningkatkan
kelangsungan usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang dan
meningkatkan kepercayaan para investor, pemegang saham, dan
pemangku kepentingan lainnya.

7. Jelaskan juga prinsip-prinsip GCG tersebut.

Jawaban :
Good Corporate Governance adalah sebuah tata kelola perusahaan yang
berfokus pada keseimbangan antara tujuan ekonomi dan social dengan
tujuan peribadi dan kelompok, yang mana tugasnya adalah untuk
mencapai efesiensi dalam menggunakan sumber daya agar terciptanya
akuntabilitas dalam pengginaan sumber daya tersebut. Berikut beberapa
prinsip dari Good Corporate Governance :

a) Keterbukaan, dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan


keterbukaan dalam mengemukakan informasi materil dan relevan
mengenai perusahaan. Perusahaan akan menyediakan informasi yang
cukup, akurat, dan tepat waktu kepada seluruh stakeholders, sehingga
pihak-pihak yang mempunyai keterkaitan dengan perusahaan
mengetahui ;resiko yang mungkin trjadi keuntungan yang dapat
diperoleh dalam melakukan transaksi dengan perusahaan dan ikut serta
dalam mekanisme pengawasan terhadap jalannya perusahaan.

b) Akuntabilitas, kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban


organ-organ perusahaan sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana
secarae fektif. Akuntabilitas menciptakan pengawasan efektif yang
mendasarkan pada keseimbangan hak dan tanggungjawab antara
pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.

c) Tanggungjawab, kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan terhadap


peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
perusahaan yang sehat. Perusahaan memenuhi dan mematuhi hokum
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
termasuk didalamnya pemenuhan hak-hak stakeholders, keselamatan
dan kesehatan kerja, dan penghindaran dari praktik bisnis yang tidak
sehat.

d) Kemandirian,keadaan dimana perusahaan dikelola secara professional


tanpa benturan kepentingan dan intervensi dari pihak manapun yang
tidak sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku dan
prinsip-prinsip perusahaan yang sehat. Dalam menjalankan tugas
kepengurusan perusahaan dan dalam melaksanakan peran pengawasan
atas jalannya perusahaan bebas dari intervensi pihakluar.

e) Kewajaran,keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak


stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku. Serta kepada stakeholders
diberikan perlindungan, kesempatan dan perlakuan yang wajar untuk
menuntut jika terjadi pelanggaran terhadap hak mereka.

8. Menurut saudara, pelaksanaan GCG untuk perusahaan BUMN


dengan perusahaan Public sama atau tidak. cobajelaskan.

Jawaban :
Menurut saya, sama. Karena dilihat dari tujuan GCG di perusahaan
BUMN, perusahaan akan berusaha untuk memaksimalkan nilai BUMN di
mata publik dengan cara: Meningkatkan keterbukaan, Meningkatkan
kepercayaan publik, Bertanggungjawab, Berlaku adil sehingga memiliki
daya saing, Mendorong pengelolaan BUMN secara profesional,
transparan, effesien dan meningkatkan kemandirian, Mendorong
perusahaan dalam mengambil keputusan dan menjalankankeputusan
dilandasi oleh moral yang tinggi dan mematuhi peraturan yang berlaku
serta menjaga kelestarian alam. Dengan ini perusahaan tersebut akan
mendapatkan penilaian positif dari masyarakat umum.

9. Menurut saudara apakah pelaksanaan GCG pada perusahaan swasta


sama dengan pelaksanaan GCG dari BUMN. Jelaskan!

Jawaban :
Sektor swasta sebagai pengelola sumber daya diluar negara dan
birokrasi pemerintahan harus memberi kontribusi dalam usaha
pengelolaan sumber daya tersebut. Penerapan cita tata kelola pemerintahan
yang baik mensyaratkan keterlibatan masyarakat dan organisasinya
sebagai kekuatan pengembang negara. Tata kelola pemerintahan yang baik
dapat terwujud apabila didukung dengan prinsip yang dapat
membangkitkan kepercayaan berupa partisipasi, penegakan hukum,
transparansi, responsif, kesetaraan dan keadilan, dan akuntabilitas.

10. Salah satu fungsi pelaksanaan GCG yaitu adanya sekretaris


perusahaan. Coba jelaskan fungsi dan tugas sekretaris perusahaan
tersebut.

Jawaban :
Fungsi sekretaris perusahaan:
a) Mengikuti perkembangan peraturan pasar modal yang berlaku.
b) Memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap informasi yang
dibutuhkan owner terkait kondisi emiten atau perusahaan.
c) Penghubung antara emiten dengan bapepam dan masyarakat
d) Jadi fungsi sekretaris perusahaan adalah pada dasarnya membantu
direksi untuk bisa berhubungan stake holdernya sebagai upaya untuk
meningkatkan loyalitas stake holder.
e) Menyusun laporan manajemen serta kegiatan yang berkaitan dengan
kesektariatan, penanganan hukum ,pengelolaan kehumasan ,sistem
manajemen mutu dan sistem informasi manajemen.

Tugas Sekretaris Perusahaan


a) Menyiapkan daftar khusus yang terkait dengan kepemilikan direksi
serta afiliasinya yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.
b) Membuat daftar pemegang saham termasuk minoritasnya ( < 5%)
c) Menghadiri rapat direksi serta membuat notulen rapattersebut
d) Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS
e) Mengkoordinasikan penyusunan L/K triwulanan, annual report
f) Mewakili perusahaan dalam menyelesaikan perselisihan hukum dengan
fihak ke 3 baik di dalam maupun diluar pengadilan
g) Menjadi fasilisator dalam pengembangan sistem manajemen mutu,
penyebarluasan informasi melalui jaringan.
h) Merekomendasikan spesifikasi teknis hardware dan software yang
dimiliki perusahaan.

Jawaban Kuis
Tatakelola Perusahaan Minggu 1 sd 16

IRFAN DONOFAN
17043016

Kuis 1

1. Pemberantasan korupsi hanya dilakukan oleh BPK serta lembaga lain yang
berada dibawahnya.
A. Betul
B. Salah

2. Munculnya korupsi dan manipulasi di Indonesia disebabkan oleh


lemahnya prosedur hokum yang berlaku
A. Betul
B. Salah

3. Hilangnya kreativitas dikalangan masyarakat disebabkan adanya


perbedaan pandangan merupakan sisi negative dari konsep pluralism.
A. Betul
B. Salah

4. Tujuan dari transparansi adalah


a. Membangun rasa saling percaya antara pemerintah dengan publik
b. Rakyat diberikan wewenang untuk mengkritik tindakan pemerintah
yang dianggap salah.
c. Mempercayai pemerintah, bahwa informasi yang diberikan pemerinta
hitu akurat.
d. Semua benar

5. Berorientasi Konsensus (Consensus Orientation) diartikan :


a. Pemerintahan yang baik (Good Governance) akan bertindak
sebagai penengah (mediator) bagi berbagai kepentingan yang
berbeda.
b. Pemerintah hanya melihat kepentingan masyarakat saja serta
mengorbankan kepeentingan pribadi.
c. Pemerintah hanya bertindak sesuai undang-undang saja
d. Semua salah

Kuis 2

1. Untuk dapat melaksanakan Good Governance yang baik, maka setiap


kepala daerah harus menerapkan Good Governance yang sama dengan
daerah lainnya, sehingga punya landasan hukum yang kuat.
A. Betul
B. Salah

2. Pelaksanaan Tata kelola (governance) yang baik, yaitu transparansi,


partisipasi, dan akuntabilitas
A. Betul
B. Salah
3. Good Governance dalam konteks pembangunan berkelanjutan dapat
dilihat sebagai suatu upaya sinergis yang memadukan pembangunan
secara adil dan merata didaerah tertentu
A. Betul
B. Salah

4. Perbaikan Layanan Masyarakat dalam bentuk Perizina dan Non Perizinan


dilakukan dengan memperket ataturan-aturan yang berlaku.
A. Betul
B. Salah

5. Pemberdayaan masyarakat dalam praktek tata kelola pemerintahan yang


baik terkait dilakukan pemberian kerja yang layak kepada masyarakat
yang nganggur.
A. Betul
B. Salah

6. Faktor yang menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tata kelola


pemerintah yang baik menentukan adalah menentukan undang-undang
sesuai dengan daerah tersebut.
A. Betul
B. Salah

Kuis 3

1. Pos Pelayananan satu pintu yang dibuat oleh Bupati Gammawan Fauzidi
terjemahkan sebagai :
a. Seluruh keluhan masyarakat akan ditampung oleh suatu badan yang
sudah ditentukan.
b. Seluruh keluhan masyarakat akan ditampung oleh suatu dinas yang
sudah ada.
c. Seluruh keluhan masyarakat akan ditampung langsung oleh Bupati.
d. Tidak ada yang benar

2. Giro to Giro merupakan pelayanan yang diberikan kepada Unit kerja


Pengguna Anggaran dalam pengurusan uang. Efeknya adalah pengguna
anggaran atau pengguna kas bias menyimpan dana Tersebut kedalam
gironya sendiri , ini bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya
kehilangan uang. Menurut saudara apakah benar konsepnya seperti itu.
A. Betul
B. Salah

3. Untuk menjamin kejujuran petugas untuk tidak menerima suap, petugas


BPKD yang bertugas di Giro to Giro diwajibkan menandatangani pakta
integritas. Sedangkan untuk menunjukkan proses yang transparan pada
pelayanan Giro to Giro di atas loket pengurusan G to G ditempel prosedur
dan system kerja pencairan dana program. Menur ut saudara apakah benar
konsepnya seperti itu.
A. Betul
B. Salah

4. Untuk mengurangi ketimpangan penghasilan bagi pegawai di Kab. Solok,


honor-honor proyek yang diterima oleh pengelola proyek dikurangi dengan
mengeluarkan keputusan Bupati sehingga seluruh seluruh pegawai
menerima tunjangan daerah tersebut. Menurut saudara apakah benar
konsepnya seperti itu.
A. Betul
B. Salah
5. Sistem yang digunakan dalam pengadaan barang dan jasa tersebut
menggunakan sedikit lembaga pengawas independen sehingga proses yang
berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Menurut saudara apakah benar
konsepnya seperti itu.
A. Betul
B. Salah

Kuis 4

1. Pihak-pihak yang mendukung GCG adalah kecuali :


A. Pemerintah melalui badan yang ditunjuk
B. Dunia Usaha
C. Masyarakat
D. Pemerintah

Kuis 5
1. Komisaris independen berfungsi sebagai penyeimbang kekuatan dalam
membela kepentingan pemerintah terhadap pengambilan keputusan
A. Betul
B. Salah

Kuis 6
1. Pelaksanaan CSR bertujuan untuk meningkatkan reputasi perusahaan
dimata public, bukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
secara luas.
A. Betul
B. Salah