Anda di halaman 1dari 6

Penerapan Strategi Bisnis di Masa Pandemi Covid-19

Maskarto Lucky Nara Rosmadi

STIE Kridatama Bandung


Jl. Terusan Borobudur No. 1-4 Bandung 40239
E-mail: maskartolucky@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi bisnis yang diterapkan oleh pelaku Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi pandemi covid-19. objek penelitian
adalah industri makanan ringan dengan merek dagang Waroenk Ngemil yang terletak di Jalan
Sadang Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa strategi bisnis dalam
memasarkan hasil produksinya adalah melalui media sosial. Dari hasil penelitian di atas, maka
dapat diuraikan bahwa strategi ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan
memperhatikan daya beli konsumen di masa pandemi covid-19 ini. Namun demikian, dengan
menggunakan sarana media sosial, maka dana yang dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil berdampak
pada berkurangnya modal usaha. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa peran pemerintah
dan perbankan sangat penting terutama berkaitan dengan pelatihan dalam penggunaan teknologi
informasi agar produk usaha kecil tetap dapat bertahan di tengah pandemi covid-19.
Kata kunci : Strategi Bisnis, Media sosial, Daya beli konsumen.

ABSTRACT

This research was conducted to determine the business strategies applied by Micro, Small
and Medium Enterprises (MSMEs) in the face of the Covid-19 pandemic. The object of research is
the snack industry with the trademark Waroenk Ngemil which is located on Sadang street,
Bandung Regency. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach.
Based on the research results, it was obtained data that the business strategy in marketing its
products is through social media. From the results of the research above, it can be explained that
this strategy can work as expected by paying attention to the purchasing power of consumers
during the Covid-19 pandemic. However, by using social media facilities, the funds needed by
small business actors have an impact on reducing business capital. From the description above, it
can be concluded that the role of the government and banking is very important, especially with
regard to training in the use of information technology so that small business products can survive
the covid-19 pandemic.
Keyword: Business strategy, Social media, Purchising power of consumers.

1. PENDAHULUAN yang melanda hampir di seluruh dunia


mengakibatkan sendi-sendi kehidupan seperti
Persaingan usaha yang semakin ketat pendidikan dan perekonomian mengalami
di era globalisasi harus disikapi oleh para kelumpuhan yang berakibat sekolah-sekolah
pelaku bisnis/usaha dengan menerapkan ditutup serta perusahaan-perusahaan banyak
langkah-langkah strategis bagi kelangsungan yang mengurangi aktivitas produksi dan
usahanya. Munculnya pandemi covid-19 bahkan tidak sedikit yang melakukan
pemutusan hubungan kerja (PHK).

122 Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021


Perekonomian menjadi shock baik secara (Felita & Oktivera, 2019); (Altinay,
perorangan, rumah tangga, perusahaan makro Madanoglu, De Vita, & Arasli, 2016)
dan mikro bahkan perekonomian negara di
dunia (Taufik & Ayuningtyas, 2020). Namun demikian, meskipun dalam
masa pandemi covid-19 para pelaku usaha
Pemerintah Indonesia berupaya untuk sudah menerapkan strategi pemasaran
mengatasi permasalahan tersebut dengan melalui media sosial, tetapi perlu juga
mengeluarkan beberapa kebijakan khususnya dicermati kemampuan daya beli masyarakat.
di bidang perekonomian agar permasalahan Budiman (2018) dan Suhardi & Herlina
pandemi covid-19 ini tidak mengakibatkan (Suhardi & Herlina, 2010).
resesi ekonomi yang berkepanjangan.
Perusahaan besar, menengah, dan kecil yang Dari uraian di atas, maka penulis dapat
masih mampu bertahan melakukan beberapa merumuskan beberapa permasalahan, yaitu:
langkah konkrit agar hasil produksinya tetap a. Strategi apa yang diterapkan oleh pelaku
dapat dipasarkan. UMKM ini dapat bertahan di tengah
pandemi covid-19.
Pemasaran secara online melalui b. Bagaimana dampak pandemi covid-19
media merupakan langkah tepat yang harus bagi pemasaran produk UMKM.
dilakukan oleh para pelaku usaha (Suswanto Adapun tujuan dari penelitian empiris
& Setiawati, 2020; Gu, Han, & Wang, 2020). ini adalah untuk mengetahui:
Oleh karena itu strategi yang diterapkan oleh a. Strategi yang diterapkan oleh pelaku
para pelaku usaha ini harus dilakukan secara usaha agar dapat bertahan di tengah
optimal agar produk yang dihasilkan dapat pandemi covid-19.
diterima oleh masyarakat dengan b. Dampak pandemi covid-19 bagi
memberikan keterangan yang jelas dan dapat pemasaran produk UMKM.
dipercaya konsumen.
2. METODOLOGI
Media sosial yang banyak digunakan
pelaku usaha dalam memasarkan hasil Penelitian dilakukan di UMKM
produksinya dapat terlihat pada grafik Waroenk Ngemil yang berlokasi di Jalan
berikut: Sadang Kabupaten Bandung. adapun
pelaksanaan penelitian dilaksanakan dari
bulan Mei sampai dengan Agustus 2020.
Metode yang digunakan adalah metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif
analitis, verifikatif, dan eksploratif. Jenis data
yang dikumpulkan adalah data primer yang
diperoleh dari wawancara yang tidak
terstruktur ke sumber informasi (informan
kunci dan informan). Teknik analisis data
menggunakan model deskriptif kualitatif
dalam bentuk pengumpulan data, reduksi
data, display data, dan kesimpulan.
Sumber: We Are Social, Hootsuite, 2020

Grafik 1. 10 Media Sosial Yang paling Sering 3. LANDASAN TEORI


Digunakan di Indonesia
Strategi Bisnis
Dari grafik 1 di atas dapat terlihat,
bahwa media sosial youtube merupakan Organisasi bisnis (perusahaan) dapat
media yang paling banyak digunakan oleh tumbuh dan berkembangan apabila dalam
masyarakat Indonesia selain whatsApp, menjalankan aktivitas usahanya berpegang
facebook, dan Instagram. Para menyedia pada konsep efektivitas dan produktivitas.
media sosial ini saling berlomba dalam Tidak dapat dipungkiri berdirinya organisasi
memberikan pelayanan berupa fitur-fitur bisnis adalah pencapaian keuntungan laba
pendukung terutama bagi pelaku usaha

Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021 123


(provit) secara optimal. Langkah untuk produk dengan cepat, tepat, dan sesuai
memenangkan persaingan adalah dengan dengan yang diharapkan.
menerapkan strategi pemasaran yang tepat
sasaran baik dari segi kualitas, harga, maupun Daya Beli Konsumen
daya saing atas produk yang dihasilkannya.
Ketertarikan konsumen untuk
Strategi bisnis yang tepat untuk memiliki suatu produk ditentukan oleh
memasarkan produk di masa pandemi covid- beberapa faktor, diantaranya, kualitas,
19 ini adalah melalui media elektronik produk, spesifikasi, dan harga. Seiring
dimana antara produsen dan konsumen tidak dengan berkembangnya ilmu pengetahuan
bertemu langsung pada satu tempat tetapi dan teknologi informasi, maka konsumen
memiliki jangkauan pemasaran yang sangat sangat dimudahkan adanya internet yang
luas (Ulya, 2020; Riyadi, Mahkota, & mampu menyediakan segala kebutuhan
Suyadi, 2014; Kaplan, 2012). manusia terkait dengan produk yang mereka
inginkan.
Dari hasil penelitian empiris yang
dilakukan oleh Bastian (2015), Jermias Kondisi ini harus didukung oleh data-
(2008), dan O’Brien (2003) dapat data yang jelas, jujur, dan terpercaya
disimpulkan, bahwa pemanfaatan teknologi sehingga konsumen tidak dirugikan dalam
informasi melalui sosial media merupakan melakukan transaksi meskipun melalui media
strategi yang tepat untuk memasarkan hasil sosial. Selain itu kepercayaan pada
produksi tanpa batas dengan tetap perusahaan serta harga yang kompetitif
memperhatikan neraca keuangan perusahaan. menjadi alternatif terbaik bagi konsumen
(Nasution & Yasin, 2014; Siagian &
Media Sosial Cahyono, 2014; Ganguly, Dash, Cyr, &
Head, 2010).
Dunia bisnis di era globalisasi,
pemasaran produk baik barang maupun jasa Hasil penelitian empiris yang
dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dilakukan oleh Nainggolan & Oeilliam
informasi. Media sosial merupakan produk (2019), Dinawan (2010), Shahnaz &
dari teknologi informasi memberikan manfaat Wahyono (2016), dan Pomantow, Tumbuan
optimal bagi pelaku usaha. Dengan media & Loindong (2019) dapat disimpulkan,
sosial pelaku usaha dapat memaparkan bahwa daya beli konsumen terhadap suatu
spesifikasi produk, kualitas, dan harga produk dipengaruhi oleh beberapa faktor,
sehingga konsumen dapat lebih leluasa antara lain pendapatan konsumen, citra
memilih barang yang dibutuhkan sesuai merek, kualitas produk, serta harga yang
dengan kemampuannya (Praditya, 2019; kompetitif.
Purbohastuti, 2017; Rusdiono, 2019).
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
Para pakar menyetujui, bahwa dengan
adanya media sosial sebagai salah satu media Hasil penelitian yang dilakukan pada
untuk memasarkan hasil produksi telah usaha kecil diketahui bahwa untuk
memberikan pengetahuan kepada para keberlangsungan usahanya Waroenk Ngemil
konsumen berkaitan dengan spesifikasi berupaya untuk memasarkan produk
produk yang akan mereka beli makanannya secara optimal. Strategi
(Widyaningrum, 2016; Singh, Jackson, & pemasaran yang digunakan di tengah
Cullinane, 2008; Mongold & Faulds, 2009). pandemi covid-19 yaitu dengan
menggunakan media sosial, antara lain,
Hasil penelitian empiris yang facebook, instagram, Whatsapp, telegram,
dilakukan oleh Grandon & Pearson (2004), serta tergabung dalam usaha online lainnya
Orapin (2009), dan Kurniawan (2017) dapat seperti shopee, go-food, dan grap-food. Hal
disimpulkan, bahwa e-business atau e- ini dapat terlihat pada gambar berikut:
commerce sangat berguna dan bermanfaat
baik bagi produsen yang memiliki produk
maupun konsumen yang membutuhkan

124 Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021


Data di atas menunjukkan bahwa
pemanfaatan internet dan media sosial
sebagai bagian dari strategi pemasaran sudah
sangat tepat apalagi di saat pandemi covid-19
ini. Hal ini tentunya memperkuat pendapat
Sumber: Manajemen Waroenk Ngemil, 2020: dari Suswanto & Setiawati (2020), Gu, Han,
data diolah & Wang (2020) yang menyatakan bahwa
pemasaran produk secara online sangatlah
Gambar 1. Produk Waroenk Ngemil yang tepat dalam upaya mendukung pemasaran
Diposting di Sosial Media secara tradisional.

Dari gambar 1 di atas dapat dijelaskan Pendapat dari para ahli tersebut
bahwa dalam memasarkan hasil produksinya, diperkuat oleh penelitian terdahulu yang
pelaku usaha kecil (UMKM) memanfaatkan dilakukan oleh Bastian (2015), Jermias
media sosial baik whatsapp, facebook, (2008), dan O’Brien (2003), bahwa
instagram, dan telegram sebagai salah satu pemasaran produk dengan memanfaatan
strateginya. Cara ini dinilai sangat tepat di teknologi informasi melalui internet dan
tengah pandemi covid-19 yang sosial media merupakan strategi yang tepat
mengharuskan segala sesuatunya dikerjakan untuk memasarkan hasil produksi tanpa batas
tanpa bersentuhan secara langsung. dengan tetap memperhatikan neraca
keuangan perusahaan. Dengan demikian
Dari hasil wawancara dengan pemilik penulis dapat menyimpukan bahwa
usaha Waroenk Ngemil yang menyediakan penerapan strategi yang tepat selain dapat
makanan ringan dengan selera pedas mempertahankan kelangsungan usaha kecil
diketahui bahwa pemanfaatan internet dan juga dapat memperluas jaringan pemasaran
media sosial untuk memasarkan hasil yang berdampak positif bagi pertumbuhan
produksinya sangat tepat dan bermanfaat dan perkembangan usaha kecil di masa yang
serta dapat menjangkau daerah-daerah tanpa akan datang.
terbatas ruang dan waktu. Hal ini dapat
terlihat pada grafik berikut: 5. KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang dilakukan,
Sebaran Produk maka dapat disimpulkan bahwa untuk
27% mempertahankan kelangsungan usaha kecil
30% (UMKM) pemanfaatan internet dan media
25% 18%
20% 15% sosial merupakan strategi yang sangat tepat di
11%
15% tengah pandemi covid-19 ini. Namun
10% 4% 2.80%
5% demikian penggunaan teknologi juga
0% membutuhkan biaya yang tidak sedikit serta
sumber daya manusia yang memiliki
kemampuan di bidang teknologi informasi.
Bagi peneliti selanjutnya hendaknya
menggunakan metode penelitian lain agar
hasil yang diperoleh lebih signifikan.
Sumber: Manajemen Waroenk Ngemil
Agustus 2020, data diolah DAFTAR PUSTAKA

Grafik 2. Sebaran Produk Waroenk Ngemil Altinay, L., Madanoglu, M., De Vita, G., &
Periode Mei-Juli 2020 Arasli, H. (2016). The interface
Dari grafik 2 dapat diketahui, bahwa between organizational learning
sebaran produk makanan ringan Waroenk capability, entrepreneurial
Ngemil sudah tersebar hampir ke seluruh orientation, and SME growth.
wilayah Indonesia dan bahkan ke beberapa Journal of Small Business
negara Asean. Management, 54(3), 871-891.

Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021 125


Bastian, A. (2015). Analisis Strategi Bisnis businesses. Information &
dan Perancangan Strategis Sistem Management, 42(1), 197-216.
Informasi pada Perguruan Tinggi
Gu, J., Han, B., & Wang, J. (2020). Covid-
Swasta (Studi Kasus : Universitas
19: Gastrointestinal Manifestations
Majalengka). Infotech Journal, 1(1),
and Potential Fecal–Oral
55-61.
Transmission. Journal
Budiman, J. (2018). Pengaruh Daya Beli Gastroenterology, 158(6), 1518-
Masyarakat dan Strategi Pemasaran 1519.
Dalam Meningkatkan Hasil
Jermias, J. (2008). The relative influence of
Penjualan Pada Bisnis Property.
competitive intensity and business
Jurnal Keilmuan dan Aplikasi
strategy on the relationship between
Teknik, 5(1), 1-6.
financial leverage and performance.
Darwanto. (2013). Peningkatan Daya Saing The British Accounting Review,
UMKM Berbasis Inovasi dan 40(1), 71-86.
Kreativitas (Strategi Penguatan
Kaplan, A. (2012). Invited Comment On The
Property Right terhadap Inovasi dan
Theme Of the Special Issue Social
Kreativitas). Jurnal Bisnis dan
Media: Back to the Roots and Back
Ekonomi, 20(2), 142-149.
to the Future. Journal of Systems
Dewi, S. R., Andari, & Masitoh, M. R. and Information Technology, 14(2),
(2019). Peran Pelatihan dan 101-1-4.
Workshop Bagi Peningkatan
Kurniawan, P. (2017). Pemanfaatan Media
Motivasi, Inovasi dan Kreativitas
Sosial Instagram Sebagai
Pada UMKM Kerajinan Tangan dari
Komunikasi Pemasaran Modern
Manik-manik. kaibon Abhinaya:
Pada Batik Burneh. Jurnal
Jurnal Pengabdian Masyarakat,
Kompetensi, 11(2), 217-225.
1(2), 59-65.
Mongold, W., & Faulds, D. (2009). Social
Dinawan, M. R. (2010). Analisis faktor-
Media the New Hybrid Element of
faktor yang Mempengaruhi
the Promotional Mix. The Business
Keputusan pembelian (Studi kasus
Horizon, 52(4), 357-365.
pada Konsumen Yamaha Mio PT.
Harpindo Jaya Semarang). Jurnal Nainggolan, E. M., & Oeilliam, K. F. (2019).
Sains Pemasaran Indonesia, IX(3), Pengaruh Merek dan Iklan Terhadap
335-369. Daya Beli Konsumen di PT.
InkadoTrading Coy Krakatau Medan
Felita, P., & Oktivera, E. (2019). Pengaruh
(Studi Kasus pada Konsumen Honda
Sales Promotion Shopee Indonesia
yang Membeli Unit CB 150). Jurnal
Terhadap Impulsive Buying
Mutiara Manajemen, 4(2), 367-378.
Konsumen Studi Kasus: Impulsive
Buying Pada Mahasiswa STIKS Nasution, M. F., & Yasin, H. (2014).
Tarakanita. Jurnal Ilmu Komunikasi Pengaruh Promosi Dan Harga
dan Bisnis, 4(2), 159-185. Terhadap Minat Beli Perumahan
Obama PT. Nailah Adi Kurnia Sei
Ganguly, B., Dash, S. B., Cyr, D., & Head,
Mencirim Medan. Jurnal
M. (2010). The effects of Website
Manajemen & Bisnis, 14(2), 135-
Design on Purchase Intention in
143.
Online Shopping : The Mediating
Role of Trust and The Moderating O'Brien, J. (2003). The Capital Structure
Role of Culture. International Implications of Persuing a Strategy
Jpurnal Electric Business, 8(4), 302- of Innovation. Strategic
330. Management Journal, 24(5), 415-
431.
Grandon, E., & Pearson, J. (2004). Electronic
commerce adoption: an empirical Orapin, l. (2009). factor influencing internet
study of small and medium US shopping behaviour: a survey of
consumers in Thailand. Journal of

126 Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021


Fashion Marketing and Covid-19 di Indonesia. Linimasa:
Management, 13(4), 510-513. Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 16-
29.
Pomantow, R. A., Tumbuan, W. J., &
Loindong, S. (2019). Pengaruh Taufik, & Ayuningtyas, E. A. (2020).
Kualitas Produk dan harga Terhadap Dampak Pandemi Covid-19
Daya Beli Bahan Bakar Jenis Terhadap Bisnis dan Eksistensi
Pertalite (Studi pada Konsumen PT. Platform Online. Jurnal
Pertamina (Persero) Manado. Jurnal Pengembangan Wiraswasta, 22(1),
EMBA, 7(1), 521-530. 21-32.
Purbohastuti, A. W. (2017). Efektivitas Ulya, H. N. (2020). Alternatif Strategi
Media Sosial Sebagai Media Penanganan Dampak Ekonomi
Promosi. Tirtayasa Ekonomika, Covid-19 Pemerintah Daerah Jawa
12(2), 212-231. Timur Pada Kawasan Agropolitan.
el Barka: Journal of Islamic
Riyadi, Mahkota, A. P., & Suyadi, I. (2014).
Economic and Business, 3(1), 80-
Pengaruh Kepercayaan dan
109.
Kenyamanan Terhadap Keputusan
Pembelian. Jurnal Administrasi Widyaningrum, P. W. (2016). Peran Media
Bisnis, 8(2), 1-7. Sosial sebagai Strategi Pemasaran
pada Sewa Kostum Meiyu Aiko
Rusdiono. (2019). Peran Media Sosial
Malang. Jurnal Al Tijarah, 2(2),
Sebagai Upaya Pemasaran Bisnis
230-257.
Online Shop Pada Online Shop
Antler MakeUp @antler.makeup.
Widya Cipta: Jurnal Sekretari dan
Manajemen, 3(2), 195-202.
Shahnaz, N. B., & Wahyono. (2016). Faktor
yang Mempengaruhi Minat Beli
Konsumen di Toko Online.
Management Analysis Journal, 5(4),
289-399.
Siagian, H., & Cahyono, E. (2014). Analisis
Website Quality, Trust dan Loyalty
Pelanggan Online Shop. Jurnal
manajemen Pemasaran, 8(2), 55-61.
Singh, T., Jackson, L. V., & Cullinane, J.
(2008). Blogging: A New Play in
Your Marketing Game Plan. The
Business Horizon, 51(4), 281-292.
Suhardi, A., & Herlina. (2010). Pengaruh
Daya Beli Masyarakat Terhadap
Nilai Penjualan Ikan Lele di Desa
Ganjaran Kec. Pagelaran Kabupaten
Pringsewu (Studi kasus pada
Kelompok Pembudidaya Ikan Desa
Ganjaran Kecamatan Pagelaran
Kabupaten Pringsewu). Jurnal
Manajemen dan Keuangan, 8(1),
40-47.
Suswanto, P., & Setiawati, S. D. (2020).
Strategi Komunikasi Pemasaran
Shopee Dalam Membangun
Positioning di Tengah Pandemi

Jurnal IKRA-ITH Ekonomika Vol 4 No 1 Bulan Maret 2021 127