Anda di halaman 1dari 19

Tipologi &

Karakteristik Seni Rupa


/ GambarAnak
Pendidikan Seni Rupa

Cheni Maharani
K7119057 / 4A
TIPOLOGI GAMBAR
ANAK
Berdasarkan hasil karya gambar yang
diciptakan anak, kita sebagai guru akan
mengetahui cara ungkapan seni rupa yang
berbeda. Perbedaan ini terletak pada hasil
karya yang dihasilkan. Ada gambar yang
naturalis, ada gambar anak yang bertipe
ekspresif, ada gambar yang bertipe dekoratif
dan sebagainya. Selain itu perbedaan
karakter tipologi gambar anak terletak pada
tingkat usia anak.
Dalam In Education
Through Art, Read
(1958: 140)
mengklasifikasikan
gambar anak-anak
menjadi 12, yaitu:
Organic, Lyrical,
Impresionist, Rhytmical
Pattern, Structur Form,
Shematic, Haptic,
Expresionist,
enumeratif, Decorative,
Romantic, dan Literari.
Organic Lyrical Impresionist

Berkaitan serta bersimpati


Penggambaran objek
dengan objek-objek nyata,
bersifat realistis, tetapi Lebih mementingkan
anak-anak lebih suka
tidak bergerak seperti detail/kesan suasana
objek dalam kelompok
organic. Objek yang yang digambarkan
daripada yang sendiri.
digambarkan statis daripada konsep
Tipe ini juga mengenal
dengan warna-warna keseluruhan
proporsi yang wajar dan
yang tidak mencolok.
hubungan organis yang
Biasanya digambarkan
wajar pula, misalnya
oleh anak perempuan.
pohon yang menjulang di
atas tanah, gambar
manusia dan hewan
bergerak sesuai dengan
bentuk aslinya.
Rhytmical Pattern

Gambar memperlihatkan benda-


benda yang dilihat, Contohnya
gambar anak yang melempar bola,
kemudian mengulang gambar
tersebut sampai bidang gambar
terisi seluruhnya. Sifatnya bisa
organis atau lyris.

Structur Form Shematic

Tipe ini jarang ditemui pada Penggambar menggunakan rumus


gambar anak. Objeknya mengikuti ilmu bangunan tanpa ada hubungan
rumus ilmu bangunan yang yang jelas dengan susunan organis.
diperkecil menjadi satu rumusan Skema dari objek semula
geometris dimana rumus yang disempurnakanmenjadi satu disain
aslinya diambil dari pengamatan yang ada hubungan dengan objek
secara simbolis.
Expresionist
Haptic
Berhubungan dengan dunia dalam
Gambar yang dibuat mewakili image- dirinya. Tidak hanya
image hasil rabaan dan sensasi fisik mengekspresikan sensasi
dari dalam. Gambar-gambar yang egosentrik tetapi juga objek dunia
dibuat didak berdasarkan pengamatan dari luar seperti hutan, gerombolan
visual suatu objek, tapi bukan skematik. orang, dan lain-lain.

Enumeratif

Penggambar pada tipe ini dikuasai


oleh objek dan tidak dapat
menghubungkan dengan sensasi
keutuhan sehingga semua bagian-
bagian kecil yang dapat dilihatnya
pada bidang gambar tanpa ada yang
dilebih-lebihkan Persepsi gambar
bukan merupakan persepsi seniman
melainkan persepsi arsitek.
Decorative Literary

Menampilka bentuk- Romantic Tema yang


bentuk dua dimensi ditampilkan semata-
dengan pola-pola warna- mata khayal yang
warni dan Pada tipe ini tema diambil berasal dari rasa yang
mengusahakannya dari kehidupan yang disarankan gurunya
menjadi pola yang dipertajam dengan fantasi. atau imajinasi sendiri.
menggembirakan. Gambar merupakan Tema ini merupakan
Bentuk-bentuk narural gabungan antara ingatan gabungan antara
diekspresikan sehingga dengan image eidetic ingatan dan imajinasi
timbul perasaan senang, sehingga menyangkut untuk disampaikan
melankolis, dan sesuatu yang baru. kepada orang lain
sebagainya. Dengan
demikian anak yang
menggambar
menghasilkan gambar
dan memanfaatkan warna
untuk menghasilkan pola-
pola yang riang.
Sementara itu, Kamaril
(1999:2.27) membagi
tipologi seni rupa anak
menjadi tiga tipe, yaitu:
tipe visual, tipe haptik,
dan tipe campuran.
Tipe Visual
Tipe visual adalah gambar anak yang
menunjukkan kecenderungan bentuk
yang lebih visual-realistis
(memperlihatkan kemiripan bentuk
gambar sesuai obyek yang dilihatnya,
atau obyektif). Gambar yang
diungkapkan mementingkan
kesamaannya karya dengan bentuk
yang diahayatinya serta
memperhitungkan proporsinya secara
tepat. Penguasan ruang telah terasa
dengan cara membuat kecil objek
gambar bagi benda yang jauh.
Gambar anak yang bertipe visual
Begitunpula penguasaan warna,
pemakaian warna sesuai dengan warna-
warna pada bendanya.
Tipe Haptik
Gambar anak yang memiliki tipe haptik
menunjukkan kecenderungan ke arah
kebentukan yang lebih visual-
emosional atau upaya
penggambaran secara subyektif yang
berisi tentang ekspresi pribadi dalam
merespon lingkungannya. Benda
yang digambarkam merupakan reaksi
emosional melalui perabaan dan
penghayatannya di luar pengamatan
visual. Biasanya benda yang
dianggap penting digambarkan lebih
penting dibuat dengan ukuran lebih
besar dibandingkan dengan benda
yang kurang penting.
Gambar anakyang bertipe haptik, figure manusia
dibuat lebih besar daripada rumah mungkin karena
dianggap lebih penting
Tipe Campuran
Tipe ini merupakan perpaduan antara tipe visual dengan tipe
haptik, sehingga karya yang dihasilkan mengandung unsur-
unsur bertipe visual dan juga haptik. Ini berarti gambar yang
dibuat oleh anak tidak hanya dikategorikan berdasarkan
periodisasinya saja, melainkan kecenderunagn perasaan yang
digunakan anak juga ikut mempengaruhi hasil karyanya. Tipe
visual ditandai dengan ketajaman anak dalam menghayati
sesuatu melalui indera penglihatannya. Anak sangat
mengutamakan kesamaan hasil dengan objek nyata yang
diamatinya. Tipe haptik ditandai dengan gambar yang
dihasilkan tidak berdasarkan kenyatan yang mereka lihat, akan
tetapi anak lebih berorientasi pada ungkapan perasaannya.
Oleh karena itu, tipe campuran merupakan perpaduan antara
tipe visual dan haptik.
Karakteristik
Seni Rupa Anak
Kamaril (1999:2.32) menyebutkan bahwa
karya seni rupa gambar pada dunia anak
memiliki ciri-ciri tersendiri, antara lain: X-Ray,
rebahan, perspektif burung, realistis, dan
tumpang tindih.
Gambar X-Ray
Hasil karya seni rupa anak
dikatakan X-Ray, jika anak
mewujudkan dan
menggambarkan benda-benda
yang dipikirkan tampak tembus
pandang. Alam pikiran anak
banyak dilandasi intellectual
motivation,dimana pikiran anak
lebih kuat dari pada perasaannya.
Contoh Gambar X-Ray
Gambar Rebahan
Karya seni rupa anak-anak yang disebut
rebahan adalah karya seni yang sejalan
dengan analisis anak terhadap benda-benda
disekitarnya. Siswa berpendapat bahwa
Contoh Gambar Rebahan semua benda terletak tegak lurus pada
latarnya. Seperti contoh gambar dibawah ini

Gambar Perspektif Burung


Seni rupa siswayang menggunakan perspektif burung
artinya siswatersebut akan berkarya seni yang ingin
menunjukkan seluruh objek yang terkait dengan
objek yang menjadi sasaran pandang, tetapi dalam
bentuk kecil-kecil. Jadi gambar perspektif burung
merupakan gambar seperti kita melihat sesuatu dari
Contoh Gambar Perspektif Burung
ketinggian.
Gambar Realistis
Kematangan dan perkembangan
intelektual siswadan kecenderungan
menyesuaikan dan menyatu dengan
lingkungannya menyebabkan
siswaberpikir realistis. Hal ini terlihat ketika
siswamulai memberi pakaian dan
perlengkapan lain pada gambar orang
yang dibuatnya. Siswajuga mulai memberi
gambar latar yang lebih rinci dan detail.
Contoh Gambar Realistis
Gambar Tumpang Tindih
Terkadang anak akan menggambar objek
dengan cara tumpang tindih antar objek
yang satu dengan objek yang lain.
Sebagian objek yang terletak di bagian
belakang terhalang oleh objek yang
ada didepannya, sehingga nampak
adanya perkembangan kemampuan
Contoh Gambar Tumpang Tindih dalam gambar siswa. Ini menunjukkan
mulai ada pemahaman terhadap adanya
unsur ruang dalam gambar.
Periodisasi Perkembangan
Gambar Anak
Perkembangan seni rupa anak
juga akan mengalami berbagai
tahap yang sesuai dengan
perkembangan usianya. Horovitz,
Lewis, & Lucas (1967:5)
mengklasifikasikan tahap
perkembangan seni anak menjadi
tiga tahap, yaitu scribble stage,
schematic stage, dantrue-to-
appearance stage.
Lowenfeld & Brittain (1982:171-391) juga
mengklasifikasikan perkembangan
seni rupa anak dalam beberapa tahap,
yaitu:

● tahap coreng-moreng (2-4 tahun),


● tahap pra bagan (4-7 tahun),
● tahap bagan (7-9 tahun),
● tahap awal realisme (9-12
tahun),
● tahap naturalisme/ pseudo
naturalistic (12-14 tahun),
● tahap dewasa/ the period of
decision (14-17 tahun).
THANK
YOU