Anda di halaman 1dari 3

3.

9 PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN INTEGRITAS NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

A. DISINTEGRASI BANGSA 2. Amir Fatah dan para pendukungnya menganggap bahwa aparatur Pemerintah RI
1. PKI MADIUN 1948 dan TNI yang bertugas di daerah Tegal-Brebes telah terpengaruh oleh "orang-
- Terjadi pada tanggal : 18 September 1948 orang Kiri", dan mengganggu perjuangan umat Islam.
- Tokoh : Muso dan Amir Syarifuddin 3. Adanya pengaruh "orang-orang Kiri" tersebut, Pemerintah RI dan TNI tidak
- Sebab- sebab : menghargai perjuangan Amir Fatah dan para pendukungnya selama itu di daerah
1. Pada awal pemerintahannya Amir Syarifuddin berniat mendirikan negara komunis.Hal Tegal-Brebes. Bahkan kekuasaan yang telah dibinanya sebelum Agresi Militer II,
ini dibuktikan dengan adanya pendidikan politik bagi TNI. harus diserahkan kepada TNI di bawah Wongsoatmojo.
2. Ketidakpuasan terhadap hasil Renville, dimana pada saat itu kabinetnya adalah kabinet 4. Adanya perintah penangkapan dirinya oleh Mayor  Wongsoatmodjo
Hatta. Amir Syarifuddin kemudian melakukan oposisi,dan membentuk FDR ( Front - Cara mengatasi :
Demokrasi Rakyat ). Tahun 1957 ditumpas melalui operasi gerakan Banteng Nasional dari divisi Diponegoro.
3. Muso bergabung dengan FDR membuat beberapa kebijakan yang pada intinya c. Di Aceh
mendukung ide- ide komunis diterapkan di Indonesia.Puncaknya dengan - Terjadi pada tanggal: 
diumumkannya Republik Soviet Indonesia. Pemberontakan DI/TII di Aceh dimulai dengan "Proklamasi" Daud Beureueh bahwa
4. Meruntuhkan RI yang merupakan hasil Proklamasi 17 Agustus 1945 yang berdasarkan Aceh merupakan bagian "Negara Islam Indonesia" di bawah pimpinan Imam
Pancasila dan diganti dengan komunis. Kartosuwirjo pada tanggal 20 September 1953.
- Cara mengatasi : - Tokoh : Daud Beureuh
1. Soekarnno- Hatta melalui pidatonya memberikan pilihan kepada rakyat untuk memilih - Sebab              :
antara Soekarno-Hatta atau PKI-Muso. 1. Persoalan otonomi daerah
2. Panglima Besar Jendral Soedirman memerintahkan kolonel Gatot Soebroto dan 2. Pertentangan antar golongan
Sungkono mengerahkan pasukan TNI.Madiun berhasil direbut pada tanggal 30 3. Tidak lancarnya rehabilitasi dan modernisasi daerah
September 1948. - Cara mengatasi : 
Pemberontakan Daud Beureuh ini dilakukan dengan suatu " Musyawarah Kerukunan
2. DARUL ISLAM/TENTARA ISLAM INDONESIA ( DI/TII ) Rakyat Aceh" pada bulan Desember 1962 atas prakarsa Panglima Kodam I/Iskandar
a. Di Jawa Barat Muda, Kolonel Jendral Makarawong.
- Terjadi pada tanggal : 7 Agustus 1949 d. Di  Sulawesi Selatan        
- Tokoh : Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo - Terjadi pada tanggal : 17 Agustus 1951
- Sebab : - Tokoh                          : KaharMuzakar
Penolakan Kartosuwiryo terhadap perjanjian Renville yang mengharuskan TNI  di - Sebab : 
daerah kantong hijrah ke Yogyakarta.Pada waktu itu Kartosuwiryo berada di Jawa Pada tanggal 30 April 1950 Kahar Muzakar menuntut kepada pemerintah agar
Barat,dan memproklamasikan berdirinya negara Islam Indonesia (NII). pasukannya yang tergabung dalam Komando Gerilya Sulawesi Selatan dimasukkan ke
- Cara mengatasi : Operasi Pagar Betis dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat ( APRIS ). Tuntutan ini ditolak
Operasi Bharatayudha        karena harus melalui penyaringan.
b. Di Jawa Tengah   - Cara mengatasi :
- Terjadi pada tanggal : 23 Agustus 1949 1. Operasi Militer
- Tokoh  : Amir Fatah dan Kiai Sumolangu 2. Pada bulan Februari 1965 Kahar Muzakar berhasil ditangkap  dan ditembak mati
- Sebab :  sehingga pemberontakan DI/TII di Sulawesi dapat dipadamkan.
1. Adanya persamaan ideologi antara Amir Fatah dengan S.M. Kartosuwirjo, yaitu e. Di Kalimantan Selatan
keduanya menjadi pendukung setia Ideologi Islam. - Terjadi pada: Bulan oktober 1950
- Tokoh : Ibnu Hajar
- Sebab              : Ketidakpuasan terhadap kebijakan mengenai TNI
- Cara mengatasi:  Dengan keluarnya ultimatum dari Dewan Perjuangan yang dipimpin oleh  Letnan
Dalam menghadapi gerombolan DI/TII tersebut pemerintah pada mulanya melakukan Kolonel Ahmad Husein di Padang, Sumatera Barat, Indonesia.
pendekatan kepada Ibnu Hadjar dengan diberi kesempatan untuk menyerah, dan akan - Sebab                          :
diterima menjadi anggota ABRI. Ibnu Hadjar sempat menyerah, akan tetapi setelah Konflik yang terjadi ini sangat dipengaruhi oleh tuntutan keinginan akan adanya otonomi
menyerah dia kembali melarikan diri dan melakukan pemberontakan lagi sehingga daerah yang lebih luas. Selain itu ultimatum yang dideklarasikan itu bukan tuntutan
pemerintah akhirnya menugaskan pasukan ABRI (TNI-POLRI) untuk menangkap Ibnu pembentukan negara baru maupun pemberontakan, tetapi lebih kepada konstitusi
Hadjar. Pada akhir tahun 1959 Ibnu Hadjar beserta seluruh anggota gerombolannya dijalankan.Pada masa bersamaan kondisi pemerintahan di Indonesia masih belum stabil
tertangkap dan dihukum mati. pasca agresi Belanda.Hal ini juga mempengaruhi hubungan pemerintah pusat dengan
daerah serta menimbulkan berbagai ketimpangan dalam pembangunan, terutama pada
3. Pemberontakan Andi Azis daerah-daerah di luar pulau Jawa.
- Terjadi pada:  5 April 1950 Dan sebelumnya bibit-bibit konflik tersebut dapat dilihat dengan dikeluarkannya Perda
- Tokoh : Andi Azis No. 50 tahun 1950 tentang pembentukan wilayah otonom oleh provinsi Sumatera Tengah
- Sebab : waktu itu yang mencakup wilayah provinsi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau,
1. Menuntut agar pasukan bekas KNIL saja yang bertanggung jawab atas keamanan dan Jambi.
di Negara Indonesia Timur.
2. Menentang masuknya pasukan APRIS dari TNI 6. GERAKAN APRA ( Angkatan Perang Ratu Adil)
3. Mempertahankan tetap berdirinya Negara Indonesia Timur. - Terjadi pada : 23 Januari 1950
- Cara mengatasi : - Tokoh : APRA dipimpin oleh Raymond Westerling
1. Pada tanggal 8 April 1950 dikeluarkan ultimatum bahwa dalam waktu 4 x 24 jam - Sebab :
Andi Azis harus melaporkan diri ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan Tujuan APRA dan para pendukungnya adalah ingin tetap mempertahankan bentuk negara
perbuatannya, pasukannya harus dikonsinyasi (ditahan), senjata-senjata bagian yang memiliki tentara sendiri.
dikembalikan, dan semua tawanan harus dilepaskan. - Cara mengatasi :
2. Kedatangan pasukan pimpinan Worang kemudian disusul oleh pasukan ekspedisi Gerakan ini berhasil dihentikan setelah Westerling mendapat kecaman dari media massa
yang dipimpin oleh Kolonel A.E Kawilarang pada tanggal 26 April 1950 dengan seperti Kantor Berita Agence France Presse, majalah Amerika bernama Life, dan Kantor
kekuatan dua brigade dan satu batalion di antaranya adalah Brigade Mataram Berita Reuters.
yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Suharto. Kapten Andi Azis dihadapkan ke
Pengadilan Militer di Yogyakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya 7. G30S/PKI
dan dijatuhi hukuman. - Terjadi pada : 30 September 1965
- Tokoh : D.N. Aidit, Musso, Amir Syarifuddin, dll
4. REPUBLIK MALUKU SELATAN(RMS) - Sebab :
- Terjadi pada : tanggal 25 April 1950 Ingin mengambil alih kekuasaan atau kudeta yang dilakukan oleh Partai Komunis
- Tokoh : Soumokil, J.H. Manuhutu, Frans Tutuhatunewa Indonesia.
- Sebab : Mendirikan negara sendiri - Akibat :
- Cara mengatasi : Menggunakan pasukan ekspedisi yang dipimpin oleh Kolonel Terbunuhnya enam jenderal angkatan darat dan satu orang letnan satu yaitu: Letnan
A.E   Kawilarang Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal R. Suprapto, Mayor Jenderal M.T. Haryono, Mayor
Jenderal S. Parman, Brigadir Jenderal DI. Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo
5. PRRI/PERMESTA Siswomiharjo, Letnan Satu Pierre Andreas Tendean.
- Awal peristiwa           :   - Cara mengatasi :
Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (biasa disingkat dengan PRRI) merupakan Berhasil diatasi oleh Mayor Jenderal Soeharto yang pada saat itu menjabat sebagai
salah satu gerakan pertentangan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat Panglima Kostrad.Soeharto mengatasi hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Sebelas
(Jakarta) yang dideklarasikan pada tanggal 15 Februari 1958. Maret 1966 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.
- Tokoh                         :
B. TOKOH PEJUAN YANG MEMPERTAHANKAN INTEGRASI BANGSA
1. Ir. Soekarno Peranan Jenderal Soedirman dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa
Ir. Soekarno dikenal sebagai  Bapak Proklamator. Beliau berjasa memperjuangkan Indonesia antara lain sebagai berikut.
a. Tanggal 12 Desember 1945,  memimpin TKR di Ambarawa dalam menggempur dan
kemerdekaan Indonesia lewat jalur perundingan.
mengusir Inggris. Saat itu beliau masih berpangkat kolonel.
Jasa dan peranan beliau antara lain sebagai berikut. b. Jenderal Soedirman memimpin pasukan TNI melakukan perang gerilya melawan Belanda
 Tanggal 9 Agustus 1945, Ir. Soekarno bersama Mohammad Hatta dan Rajiman dalam Agresi Militer Belanda II.
Wedyodiningrat ke Dalat, Vietnam. Mereka bertemu Jenderal Terrauchi untuk c. Satu hal yang perlu kamu ingat, Jenderal Soedirman tetap berjuang memimpin pasukan
membicarakan kemerdekaan Indonesia. walaupun dalam keadaan sakit. Sebagai penghargaan atas jasa dan pengorbanannya,
 Tanggal 17 Agustus 1945, membacakan Proklamasi Kemerdekaaan RI dan bersama Jenderal Soedirman mendapat sebutan Bapak Tentara Nasional Indonesia
Mohammad Hatta menandatangani naskah proklamasi.
 Tanggal 18 Agustus 1945 dilantik menjadi presiden RI. 5. Jenderal Abdul Haris Nasution
 Tanggal 23 Agustus 1945, membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR). 1. berjuang mempertahankan kemerdekaan bersama Divisi Siliwangi dan dengan
 Tanggal 28 Oktober 1945, mengadakan perundingan dengan Inggris di Surabaya. memberantas pemberontakan KI di Madiun pada tahun 1948
2. Drs. Mohammad Hatta 2. Nasution dan Divisi Siliwangi berperan besar menumpas pemberontakan PKI di Madiun
Peran Drs. Mohammad Hatta dalam usaha mempertahankan kemerdekaan antara lain yng meletus di tahun 1948.
sebagai berikut: 3.  Jenderal Abdul Haris Nasution menjadi target penculikan oleh Gerombolan G30S/PKI
 Bersama Ir. Soekarno menandatangani naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. karena merupakan Menteri Pertahanan dan Keamanan, dan Kepala Staf Angkatan
 Menjadi pemimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Bersenjata, yang dikenal sangat menentang PKI.   Posisi ini menjadikannya orang kedua
Haag, Belanda tanggal 23 Agustus–2 November 1949. di TNI setelah Jenderal Ahmad Yani, yang menjabat sebagai Panglima TNI.
 Pada tanggal 27 Desember 1945, menandatangani naskah pengakuan kedaulatan 4. Penculikan ini dilakukan pada malam 30 September dan menewaskan para jenderal
Republik Indonesia. Angkatan Darat, termasuk Ahmad Yani. Gerakan 30 September mencoba menguasai
 Drs. Mohammad Hatta dipercaya mendampingi Ir. Soekarno menjadi wakil presiden Jakarta dan mengumumkan dibentuknya "Dewan Revolusi". Namun Jenderal AH
pertama Republik Indonesia. Nasution berhasil lolos. Setelah lolos, bersama Jenderal Suharto, Nasution memimpin
3. Sultan Hamengkubuwono IX penumpasan Gerombolan G30S/PKI.
Peranan HB IX dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia antara lain sebagai
berikut: 6. Ahmad Yani
a. Pada tanggal 5 September 1945, Sultan Hamengkubuwono IX menyatakan bahwa Pada masa awal setelah kemerdekaan, Ahmad Yani bergabung dengan tentara republik
Kesultanan Jogjakarta adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. yang berjuang melawan Belanda.Ahmad Yani kemudian membentuk batalion untuk
b. Pada saat ibu kota RI di Jakarta diserang Belanda, HB IX mempersiapkan dan membebaskan dan mempertahankan Magelang.Awal 1949, Ahmad Yani menginisiasi
menyediakan Kota Jogjakarta sebagai pusat pemerintahan RI. serangan gerilya untuk mengalihkan fokus Belanda agar serangan ke Yogyakarta oleh Letkol
c. HB IX menjadi anggota delegasi Indonesia dalam Perundingan Roem–Royen. Soeharto pada 1 Maret berjalan mulus.Pada 1952, Ahmad Yani ditugaskan untuk
d. Saat terjadi Serangan Umum 1 Maret 1949, HB IX membantu TNI menyediakan menghadapi kelompok pemberontak Darul Islam di Jawa Tengah yang ingin membangun
Keraton Jogjakarta sebagai tempat persembunyian para pejuang dan TNI. negara teokrasi.Ahmad Yani membentuk pasukan khusus The Banteng Raiders untuk
e. Tanggal 13 Juli 1949, HB IX diangkat menjadi Menteri Koordinator Pertahanan Keamanan memukul mundur kelompok separatis tersebut. Kemudian pada Agustus 1958, ia
pada sidang pertama kabinet Indonesia. memerintahkan serangan terhadap pemberontak di Sumatera Barat. Keberhasilannya ini
f. Tanggal 27 Desember 1949, HB IX mewakili Indonesia dalam penandatanganan membuatnya dipromosikan menjadi wakil kepala Angkatan Darat kedua pada 1 September
kedaulatan RI dan menerima penyerahan kedaulatan dari Belanda. 1962. 

4. Jenderal Soedirman

Anda mungkin juga menyukai