Anda di halaman 1dari 10

MANAJEMEN STRATEGIK

“ UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) ”


Dosen Pengampu : Dr. Atma Hayat, Drs. Ec., M. Si, Ak., CA

Oleh

Vinanda Eka Wulandari


1810313120028

S1 Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin
2021
1. Strategi tingkat perusahaan (corporate level strategy) berkaitan dengan bagaimana

seorang manajer puncak dalam lingkungan global yang kompleks saat ini harus

memandang bisnis perusahaannya sebagai portofolio kompetensi inti? Anda

diminta menjelaskan :

a) Kapan dan mengapa strategi tingkat korporat itu dibutuhkan ?

Kapan strategi tingkat korporat di butuhkan ? Strategi korporat adalah strategi

yang disusun dalam suatu bisnis, ketika perusahaan akan bersaing dengan cara

mengubah distinctive competence menjadi competitive advantage. Strategi

tingkat korporat dibutuhkan di awal level korporat. Strategi pada level puncak

berupaya untuk menentukan arah dan keterpaduan dari perusahaan. Arah dan

strategi korporasi membangkitkan minat terhadap tujuan dan misi yang diemban.

Mengapa strategi tingkat korporat dibutuhkan ? Strategi tingkat korporat

diperlukan karena apabila terjadi konflik kepentingan di antara unit-unit bisnis di

bawah naungan perusahaan yang sama, barulah bisa dirasakan betapa besarnya

manfaat strategi korporat tersebut. Apalagi, jika antara unit bisnis yang satu dan

yang lain terdapat saling keterkaitan, adanya strategi korporat amat diperlukan.

Strategi korporat tersebut juga dibutuhkan untuk menggambarkan bagaimana

perusahaan mengembangkan suatu strategi portofolio yang tepat untuk berbagai

aktivitas perusahaan. Misalnya, berdasarkan analisis portofolio, laju pertumbuhan

industri alat pertanian senantiasa mengalami penurunan. Sementara itu, aktivitas

perusahaan di bidang industri alat pertanian sangat kuat atau bahkan menguasai

pangsa pasar yang cukup luas. Dalam situasi demikian, pihak perusahaan harus

membuat suatu keputusan tentang strategi apa yang tepat untuk dilakukan.
Keputusan yang akan diambil merupakan keputusan strategi dalam peringkat

korporasi, termasuk keputusan dalam strategi ini, misalnya beberapa faktor

keputusan tentang pendefinisian kembali bisnis perusahaan atau tipe bisnis yang

seharusnya. Keputusan tentang arus keuangan serta berbagai sumber daya dari

dan ke divisi-divisi yang ada ataupun berbagai cara untuk menambah tingkat

pengembalian investasi merupakan keputusan pada level ini.

b) Bagaimana suatu strategi tingkat korporat dapat menciptakan “nilai” bagi

perusahaan?

Suatu strategi tingkat korporat dapat menciptakan “nilai” bagi perusahaan karena

strategi korporat mempengaruhi bagaimana suatu organisasi mencapai tujuan dan

sasaran stratejiknya untuk memperoleh keunggulan kompetitif dari masing-

masing unit bisnisnya. Di awal tahun 1990-an, beberapa orang menyatakan

bahwa sedikit strategi tingkat perusahaan benarbenar menciptakan nilai. Dalam

analisis akhir, nilai suatu strategi tingkat perusahaan “haruslah membuat usaha

dalam portofolio bernilai di bawah manajemen perusahaan daripada di bawah

kepemilikan lainnya”. Apabila dikelola secara efektif, maka strategi tingkat

perusahaan akan meningkatkan daya saing strategis dan memberikan kontribusi

pada profitabiltias. Dalam akhir tahun 1990-an dan abad ke dua puluh satu,

strategi tingkat perusahaan akan dikelola dalam lingkungan bisnis global yang

ditandai dengan tingkat resiko yang tinggi, kompleksitas, ketidakpastian dan

ketidak jelasan.

c) Bagaimana hubungan atau keterkaitan strategi tingkat korporat dengan

strategi tingkat bisnis?


Strategi tingkat bisnis adalah strategi yang disusun oleh kegiatan unit bisnis dari

korporat (single business unit). Dalam hal  perusahaan terdiri dari hanya satu unit

bisnis, maka strategi korporat sama dengan strategi tingkat bisnis.

2. Setiap organisasi memerlukan suatu bentuk struktur organisasi dalam rangka

mengimplementasikan strategi yang telah dirumuskan. Anda diminta menjelaskan

mengapa diperlukan evolusi struktur organisasi dan bagaimana evolusi tersebut

berlangsung?

Evolusi struktur organisasi merupakan suatu proses perubahan yang terjadi di dalam

ataupun di luar organisasi, pada tingkat individu/kelompok yang terjadi secara bertahap

dan continue dengan tujuan untuk memajukan dan mengembangkan organisasi.

Perubahan yang terjadi pada sebuah organisasi bisa terjadi secara terencana maupun tidak

terencana tergantung dari faktor internal dan juga eksternalnya. Akan tetapi, tujuan utama

dari perubahan organisasi adalah untuk mencapai efektivitas dan efisiensi kerja dan juga

untuk mengubah organisasi menjadi lebih baik lagi. Evolusi struktur organisasi

diperlukan untuk memberikan kesempatan bagi organisasi untuk meningkatkan kinerja

dari yang sebelumnya. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab sebuah organisasi akan

berubah, diantaranya adalah karena perusahaan perlu untuk merespon terhadap

lingkungan bisnis yang selalu berubah. Artinya strategi-strategi perusahaan pada tahun ke

tahun akan selalu berubah mengikuti perkembangan teknologi, maka dari itu

diperlukannya struktur organisasi yang mampu melakukan perubahan zaman.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi mengharuskan organisasi

untuk terus menerus melakukan perubahan, organisasi idealnya harus selalu berubah

untuk dapat terus bertahan dalam dunia bisnis, bukan menjadi pilihan namun menjadi
keharusan. Keberhasilan organisasi melakukan perubahan tergantung pada sejauh mana

organisasi dapat mengatasi permasalahan yang timbul dari perubahan tersebut. Apabila

sebuah organisasi mengalami perubahan, tentu organisasi tersebut akan menemui

tantangan – tantangan yang harus diselesaikan, oleh karena itu pemimpin organisasi perlu

mengelola perubahan tersebut agar dapat berhasil sesuai dengan yang diinginkan. Salah

satu permasalahan yang sering terjadi saat melakukan perubahan di organisasi adalah

adanya penolakan dari perubahan tersebut. Disinilah peran dari para pemimpin untuk

meyakinkan dan memberikan motivasi kepada karyawan. Pemimpin harus dapat

mengkomunikasikan bahwa perubahan merupakan proses untuk menuju sesuatu yang

lebih baik untuk perusahaan untuk kedepannya, oleh karena itu diperlukan komitmen

yang tinggi dari anggota organisasi.

3. Apakah suatu strategi dalam implementasinya memungkinkan untuk diubah,

mengapa dan jelaskan dengan suatu contoh perusahaan yang melakukan

perubahan tersebut?

Perubahan dalam suatu strategi perusahaan sebenarnya memang harus berubah dari

waktu ke waktu mengikuti perkembangan zaman. Perusahaan harus

mempunyai strategi yang mampu melakukan transformasi dan inovasi untuk menghadapi

persaingan dalam pasar. Hal ini dilakukan agar perusahaan dan bisnis yang telah

dibangun tidak tergilas oleh zaman dan terhambat perkembangannya. Perusahaan harus

sudah memiliki sebuah peta perjalanan yang terintegrasi sehingga arah pengembangan

bisnis terlihat dengan jelas.

Dalam soal diatas apakah mungkin strategi yang sudah di implementasikan dalam suatu

perusahaan dapat untuk diubah? Jawabannya sangat mungkin dikarenakan factor


eksternal yang mungkin terjadi. Misalnya bencana alam, peraturan pemerintah, tuntutan

pasar, dan pandemic covid-19 seperti saat ini. Hampir setiap bisnis, terlepas dari

ukurannya, harus melakukan penyesuaian untuk menghadapi kenyataan baru yang

menyertai pandemi. Tidak pernah terpikir oleh perusahaan akan adanya pandemic ini.

Oleh karena itu, perusahaan harus mengubah strategi perusahaannya untuk dapat terus

menjalankan bisnis nya ditengah pandemic seperti sekarang ini.

Perusahaan perlu melakukan evaluasi apakah mampu bertahan dengan strategi sekarang

atau perlu membuat strategi baru. Jika strategi bisnis sekarang masih memungkinkan

dilakukan bersamaan dengan implementasi WFH, maka dapat dipertahankan. Namun,

apabila strategi yang sudah ada tidak berjalan, maka terpaksa harus mengganti model

bisnis seperti fokus ke kelompok target pasar tertentu atau mengganti cara penjualan (on-

site menjadi online) dapat diambil.

Contoh yang saya ketahui adalah produk Brand hijab favorit selebgram dan hijabers, Zyta

Delia Official mengatakan strategi mereka adalah lebih mengoptimalkan dan

memaksimalkan penjualan dan promosi melalui online ditengah pandemic corona ini.

Sebelum pandemic corona Brand hijab Zyta Delia hanya optimal dipasarkan di swalayan.

Selain itu, Perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) termasuk yang paling terpukul

krisis akibat pandemi Covid-19. Memburuknya kondisi startup tersebut tak lepas dari

berbagai kebijakan yang diambil pemerintah untuk menahan penyebaran Covid-19.

Misalnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), imbauan jaga jarak, larangan

mudik, hingga imbauan tidak melakukan perjalanan liburan. Beberapa cara dilakukan

untuk meningkatkan efisiensi perusahaan, mulai dari pengurangan biaya operasional,

promosi, dan produksi. Sebagian besar, yakni 51,8% startup memilih mengurangi biaya
operasional seperti menurunkan gaji karyawan dan bonus. Berbagai strategi tersebut

meningkatkan optimisme di tengah pandemi. Bahkan hampir 50% startup optimistis

dapat bertahan hingga lebih dari satu tahun ke depan. Berbagai strategi dan terobosan

dilakukan startup di tengah hantaman pandemi covid-19. Para pemain di sektor pertanian

menambah mitra pedagang dan pengemudi untuk mengantisipasi nelonjaknya

permintaan, khususnya produk sayuran. Perusahaan pun memperluas jaringan kerja sama

dengan pengemudi ojek online secara langsung. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa

pandemi COVID-19 menjadi momentum startup pertanian untuk melakukan ekspansi

bisnis. Di sektor Logistik, startup menerapkan strategi bertahan dengan memperbanyak

pengiriman jalur darat dan fokus pada pasar dalam negeri. Strategi lain yang dapat

diterapkan adalah on-demand warehousing, menyewakan gudang bagi pengiriman paket

bahan makanan dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan. Hal ini menjadi

jawaban untuk tantangan disrupsi distribusi logistik akibat PSBB dan keterbatasan akses

di beberapa wilayah. Sementara di sektor Maritim perubahan drastis dilakukan dengan

cepat. Jika sebelumnya hanya fokus pada model bisnis business to business (B2B) seperti

hotel dan restoran, serta berorientasi ekspor. Pandemi memaksa untuk mengubah fokus

ke model business to customer (B2C) dan fokus pada pasar domestik. Penjualan

dilakukan melalui e-commerce atau menjalin kerja sama dengan startup di sektor logistik

dan pertanian. Di tengah pandemi, startup sektor maritim ini memasarkan produk

langsung ke pelanggan akhir di rumah tangga. Sektor pariwisata adalah yang terdampak

paling buruk di antara sektor lain. Mereka harus berjibaku menghadapi perubahan yang

cepat. Langkah utamanya adalah melakukan efisiensi pengeluaran, yakni memangkas

biaya pemasaran sampai nol rupiah. Adapun pengeluaran yang dipertahankan hanya
pengeluaran yang berkaitan dengan karyawan untuk meminimalisasi PHK.   Selain itu,

karyawan difokuskan untuk meningkatkan pelayanan terutama untuk refund dan

reschedule. Startup pariwisata juga meningkatkan kualitas kebersihan untuk memastikan

kesehatan konsumen tetap terjaga. Strategi lain adalah dengan mengalihkan fokus

penjualan ke layanan yang tidak berhubungan dengan perjalanan seperti pembayaran

listrik, TV kabel, pulsa, dan paket data internet.

4. Mengubah budaya korporat lebih sulit daripada mempertahankannya, namun

demikian kepemimpinan strategik yang efektif akan dapat melakukan pengenalan

kebutuhan mengubah budaya korporat dan mampu menerapkan perubahan

tersebut. Anda diminta menjelaskan mengapa budaya korporat harus berubah,

berikan contoh perusahaan yang menerapkan perubahan tersebut ?

Perusahaan yang sukses pada umumnya berhasil menjaga budaya organisasi yang sehat

diantara karyawannya. Budaya organisasi yang sehat dapat dibuktikan melalui hubungan

yang kuat antara komitmen karyawan, kepuasan client, kepemimpinan dan inovasi. Perlu

diingat, budaya organisasi bukanlah sesuatu yang ‘pasti’ dan tidak akan berubah.

Seringkali budaya organisasi perlu menyesuaikan dengan perubahan strategi dan tujuan

perusahaan. Jadi, mengapa budaya korporat harus berubah ? Perubahan budaya organisasi

akan mengubah cara hidup dan napas suatu perusahaan. secara jangka panjang, hal ini

akan membentuk cara pengambilan keputusan, penyesaian pekerjaan, prioritas pekerjaan,

interaksi antara karyawan, customer dan client. Efek perubahan yang baik dapat dicapai

jika seluruh bagian perusahaan ikut mendorong perubahan budaya organisasi dan

memandang pemimpin sebagai bagian yang membantu mereka mencapai perubahan

tersebut.
Contoh PT Young Ma Electronic mendorong Perubahan Budaya Sales Counter dan

Salesman : Sales counter dan salesman merupakan seseorang yang memegang peranan

penting dalam perusahaan untuk memasarkan (menawarkan) dan menjualkan produk

yang ada di perusahaan. Sales counter dan salesman pada PT. Young Ma Electronic

memiliki beberapa tugas dan tanggung jawab, yaitu:

 Menjalankan pemasaran perusahaan dan mencapai target penjualan,

 Membuat rencana kerja (proyeksi pencapaian, perencanaan penjualan, rencana

produktifitas)

 Mencari klien-klien yang potensial untuk perusahaan,

 Membina hubungan baik dengan customer.

Sebelum adanya penetapan penerapan kebijakan pembuatan anggaran, budaya para

sales counter dan salesman yaitu mereka dapat bekerja dengan bebas karena target

pengeluaran dan pemasukan kas tidak terlalu diperhatikan. Tetapi sesaat setelah

penetapan kebijakan, kinerja sales lebih baik untuk perusahaan karena sales lebih

dimintai pertanggungjawaban atas transaksi penjualan. Karena dahulu sebelum

adanya penerapan kebijakan pembuatan anggaran, sales counter dan salesman tidak

pernah menghitung dengan teliti pemasukan atas penjualan yang diperolehnya. Saat

setelah kebijakan pembuatan anggaran dilakukan, pemasukan penjualan benar- benar

dihitung dan diteliti karena sales counter dan salesman diberi tanggung jawab penuh

atas penerimaan atas penjualan yang terjadi. Hal ini merubah budaya para sales

counter dan salesman dari yang awalnya bekerja tidak terstruktur dan kurangnya

tanggung jawab menjadi harus bekerja lebih terstruktur untuk mengejar target
perusahaan. Selain itu mental salesman menjadi lebih kuat dalam menghadapi

konsumen atau calon konsumen.