Anda di halaman 1dari 4

METODE GEOLISTRIK

METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI

DIAZ AHMAD FACHREZI


111.131.001
Program Studi Teknik Geologi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Yogyakarta
Jalan SWK 104 Condongcatur Yogyakarta
fachrezidiaz@yahoo.co.id

INTISARI
Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang mempelajari sifat aliran listrik
dalam bumi dan bagaimana mendeteksinya dipermukaan. Dalam hal ini meliputi pengukuran
potensial, arus, dan medan elektromagnetik yang terjadi, baik secara alamiah maupun akibat
injeksi arus kedalam bumi yang biasa kita sebut sebagai metode geolistrik yang bersifat pasif
dan bersifat aktif. Metoda geolistrik terdiri dari beberapa konfigurasi salah satunya adalah
konfigurasi schlumberger. Metode Resistivitas adalah salah satu dari metode geolistrik yang
digunakan untuk menyelidiki struktur bawah permukaan berdasarkan perbedaan nilai
resistivitas batuan. Pada acara pengolahan data schlumberger yang dilaksanakan di gedung
REP Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran” Yogyakarta pada pukul 07.30 – 09.30
WIB tanggal 10 Mei 2014 menggunakan software IP2WIN. Dari data kelompok 3 di dapatkan
4 lapisan, hasil pada lapisan pertama didapatkan ketebalan lapisan 0,299 m, kedalaman
lapisan 0,299 m, dan nilai resistivitasnya 0,2045 Ohm meter. Pada lapisan kedua didapatkan
ketebalan lapisan 1,962 m, kedalaman lapisan 2,261 m, dan resistivitasnya 141 Ohm meter.
Pada lapisan ketiga didapatkan ketebalan lapisan 6,12 m, kedalaman lapisan 8,381 m, dan
resistivitasnya 168 Ohm meter. Sedangkan pada lapisan keempat hanya didapatkan nilai
resistivitasnya saja sebesar 1266 Ohm meter.

1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang arus kedalam bumi, sehingga akhirnya


Geofisika merupakan bagian didapat nilai resistivitas listrik batuan
dari ilmu bumi dengan menggunakan dari nilai arus dan beda potensial yang
prinsip fisika. Kegunaan geofisika yaitu telah diukur sebelumnya.
untuk mengetahui kondisi bawah
permukaan bumi dengan pengukuran I.2.Maksud dan Tujuan Penelitian
permukaan dari parameter fisika. bertujuan untuk mengetahui formasi
Salah satu metodenya adalah yang bersifat konduktif dalam bumi,
metode geolistrik. Geolistrik adalah sehingga dapat dimanfaatkan untuk
suatu metoda eksplorasi geofisika untuk pencarian mineral, geothermal, keairan
menyelidiki keadaan bawah permukaan (air tanah) yang diperkirakan prospek.
dengan menggunakan sifat-sifat Tujuan dari praktikum ini adalah untuk
kelistrikan batuan. Konfigurasi wenner mengetahui nilai resistivitas tiap satuan
dalam geolistrik termasuk dalam metode batuan dengan mendeteksi perbedaan
resistivity dengan prinsip penginjeksian resistivitas batuan daerah tersebut
pengukuran geolistrik saja, tetapi harus
2. DASAR TEORI dilakukan penelitian lebih lanjut
terhadap sample batuannya.
Metode Geolistrik tahanan jenis Berdasarkan harga tahanan jenisnya,
atau resistivity adalah salah satu metode maka batuan ataupun mineral dialam
dalam geofisika yang memanfaatkan dibedakan menjadi 3 saja :
sifat kelistrikan batuan. Metode ini 1) Konduktor baik; jika harga
digunakan untuk ekplorasi mineral resistivitasnya sangat kecil berkisar 10 -8
(bijih sulfida), sumber air (akuiver), sampai 1 ohmmeter. Contohnya adalah
penentuan kedalaman lapisan metal (logam-logam), graphite, sulfida
overburden batubara, penelitian panas 2) Konduktor sedang (medium); batuan
bumi. disebut konduktor sedang jika harga
Metode ini dilakukan dengan cara resistivitasnya 1 sampai 107 ohmmeter.
mengirim arus dan mengukur tegangan Contoh : beberapa oksida, ore dan
atau potensial yang terbaca batuan porous yang mengandung air.
dipermukaan, sehingga diperoleh 3) Isolator; batuan disebut isolator jika
resistivitas atau tahanan jenis antar tidak dapat mengalirkan arus listrik dan
lapisan batuan dibawah permukaan harga resistivitasnya sangat tinggi, lebih
bumi, dan juga ketebalan masing- besar dari 107 ohmmeter. Batuan ini
masing lapisan batuan tersebut. Dari terdiri dari mineral silikat, phosphate,
harga tahanan jenisnya dipakai sebagai karbonat dll.
dasar penafsiran litologi batuan yang
terdapat pada lapisan tersebut. Pendugaan geolistrik dilakukan dengan
Prinsip dasar metode geolistrik menghantarkan arus listrik (beda I)
tahanan jenis adalah Hukum Ohm. buatan kedalam tanah melalui batang
Dimana hambatan diperoleh dengan elektroda arus , kemudian mengukur
mengukur beda potensial dan arus yang beda potensial (beda V) pada elektroda
dilewatkan dalam suatu penghantar. lain. Hasil pencatatan akan dapat
Aliran listrrik dalam batuan atau mengetahui tahanan jenis bahan yang
mineral secara garis besar digolongkan dilalui oleh arus listrik dapat diketahui
menjadi tiga bagian : dengan Hukum Ohm yaitu :
1) Konduksi secara elektronik; jika batuan
atau mineral mempunyai banyak R = V/I
elektron bebas. Arus listrik dialirkan
batuan/mineral tersebut oleh elktron- dimana :
elektron bebas. R = tahanan (ohm/mohm)
2) Konduksi secara elektrolitik; terjadi jika V= beda potensial listrik (volt/mvolt)
batuan/mineral bersifat porous dan pori- I = beda arus listrik dalam (Ampere)
pori tersebut terisi oleh larutan atau
cairan elekrolitik (penghantar) misalnya
air. Arus listrik yang mengalir dalam metoda resistivitas ini mempelajari
batuan dibawa oleh ion-ion elektrolit. tentang perbedaan resistivitas batuan
3) Konduksi secara dielektrik; jika dengan cara menentukan perubahan
batuan/mineral bersifat dielektrik resistivitas terhadap kedalaman. Setiap
terhadap aliran listrik, yaitu terjadi medium pada dasarnya memiliki sifat
polarisasi saat dialiri arus listrik. kelistrikan yang dipengaruhi oleh
batuan penyusun/komposisi mineral,
Ketiga sifat aliran listrrik homogenitas batuan, kandungan
tersebut tidak dapat dibedakan satu mineral, kandungan air, permeabilitas,
terhadap ynag lainnya hanya dari tekstur, suhu dan umur geologi.
3. METODOLOGI

Praktikum geolistrik dilakukan di


Ruang Ekonomi Pembangunan,
Fakultas Ekonomi Pembangunan,
Universitas Pembangunan “ Veteran”
Yogyakarta, kec. Depok, Kab Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 10
Mei 2014 pada pukul 07.30 WIB dan
berakhir pada pukul 09.30 WIB.
Metode yang digunakan dalam
pengolahan adalah metode konfigurasi
schlumberger. Dari pengolahan data
dapat diinterpretasi berdasarkan nilai
Rho dan dan nilai resistivity bahwa
nilai pada kurva yang dimunculkan
memiliki nilai yang tinggi atau rendah.
Dengan demikian hasil yang
diinginkan dapat diperoleh dan
diinterpretasikan sesuai dengan hasil
yang didapat.

Diagram Alir 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

Mulai

Ms.Excel

Menghitung nilai R, K
dan Rho

Mengolah kurva IP2Win

Interpretasi
Gambar 2. Kurva IP2WIN

Kesimpulan Tabel 1.Nilai resistivitas ( ρ ), ketebalan ( h ),


dan kedalaman ( d ).

Selesai

Gambar 3. Diagram Alir


5. KESIMPULAN

6. DAFTAR PUSTAKA