Anda di halaman 1dari 21

RENCANA TINDAK LANJUT PROGRAM

PENGAWASAN
(RTLPP)
PETUNJUK PENYUSUNAN LAPORAN PELAKSANAAN
RENCANA TINDAK LANJUT PROGRAM PENGAWASAN (RTLPP)
DIKLAT CALON PENGAWAS SEKOLAH

Diklat calon pengawas sekolah disampaikan secara teori dan praktik yang dilaksanakan
dalam 4 (empat) tahapan yaitu tahap On-the Job Training 1 (OJT-1), In Service Training
1 (IST-1), On-the Job Training 2 (OJT-2), dan In Service Training 2 (IST-2). Tahap
penyampaian konsep dilakukan pada saat IST-1, tahap praktik dilakukan pada saat
0JT-1 dan OJT-2, sedangkan tahap pelaporan dilaksanakan pada IST-2. Pada saat
praktik, peserta akan melaksanakan tugas-tugas pengawasan yang dikemas dalam
istilah RTLPP (Rencana Tindak Lanjut Program Pengawasan).
Berkaitan dengan RTLPP, disiapkan sebuah sistematika laporan pelaksanaan yang
membantu peserta diklat calon pengawas sekolah untuk dapat menyusun secara
sistematis dan terukur. Berikut ini adalah format-format yang dapat dipedomani dalam
rangka menyusun laporan pelaksanaan RTLPP:
1) Membuat jadwal pelaksanaan RTLPP (Format 1-RTLPP);
2) Sistematika Laporan Pelaksanaan RTLPP (Format 7-RTLPP)

A. Pelaksanaan OJT 2
OJT 2 dilaksanakan selama 38 (tiga puluh delapan) hari kerja secara daring terstruktur,
dengan kewajiban per hari adalah 2 (dua) jam pelajaran. OJT 2 juga dapat dilaksanakan
secara luring (luar jaringan) atau tatap muka langsung apabila di sebuah daerah
tersebut tidak dapat mengakses jaringan internet karena faktor geografis. Calon
Pengawas Sekolah dalam melaksanakan OJT-2 akan dibimbing oleh Mentor
(Pengawas yang telah dilatih dalam Bimtek Mentor) dan didampingi oleh Pengajar
Diklat. Adapun Jadwal pelaksanaan OJT 2 tertera pada Tabel 01 berikut ini.

Tabel 01. Jadwal pelaksanaan OJT-2

Hari Moda Luring Moda Daring


Kegiatan
Ke Pengajar Mentor Pengajar Mentor
Pendamping Pembimbin Pendamping
1 sd Pelaksanaan
teknis dan gan dengan teknis dan
5 RTLPP (10 JP)
konsultatif, Chatting konsultatif,
Mentor Mentor
6 sd Pelaksanaan Pembimbin
memberikan memberikan
10 RTLPP (10 JP) gan dengan
bantuan bantuan teknis
Chatting
teknis dan dan
11 Pelaksanaan memberikan Pembimbin memberikan
sd RTLPP (10 JP) bantuan gan dengan bantuan
15 alternatif- Chatting alternatif-
16 Pelaksanaan Pembimbing alternatif Pembimbin alternatif solusi
solusi terhadap
sd RTLPP (10 JP) an langsung terhadap gan dengan permasalahan
20 ke lokasi permasalaha Video yang dihadapi
selama 9 JP n yang Conference oleh peserta
dihadapi oleh selama
21 Pembimbin
Pelaksanaan peserta melaksanakan
sd gan dengan
RTLPP (8 JP) selama RTLPP
24 Chatting
melaksanaka disetarakan
25 Pelaksanaan n RTLPP Pembimbin dengan 10 JP
sd RTLPP (7 JP) disetarakan gan dengan
28 dengan 10 Chatting
JP
29 Penyusunan Pembimbin
sd laporan hasil gan dengan
32 RTLPP (8 JP) Chatting

33 Penyusunan Pembimbing Pembimbin


sd laporan hasil an langsung gan dengan
35 RTLPP (7 JP) ke lokasi Video
selama 9 JP Conference
36 Penyiapan Pembimbin
sd Presentasi dan gan dengan
38 Gelar Karya Chatting
Inovasi
(5 JP)

1. Waktu dan Tempat


OJT II dapat dilaksanakan di:
1) tempat tugas asal peserta diklat;
2) sekolah binaan peserta diklat; atau
3) tempat lain yang ditunjuk oleh LPD dengan pertimbangan faktor geografis
dan akses jaringan internet (pelaksanaan pendampingan oleh Pengajar
Diklat)
2. Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran tahap OJT 2 pada Diklat Calon Pengawas Sekolah
menerapkan tahapan Act dari siklus pembelajaran model ORPAReA (Observe,
Reflect, Plan, Act, Reflect dan Awareness) yang merupakan hasil modifikasi dari
“Teori U” oleh Otto Schamer (2007).
Pada tahap OJT 2, peserta melaksanakan Rencana Tindak Lanjut Progran
Pengawasan (RTLPP) baik di sekolah tempat bertugas maupun di sekolah magang,
menyusun laporan pelaksanaan RTLPP, dan membuat bahan presentasi dan gelar
karya inovasi.
Selama pelaksanaan OJT 2, peserta dalam melaksanakan RTLPP di sekolah asal
dan sekolah lain didampingi oleh Mentor dan dibimbing oleh Pengajar Diklat.
Pengajar Diklat pada moda luring memberikan bimbingan 2 (dua) kali kunjungan
langsung @ 9 (sembilan) JP baik secara blok, cluster, ataupun individu. Pengajar
Diklat pada moda daring memberikan bimbingan sebanyak 9 (sembilan) kali @ 2
(dua) JP. Pembimbingan 9 (sembilan) kali dilaksanakan dengan video conference 2
(dua) kali dan dengan chatting 7 (tujuh) kali. Kewajiban pengajar diklat untuk
membimbing peserta adalah 2 jam pelajaran setiap hari pembimbingan selama 9
(sembilan) hari pembimbingan. Jadwal hari pembimbingan diagendakan oleh
Pengajar Diklat.
Pendampingan Mentor kepada peserta selama pelaksanaan OJT 2, Mentor
memberikan bantuan teknis pelaksanaan RTLPP dan memberikan alternatif solusi
terhadap permasalahan dalam pelaksanaan RTLPP disetarakan dengan 10
(sepuluh) JP. Kegiatan peserta, Pengajar dan Mentor diklat saat OJT 2 secara
keseluruhan tersaji sebagaimana Tabel 02 berikut.
Tabel 02. Kegiatan/aktivitas Peserta Selama OJT 2 di Setiap Mata Diklat

Aktivitas Pengajar Aktivitas Mentor


No Mata Diklat Aktivitas Peserta
Diklat
1 Pelaksanaan 1. Menyiapkan 1. Membimbing peserta Memberikan
RTLPP di perangkat secara daring dalam batuan teknis
Sekolah Asal pelaksanaan pelaksanaan RTLPP. kepada peserta
RTLPP. 2. Melakukan dalam
2. Berdiskusi pemantauan melaksanakan
dengan Mentor pelaksanaan hasil RTLPP sesuai
untuk RTLPP 1(satu) kali dengan jadwal.
pelaksanaan secara luring
RTLPP. 3. Memberi saran dan
3. Melibatkan masukkan secara
warga sekolah daring pelaksanaan
dalam RTLPP.
melaksanakan
RTLPP.
4. Melaksanakan
RTLPP yang
telah disusun
sesuai dengan
jadwal.
5. Mengisi jurnal
harian
6. Membuat video
unjuk kerja.
7. Melakukan
monitoring dan
evaluasi
8. Menganalisis
hasil monitoring,
evaluasi.
Pelaksanaan 1. Mengisi jurnal 1. Membimbing peserta Memberikan
RTLPP di harian. secara daring dalam batuan teknis
Sekolah Lain 2. Mengerjakan pelaksanaan RTLPP. kepada peserta
hasil observasi 2. Memberi saran dan dalam
kompetensi masukkan secara melaksanakan
pengawas daring hasil observasi observasi sekolah
sekolah sekolah lain. lain.
berdasarkan
hasil AKPK CPS
sesuai dengan
rencana.
3. Melakukan
monitoring dan
evalusai.
4. Menganalisis
hasil monitoring
dan evaluasi.
2 Penyusunan Menyusun laporan 1. Membimbing peserta Memberikan
Laporan Hasil hasil pelaksanaan dalam penyusunan batuan teknis
Pelaksanaan RTLPP. laporan. kepada peserta
RTLPP 2. Memberikan saran dalam
dan masukkan pada penyusunan
penyusunan laporan
laporan.
3. Menilai kemajuan
(progress)
penyusunan laporan
hasil pelaksanaan
RTLPP.
3 Penyiapan Menyusun 1. Membimbing peserta Memberikan
Presentasi dan persiapan dalam penyusunan batuan teknis
Gelar Karya presentasi dan presentasi dan Gelar memberikan saran
Inovasi Gelar Karya Karya Inovasi. kepada peserta
Inovasi. 2. Memberikan saran dalam penyusunan
dan masukkan pada presentasi dan
penyusunan Gelar Karya
presentasi dan Gelar Inovasi.
Karya Inovasi.
3. Menilai kemajuan
(progress) gelar karya
inovasi.

B. Penjelasan Distribusi Tugas RTLPP


Tugas-tugas RTLPP akan dilaksanakan peserta diklat calon pengawas sekolah pada saat
OJT-2 di sekolah sendiri tempat peserta bertugas dan sekolah lain sebagai sekolah
magang. Adapun kriteria penetapan sekolah lain tempat magang ditentukan oleh Dinas
Pendidikan Provinsi/Kab./Kota dengan kriteria penetapan sekolah tempat magang mengacu
kepada Petunjuk Teknis (juknis) dan panduan diklat calon pengawas sekolah.

Tabel 03. Tugas-tugas RTLPP

No Jenis Kegiatan Alokasi Waktu


Sekolah Sekolah Jumlah
Sendiri Lain
C. Pelaksanaan RTLPP
1. Pembinaan guru melalui supervisi akademik 12 - 12
2. Penilaian Kinerja:
a. Penilaian Kinerja Kepala Sekolah - 5
10
b. Menganalisis hasil Penilaian Kinerja Guru
- 5
(PKG) yang dilakukan oleh KS
3. Pembimbingan dan Pelatihan (Bimlat) 13 - 13
Profesional Guru dan/atau KS sesuai dengan
masalah utama pembelajaran
4. Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan 10 - 10
Sekolah (PTS)
5. Peningkatan kompetensi calon pengawas - 10 10
sekolah berdasarkan hasil Analisis Kebutuhan
Pengembangan Keprofesian (AKPK)
Jumlah A 35 20 55
6 Penyusunan Laporan RTLPP 15 - 15
7 Penyiapan Presentasi dan Gelar Karya Inovasi 5 - 5
Jumlah Total 65 10 75

C. Sistematika Laporan Pelaksanaan RTLPP

No. Aspek/Komponen

Bagian Awal, memuat:


  a. Halaman Judul (memuat identitas)
  b. Lembar Pengesahan
  c. Kata Pengantar
  d. Daftar Isi/Daftar Tabel/Daftar Lampiran
Bagian Isi, memuat:
Bab I Pendahuluan,
a. Latar Belakang
b. Tujuan
c. Hasil yang diharapkan
d. Ruang Lingkup Pelaksanaan RTLPP:
1. Pembinaan Guru Melalui Supervisi Akademik
2. Penilaian Kinerja:
  (a) Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
  (b) Menganalisis hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dilakukan oleh KS
  3. Pembimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Profesional Guru dan/atau KS sesuai
  dengan masalah utama pembelajaran
4. Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)
5. Peningkatan kompetensi calon pengawas sekolah berdasarkan hasil Analisis
Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK)
e. Visi, Misi dan Tujuan Pengawasan (terkait dengan pencapaian students
wellbeing)
f. Sasaran Pengawasan
Bab II Deskripsi Kondisi Sekolah , memuat sub bab:
a. Kondisi Sekolah Tempat Calon Pengawas Sekolah Bertugas (Sekolah Sendiri)
b. Kondisi Sekolah Tempat Calon Pengawas Sekolah Magang (Sekolah Lain)
Bab III Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut Program Pengawasan
a. Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Guru Melalui Supervisi Akademik
1. Deskripsi Persiapan Pembinaan Guru
2. Waktu dan tempat pelaksanaan
3. Sasaran Pembinaan
4. Pendekatan dan Metode
5. Capaian Target Keberhasilan
6. Hasil pelaksanaan pembinaan guru
7. Tindak Lanjut
8. Simpulan
9. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya)
b. Pelaksanaan Penilaian Kinerja
1. Deskripsi persiapan pembinaan guru
2. Waktu dan tempat pelaksanaan
3. Sasaran Penilaian Kinerja
4. Pendekatan dan metode
5. Hasil Penilaian Kinerja:
a. Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)
b. Menganalisis hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dilakukan oleh KS
6. Tindak lanjut
7. Simpulan
8. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya)
c. Pembimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Profesional Guru dan/atau KS sesuai
dengan masalah utama pembelajaran yang telah disusun
1. Deskripsi pelaksanaan bimlat
2. Waktu dan tempat
3. Sasaran Bimlat
4. Pendekatan dan Metode
5. Target Keberhasilan
6. Hasil Pelaksanaan Bimlat
7. Tindak Lanjut
8. Simpuan
9. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya)
d. Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)
Bab 1 Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Rumusan Masalah
c. Tujuan Penelitian
d. Manfaat Penelitian
Bab 2 Kajian Pustaka
a. Kajian Teori dan Hasil Penelitian yang relevan
b. Penyelesaian Masalah
Bab III Metode Penelitian
a. Subyek, Lokasi, dan Waktu Penilaian
b. Prosedur Penelitian
c. Teknik Pengumpulan Data
d. Teknik Analisis Data
Daftar Pustaka (relevansi dengan substansi, referensi 5 tahun terbaru)

e. Peningkatan kompetensi calon pengawas sekolah berdasarkan hasil Analisis


Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK)
a. Persiapan
b. Pelaksanaan
c. Hasil
LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan
data pendukung lainnya)
Bagian Akhir, memuat:
Bab IV Penutup
a. Simpulan
b. Saran dan Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA

D. Penjelasan Penulisan Laporan


Susunan penulisan merupakan faktor penting untuk mewujudkan laporan yang rapi dan
seragam.
1. Kertas. Spesifikasi kertas yang digunakan: - Jenis : HVS - Warna : Putih polos -
Berat : 80/70 gram - Ukuran : A4 (21,5 cm x 29,7 cm)
2. Pengetikan. Ketentuan pengetikan adalah sebagai berikut:
a) Pencetakan dilakukan pada satu sisi kertas (single side);
b) Posisi penempatan teks pada tepi kertas: - Batas kiri : 4 cm (termasuk 1 cm untuk
penjilidan) dari tepi kertas - Batas kanan : 3 cm dari tepi kertas - Batas atas : 4 cm
dari tepi kertas - Batas bawah : 3 cm dari tepi kertas
c) Huruf menggunakan jenis huruf Times New Roman size 12 poin (ukuran
sebenarnya) dan diketik rapi (rata kiri kanan – justify).
d) Pengetikan dilakukan dengan spasi 1,5 (Line spacing = 1.5 lines)
e) Huruf yang tercetak dari printer harus berwarna hitam pekat dan seragam.

3. Penomoran Halaman
Penomoran halaman tidak diberi imbuhan apa pun. Jenis nomor halaman ada dua
macam, yaitu angka romawi kecil dan angka latin.
4. Angka Romawi Kecil,
a. Digunakan untuk bagian awal laporan
b. Letak: tengah 2,5 cm dari tepi bawah kertas;
5. Angka Latin
a. Digunakan untuk bagian isi laporan dan bagian akhir laporan;
b. Letak: sudut kanan atas; 1,5 cm dari tepi atas kertas dan 3 cm dari tepi kanan
kertas
c. Khusus untuk halaman pertama setiap bab, penomorannya diletakkan di
tengah, 2,5 cm dari tepi bawah kertas.
6. Halaman Sampul/cover
Halaman Sampul/coverlaporan, secara umum, mempunyai karakteristik sebagai
berikut:
a. Halaman Sampul dijilid dengan model hardcover(karton tebal) dilapisi kertas
linen warna biru kemdikbud.
b. Semua huruf dicetak dengan tinta hitam dengan spasi tunggal (line spacing =
single) dan ukuran sesuai dengan contoh.
Ketentuan penulisan Halaman Sampul/cover :
1) Di ketik simetris di tengah (center). Judul tidak diperkenankan
menggunakan singkatan, kecuali nama atau istilah (contoh: TK, SD, SMP,
SMA, SMK) dan tidak disusun dalam kalimat tanya serta tidak perlu
ditutup dengan tanda baca apa pun.
2) Logo PROVINSI/KAB./KOTA: Logo Provinsi/Kab./Kota dengan diameter
2,5 cm dan dicetak dengan warna hitam)
7. Halaman Pengesahan
Halaman Pengesahan laporan ditulis dengan dengan spasi tunggal (line spacing =
single), tipe Times New Roman 12 poin sesuai dengan contoh
8. Kata Pengantar
Penulisan Kata Pengantar secara umum, adalah sebagai berikut:
a. Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12, spasi 1,5 (line spacing =
1.5 lines)
b. Judul Kata Pengantar ditulis dengan tipe huruf Times New Roman 12 poin,
dicetak tebal dan huruf besar.
c. Urutan pihak-pihak yang diberi ucapan terima kasih dimulai dari pihak luar, lalu
keluarga atau teman.
9. Daftar Isi
Daftar Isi laporan secara umum adalah sebagai berikut:
a. Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 dengan spasi tunggal (line
spacing = single).
b. Khusus untuk judul tiap bab ditulis dengan Times New Roman 12 poin, dicetak
tebal dan huruf besar (kapital).
10. Daftar Tabel, Daftar Gambar, dan Daftar Lampiran
Ketentuan penulisan secara umum adalah sebagai berikut:
a. Semua huruf ditulis dengan tipe Times New Roman 12 dalam spasi tunggal
(line spacing = single) sesuai dengan contoh pada Lampiran 1.4., 1.5., 1.6.
b. Judul Daftar Gambar, Daftar Tabel, dan Daftar Lampiran ditulis dengan tipe
Times New Roman 12, dicetak tebal dan huruf besar (kapital).

E. Penjelasan Sistematika Laporan Pelaksanaan RTLPP


1. Bagian Awal
Memuat halaman judul (ada contoh dalam lampiran), lembar pengesahan (contoh di
lampiran), kata pengantar, dan daftar isi (mengacu kepada sistematika laporan yang
telah ditentukan)
2. Bagian Isi,
BAB I PENDAHULUAN,
a) Latar belakang, memuat:
Latar belakang dijabarkan dalam bentuk narasi/deskripsi yang memuat tentang:
1. Kondisi Ideal
Peraturan yang terkait dengan yaitu Permendiknas nomor 12 tahun 2007,
tentang standar pengawas sekolah/madrasah.
2. Permasalahan utama pembelajaran.
Kondisi Nyata/Permasalahan yang ada di sekolah terkait dengan pembelajaran
yang selama ini dihadapi oleh sekolah dan belum ada solusi yang efektif untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi melayani kebutuhan
belajar peserta didik (students weelbeing).
3. Solusi (Pemecahan Masalah Pembelajaran)
Langkah-langkah atau strategi yang akan dilakukan oleh calon pengawas
sekolah dalam kerangka tugas-tugas pengawasan mengacu kepada
Permendikbud 143 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan
Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya dan Panduan Kerja
Pengawas Sekolah tahun 2017.

b. Tujuan
Tujuan dalam laporan memuat dua hal:
1. Memecahkan masalah utama pembelajaran melalui praktik tugas-tugas
pengawasan
2. Meningkatkan kompetensi calon pengawas sekolah sesuai dalam
Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 tentang standar pengawas
sekolah/madrasah

c. Hasil yang diharapkan


Hasil yang diharapkan merupakan kondisi yang diharapkan dapat terwujud.
Misalnya: Memiliki kemampuan untuk:
1. Terselesaikannya masalah utama pembelajaran melalui praktik tugas-tugas
pengawasan yaitu:
a) Pembinaan Guru Melalui Supervisi Akademik
b) Penilaian Kinerja:
(1) Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
(2) Menganalisis hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dilakukan oleh KS
c) Pembimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Profesional Guru dan/atau KS sesuai
dengan masalah utama pembelajaran
d) Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)
2. Meningkatnya kompetensi calon pengawas sekolah berdasarkan hasil Analisis
Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) yaitu kompetensi __________
(pilih salah satu dari 6 (enam) dimensi kompetensi yang menjadi fokus peningkatan
berdasarkan hasil AKPK Calon PS).
BAB II DESKRIPSI KONDISI SEKOLAH
a. Kondisi Sekolah Tempat Calon Pengawas Sekolah Bertugas (Sekolah
Sendiri)
Deskripsikan profil singkat sekolah magang pertama (sekolah sendiri) dan
uraikan pemetaan 8 SNP di sekolah berdasarkan rapor mutu sekolah (fokus
kepada aspek yang sudah memenuhi SNP dan yang belum memenuhi SNP).
Isi deskripsi meliputi narasi sekolah mengenai sejarah berdirinya sekolah, letak
geografis, visi, misi, tujuan sekolah, dan capaian 8 SNP (Standar Nasional
Pendidikan).
b. Kondisi Sekolah Tempat Calon Pengawas Sekolah Magang (Sekolah Lain)
Deskripsikan profil singkat sekolah lain tempat magang dan uraikan pemetaan 8
SNP di sekolah berdasarkan rapor mutu sekolah (fokus kepada aspek yang
sudah memenuhi SNP dan yang belum memenuhi SNP).
Isi deskripsi meliputi narasi sekolah mengenai sejarah berdirinya sekolah, letak
geografis, visi, misi, tujuan sekolah, dan capaian 8 SNP (Standar Nasional
Pendidikan).

BAB III PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT PROGRAM


PENGAWASAN
A. Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Guru Melalui Supervisi Akademik,
meliputi:
1. Deskripsi Persiapan Pembinaan Guru
2. Waktu dan tempat pelaksanaan
3. Sasaran Pembinaan
4. Pendekatan dan Metode
5. Capaian Target Keberhasilan
6. Hasil pelaksanaan pembinaan guru
7. Tindak Lanjut
8. Simpulan
9. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya)

B. Pelaksanaan Penilaian Kinerja, meliputi:


1. Deskripsi persiapan pembinaan guru
2. Waktu dan tempat pelaksanaan
3. Sasaran Penilaian Kinerja
4. Pendekatan dan metode
5. Hasil Penilaian Kinerja:
a) Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)
b) Menganalisis hasil Penilaian Kinerja Guru (PKG) yang dilakukan oleh KS
6. Tindak lanjut
7. Simpulan
8. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya).

C. Pembimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Profesional Guru dan/atau KS


sesuai dengan masalah utama pembelajaran, meliputi:
1. Deskripsi pelaksanaan bimlat
2. Waktu dan tempat
3. Sasaran Bimlat
4. Pendekatan dan Metode
5. Target Keberhasilan
6. Hasil Pelaksanaan Bimlat
7. Tindak Lanjut
8. Simpulan
9. Rekomendasi

LAMPIRAN BUKTI KETERLAKSANAAN KEGIATAN (Dokumen tertulis, foto, dan


data pendukung lainnya)

D. Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), meliputi:

Bab 1 Pendahuluan
a. Latar Belakang
b. Rumusan Masalah
c. Tujuan Penelitian
d. Manfaat Penelitian
Bab 2 Kajian Pustaka
a. Kajian Teori dan Hasil Penelitian yang relevan
b. Penyelesaian Masalah
Bab III Metode Penelitian
a. Subyek, Lokasi, dan Waktu Penilaian
b. Prosedur Penelitian
c. Teknik Pengumpulan Data
d. Teknik Analisis Data
Daftar Pustaka (relevansi dengan substansi, referensi 5 tahun terbaru)
E. Peningkatan kompetensi calon pengawas sekolah berdasarkan hasil
Analisis Kebutuhan Pengembangan Keprofesian (AKPK) di Sekolah
Lain, meliputi:
1. Persiapan
2. Pelaksanaan
3. Hasil

Rambu-rambu penulisan laporan peningkatan kompetensi calon PS berdasarkan hasil


AKPK di Sekolah Lain

Kompetensi yang ditingkatkan : ___________________________


Indikator kompetensi : ___________________________
Judul/tema yang menjadi fokus peningkatan : ___________________________

NO. Aspek Keterangan


Deskripsikan apa saja yang Saudara persiapkan
dalam rangka meningkatkan kompetensi yang masih
kurang/rendah di sekolah lain/magang.
Kegiatan persiapan dapat berupa menyusun panduan
1. Persiapan
wawancara, instrumen observasi, dan menyiapkan
dokumen-dokumen yang terkait dengan kompetensi
yang akan ditingkatkan.

Deskripsikan proses pelaksanaan kegiatan


peningkatan kompetensi yang kurang/rendah di
sekolah lain/magang. Apa saja yang Saudara lakukan
2. Pelaksanaan
selama berada di sekolah lain/magang dalam rangka
meningkatkan kompetensi yang kurang/rendah.

Deskripsikan hasil apa yang Saudara dapatkan


selama melakukan kegiatan peningkatan kompetensi
di sekolah lain/magang, peningkatan apa yang telah
3. Hasil
Saudara dapatkan dan Saudara rasakan selama
magang di sekolah tersebut

Keterangan:
a. Kegiatan peningkatan kompetensi berdasarkan AKPK memiliki alternatif yang bisa
dipilih oleh peserta, antara lain:
1. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK pada dimensi kompetensi dengan skor
terendah.
2. Kegiatan berdasarkan hasil AKPK dengan skor rendah.
3. Kegiatan berdasarkan keunggulan sekolah lain/magang.
b. Alternatif nomor 1 adalah alternatif utama, jika alternatif nomor 1 tidak bisa
dilaksanakan karena tidak dapat memperoleh data yang dimaksud atau sekolah
belum melaksanakan, maka calon PS dapat melaksanakan alternatif nomor kedua,
dan jika alternatif kedua pun mengalami kendala untuk dilaksanakan, maka calon
dapat memilih alternatif nomor tiga (terakhir).
c. Dalam menentukan/memilih alternatif kedua atau ketiga, Saudara terlebih dahulu
harus berkonsultasi dengan mentor dan pengajar diklat

LAMPIRAN
Lampiran 01. Jadwal Pelaksanaan RTLPP
Jadwal Pelaksanaan RTLPP

Hari ke-..
No Uraian Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
PERSIAPAN
Sosialisasi di sekolah sendiri
1.
dan sekolah magang
Menyusun perangkat
2. pendukung pelaksanaan
RTLPP
Koordinasi dengan teman
3.
sejawat
PELAKSANAAN
Pembinaan Guru melalui
4.
kegiatan supervisi Akademik
Penilaian Kinerja:
a. Penilaian Kinerja Kepala
Sekolah
5.
b. Menganalisis hasil Penilaian
Kinerja Guru (PKG) yang
dilakukan oleh KS
Pembimbingan dan Pelatihan
(Bimlat) Profesional Guru
6. dan/atau KS sesuai dengan
masalah utama pembelajaran
yang telah disusun
Penyusunan Proposal
7. Penelitian Tindakan Sekolah
(PTS)
Peningkatan kompetensi calon
pengawas sekolah berdasarkan
8. hasil Analisis Kebutuhan
Pengembangan Keprofesian
(AKPK)
PELAPORAN
Penyusunan laporan
9.
pelaksanaan RTLPP
Penyusunan bahan presentasi
10.
laporan pelaksanaan RTLPP
Pembuatan bahan gelar karya
11. inovasi

catatan: Lama hari dibuat sebanyak 38 hari pelaksanaan kegiatan OJT-2

Mengetahui
____________, _______ 202_
Pengajar Diklat
Calon Pengawas Sekolah

-------------------------
----------------------------------
Lampiran 2. Contoh halaman judul

LAPORAN PELAKSANAAN
RENCANA TINDAK LANJUT PROGRAM PENGAWASAN
DIKLAT CALON PENGAWAS SEKOLAH

Disusun sebagai laporan akhir kegiatan Diklat Calon Pengawas Sekolah


Kabupaten/Kota……Provinsi ………..
Periode: …………. s/d ………….. 202_

LOGO
KAB./KOTA/
PROVINSI

Oleh:

Nama :
NIP :
Unit Kerja :

PROGRAM PENYIAPAN CALON PENGAWAS SEKOLAH


DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA…….PROVINSI……
202_
Lampiran 3. Contoh Pengesahan

PENGESAHAN

Pada hari ....... Tanggal ...... tahun ...... telah disahkan Laporan Akhir Pelaksanaan Diklat
Calon Pengawas Sekolah dengan identitas sebagai berikut :

Nama :
NIP :
Unit Kerja :

Kab./Kota/Provinsi, ………. 202_

Mengetahui,
Kepala Dinas Pendidikan/Korwil/Kabid/Kasie, Provinsi/Kab./Kota/Kecamatan

______________________________
NIP.

Anda mungkin juga menyukai