Anda di halaman 1dari 48

Soal Uji Kompetensi DIV Teknologi Laboratorium Medik

KIMIA KLINIK

1. Seseorang mengalami sesak napas dan diberikan terapi oksigen. Setelah dilakukan
analisa gas darah ditemukan data sebagai berikut : pH 7,20; PO 2 90 mmHg ; PCO 2 45
mmHg ; HCO3 20 mEq/L ; saturasi O2 96 %. Orang tersebut mengalami …?
A. Asidosis Respiratorik
B. Alkalosis Respiratorik
C. Asidosis Metabolik
D. Alkalosis Metabolik
E. Asidosis Respiratorik terkompensasi
2. Dilakukan pengambilan darah arteri pada pasien dengan keluhan sesak napas. Darah
yang telah diambil dikirim ke laboratorium untuk dianalisa. Ternyata, suhu pengiriman
sampel tidak dilakukan pada suhu 1-5oC, tetapi pada suhu 25oC. Parameter apa dari
analisa gas darah yang mengalami perubahan, ketika suhu meningkat …?
A. Tekanan CO2
B. konsentrasi bikarbonat
C. pH
D. Saturasi oksigen
E. Base Ekses
3. Pasien mengalami penurunan berat badan dan tremor. Terjadi pula pembengkakan
pada kelenjar tiroid (didaerah leher). Selanjutnya dilakukan pengambilan darah untuk
pemeriksaan adanya kelainan kelenjar endokrin. Pada gangguan tiroid, maka
pemeriksaan penunjang yang sensitip adalah ...?
A. fT4
B. T4
C. TRH
D. TSH
E. TBG
4. Diagnosa dokter menunjukkan terjadi peningkatan kecepatan metabolisme pada pasien
sehingga terjadi penurunan berat badan. Hasil laboratorium pada pemeriksaan hormon
ditemukan kadar T4, T3 turun dan kadar TSH naik. Gangguan yang terjadi pada pasien
tersebut adalah pada kelenjar...?
A. Hipotalamus
B. Hipofisis
C. Paratiroid
D. Tiroid
E. Adrenal
5. Pasien mengalami serangan mendadak sesak napas dan nyeri pada daerah dada
sebelah kiri. Dokter menghendaki pemeriksaan enzim untuk diagnose kelainan jantung.
Parameter enzim yang sensitive untuk serangan akut pada jantung adalah...?
A. AST
B. ALT
C. CK
D. CK-MB
E. LDH
6. Pasien mengalami serangan mendadak sesak napas dan nyeri pada daerah dada
sebelah kiri. Dokter menghendaki pemeriksaan untuk diagnosa kelainan jantung akut
pada 4 jam awal serangan. Parameter yang tepat untuk serangan jantung akut tersebut
adalah...?
A. Troponin I
B. Troponin T
C. Myoglobulin
D. CK-MB
E. Kreatinin kinase
7. Pasien dengan kelainan jantung, sering mengalami kesulitan saat bernapas atau sesak
napas. Pemeriksaan penunjang untuk memantau sesak napas pada pasien jantung
adalah...?
A. Profil lipid
B. Marker Inflamasi (CRP)
C. Protein jantung
D. Elektrolit
E. Analisa gas darah
8. Pasien dengan kelainan jantung, sering mengalami kesulitan saat bernapas atau sesak
napas dan terjadi edema (pembengkakan). Pemeriksaan penunjang untuk memantau
terjadi edema pada pasien jantung adalah...?
A. Elektrolit (Na, K)
B. Protein di jantung
C. Profil lipid
D. Enzim-enzim di jantung
E. Analisa gas darah
9. Pasien mengalami serangan jantung. Guna menunjang pemeriksaan aterosklerosis
dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan profil lipid. Ternyata serum pasien
tersebut keruh. Penyebab kekeruhan pada sampel tersebut adalah...?
A. Cholesterol total
B. HDL cholesterol
C. LDL cholesterol
D. VLDL cholesterol
E. Trigliserida
10. Pasien dengan kebiasaan konsumsi lemak berlebih, berisiko terjadinya aterosklerosis.
Pada pengambilan darah pasien, dilakukan puasa selama 12 jam untuk menghindari
peningkatan palsu yang disebabkan oleh makanan. Parameter yang mengalami
peningkatan ketika pasien tidak puasaadalah...?
A. Chylomikron
B. HDL
C. LDL
D. VLDL
E. Total cholesterol
11. Metode yang digunakan untuk pemeriksaan LDL cholestrol ialah metode direct dan
indirect. Pada metode indirect dilakukan dengan rumus fledewald. LDL (mg/dl) =
kolesterol total – (Trigliserida (mg/dl) : 5) – HDL. Metode indirect tersebut memiliki
kesalahan besar jika...?
A. Kadar VLDL tinggi
B. Kadar LDL tinggi
C. Kadar HDL tinggi
D. Kadar trigliserida tinggi
E. Kadar cholesterol tinggi
12. Kadar alkohol tinggi dalam darah menyebabkan terjadi gangguan dalam metabolisme
lipoprotein. Oleh karena itu, pada pecandu alkohol akan mengalami peningkatan pada
hasil profil lipidnya. Hasil pemeriksaan yang mengalami peningkatan adalah...?
A. VLDL
B. LDL
C. HDL
D. Trigliserida
E. Cholesterol
13. Pada pasien dengan kadar glukosa darah diatas normal, yaitu 150 mg/dL dan
bersamaan dengan pemeriksaan glukosa darah dilakukan pemeriksaan glukosa urine.
Hasil pemeriksaan glukosa urine negatif. Riwayat pasien tidak mengalami gangguan
ginjal. Tindakan yang dilakukan TLM …?
A. Mengulang pemeriksaan glukosa darah
B. Mengulang pemeriksaan glukosa urine
C. Mengeluarkan hasil pemeriksaan
D. Mengeluarkan hasil pemeriksaan dan menganjurkan pasien untuk periksa glukosa 2
jam PP
E. Mengulang pemeriksaan glukosa darah dan glukosa urine
14. Pada pasien diabetes dilakukan pengobatan dan pengendalian makan agar kadar
glukosatidak terus tinggi. Untuk melihat pengendalian glukosa pada pasien diabetes
teratur atau tidak, menggunakan parameter…?
A. Glukosa Darah Sewaktu
B. Glukosa Darah Puasa
C. Glukosa Darah 2 jam PP
D. Glukosa urine
E. HbA1C
15. Untuk diagnosa diabetes dilakukan dengan pemeriksaan glukosa puasa dan test
toleransi kadar glukosa. Tes toleransi glukosa dilakukan pada 2 jam setelah makan. Hal
ini dikarenakan …?
A. Pada 2 jam, glukosa dari makanan akan sempurna terserap masuk ke darah
B. Pada 2 jam, glukosa dari makanan akan sempurna menjadi energi
C. Pada 2 jam, glukosa darah akan kembali pada kondisi normal
D. Pada 2 jam, glukosa darah memiliki kadar optimum
E. Pada 2 jam, peningkatan glukosa oleh zat lain tidak terjadi lagi
16. Pada pasien diabetes, dilakukan pemeriksaan HbA1C yaitu memantau kadar glukosa
dalam eritrosit. Kadar HbA1C 8,5 %, maka memberikan arti bahwa pengendalian
glukosa …?
A. Berada pada rentang normal
B. Tidak teratur dengan baik
C. Teratur baik
D. Teratur lumayan baik
E. Tidak terjadu komplikasi
17. Pasien mengalami membengkakan di daerah leher, hasil diagnosa dokter menunjukkan
adanya sel kanker pada kelenjar tiroid. Pemeriksaan yang digunakan pada pasien
tersebut adalah…?
A. T3
B. T4
C. TRH
D. TSH
E. Kalsitonin
18. Pasien mengalami sakit di daerah dada, hasil diagnosa dokter menunjukkan adanya sel
kanker pada payudara. Pemeriksaan yang digunakan pada pasien tersebut adalah…?
A. AFP (alfa fetoprotein)
B. B2M (beta microglobulin)
C. CA 15-3
D. HE4
E. CgA (Chromoganin A)
19. Seorang pasien rawat inap di rumah sakit X terindikasi penyakit hepatitis,berdasarkan
hasil pemeriksaan makroskopis urine berwarna kuning kecoklatan.Sklera mata pasien
juga terlihat berwarna kekuning-kuningan, setelah dilihat kukunya ternyata juga
berwarna kuning. Pemeriksaan apa yang paling tepat untuk pasien tersebut ?
A. Reduksi
B. Bilirubin
C. Protein
D. Benda keton
E. Benzidin test
20. Pasien datang ke laboratorium dengan membawa pengantar dari dokter bahwa dia
harus melakukan cek sperma/analisis sperma.Kemudian oleh analisnya disarankan agar
pasien tidak melakukan kegiatan seks selama 3-5 hari.setelah itu baru bisa diperiksa
spermanya. Jarak waktu istirahat tidak melakukan seks ini disebut?
A. Masa subur
B. Masa Abstain
C. Waktu likuefeksi
D. Masa peralihan
E. Masa abstinensia
21. Seseorang datang ke laboratorium dengan keluhan Sakit pinggang bagian belakang,
kemudian dilihat dari hasil laboratoriumnya ternyata kadar kreatinin darahnya 5 mg/dl,
dan kadar ureumnya 89 mg/dl. Pada kasus seperti ini organ apa yang mengalami
gangguan ?
A. Hati
B. Jantung
C. Ginjal
D. usus buntu
E. Rematik
22. Saat diberikan rujukan oleh dokter untuk periksa sperma ke laboratorium Jimmy agak
bingung, tetapi setelah diberikan penjelasan oleh analis yang bekerja dilaboratorium
tersebut Jimmy menjadi paham. Akhirnya 5 hari kemudian Jimmy datang dan
mengeluarkan sampel dilaboratorium. Tetapi setelah diperiksa ternyata tidak ditemukan
adanya sel sperma dalam ejakulat tersebut. Apa kesimpulan untuk sperma yang tidak
mengandung sel sperma tersebut?
A. Oligoteratozoospermia.
B. Oligozoospermia
C. Astheno zoospermia
D. Azoospermia
E. Aspermia
23. Untuk bergerak spermatozoa memerlukan energi, apabila energi tersebut kurang atau
sedikit terkandung dalam sperma maka gerakan atau motilitas dari spermatozoa bisa
terganggu. Energi tersebut adalah Fruktosa. Apa yang menghasilkan Fruktosa yang ada
dalam sperma tersebut?
A. Kelenjar Prostat
B. Testis
C. Duktus deferens
D. Vesika Seminalis
E. Penis
24. Pada saat akan menyerahkan sampel sperma ke laboratorium, Dirga mendapat
halangan yaitu jalanan macet karena ada kecelakaan. Jalan itu adalah jalan satu-
satunya menuju laboratorium. Kurang lebih 1,5 jam Dirga baru sampai ke laboratorium.
Tindakan apa yang harus diambil oleh seorang analis apabila terjadi hal seperti ini?
A. Menerima sampel dan segera dikerjakan
B. Menerima sampel tetapi dikerjakan yang penting saja
C. Menolak sampel dan menyarankan datang kembali di lain waktu
D. Menerima sampel, mengerjakan semua parameter dan memberikan keterangan
tentang sampel.
E. Menerima sampel, mengerjakan parameter yang penting dan memberikan
keterangan tentang sampel.
25. Spesimen urin pasien saat diperiksa baunya tercium bau yang tidak normal. Saat
diperiksa kekeruhannya terlihat keruh. Setelah diperiksa secara mikroskopis terlihat
adanya silinder lekosit. Adanya silinder lekosit dalam urine tersebut menunjukkan
kerusakan pada bagian mana?
A. Parenkim ginjal
B. Glomerulus
C. hepar
D. Tubulus
E. vesika seminalis
26. Pada waktu praktikum kimia klinik Aurel menambahkan reagen Schlesinger dan lugol
pada urinnya. Setelah dilakukan penyaringan terlihat adanya fluoresensi warna hijau
pada urin tersebut. Pemeriksaan parameter apakah yang dikerjakan Aurel tersebut?
A. Urobilin
B. urobilinogen
C. bilirubin
D. biliverdin
E. sterkobilin
27. Bila spesimen urine tidak segera diperiksa, bakteri akan merubah ureum menjadi pH
urine basa,sehingga sedimen urine lisis dan morphologinya bisa berubah. Pengawet
apa yang terbaik untuk mengawetkan sedimem urine?
A. Toluen
B. HCl pekat
C. asam sulfat
D. formalin 40%
E. thymol kristal
28. Proses pembentukan urin diawali dari penyaringan darah. Tiap 1 menit disaring 1 liter
darah yang akan menghasilkan filtrat. Dimana proses penyaringan darah itu terjadi?
A. Tubulus proksimal
B. Tubulus distal
C. Kapsula Bowman
D. Glomerulus
E. Tubulus kolektivus
29. Pasiendatang ke laboratorium dengan membawa pengantar dari dokter, oleh dokter
diminta melakukan pemeriksaan kreatinin dan urea darahnya. Setelah dilakukan
pemeriksaan, didapatkan hasil kreatinin dan urea darahnya melebihi nilai normal. Analis
menyarankan agar pasien menghindari makanan yang dapat meningkatkan kadar
kreatinin dan urea. Jenis makanan apa yang dimaksud oleh analis tersebut?
A. Makanan tinggi kalsium
B. Makanan tinggi natrium
C. Makanan tinggi kalium
D. Makanan tinggi magnesium
E. Makanan tinggi klorida
30. Protein plasma dapat diukur secara spesifik untuk menilai keadaan jaringan atau proses
tertentu yang terjadi di dalam tubuh. Protein ekstra sel yang banyak terdapat dalam
plasma adalah ….?
A. Ensim
B. Hormon
C. Albumin
D. Metabolit
E. Protein transport
31. Seseorang yang datang ke laboratorium terlihat terdapat pembengkakan pada kaki dan
wajah. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ternyata pasien tersebut mengalami
hipoalbuminemia.Hipoalbuminemia akan menyebabkan pergesaran air dari pembuluh
darah menuju ke ekstra sel, sehingga dapat menyebabkan edema. Hipoalbuminemia
disebabkan oleh beberapa hal seperti dibawah ini, kecuali ….?
A. Kekurangan karbohidrat
B. Kekurangan lemak
C. Kekurangan protein
D. Gangguan pencernakan
E. Malabsorbsi
32. Pada pemeriksaan protein cara biuret, dalam suasana basadengan adanya CuSO4,
protein akan bereaksi dengan pereaksi Biuret membentuk warna ungu. Timbulnya
warna ungu dengan pereaksi biuret tersebut menunjukkan adanya apa?
A. Gugus asam
B. Gugus amino
C. Gugus hidroksil
D. Ikatan hydrogen
E. Ikatan peptide
33. Asam urat dalam plasma darah dapat menjadi indikasi adanya penyakit atau ganggunan
metabolisme pada tubuh, kadar asam urat yang tinggi (hiperuresemia) dapat
disebabkan oleh rendahnya ensim urikase yang merubah asam urat menjadi alantoin,
sehingga asam urat menumpuk dalam tubuh. Pembentukan asam urat dalam tubuh
disintesis dari sekelompok makanan yang banyak mengandung senyawa apa?
A. Pirimidin
B. Puran
C. Piran
D. Purin
E. Timin
34. Gula darah atau glukosa merupakan sumber energi satu-satunya bagi aktifitas sel-sel
susunan syaraf pusat, oleh karena itu kadar glukosa darah ada batas bawahnya, apabila
kadar glukosa darah rendah dalam jangka waktu lama maka tubuh akan
mengkatabolisme glikogen. Apabila glikogen jaringan sudah habis, untuk
mempertahankan kadar glukosa dalam batas normal, maka tubuh akan melakukan apa?
A. Glikolisis
B. Glikogenolisis
C. Glukoneogenesis
D. Glikogenesis
E. Glukogenolisis
35. Pada kasus hipoksia, oksigen yang dipasok oleh darah ke sel atau jaringan tidak akan
cukup untuk kebutuhan metabolism normal tubuh, sehingga tubuh akan kekurangan
energi, hal ini ditandai dengan perasaan letih, lelah, lesu, lemah dsb. Dalam keadaan
tertentu bisa menyebabkan pingsan atau koma. Pada kasus hipoksia, maka sebagian
glukosa akan dikatabolisme menjadi apa?
A. Laktat
B. Asetat
C. Piruvat
D. Gliserol
E. Asam amino
36. Diabetes mellitus adalah segolongan penyakit yang disebabkan oleh ketidak
sempurnaan penyerapan glukosa oleh jaringan, kadar glukosa darah menjadi tinggi,
sehingga ambang ginjal terlampaui, dan glukosa mulai muncul dalam urine. Apa nama
hormon yang berperan dalam penyerapan gula oleh jaringan?
A. Glukagon
B. Adrenalin
C. Proinsulin
D. Kortisol
E. Insulin
37. Hormon ini dibentuk di lapisan jaringan bagian luar janin serta plasenta yang terbentuk
pada awal pertumbuhan janin, berfungsi untuk meningkatkan produksi progesteron oleh
indung telur, sehingga menekan menstruasi dan menjaga kehamilan, produksi mencapai
puncaknya pada minggu ke 10 dan akan menurun selama sisa kehamilannya. Apa
nama hormon tersebut?
A. HPL (Human Placenta Lactogen)
B. Estrogen
C. HCG (Human Chorionic Gonadotrophin)
D. Oksitosin
E. MSH (Melanocite Stimulating Hormone)
38. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan profil lipid. Pemeriksan kolesterol, trigliserida
dan kolesterol-HDL diukur secara langsung menggunakan fotometrik dan secara
berturut-turut didapat hasil 190 mg/dL, 90 g/dL dan 20 g/dL. Berapa nilai kolesterol-LDL?
A. 80 mg/dL
B. 140 mg/dL
C. 200 mg/dL
D. 240 mg/dL
E. 300 mg/Dl
39. Seorang ATLM menjadi reception di sebuah laboratorium didatangi pasien dengan
membawa formulir permintaan pemeriksaan laboratorium. Dokter menduga pasien
menderita gangguan ginjal. Sebagai uji penyaring, pemeriksaan apa saja yang akan
dilingkari oleh dokter tersebut?
A. Total protein, albumin, dan globulin
B. Bilirubin direk dan indirek
C. SGOT dan SGPT
D. BUN, Serum Creatinine, dan Uric acid
E. PPT, KPTT, INR
40. Melakukan pemeriksaan urinalysis. Sampel diambil dari pasien laki-laki usia 45 tahun .
Hasil pemeriksaan sedimen terdapat torak, . Pemeriksaan makroskopis menunjukkan BJ
rendah dan menetap serta volume urine meningkat. Selain itu pada pemeriksaan kimia
menunjukkan kadar protein ringan sampai sedang. Sedimen apakah yang paling
mungkin ditemukan pada kasus diatas ?
A. Torak lilin
B. Torak Hyalin
C. Torak Granular
D. Torak Leukosit
E. Torak Erytrosit
41. Melakukan pemeriksaan analisa gas darah. Sampel darah diambil dari pasien wanita
usia 60 tahun sedang mengalami sesak nafas. Kulit tampak pucat, denyut nadi
melemah, didapatkan hasil laboratorium pH = 7,30 ; pCO2 = 48 mmHg ; HCO3- = 20
mmol/liter. Interpretasikan status asam basa pasien hasil laboratorium diatas?
A. Alkalosis respiratorik tanpa kompensasi
B. Asidosis respiratorik tanpa kompensasi
C. Alkalosis metabolik dengan kompensasi asidosis respiratorik
D. Asidosis respiratorik dengan kompensasi alkalosis metabolik
E. Asidosis metabolik dengan kompensasi alkalosis respiratorik
42. Seorang pasien Diabetes Mellitus didiagnosa terjadi komplikasi yang ditandai adanya
proteinuria menetap disertai adanya retinopati dan hipertensi tanpa kelainan ginjal
primer dan gagal jantung. Untuk memastikan diagnosa gejala tersebut, pasien diminta
melakukan pemeriksaan laboratorium. Tes laboratorium apakah yang digunakan untuk
kepastian diagnosa dini tersebut ?
A. Tes HbA1C
B. Tes fraksi lipid
C. Tes fraksi globulin
D. Tes mikroalbuminuria
E. Tes protein Bence Jones
43. Pada saat analisis elektrolit, pada sampel darah terjadi hemolisis, lekositosis, dan
penggunaan turniget yang terlalu erat. Apa akibat yang terjadi pada kasus diatas ?
A. Hasil pengukuran Kalium plasma menurun
B. Hasil pengukuran Natrium plasma menurun
C. Hasil pengukuran Kalium plasma meningkat
D. Hasil pengukuran Natrium plasma meningkat
E. Hasil pengukuran Magnesium plasma meningkat
44. Kadar urea pada assayed sera tertera mean 28mg/dl dan SD 2mg/dl rentangan nilai
pada 95% antara 24—32mg/dl. Dgn metode yg dimiliki dilakukan penentuan kadar urea
secara replikat 10x didapatkan nilai rata2 20,2 mg/dl dan SD 7,0 mg/dl. Berapa nilai
inakurasi metode yg kita miliki ?
A. – 27,9%
B. – 28,9 %
C. –30,7 %
D. – 25,8%
E. – 29,0 %
45. Untuk mendiagnosa pankreatitis akut pada pasien dengan nyeri abdomen dimulai
dengan mengukur suatu enzim. Apakah jenis enzim yang digunakan ?
A. Insulin
B. Amilase liur
C. Lipase serum
D. Amilase serum
E. Amilase urin 24 jam
46. Proses pemeriksaan kimia darah pada laboratorium sangat tidak stabil dan hasilnya
selalu tidak akurat sehingga customer banyak yg tidak memeriksakan pada laboratorium
tersebut. Bahan apa yg paling baik untuk memantau kualitas pemeriksaan pada kasus
tersebut?
A. plasma kontrol
B. serum kontrol
C. darah edta
D. darah heparin
E. Urine kontrol
47. Seorang ATLM sedang melakukan uji pemeriksaan terhadap faeces pasien laki-laki
berusia 37 tahun. Uji tersebut merupakan pemeriksaan faeces rutin terkait sisa
pencernaan karbohidrat. Reagen apa yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan
tersebut?
A. Eosin
B. NaCl jenuh
C. Lugol
D. Asam Asetat
48. Pada pemeriksaan urine protein metode rebus, kekeruhan bisa disebabkan oleh bukan
bahan protein sehingga seorang analis menambahkan beberapa tetes asam asetat 6%.
Apakah guna penambahan asam asetat 6% pada uji rebus protein tersebut ?
A. Melarutkan urine keruh yang bukan protein
B. Memperjelas kekeruhan
C. Supaya urin bersifat asam
D. Menghindari oksidasi
E. Mempercepat kekeruhan
49. Pada pemeriksaan urine metode Rosin perlu ditambahkan yodium 1% sehingga hasil
positif akan memperlihatkan cincin warna hijau. Apakah fungsi Yodium 1% pada test
tersebut ?
A. Sebagai pengoksidan
B. Sebagai reduktor
C. Sebagai katalisator
D. Untuk mengendap bilirubin
E. Untuk mengendap urobilin
50. Hasil pengamatan seorang analis pada sendimen urine tampak ciri sperti amplot dan
membias cahaya bukan berasal dari tubuh sendiri dan keluar bersama urine. Salah
satu sedimen apa dimaksud pada soal tersebut ?
A. Jamur
B. Leucin
C. Kristal Kalsium oksalat
D. Epitel
E. Triple Fosfat
51. Seorang analis melakukan pemeriksaan urine dengan cara memasukkan urine kedalam
gelas selinder sebanyak 100 ml kemudian memasukkan alat pengukur ke dalamnnya
dengan cara memutar dan terapung kemudian dibaca BJ pada skala. Alat apakah yang
digunakan untuk mengukur BJ Urine tersebut ?
A. Tensi meter
B. Thermometer
C. Urinometer
D. Flam fotometer
E. Spektrofotometer
52. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan glukosa darah pasien atas permintaan dokter.
Pemeriksaan dilakukan dengan metode GOD-PAP. Hasil pembacaan pada fotometer
didapat Abs sampel = 0,200; Abs standar = 0,300 dan konsentrasi standar sebesar 100
mg/dl. Berapakah kadar glukosa darah sampel yang diperiksa tersebut ?
A. 67
B. 76
C. 100
D. 167
E. 176
53. Petugas laboratorium menerima permintaan pemeriksaan glukosa darah, hasil
pemeriksaan glukosa darah puasa sebesar 200 mg/dl. Pada hari yang ditentukan pasien
dating untuk mengambil hasil, pasien menerima amplop hasil pemeriksaan dan
menanyakan tentang hasil tersebut kepada petugas. Bagaimanakah tindakan petugas
laboratorium terkait kasus tersebut ?
A. Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada pasien
B. Menyatakan kepada pasien bahwa pasien menderita diabetes mellitus
C. Menyarankan pasien membeli obat diabetes
D. Menyakinkan pasien bahwa kondisinya baik-baik saja
E. Menyarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter
54. Seorang pasien dating ke laboratorium untuk pemeriksaan glukosa darah puasa dan 2
jam post prandial. Ketika petugas mengkonfirmasi ternyata pasien telah berpuasa lebih
dari 12 jam, karena jarak rumah pasien yang jauh dari laboratorium. Manakah tindakan
yang paling tepat dilakukan oleh petugas laboratorium ?
A. Melakukan pemeriksaan sesuai permintaan
B. Meminta pendapat petugas laboratorium senior
C. Melakukan edukasi dan meminta persiapan ulang
D. Memeriksakan sampel dengan catatan
E. Memeriksa hanya parameter 2 jam post prandial
55. Petugas laboratorium melakukan pemeriksaan terhadap specimen cairan otak. Pada
cairan otak tersebut didapati warna merah, petugas perlu melakukan prosedur untuk
bias membedakan apakah warna merah berasal dari perdarahan atau trauma fungsi.
Bagaimana cara membedakan hal tersebut ?
A. Dihomogenkan
B. Dipanaskan
C. Diperiksa BJ nya
D. Disentrifuge
E. Diperiksa pada mikroskop
56. Dilakukan pemeriksaan kadar fruktosa di dalam cairan sperma dengan metode
spektrofotometri. Jika diketahui absorban sampel 0.409, asorban standar 0.389 dan
konsentrasi 200 mg/dl. Berapakah kadar fruktosa dalam cairan sperma tersebut ?
A. 192
B. 182
C. 202
D. 210
E. 222
57. Seorang ATLM menerima sampel feces dari pasien anak dengan keluhan diare. Dokter
menghendaki dilakukan pemeriksaan lengkap terhadap sampel tersebut. Dari hasil
pemeriksaan didapatkan konsistensi encer, warna kuning, dan pada pemeriksaan
mikroskopi ditemukan butir butir yang berwarna jingga. Larutan apakah yang digunakan
pada pemeriksaan sampel feces di atas?
A. NaCl fisiologis
B. Lugol
C. Cuka 30%
D. Sudan III
E. Eosin 1%
58. Pada pemeriksaan serum untuk parameter ALT/SGPT, sebanyak 1,0 mL larutan kerja
dimasukkan kedalam tabung reaksi kemudian ditambahkan 100 µL serum. Campuran
tersebut kemudian dimasukkan dalam cuvet alat fotometer untuk dilakukan pengukuran
aktivitas ALT/SGPT dengan metode kinetic pada panjang gelombang 340 nm. Apakah
zat yang terukur pada panjang gelombang tersebut ?
A. NAD
B. NADH
C. Alanine
D. Piruvat
E. LDH
59. Seorang tenaga laboratorium memeriksa kadar amilase soerang pasien yang diduga
menderita pankreatitis dan didapatkan kadar amilase sebanyak 550 U/L. setelah itu,
dilakukan pengenceran 1:4 spesimen denytrewqkl’gan NaCl memberikan hasil 175 U/L.
pengenceran diulangi dan memberikan hasil yang sama. Apakah yang harus dilakukan
oleh tenaga laboratorium?
A. Encerkan sampel 1:10 dalam air yang disuling dan diulangi
B. Melaporkan amilase dengan hasil 550 U/L
C. Melaporkan amilase dengan hasil 875 U/L
D. Melaporkan amilase dengan hasil 700 U/L
E. Encerkan sampel 2:10 dalam air yang disuling dan diulangi
60. Mahasiswa analis kesehatan melakukan praktek pemeriksaan cholesterol darah.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode spektrofotometer Sampel serum darah
beasal dari mahasiswa sendiri. Setelah sampel di tambahkan larutan standar, larutan di
inkubasi selama 10 menit pada suhu kamar (37 0C). Berapa panjang gelombang untuk
melakukan pemeriksaan cholesterol ?
A. 340 nm
B. 510 nm
C. 540 nm
D. 546 nm
E. 630 nm
61. Seorang ATLM menerima sampel urin untuk dilakukan pemeriksaan urin secara
lengkap. Diketahui bahwa pasien menderita Diabetes Melitus, sehingga ATLM ingin
melakukan pemeriksaan reduksi urin. Reagen apakah yang digunakan untuk
pemeriksaan reduksi urin?
A. Asam sulfosalicil 20 %
B. Asam acetat 6%
C. Asam acetat lasial
D. benedict
E. asam klorida
62. Seorang ATLM menerima sampel urin dari pasien dengan diagnosa multipel mieloma.
Dokter pengirim sampel urin tersebut menghendaki dilakukan pemeriksaan urin secara
lengkap pada sampel tersebut.Pada penetapan protein terlihat bahwa kekeruhan hilang
saat pemanasan dan muncul saat didinginkan. Protein jenis apakah yang ada pada urin
tersebut ?
A. albumin
B. globulin.
C. Bence jones
D. fibrinogen
E. albumin dan globulin
63. Seorang ATLM menerima sampel urin dari penderita Diabetes Melitus untuk dilakukan
reduksi urin. Dari hasil pemeriksaan didapatkan warna merah bata pada sampel urin
tersebut. Bagaimanakah pelaporan hasil test tersebut ?
A. negatif
B. positif satu
C. positif dual
D. positif tiga
E. positif empat
64. Seorang ATLM menerima sampel urin dari penderita Diabetes Melitus untuk dilakukan
pemeriksaan reduksi urin. ATLM tersebut menggunakan reagen benedict untuk
melakukan pemeriksaan reduksi. Dari hasil pemeriksaan didapatkan warna kuning
keruh. Berapakah banyaknya reagen benedict yang dibutuhkan ?
A. 2 ml
B. 2,5 ml
C. 5 ml
D. 5 tetes
E. 8 tetes
65. Seorang ATLM menerima sampel urin dari pasien Diabetes Melitus. ATLM tersebut
akan melakukan pemeriksaan zat zat keton dalam urin. Reagen apakah yang diperlukan
untuk pemeriksaan di atas ?
A. rothera
B. Asam acetat
C. lugol
D. schlesinger
E. faucet
66. Seorang ATLM yang bekerja di rumah sakit menerima sampel urin, untuk dilakukan
pemeriksaan urin secara lengkap. Dari hasil pemeriksaan didapatkan warna urin coklat
seperti teh, pH 7.2 ; BJ 1.020. Kemudian ATLM tersebut melakukan test horison dan
hasilnya positif. Bagaimanakah hasil positif pada test horison ?
A. Warna coklat pada kertas saring
B. Warna hijau pada kertas saring
C. Warna kuning pada kertas saring
D. Warna merah pada kertas saring
E. Tidak terjadi perubahan warna pada kertas saring
67. Seorang ATLM atas permintaan dokter melakukan pemeriksaan terhadap berat jenis
urin dengan menggunakan urinometer. Dari hasil pemeriksaan didapatkan hasil bahwa
urin berwarna kuning muda, agak keruh, BJ terbaca 1.015, suhu tera 25°C, suhu kamar
28°. Berapakah berat jenis sesungguhnya dari sampel urin tersebut ?
A. 1.015
B. 1.016
C. 1.017
D. 1.018
E. 1.019
68. Seorang ATLM yang bekerja di rumah sakit menerima sampel urin untuk dilakukan
pemeriksaan urin secara lengkap. Dari hasil pemeriksaan didapatkan warna urin coklat
seperti teh, pH 6,9 ; BJ 1.022. Dari test horison didapatkan hasil yang positif. Organ
apakah yang mungkin mengalami gangguan pada kasus di atas ?
A. ginjal
B. usus
C. hepar
D. lambung
E. jantung
69. Seorang ATLM ingin melakukan pemeriksaan urobilin terhadap sampel urin yang
diterimanya. Pada pemeriksaan ini adanya bilirubin harus disingkirkan terlebih dahulu
karena dapat mengganggu pada test ini, sehingga ATLM tersebut harus menambahkan
zat tertentu dalam urin tersebut. Zat apakah yang digunakan untuk menghilangkan
adanya bilirubin ?
A. Calsium hidroksida padat
B. lugol
C. chloroform
D. asam hidrochlorida
E. asam chlorida pekat
70. Seorang ATLM menerima sampel batu ginjal utuk dilakukan pemeriksaan secara
lengkap. Pada hasil pemeriksaan didapatkan warna berkilauan, permukaan bertonjol
kecil kecil. Kemudian ATLM tersebut melakukan pemeriksaan kimia dengan
menggunakan reagen HCl 10% dan serbuk MnO2. Hasil pemeriksaan kimia adalah
timbulnya gas. Batu ginjal jenis apakah yang mungkin diderita pasien tersebut ?
A. Karbonat
B. Oksalat
C. Fosfat
D. Cystine
E. Urat
71. Seorang laki laki datang ke laboratorium dengan membawa pengantar dari dokter.
Pasien tersebut mengeluh batuk selama 1 bulan, berat badan semakin menurun dan
akhir akhir ini batuk disertai darah. Dokter meminta dilakukan pemeriksaan sputum
untuk dilakukan pemeriksaan BTA. Pewarnaan apakah yang paling cocok pada kasus
tersebut ?
A. Wright- giemsa
B. Gram
C. Ziehl Nealsen
D. Burri
E. Neisser
72. Seorang ATLM menerima sampel sputum dari pasien dengan keluhan batuk darah, dan
disertai penurunan berat badan. Pada surat pengantar laboratorium, dokter meminta
untuk dilakukan pemeriksaan BTA. Dari hasil pemeriksaan didapatkan jumlah sputum >
20 kuman dalam setiap lapang pandang. Bagaimanakah cara pelaporan hasil tersebut ?
A. Negatif
B. scanty
C. Positif satu
D. Positif dua
E. Positif tiga
73. Jika pada pengukuran diagnosa pankreatitis akut pada pasien dengan nyeri abdomen
hasilnya adalah normal, maka langkah selanjutnya dilakukan pengukuran yang sangat
spesifik untuk pankreas. Jenis enzim apakah yang digunakan untuk pengukuran spesifik
lebih lanjut ?
A. Insulin
B. Amilase liur
C. Lipase serum
D. Amilase serum
E. Amilase urine 24 jam
74. Melakukan pemeriksaan Billirubin Urin. Sampel yang diambil dari pasien wanita usia 60
tahun sedang mengalami sesak nafas. Kulit tampak kuning, denyut nadi melemah,
didapatkan hasil laboratorium bilirubin positif. Apakah nama reagen yang digunakan
utuk pemeriksaan bilirubin urin ?
A. HCL 0,1 N
B. Iodium 1%
C. H2SO4
D. CuSO4
E. EDTA
75. Seorang ATLM atas permintaan dokter sedang melakukan pemeriksaan urin terhadap
berat jenis dengan menggunakan urinometer. Sebelumnya, didapatkan data
pemeriksaan urin tidak berwarna, agak keruh, suhu tera 26 0C san suhu urin 320C dan
berat jenis pada urinometer 1.014. Berapa berat jenis dari urine tersebut ?
A. 1.014
B. 1.015
C. 1.016
D. 1.017
E. 1.018
76. Hasil pemeriksaan protein urine seorang wanita 25 tahun dengan kondisi hamil
dilakukan pemeriksaan protein urin dengan hasil menunjukkan kekeruhan jelas dan
berkeping-keping. Bagaimanakah interpretasi hasil pemeriksaan di atas ?
A. +1
B. +2
C. +3
D. Negatif
E. +4
77. Seorang ATLM menerima sampel urin dari pasien yang ingin melakukan pemeriksaan
urin rutin.ATLM tersebut ingin melakukan permeriksaan keasaman urin. Pertanyaan
soal: Alat alat apakah yang harus disiapkan oleh ATLM ?
A. Gelas arloji, urinometer,pipet tetes, indikator universal, kertas lakmus
B. Gelas arloji, pipet tetes, pinset anatomis, indikator universal, kertas lakmus.
C. Gelas ukur, pipet tetes, pinset anatomis, indikator universal, kertas lakmus.
D. Gelas arloji, pinset anatomis, indikator universal, kertas lakmus, termometer ruangan
E. Gelas arloji, pinset anatomis, urinometer, indikaor universal kertas lakmus.
78. Seorang ATLM menerima sampel batu ginjal utuk dilakukan pemeriksaan secara
lengkap. Pada hasil pemeriksaan didapatkan warna berkilauan, permukaan bertonjol
kecil kecil. Kemudian ATLM tersebut melakukan pemeriksaan kimia dengan
menggunakan reagen HCl 10% dan serbuk MnO2. Bagaimanakah hasil positif dari test
diatas ?
A. Timbul endapan warna putih
B. Timbul gas
C. Timbul larutan warna biru
D. Timbul larutan warna hijau
E. Timbul larutan warna merah
79. Seorang ATLM menerima sampel feces dari pasien anak dengan keluhan diare. Dokter
menghendaki dilakukan pemeriksaan lengkap terhadap sampel tersebut. Dari hasil
pemeriksaan didapatkan konsistensi encer, warna kuning, dan pada pemeriksaan
mikroskopi ditemukan butir butir yang berwartna jingga. Zat apakah yang kemungkinan
banyak terkandung pada sampel feces tersebut ?
A. Karbohidrat
B. Protein
C. Lemak
D. Serat makanan
E. Fe
80. Dilaboratorium Klinik terdapat sampel sperma dari pasien. Dari hasil pemeriksaan
sperma diketah4ui: volume sampel = 3 ml, warna=putih seperti kanji, jumlah
spermatozoa= 15 juta ml, Gerak spermatozoa 65 % baik. Apa hasil terminologi dari
pemeriksaan tersebut ?
A. Azoospermia
B. Necrospermia
C. Oligospermia
D. Hypospermia
E. Asthenospermia
81. Analis mendapat sampel darah untuk diperiksa kolestrol total, HDL
cholestrol.,trigliserida, diperiksa. Setelah disentrifuge, serum na berwarna putih susu,
hasil dari kolestrol total : 250 mg/dl, trigiserida :375, HDL cholestrol: 45 mg/dl.
Berapakah hasil pemeriksaan LDL cholesterol?
A. 100 mg/dl
B. 130 mg/dl
C. 150 mg/dl
D. 170 mg/dl
E. 200 mg/dl
82. ATLM telah menerima sampel darah dari pasien diare, sampel tersebut akan diperiksa
kadar kalium nya. Setelah direaksikan antar sampel dan reagen, hasil dari pemeriksaan
kalium tersebut tinggi. Sehingga hasil lab tidak sessuai dengan kondisi pasien. Apa hal
yang mnyebabkan hasil tersebut tinggi palsu?
A. Pasien tidak terkena diare
B. Alat spektrofotometer belum dapat digunakan
C. Tabung reaksi msih terdapat sisa detergen
D. Mikropipet harus selalu dikalibrasi
E. Alat yang dipakai kurang canggih
83. Seorang analis melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu dari seorang pasien
yang dirawat inap dengan diagnosis diabetes mellitus. Pemeriksaan tersebut dilakukan
dengan cara mencampurkan 10µl serum ditambahkan 1000µl regaen glukosa dan
diperiksa dengan menggunak spektrofotometer. Dari pemeriksaan tersebut didapatkan
hasil 320 mg/dl. Berdasarkan hasil pemeriksaan glukosa darah diatas, warna apakah
yang terbentuk saat dilakukan pemeriksaan?
A. Hijau
B. Merah Jingga
C. Pink
D. Ungu
84. Seorang pasien pria, 79 tahun, didiagnosis menderita Diabetes Mellitus. Dokter meminta
melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu dan 2 jam PP. Pasien tersebut
mendatangi ATLM untuk dilakukan pengambilan darah. Apa warna tabung yang umum
disiapkan oleh seorang ATLM?
A. Biru
B. Ungu
C. Hijau
D. Hitam
E. Merah
85. Seorang pasien pria, 79 tahun, didiagnosis menderita Diabetes Mellitus. Dokter meminta
melakukan pemeriksaan HbA1C dan 2 jam PP. Pasien tersebut mendatangi ATLM
untuk dilakukan pengambilan darah. Apa warna tabung yang umum disiapkan oleh
seorang ATLM?
A. Biru
B. Ungu
C. Hijau
D. Hitam
E. Merah
86. Seorang pasien ibu hamil (28 tahun) melakukan pemeriksaan di laboratorium. Pasien
diduga dokter menderita anemia gestasional. Sebelum masa kehamilan, pasien tidak
memiliki riwayat diabetes mellitus. Apa pemeriksaan yang adat digunakan untuk
menegakan diagnosis?
A. OGTT
B. HbA1C
C. Glukosa Puasa
D. Glukosa Sewaktu
E. Glukosa 2 Jam PP
87. Seorang pasien perempuan, 69 tahun, badan kurus tinggi mendatangi laboratorium
untuk meminta pemeriksaan laboratorium. Pasien didiagnosis Diabetes Melitus, akan
tetapi selama 1 tahun terakhir telah menjalani pengobatan dengan teratur. Sehingga
datang ke laboratorium bertujuan untuk memonitor pengobatan tersebut. Apa
pemeriksaan yang adat tepat berdasarkan kasus di atas?
A. OGTT
B. HbA1C
C. Glukosa Puasa
D. Glukosa Sewaktu
E. Glukosa 2 Jam PP
88. Hasan sebagai reception di sebuah laboratorium didatangi pasien dengan membawa
formulir permintaan Pemeriksaan. Dokter menduga pasien kekurangan protein.
Pemeriksaan apa saja yang dilingkari oleh dokter tersebut?
A. Total protein, albumin, dan globulin
B. Bilirubin direk dan indirek
C. SGOT dan SGPT
D. PPT, KPTT, INR
E. Urine Lengkap dan Faeces Lengkap
89. Seorang ATLM ingin mengetahui mengapa dokter selalu meminta pemeriksaan AST
(SGOT) dan ALT (SGPT) untuk gangguan hati. Apa maksud kedua uji ini diminta
bersamaan?
A. Bila rasio AST: ALT > 2 menggambarkan telah terjadi penyakit hati alkoholik
B. Bila rasio AST: ALT <1 menggambarkan hati terinfeksi virus hepatitis
C. Karena AST bukan indikator yang sangat spesifik untuk cedera hati.
D. Karena AST dan ALT dilepaskan ke dalam darah ketika salah satu dari jaringan hati,
jantung, otot, ginjal, dan otak rusak.
E. Hanya jawaban a dan b yang benar.
90. Seorang ATLM ingin mengetahui factor pembekuan darah yang dapat menjadi
prognostikator paling sensitif dari penyakit hati parah (indikator sintesis protein). Uji faal
hemostasis faktor berapa merupakan prognostikator penyakit hati parah?
A. faktor I (fibrinogen)
B. factor II (prothrombin)
C. factor V
D. actor VII
E. factor X
91. Seorang ATLM ingin mengetahui mengapa dokter selalu meminta pemeriksaan Bilirubin
direk dan Bilirubin Indirek untuk mengetahui Hiperbilirubinemia. Apa maksud kedua uji
ini diminta bersamaan?
A. Bilirubin direk : meningkat akibat obstruksi intra atau ekstra di hati.
B. Bilirubin indirek: meningkat akibat banyak sel darah merah mengalami hemolisis
akibat penyakit autoimun, atau erythropoiesis tidak efektif (anemia megablastik),
C. Bilirubin direk telah rusak di hati
D. Jawaban a, b, dan c benar
E. Hanya jawaban a dan b yang benar.
92. Seorang ATLM menjadi reception di sebuah laboratorium didatangi pasien dan
menerima permintaan pemeriksaan GFR (Glomerular Filtration Rate) yaitu volume
plasma darah disaring keluar dari glomeruli dari kedua ginjal per menit. Berapa nilai
normal GFR?
A. 90-120 ml/min
B. 60-89 ml/min
C. 30-59 ml/min
D. 15-29 ml/min
E. < 15 ml/min
93. Seorang ATLM menjadi reception di sebuah laboratorium didatangi pasien dan meminta
konsul hasil pemeriksaan hormon tiroid atas permintaan sendiri. Bila pasien hanya ingin
menanyakan kasus Hipertiroid, parameter apa saja yang abnormal?
A. Total T4, T3U, FT4I, dan FT4 semuanya tinggi, kecuali TSH rendah
B. Total T4, T3U, FT4I, dan FT4 semuanya menurun, kecuali TSH meningkat
C. FT4I, FT4, dan TSH normal, namun Total T4 meningkat, dan T3U menurun
D. FT4I, FT4, dan TSH normal, namun Total T4 menurun, dan T3U meningkat
E. Total T4, FT4I, FT4, dan TSH normal atau menurun, hanya T3U meningkat
94. Seorang ATLM menjadi reception di sebuah laboratorium didatangi pasien dan meminta
1 parameter uji saja untuk pemeriksaan hormone tiroid atas permintaan sendiri (karena
keterbatasan dana). Manakah dari parameter uji Tiroid yang paling bermakna dalam
menentukan fungsi dari kelenjar Tiroid?
A. Thyroxine Binding Proteins (TBG)
B. Free T4 (FT4)
C. Thyroid Stimulating Hormone (TSH)
D. T3 Resin Uptake (T3 Uptake)
E. Indeks FreeT4 (FT4I)
95. Seorang ATLM menjadi reception di sebuah laboratorium didatangi pasien ingin
mengetahui pengaruh umpan balik pengaturan kadar hormone Tiroid. Apa yang
dimaksud pengaruh umpan balik pengaturan kadar hormone tiroid?
A. Hypothalamus mengeluarkan Thyrotropin-Releasing Hormone (TRH)
B. TRH menstimulasi sintesis & pelepasan thyrotropin (Thyroid Stimulating Hormone
atau TSH) oleh hipofisis anterior
C. TSH merangsang kelenjar tiroid untuk menggunakan yodium, mensintesis &
melepaskan T4 & T3
D. kadar T4 & T3 untuk hipotalamus & hipofisis mempengaruhi pelepasan TRH & TSH,
sehingga kadar T4 & T3 tinggi di dalam darah, tidak merangsang pelepasan TRH &
THS oleh hipotalamus & hipofisis.
E. Semua pernyataan benar.
96. Pasien datang ke laboratorium untuk pemeriksaan Tiroid setelah datang dari praktek
dokter dan mengeluh sering berdebar dan tremor. Parameter tiroid apa saja yang
dilingkari dokter?
A. Darah Lengkap dan Urinalisis
B. Elektrolit, BUN, Kreatinin, Glukosa, dan tes fungsi hati
C. T4, T3U, dan TSH
D. Kortisol serum
E. Semua dilingkari.
97. Melakukan pemeriksaan urinalysis. Sampel diambil dari pasien laki-laki usia 45 tahun d
Hasil pemeriksaan sedimen terdapat torak, Pemeriksaan makroskopis menunjukkan Bj
rendah dan menetap serta volume urine meningkat. Selain itu pada pemeriksaan kimia
menunjukkan kadar protein ringan sampai sedang. Pemeriksaan apakah yg paling
mendukung diagnosa kasus diatas?
A. Ureum
B. Kreatin
C. Uric Acid
D. Hematuria
E. Proteinuria
98. Melakukan pemeriksaan urinalysis. Sampel diambil dari pasien laki-laki usia 45 tahun d
Hasil pemeriksaan sedimen terdapat torak, Pemeriksaan makroskopis menunjukkan Bj
rendah dan menetap serta volume urine meningkat. Selain itu pada pemeriksaan kimia
menunjukkan kadar protein ringan sampai sedang. Berapa nilai Bj urine yang paling
mendukung diagnosa pada kasus diatas?
A. 1,020
B. 1,015
C. 1,025
D. 1,030
E. 1, 027
99. Pemeriksaan glukosa darah akan dilakukan pada seorang pasien dengan indikasi
adanya keluhan klinis yaitu poliuria, polidipsi, polifagia, penurunan berat badan yang
tidak jelas dan lemah. Tes apakah yang digunakan untuk memastikan indikasi kasus di
atas ?
A. Tes TGT
B. Tes Saring
C. Tes HbA1C
D. Tes Diagnosa
E. Tes Pengendalian
100. Seorang pasien pasca bedah akan memperlihatkan kebutuhan tertinggi dalam
pemeriksaan laboratorium. Adanya perubahan pengganti darah dan cairan tubuh secara
intravena, maka pasien harus menjalankan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan
laboratorium apa yang harus dilakukan pada pasien pasca bedah tersebut ?
A. pH
B. pO2
C. pCO2
D. HCO3
E. Elektrolit
101. Seorang pasien Diabetes Mellitus didiagnosa terjadi komplikasi yang ditandai
adanya proteinuria menetap disertai adanya retinopati dan hipertensi tanpa kelainan
ginjal primer dan gagal jantung. Untuk memastikan diagnosa gejala tersebut, pasien
diminta melakukan pemeriksaan laboratorium lanjut. Pada tahap berapa perjalanan
penyakit kasus soal nomer 6, tes laboratoriumnya terdeteksi ?
A. Tahap 1
B. Tahap 2
C. Tahap 3
D. Tahap 4
E. Tahap 5
102. Seorang pasien Diabetes Mellitus didiagnosa terjadi komplikasi yang ditandai
adanya proteinuria menetap disertai adanya retinopati dan hipertensi tanpa kelainan
ginjal primer dan gagal jantung. Untuk memastikan diagnosa gejala tersebut, pasien
diminta melakukan pemeriksaan laboratorium lanjut secara kuantitatif. Metode
pemeriksaan kuantitatif apa yang digunakan pada kasus soal nomer 7 ?
A. Metode Elektroforesis
B. Metode Kolorimetrik
C. Metode carik celup
D. Metode spektrofotometer
E. Metode immunoturbidimetri
103. Pemeriksaan urine di laboratorium dilakukan pada seorang pasien laki-laki
berusia 45 tahun dan ditemukan protein Bence Jones positif. Tes protein Bence Jones
menentukan adanya immunoglobin monoklonal dalam urine yang diproduksi oleh sel
plasma ganas. Sel plasma ganas yang memproduksi immunoglobin monoklonal dalam
urine terdapat dalam organ apa ?
A. Hati
B. Ginjal
C. Jantung
D. Paru-paru
E. Sumsum tulang
104. Seorang pasien yang didiagnosa penyakit hati yang parah seperti : sirosis,
hepatitis kronis, dimana kapasitas sel-sel parenkin hati akan membentuk protein yang
dapat turun secara dratis. Pada kondisi ini, pemeriksaan diagnostik apa yang
diutamakan ?
A. Pengukuran konsentrasi BUN
B. Pengukuran konsentrasi kreatine
C. Pengukuran konsentrasi globulin
D. Pemeriksaan konsentrasi enzimatik hati
E. Pemeriksaan konsentrasi albumin serum
105. Pemeriksaan analisis gas darah pada seorang penderita diperoleh hasil
laboratoriumnya menunjukkan : pH = 7,32 ; pCO 2 = 25 mmHg ; HCO3 = 12 mmol/liter.
Bagaimana status asam basa penderita tersebut ?
A. Alkalosis metabolik tanpa kompensasi
B. Asidosis respiratorik tanpa kompensasi
C. Alkalosis respiratorik tanpa kompensasi
D. Alkalosis respiratorik dengan kompensasi asidosis metabolik
E. Asidosis metabolik dengan kompensasi alkalosis respiratorik
106. Pada kasus soal nomer 12, seorang penderita lainnya diperiksa analisis gas
darah yang menunjukkan data-data : pH = 7,32 ; pCO 2 = 50 mmHg ; HCO3 = 30
mmol/liter. Bagaimana status asam basa penderita tersebut ?
A. Alkalosis metabolik tanpa kompensasi
B. Asidosis respiratorik tanpa kompensasi
C. Alkalosis metabolik dengan kompensasi asidosis respiratorik
D. Asidosis respiratorik dengan kompensasi alkalosis metabolik
E. Asidosis respiratorik dengan kompensasi alkalosis respiratorik
107. Seorang pasien didiagnosa infark miokard akut. Selain gejala klinis, didiagnosa
dengan EKG, tetapi kelainan EKG tidak terdeteksi, maka harus memerlukan tes
laboratorium enzim petanda jantung. Parameter apa yang paling cocok untuk diagnosis
infark miokard akut tersebut ?
A. LDH3
B. LDH4
C. LDH5
D. CK BB
E. CK MM dan CK MB
108. Jika pada pengukuran diagnosa pankreatitis akut pada pasien dengan nyeri
abdomen hasilnya adalah normal, maka langkah selanjutnya dilakukan pengukuran
yang sangat spesifik untuk pankreas. Jenis enzim apakah yang digunakan untuk
pengukuran spesifik lebih lanjut ?
A. Insulin
B. Amilase liur
C. Lipase serum
D. Amilase serum
E. Amilase urine 24 jam
109. Analisa kadar Natrium dapat dilakukan oleh seorang analis di laboratorium pada
darah, plasma, serum, urine, keringat dan feses atau cairan tubuh. Pemeriksaan apa
yang harus dilakukan bersama-sama dengan pemeriksaan Natrium dengan bahan
darah (whole blood) ?
A. Kalium
B. Klorida
C. Kalsium
D. Magnesium
E. pH dan gas darah
110. Seorang ATLM menerima sampel urin dari bangsal perawatan. Pemeriksaan
yang diminta adalah sedimen urin. Untuk memperjelas unsur-unsur yang terdapat pada
sedimen tersebut ditambahkan zat pewarna. Apakah zat warna yang dimaksud ?
A. Eosin Methylen Blue
B. Basic Fuchsin
C. Brom Cressol Green
D. Steinheimer Malbin
E. Brom Cressol Purple
111. Seorang ATLM menerima sampel urin dengan rujukan pemeriksaan urin
makroskopis, mikroskopis dan kimia. Namun karena pemeriksaan urin pada hari
tersebut sangat banyak, maka terpaksa ATLM memberikan pengawet untuk
menghindari specimen rusak. Apakah pengawet yang paling sering digunakan untuk
pengawetan urin secara keseluruhan “allround” ?
A. timol
B. toluen
C. Na2SO4
D. kloroform
E. Formaldehid
112. Seorang analis melakukan pemeriksaan protein dalam urin pasien yang
didiagnosa menderita Multiple myeloma atas permintaan dokter . Sebagai tes
penyaring digunakan metode carik celup dengan hasil pemeriksaan proteinuri negatif,
sehingga metode harus dikonversi dengan metode didih Bang. Apakah alasan yang
paling tepat melakukan konversi metode pada kasus tersebut ?
A. Metode carik celup hanya sensitive terhadap globulin
B. Metode carik celup hanya sensitive terhadap albumin
C. Metode carik celup hanya sensitive terhadap hemoglobin
D. Metode carik celup hanya sensitive terhadap mukoprotein
E. Metode carik celup hanya sensitive terhadap bence jones protein
113. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan urin rutin pada uin pasien. Hasil
pemeriksaan sedimen urin ada beberapa unsur yang dilaporkan dengan satuan lapang
pandang kecil (LPK). Apakah yang dimaksud dengan lapang pandang kecil ?
A. Mikroskup perbesaran obyektif 10 X
B. Mikroskup perbesaran obyektif 40 X
C. Mikroskup perbesaran okuler 5 X
D. Mikroskup perbesaran okuler 10 X
E. Mikroskup perbesaran okuler 15 X
114. Spesimen feses dari seorang pasien laki – laki usia 60 tahun dengan hasil
pemeriksaan makroskopis sebagai berikut konsistensi normal, warna khas, bau khas.
Diduga ada perdarahan yang tidak tampak dari pemeriksaan makroskopis dan
mikroskopis. Dokter meminta dilakukan pemeriksaan darah samar. Metode apakah yang
akan digunakan pada pemeriksaan tersebut ?
A. Biuret
B. Fouchet
C. Rothera
D. Benzidin
E. Sudan III
115. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan sampel feses diperoleh hasil terdapat
tetesan besar berwarna jingga – merah yang dijumpai pada pemeriksaan mikroskopis
langsung terhadap feses yang dicampur dengan Sudan III. Apakah zat yang dimaksud
pada pemeriksaan tersebut ?
A. Kolesterol
B. Asam lemak
C. Lemak netral
D. Sabun
E. Sterol
116. Seorang laki-laki usia 30 tahun datang ke laboratorium dengan membawa
rujukan dari dokter untuk pemeriksaan analisa sperma. Kemudian ATLM menjelaskan
syarat – syarat pengambilan specimen tersebut. Apakah penampung yang paling cocok
untuk spesimen tersebut ?
A. cawan petri
B. botol plastik
C. kantong plastic
D. botol kaca bermulut lebar berwarna gelap
E. botol kaca bermulut lebar berwarna bening
117. Seorang ATLM di RS swasta menerima sampel berupa cairan rongga badan
yang berasal dari rongga pleura. Pemeriksaan secara makroskopis terlihat keruh
purulen, cair kental, warna putih kekuningan keruh (pus), ada bekuan dan secara
mikroskopis ditemukan banyak sel radang. Apakah jenis cairan tubuh tersebut?
A. Eksudat
B. Transudat
C. Cairan Otak
D. Cairan Sendi
E. Sputum
118. Seorang analis mengerjakan pemeriksaan glukosa darah dari serum pasien.
Untuk mencegah adanya glikolisis dalam sampel maka harus diberi anti koagulan.
Apakah anti koagulan yang akan digunakan oleh analis tersebut ?
A. Heparin
B. Natrium citrat
C. AmoniumOksalat
D. Natrium flurida( NaF)
E. EDTA ( Ethylene diamine tetra acetat)
119. Seorang pasien dengan pemeriksaan klinis mengalami poliuri, polidipsi, polifagi,
berat badan menurun dan terdapat luka yang tidak lekas sembuh yang mengarah pada
ganren. Penderita diduga mengalami gangguan metabolism karbohidrat. Jenis
pemeriksaan apakah yang tepat untuk gangguan tersebut?
A. Reduksi urin pagi
B. Kolesterol total
C. Kreatinin
D. Glukosa 2 Jam PP
E. Kultur pus
120. Seorang pria dengan usia 65 tahun datang ke laboratorium kesehatan. Bapak
tersebut mengeluh bahwa ia sering merasa haus, sering buang air kecil pada malam
hari dan berat badannya turun dengan drastis. Bapak tersebut minta supaya darahnya
diperiksa tetapi ia tidak memiliki surat rujukan dari dokter. Apakah langkah yang diambil
oleh petugas laboratorium dalam menghadapi bapak tersebut ?
A. Petugas mempersilahkan bapak tersebut pergi ke dokter terlebih dulu
B. Petugas menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan glukosa darah
C. Petugas membawa bapak tersebut ke dokter konsultan yang ada di laboratorium
tersebut
D. Mempersilahkan bapak tersebut puasa selama 10-12 jam baru dilakukan
pemeriksaan
E. Petugas melakukan check list pemeriksaan glukosa darah dan urin
121. Spesimen darah dari seorang pasien perempuan usia 45 tahun diterima oleh
ATLM di laboratorium rumah sakit dengan diagnosa dokter diabetes mellitus tipe I,
dimana terjadi defisiensi insulin. Atas rujukan dokter maka dilakukan salah satu
pemeriksaan pendukung yaitu pemeriksaan glukosa. Metode pemeriksaan apakah yang
paling sesuai untuk menegakkan diagnosa tersebut saat ini ?
A. GOD-PAP
B. Folin Wu
C. Ortotoluidin
D. Somogyi Nelson
E. Hagedorn Jansen
122. Seorang ATLM ingin melakukan Pemantapan Mutu Internal (PMI) pengujian
kadar kolesterol dalam darah dengan metode baru, dan bermaksud mengecek ketelitian
metode tersebut. Tindakan apa yang tepat dilakukan menghadapi hal tersebut ?
A. Melakukan uji blanko
B. Melakukan uji spike matriks
C. Menguji blind sample
D. Membuat kurva kalibrasi
E. melakukan duplikasi sampel
123. Seorang ATLM menerima sebuah surat rujukan yang dibawa oleh seorang
pasien untuk dilakukan pemeriksaan kadar kolesterol total. Selanjutnya ATLM tersebut
melakukan pengambilan darah vena pasien. Pada akhir proses pembuatan serum
didapatkan serum berwarna kemerahan. Apakah yang terjadi apabila serum tersebut
tetap digunakan pemeriksaan sesuai permintaan dokter tersebut?
A. Kadar kolesterol tidak dapat terbaca oleh alat fotometer
B. Kadar kolesterol dapat terbaca oleh alat fotometer
C. Kadar kolesterol mengalami penurunan dari kadar yang sesungguhnya
D. Kadar kolesterol akan mengalami peningkatan dari kadar yang sesungguhnya
E. Kadar kolesterol yang diperiksa sesuai dengan kadar yang sesungguhnya
124. Sebagai seorang ATLM anda diminta melakukan pengambilan darah vena untuk
pemeriksaan kimia klinik yaitu pemeriksaan kolesterol. Metode pengambilan darah yang
anda lakukan adalah menggunakan tabung vakum. Tabung dengan tutup warna apakah
yang akan anda gunakan untuk melakukan pengambilan darah tersebut?
A. biru
B. ungu
C. hijau
D. merah
E. kuning
125. Pemantapan Mutu Internal (PMI) pengujian kadar kolesterol dalam darah
dengan metode terbaru, dan bermaksud mengecek ketelitian metode tersebut. Tindakan
apakah yang tepat untuk dilakukan ?
A. Melakukan uji blanko
B. Melakuka uji spike matriks
C. Menguji blind sample
D. Membuat kurva kalibrasi
E. Melakukan duplikasi sampel
126. Seorang ATLM telah melakukan pemeriksaan kadar bilirubin total dari seorang
pasien laki-laki yang kebetulan dia kenal. Pada pemeriksaan tersebut diperoleh hasil
pengukuran bilirubin total termasuk kategori agak tinggi, yaitu 1,5 mg/dL. Karena
khawatir pasien akan merasa sedih atas hasil pemeriksaan tersebut,maka ATLM
bermaksud memanipulasi kadar bilirubin menjadi normal, yaitu 1,2 mg/dL. Bagaimana
tindakan yang dilakukan ATLM tersebut?
A. Tidak menjadi masalah, karena kadar hanya diturunkan sedikit
B. Bukan perbuatan yang perlu dipermasalahkan
C. Masih bisa ditoleransi, karena tujuannya baik
D. Tidak mencerminkan ATLM yang profesional
E. Tidak berhubungan dengan profesi ATLM
127. Spesimen darah dari seorang perempuan usia 35 tahun diterima oleh ATLM di
sebuah laboratorium klinik swasta. Dari surat rujukan dokter untuk dilakukan
pemeriksaan total protein. Metode yang akan dilakukan adalah Biuret. Senyawa apakah
yang bereaksi dengan protein membentuk komplek biru-ungu pada pemeriksaan
tersebut ?
A. NaOH
B. CuSO4
C. Na2CO3
D. KNaTartrat
E. Pb(CH3COO)2
128. Seorang ATLM menerima spesimen urine untuk dilakukan pemeriksaan urine
lengkap. Dari hasil pemeriksaan didapatkan warna urine coklat seperti teh, pH 6,9; BJ
1.022 dan tes horizon positif. Organ apakah yang mungkin mengalami gangguan pada
kasus tersebut ?
A. Ginjal
B. Usus
C. Hepar
D. Lambung
E. Jantung
129. Tahapan pemeriksaan laboratorium meliputi tahap pra analitik, analitik dan
pasca analitik. Tahap pra analitik merupakan tahap yang penting dalam pemeriksaan
laboratorium karena dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan diantaranya adalah
persiapan sampel untuk pemeriksaan Bilirubin. Persyaratan sampel apakah yang
memenuhi untuk pemeriksaan kimia klinik tersebut di atas ?
A. Sampel tidak hemolisis
B. Sampel tidak ikterik
C. Sampel hemolisis
D. Sampel keruh
E. Sampel ada bekuan
130. Seorang dokter meminta seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium
pasien laki-laki, usia 40 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa data kadar
kreatinin serum adalah 150 μmol/L. Volume urin yang dikumpulkan selama 17 jam
adalah 2160 mL, dengan kadar kreatinin urin sebesar 7,5 mmol/L. Berdasarkan kasus
tersebut, berapakah hasil perhitungan bersihan kreatinin pasien?
A. 65 mL/menit
B. 75 mL/menit
C. 85 mL/menit
D. 95 mL/menit
E. 105 mL/menit
131. Spesimen atas nama tuan A usia 50 tahun yang diterima ATLM di laboratorium
dengan rujukan pemeriksaan ureum dan kreatinin. Kreatinin adalah senyawa dihasilkan
dari kreatin, sebuah molekul yang sangat penting untuk produksi energi di otot. Kreatinin
diangkut melalui aliran darah ke ginjal. Setelah dilakukan pemeriksaan kreatinin
diperoleh hasil 0,8 mg/dl. Bagian apakah dalam ginjal yang berperan sebagai filter
kecil/penyaring ?
A. nefron
B. korteks
C. medulla
D. tubulus
E. lengkung henle
132. Seorang pasien laki laki usia 56 tahun datang ke laboratorium dengan
membawa form permintaan klirens kreatinin, pasien sudah membawa urin 24 jam. Data
apa saja yang diperlukan untuk kasus tersebut ?
A. Volume urin, tinggi & berat badan, kadar ureum dan kreatinin darah
B. Volume urin, tinggi & berat badan, kadar ureum dan kreatinin urin
C. Volume urin, tinggi & berat badan, kadar kreatinin urin dan kreatinin darah
D. Volume urin, tinggi & berat badan, kadar ureum urin dan ureum darah
E. Lingkar badan, tinggi & berat badan, kadar kreatinin urin dan kreatinin darah
133. Seorang pasien dengan kondisi tubuh terlihat lemah, kaki terlihat bengkak,
mengeluh sering mengalami pingsan saat bekerja dengn aktivitas yang cukup berat.
Selama ini pasien mengatasi kondisi kesehatannya dengan sering mengkonsumsi jamu
dan obat pereda rasa sakit serta obat untuk menjaga stamina tubuh. Hasil pemeriksaan
hematologi diketahui kadar hemoglobin lebih rendah dari normal. Dokter menduga
pasien mengalami kelainan fungsi pada organ ginjal, yang selanjutnya pasien dirujuk
untuk melakukan pemeriksaan kimia klinik. Apakah pemeriksaan yang dapat
mendukung diagnose dokter tersebut?
A. Albumin test
B. Glukosa puasa & 2 jam PP
C. LFT (Liver Fungsi Test)
D. GDT
E. RFT (Renal Fungsi Test)
134. Seorang pasien datang ke laboratorium klinik dengan membawa pengantar
untuk tes fungsi jantung. Pasien banyak bertanya mengenai akurasi hasil tes fungsi
jantung di laboratorium tersebut sebelum memutuskan jadi periksa di laboratorium itu
atau tidak. Apakah langkah yang diambil oleh petugas laboratorium dalam menghadapi
pasien tersebut ?
A. Meyakinkan pasien bahwa laboratorium ini adalah yang paling baik di kota itu
B. Menjelek jelekkan laboratorium lain yang menjadi pesaing agar pasien tidak
berpindah ke laboratorium lain
C. Memberikan jaminan bahwa hasilnya akurat dan memaksa pasien tetap periksa di
laboratorium itu
D. Menjelaskan upaya yang dilakukan laboratorium itu dalam menjaga mutu hasil tes
termasuk pemeriksaan tes fungsi jantung
E. Mengatakan bahwa dokter minta pasien periksa di laboratorium itu karena dokter
saja sudah percaya, jadi pasien seharusnya juga meyakini hal itu
135. Pemeriksaan penanda biokimia sebagai salah satu penunjang diagnosis
gangguan infrak miokardium menurut WHO adalah apabila terjadi peningkatan kadar
penanda biokimia tersebut dalam serum pasien. Pemeriksaan apakah yang menjadi
gold standar pemeriksaan penanda biokimia yang dimaksud?
A. Troponin
B. CKNAC
C. CKMM
D. CKMB
E. CKBB
136. Hasil diagnose dokter menyatakan bahwa pasien laki – laki usia 48 tahun yang
datang ke IGD mendapatkan serangan Infark Miocardium Akut (IMA), selanjutnya dokter
meminta pendeteksian dini penyakit tersebut. Pemeriksaan apa yang digunakan untuk
pendeteksian dini?
A. Troponin T
B. Creatini kinase
C. CK-MB
D. LDH
E. Myoglobin
137. Dalam Kasus Infark myokardium akut (IMA), dimana pasien sudah dirawat
selama 5 hari, maka dokter meminta untuk memantau dugaan reinfark. Pemeriksaan
apakah yang dilakukan untuk memantau reifark?
A. LDH
B. Myoglobin
C. Troponin dan CKMB
D. Troponin dan LDH
E. Myoglobin dan CKMB
138. Pasien wanita umur 40 tahun dibawa ke rumh sakit dengan keadaan kejang,
denyut nadi cepat dan lemah, hipotensi, pusing. Hasil pemeriksaan laboratorium
menunjukkan kadar natrium dalam serum 170 mEq/L, kadar natrium dalam urine 220
mEq/L, pasien mempunyai riwayat penyakit diabetes dan banyak melakukan aktivitas
olah raga yang berlebihan karena ingin menurunkan berat badan. Keadaan apakah
yang terjadi pada pasien tersebut ?
A. Hypokalemia
B. Hyperkalemia
C. Hyponatremia
D. Hypernatremia
E. Hiperkalsemia
139. Seorang ATLM menerima sampel darah pasien laki-laki berusia 35 tahun, untuk
dilakukan pemeriksaan kalsium plasma. Pemeriksaan tersebut membutuhkan
antikoagulan untuk mendapatkan plasma sehingga hasil pemeriksaan kalsium dapat
dilakukan. Apakah jenis antikoagulan yang paling tepat digunakan untuk pemeriksaan
tersebut ?
A. Oksalat
B. Heparin
C. EDTA
D. Sitrat
E. NAF
140. Anda seorang ATLM yang sedang bekerja di salah satu klinik swasta, pada
suatu hari ada seorang pasien wanita datang kepada anda bahwa dirinya ingin
memeriksakan elektrolit di klinik tempat anda bekerja. Pasien tersebut belum
mempunyai surat pengantar permintaan pemeriksaan laboratorium dari dokter.
Bagaimana sikap yang anda lakukan terhadap pasien tersebut?
A. Langsung melakukan pengambilan darah
B. Meminta pasien untuk terlebih dahulu pergi ke dokter
C. Meminta pasien mengambil nomor antrian untuk melakukan pemeriksaan
laboratorium
D. Menolak dan menyuruh pasien tersebut pulang karena tidak mempunyai surat
pengantar dari dokter
E. Membawa passien untuk menemui dokter dan berkonsultasi pada dokter konsultan
yang ada di laboratorium tersebut
141. Seorang analis, akan melakukan pengambilan sampel darah arteri pasien untuk
pemeriksaan Analisis Gas Darah (AGD) yang mengalami sesak nafas di bangsal rumah
sakit. Karena pengambilan berada di luar laboratorium, maka harus memperhatikan
pengaruh kondisi sampel. Apa yang menyebabkan tingginya PO2 dan PCO2?
A. Suhu
B. Gelembung udara
C. Metabolisme
D. Tidak puasa
E. Terlalu lama pengambilan darah
142. Seorang pasien laki – laki usia 65 tahun datang ke rumah sakit untuk periksa ke
dokter urologi. Keluhan yang dialami adalah peningkatan frekuensi berkemih,
mengalami kesulitan saat berkemih, penurunan tekanan aliran urin, timbul nyeri
punggung, kadang ejakulat mengandung darah. Diagnosa dokter pasien diduga
mengalami tumor prostat. Pemeriksaan apakah yang akan dirujuk dokter untuk
menunjang diagnosa?
A. AFP
B. CEA.
C. PSA
D. SCC
E. CA 15.3
143. CA-125 atau kanker antigen-125 adalah protein yang digunakan sebagai
penanda tumor untuk kanker ovarium dan kadangkala juga kanker Rahim. Berapakah
Nilai normal penanda tumor tersebut ?
A. 0 – 25 U/mL
B. 0 – 35 U/mL
C. 0 – 45 U/mL
D. 0 – 55 U/mL
E. 0 – 65 U/Ml
144. Hasil pemeriksaan fisik oleh dokter terhadap pasien berusia 48 tahun, diduga
mengalami gangguan kelenjar tiroid. Dilakukan uji saring untuk membantu diagnosis
tersebut dan memantau pengobatan hipotiroidisme. Jenis pemeriksaan apakah yang
digunakan untuk membantu diagnosis penyakit pasien dalam kasus tersebut?
A. FS
H
B. Progesteron
C. Prolaktin
D. T3 dan T4
E. Beta HCG
145. Seorang pasien wanita berusia 40 tahun diduga mengalai gangguan hormone tiroid
(T4). Kadar T4 dalam aliran darah meningkat pada kehamilan, pengobatan dengan
estrogen, atau sirosis bilier. Dokter membuat permintaan pemeriksaan kadar T4 pada
pasien tersebut. Metode apakah yang digunakan pada pemeriksaan tersebut ?
A. BCG
B. CIA
C. ELISA
D. PCR
E. CKMB
146. Spesimen urin dari pasien laki-laki usia 45 tahun dengan rujukan pemeriksaan
urin lengkap. Pemeriksaan terhadap benda keton diketahui memberi hasil positif
dengan ditandai adanya cincin ungu. Apakah metode yang digunakan untuk
pemeriksaan tersebut di atas ?
A. Gerhard
B. Rothera
C. Benedict
D. Harrison
E. Schlesinger
147. Seorang pasien laki-laki berusia 45 tahun mendapatkan formulir permintaan
pemeriksaan laboratorium dari dokter untuk diperiksa urobilinogen dalam urine, sebagai
seorang ATLM anda mengetahui bahwa ekskresi urobilinogen akan meningkat
ditemukan pada urine yang alkalis sedangkan kadar urobilinogen akan menurun dapat
ditemukan pada urine yang alkalis dan ekskresi mencapai puncak antara jam 14.00 –
16.00. Kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan pengambilan sampel urine?
A. Saat sampai laboratorium di pagi hari
B. Kencing antara jam 14.00 – 16.00
C. Kencing sebelum jam 14.00 – 16.00
D. Kencing pertama setelah bangun tidur
E. Saat sampai di laboratorium tanpa harus memperhatikan waktu
148. Seorang analis melakukan pemeriksaan protein urine secara semi kuantitatif. Hal
ini dikarenakan reagen yang tersedia di laboratorium hanyalah asam sulfosalisil 20%.
Apakah nama metode pemeriksaan protein tersebut?
A. Purdys
B. Ewit’z
C. Bang
D. Lange
E. Gerhard
149. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan glukosa urin dengan menggunakan
reagen Benedict. Glukosa di dalam urin akan mereduksi CuSO 4 dalam suasana basa
kuat dan panas membentuk Cu2O yang mengendap dan berwarna kuning sampai merah
bata sebanding dengan kadar glukosa. Bagaimanakah penilaian specimen urin apabila
hasil pemeriksaan diperoleh warna kuning dengan endapan merah bata ?
A. – ( negative )
B. + ( positif satu)
C. ++ ( positif dua )
D. +++ ( positif tiga)
E. ++++ ( positif empat
150. Spesimen feses yang diterima dari pasien seorang perempuan usia 35 tahun
hasil pemeriksaan makroskopis sebagai berikut, konsistensi padat, bau khas, tidak
berlendir dan ada warna merah. Pasien tidak sedang menstruasi, namun ada keluhan
sering konstipasi (sembelit). Apakah penyebab warna feses tersebut di atas ?
A. Obat
B. Makanan
C. Urobilin
D. Pendarahan saluran cerna atas
E. Pendarahan saluran cerna bawah
151. Seorang ATLM menerima spesimen feses dari pasien laki – laki usia 60 tahun
dengan hasil pemeriksaan makroskopis sebagai berikut konsistensi normal, warna khas,
bau khas. Diduga ada perdarahan yang tidak tampak dari pemeriksaan makroskopis
dan mikroskopis. Dokter meminta dilakukan pemeriksaan darah samar. Metode apakah
yang akan digunakan pada pemeriksaan tersebut ?
A. Biuret
B. Fouchet
C. Rothera
D. Benzidin
E. Sudan III
152. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan cairan pleura atas permintaan dokter
pada seorang pasien yang diduga tuberculosis. Didapatkan cairan menyerupai serum
darah sejumlah 1 liter dengan sedikit jumlah fibrin dan sel. Apakah jenis cairan
tersebut ?
A. transudat
B. Eksudat bening
C. Eksudat fibrosa
D. Eksudat purulent
E. Eksudat hemoragik
153. Seorang ATLM menerima sampel LCS atas rujukan dokter. Dokter meminta
pemeriksana protein pada specimen tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan
didapatkan hasil positif terbentuk cincin putih pada kedua lapisan reaksi. Apakah
metode pemeriksaan yang dilakukan ATLM tersebut?
A. Rivalta
B. Pandi
C. None Apelt
D. Gerhard
E. Horizon
154. Untuk menjamin kualitas hasil laboratoriu yang baik, seorang analis harus
memiliki pengetahuan tentang Quality Control (QC). Hal-hal yang harus diperhatikan
dalam QC adalah mulai dari pre analitik, analitik dan pasca analitik. Pada pemeriksaan
glukosa darah untuk menegakkan diagnosis DM diperlukan pemahaman kepada pasien
untuk mempersiapkan diri dengan puasa sebelum pengambilan darah. Pemahaman
yang demikian tersebut termasuk?
A. Pre analitik
B. Analitik
C. Pasca analitik
D. Semi analitik
E. Pre dan pasca analitik
155. Seorang pria usia 65 tahun datang ke laboratorium kesehatan. Bapak tersebut
mengeluh bahwa ia sering merasa haus, sering buang air kecil pada malam hari dan
berat badannya turun dengan drastis. Bapak tersebut minta supaya darahnya diperiksa
tetapi ia tidak memiliki surat rujukan dari dokter. Apakah langkah yang diambil oleh
ATLM dalam menghadapi bapak tersebut ?
A. Petugas mempersilahkan bapak tersebut pergi ke dokter terlebih dulu
B. Petugas menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan glukosa darah
C. Petugas membawa bapak tersebut ke dokter konsultan yang ada di laboratorium
tersebut
D. Mempersilahkan bapak tersebut puasa selama 10-12 jam baru dilakukan
pemeriksaan
E. Petugas melakukan check list pemeriksaan glukosa darah dan urin
156. Seorang laki-laki berumur 54 tahun menderita penyakit kencing manis. Dokter
menyarankan untuk selalu olahraga,melakukan pemeriksaan laboratorium, dan
konsumsi obat secara teratur untuk menghindari komplikasi yang mungkin dapat terjadi.
Parameter apakah yang diperiksa untuk mengontrol kadar gula darah pasien?
A. Gula darah sewaktu
B. Gula darah puasa
C. Gula darah 2 jam PP
D. GTT
E. HbA1C
157. Kencing manis adalah suatu penyakit gangguan metabolisme karbohidrat yang
kronis, dimana terjadi peninggian kadar gula darah (hyperglikemi) yang menetap dan
glukosuria, karena tubuh kehilangan control terhadap gula darah tersebut. Berapa range
normal kadar gula darah di dalam tubuh ?
A. 70 – 90 mg/dl
B. 70 – 100 mg/dl
C. 70 – 110 mg/dl
D. 70 – 115 mg/dl
E. 70 – 120 mg/dl
158. Seorang pasien perempuan berusia 34 tahun dengan data mengalami obesitas
disertai keluhan kaku leher , dan nyeri dada. Dokter membuat rujukan pemeriksaan
kolesterol total. Specimen darah apakah yang cocok digunakan untuk pemeriksaan
tersebut?
A. 2 jam PP
B. sewaktu
C. puasa sehari
D. puasa 8-12 jam
E. puasa kurang dari 8 jam
159. Seorang pasien laki-laki berusia 55 tahun sedang mengambil hasil pemeriksaan
profil lipid, pasien tersebut kebingungan dalam membaca hasil pemeriksaan tersebut
dan meminta seorang ATLM untuk membacakan hasil pemeriksaan tersebut.
Bagaimana sikap anda dalam menyikapi pasien tersebut?
A. Menyuruh pasien untuk pulang
B. Menolak membacakan hasil pemeriksaan
C. Langsung membacakan hasil sesuai permintaan pasien tersebut
D. Memanggil teman sejawat untuk membacakan hasil pemeriksaan tersebut
E. Menyarankan pasien tersebut untuk kembali ke dokter yang memberikan pengantar
laboratorium untuk membacakan hasil pemeriksaan tersebut.
160. Seorang ATLM menerima formulir permintaan pemeriksaan profil lipid seorang
pasien. Setelah dilakukan pemeriksaan diperoleh hasil kadar kolesterol 230 mg/dL,
trigliserida 200 mg/dL, dan HDL kolesterol 40 mg/dL. Berapakah kadar LDL kolesterol
pasien tersebut ?
A. 90 mg/dL
B. 120 mg/dL
C. 150 mg/dL
D. 180 mg/dL
E. 210 mg/Dl
161. Seorang pasien laki – laki usia 45 tahun dengan serum tampak putih keruh.
Hasil pemeriksaan laboratorium profil lipid sebagai berikut kadar HDL adalah 14 mg/dl
dan LDL 147 mg/dl. Apakah resiko penyakit yang dialami oleh pasien?
A. Diabets militus
B. Gout
C. Jantung Koroner
D. Infeksi
E. Imunitas menurun
162. Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke laboratorium dengan membawa
rujukan dari dokter. Wanita tersebut mengalami beberapa keluhan antara lain nyeri pada
ulu hati, lambung terasa penuh, mual dan sulit buang air besar serta sclera mata
nampak kuning. Pemeriksaan apakah yang dapat menunjang diagnose untuk wanita
tersebut ?
A. LDH
B. SGPT
C. Gamma GT
D. Alkali phospatase
E. Kreatinin fosfokinase
163. Seorang analis yang bekerja di suatu laboratorium klinik swasta madya pada
bagian verifikasi hasil.Dari verifikasi hasil pemeriksaan, ternyata hasil pemeriksaan
SGOT dan SGPT seorang pasien nilainya tinggi (jauh di atas nilai normal) dan setelah
dikonfirmasi dengan rujukan dari dokter yang mengirim pasien tersebut terlihat adanya
kejanggalan pada hasil pemeriksaan tersebut dan melaporkannya kepada penyedia
pada lab tersebut. Apa yang harus dilakukan oleh analis pada kondisi yang demikian ?
A. Tetap mengeluarkan hasil pemeriksaan tersebut
B. Dilakukan pemeriksaan ulang dengan menggunakan spesimen yang sama
C. Mengulang pemeriksaan dengan spesimen yang baru diambil lagi dari pasien
D. Tidak melakukan pengulangan pemeriksaan
E. Mengirim spesimen yang sama ke laboratorium lain untuk diperiksa kembali
164. Seorang penderita hepatitis datang memeriksakan diri kepada dokter. Untuk
memantau perjalanan penyakit tersebut dokter memberikan surat rujukan pemeriksaan
laboratorium. Agar penyakit hepatitis tersebut dapat disembuhkan maka dokter meminta
adanyates fungsi hati. ATLM memahami dan melakukan tes yang berhubungan dengan
enzim hati. Apakah jenis enzim dalam pemeriksaan tes tersebut ?
A. Amylase
B. Transaminase
C. Kreatin kinase
D. Fosfatase
E. Nukleotidase
165. Pemeriksaan Gamma Glutamil Transferase (Gamma-GT) akan dilakukan oleh
seorang ATLM pada pasien atas permintaan dokter. Agar specimen darah bisa fleksibel
digunakan untuk pemeriksaan lainnya, seperti pemeriksaan hematologi, maka ATLM
tersebut memilih menyiapkan sampel plasma EDTA daripada serum atau plasma
lainnya. Apa yang terjadi dengan hasil pemeriksaan tersebut, jika ATLM menggunakan
plasma NaF?
A. Plasma NaF tidak mempengaruhi hasil pemeriksaan Gamma-GT
B. Plasma NaF akan memberikan hasil pemeriksaan Gamma-GT yang setara dengan
serum
C. Plasma NaF akan memberikan hasil pemeriksaan Gamma-GT yang setara dengan
plasma EDTA
D. Plasma NaF akan memberikan hasil pemeriksaan Gamma-GT yang sedikit lebih
tinggi dibandingkan serum
E. Plasma NaF akan memberikan hasil pemeriksaan Gamma-GT yang sedikit lebih
rendah dibandingkan serum
166. Seorang pasien perempun usia 35 tahun membawa surat permintaan
pemeriksaan kreatinin ke bagian laboratorium. Setelah berkomunikasi dengan pasien
tersebut,ATLM yang menerima segera mempersiapkan alat untuk melakukan
pengambilan darah/specimen pemeriksaan. Hal apakah yang tidak perlu dilakukan oleh
seorang flebotomis setelah menerima daftar pemeriksaan dari dokter?
A. Memeriksa seluruh informasi sudah lengkap dan sesuai
B. Memastikan tes yang dilakukan sudah sesuai dengan waktu dan tanggal
C. Mengidentifikasi/ memastikan perlunya pembatasan diet atau keadaan khusus lain
yang harus dipenuhi sebelum pengambilan spesimen
D. Menentukan jenis pengujian yang akan dilakukan
E. Menentukan status pengujian atau prioritas pengambilan specimen
167. Pemeriksaan fungsi ginjal dilakukan dengan menghitung Laju filtrasi Glomerolus
yang dapat diperiksa dengan tes klierens. Metabolit yang digunakan untuk Klierens
harus praktis, stabil, dan dapat digunakan sebagai tolok ukur yang palin tepat untuk
menghitung Laju Filtrasi Glomerulus. Apakah metabolit yang paling tepat digunakan
untuk Klierens?
A. Inulin
B. Phenol sulfonapthalein
C. Radio isotop
D. Ureum
E. Kreatinin
168. Kreatinin adalah senyawa yang dihasilkan dari kreatin, sebuah molekul yang
sangat penting untuk produksi energi di otot. Kreatinin diangkut melalui aliran darah ke
ginjal. Manakah bagian dalam ginjal yang berperan sebagai filter / penyaring ?
A. Korteks
B. Medulla
C. Tubulus
D. Nefron
E. Lengkung henle
169. Pasien gagal ginjal yang sering menerima tindakan hemodialisis dilakukan
pemeriksaan elektrolit dalam serumnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan elektrolit
tersebut, diketahui bahwa kadar ion kalium dalam serum sebesar 50 mmol/L. Keadaan
apakah yang dialami oleh pasien berdasarkan kasus tersebut?
A. Pseudo-hiperkalemia
B. Hipernatremia
C. Hiponatremia
D. Hiperkalemia
E. Hipokalemia
170. Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke laboratorium klinik dengan
membawa rujukan pemeriksaan profil lipid dan pemeriksaan penunjang lain, dari
diagnosa dokter diduga ada gangguan pada jantung. Pemeriksaan enzim apakah yang
akan dilakukan pada pasien tersebut?
A. CKMB
B. SGPT
C. Creatinin
D. Cholinesterase
E. Alkali fosfatase
171. Petugas laboratorium mendapatkan telepon dari IGD bahwa ada pemeriksaan
cyto terhadap pasien laki-laki dengan usia 60 tahun dengan bagian dada terasa sakit,
lemas. Dugaan terserang penyakit jantung. Pemeriksaan apa yang dilakukan untuk
mendeteksi adanya kerusakan otot jantung?
A. Kolesterol
B. LDL
C. Troponin T
D. HDL
E. ALP
172. Infrak miokardium akut (IMA) merupakan salah satu jenis gangguan
kardiovaskuler. Menurut WHO diagnosis IMA berdasarkan 3 kategori yaitu adanya nyeri
dada, perubahan elektro kardiografi (EKG) dan peningkatan penanda biokimia dalam
serum. Peningkatan penanda biokima apakah yang dimaksud?
A. Trigliserida
B. Kolesterol
C. Glukosa
D. LDH
E. HDL
173. Seorang pasien datang ke laboratorium klinik dengan membawa pengantar
untuk tes fungsi jantung. Pasien banyak bertanya mengenai akurasi hasil tes fungsi
jantung di laboratorium tersebut sebelum memutuskan jadi periksa di laboratorium itu
atau tidak. Apakah langkah yang diambil oleh petugas laboratorium dalam menghadapi
pasien tersebut ?
A. Meyakinkan pasien bahwa laboratorium ini adalah yang paling baik di kota itu
B. Menjelek jelekkan laboratorium lain yang menjadi pesaing agar pasien tidak
berpindah ke laboratorium lain
C. Memberikan jaminan bahwa hasilnya akurat dan memaksa pasien tetap periksa di
laboratorium itu
D. Menjelaskan upaya yang dilakukan laboratorium itu dalam menjaga mutu hasil tes
termasuk pemeriksaan tes fungsi jantung
E. Mengatakan bahwa dokter minta pasien periksa di laboratorium itu karena dokter
saja sudah percaya, jadi pasien seharusnya juga meyakini hal itu
174. Keseimbangan elektrolit darah salah satunya dikendalikan oleh hormone, seperti
Anti Diuretic Hormone (ADH), Aldosterone dan Atrial Natriuretic Peptide (ANP).
Pengaturan elektrolit Sodium/Natrium dalam cairan tubuh diatur oleh intake garam dan
pengeluaran lewat urine, juga melibatkan proses hormon ANP. Kation lain diatur oleh
hormone paratiroid dan tiroid, kation ini berguna antara lain untuk mintegritas kulit dan
pembentukan tulang dan gigi. Apakah kation tersebut !
A. Sodium
B. Potasium
C. Calsium
D. Magnesium
E. Arsenum
175. Seorang pasien perempuan usia 27 tahun menjalani rawat inap. Dia mengalami
gangguan cairan elektrolit dan asam basa. Dokter membuat surat permintaan
pemeriksaan elektrolit dengan sampel plasma. Apakah antikoagulan yang paling sesuai
untuk pemeriksaan tersebut ?
A. EDTA
B. Heparin
C. Natrium citrate
D. Natrium fluoride
E. Double oxalate
176. Seorang pasien dengan gejala klinik hipotensi setelah dilakukan pemeriksaan
terhadap kadar asam basanya, diketahui bahwa nilai pH darah pasien tersebut adalah 4,
dan mengalami peningkatan pada kadar pCO2. Keadaan apakah yang dialami oleh
pasien berdasarkan kasus tersebut?
A. Alkalosis respiratorik
B. Asidosis respiratorik
C. Alkalosis metabolik
D. Asidosis metabolik
E. Hiperkapnia
177. Analisis Gas Darah merupakan pemeriksaan penting yang bertujuan untuk
mengetahui pertukaran oksigen, karbondioksida, dan asam basa di dalam darah arteri.
Seorang pasien laki laki usia 50 tahun diduga mengalami alkalemia, kemudian dilakukan
analisis gas darah. Berapakah pH darah pasien tersebut ?
A. > 7
B. 7,35
C. >7,5
D. 7,35 – 7,45
E. > 7,45
178. Pemeriksaan CA-125 atau kanker antigen-125 merupakan pemeriksaan untuk
penanda tumor. CA-125 merupakan glikoprotein yang banyak ditemukan pada tingkat
sel penderita kanker ovarium. Kadar CA-125 lebih tinggi dibandingkan dengan sel
normal. Kadar CA-125 dapat terdeteksi dari pemeriksaan laboratorium. Apakah metode
pemeriksaan yang dapat digunakan pada kasus tersebut?
A. EIA (Enzyme Immuno-Assay)
B. CMIA (Chemiluminecent Immuno-Assay)
C. ELFA (Enzyme Linked Fluorecent-Assay)
D. MEIA (Microparticle Enzyme Immuno-Assay)
E. ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent-Assay)
179. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya tumor atau kanker biasa
dilakukan dengan pemeriksaan penanda tumor (tumor marker). Masing-masing organ/
jaringan tubuh seperti usus besar/ colon memiliki penanda tumor masing-masing.
Penanda tumor apakah yang dimaksud?
A. CA15.3
B. CA125
C. CEA
D. AFP
E. PSA
180. Pemeriksaan fungsi tiroid dapat dilakukan dengan berbagai pemeriksaan dengan
tujuan masing-masing, salah satunya adalah untuk membedakan hipotiroid primer dan
hipotiroid sekunder. Apakah tes yang dilakukan pada kasus tersebut ?
A. TSH (Thyroid Stimulating Hormone)
B. TRH (Thyroid Releasing Hormone)
C. f T3 (free triiodothyronine)
D. f T4 (free thyroxine)
E. T4 (Thyroxine) Total
181. Seorang pasien wanita berusia 40 tahun diduga mengalai gangguan hormone
tiroid (T4). Kadar T4 dalam aliran darah meningkat pada kehamilan, pengobatan dengan
estrogen, atau sirosis bilier. Dokter membuat permintaan pemeriksaan kadar T4 pada
pasien tersebut. Apakah metode yang digunakan pada pemeriksaan tersebut ?
A. BCG
B. CIA
C. ELISA
D. PCR
E. CKMB
182. Seorang pasien datang dengan membawa sampel urin di dalam pot urin dan
menyerahkannya ke petugas laboratorium. Pasien menjelaskan bahwa urin yang dapat
ditampung sangat sedikit (<10 ml) karena tidak ada rangsangan untuk berkemih.
Pemeriksaan yang diminta adalah pemeriksaan urin lengkap. Hal apa yang sebaiknya
dilakukan seorang ATLM ?
A. Tetap memproses sampel urin seadanya
B. Hanya melakukan pemeriksaan carik celup
C. Mengembalikan sampel urin ke perawat ruangan
D. Mencampurkan urin dengan pengencer yang tepat sampai volume tertentu
E. Meminta pasien berkemih kembali dengan volume urin minimal setengah pot urin
183. Anda menerima sampel urin dari pasien rawat jalan berusia 25 tahun yang
memiliki diagnosis keadaan batu ginjal. Sampel urin yang diterima berbau sulfur dan
memiliki kekeruhan yang jelas. Saat melakukan pemeriksaan sedimentasi urin, anda
menemukan kristal urin berbentuk heksagonal dan tidak bewarna. Komponen urin
apakah yang dimaksud dalam kasus tersebut?
A. Epitel skuamosa
B. Kristal sistin
C. Kristal kalsium karbonat
D. Kristal bilirubin
E. Silinder lilin
184. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan kimia urin dengan metode carik celup.
Hasil menunjukkan bahwa pemeriksaan bilirubin adalah +++. Tes konfirmasi
menggunakan metode Harrison dilakukan untuk mendapatkan hasil yang terpercaya.
Bahan apa yang harus dipersiapkan untuk melakukan tes tersebut?
A. BaCl2 10% dan larutan asam asetat
B. BaCl2 10% dan larutan fouchet
C. FeCl3 10% dan larutan asam sulfosalisilat
D. Larutan Erlich dan akuades
E. Larutan Erlich dan FeCl3 10%
185. Dokter meminta ATLM untuk segera memasukkan cairan serebrospinal (CSS)
kedalam penampung yang tepat dari pasien terduga meningitis. Agar sampel yang
diambil dapat mewakili kondisi pasien, maka perlu dilakukan beberapa pemeriksaan.
Tabung apa saja yang harus dipersiapkan ATLM?
A. EDTA dan tabung Na. sitrat
B. Kapiler dan tabung reaksi
C. Penampung untuk hitung sel dan uji rivalta
D. Penampung untuk uji kimia, mikrobiologi dan hitung sel
E. Vacutainer tutup merah, biru dan hitam
186. Anda menerima sampel cairan serebrospinal dari pasien berusia 45 tahun.
Dokter meminta agar hasil pemeriksaan hitung jumlah lekosit segera dikeluarkan dalam
waktu kurang dari 30 menit. Anda menggunakan bilik hitung Neubauer Improved untuk
analisa sel nya dan tidak melakukan pengenceran karena sampel yang didapat relatif
jernih. Berapa kotak besar yang menjadi acuan perhitungan sel dalam kasus ini?
A. 4
B. 5
C. 7
D. 8
E. 9
187. Pasien datang ke laboratorium membawa surat rujukan dari dokter, untuk
melakukan pemeriksaan feses lengkap. Pemeriksaan ini adalah hal baru bagi pasien,
sehingga pasien tidak mengetahui apapun mengenai analisa ini. Sebagai ATLM
sebaiknya memberikan edukasi yang baik mengenai pemeriksaan ini. Hal apa yang
perlu disampaikan kepada pasien?
A. Interpretasi hasil pemeriksaan feses
B. Prosedur pemeriksaan darah samar feses
C. Menghindari kontaminasi sampel feses terhadap urin
D. Kemungkinan penyebab terbentuknya feses abnormal
E. Obat yang dapat digunakan untuk menangani keadaan feses abnormal
188. Dokter akan melakukan tindakan pengambilan cairan sinovial pada seoran
pasien. Dokter meminta ATLM untuk segera melaporkan hasil hitung sel lekosit segera
setelah mendapatkan sampel nya. Normalnya, cairan sinovial tidak membeku namun
bila diperkirakan akan terjadi bekuan sebaiknya ATLM memilih antikoagulan yang tepat.
Apa antikoagulan yang tepat untuk kasus tersebut?
A. EDTA bubuk
B. Bikarbonat
C. Heparin
D. Natrium fluorida
E. Toluena
189. Seorang perempuan, 45 tahun, datang ke laboratorium puskesmas karena ingin
memeriksakan diri terkait kadar glukosa. Hal ini dilakukan karena orang tua pasien
memiliki riwayat diabetes. Pasien menanyakan mengenai pemeriksaan yang dapat
dilakukan saat ini juga untuk mengetahui keadaan nya. Pemeriksaan apa yang cocok
dengan kasus tersebut?
A. Adiponectin
B. Glicated albumin
C. Glukosa darah sewaktu
D. HbA1c
E. HOMA B dan HOMA IR
190. Ketika anda bertugas di laboratorium, terdapat permintaan analisa darah samar
feses. Analisis ini merupakan salah satu analisa feses yang penting dalam memperkuat
diagnosis kanker kolon. Metode yang tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan
tersebut?
A. Metode imunokimia
B. Metode dengan uji guaiak
C. Metode menggunakan sudan III
D. Metode mengunakan coloscreen
E. Metode kuantifikasi porforin feses
191. Seorang pasien laki-laki, usia 42 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan
sering merasa haus, dan lemas. Ia mengaku rutin minum obat glibenklamid. Hasil
laboratorium menunjukkan bahwa kadar glukosa darah sewaktu 450 mg/dL, Hb 10 g/dL,
albumin 4 g/dL. Anda ingin memastikan apakah penderita teratur minum obat.
Pemeriksaan apakah yang anda anjurkan dalam kasus ini?
A. C-Peptide
B. Glicated albumin
C. Glukosa darah sewaktu
D. HbA1c
E. Oral Glucose Tolerance Test
192. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit yang gangguan metabolisme
glukosa yang ditandai dengan kadar glukosa darah meningkat diatas nilai normal. Hal
ini disebabkan karena glukosa di dalam tubuh tidak dipecah untuk digunakan sebagai
sumber energi. Apakah hormon yang berperan dalam proses metobolisme tersebut?
A. Tiroid
B. Insulin
C. Kortisol
D. Glukagon
E. Adrenalin
193. Dokter Puskesmas menyarankan pemeriksaan glukosa darah puasa kepada
seorang wanita 48 tahun. Pagi hari ia datang ke Puskesmas untuk memeriksaan darah,
namun penderita sudah meminum air putih. Ia menanyakan kepada anda mengenai
anjuran terbaik yang sesuai dengan prosedur pemeriksaan. Sebagai seorang ATLM, apa
yang seharusnya dilakukan dalam kasus ini?
A. Boleh diperiksa glukosa darahnya tetapi hasilnya dianggap glukosa darah sewaktu
B. Boleh diperiksa darahnya karena air putih tidak mempengaruhi kadar glukosa darah
C. Meminta penderita puasa 2 jam lagi kemudian diperiksa kadar glukosa darah
D. Meminta penderita makan dan setelah itu puasa sehingga sore dapat diperiksa
darahnya
E. Meminta penderita puasa ulang dan keesokan hari baru diperiksa darahnya
194. Seorang petani datang ke RS dengan keluhan pusing dan muntah hebat.
Penderita mengaku sedang melakukan penyemprotan hama di sawah. Dokter
menyarankan melakukan beberapa pemeriksaan panel hati. Interpretasi hasil apakah
yang mungkin terjadi dalam keadaan ini?
A. Cholinesterase menurun
B. Cholinesterase meningkat
C. Gamma glutamiltransferase menurun
D. Gamma glutamiltransferase meningkat
E. Lactate dehydrogenase meningkat
195. Dokter menduga bahwa seorang pria 35 tahun mengalami gangguan
metabolisme karbohidrat. Setelah dilakukan pemeriksaan urin lengkap di laboratorium,
didapat kan hasil bahwa pasien mengalami keadaan ketonuria. Reagen apa yang dapat
digunakan untuk mendeteksi keadaan tersebut?
A. Larutan asam asetat
B. Larutan benedict
C. Larutan feriklorida
D. Larutan natrium nitroprusida
E. Larutan sulkowitch
196. Seorang pasien datang ke rumah sakit untuk memeriksa fungsi hati. Dokter
menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan panel hati. Salah satu pemeriksaan panel
hati adalah pemeriksaan albumin. Metode apakah yang dapat digunakan untuk
pemeriksaan pada kasus ini?
A. Glyserol blank
B. Bromcresol green (BCG)
C. Bromcresol purple (BCP)
D. Bromcresol green (BCG) dan Bromcresol purple (BCP)
E. Bromcresol green (BCG),Bromcresol purple (BCP) dan Glycerol Blank
197. Seorang pria 37 tahun datang konsultasi ke rumah sakit. Setelah dilakukan
anamnase oleh dokter, diduga pasien terindikasi mengalami gangguan fungsi ginjal.
Dokter menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan laju filtrasi glomerulus
(GFR). Hasil laboratorium menunjukkan adanya penurunan GFR, hal ini sebanding
dengan peningkatan kadar non protein nitrogen (NPN). Terdapat beberapa zat dalam
kelompok NPN. Zat apakah yang tidak termasuk dalam kelompok tersebut?
A. Albumin
B. Asam Urat
C. Guanidin
D. Kreatinin
E. Urea
198. Seseorang mengalami diare selama 4 hari dan memeriksakan dirinya ke dokter
puskesmas. Salah satu pemeriksaan yang disarankan oleh dokter adalah pemeriksaan
elektrolit darah. Dokter ingin mengetahui informasi mengenai kadar elektrolit dalam
cairan intrasel. Elektrolit apakahyang dapat menggambarkan keadaan tersebut?
A. Ca+
B. Cl-
C. K+
D. Mg+
E. Na+
199. Seorang pekerja IT yang memiliki indeks masa tubuh (IMT) lebih dari 27 datang
ke dokter untuk memeriksa kesehatanya. Dokter penganjurkan agar pasien tersebut
melakukan pemeriksaan panel lipid lengkap. Salah satu informasi yang dibutuhkan
dokter adalah kadar lipid profil. Kadar ini dapat ditenukan menggunakan rumus
Friedewald. Rumus manakah yang sesuai dengan keadaan tersebut?
A. [LDL] = [Total cholesterol] – [HDL] – [TG]/5
B. [HDL] = [Total cholesterol] – [LDL] – [TG]/5
C. [VLDL] = [Total cholesterol] – [HDL] – [TG]/5
D. [LDL] = [HDL] – [Total kolesterol ] – [TG]/5
E. [LDL] = [Total cholesterol] – [VLDL] – [TG]/5
200. Seorang pasien laki-laki datang ke puskesmas karena merasa letih, kuku rapuh,
gigi berlubang dan sempat mengalami kejang. Dokter menyarankan pasien untuk
melakukan pemeriksaan elektrolit darah. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa pasien
mengalami keadaan hipokalsemia. Hormon apakah yang berperan dalam metabolisme
elektrolit tersebut?
A. Adrenaline dan kortisol
B. Calcitonin dan somatotropin
C. Kortisol dan paratiroid
D. Melatonin dan insulin
E. Paratiroid dan calcitonin
201. Seorang pasien membawa sampel urin untuk pemeriksaan urin rutin ke sebuah
laboratorium. Namun karena jumlah petugas laboratorium yang minim dan jumlah
pemeriksaan yang terlalu banyak, maka sampel urin tersebut tidak dapat segera
diperiksa. Apa yang sebaiknya dilakukan seorang ATLM ?
A. Mengembalikan sampel urin ke pasien
B. Meminta bantuan perawat untuk mengerjakan pemeriksaan urin
C. Menyimpan sampel urin di lemari pendingin suhu 2°C sampai 8°C
D. Menolak sampel urin dan meminta pasien berkemih dalam waktu beberapa jam lagi
E. Melakukan sentrifugasi pada sampel urin dan menyimpan supernatan nya di lemari
pendingin
202. Seorang pasien wanita, 55 tahun datang dalam keadaan lemah ke IGD rumah
sakit. Setelah melakukan intervensi ke pihak keluarga, dokter menduga pasien
kemungkinan mengalami infark miokardial. Sehingga, dokter meminta agar dilakukan
pemeriksaan enzim jantung pada pasien. Langkah apa yang sebaiknya anda lakukan
sebagai seorang ATLM dalam pengambilan spesimen ini?
A. Mengambil spesimen darah pada pagi hari
B. Meminta pasien mengkonsumsi obat penurun demam
C. Mengambil spesimen segera setelah pasien berolahraga
D. Meminta pasien berpuasa 24 jam sebelum pengambilan spesimen
E. Mengambil spesimen darah tiap beberapa jam sekali dalam 24 jam
203. Seorang pasien wanita, 55 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan
lactate dehydrogenase (LDH). Setelah sampel di sentrifuge, didapatkan serum yang
hemolysis. Apa yang seharusnya dilakukan ATLM selanjutnya?
A. Tetap melakukan pemeriksaan dengan serum hemolisis
B. Menyimpan serum hemolisis dan melakukan pemeriksaan 2 jam setelahnya
C. Tidak memproses serum hemolisis dan melakukan sampling ulang kepada pasien
D. Menyimpan serum hemolisis dalam kulkas dan melakukan sampling ulang kepada
pasien
E. Tetap melakukan pemeriksaaan dengan serum hemolisis namun hasil diberi catatan
khusus
204. Dokter menganjurkan pasien datang ke laboratorium untuk pemeriksaan
kuantitatif lemak feses. Pasien tersebut baru pertama kali melakukan pemeriksaan feses
dan tidak mengetahui apapun mengenai prosedur pengumpulan feses. Hal penting
apakah yang harus anda sampaikan kepada pasien agar sampel yang didapatkan
representatif?
A. Pengambilan sampel 3 hari
B. Interpretasi hasil pemeriksaan feses
C. Kemungkinan penyebab terbentuknya feses abnormal
D. Menghindari kontaminasi sampel feses terhadap permukaan kloset
E. Obat yang dapat digunakan untuk menangani keadaan feses abnormal
205. Seorang pasien wanita 38 tahun, datang ke laboratorium puskesmas dengan
keluhan nyeri leher dan sakit kepala. Pasien tersebut ingin melakukan pemeriksaan
kolesterol tunggaL. Bagaimana sebaiknya persiapan sampel untuk pemeriksaan
tersebut?
A. Pasien berpuasa 12 jam sebelum pemeriksaan
B. Pasien berpuasa 24 jam sebelum pemeriksaan
C. Sampel pasien hanya dapat diambil pada pagi hari
D. Sampel pasien dapat diambil sewaktu, tidak perlu puasa
E. Pasien tidak diperbolehkan mengkonsumsi teh manis sebelum pemeriksaan
206. Seorang pasien wanita, 55 tahun datang dalam keadaan lemah ke IGD rumah
sakit. Setelah melakukan intervensi ke pihak keluarga, dokter menduga pasien
kemungkinan mengalami infark miokardial. Sehingga, dokter meminta agar dilakukan
pemeriksaan enzim jantung pada pasien.Pemeriksaana manakahyang tidak dapat
menggambarkn kondisi pasien pada kasusd tersebut?
A. Brain Natriuretic Peptide (BNP)
B. Creatine Kinase Myocardial Band (CK-MB)
C. Gamma Glutamyltransferase
D. Mioglobin
E. Troponin
207. Seorang perempuan 38 tahun mengalami nyeri di punggung bagian bawah dan
mengeluhkan urin yang bercampur darah ketika berkemih. Dokter menyarankan pasien
untuk melakukan pemeriksaan penyaring fungsi ginjal. Pemeriksaan apakah yang bukan
merupakan uji penyaring terhadap keadaan tersebut?
A. Elektrolit
B. Cystatin C
C. Kreatinin klirens
D. Lactate dehydrogenase
E. Urine-albumin creatinine ratio
208. Seorang pria 37 tahun mengalami nyeri di punggung bagian bawah dan
mengeluhkan urin yang bercampur darah ketika berkemih. Dokter menyarankan salah
satu pemeriksaan di laboratorium, yaitu pemeriksaan kreatinin klirens. Informasi
manakah yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil pemeriksaan tersebut?
A. Kadar kreatinin darah, tinggi badan dan berat badan
B. Kadar kreatinin darah, kadar cytatin C dan luas permukaan tubuh
C. Kadar kreatinin urin, kadar kreatinin darah, volume urin dan berat badan
D. Kadar kreatinin urin, kadar kreatinin darah, kadar elektrolit dan volume urin
E. Kadar kreatinin urin, kadar kreatinin darah, volume urin dan luas permukaan tubuh
209. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan kimia urin dengan metode carik celup di
hari senin. Botol strip reagen yang akan digunakan ditemukan telah terbuka selama 2
hari dikarenakan laboratorium tutup setiap hari sabtu dan minggu. Strip reagen tersebut
mengalami perubahan warna. Apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan?
A. Melihat stok strip yang baru
B. Tetap melakukan pemeriksaan
C. Memilih strip yang masih bagus
D. Mengganti strip reagen yang baru
E. Melakukan pemeriksaan 2x dengan strip lama dan baru
210. Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan spesimen dengan
menggunakan larutan asam sebagai reagensia, tanpa sengaja zat tersebut menetes
mengenai lengan sebelah kiri dan terasa perih pada bagian yang terkena zat tersebut.
Untuk menghindari cedera yang lebih parah, maka segera dilakukan tindakan P3K.
Apakah tindakan pertolongan yang tepat dilakukan pada kasus di atas?
A. Pergi ke UGD
B. Melihat MSDS
C. Menetralkan asam dengan basa
D. Membungkus lengan dengan kain kasa
E. Mencuci lengan dengan air mengalir selama 15 menit
211. Petugas laboratorium menerima form permintaan pemeiksaan elektrolit dari
pasien rawat inap yang mengalami dehidrasi, dokter meminta untuk dilakukan
pemeriksaan elektrolit dengan sampel plasma. Apakah antikoagulan yang sebaiknya
digunakan untuk pemeriksaan di atas?
A. EDTA
B. Heparin
C. Natrium sitrat
D. Double oksalat
E. Natrium fluoride
212. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan profil lifid dengan hasil pemeriksaan
didapat nilai kadar kolesterol total 240 mg/dL, trigliserida 225 mg/dL dan HDL kolesterol
60 mg/Dl. Berapakah kadar LDL kolesterol dari pasien tersebut?
A. 135 mg/dL
B. 144 mg/dL
C. 153 mg/dL
D. 183 mg/dL
E. 194 mg/dL
213. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan mikroskopis sedimen urin dari pasien
seorang wanita 56 tahun dengan sendi jari tengah dan jempol bengkat memerah.
Berikut gambar mikroskopis sedimen yang ditemukan.

Apakah nama kristal tersebut ?


A. Natrium Klorida
B. Amonium biurat
C. Natrium urat
D. Serat
E. Artefak
214. Refraktometer menunjukkan angka 1,000 saat dikalibrasi dengan akuades. Bila
akan digunakan untuk specimen urin, maka ATLM melakukan kalibrasi dengan NaCl 5%
menunjukkan nilai 1,023 dan Sukrosa 9% 1,033. Berikut adalah interpretasi hasil
kalibrasinya ?
A. Kalibrasi dengan NaCl 5% dan Sukrosa 9% baik
B. Kalibrasi dengan NaCl 5% buruk dan Sukrosa 9% baik
C. Kalibrasi dengan NaCl 5% baik Sukrosa 9% buruk
D. Kalibrasi dengan Sukrosa 9% tidak baik
E. NaCl 5% dan Sukrosa 9% buruk
215. Seorang pasien obes berusia 50 tahun memeriksakan profil lipid ke laboratorium.
Hasil Kolesterol total 350 mg/dL, trigliserida 400 mg/dL, HDL 90 mg/dL. Berapakah
kadar Kolesterol LDL?
A. 170 mg/dL
B. 180 mg/dL
C. 190 mg/dL
D. 200 mg/dL
E. 210 mg/dL
216. Berikut adalah hasil lab seorang pasien pria 55 tahun
Kreatinin urin : 120 mg/dL
Kreatinin serum : 1,5 mg/dL
Total urin 24 jam : 1800 mL
Berapakah klirens kreatinin dalam mL/menit?
A. 100
B. 144
C. 156
D. 225
E. 215
217. Spesimen urin dikirim kelaboratorium oleh seorang pasien (volume total 1.136
mL) untuk pengukuran protein kuantitatif. Diketahui hasil protein total 52 mg/dL.
Hitunglah jumlah protein yang dieksresikan per hari ?
A. 591
B. 487
C. 220
D. 282
E. 222
218. Hemoglobin terglikasi (GHB) mengindikasikan kepatuhan pasien Diabetes
Mellitus terhadap penggunaan insulin yang dapat dimonitor sendiri. Konsentrasi HbA1c
mencerminkan keadaan glukosa darah selama periode ?
A. 8 sampai 12 hari
B. 8 sampai 12 pekan
C. 8 sampai 12 bulan
D. Satu hari
E. Sewaktu
219. Seorang pasien laki-laki, 25 tahun datang ke laboratorium untuk pemeriksaan
sodium atas permintaan dokter. Keterangan klinis pasien dehidrasi pasca diare dan
muntah-muntah. Bagaimana perkiraan hasil pemeriksaan pada pasien tersebut ?
A. Tidak terukur
B. Meningkat dua kali
C. Normal
D. Meningkat palsu
E. Menurun
220. Seorang pasien laki-laki 24 tahun datang ke laboratorium membawa surat
pengantar dari dokter untuk pemeriksaan potassium. Darah disentrifugasi setelah 4 jam
diambil menggunakan tabung vacutainer bertutup merah. Bagaimana hasil pemeriksaan
yang akan diperoleh dengan prosedur tersebut?
A. Dalam batas normal
B. Meningkat palsu
C. Menurun
D. Meningkat dua kali
E. Meningkat sampai tidak terukur
221. Seorang ATLM saat melakukan pemeriksaan TSH tidak menggunakan APD,
setelah selesai kerja alat-alat diletakkan begitu saja di meja kerja termasuk yellow tip.
Apa konsekwensi akibat prilaku yang diperlihatkan oleh ATLM tersebut?
A. Peralatan akan lepas karena tangan licin
B. Spesimen akan menempel pada tangan
C. Kotoran dalam tangan masuk tabung
D. Risiko tertular dengan penyakit infeksi
E. Spesimen lain dapat terkontaminasi
222. ATLM melakukan pemeriksaan control untuk pemeriksaan T3 dan hasilnya saat
diplotkan pada grafik LJ berada 2Sd diatas garis mean, dan pada hari sebelumnya hasil
control 2Sd dibawah garis mean. Apa kategori hasil kontrol pada kasus tersebut ?
A. 22S.
B. R4S
C. 41S
D. 12S
E. 4X
223. Suatu laboratorium menerima kiriman cairan otak untuk pemeriksaan None-
Apelt. Pada saat melakukan pemeriksaan juga dilakukan pemeriksaan control dan hasil
diterima. Pemeriksaan pasien menunjukkan hasil pemeriksaan positif. Apa interpretasi
hasil pemeriksaan tersebut ?
A. Dalam sampel yang diperiksa terdapat imunoglobulin
B. Dalam sampel yang diperiksa terdapat fibrinogen
C. Dalam sampel yang diperiksa terdapat albumin
D. Dalam sampel yang diperiksa terdapat globulin
E. Dalam sampel yang diperiksa terdapat protein
224. Suatu laboratorium menerima kiriman cairan otak untuk pemeriksaan None-
Apelt. Pada pemeriksaan reagen dimasukkan dalam tabung serologis lalu diteteskan
cairan otak. Apa reagensia yang digunakan pemeriksaan tersebut ?
A. Amonium sulfat jenuh
B. Air garam jenuh
C. Amonium oksalat 1%
D. Asam asetat 6%
E. Larutan fenol jenuh
225. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan glukosa pasien DM, hasil 60 mg/dL,
hasil kontrol glukosa pada hari tersebut dalam satuan Sd sebesar 0.8; hasil kontrol
dalam empat hari terakhir secara berturut dalam satuan Sd adalah: 0.6; 0.4; 0.7; 0.5 di
atas garis mean . Apa yang harus dilakukan terhadap hasil tersebut ?
A. Hasil dikeluarkan karena sesuai klinis pasien
B. Hasil tidak dikeluarkan karena kontrol 41S
C. Hasil dikeluarkan karena hasil control terakhir 11S
D. Hasil dikeluarkan karena hasil kontrol 22S
E. Hasil tidak dikeluarkan karena hasil control masuk kategorif trend
226. Seorang wanita 41 tahun, datang ke laboratorium membawa surat pemeriksaan
dari dokter untuk pemeriksaan glukosa puasa. Oleh petugas laboratorium pemeriksaan
disarankan besok hari, karena pada verifikasi pasien baru berpuasa 4 jam. Berapa lama
seharusnya berpuasa untuk pemeriksaan tersebut ?
A. 15 – 18 jam
B. 10 – 12 jam
C. 5 – 7 jam
D. 5 – 6 jam
E. 14 – 15 jam
227. Seorang pasien pria 46 tahun ke laboratorium membawa surat pengantar dari
dokter untuk pemeriksaan OGTT. Dilaboratorium, setelah darah puasa diambil
kemudian pasien diberi makan nasi satu porsi, selanjutnya diambil darah pada jam
pertama, kedua dan ketiga setelah makan. Apa seharusnya yang diberikan pada kasus
tersebut ?
A. 75 gram glukosa dalam 250 mL air
B. Satu porsi nasi dengan lauk pauk
C. 50 gram gula pasir dalam satu gelas air
D. Dua potong roti selai dengan teh manis
E. 50 gram glukosa dalam 300 mL air
228. Seorang pria 46 tahun, datang ke dokter praktek untuk kontrol DM. Dokter
memberi formulir pemeriksaan untuk memantau kadar glukosa dalam 3 bulan terakhir.
Apa pemeriksaan tersebut di bawah ini untuk maksud tersebut ?
A. Pemeriksaan HbA1c
B. Pemeriksaan Insulin
C. Pemeriksaan C-peptidase
D. Pemeriksaan Macroglobulin
E. Pemeriksaan glukosa
229. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan analisis gas darah pada pasien pria 35
tahun dengan sesak nafas. Hasil pemeriksaan didapatkan sebagai berikut: pH = 7.36;
PCO2 = 75 mmHg; HCO3‾ = 36 mEq/L; PO2 = 90 mmHg . Bagaimana satus asam basa
pasien tersebut?
A. Alkalosis metabolic kompensasi parsial
B. Asidosis respiratorik kompensasi lengkap
C. Asidosis metabolic kompensasi parsial
D. Alkalosis respiratorik tanpa kompensasi
E. Asidosis respiratorik tanpa kompensasi
230. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan analisis gas darah . Hasil pemeriksaan
didapatkan sebagai berikut: pH = 7.36; PCO2 = 40 mmHg; HCO3‾ = 26 mEq/L; PO2 = 60
mmHg . Bagaimana satus oksigenasi pada pasien tersebut?
A. Hipooksigenasi
B. Hipoksemia sedang
C. Oksigenasi normal
D. Hipoksemia ringan
E. Hipoksemia berat
231. Pria 55 tahun, berat badan 68 kg, tinggi 170 cm datang ke dokter dengan
keluhan cepat lelah, kecing sedikit tidak seperti biasa. Setelah diperiksa dokter
didapatkan sclera anemis, lalu dilakukan pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 11,5
g/dL dan kreatinin 1,9 mg/dL, dan estimasi klirens kreatinin dihitung dengan rumus
Cockcroft-Gault. Berapa estimasi klirens kreatinin pada kasus di atas ?
A. 80,3 mL/menit
B. 42,3 mL/menit
C. 112,5 mL/menit
D. 136,8 mL/menit
E. 35,9 mL/menit
232. Pasien pria, 49 tahun datang ke rumah sakit untuk kontrol penyakit ginjal akut.
Setelah diperiksa, keadaan umum baik, tekanan darah 150/90 mmHg, dokter memberi
surat pemeriksaan laboratorium untuk menilai fungsi glomerulus ginjal. Apa tes terbaik
yang tersebut di bawah ini untuk pemeriksaan tersebut ?
A. Pemeriksaan asam urat
B. Pemeriksaan BUN
C. Pemeriksaan Cystatin C
D. Pemeriksaan ureum
E. Pemeriksaan kreatinin
233. Pria 55 tahun penderita gagal ginjal kronik, kontrol kedokter dengan keluhan
kencing makin sedikit. Setelah diperiksa dokter diberi surat pengantar untuk
pemeriksaan klirens kreatinin. Apa bahan pemeriksaan untuk pemeriksaan tersebut ?
A. Plasma dan urine pagi
B. Serum dan urine 12 jam
C. Urine pagi hari
D. Darah
E. Urine 24 jam dan darah
234. Suatu laboratorium mendapat alat baru untuk pemeriksaan ureum, sebelum alat
digunakan untuk memeriksa pasien, ATLM melakukan pemeriksaan assayed kontrol 10
kali, lalu dihitung akurasi dan presisinya. Apa nama kegiatan yang dilakukan oleh ATLM
tersebut ?
A. Melaksanakan supervisi
B. Menghitung simpangan baku
C. Menilai presisi
D. Menghitung bias
E. Melakukan Verifikasi
235. Seorang ATLM pada suatu laboratorium menerima kiriman feses, layak periksa,
untuk pemeriksaan Guaiac. Pada pemeriksaan menunjukkan hasil positif, dan uji control
yang dilakukan pada saat itu diterima. Apa arti hasil positif pada pemeriksaan tersebut?
A. Adanya sisa karbohidrat
B. Adanya darah samar
C. Adanya protein
D. Adanya lemak
E. Adanya serat daging
236. Seorang pasien pria 26 tahun dengan keluhan berak-berak, encer, berminyak, 4
kali sehari, konsul ke dokter. Setelah diperiksa dokter lalu diberi surat pemeriksaan
laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lemak dalam feses. Di laboratorium dilakukan
pemeriksaan sesuai permintaan dokter. Apa reagen tersebut di bawah ini yang
digunakan untuk pemeriksaan tersebut?
A. Sudan black III
B. Gmelin
C. Eosin
D. Safranin
E. Lugol
237. Seorang laki-laki 31 tahun dengan keluhan sakit perut dan mual. Mual lebih
menonjol setelah makanan berminyak, datang ke rumah sakit membawa hasil USG.
Dari hasil pemeriksaan USG menduga tumor pancreas, lalu dokter memberi surat
pemeriksaan tumor marker pancreas di laboratorium. Apa tumor marker yang diperiksa
pada pasien tersebut?
A. SCC
B. Ca 19-9
C. Ca 125
D. CEA
E. Ca 15-3
238. Pasien wanita, 22 tahun, datang ke dokter obgin dengan keluhan ada
pembesaran pada payudara kiri. Dokter melakukan pemeriksaan ditemukan payudara
membesar dan teraba keras dan ada keluar darah saat dilakukan penekanan. Dokter
memberi surat pemeriksaan laboratorium tumor mammae ke laboratorium. Apa tumor
marker yang diperiksa pada pasien tersebut?
A. Cyfra 21-1
B. CEA
C. Ca 15-3
D. Alfa fetoprotein
E. NSE
239. Suatu laboratorium menerima kiriman serum untuk pemeriksaan BUN sito,
serum layak untuk diperiksa. Pada saat itu reagen untuk pemeriksaan BUN habis masih
dalam pemesanan, namun reagen untuk pemeriksaan ureum tersedia. Apa yang dapat
dilakukan laboratorium pada kasus tersebut ?
A. Memimjam reagen BUN dari laboratorium lain
B. Menolak pemeriksaan
C. Mengirim bahan tersebut ke laboratorium lain
D. Menunda pemeriksaan sampai reagen BUN ada
E. Mengukur ureum lalu hasil dikali 0.46
240. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan ureum dengan spektrofotometri
semiautomatik Pada pemeriksaan tersebut didapatkan absorbansi blanko 0.0250,
absorbansi standar 0.4210 (kadar standar ureum 40 mg/dL), dan absorbansi tes 0.3650.
Berapa kadar ureum pada pemeriksaan tersebut ?
A. 20 mg/dl
B. 25 mg/dl
C. 34,3 mg/dL
D. 40 mg/dL
E. 42 mg/dL
241. Pasien wanita 19 tahun ke rumah sakit dengan keluhan sudah dua hari
mengalami berak-berak darah dan agak demam setelah makan rujak yang pedas. Dari
pemeriksaan keadaan umum pasien baik, namun hasil pemeriksaan laboratorium Hb 11
g/dL dan ureum 65 mg/dL, kreatinin 0.8 mg/dL. Apa penyebab hasil abnormal yang
paling mungkin pada pasien tersebut ?
A. Infeksi saluran cerna
B. Perdarahan
C. Demam
D. Makanan rujak
E. Makanan pedas
242. ATLM melakukan pemeriksaan ureum pada sampel pasien medical check-up
dan melakukan kontrol. Hasil pemeriksaan ureum pasien 23,6 mg/dL, dan hasil kontrol
dalam satuan Sd pada hari tersebut +0.1 di atas garis mean, dan hasil kontrol 10 hari
terakhir semua kurang dari satu Sd di atas garis mean. Bagaimana hasil pemeriksaan
yang diperoleh ?
A. Hasil dikeluarkan karena hasil dalam batas normal
B. Hasil dikeluarkan karena sesuai klinis pasien
C. Hasil tidak dikeluarkan karena kontrol 41S
D. Hasil tidak dikeluarkan karena kontrol 10X
E. Hasil dikeluarkan karena control pada hari tersebut 11S
243. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan LDL pasien anemia, hasil 120 mg/dL;
hasil kontrol LDL pada hari tersebut dalam satuan Sd sebesar +2.3; hasil kontrol dalam
tiga hari terakhir secara berturut dalam satuan Sd adalah: + 0.4; + 0.8; + 2.1. Apa yang
harus dilakukan pada hasil pemeriksaan tersebut ?
A. Hasil dikeluarkan karena sesuai klinis pasien
B. Hasil tidak dikeluarkan karena kontrol 41S
C. Hasil dikeluarkan karena hasil kontrol 11S
D. Hasil tidak dikeluarkan karena kontrol 22S
E. Hasil tidak dikeluarkan karena ada trend
244. Seorang pasien membawa surat dari dokter ke laboratorium untuk pemeriksaan
trigliserida. Saat dilakukan verifikasi puasa, pasien hanya puasa 5 jam, ATLM
menyarankan pengambilan darah besoknya setelah puasa yang cukup. Berapa jam
puasa untuk pemeriksaan tersebut ?
A. 6 – 8 jam
B. 10 - 12 jam
C. 13 – 15 jam
D. 16 – 16 jam
E. 18 – 20 jam
245. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan profil lipid pasien. Dari pemeriksaaan
yang dilakukan didapatkan kolesterol 250 mg/dL, HDL 42 mg/dL, trigliserida 400 mg/dL
dan LDL 112 mg/dL menggunakan Friedewald formula. Saat dilakukan verifikasi oleh
penyelia, ATLM disuruh memeriksa LDL secara langsung karena kadar trigliserid tidak
memenuhi syarat. Berapa kadar LDL menggunakan rumus Friedewald ?
A. 200 mg/dL
B. 108 mg/dL
C. 128 mg/dL
D. 80 mg/dL
E. 100 mg/dL
246. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan kolesterol pasien laki-laki 56 tahun.
Pada pemeriksaan didapatkan hasil 185 mg/dL. Hasil kontrol dalam satuan Sd pada hari
tersebut 2.1 Sd di atas garis mean, dan hasil kontrol pada 3 hari sebelumnya dalam
satuan Sd berturut-turut +1Sd, +1.2 Sd, dan minus 2.2 Sd di bawah garis mean.
Bagaimana hasil pemeriksaan pada kasus di atas?
A. Hasil dapat dikeluarkan karena control 41S
B. Hasil dapat dikeluarkan karena control 12S
C. Hasil tidak dapat dikeluarkan karena control R4S
D. Hasil dapat dikeluarkan karena control 12.5S
E. Hasil tidak dapat dikeluarkan karena control 13S
247. ATLM melakukan pemeriksaan kontrol untuk pemeriksaan gamma-GT dan
hasilnya saat diplotkan pada grafik LJ berada 2Sd diatas garis mean, dan pada hari
sebelumnya hasil kontrol 2Sd dibawah garis mean. Apa kategori hasil kontrol pada
kasus tersebut ?
A. 22S.
B. R4S
C. 41S
D. 12S
E. 4X
248. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan ALT dalam serum dengan alat Pointe
180. Pada pemeriksaan tersebut diperoleh hasil 1200 IU/L dengan tanda H. Apa yang
harus dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut ?
A. Mengeluarkan hasil dengan tanda H
B. Mengeluarkan hasil dengan warna merah
C. Mengeluarkan hasil setelah ditelepon
D. Mengeluarkan hasil dengan tulisan sito
E. Mengulang pemeriksaan setelah diencerkan
249. Seorang pasien laki-laki 38 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan
demam, mual dan kadang muntah. Setelah dilakukan pemeriksaan cermat, dokter
menduga ada inflamasi pada hati dan untuk konfirmasi dokter memberikan surat
pengantar pemeriksaan enzim hati di laboratorium. Apa analit yang meningkat pada
kasus di atas ?
A. CK
B. LDH
C. ALT
D. Amilase
E. Lipase
250. Pada metabolisme bilirubin, eritrosit yang telah tua akan ditangkap di
reticuloendothelial system (RES), lalu protoforfirin dari hemoglobin akan diubah menjadi
biliverdin. Biliverdin yang dibentuk dalam RES selanjutnya dibawa ke hepar oleh suatu
substansi pembawa. Apa nama substansi pembawa tersebut?
A. Globulin
B. Haptoglobin
C. Albumin
D. Fibrinogen
E. Imunoglobulin
251. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan LDH pasien wanita 52 tahun. Pada
pemeriksaan didapatkan hasil 155 U/L. Hasil kontrol dalam satuan Sd pada hari tersebut
2.1 Sd di atas garis mean, dan hasil kontrol pada 3 hari sebelumnya dalam satuan Sd
berturut-turut +1Sd, +1.2 Sd, dan minus 2.2 Sd di bawah garis mean. Bagaimana hasil
pemeriksaan pada kasus di atas?
A. Hasil dapat dikeluarkan karena control 41S
B. Hasil dapat dikeluarkan karena control 12S
C. Hasil tidak dapat dikeluarkan karena control R4S
D. Hasil dapat dikeluarkan karena control 12.5S
E. Hasil tidak dapat dikeluarkan karena control 13S
252. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan CK-MB dalam serum dengan alat
spektrofotomtri semiautomatic. Pada pemeriksaan tersebut diperoleh hasil 1800 IU/L
melebihi linieritas metode. Apa yang harus dilakukan oleh ATLM pada kasus tersebut ?
A. Mengeluarkan hasil dengan catatan
B. Mengeluarkan hasil dengan warna merah
C. Mengeluarkan hasil setelah ditelepon
D. Mengeluarkan hasil dengan tulisan sito
E. Mengulang pemeriksaan setelah diencerkan
253. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan enzim jantung dalam sampel pasien,
pada pemeriksaan tersebut ke dalam reagensia ditambahkan suatu zat yang akan
bereaksi dengan enzim yang diperiksa. Apa nama zat yang ditambahkan ke dalam
reagensia pada pemeriksaan tersebut?
A. Suplemen
B. Inhibitor
C. Kofaktor
D. Substrat
E. Aktivator
254. Seorang pasien wanita 42 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri
dada menjalar ke punggung, sesak nafas. Setelah dilakukan pemeriksaan cermat dan
EKG, dokter menduga ada iskemia pada jantung dan untuk konfirmasi dokter
memberikan surat pengantar pemeriksaan enzim jantung di laboratorium. Apa analit
yang meningkat pada kasus di atas ?
A. CK-MB
B. LDH
C. ALT
D. Amilase
E. Lipase

Anda mungkin juga menyukai