Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Sekolah : SMA Negeri 2 Rantepao
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Persamaan dan pertidaksamaan linear
Alokasi Waktu : 12 x 45 Menit (6 pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerja
sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi
atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural padabidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
4. Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmupengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.

B. Kompetensi Dasar
1.1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1. Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerja sama, konsisten, sikap disiplin, rasa percaya diri, dan sikap
toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan
masalah.
2.2. Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan disiplin
dalam melakukan tugas belajar matematika.
2.3. Menunjukkan sikap bertanggung jawab, rasa ingin tahu, jujur dan perilaku peduli lingkungan.
3.2.Mendeskripsikandan menganalisiskonsep nilai mutlak dalam persamaandan pertidaksamaan
sertamenerapkannyadalam pemecahan masalah nyata.
3.2.1. Mendiskripsikan konsep nilai mutlak dan memberikan alasannya
3.2.2. Menuliskan konsep nilai mutlak dan memberikan alasannya
4.2 Menerapkan konsep nilaimutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linierdalam memecahkan
masalah nyata.
4.2.1 Menentukan nilai mutlak
4.2.2 Persamaan linear ditentukan penyelesaiannya
4.2.3 Pertidaksamaan linear detentukan penyelesaainnya
4.3 Membuat model matematikaberupa persamaan dan pertidaksamaan linear dua variable yang
melibatkan nilai mutlak dari situasi nyatadan matematika, serta menentukan jawab dan
menganalisismodel sekaligus jawabnya.
4.3.1 Terampil mengubah masalah dalam kehidupan sehari-hari berupa persamaan dan
pertidaksamaan linear dua variable yang melibatkan nilai mutlak ke dalam model
matematika.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Mendiskripsikan konsep nilai mutlak dan memberikan alasannya
2. Menuliskan konsep nilai mutlak dan memberikan alasannya
3. Menentukan nilai mutlak.
4. Persamaan linear ditentukan penyelesaiannya.
5. Pertidaksamaan linear detentukan penyelesaainnya
D. Materi Pembelajaran
1. Konsep nilai mutlak. (pertemuan I)
2. Persamaan linear. (pertemuan II)
3. Pertidaksamaan linear.(pertemuan III)
4. Persamaan linear yang melibatkan nilai mutlak (peremuan IV).
5. Pertidaksamaan linear yang melibatkan nilai mutlak(pertemuan V).
 Ulangan Harian (pertemuan VI)
E. Model/Pendekatan
Model :Problem Based Learning
Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan scientific
F. Alat/media/sumber pembelajaran
Alat pembelajaran: - Spidol
-Penghapus papan
Media Pembelajaran: - LCD
- Papan tulis
Sumber Pembelajaran - Buku guru dan siswa
- Buku matematika SMA yang relepan
- LKS
- Lembar penilaian
G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan I

Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Membalas salam dari siswa. 10 menit
 Menayakan kabar kepada siswa.
 Menyediakan peralatan yang diperlukan
 Guru meminta siswa untuk tenang , memberikan motifasi
agar siswa mempunyai semangat belajar.
 Mempersiapkan siswa untuk belajar.
 Memberikan gambaran tentang Konsep nilai mutlak
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajran yang ingin
dicapai.
Inti Fase Pertama : Mengorientasikan peserta didik terhadap 70 menit
masalah
a) Guru memberikan masalah yang berhubungan dengan
Konsep nilai mutlak (masalah 2.1pada Buku Siswa).
b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan.
d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
Fase kedua : Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
a) Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
untuk mengerjakan masalah yang diberikan dan
mengamati siswa dalam pengamatan terhadap masalah
b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
c) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Fase ketiga : Membimbing penyeledikan induvidual
maupun kelompok
Guru membimbing siswa dalam merembukkan mengenai
masalah yang diberikan, pembimbingan bersifat induvidual
dan kelompok. Di samping itu guru mempersilahkan siswa
untuk bertanya terhadap masalah yang diberikan jika
menemukan kendala dalam penyelesaian

Fase keempat : Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan
laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(b) Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan
perwakilan kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.
Fase kelima : Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
(a) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat
waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi
jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
Catatan:
Selama siswa bekerja atau melakukan kegiatan, guru
memperhatikan setiap kegiatan siswa mulai dari aktifitas untuk
meraih kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
sikap yang muncul akibat dari kegiatan tersebut
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan Konsep nilai mutlak. 10 menit
 Guru memberikan tugas PR
 Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan untuk tetap
belajar.

H. 1 Penilaian Pembelajaran

1. sikap : Teknik : -Non tes


Bentuk : pengamatan sikap dalam pembelajaran
2. pengetahuan: teknik : tes
bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan: teknik : Non tes
Bentuk : penugasan
(instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir)

Pertemuan II
Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Membalas salam dari siswa. 10 menit
 Menayakan kabar kepada siswa.
 Menyediakan peralatan yang diperlukan
 Guru meminta siswa untuk tenang , memberikan motifasi
agar siswa mempunyai semangat belajar.
 Mempersiapkan siswa untuk belajar.
 Memberikan gambaran tentang persamaan dalam
kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajran yang ingin
dicapai.
Inti Fase Pertama : Mengorientasikan peserta didik terhadap 70 menit
masalah
a) Guru memberikan masalah yang berhubungan dengan
Konsep sistem persamaan linear dua variable (masalah
2.2; masalah 2.3; masalah 2.4 pada Buku Siswa).
b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan.
d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
Fase kedua : Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
a) Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
untuk mengerjakan masalah yang diberikan dan
mengamati siswa dalam pengamatan terhadap masalah
b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
c) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Fase ketiga : Membimbing penyeledikan induvidual
maupun kelompok
Guru membimbing siswa dalam merembukkan mengenai
masalah yang diberikan, pembimbingan bersifat induvidual
dan kelompok. Di samping itu guru mempersilahkan siswa
untuk bertanya terhadap masalah yang diberikan jika
menemukan kendala dalam penyelesaian

Fase keempat : Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan
laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(b) Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan
perwakilan kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.
Fase kelima : Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
(a) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat
waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi
jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
Catatan:
Selama siswa bekerja atau melakukan kegiatan, guru
memperhatikan setiap kegiatan siswa mulai dari aktifitas untuk
meraih kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
sikap yang muncul akibat dari kegiatan tersebut
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan persamaan linear. 10 menit
 Guru memberikan tugas PR
 Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan untuk tetap
belajar.
H.2 Penilain
1. sikap: Teknik : -Non tes
Bentuk : pengamatan sikap dalam pembelajaran
2. pengetahuan: teknik : tes
bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan: teknik : Non tes
Bentuk : penugasan
(instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir)
Pertemuan III
Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Membalas salam dari siswa. 10 menit
 Menayakan kabar kepada siswa.
 Menyediakan peralatan yang diperlukan
 Guru meminta siswa untuk tenang , memberikan motifasi
agar siswa mempunyai semangat belajar.
 Mempersiapkan siswa untuk belajar.
 Memberikan gambaran tentang persamaan linear dalam
kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajran yang ingin
dicapai.
Inti Fase Pertama : Mengorientasikan peserta didik terhadap 70 menit
masalah
a) Guru memberikan masalah yang berhubungan dengan
persamaan linear (masalah 2.5; masalah 2.6; pada
Buku Siswa).
b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan.
d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
Fase kedua : Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
a) Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
untuk mengerjakan masalah yang diberikan dan
mengamati siswa dalam pengamatan terhadap masalah
b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
c) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Fase ketiga : Membimbing penyeledikan induvidual
maupun kelompok
Guru membimbing siswa dalam merembukkan mengenai
masalah yang diberikan, pembimbingan bersifat induvidual
dan kelompok. Di samping itu guru mempersilahkan siswa
untuk bertanya terhadap masalah yang diberikan jika
menemukan kendala dalam penyelesaian

Fase keempat : Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan
laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(b) Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan
perwakilan kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.
Fase kelima : Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
(a) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat
waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi
jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
Catatan:
Selama siswa bekerja atau melakukan kegiatan, guru
memperhatikan setiap kegiatan siswa mulai dari aktifitas untuk
meraih kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
sikap yang muncul akibat dari kegiatan tersebut
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan persamaan linear. 10 menit
 Guru memberikan tugas PR.
 Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan untuk tetap
belajar.
H.3 Penilaian
1. sikap: Teknik : -Non tes
Bentuk : pengamatan sikap dalam pembelajaran
2. pengetahuan: teknik : tes
bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan: teknik : Non tes
Bentuk : penugasan
(instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir)

Pertemuan IV
Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Membalas salam dari siswa. 10 menit
 Menayakan kabar kepada siswa.
 Menyediakan peralatan yang diperlukan
 Guru meminta siswa untuk tenang , memberikan motifasi
agar siswa mempunyai semangat belajar.
 Mempersiapkan siswa untuk belajar.
 Memberikan gambaran tentang persamaan linear dalam
kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajran yang ingin
dicapai.
Inti Fase Pertama : Mengorientasikan peserta didik terhadap 70 menit
masalah
a) Guru memberikan masalah yang berhubungan dengan
pertidaksamaan linear (masalah 2.7 pada Buku Siswa).
b) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
c) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan.
d) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
Fase kedua : Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
a) Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
untuk mengerjakan masalah yang diberikan dan
mengamati siswa dalam pengamatan terhadap masalah
b) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
c) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Fase ketiga : Membimbing penyeledikan induvidual
maupun kelompok
Guru membimbing siswa dalam merembukkan mengenai
masalah yang diberikan, pembimbingan bersifat induvidual
dan kelompok. Di samping itu guru mempersilahkan siswa
untuk bertanya terhadap masalah yang diberikan jika
menemukan kendala dalam penyelesaian

Fase keempat : Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
(a) Guru meminta siswa menyiapkan
laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(b) Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
(c) Guru meminta siswa menentukan
perwakilan kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.

Fase kelima : Menganalisis dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
(a) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat
waktu.
(b) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
(c) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(d) Guru melibatkan siswa mengevaluasi
jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
Catatan:
Selama siswa bekerja atau melakukan kegiatan, guru
memperhatikan setiap kegiatan siswa mulai dari aktifitas untuk
meraih kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
sikap yang muncul akibat dari kegiatan tersebut
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan Konsep sistem persamaan linear 10 menit
dua variable.
 Guru memberikan tugas PR
 Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan untuk tetap
belajar.
H.4 Penilaiaan
1. sikap : Teknik : -Non tes
Bentuk : pengamatan sikap dalam pembelajaran
2. pengetahuan : teknik : tes
: bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan : teknik : Non tes
Bentuk : penugasan
(instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir)

Pertemuan V
Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan  Membalas salam dari siswa. 10 menit
 Menayakan kabar kepada siswa.
 Menyediakan peralatan yang diperlukan
 Guru meminta siswa untuk tenang , memberikan motifasi
agar siswa mempunyai semangat belajar.
 Mempersiapkan siswa untuk belajar.
 Memberikan gambaran tentang pertidaksamaan dalam
kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajran yang ingin
dicapai.
Inti Fase Pertama : Mengorientasikan peserta didik terhadap 70 menit
masalah
e) Guru memberikan masalah yang berhubungan dengan
pertidaksamaan (masalah 2.8; 2.9; Buku Siswa).
f) Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
g) Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan.
h) Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
Fase kedua : Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
d) Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
untuk mengerjakan masalah yang diberikan dan
mengamati siswa dalam pengamatan terhadap masalah
e) Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
f) Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Fase ketiga : Membimbing penyeledikan induvidual
maupun kelompok
Guru membimbing siswa dalam merembukkan mengenai
masalah yang diberikan, pembimbingan bersifat induvidual
dan kelompok. Di samping itu guru mempersilahkan siswa
untuk bertanya terhadap masalah yang diberikan jika
menemukan kendala dalam penyelesaian

Fase keempat : Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
(d) Guru meminta siswa menyiapkan
laporan hasil diskusi kelompok secara rapi, rinci, dan
sistematis.
(e) Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja menyusun laporan hasil diskusi, dan memberi
bantuan, bila diperlukan.
(f) Guru meminta siswa menentukan
perwakilan kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan di depan kelas.
Fase kelima : Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
(e) Guru meminta semua kelompok
bermusyawarah untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara runtun, sistematis, santun, dan hemat
waktu.
(f) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok penyaji untuk memberikan
penjelasan tambahan dengan baik.
(g) Guru memberi kesempatan kepada
siswa dari kelompok lain untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
(h) Guru melibatkan siswa mengevaluasi
jawaban kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang
lain dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
Catatan:
Selama siswa bekerja atau melakukan kegiatan, guru
memperhatikan setiap kegiatan siswa mulai dari aktifitas untuk
meraih kompetensi pengetahuan dan keterampilan maupun
sikap yang muncul akibat dari kegiatan tersebut
Penutup  Siswa diminta menyimpulkan Konsep sistem persamaan linear 10 menit
dua variable.
 Guru memberikan tugas PR
 Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan untuk tetap
belajar.

Penilaian
1. sikap : Teknik : -Non tes
Bentuk : pengamatan sikap dalam pembelajaran
2. pengetahuan: teknik : tes
bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan : teknik : Non tes
Bentuk : penugasan
(instrumen penilaian dan pedoman penskoran terlampir)
Pertemuan VI
Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Membalas salam dari siswa. 10 menit
2. Menayakan kabar kepada siswa.
3. Mengabsen kehadiran siswa
4. Mempersiapakan siswa untuk ulangan harian.

Inti 1. Siswa menyiapkan alat tulis untuk ulangan harian 70 menit


2. Guru membacakan ulangan harian pada buku siswa.
3. Mengamati dan mengawasi siswa mengerjakan ulangan
harian.

Penutup 1. Siswa diminta untuk mengumpulkan pekerjaannya. 10 menit


2. Menyampaikan materi yang akan dibahas berikutnya.
3. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan jangan lupa beribadah, membantu orang tua dan
untuk tetap belajar.
Penilaian
1. sikap : Teknik :
Bentuk : pengamatan sikap dalam ulangan harian.
2. pengetahuan: teknik : tes
bentuk : tertulis/uraian
3. keterampilan: teknik : Non tes
Bentuk : penugasan

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian : pengamatan, tes tertulis
Prosedur Penlaian :
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilian
1. Sikap : Pengamatan Selama pembelajaran
a. Terlibat aktif dalam pembelajaran. dan saat diskusi
b. Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
a. Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda
dan kreatif

2 Pengetahuan : Pengamatan dan tes Penyelesaian tugas


1. Mendiskripsikan konsep nilai individu
mutlak dan memberikan alasannya
2. Menuliskan konsep nilai mutlak
dan memberikan alasannya
3. Menentukan nilai mutlak.
4. Persamaan linear ditentukan
penyelesaiannya.
5. Pertidaksamaan linear detentukan
penyelesaainnya
3 Keterampilan : Pengamatan Penyelesaian tugas
Terampil menerapkan konsep/prinsip (individu maupun
dan strategi pemecahan masalah yang kelompok)dan saat
relevan yang berkaitan dengan diskusi
Persamaan dan pertidaksamaan linear

Rantepao,05 Juli 2014


Mengetahui
Kepala SMAN 2 Rantepao Guru Mapel Matematika

Drs. Pither Salempang Zeth Tanduklangi’ Sarira, S.Pd


NIP. 196006161987031015 NIP.19810423200801 1 011
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran: 2014 /2015
Waktu Pengamatan :
Indikator sikap aktif dalam pembelajaran trigonometri
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus
dan ajeg/konsisten

Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih belum
ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus menerus dan
ajeg/konsisten.

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda
dan kreatif.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
Sikap
No Nama Siswa
Aktif Bekerjasama Toleran
KB B SB KB B SB KB B SB
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Keterangan:
KB : Kurang baik
B : Baik
SB : Sangat baik

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran: 2014/2015
Waktu Pengamatan :
Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan
nilai fungsi di berbagai kuadran.
1. Kurangterampiljika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang
relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran
2. Terampiljika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah
yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadrantetapi belum tepat.
3. Sangat terampill,jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan
masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran dan sudah tepat.

Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip dan
No Nama Siswa
strategi pemecahan masalah
KT T ST
1
2
3
4

Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil

Anda mungkin juga menyukai