Anda di halaman 1dari 11

I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebelum abad ke 17, usaha mengintroduksi motor bakar di bidang


pertanian belum ada yang berhasil. Seorang belanda yang bernama Huygens
(1680) adalah ahli pertama yang membuat motor bakar dengan silinder dan torak
serta menggunakan bahan peledak sebagai bahan bakar. Namun sebelum berhasil
menciptakan motor bakar, penelitian untuk membuat moto bakar internal baru
dimulai kembali sekitar tahun 1800. namun tetap belum menghasilkan motor
bakar internal yang memuaskan.
Motor bakar tidak hanya berfungsi untuk keperluan sehari-hari, tetapi
juga sangat di butuhkan dalam bidang pertanian, seperti contohnya dapat kita lihat
pada mesin penggerak tresher. Pada mesin ini perontok ini yang di gunakan
adalah mesin berbahan baker bensin

Pada motor bensin, bensin dibakar untuk memperoleh energi termal.


Energi ini selanjutnya digunakan untuk melakukan gerakan mekanik. Prinsip kerja
motor bensin, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut : campuran udara
dan bensin dari karburator diisap masuk ke dalam silinder, dimampatkan oleh
gerak naik torak, dibakar untuk memperoleh tenaga panas, yang mana dengan
terbakarnya gas-gas akan mempertinggi suhu dan tekanan. Bila torak bergerak
turun naik di dalam silinder dan menerima tekanan tinggi akibat pembakaran,
maka suatu tenaga kerja pada torak memungkinkan torak terdorong ke bawah.
Bila batang torak dan poros engkol dilengkapi untuk merubah gerakan turun naik
menjadi gerakan putar, torak akan menggerakkan batang torak dan yang mana ini
akan memutarkan poros engkol.

B.Tujuan Praktikum
Melalui praktikum ini, diharapkan praktikan dapat mengetahui bagian-
bagian silinder torak dari mesin bensin dan mengerti proses pembakaran
pada mesin bensin,
II. TINJAUAN PUSTAKA

Motor bakar adalah suatu pesawat yang mengubah energi panas dari
pembakaran suatu bahan bakar dalam silinder menjadi energi mekanik atau enegi
gerak putar pada poros. Motor bakar banyak dipakai pada kendaraan-kendaraan
dari daya kecil sampai daya besar. Misalnya pada mesin otomotif,mesin
lokomotif, mesin kapal, atau untuk daya pada pembangkitan tenaga listrik atau
suatu industri atau perusahaan listrik (PLTD)(Penuntun praktikum daya,2008).

Motor bensin merupakan pengenbangan dan perbaikan dari motor otto,


yang di lengkapi dengan karburator dan busi. Busi menghasilkan loncatan api
listrik yang menyalakn campuran bahan bakar udara, Oleh karena itu motor
bensin disebut juga Spark Ignition Engine. Untuk membangkitkan loncatan listrik
antara kedua elektoda busi diperlukan perbedaab tegangan yang cukup besar.
(Jonh .W,1891).

Diisap ke dalam silinder. Pada titik mati bawah (TMB) katup pemasukan
menutup dan selama langkah kembali ke TMA gas akan dikompresikan.Dalam
sistem yang diidealisasikan, pengapian terjadi seketika pada TMA,sehingga
menimbulkan peningkatan temperatur dan tekanan gas yangcepat. Kemudian gas
diekspansikan selama langkah kerja, hingga padaTMB berbagai katup
pembuangan membuka, dan gas akan ditekan keluarmelalui lubang pembuangan.
( Kinsky,1989 ).

Dengan langkah yang ke empat (dari TMB ke TMA) semua gas akan
dikeluarkan dari silinder. Dalam daur Otto yangideal proses kompresi dan
ekspansi diumpamakan reversibel danadiabatik, yaitu proses isentropik,
sedangkan selama langkah-langkahpemasukan dan pengeluaran tekanan dalam
silinder diandaikan samadengan tekanan atmosfer. ( Bruijn 1999 ).
III. METODELOGI PERCOBAAN

A. Alat dan Bahan


• 1 Unit blok silinder
• 1 Unit kepala silinder beserta kelengkapannya
• Torak
• Poros engkol
• Katup
• Kain lap

B. Waktu dan Tempat


Hari / Tanggal : Kamis/29 Mei 2008
Tempat : Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian

C. Cara Kerja
Praktikum dilakukan dengan mengamati secara langsung mesin bensin,
dan melihat komponen-komponen torak serta mengetahui prinsip kerja
dari mesin bensin, dan mengetahui juga prinsip dan langkah kerja dari
mesin bensin.
IV. ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

A. Analisa Data
1. Analisa Data Praktikum
Bagian-bagian mesin bensin
NO Nama Fungsi
1. Blok silinder
a.silinder • Sebagai tempat ruang pembakaran
b.Piston/Torak • Bagian yang pertama menerima daya
dorong dari energi panas hasil ledakan
bahan bakar di dalam silinder
c.Cincin Torak • Mencegah kebocoran antara dinding
silinder dengan torak.
d.Pena Torak • Menghubungkan torak dengan batang
torak.
e.Pompa oli
• Mengalirkan oli keseluruh bagian mesin.
f.Ventilasi air
• Mengalirkan air pendingin keseluruh
pendingin
mesin.

2. Kepala silinder
a.Katup buang
• Mengeluarkan sisa-sisa pembakaran ke
(klep api)
klnapot
b.Katup isap
• Mengalirkan bahan udara ke ruang
silinder.
c.Poros katup
• Menggerakkan katup melalui piano klep.
d.Spoket
• Menggerakkan poros katup dari poros
engkol,melalui rantai.
e.Pegas katup
• Menutup kembali katup setelah
mengalami tekanan dari piano klep /
katop.

Engkol
a.Batang toraks • Mengubah gerak bolak balik piston
menjadi gerakan berputar pada poros
engkol.
b.Poros engkol • Sebagai tenaga putar yang paling utama.
c.Bantalan • Sebagai tempat penyanggang poros.
d.Frewel • Sebagai penyeimbang.

2. Analisa dan Tugas


Di bawah ini merupakan gambar langkah kerja torak :

B. Pembahasan
Motor bensin, bahan bakar bensin dan udara dihisap kedalam silinder dan
kemudian dikompresikan oleh torak. Dengan bantuan bunga api listrik pada busi,
bahan bakar tersebut dibakar sampai terjadi tekanan dan temperatur yang tinggi,
serta memaksa torak untuk bergerak dengan tenaga yang begitu kuat. kemudian
gerakan torak tersebut diubah oleh engkol menjadi gerak putar pada poros.
Dalam pores pembakaran pada mesin bensin terdapat beberapa komponen
utama. Bagian-bagian tersebut yaitu blok silinder, kepala silinder dan engkol.
Pada bagian-bagian utama tersebut juga mempunyai bagiannya juga, seperti pada
blok silinder bagian-bagiabnya yaitu silinder,piston/torak,cincin torak,ventilasi
air pendingin,pompa oli, dan pena torak dan bagian ini mempunyai fungsi
masing-masing dalam proses pembakaran itu.
Sedangkan bagian yang ada pada kepala silinder terdiri dari katup buang
(klep api), katup isap, poros katup, spoket dan pegas katup yang berfungsi sebagai
penutup kembali katup setelah mengalami tekanan dari piano klep. Bagian-bagian
yang terdapat pada engkol terdiri dari batang torak, yang mengubah gerak bolak
balik piston menjadi gerakan berputar pada poros engkol. Kemudian poros
engkol, bantalan serta frewel yang juga mempunyai fungsinyan.
Selain mempunyai bagian utamanya, pada proses pembakaran pada mesin
bensin juga tidak terlepas dari beberapa langkah yang harus dilaluinya. Proses-
proses itu yaitu langkah pengisapan, langakah kompresi, langkah kerja serta
langkah yang terakhir yaitu langkah pembuangan.

V. PENUTUP
1. Kesimpulan
• Putaran mesin dua-tak berbeda dengan putaran mesin empat-tak.
• Putaran empat tak lebih irit dan pembakarannya lebih bersih dari putaran
dua tak,tetapi membutuhkan lebih banyak bagian yang bergerak.
• Dalam proses pembakaran mesin bensin ada empat langka kerja torak,
yaitu isap, kompresi, kerja dan langkah buang.
• Pada motor bensin ini bahan bakar dihisap kedalam silinder dan
dikompresikan oleh torak
• Pada mesin ini juga mempunyai tiga bagian mesin utama, antara lain blok
silinder, kepala silinder dan engkol.

2.Saran
Untuk kenyamanan kita bersama dalam melaksanakan praktikum, kami
harapkan kepada asisten agar tidak mengizinkan mahasiswa/i yang tidak
berkepentingan untuk masuk dalam lab.

DAFTAR PUSTAKA
Arismunandar, Wiranto, Motor Bakar Torak, Pradnya Parami.
Jakarta. 1980

Kinsky, Roger, Heat Engineering, 3rd edition, Mc Graw Hill


Book Company, 1989.

. L.A. de Bruijn & L. Muilwijk, Motor Bakar, cetakan keempat


diterjemahkan oleh Matondang, Bhratara, 1999.

William C. Reynolds and Henry C. Perkins, Engineering


Thermodynamic, 2nd edition diindonesiakan oleh DR.Ir.Filino
Harahap,M.Sc., Erlangga, 1991.

Tim penyusun Laboratorium, 2007. Alat dan Mesin Pertanian. Banda Aceh.

LAMPIRAN
Berikut merupakan skema motor bensin :

Laporan praktikum daya di bidang pertanian


PENGENALAN SILINDER PEMBAKARAN DAN
PROSES PEMBAKARAN PADA MESIN BENSIN
Oleh:

Nama : Muhammad Ridha


Nim : 0605106010002
Jurusan : Teknik Pertanian
Kelompok : IV
Asisten : T. Haris Suherry

LABORATORIUM ALAT DAN MESIN PERTANIAN


JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN-UNIVERSITAS SYIAH KUALA
DARUSSALAM-BANDA ACEH
2008