Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL JALAN USAHA TANI (JUT)

KELOMPOK USAHA TANI BENTE LIAMOPUTE ( KUT-BL )

KELOMPOK TANI BENTE LIAMOPUTE (KUT- BL )

RT 1 / RW 1 KELURAHAN TOMBULA, KECAMATAN

TONGKUNO, KABUPATEN MUNA

TAHUN 2021
Nomor :
Perihal : Permohonan bantuan pembuatan
Jalan Usaha Tani
Lampiran :
Kepada
Yth, Bapak Bupati Muna
Cq. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten
Muna
di-
Raha

Dengan hormat, Menindak lanjut dari Program Pemerintah Daerah Kabupaten Muna di
kelurahan Tombula Kecamatan Tongkuno Tahun 2017 tentang pembuatan jalan dari jalan poros
Tongkuno lama menuju Bente Liamopute kami masyarakat petani yang berkebun di sekitarnya,
bermohon kiranya jalan yang dirintis menuju air wakuru karorondo (Liagunda Budaya),untuk
pengambilan air sangat kami butuhkan untuk memenuhi kebutuhan kami

Sesuai hasil survei lapangan Jalan Usaha Tani yang akan di olah kurang lebih 1000 M
dari jalan yang telah di aspal menuju Batu Liamopute.

Untuk menunjang kelangsungan Program Pemerintah Kabupaten Muna tersebut dengan


ini kami mengajukkan permohonan berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) kepada
Pemerintah Daerah Kabupaten Muna sebagai kelengkapan kami lampirkan foto model jalan,
Susunan Kelompok Tani, dan Uraian Pekerjaan.

Besar harapan kami permohonan pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT),dapat di tindak
lanjuti dan di realisasikan, atas kerja samanya kami ucapkan terimah kasih
Kata Pengantar

Pembangunan jalan usaha tani ( JUT ) merupakan program Padat Karya Tunai Desa
(PKTD) yang merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam memajukan pembangunan dan
perekonomian di desa yang dibawahi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,
dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT ).
Ada lima kerangka model yang dilakukan Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat, antara lain :
1. PKTD ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal di pedesaan
2. Program ini dilaksanakan demi menciptakan kegiatan yang berdampak pada peningkatan
pendapatan tanpa sepenuhnya menggantikan pekerjaan yang lama
3. Program ini bertujuan menyediakan lapangan kerja sementara
4. Mekanisme dalam penentuan upah dan pembagian upah dibangun secara partisipatif
dalam musyawarah desa sehingga lebih adil dan transparan
5. Program ini difokuskan pada pembangunan prasarana dan sarana pedesaan atau
pendayagunaan sumber daya alam secara lestari berbasis pemberdayaan masyarakat.

Adapun bantuan tersebut akan dapat membantu meningkatkan usaha masyarakt sekitar.
Program ini kami ajukan mengingat bahwa daerah kami sangat coccok untuk meningkatkan
produksi pertaniankhususnya tanaman jagung. Tersedianya lingkungan alam yang luas da subur
seta tenaga manusia sangat memadai dalam membangun perekonomian.
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

Pembangunan pertanian yang merupakan salah satu unsur pembangunan ekonomi nasional
diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sampai kepelosok pedesaan,
dimana sebagai besar petani Indonesia berusaha dan bertempat tinggal, program pembangunan
petanian secara nasional Tahun 2012 telah dirumuskan dalam 4 program

1. Surplus Beras 10 juta ton


2. Diversifikasi Tanaman dan pangan olahan
3. Peningkatan nilai tambah dan daya saing produk pertanian
4. Meningkatkan kesejahtaraan petani

Oleh karena itu dalam rangka mensukseskan program tersebut diatas untuk membantu
perkembangan ekonomi di pedesaan pada umumnya, pembangunan tatanan ekonomi di pedesaan
untuk mewujudkan masyarakat yang maju adil dan makmur, maka perlu adanya sarana dan
prasarana pertanian yang memadai dalam satu Desa atau kelompok tani merupakan salah satu
wadah untuk mensukseskan program-program pemerintah dalam bidang pertanian.

Adapun kegiatan kelompok tani dalam menyelenggarakan usaha-usahanya adalah sebagai


berikut :

1. Mengadakan kegiatan pertemuan rutin tiap lapangan


2. Mengadakan arisan
3. Mengadakan simpan pinjam
4. Mengupayakan sarana produksi kepada anggota
BAB II

MAKSUD DAN TUJUAN

A. Adapun Maksud Dan Tujuan Dari Bantuan Ini Adalah Untuk :


1. Meningkatkan produksi Tanaman jagung dan sayuran
2. Menciptakan semangat kerja bagi masyarakat sekitar
3. Menambah pendapatan masyarakat Desa
4. mengurangi penganguran
B. Adapun Sasaran Bantuan Ini adalah Untuk :
1. Anggota kelompok tani dan masyrakat tani
2. Para petani khususnya petani Jagung dan sayuran
BAB III
RINCIAN ANGGARAN PEMBUATAN JALAN USAHA TANI
KELURAHAN TOMBOLA KECAMATAN TONGKUNO,
KABUPATAN MUNA

Pembuatan Jalan usaha tani sepanjang 1000 Meter Membutukan anggaran RPDengan rician:

a. Upah Kerja

No Uraian Pekerjaan Pekerja Satuan Total (Rp)

1. Pengukuran jalan 2 hari 3 orang 150.000 900.000

2. Perintisan 8 hari 10 orang 150.000 1.500.000

3. Pekerjaan 3 hari 15 orang 150.000 2.250.000

b. Alat Yang Di Gunakan

No Alat Hari Kerja Harga Total

1. eksapator

2. Breker

3. Timbunan
Lamoiran 1
Susunan pengurus Kelompok U saha Tani Bente Liamopute ( KUT - BL) Kelurahan
Tombula Kecamatan Tongkuno Kabupten Muna.

Pelindung/Penasehat: Lurah Tombula ( La Ode Halidin, SE)


Ketua: La Api, S.Pd
Wakil Ketua: La Ode Samrudin
Sekretaris: La Ode Muh. Ilham
Bendahara: La Ode Halia
Seksi-Seksi :
a. Pertanian : La Mpunu
b. Peternakan : La Milu
c. Pemasaran : La Jae
Anggota :
1. La Ode Kolemarudin 11. La Sai
2. La ode roket 12. La samu
3. Alimudin 13. La Milu
4. La Ode Saifudin 14. La Sanusi
5. La Ati 15. La Dulu
6. La Ida 16. Alimudin, S.Ag
7. La Usa 17. La Ega
8. La Ani 18. La Ode Mananti
9. La Jiki 19. La Ode Asdar
10. La Jai 20. La Ode Rano

Yang Bermohon (KBLT)Kelompok Tani


Bente Liamopute (KBLT)

Ketua KUT-BL Sekertaris, KUT-BL

LA Api, S.Pd La Ode Muhamad Ilham


Mengetahui,
Kepala Lurah Tombula

La Ode Halidin, SE
Nip , 19671231 200604 1 130

Anda mungkin juga menyukai