Anda di halaman 1dari 9

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian


Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Pengumpulan data
dilakukan melalui penelitian lapangan (field research) berupa penyebaran
kuesioner terhadap objek yang diteliti. Data yang dikumpulkan akan diolah
menggunakan metode analisis regresi sederhana.
Penelitian kuantitatif adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang
menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai
apa yang ingin diketahui.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian


Penelitian dilakukan pada Gramedia Manhattan Times Square Medan yang
berlokasi di Jalan Gatot Subroto Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada
bulan Juni 2020.

3.3 Jenis dan sumber data


Dilihat dari cara memperolehnya, data yang digunakan dalam penelitian ini
berupa :
a. Data primer merupakan data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti dari
sumber utama untuk kemudian diolah dan dianalisis berupa hasil pengisian
kuesioner dan hasil wawancara yang dilakukan penulis sebagai data pendukung.
b. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari perusahaan sebagai
tambahan dan data pelengkap dari data primer, antara lain seperti sejarah singkat
perusahaan dan keterangan-keterangan lain yang diperlukan penulis berhubungan
dengan penelitian ini.

3.4 Populasi dan Sampel


3.4.1 Populasi
Sugiono (2017:115) menjelaskan populasi adalah wilayah generalisasi
yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik

19
tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik
kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung Gramedia
Manhattan Times Square Medan yang berjumlah 1000 orang selama 1 bulan.

3.4.2 Sampel
Sugiono (2017:115) menjelaskan sampel adalah bagian dari jumlah dan
karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti
tidak mungin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena
keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel
yang diambil dari populasi itu. Untuk itu sampel yang harus diambil dari populasi
harus betul-betul representative (mewakili).
Teknik sampling adalah teknik pengambilan sampel untuk menentukan
sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Metode sampling yang penulis
gunakan dalam penelitian ini adalah metode non probability sampling, yaitu
teknik pengambilan sampel tidak memberikan peluang atau kesempatan yang
sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.
Pengambilan sampel dari populasi menggunakan rumusan Slovin. Dengan
rumus sebagai berikut :
N
n=
1+Ne²

Keterangan :
n = ukuran sampel
N= ukuran populasi
e = persen kelonggaran ketidaktelitian (10%)

1000
n=
1+1000 (0.1)²

n = 99.9 100
Maka, sampel akan diambil 100 orang pengunjung Gramedia Manhattan
Times Square Medan.

20
Penulis menggunakan metode Sampling Accidental pada penarikan sampel
yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan dan siapa saja yang secara
kebetulan bertemu dengan peneliti pada area jual Gramedia Manhattan Times
Square Medan dapat digunakan sebagai sampel.

3.5 Definisi Operasional dan Skala Pengukuran Variabel


3.5.1 Definisi Operasional
Definisi operasional adalah variabel penelitian yang dimaksudkan untuk
memahami arti setiap variabel penelitian sebelum dilakukan analisis. Variabel
penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal
tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. Penelitian ini menggunakan dua
variabel, yaitu:
1) Variabel bebas (independent variable)
Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang
menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat).
Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah display produk
(X).

2) Variabel terikat (dependent variable)


Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi
akibat karena adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi
variabel terikat adalah keputusan pembelian (Y).

Tabel 3.1 Operasional Variabel

21
No. Variabel Indikator Skala
a. Pengelompokan barang dalam ruangan
Display
1. b. Pengaturan barang Likert
Produk
c. Tata letak barang
a. Pengenalan masalah
b. Pencarian informasi.
Keputusan
2. c. Evaluasi alternative Likert
Pembelian
d. Keputusan pembelian
e. Perilaku pasca pembelian

3.5.2 Skala Pengukuran Variabel


Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan Skala Likert.
Sugiyono (2017:132) menjelaskan bahwa skala likert digunakan untuk mengukur
sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena
sosial. Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi
indikator variabel, kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk
menyusun item instrument yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan.

Table 3.2
Instrument Skala Likert
No. Keterangan Skor Positif
1 Sangat Setuju 5
2 Setuju 4
3 Ragu-Ragu 3
4 Tidak Setuju 2
5 Sangat Tidak Setuju 1

3.6 Teknik dan Metode Analisis Data


Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode
pengumpulan data sebagai berikut :
1. Field Research (Penelitian Lapangan)

22
Penelitian lapangan adalah pencarian data yang dilakukan secara
langsung pada perusahaan yang diteliti, hal yang dilakukan untuk
memperoleh data sebagai berikut :
a. Kuesioner (angket)
Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilaukan dengan cara
memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada
responden untuk dijawab.
b. Wawancara
Pengumpulan data dan informasi melalui komunikasi secara langsung
dengan responden, yaitu orang-orang tertentu yang ditetapkan sebagai
sumber data.

2. Library Research (Penelitian Kepustakaan)


Penelitian kepustakaan adalah pengumpulan data melalui sumber-
sumber tidak langsung yang berkaitan dengan topik bahasan, seperti
literatur-literatur, dokumen-dokumen perusahaan yang ada kaitannya
dengan objek yang akan dibahas untuk memperoleh data sekunder.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan kuesioner, dan penelitian kepustakaan dengan menggunakan
dokumen-dokumen perusahaan yang ada kaitannya dengan penelitian ini.
Pada penelitian ini, variabel penelitian tidak dapat diukur secara langsung
tetapi dibentuk melalui indikator-indikator yang diamati dengan skala Likert
dalam bentuk kuesioner. Selanjutnya kuesioner tersebut diuji validitas dan
reabilitas.

3.6.1 Uji Validitas Data


Menurut Ghozali (2016: 52) uji validitas digunakan untuk mengukur sah
atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika
pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan
diukur oleh kuesioner tersebut. Setelah kuesioner dibuat, kemudian kuesioner
diuji coba pada beberapa responden. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji

23
validitas dengan melihat korelasi antar item pertanyaan. Uji validitas digunakan
untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar pertanyaan dalam
mendefinisikan suatu variabel.
Uji validitas sebaiknya dilakukan pada setiap butir pertanyaan di uji
validitasnya. Hasil r hitung kita bandingkan dengan r tabel dimana df= n-2 dengan
sig 5%. Jika r table < r hitung maka valid.

3.6.2 Uji Reliabilitas Data


Menurut Ghozali (2016: 47) reliabilitas sebenarnya adalah alat untuk
mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk.
Suatu kuesioner dikatakan realibel atau handal jika jawaban seseorang terhadap
pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Uji reliabilitas dapat
dilakukan secara bersama-sama terhadap seluruh butir pertanyaan. Jika nilai alpha
> 0,60 maka reliable.

3.6.3 Uji Asumsi Klasik


Uji asumsi klasik dilakukan untuk mendapatkan perkiraan yang efisien
dan tidak biasa sebelum melakukan analisis regresi linear berganda. Menurut
Ghozali (2016: 101) uji asumsi klasik dari uji normalitas, uji heteroskedastisitas,
dan uji multikolonieritas.

3.6.3.1 Uji Normalitas


Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi,
variabel penggangu atau residual memiliki distribusi normal. Uji normalitas dalam
penelitian ini dilaksanakan menggunakan analisis grafik. Analisis grafik salah satu
cara termudah untuk melihat normalitas residual adalah dengan melihat grafik
histogram yang membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang
mendekati distribusi normal.
Metode yang lebih handal adalah dengan melihat normal probability plot
yang membandingkan distribusi kumulatif dari ditribusi normal. Distribusi normal
akan berbentuk satu garis lurus diagonal, dan ploting data residual akan

24
dibandingkan dengan garis diagonal. Jika distribusi data residual normal, maka
garis yang menggambarkan data sesungguhnya akan mengikuti garis diagonalnya.

3.6.3.2 Uji Multikolonieritas


Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi
ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang
baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika variabel
independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogonal.
Variabel ortogonal adalah variabel independen yang nilai korelasi antar sesama
variabel independen sama dengan nol. Multikolonieritas dapat juga dilihat dari
nilai tolerance dan lawannya variance inflation factor (VIF). Kedua ukuran ini
menunjukkan setiap variabel independen manakah yang dijelaskan oleh variabel
independen lainnya. Nilai yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya
multikolonieritas adalah nilai tolerance ≤ 0,10 atau sama dengan nilai VIF ≥ 10.

3.6.3.3 Uji Heteroskedastisitas


Uji heterokedastisitas bertujuan menguji apakah dalam model regresi
terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang
lain. Jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap,
maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas.
Model regresi yang baik adalah yang homoskesdatisitas atau tidak terjadi
heteroskesdatisitas.
Cara untuk mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas dengan
melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel terikat (dependen) yaitu ZPRED
dengan residualnya SRESID. Deteksi ada tidaknya heteroskedastisitas dapat
dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot antara
SRESID dan ZPRED dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksi, dan sumbu
X adalah residual (Y prediksi – Y sesungguhnya) yang telah di-studentized.

3.6.4 Analisis Regresi Sederhana

25
Analisis regresi sederhana adalah metode analisis yang digunakan untuk
mengetahui besarnya pengaruh yang dapat ditimbulkan oleh display produk
terhadap keputusan pembelian, maka digunakan rumus sebagai berikut:

Y = a + bX
Dimana :
X = Display produk/independen variabel
Y = Keputusan pembelian/dependen variabel
b = Parameter (koefisien regresi)
a = Intercept (konstanta)

Untuk mendapatkan nilai a dan b maka digunakan rumus sebagai berikut:

∑Y - b∑X
a=
n

n∑XY - ∑X . ∑Y
b=
n∑X² - (∑X)²

3.6.5 Uji Hipotesis


Uji hipotesis terdiri dari uji secara parsial (Uji T), uji secara simultan (Uji
F), dan Koefisien Determinasi (R2 ) sebagai berikut:

3.6.5.1 Uji Secara Parsial (Uji T)


Uji T adalah pengujian koefisien regresi parsial individual yang digunakan
untuk mengetahui apakah variabel independen (X) secara individual
mempengaruhi variabel dependen (Y). Kriteria pengujiannya sebagai berikut:
H0 : b1 = 0, artinya tidak terdapat pengaruh dari variabel bebas (X) yaitu display
produk terhadap variabel terikat (Y) yaitu keputusan pembelian. Ha : b1≠ 0,

26
artinya terdapat pengaruh dari variabel bebas (X) yaitu berupa display produk
terhadap variabel terikat (Y) yaitu keputusan pembelian.

3.6.5.2 Koefisien Determinasi (R2)


Determinasi digunakan untuk melihat seberapa besar kemampuan model
(R2) semakin besar atau mendekati satu, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh
variabel bebas (X) adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Hal ini berarti model
yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang
diteliti terhadap variabel terikat. Sebaliknya jika determinan (R2) semakin
mengecil atau mendekati angka nol maka dapat dikatakan bahwa pengaruh
variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat adalah lemah.

27