Anda di halaman 1dari 4

Partus Lama

No. :
Dokumen
No. Revisi :
SOP Tanggal :
Terbit
Halaman :
UPT Acu Suhendar, SKM, MM
PUSKESMAS NIP.19660909 198902 1
SINGAJAYA 001

1. Pengertian Persalinan lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 18-24
jam sejak dimulai dari tanda-tanda persalinan.
Etiologi:
1. Kepala janin yang besar / hidrosefalus
2. Kembar terkunci
3. Kembar siam
4. Disporsi fetopelvik
5. Malpresentasi dan malposisi
6. Deformitas panggul karena trauma atau polio
7. Tumor daerah panggul
8. Infeksi virus di perut atau uterus
9. Jaringan arut (dari sirkumsisi wanita)

2. Tujuan a. Mengurangi rasa mual dan muntah


b. Mengganti kehilangan cairan dan elektrolit
c. Memenuhi kebutuhan nutrisi dan mengatasi kehilangan BB ibu
3. Kebijakan Bidan, Perawat
4. Referensi Prawirohardjo S,Wiknjosastro. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan
Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
5. Prosedur Peralatan
1. Ruang berukuran minimal 15m2
2. Tempat tidur bersalin
3. Tiang infus
4. Lampu sorot dan lampu darurat
5. Oksigen dan maskernya
6. Perlengkapan persalinan
8. Lemari dan troli darurat
9. Partograf
10. Dopler
11. Ambulans
6. Langkah- Penatalaksanaan komprehensif (Plan)
langkah 1. Penatalaksanaan
Motivasi pasien dalam proses persalinan dan informasikan rencana
persalinan sesuai dengan perkembangan pasien.
Penatalaksanaa umum
2. Segera rujuk ibu ke rumah sakit yang memiliki pelayanan seksio
sesarea Penatalaksanaan khusus.
a. Tentukan sebab terjadinya persalinan lama
a) Power: his tidak adekuat (his dengan frekuensi <3x/10
menit dan durasi tiap kontraksinya < 40 detik).
b) Passenger: malpresentasi, malposisi, janin besar
c) Passage : panggul sempit, kelainan serviks atau
vagina, tumor jalan lahir
2. Sesuaikan tatalaksana dengan penyebab dan situasi. Prinsip umum:

a. Lakukan augmentasi persalinan denga oksitosin dan atau


amniotomi bila terdapat gangguan power. Pastikan tidak ada
gangguan passenger atau passage.
b. Lakukan tindakan operatif (forsep, vakum, atau seksio sesarea)
untuk gangguan passenger dan atau passage, serta untuk
gangguan power yang tidak dapat diatasi dengan augmentasi
persalinan.
c. Jika ditemukan obstruksi atau CPD, tatalaksana adalah seksio
cesarea.
3. Berikan antibiotik (kombinasi ampicilin 2 g IV tiap 6 jam dan
gentamisin 5mg/kgBB tiap 24 jam) jika ditemukan:
a. Tanda-tanda infeksi (demam, cairan pervaginam berbau)
b. Atau ketuban pecah lebih dari 18 jam
c. Usia kehamilan 37 minggu
4. Pantau tanda gawat janin
5. Catat hasil analisis dan seluruh tindakan dalam rekam medis lalu
jelaskan pada ibu dan keluarga hasil analisis serta rencana tindakan.

Pemeriksaan Penunjang Lanjutan : -


Komplikasi:
Infeksi intrapartum, Ruptura uteri, Pembentukan fistula, Cedera otot-otot
dasar panggul, Kaput suksedaneum, Molase kepala janin, Kematian ibu
dan anak.

Konseling dan Edukasi


Dibutuhkan dukungan dari suami pasien. Pendekatan yang dilakukan
kepada keluarga sehubungan dengan proses penyembuhan penyakit
pasien maupun pencegahan penularan atau relaps penyakit ini.

Tabel 14.10 Nulipara Multipara Tindakan Terapi di


Kriteria Rumah
diagnostik Sakit
penatalaksanaan
distosia Pola
persalinan
Kelainan < 1,2 < 1,5 R
pembukaan cm/jam cm/jam U -
serviks <1 < 2 cm/jam J Dukungan
- Kemajuan cm/jam U dan terapi
pembukaan K ekspektatif
(dilatasi) serviks - Seksio
pada fase aktif sesarea
- Kemajuan bila CPD
turunnya bagian atau
terendah obstruksi

Partus macet > 3 jam > 1 jam


- Fase deselerasi > 2 jam > 2 jam - Infus oksitosin,
memanjang > 1 jam > 1 jam bila tak ada
- Terhentinya pembukaan Tidak ada Tidak ada kemajuan,
(dilatasi) penurunan penurunan lakukan seksio
- Terhentinya penurunan pada fase pada fase sesarea
bagianterendah deselerasi deselerasi - Seksio sesarea
- Kegagalan penurunan atau kala atau kala bila CPD atau
bagian terendah 2 2 obstruksi
Kriteria rujukan
Apabila tidak dapat ditangani di fasilitas pelayanan tingkat
pertama atau apabila level kompetensi SKDI dengan kriteria
merujuk (<3B)
6. Diagram
-
Alir
7. Hal-hal
yang Perlu
-
diperhatika
n
8. Unit terkait Pemeriksaan KIA, Pelayanan PONED
9. Dokumen
Terkait
10. TANGGAL
YANG DI
NO ISI PERUBAHAN MULAI
UBAH
DIBERLAKUKAN

Unit : …………………………………………………………………...
Nama Petugas : ……………………………………………………………………
Tanggal Pelaksanaan : ……………………………………………………………………
No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB
1
2
3
4
5
6
7
8
Jumlah
Compliance rate (CR) : …………….
Cibaliung, / /2016
Observer tindakan

………………………………
NIP: ……………….................