Anda di halaman 1dari 8

BAB III

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS UMUM KELUARGA


A. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn.W
Umur : 45 Tahun
Agama : Islam
Suku : Sasak
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Dusun Karang Pande Desa Banyumulek
No.Telepon : -
B. Komposisi Keluarga
No Nama L/P Umur Hub.Kluarga Pekerjaan Pendidikan
1 Ny.M P 43 Istri Pedagang SD
2 An.R P 26 Anak Swasta SMA
3 An.M P 22 Anak - SMA
4 An.M P 9 Anak - SD
C. Genogram

Ket :
: Meninggal : Garis keturunan
: Laki-laki : Garis keluarga
: Perempuan : Tinngal serumah
: Klien
D. Type Keluarga
1. Jenis type keluarga : Tipe keluarga besar karena
terdiri dari ayah, ibu dan anak serta menantunya.
2. Masalah yang terjadi dengan type tersebut : Tn.W
mengatakan bahwa rumahnya sangat kecil, akan tetapi
banyak anggota keluarganya yang tinggal bersamaan
dalam satu rumah dikarenakan tidak punya biaya untuk

19
membangun rumah. Tn.W mengatakan bahwa rumah yang
ditempatinya adalah rumahnya.
E. Suku Bangsa
1. Asal suku bangsa : Sasak/Indonesia
2. Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : Ny.S
mengatakan keluaraga tidak memiliki kebiasaan khsus
yang dapat mempengaruhi kesehatan keluarganya.
F. Agama dan Kepercayaan yang Mempengaruhi Kesehatan
Tn.W beragama islam, ia mengatakan tidak ada kepercayaan
yang mempengaruhi status kesehatan. Tn. W hanya
beranggapan bahwa jika anggota maupun dirinya sakit, itu
hanyalah ujian dari Tuhan YME.
G. Status Sosial Ekonomi Keluarga
1. Anggota Keluarga yang Mencari Nafkah : Tn.W
2. Penghasilan : Penghasilan yang diperoleh tiap bulan
tidak menentu, tergantung dari penghasilan jualannya,
kararena Tn.W berprofesi sebagai pedagang.
Penghasilan yang diperoleh lebih kurang
Rp.2.000.000,/bulan
3. Upaya lain : -
4. Harta benda yang dimiliki
(perabot,transportasi,dll): Rumah milik sendiri, dan
televisi serta sepeda motor.
5. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan : Seluruhnya
lebih kurang Rp.1.600.000, untuk membeli beras, lauk
(sayur dan ikan), kebutuhan setiap hari dan biaya
sekolah anak.
H. Aktivitas Rekreasi Keluarga
Tn.W mengatakan tidak pernah rekreasi

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


A. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini (ditentukan dengan
anak tertua)
Berada pada tahap ke 5 yaitu tahap perkembangan keluarga
dengan anak remaja.

20
B. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi dan
Kendalanya
Tn.W mengatakan tugasnya sebagai orang tua belum mampu
mencari nafkah yang cukup bagi anaknya untuk di
kuliahkan, ini dikarenakan penghasilan yang tidak
menentu dari hasil dagang yang ia dapatkan.
C. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti
1. Riwayat kesehatan keluarga saat ini : Tn.W mengatakan
bahwa anggota keluarganya tidak ada yang sakit
kecuali istrinya sendiri, Ny M sering mengeluh nyeri
perut jika telat makan dan terasa panas.
2. Riwayat penyakit keturunan : Tn.W mengatakan bahwa
dari keluarganya hanya memiliki penyakit keturunan
yakni hipertensi.
3. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
No Nama Umur BB Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan
kesehatan kesehatan yang telah
dilakukan
1 Tn.W 45 - Sehat Tidak tahu - -
2 Ny.M 43 - Sakit Tidak tahu Gastritis, Sudah
sering pernah
nyeri pada berobat dan
perut sembuh tapi
bagian atas akhir-akhir
saat kurang ini kambuh
makan atau namun belum
makan memeriksa
makanan ke
yang panas puskesmas
dan
berminyak
3 An.R 26 - Sehat Lengkap - -
4 An.M 23 - Sehat Lengkap - -
5 An.M 9 - Sehat Lengkap - -

21
4. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : Tn.W
mengatakan bahwa tempat pelayanan kesehatan yang
sering dimanfaatkan adalah Puskesmas Banyumlek
D. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya
Anggota keluarga dari Tn.W ada yang menderita hipertensi
karena keluarganya punya riwayat penyakit keturunan
yaitu hipertensi.

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


A. Karakteristik Rumah
1. Luas rumah : 6x5= 30 m2
2. Type rumah : Permanen
3. Kepemilikan : Milik sendiri
4. Jumlah dan ratio kamar/ruangan : 3
kamar ukuran 4x3
5. Ventilasi/jendela : Ventilasi ada dan
dimanfaatkan, jendela ada namun jarang dimanfaatkan,
karena saat dilakukan pengkajian terlihat jendelanya
tertutup.
6. Pemanfaatan ruangan : Semua ruangan
yang ada dimanfaatkan.
7. Septic tank : Punya
8. Sumber air minum : Beli air mineral
9. Kamar mandi/WC : Memiliki jamban.
10. Sampah : Memiliki tempat penampungan
sampah sementara dihalaman rumah sedangkan limbah RT
dialiri ke got diluar rumah
11. Kebersihan lingkungan : Sempit,
lumayan bersih.
12. Denah rumah :

U
Kamar Kamar
Tidur Tidur

S Kamar
Dapur Tidur

Kamar
Mandi
22
B. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
1. Kebiasaan : Tn.W tidak memiliki kebiasaan khusus
2. Aturan/kesepakatan : Tn.W mengatakan tidak ada aturan
maupun kesepakatan dari komunitas RW.
3. Budaya : Selalu menghadiri setiap acara khusus maupun
keagamaan yang diadakan oleh tetangga disekitarnya.
C. Mobilitas Geografis Keluarga
Tn.W mengatakan tinggal menetap dan tidak pernah pindah-
pindah tempat tinggal.
D. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
Berkumpul saat ada musyawarah, acara keagamaan, kegiatan
gotong royong, dan lain-lain.
E. System Pendudukung Keluarga
Tn.W dan keluarga memiliki alat transportasi yang dapat
digunakan yaitu sepeda motor untuk membawa angota
keluarga ke tempat pelayanan kesehatan.

IV. STRUKTUR KELUARGA


A. Pola/cara Komunikasi Keluarga
Tn.W mengatakan komunikasi dengan keluarganya baik-baik
saja, mereka berkomunikasi saling terbuka dan tidak
pernah menutupi masalah baik masalah kesehatan.
B. Struktur Kekuatan Keluarga
Tn.W mengatakan ia dan istrinya bekerja sama dalam
memenuhi kebutuhan keluarganya.
C. Struktur Peran (peran masing/masing anggota keluarga)
Tn.W sebagai kepala keluarga berperan mencari nafkah
untuk keluarga dan dibantu oleh istrinya Ny M serta di
bantu oleh salah satu anaknya yang bekerja di swasta.
D. Nilai dan Norma Keluarga
Tn.W mengatakan aturan maupun norma dikeluarganya adalah
yang lebih muda harus menghormati yang tua.

23
V. FUNGSI KELUARGA
A. Fungsi Afektif
Tn.W mengatakan bahwa keluarga selalu mengingatkan
kepada Ny.M untuk makan tepat waktu dan menghindari
makanan yg dapat menyababkan kambuhnya penyakit nya.
B. Fungsi sosialisasi
1. Kerukunan hidup dalam keluarga : Keluarga
sangat rukun, jarang terjadi cekcok dalan rumah
tangga
2. Interaksi dan hubungan dalam keluarga :
Interaksi antar anggota keluarga baik, saling
menghargai dan menghormati.
3. Anggota keluarga yang dominan dalam
pengambilan keputusan : Tn.W selaku kepala keluarga
4. Kegiatan keluarga waktu senggang :
Istrahat, kumpul bersama keluarga dan duduk
berbincang bersama tetangga disamping rumah.
5. Partisipasi dalam kegiatan social : Tn.W
dan istrinya selalu bersosialisasi dengan masyarakat
jika ada kegiatan namun ketika penyakitnya kambuh Ny
M tidak ikut berpartisipasi.
C. Fungsi Perawatan Kesehatan
1. Pengetahuan dan persepsi keluarga tentang
penyakit/masalah kesehatan keluarganya : Tn.W dan
keluarga mengatakan tahu terhadap penyakit yang
dialami Ny.M tetapi bingung untuk mengatur pola
makannya karena aktifitas pekerjaannya di pasar .
2. Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan
kesehatan yang tepat : Karena tidak tahu penyebab
istrinya sakit, Tn.W hanya dapat memberikan minum
susu hangat dan obat bebas kepada istrinya jika
kambuh.

24
3. Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang
sakit : Keluarga Tn.W mengatakan tidak tahu cara
merawatnya, ia hanya merawat istrinya seadanya jika
kambuh.
4. Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang
sehat : Keluarga Ny.S mengatakan hanya bisa
mengingatkan untuk tetap menjaga pola makan nya agar
tidak kambuh.
5. Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di
masyarakat : Keluarga Tn.W jarang membawa angota
keluarga ke puskesmas, Tn.W hanya ke puskesmas jika
sakit nya sudah tidak bisa ditangani di rumah.
D. Fungsi Reproduksi
1. Perencanaan jumlah anak : Tn.W tidak
memiliki perencanaan jumlah anak.
2. Akseptor : Suntik KB
3. Keterangan lain :
E. Fungsi Ekonomi
1. Upaya pemenuhan sandang pangan : Tn.W
masih bias mencari nafkan untuk istri dan anaknya.
2. Pemanfaatan sumber di masyarakat: Tn.W
mengatakan pernah meminjam uang ke tetangganya karena
tidak mampu.

VI. STRES DAN KOPING KELUARGA


A. Stressor Jangka Pendek
Ketiadaan uang untuk kebutuhan sehari-hari yang harus
dipenuhi.
B. Stressor Jangka Panjang
Tn.W takut penyakit istrinya semakin parah.
C. Respon Keluarga Terhadap Stressor
Keluarga Tn.W mengaku sebisa mungkin untuk merawat
istrinya selama ia masih sanggup.
D. Strategi Koping

25
Saling berinteraksi dan komunikasi sesama anggota
keluarga adalah salah satu cara untuk mengatasi stress
yang dirasakan oleh Tn W.
E. Strategi Adaptasi Disfungsional : -

VII. KEADAAN GIZI KELUARGA


Pemenuhan Gizi :
Tn.W mengatakan selama ini istrinya memiliki pola makan yg
kurang baik seperti jarang sarapan karena harus berangkat
pagi untuk berjualan di pasar
Upaya Lain :
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kadang-kadang Tn.W
selalu mencari sayur di kebun untuk dimasak dan dikonsumsi
oleh anggota keluarganya.

VIII. HARAPAN KELUARGA


A. Terhadap Masalah Kesehatannya
Tn.W berharap istrinya tidak sering kambuh agar dapat
selalu membantununya berjualan di pasar.
B. Terhadap Petugas Kesehatan yang Ada
Semoga mampu memberikan pelayanan yang baik dan
memberikan pengobatan secara gratis untuk masyarakat
yang kurang mampu seperti yang dialami keluarganya.

26