Anda di halaman 1dari 2

1.6.

1 Tingkatan Manajemen Organisasi


Agar sebuah organisasi bekerja secara efektif, perlu dietapkan tingkatan
strukturnya dalam berbagai bentuk otoritas dan tanggung jawab. Dalam
organisasi bisnis sering disebut dengan tingkatan manajemen. Tingkatan
manajeman dibagi tiga yaitu:
1. Top Management
Biasanya ini dalam bentuk kedudukan presiden, direktur, wakil direktur,
CEO dan CFO
2. Middle Management
Posisi ini memiliki otonomi sendiri di perusahaan. Manajer pada tingkatan
ini bertanggung jawab dalam melaksanakan strategi, kebijaksanaan, dan
keputusan yang telah diambil oleh top manajer.
3. Operating Management
Biasanya disini terdiri dari supervisor yang mengawasi secra langsung para
pekerja dan bertanggung jawab terhadap kelancaran aktivitas mereka.

Selanjutnya, lingkungan bisnis juga mempunyai unsur-unsur yang


membentuknya hingga menjadi lingkungan bisnis yang relevan serta efektif
untuk berbisnis. Ada 5 macam lingkungan yang mempengaruhi aktivitas suatu
bisnis, yaitu:

1. Lingkungan fisik, meliputi tanah, iklim, topografi, udara, air, dan infrastruktur.
Setiap perusahaan akan selalu menggantungkan bisnis mereka pada sumber-
sumber tersebut.
2. Lingkungan perekonomian menjelaskan bagaimana sistem pasar dimana
sumber-sumber tersebut diolah, diproduksi, dan didistribusikan kepada
masyarakat. Lingkungan ini sangat mempengaruhi kegiatan bisnis perusahaan
untuk menghasilkan serta mendistribusikan barang atau jasa yang dijualnya.
3. Lingkungan pemerintah dikaitkan dengan bantuan pemerintah yang diberikan
di bidang bisnis untuk mengembangkan perusahaan baik itu perusahaan kecil
maupun perusahaan besar. Bantuan tersebut dapat berupa fasilitas maupun
sarana dan prasarana yang dibangun di daerah-daerah seperti jalan-jalan,
pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya.
4. Lingkungan hukum adalah latar belakang hukum dan peraturan yang dimana
perusahaan-perusahaan menjalankan operasinya, termasuk juga dalam
lingkungan ini adalah masalah etika yang tidak dapat diabaikan dalam hal
pemngembangan bisnis perusahaan.
5. Lingkungan internasional berkaitan dengan hubungan-hubungan internasional
dengan negara-negara lain dan perusahaan-perusahaan asing. Dalam
pengembangan bisnis di Indonesia, yang dapat dianggap sebgaia lingkungan
internasional contohnya adalah adanya aliran dana ke luar negeri untuk dana
impor dan pemasukan ke dalam negeri atas hasil ekspor yang berarti
menggunakan pembayaran internasional maupun multinasional.