Anda di halaman 1dari 4

Nama anggota kelompok B :

- Aulia Wulandari 200421622048


- Alfiani Fadhilatul Ilma 200421622022
- Denisyah Tria Putri Firdaus 200421622059

APLIKASI KASUS 1 – Perencanaan Krisis di Livestrong Foundation

1. Mingkinkah sebuah organisasi bahkan merencanakan jenis situasi ini? Bila ya,
bagaimana caranya? Jika tidak, mengapa tidak?
Mungkin, seperti yang dilihat di aplikasi kasus 1, Lance Amstrong, pendiri
dan ketua dari badan amal kanker ini terbukti bersalah karena doping selama
karier bersepedanya. Doping adalah penggunaan obat peningkat peforma oleh
para atlet agar dapat meningkatkan peforma atlet tersebut oleh karena itu
tindakan ini dilarang. Doug Ulman, CEO dan presiden dari Livestrong
Foundation mengingat jelas bahkan ia sudah merencanakan dan
mengantisipasi selama berbulan-bulan dan menyadari bahwa hari itu akan
datang. Ulman mengumumkan bahwa organisasi sudah tidak bisa membela
pendirinya. Dapat disimpulkan Livestrong tidak punya harapan,selama krisis
ulman tetap menyemangati para stafnya dan membuat rencana strategis dan
menjauhhkan diri dari Lance Amstrong. ulman telah mengetahui tindakan
Lance Amstrong yang tidak benar namun demi menjaga Yayasan ini tetap
layak dan berfokus pada tujuannya ulman merencanakan dan mengantisipasi
selama berbulan-bulan karena ulman tahu bahwa hari itu akan datang “krisis”.
Ulman melakukan perencanaan agar mengurangi ketidakpastian, memberikan
arah yang tepat untuk organisasi ini agar tetap berjalan.
2. Bagaimana tujuan menjadi berguna dalam jenis situasi ini? Apa jenis-jenis tujuan
yang mungkin diperlukan?
Tujuan akan menjadi berguna jika tujuan tersebut tepat sasaran dan dapat
menyelesaikan masalah yang ada di organisasi. Menurut kami jenis tujuan
yang diperlukan dalam kasus ini adalah tujuan riil karena dalam kasus ini
Doug gulman dan para staff ingin menjaga Yayasan tetap layak dan berfokus
pada tujuannya, dan menginginkan Livesrtong menjadi lebih kuat daripada
sebelumnya.
3. Apa jenis-jenis rencana yang akan berguna bagi Livestrong? Jelaskan kenapa anda
berpendapat bahwa rencana ini akan menjadi hal yang penting
Menurut kami jenis rencana yang berguna bagi Livestrong adalah rencana
strategis. Dikarenakan kasus yang menimpa Livestrong Foundation sampai
membuat organisasi mengalami krisis dan hampir tidak ada harapan untuk
organisasi ini sehingga Ulman dan para staffmya harus membenahi organisasi
yang kacau ini, sehingga recana strategis ini tepat untuk mengatasi kasus ini
karena menerapkan rencana pada seluruh organisasi dan menetapkan tujuan
keseluruhan organisasi agar semua anggota organisasi terarah dan dapat
membuat Yayasan ini mempunyai harapan dan dapat kebih maju lagi daripada
sebelumnya.
4. Apa pelajaran tentang perencanaan yang dapat manajer pelajari dari apa yang telah
dialami oleh Livestrong?
Yang dapat dipelajari dari kejadian yang dialami oleh Livestrong adalah
bahwa perencanaan itu penting. Salah satunya dalam hal mengurangi
ketidakpastian. Seperti yang sudah Ulman lakukan, dia telah mengantisipasi
hal tersebut akan terjadi dan dia melakukan rencananya untuk tetap
mempertahankan Livestrong. Walaupun sudah mengalami krisis, Ulman tetap
menyemangati staff nya dan membuat rencana-rencana agar Livestrong bisa
bangkit bahkan lebih besar lagi dengan memanfaatkan kejadian tersebut untuk
menyebarluaskan pesan yayasannya. Jika saja Ulman tidak memiliki rencana
untuk mengantisipasi hal ini, mungkin Livestrong sudah benar-benar hancur.

APLIKASI KASUS 2 – Mengubah Arah

1. Peran apa yang menurut anda dipegang oleh tujuan dalam merencanakan perubahan
arah perusahaan ini? Daftarkan beberapa tujuan yang menurut anda mungkin berperan
penting
Tujuan berperan untuk mencapai arah baru yang akan dilakukan oleh
perusahaan ini. Saat bisnis inti perusahaan menurun, para manajer perusahaan
navigasi ini membuat tujuan baru yakni bagaimana caranya untuk tetap
mendapatkan pasar bagi produk navigasi mereka. Tujuan utama tersebut
dikembangkan dan dicari cara agar bisa mencapainya. Dalam kasus garmin
tersebut, mereka melakukan tindakan agresif dengan menjalin kerjasama
bersama perusahaan-perusahaan mobil untuk menanamkan GPS di dashbor
mobil-mobilnya. Hal tersebut agar pelanggan bisa seefektif mungkin
menggunakan GPS saat berkendara. Tujuan mereka secara bertahap adalah
mendapatkan pasar baru dalam perkembangan zaman, menanamkan GPS di
dashbor mobil. Lalu tetap melakukan inovasi dengan desain lebih baik,
memberi pelanggan produk yang lebih baik sesuai uang yang dikeluarkan agar
produknya tetap digunakan oleh pelanggan dan perusahaan bisa berjalan dan
lebih sukses.

2. Jenis rencana apa yang akan diperlukan di dalam industri seperti ini? Jelaskan
mengapa menurut anda rencana-rencana ini akan menjadi penting
Rencana yang diperlukan di dalam industri ini adalah jangka panjang dan
jangka pendek. Dalam jangka panjang, perusahaan akan lebih berfokus
terhadap peningkatan kualitas produk supaya bisa mempertahankan konsumen
untuk tetap memakai produknya. Sedangkan dalam jangka pendek, perusahaan
bertujuan untuk meyakinkan konsumen bahwa produk mereka bisa
menyelesaikan masalah yang dihadapi konsumen.

3. Faktor-faktor kontinjensi apa yang mungkin memengaruhi perencanaan yang harus


dilakukan oleh para eksekutif Garmin? Bagaimana semua faktor ini memengaruhi
perencanaan tersebut?
Faktor-faktor kontinjensi yang memengaruhi perencanaan yang dilakukan oleh
para eksekutif Garmin adalah sebagai berikut:
a. Memegangi telepon sambil menyetir
b. Aplikasi GPS dapat mengalami crash (berhenti berfungsi)
c. Perangkat GPS menjadi bagian penting untuk kehidupan konsumen
Semua faktor tersebut memengaruhi perencanaan perusahaan karena semua
faktor tersebut merupakan permasalahan yang dialami oleh konsumen,
kemudian perusahaan merencanakan penyelesaian yang bisa mengatasi
masalah tersebut.
4. Tantangan-tantangan perencanaan apa yang menurut anda dihadapi oleh para
eksekutif? Garmin dalam terus menjadi pemimpin pasar global? Bagaimana
seharusnya mereka mengatasi semua tantangan ini?
Tantangan-tantangan perencanaan yang dihadapi oleh para eksekutif Garmin
dalam menjadi pemimpin pasar global adalah keberadaan ponsel pintar yang
mempunyai aplikasi GPS. Apalagi, pada era sekarang ini jumlah ponsel pintar
tersebut semakin meningkat dan semakin canggih.
Cara perusahaan mengatasi semua tantangan tersebut adalah dengan cara
bekerja sama dengan para produsen mobil untuk menanamkan sistem GPS di
dasbor mobil-mobilnya, sehingga tidak kalah dengan aplikasi GPS yang ada
dalam ponsel pintar