Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA KLINIK I

URINALISIS

(PEMERIKSAAN MAKROSKOPIS URINE DAN CARIK CELUP KIMIA URINE)

Nama Praktikan:

 Natfali Al adawiyah (19308054)


 Risa Riswandini ( 19308059)
 Suci Andini (19308038)
 Nur Salsabilla (19308069 )

Kelompok:

AKS-R31/19

PROGRAM STUDI ANALIS KESEHATAN

FAKULTAS KESEHATAN

POLITEKNIK PIKSI GANESHA

2021 – 2022
KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan Laporan Praktikum Kimia Klinik untuk Analisis
Pemeriksaan Makroskopis dan Carik Celup Urin ini tepat pada waktunya. Laporan ini
dimaksudkan untuk memenuhi tugas mahasiswa analis dalam melakukan praktikum kimia
klinik.
Kami sebagai penulis menyampaikan terima kasih kepada rekan – rekan yang telah
membimbing dan meluangkan waktunya dalam tiap kesempatan sehingga laporan praktikum
kimia klinik ini dapat kami selesaikan tepat pada waktunya.
Penulis menyadari laporan praktikum kimia klinik ini jauh dari sempurna, sehingga kritik
dan saran membangun sangat penulis harapkan dari berbagai pihak untuk kesempurnaan laporan
praktikum kimia klinik ini. Semoga laporan praktikum kimia klinik ini dapat diterima dan
bermanfaat.

Bandung, 15 Maret 2021

Penulis
BAB I
KAJIAN PUSTAKA

1. Urine

Urine merupakan cairan sisa dari hasil metabolisme dalam tubuh yang dibentuk
dalam ginjal melalui 3 (tiga) proses yaitu filtrasi oleh glomerulus, reabsorbsi dan sekresi
oleh tubulus. Urine merupakan hasil dari filtrasi glomerulus dan disertai sejumlah air
yang dikeluarkan oleh tubuh (Hardjono dan Mangarengi, 2011). Urine dapat digunakan
untuk menganalisis sejumlah penyakit yang ada di dalam tubuh. Analisis urine sering
disebut dengan istilah urinalisis (Mengko, 2013).

2. Pemeriksaan Makroskopis

Pemeriksaan fisik/ maksroskopik Pemeriksaan fisik urine meliputi penentuan


warna, kejernihan, bau dan berat jenis. Pemeriksaan ini memberikan informasi awal
mengenai gangguan seperti perdarahan gromerulus, penyakit hati, gangguan metabolisme
bawan dan infeksi saluran kemih (ISK) (Strasinger dan Lorenzo, 2008).

3. Pemeriksaan Carik Celup

Pemeriksaan carik celup merupakan alat diagnostik dasar yang digunakan untuk
menentukan perubahan patologis dalam urin. Pemeriksaan carik celup ini ditandai dengan
melihat perubahan warna yang terjadi sesuai dengan keadaan urin yang sebenarnya.
Pemeriksaan kimia urine menggunakan dipstick urine prinsipnya adalah dengan
mencelupkan strip kedalam spesimen urine. Dipstick akan menyerap urine tersebut dan
terjadi reaksi kimia yang kemudian akan mengubah warnanya dalam hitungan detik atau
menit. Warna yang terbentuk dibandingkan dengan bagan warna masing-masing strip
untuk menentukan hasil tes. Jenis dan tingkat perubahan warna memberikan jenis dan
kadar zat-zat kimia tertentu yang ada dalam urine (Gandasoebrata, 2013).
BAB II
ALAT, BAHAN DAN CARA KERJA

1. Alat:

 Pipet tetes 4 buah


 Tabung reaksi dan rak tabung
 Jas lab
 Masker
 Sarung tangan latex
 ATK
 Tissue
 Kertas pH universal
 Refraktometer
 Kertas Strip Reagen/Dipstik

2. Bahan
 Urin

3. Cara Kerja :

a. Pemeriksaan berat jenis urin


1. Refraktometer dibersihkan dengan tisu menggarah kebawah.
2. Bagian prisma refraktometer ditetesi sampel urine gunakan pipet untuk mengambil
cairan yang akan diukur.
3. Tutup secara hati-hati dengan mengembalikan pelat ke posisi awal.
4. Lihat ke dalam ujung bulat refraktometer,ukuran salinitas terlihat pada garis
pertemuan bagian putih dan biru. Catat hasil tersebut.
5. Setelah dipakai bersihkan kembali dengan tisu.

b. Pemeriksaan Makroskopis

 pH
1. celupkan kertas pH kedalam urin yang akan diperiksa.
2. Angkat dan cocokkan warna yang terjadi dengan warna yang standar yang terdapat
pada kertas pH
3. Batas normal 4,6-8,0

 Warna
1. Warna urin diuji pada tebal lapisan tabung 7-10 cm dengan cahaya tembus
2. Tabung reaksi diisi dengan urin sampai ¾ penuh dan miringkan, diamati warna yang
terbentuk.
3. Nyatakan warna urin dengan hasil : tidak berwarna, kuning muda, kuning, kuning tua,
kuning bercampur merah, dsb.
4. Urin normal antara kuning muda-kuning tua

 Bau
1. Siapkan sampel yang akan diidentifikasi
2. Buka tutup dari wadah specimen
3. Cium bau pada specimen

c. Pemeriksaan Carik celup kimia urine


1. Basahi seluruh permukaan reagen carik celup dengan sampel urin dan tarik carik
dengan segera. Kelebihan urin ditentukan pada bagian bibir wadah urin.
2. Kelebihan urin pada bagian belakang carik dihilangkan dengan cara menyimpan carik
tersebut pada kertas agar menyerap urin dibagian tersebut.
3. Peganglah carik secara horizontal dan bandingkan dengan standar warna yang
terdapat pada label wadah carik dan catat hasilnya dengan waktu seperti yang tertera
pada standar carik atau dibaca dengan alat Clinitex Status.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. HASIL
 Hasil pemeriksaan Berat jenis urin dan Makroskopis Urin

No Nama Berat jenis pH Warna Bau

1. Risa 1,011 5 Kuning Normal


muda

2. Suci 1,038 5 Kuning Normal


tua

3. Natfali 1,014 5 Kuning Normal


muda

4. Salsabilla 1,018 5 Kuning Normal


muda

 Hasil pemeriksaan carik celup kimia urin

Keterangan Salsabilla Natfali Risa Suci

Leukosit - 15 ± 15 ± 15 ±

Nitrit - - - -

Urobilin - - - -

Protein 0,15 - 0,15 0,15

pH 6,5 6,0 6,0 6,0

Blood - - - -

SG 1,015 1,010 1,010 1,025

Keton - - - -

Bilirubin - 1(17) ± - -

Glukosa - - - -

2. PEMBAHASAN
Berat jenis urin adalah ukuran konsentrasi solut dalam urin. Berat jenis urin memberi
informasi tentang kemampuan ginjal dalam mengonsentrasikan urin. Nilai normal berat jenis
urin adalah 1.005 – 1.030. Komponen yang dapat mempengaruhi berat jenis urin antara lain
molekul berukuran besar seperti protein dan glukosa. Berat jenis pada hasil praktikum sampel
urin atas nama Risa adalah 1.011, Suci 1.038, Natfali 1.014, dan Nur Salsabila 1.018, dari hasil
tersebut menunjukan bahwa Risa, Natfali dan Nur Salsabila berat jenis urine termasuk kedalam
normal, sedangkan Suci berat jenisnya sediki tinggi.

Pemeriksaan pada Makroskpis urin, Nilai pH urine normal berkisar antara 4,6- 8,0.
Namun, nilai rata-ratanya adalah 6,0 dan nilai pH urine yang netral adalah 7,0. Urine yang
memiliki pH di bawah 5,0 adalah asam, sedangkan pH di atas 8,0 adalah basa. Dan dari hasil
yang didapat pada praktikum dari semua sampel pH urine adalah 5,0.

Pemeriksaan warna urin, warna normal urin adalah kuning muda sampai dengan warna
kunung tua, pada praktikum didapat warna kuning muda pada nama Risa, Natfali dan Nur
Salsabila, sedangkan atas nama Suci didapat adalah warna kuning tua. Menunjukan semua
sampel dalam keadaan normal. Pemeriksaan Bau urin pada praktikum didapat bau urin normal
pada semua sampel

Carik celup umumnya meliputi tes leukosit,nitrit, urobilin, protein, pH, blood, berat jenis,
keton, glukosa

Dari hasil yang didapat, hasil leukosit sampel urine Salsabila negatif. Sedangkan sampel
urine naftali,Risa dan suci hasil yang didapat adalah 15±. Hasil nitrit Pada sampel urine Salsabila
,natfali, Risa dan suci hasil yang didapat adalah negatif. Hasil urobilin yang didapat pada semua
sampel adalah negatif. Hasil protein pada sampel urin Salsabila,Risa,suci adalah 0,15, sampel
natfali hasilnya adalah negatif. Hasil pH pada sampel natfali,Risa dan suci adalah 6,0 sedangkan
pada sampel urin Salsabila negatif. Hasil blood pada semua sampel adalah negatif. Hasil SG
sampel urin natfali dan Risa adalah 1,010, pada sampel urin Salsabila 1,015, sedangkan pada
sampel urin suci adalah 1,025. Hasil keton dan glukosa pada semua sampel adalah negatif. Hasil
bilirubin pada sampel urin natfali adalah 1(17)± sedangkan pada Salsabila,Risa dan suci adalah
negatif.
DAFTAR PUSTAKA

Frances K. Widmann, alih bahasa : S. Boedina Kresno dkk., Tinjauan Klinis Atas Hasil
Pemeriksaan Laboratorium, edisi 9, cetakan ke-1, EGC, Jakarta, 1992.

b. Ronald A. Sacher & Richard A. McPherson, alih bahasa : Brahm U. Pendit dan Dewi
Wulandari, editor : Huriawati Hartanto, Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan
Laboratorium, Edisi 11, EGC, Jakarta, 2004

https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/063210596568b957e068644c46
324bae.pdf (Diakses pada tanggal 15 Maret 2021)

Anda mungkin juga menyukai