Anda di halaman 1dari 8

3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.

com

JEO - Insight

Naskah Lengkap
Dua Perpres
Vaksinasi Covid-19

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 1/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 09:33 WIB


JEO - Insight

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan
Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Peraturan ini ditandatangani
Presiden Joko Widodo pada 5 Oktober 2020 dan diundangkan pada 6 Oktober 2020.
Perpres Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020. Aturan ini
ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 9 Februari 2021 dan diundangkan pada 10 Februari
2021.

Hal-hal krusial 

Pengadaan vaksin Covid-19, termasuk penentuan jenis dan jumlah vaksin Covid-19, harga, serta
siapa yang melakukan pengadaan.
https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 2/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19, mulai dari pendataan dan penetapan penerima vaksin Covid-19,
JEO - Insight
hingga prioritas, prosedur, dan jadwal vaksinasi Covid-19
Pendanaan pengadaan vaksin Covid-19 dan vaksinasi Covid-19
Dukungan dan fasilitas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah

Pasal 4 ayat (2) yang mengatur tentang kerja sama internasional terkait pengadaan vaksin Covid-
19.
Pasal 11 ayat (1) dan (2) yang membahas situasi force majeure pengadaan vaksin Covid-19.
Pasal 19 tentang pembayaran uang muka pengadaan vaksin Covid-19.

Pasal 6 ayat (4), (5), dan (6), terkait syarat badan usaha yang dapat melakukan pengadaan
vaksin.

Pasal 11A dan Pasal 11B, tentang pengambilalihan tanggung jawab hukum oleh pemerintah
dalam hal pengadaan vaksin Covid-19, termasuk soal mutu dan khasiat vaksin.

Pengambilalihan tanggung jawab hukum dari penyedia vaksin ini berlaku hanya selama masa
kedaruratan Covid-19. Namun, kejadian ikutan dari vaksinasi Covid-19 tetap jadi tanggung jawab
hukum pemerintah, selama pemberian vaksin dilakukan pada masa kedaruratan Covid-19.

Pasal 13A dan Pasal 13B, yang mengatur tentang pendataan dan penetapan sasaran penerima
vaksin Covid-19.

Tercakup dalam penambahan klausul ini adalah sanksi bagi setiap orang yang telah ditetapkan
sebagai penerima vaksin Covid-19 tetapi kemudian tidak mengikuti vaksinasi. 

Sanksi bisa berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial;
penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintah; dan atau denda.

Merujuk Pepres Nomor 14 Tahun 2021, sanksi bagi setiap orang yang tidak menjalani vaksinasi
Covid-19 setelah ditetapkan sebagai penerima vaksin juga dapat merujuk pada UU Nomor 4
Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.
Menular.

Dalam UU tersebut, sanksi dibagi menjadi dua, yaitu bagi siapa saja yang dianggap menghalangi
penanggulangan wabah serta bagi siapa saja yang dianggap menyebabkan wabah. Keduanya
https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 3/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

dapat dikenakan sanksi berupa hukuman penjara dan denda, seperti diatur pada Pasal 14 dan
JEO - Insight
Pasal 15 UU Nomor 4 Tahun 1984.

Bagi siapa saja yang dianggap menghalangi, besaran dendanya maksimal Rp 500.000 dan Rp 1
juta, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam bulan hingga satu tahun. 

Adapun bagi siapa saja yang dianggap menyebabkan wabah, diancam pidana oleh UU ini dengan
maksimal hukuman penjara maksimal satu tahun dan sepuluh tahun serta denda maksimal Rp 1
juta dan Rp 10 juta. Bila pelaku adalah badan usaha, ditambahkan ancaman berupa sanksi
administratif pencabutan izin. 

Beda maksimal hukuman ini tergantung kesengajaan atau tidak.

Pasal 15A dan Pasal 15B, tentang penanganan kejadian ikutan setelah vaksinasi Covid-19,
termasuk pemberian kompensasi apabila kejadian ikutan ini menimbulkan kecatatan atau
meninggalnya seseorang akibat produk vaksin yang diterima.

Perpres Nomor 14 Tahun 2021 mencantumkan pula ketentuan yang menegasikan satu klausul
pengecualian dalam Pasal 52 Ayat (1) huruf o Perpres 82 Tahun 2018,
2018, sepanjang terkait
vaksinasi Covid-19. 

Pasal 52 Perpres 82 Tahun 2018 mengatur tentang pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh
layanan jaminan kesehatan menurut peraturan tersebut. 

Ayat 1 huruf o pasal ini menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa
tanggap darurat dan kejadian luar biasa atau wabah merupakan salah satu yang dikecualikan
oleh layanan jaminan kesehatan.

Sebelumnya, Perpres Nomor 82 Tahun 2018 juga telah dua kali diubah, yaitu dengan Perpres
Nomor 75 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 64 Tahun 2020.
2020. Namun, kedua perubahan itu tidak
mengubah klausul pengecualian pada Pasal 52 Perpres Nomor 82 Tahun 2018.
2018.

Dengan klausul Pasal II Perpres Nomor 14 Tahun 2021, pengecualian cakupan jaminan
kesehatan dalam masa tanggap darurat dan atau wabah dinyatakan tidak berlaku sepanjang
berkaitan dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Naskah lengkap

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 4/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

JEO - Insight
Halaman 1 dari 13

SALINAN

PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 99 TAHUN 2O2O

TENTANG

PENGADAAN VAKSTN DAN PELAKSANAAN VAKSINASI DALAM RANGKA


PENANGGULANGAN PANDEMT COROIVA vrRUS DTSEASE 20 1 9 (COVID- 19)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 5/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

JEO - Insight
Halaman 1 dari 10

SALINAN

PRESIOEN
REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 14 TAHUN 2O2I

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 99 TAHUN 2O2O

TENTANG PENGADAAN VAKSIN DAN PELAKSANAAN VAKSINASI DALAM

RANGIG PENANGGULANGAN PANDEMI CORONA Y/RUS D/SEASE 2O1g

(covrD_ 19)

TAG: Perpres pengadaan vaksin Covid-19 Perpres vaksinasi Covid-19

Payung hukum vaksinasi Covid-19 Perpres 99 Tahun 2020 Perpres 14 Tahun 2021

Sanksi penolak vaksin pengadaan mandiri vaksin vaksin mandiri

KOMENTAR

Syarat & Ketentuan

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 6/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

Tulis komentar anda... JEO - Insight

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Kirim

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Artikel JEO Lainnya Indeks

Peristiwa / 20 Maret 2021

Kode Keras dari Pemunduran Paksa Indonesia di All England 2021

Cerita data / 18 Maret 2021

Cerita Data — Para Pembuat Sejarah Grammy Awards 1959-2021

Insight / 16 Maret 2021

Serba-serbi Grammy Awards 1959-2021

Tokoh / 14 Maret 2021

Pro l Moeldoko: Dari Anak Miskin, Reformasi TNI, Kepala Staf Presiden, sampai
Arah 2024

Insight / 10 Maret 2021

Industri Musik Mengulik Titik Balik

Insight / 10 Maret 2021

Efek Domino Pandemi Covid-19 Menerjang Industri Musik Indonesia

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 7/8
3/23/2021 Naskah Lengkap Dua Perpres Vaksinasi Covid-19 - JEO Kompas.com

JEO - Insight
Naskah PALUPI ANNISA AULIANI

Cover KOMPAS.com/AGIE PERMADI

Copyright 2008 - 2021 PT. Kompas Cyber Media


(Kompas Gramedia Digital Group).
Group).
All rights reserved.

https://jeo.kompas.com/naskah-lengkap-dua-perpres-vaksinasi-covid-19 8/8