Anda di halaman 1dari 73

PATOFISIOLOGI / MEKANISME

KERJA BEKAM

Sin She dr Achmad Ali Ridho


Definisi Bekam Sinergi
• Sebuah metode penanganan penyakit
• yang melibatkan penarikan Qi ( Energi ) dan
Xue ( darah )
• ke permukaan kulit
• menggunakan ruang hampa udara
( vakum ) yang tercipta di dalam gelas atau kop
• dengan mempertimbangkan kekuatan 7
materi dasar
• dan 6 patogen ekternal yang harus
dikeluarkan dari dalam tubuh.
ENERGI DAN DARAH TERTARIK KE PERMUKAAN
PATOFISIOLOGY
MENURUT PARA ULAMA
THIBBUN NABAWI
Prinsip Kerja Bekam
(Menurut Thibbun Nabawi)
Dari Ibnu Abbas dari Nabi SAW :
Kesembuhan itu ada dalam tiga hal:
dalam Syurthah Mihjam (Sayatan pisau bekam),
Minum madu atau Sundutan api.
Namun aku melarang umatku melakukan
sundutan
(Shahih Al Bukhori, 5681)

Analisa Hadits
Sayatan Pisau bekam  SINDROM PANAS
Minum Madu  SINDROM DINGIN
Al Kayy  SINDROM SANGAT DINGIN
APA ITU

SINDROM?
Kumpulan
gejala dan tanda
Fenomena Sindrom Panas
• Muka memerah
• Mudah marah
• Sering berkeringat
• Mudah haus
• Mudah lapar
• Insomnia HIPERAKTIVITAS
• BAB susah ORGAN /
• BAK kuning keruh HIPERMETABOLISME /
• Hipertensi PERADANGAN
• Nadi CEPAT, PENUH, KUAT
• Hipermetabolisme
• Lidah MERAH, SELAPUT PUTIH
KUNING.
Aplikasi Klinis
• Semua peradangan : tonsilitis, bronkitis,
osteoartrtritis, gastritis, cystitis dan lain lain
• Hipermetabolisme : hipertiroid
• Gangguan hormonal yang memunculkan
gejala sindrom panas
• Hipetraktifitas organ : stress, cemas dan
kondisi yang lain yang membuat organ
hiperaktif
DR Muhammad Musa Alu Nashr
“ Jika penyakitnya itu bersifat panas, maka kita
bisa menyembuhkannya dengan
mengeluarkan darah, baik dengan cara al
fashdu maupun dengan bekam.
Sebab pada yang demikian itu terdapat proses
pengeluaran zat yang tidak berguna sekaligus
mendinginkan keadaan badan.
Jika penyakitnya itu bersifat dingin maka kita
bisa mengobatinya dengan penghangatan dan
penghangatan itu terkadung dalam madu.”
Sindrom Dingin

• Lemah, letih, lesu, loyo


• Tangan dan kaki sejuk / dingin
• BAB lembek, encer dan diare
• Sering BAK jernih
• Wajah pucat HIPOAKTIF
• Nadi lemah, tenggelam
• Lidah pucat, gemuk dan basah
Pembagian Pengobatan
Thibbun Nabawi

Menambah UNSUR
Membuang EXCESS BLOOD Yang Kurang
MEMBUANG MENAMBAH
EXCESS UNSUR
• BEKAM BASAH / • MADU
HIJAMAH • HABBATUSSAUDA
• AL FASDHU • MINYAK ZAITUN
• DIKERINGATKAN • BUAH TIIN
• DIMUNTAHKAN • AL KAYY
• PENCAHAR • MOKSIBUSI
• DIURETIK
Ibnu Qoyyim Rohimahulloh

” adapun manfaat bekam lebih dapat


membersihkan pemukaan badan dari pada al
fashdu,
Tetapi bagian terdalam tubuh al fashdu
( Pengeluaran darah lewat pembuluh darah vena
) lebih baik.”
AL FASDHU
AL FASDHU / TOTOK DARAH
Pendapat Ulama di
Kitab Thibbun Nabawi
• Darah Bergejolak
• Darah yang meluap BEKAM BASAH

• Darah panas

Mendinginkan Sistem

SEIMBANG
PATOFISIOLOGY
MENURUT
TRADISIONAL CHINESE MED ( TCM )
TCM THEORY
• MENGELUARKAN
PERAN
UNSUR PANAS BEKAM BASAH
• MENGELUARKAN VERSI TCM
ANGIN
• MENGELUARKAN MEREDIAN
QI/ENERGI
• MENGELUARKAN STASIS
DARAH
MENINGKAT SIRKULASI
QI XUE
• MENGELUARKAN UNSUR
API SEIMBANGKAN YIN YANG
• ELIMINASI LEMBAB PANAS
• Cuaca atau Musim Panas
• Daerah panas
• Makanan yang bersifat panas
• Emosi yang abnormal
• Sumbatan

DARAH BERGEJOLAK ( TCM )


Eastern Medicine
:TEKNIK BLEEDING  bekam,
al fashdu, lintah dll

• Adalah teknik kuno yang selalu digunakan dalam


pengobatan tradisional China, india, mesir dan
persia
• Bleeding  pengeluaran darah
Manfaat:
• Melancarkan stagnasi darah dan Stasis Darah
• Menghilangkan nyeri / Pain Killer
• Menurunkan panas tubuh karena racun yang ada di
darah
• Menstimulasi tubuh untuk memproduksi darah baru
PATOFISIOLOGY
MENURUT
MODERN MEDICINE
TEORI 1 : TAIBAH
CLEARING CPS
Causative Pathological Substance

PROSES HIJAMAH  CPC


• CUPPING
• PUNCTURING
• CUPPING
MEKANISME KERJA BEKAM
CPC : Cupping Puncturing Cupping
PC : Puncturing Cupping
Figure 2. Disease conditions are mostly characterized by abnormal blood chemistry. Different causative pathological
substances (disease-causing substances and disease-related substances) are present in the blood and interstitial fluids
and cannot be excreted by physiological mechanisms e.g. excess serum iron and ferritin in thalassemia. Excretory
modalities of treatment e.g. Al-hijamah help pharmacotherapy through excreting those pathological substances

Salah Mohamed El Sayed et al. Therapeutic Benefits of Al-hijamah: in Light of Modern Medicine and Prophetic Medicine.
American Journal of Medical and Biological Research, 2014, Vol. 2, No. 2, 46-71. doi:10.12691/ajmbr-2-2-3
CUPPING 1 : Mengumpulkan CPS / Causative Pathological
Substance dengan cara menarik ke permukaan kulit
CPS ( Causative Pathological
Substance )
• Serum Iron
• Ferritin
• Cell darah yang hemolisis
• Kolesterol / Cholesterol
• Asam urat / Uric Acid
• Trigliserida
• LDL / Low Density Lipoprotein
• Glucosa
CPS ( Causative Pathological
Substance )
• Excess autoantibodies
• Intravascular fluid
• Inflamatory mediator
• Metabolik waste products
• Noxious substance
Kondisi selepas bekam 
CPS ( Causative Pathological Subtance ) Bersih
• Musculoskeletal Pain :
 Fibromyalgia dan fibrositis
 knee osteoartritis
 back pain dan lumbar pain
 atralgia, artritis, dan musculoskleletal pain
 lumbar disc prolapse


skleletal pain in general
neck and shoulder pain
INDIKASI


plantar fascitis
traumatic strain, sprain, and post fracture condition
HIJAMAH
• Gastrointestinal Diseases :
 gastritis
 irritable bowel syndrome
 intoxication
• Infection :
 cellulitis
 herpes zooster
 viral hepatitis B and C
 Diabetic Foot
• Cardiovascular Diseases :
 hypertension
 myocardial ischemia
 Arrhytmia INDIKASI
 atherosclerosis HIJAMAH
 vascular thrombosis
Metabolic Condition :
 Gout
 Thyroid Dysfunction
 condition of hormonal imbalance
 hyperlipidemia and hypercholestrolemia
• Neuropsychiatric Diseases
 headeache and migraine
 carpal tunnel syndrome
 epilepsi
 early cerebral infarction
 trigeminal neuralgia
 impaired memory or concentration INDIKASI
Autoimmune Diseases
 Rheumatoid artritis
HIJAMAH
 vitiligo
 thyroid autoimmunity
 systemic lupus erythematosus
 insulin dependent DM
 Multiple sclerosis
 Myasthenia gravis
 Autoimmune anemia and pernicious anemia
TEORI 2 : PROSES INFLAMASI

Didalam tubuh manusia terdapat ratusan


titik yang merupakan “ motor point”
pada perlekatan neuromuscular
( neuromuscular attachment )

Motor point : kaya mitokondria,


pembuluh darah, mioglobin sebagian
besar selnya menggunakan metabolisme
oxidatif
Banyak mengandung cell mast,
kelenjar minyak, kapiler, venule,
bundle dan plexus saraf
• Cutis,
BEKAM PADA • Sub Cutis
MOTOR POINT • Fascia
• Otot

Kerusakan Cell Mast dll

Release Serotonin, Histamin, Bradikinin,


Slow Reacting Subtance (SRS)
serta zat lain yang belum diketahui
Release Serotonin, Histamin, Bradikinin,
Slow Reacting Subtance (SRS) serta zat lain yg blm diketahui

Dilatasi kapiler dan arteriol serta


flare reaction pada daerah yang di bekam

Di ikuti dilatasi pada tempat yang jauh


Dari tempat pembekaman

Perbaikan mikrosirkulasi
pembuluh darah

Efek relaksasi otot yang kaku


Efek menurunkan tekanan darah secara stabil
Release CRF
oleh Adenohipofisis

RELEASE HITAMIN • ACTH


• CORTICOTROPIN
• CORTICOSTEROID

• Proses reparasi sel


dan jaringan Yang rusak • ANTI INFLAMASI
• Memacu Reticulo Endotelial Cell • MENSTABILKAN
 Meningkatkan imunitas PERMEABILITAS SEL
Menstimulasi kuat Cornu posterior medulla spinalis
syaraf kulit

Syaraf A Delta
Aferen Simpatik Dan C

Motor Neuron Tractus Spinotalamicus

Intubasi Nyeri Thalamus Endorphin


Bekam menurunkan Hipertensi
Bekam berperan menenangkan sistem
saraf simpatik (simpatic nerveous
system). Saraf simpatik ini menstimulasi
sekresi enzim yang berperan sebagai
sistem angiotensin renin.
Setelah sistem ini tenang dan
aktivitasnya berkurang tekanan darah
akan turun.
Bekam berperan menurunkan volume
darah yang mengalirkan darah di
pembuluh darah sehingga mengurangi
tekanan darah
Drs Busyroni Majid Msi
• Sel darah merah  jml miliaran
• Setiap sel berinteraksi dengan sel lain karena adanya
daya adhesi
• Sel darah yang sehat blm tercemari toksik / pathogen 
membran selnya masih kuat u.terima sinyal dari sel lain.
• Toksik  penurunan daya adhesi sel sehingga ia lebih
mudah di tarik oleh kekuatan lain dari sel darah merah.
• Sel darah merah yang terkena toksik akan tersedot oleh
KOP bekam
• Sel darah yang normal ia daya adhesinya dengan sel lain
lebih kuat dibandingkan tarikan Kop
Drs Busyroni Majid Msi
Morfologi darah bekam

Darah bekam tampak kerusakan parah pada tiap sel


Dengan bentuk yang tidak normal lagi
Membran mengalami pengkerutan bukan karena larutan hipertonis
diluar sel  zat toksik yang terakumulasi didalam sel
Rusaknya membran mempengaruhi daya adhesi sel  sel darah
rusak mudah keluar karena tertarik oleh vacum Kop bekam
Pengaruh bekam  mengeluarkan sel darah yang rusak
Syaikhu  Naufal 2008
• Seluruh sel darah merah dalam bekam berbentuk
abnormal
• Hypochromasi, burr, target, crenated,
spherocytes, poicilocytes, terdropcelles dan
acanthocytes
• Sel sel tersebut tidak mampu melakukan aktivitas
mengikat oksigen bahkan juga menghambat sel
sel yang masih muda dan aktif
Efek Bekam terhadap Kulit
• Menstimulasi folikel rambut dengan
meningkatkan sirkulasi darah ke kulit suplai
nutrisi semakin baik.
• Suhu kulit meningkat  menunjukkan
peningkatan metabolisme di kulit.
• Aktivasi kelenjar keringat dan minyak
meningkat  pori pori kulit membuka
• Membersihkan darah yang mengendap
dibawah kulit, menghilangkan zat zat
berbahaya.
Efek Bekam Terhadap Otot
• Menstimulasi sirkulasi darah di otot
• Megeluarkan gumpalan darah di otot 
pada memar
• Mengantarkan oksigenyg dibutuhkan di
otot meningkatkan penyerapan oksigen
setelah pembekaman menguatkan dan
memperbaiki fungsi otot
• Mengeluarkan zat asam laktat 
menghilangkan kelelahan dan sumbatan
otot.
Efek bekam terhadap tulang
• Menstimulasi sirkulasi darah didalam
persendian  kurangi sakit karena
rematik
• Zat NO / Nitrid Oksida  kurangi
bengkak dan tertahannya cairan
didalam persendian
• Mengeluarkan zat berbahaya yang
mengendap dipersendian seperti
kristal asam urat pada Gout
Efek Bekam Terhadap Sistem
Pencernaan

• Mengatur sekresi asam lambung dan enzim


pencernaan
• Mengatur gerakan usus
• Menstimulasi sel hati dan pankreas
Efek bekam terhadap Darah
• Bekam  NitRid Oksida  pelebaran
pembuluh darah  lancar sirkulasi darah
• Mengurangi darah dan cairan yang
menyertai proses peradangan 
mengeluarkan cairan ini dari celah sel. Zat
zat pemicu perdangan ikut dikeluarkan 
histamin
• Mengubah darah yang terlalu asam 
menjadi proporsional
• Meningkatkan jumlah sel darah merah dan
putih
Muhammad Amin Syaikhu
• Darah bekam berisi seper sepuluh kadar sel
darah putih
• Semua sel darah memiliki bentuk yang
aneheritrosit rusak
• Zat besi tidak keluar saat dilakukan
pembekaman
• Sel sel pada darah bekam cukup tinggi
bekam membuang segala kotoran, sisa dan
darah yang rusak .
• Clark et al, 2000, menyatakan bahwa :
”terdapat perbedaan statistic secara signifikan antara tingkat nyeri,
perasaan sehat dan Range of Motions (ROM) Pasien yang mengalami
nyeri lutut depan pada arthritis sebelum dan setelah dilakukan
bekam.

• Jiu, 2007, menyatakan bahwa :


”bekam dapat membantu memulihkan peningkatan kadar keratin
kinase serum pada atlit senam yang melakukan latihan berat
sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pada pencegahan fatique
pada atlet senam, pengaruh pada asma bronchitis kronis.”

• Zhang et al, 2006 menyatakan dalam hasil penelitiannya bahwa:


” pelaksanaan bekam yang digabungkan dengan salep khusus dibuat
oleh peneliti, pada pasien asma bronchitis kronis fase tidak kambuh
akan meningkatkan respon imun seluler dan humoral pasien.
• Widada, 2010 :
”bekam merangsang regenerasi sel darah merah
sehingga memperbaiki oksigenasi jaringan dan
meningkatkan jumlah antioksidan alami.”
Widada, 2010 :
”bekam meningkatkan imunitas sel makrofag
dan sel T CD8+”
• Widada, 2010 :
”pengaruh bekam terhadap peningkatan jumlah
sel pembunuh alami (Natural Killer Cell) “
Wahyudi Widada
Bekam meliputi 3 perlakuan : pengekopan, perlukaan dan sedotan (cupping,
puncturing, cupping/CPC)

1. Pengekopan (disebut juga sbg Bekam Kering)


menimbulkan sekresi Betha Endorfin (Faragasan 1989, Rouseau, 2007),
meningkatkan regenerasi sel darah merah (Widada, 2010)

2. Perlukaan (sayatan atau tusukan jarum)


Merangsang sistem imun baik alami maupun didapat.
memodulasi sel imun makrofag, dan sitokin proinflamasi TNF alfa, interleukin
(Lawrence, 2009)

3. Sedotan
(Diduga secara mekanis mengeluarkan sel2 yg "sakit" oleh radikal bebas/oksidan
sehingga memperbaiki sirkulasi darah kapiler kualitas pembuluh darah)
BEKAM, selain meredakan ketegangan pembuluh darah, juga dapat
mencegah peningkatan stress oksidatif pada sel darah merah.

Bekam pada titik meridian (potent point) memicu terjadinya


hipoksia dan pengeluaran darah rusak dari tubuh.

Reaksi ini berfungsi untuk merangsang sumsum tulang segera


menghasilkan sel darah merah yang baru (regenerasi erythrocit)
melalui perangsangan hormon Eritropoietin.

Sel darah merah generasi baru pada sirkulasi darah mengandung


catalase dan Gpx yang normal. Selain itu sel darah merah memiliki
spectrin (dinding sel darah merah) yang masih utuh serta memiliki
anti-oksidan yang masih dalam kondisi baik sehingga dapat
menjalankan fungsinya menetralisir radikal bebas secara optimal.
Cupping
Respon Hipoksia Jaringan karena KOP
• Terbukti sudah secara ilmiah bahwa bekam  efek
mempertahankan homeostasis sel darah merah
sehingga dapat mencegah terjadinya stress oksidatif
pada sel darah merah.

• Hal ini mengakibatkan peningkatan jumlah sel darah


merah yang lolos saring oleh karena tidak terjadi
gangguan elastisitas sel darah merah.

• Dengan kata lain, bekam adalah solusi jitu untuk


mengatasi stress, terutama stress pada darah merah.
SEKIAN
• Masih banyak patofisiologi hijamah yang
belum ditemukan dan dilakukan kajian secara
keilmuan
• Yang penting dari petunjuk yang sudah ada
bisa dimaksimalkan dulu.