Anda di halaman 1dari 5

Modul Akuntansi Biaya

PERTEMUAN KE-4
SISTEM BIAYA DAN AKUMULASI BIAYA

A. TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Memahami tentang perhitungan harga pokok produksi.
2. Memahami tentang perhitungan harga pokok penjualan.
3. Memahami penyajian laporan laba-rugi.

B. URAIAN MATERI:
Sistem biaya merupakan sistematika dalam menyajikan informasi biaya kepada
manajemen.
Akumulasi biaya merupakan cara untuk mengetahui jumlah biaya yang
dikeluarkan dalam suatu proses produksi.
Biaya produksi terdiri dari biaya bahan baku langsung ditambah biaya tenaga
kerja langsung ditambah biaya overhead pabrik.
Harga pokok produksi terdiri dari biaya produksi ditambah persediaan produk
dalam proses awal dikurangi persediaan produk dalam proses akhir.
Harga pokok penjualan terdiri dari harga pokok produksi ditambah persediaan
produk selesai awal dikurangi persediaan produk selesai akhir.

C. LATIHAN SOAL:
PT. Subur adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam industry mainan anal-
anak. Pada tahun 2016 memiliki data-data sebagai berikut:
Penjualan Rp. 80.000.000,-
Pembelian bahan Rp. 14.000.000,-
Ongkos angkut pembelian Rp. 240.000,-
Return dan potongan pembelian Rp. 720.000,-
Bahan penolong Rp. 2.000.000,-
Tenaga kerja langsung Rp. 18.000.000,-
Tenaga kerja tidak langsung Rp. 3/000/000,-
Listrik pabrik Rp. 500.000,-
Penyusutan mesin dan peralatan pabrik Rp. 640.000,-
Pajak bumi dan bangunan pabrik Rp. 400.000,-
Program Studi Manajemen Page 17
Modul Akuntansi Biaya

Asuransi pabrik Rp. 480.000,-


Biaya overhead pabrik lainnya Rp. 1.640.000,-
Pendapatan piutang Rp. 1.000.000,-
Beban bunga Rp. 1.200.000,-
Biaya pemasaran Rp. 10.000.000,-
Biaya administrasi dan umum Rp. 6.000.000,-
Pajak keuntungan 30%

Data persediaan:
Keterangan Persediaan awal Persediaan akhir
Bahan Rp. 800.000,- Rp. 600.000,-
Produk dalam proses Rp. 580.000,- Rp. 700.000,-
Produk selesai Rp. 840.000,- Rp. 500.000,-

Pertanyaan:
1. Hitunglah biaya pemakaian bahan?
2. Hitunglah biaya pemakaian bahan baku ?
3. Hitunglah biaya overhead pabrik?
4. Hitunglah biaya produksi?
5. Hitunglah biaya harga pokok produksi?
6. Hitunglah biaya harga pokok penjualan?
7. Buatlah laporan laba rugi perusahaan?

Penyelesaian:

1. Perhitungan pemakaian bahan:


Persediaan bahan awal Rp. 800.000,-
Pembelian bahan Rp. 14.000.000,-
Ongkos angkut pembelian Rp. 240.000,-
Harga perolehan bahan Rp. 14.240.000,-
Return dan potongan pembelian Rp. 720.000,-(+)
Pembelian bersih Rp. 13.520.000,-
Total bahan tersedia Rp. 14.320.000,-
Persediaan bahan akhir Rp. 600.000,-
Biaya pemakaian bahan Rp. 13.720.000,-

Program Studi Manajemen Page 18


Modul Akuntansi Biaya

2. Perhitungan pemakaian bahan baku:


Biaya pemakaian bahan Rp. 13.720.000,-
Biaya bahan penolong Rp. 2.000.000,-
Pemakaian bahan baku langsung Rp. 11.720.000,-

3. Perhitungan biaya overhead pabrik:


Bahan penolong Rp. 2.000.000,-
Tenaga kerja tidak langsung Rp. 3.000.000,-
Listrik pabrik Rp. 500.000,-
Penyusutan mesin dan peralatan pabrik Rp. 640.000,-
Pajak bumi dan bangunan pabrik Rp. 400.000,-
Asuransi pabrik Rp. 480.000,-
Biaya overhead pabrik lainnya Rp. 1.640.000,-
Total biaya overhead pabrik Rp. 8.660.000,-

4. Perhitungan biaya produksi:


Biaya bahan baku langsung Rp. 11.720.000,-
Biaya tenaga kerja kangsung Rp. 18.000.000,-
Biaya overhead pabrik Rp. 8.660.000,-
Total biaya produksi Rp. 38.380.000,-

5. Perhitungan harga pokok produksi:


Persediaan produk dalam proses awal Rp. 580.000.-
Biaya produksi Rp. 38.380.000,-
Biaya proses produksi Rp. 38.960.000,-
Persediaan produk dalam proses akhir Rp. 7.00.000,-
Harga pokok produksi Rp. 38.260.000,-

6. Perhitungan harga pokok penjualan:


Persediaan produk selesai awal Rp. 840.000,-
Harga pokok produksi Rp. 38.260.000,-
Produk selesai tersedia dijual Rp. 39.100.000,-
Persediaan produk selesai akhir Rp. 500.000,-
Harga pokok penjualan Rp. 38.600.000,-

Program Studi Manajemen Page 19


Modul Akuntansi Biaya

7. Laporan laba-rugi:
PT. SUBUR
Laporan Laba Rugi
Periode 2016
Penjualan Rp. 80.000.000,-
Harga pokok penjualan Rp. 38.600.000,-
Laba kotor Rp. 41.400.000,-
Biaya operasi:
Biaya pemasaran Rp. 10.000.000,-
Biaya administrasi & umum Rp. 6.000.000,-
Total biaya operasi Rp. 16.000.000,-
Laba operasi Rp. 25.400.000,-
Pendapatan lain-lain:
Pendapatan piutang Rp. 1.000.000,-
Rp. 26.400.000,-
Biaya lain-lain:
Beban bunga Rp. 1.200.000,-
Laba bersih sebelum pajak Rp. 25.200.000,-
Pajak 30% Rp. 7.560.000,-
Laba bersih setelah pajak Rp. 17.640.000,-

D. TUGAS MANDIRI:
PT. Subur memiliki data akuntansi untuk periode 2015 sebagai berikut:
Penjualan Rp. 67.500.000
Pembelian Rp. 12.500.000
Retur pembelian Rp. 250.000
Potongan pembelian Rp. 375.000
Tenaga kerja langsung Rp. 25.000.000
Bahan penolong Rp. 900.000
Tenaga kerja tidak langsung Rp. 3.750.000
Biaya pemeliharaan mesin dan pabrik Rp. 625.000
Biaya perlengkapan pabrik Rp. 1.250.000
Beban penjualan Rp. 1.125.000
Biaya penyusutan pabrik Rp. 400.000
Program Studi Manajemen Page 20
Modul Akuntansi Biaya

Gaji bagian kantor Rp. 1.400.000


BOP lainnya Rp. 1.000.000
Gaji bagian penjualan Rp. 1.375.000
Beban administrasi Rp. 1.600.000
Piutang tidak tertagih Rp. 2.750.000

Data persediaan:
Keterangan Persediaan awal Persediaan akhir
Bahan Rp. 500.000,- Rp. 750.000,-
Produk dalam proses Rp. 625.000,- Rp. 275.000,-
Produk selesai Rp. 875.000,- Rp. 550.000,-

Pertanyaan:
1. Hitunglah biaya pemakaian bahan?
2. Hitunglah biaya pemakaian bahan baku ?
3. Hitunglah biaya overhead pabrik?
4. Hitunglah biaya produksi?
5. Hitunglah biaya harga pokok produksi?
6. Hitunglah biaya harga pokok penjualan?
7. Buatlah laporan laba rugi perusahaan?

E. DAFTAR PUSTAKA:
1. Mulyadi, “Akuntansi Biaya”, Edisi ke-5. Unit Penerbit dan Percetakan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN, Yogyakarta, 2014.

2. Bastian Bustami, Nurlela, “Akuntansi Biaya”, Mitra Wacana Media, Jakarta,


2009.

3. Charles T. Horngren, Srikant M. Datar, George Foster, “Akuntansi Biaya”,


Edisi keduabelas, Erlangga, Jakarta, 2006.

Program Studi Manajemen Page 21