Anda di halaman 1dari 2

Nama : Denisyah Tria Putri Firdaus

Off : D22 / Pendidikan Akuntansi


NIM : 200421622059

1. Bagaimana pandangan anda tentang hukum?


Menurut saya, hukum merupakan aturan, norma yang dibuat untuk diikuti dan
dilaksanakan dalam hidup bermasyarakat ataupun bernegara. Jika hukum ini
dilanggar, maka akan diterima sanksi baik secara langsung ataupun tidak langsung
yang akan diterima oleh pelanggar hukum. Hukum dibuat untuk menjaga
kesejahteraan hidup masyarakat, sebagai petunjuk masyarakat dalam hidup secara
sosial, dan juga sebagai alat untuk mewujudkan pancasila dan keadilan sosial

2. Bagaimana syarat agar aturan itu dapat menjadi hukum?


a. Syarat  materiil: adanya kebiasaan atau tingkah laku yang tetap atau diulang, yaitu
suatu rangkaian perbuatan yang sama, yang berlagsung untuk beberapa waktu
lamanya (longa et invetarata cosuetudo).
b. Syarat intelektual : kebiasaan itu harus menimbulkan opinion necessitates
(keyakinan umum) bahwa perbuatan itu merupakan kewajiban hukum.
c. Adanya akibat hukum jika perbuatan itu dilanggar.

3. Bagaimana kondisi hukum nasional saat ini?


Kondisi hukum nasional saat ini bisa dibilang tidak sehat. Dari apa yang telah saya
lihat, hukum di Indonesia tumpul ke atas dan runcing ke bawah. Jika ada masyarakat
miskin yang melalukan pelanggaran hukum walaupun kecil, langsung di tindak
pidana sebera-beratnya. Contohnya saja nenek Minah yang mencuri 3 buah kokoa di
Purbalingga langsung ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Sedangkan para
pejabat korupsi atau orang orang besar yang jelas-jelas memakan uang rakyat dan
merugikan masyarakat luas tidak segera ditangani. Kalaupun ditangani, proses
peradilannya pasti berbelit-belit dan ditunda-tunda.

4. Mengapa demikian?
Hal tersebut terjadi karena mental penegak hukum yang sudah rusak. Moral,
profesionalitas dan kesadaran penegak hukum yang sangat rendah. Memperjual
belikan hukum dan merusak keadilan. Bagi pejabat, korupsi bukan hal yang besar
karena kalau tertangkappun mereka bisa membeli hukum dan kembali hidup dengan
nyaman. Egoisme dan individualitis membuat mereka tidak memikirkan orang lain
dan berjalan sesuka mereka saja.

5. Bagaimana seharusnya tertib hukum nasional itu?


Tertib hukum nasional harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan sumber-sumber
hukum. Diantaranya UUD 1945, UU atau peraturan pengganti UU, Peratutan
Pemerintah, Peraturan Presiden, Peraturan daerah, dan tentunya harus selalu berjalan
sesuai dengan nilai-nilai pancasila.