Anda di halaman 1dari 5

Pengertian Rule Of Law Lengkap Beserta Ulasan Dan Definsi Menurut Para

Ahli - Rule of law adalah supremasi hukum atau superioritas hukum regular yang
mutlak yang bertentangan dengan pengaruh kekuasaan yang sewenang-wenang, dan
mencabut hak prerogatif atau bahkan kekuasaan bertindak yang besar di pihak
pemerintah.

 Rule of law adalah doktrin hukum yang muncul pada abad ke 19, seiring degan
negara konstitusi dan demokrasi.
 Rule of law adalah konsep tentang common law yaitu seluruh aspek negara
menjunjung tinggi supremasi hukum yang dibangun diatas prinsip keadilan dan
egalitarian.
 Rule of law adalah rule by the law, bukan rule by the man.
 Rule of Law adalah diawali dari adanya gagasan untuk melakukan pembatasan
kekuasaan pemerintahan negara.
 Rule of law yang diartikan sebagai ‘kekuasaan sebuah hukum’ merupakan tradisi
hukum barat yang mengutamakan prinsip equality before law.
 Pada hakekatnya Rule of Law adalah memposisikan hukum sebagai landasan
bertindak dari seluruh elemen bangsa dalam sebuah negara.
 Sunarjati Hatono (1976:30) menyebut inti pengertian rule of law adalah jaminan
apa yang disebut sebagai keadilan sosial.

Rule of Law yang dinamis memiliki syarat-syarat yaitu :


1. Adanya perlindungan konstitusional, artinya selain menjamin hak-hak individu,
konstitusi harus pula menentukan teknis prosedur untuk memperoleh perlindungan
atas hak-hak yang dijamin.
2. Adanya lembaga
kehakiman yang bebas dan tidak memihak.
 Adanya pemilihan umum yang bebas.
 Adanya kebebasan untuk menyatakan pendapat.
 Adanya kebebasan untuk berserikat atau berorganisasi dan berposisi.
 Adanya Pendidikan Kewarganegaraan

Terdapat tiga unsur yang fundamental dalam Rule of Law yaitu :


1. Supremasi aturan-aturan hukum, tidak adanya kekuasaan yang sewenag-wenang
dalam arti seseorang hanya boleh dihukum jika memang melanggar hukum.
2. Kedudukan yang sama di muka hukum, hal ini berlaku baik bagi masyarakat biasa
maupun pejabat negara.
3. Terjamin hak-hak asasi manusianya oleh UU serta Keputusan-Keputusan UU.

Rule of law mengutamakan prinsip equality before law. Adapun ciri-cirinya adalah :
1. Adanya supremasi aturan-aturan hukum,
2. Adanya kesamaan kedudukan di depan hukum, dan
3. Adanya jaminan perlindungan HAM.

Beberapa kasus dan ilustrasi dalam penegakan rule of law antara lain:
 Kasus korupsi KPU dan KPUD;
 Kasus illegal logging;
 Kasus dan reboisasi hutan yang melibatkan pejabat Mahkamah Agung (MA);
 Kasus-kasus perdagangan narkoba dan psikotripika ;
 Kasus perdagangan wanita dan anak.

Rule of law merupakan suatu doktrin dalam hukum yang mulai muncul pada abad
ke 19 bersamaan dengan kelahiran negara konstitusi dandemokrasi, kehadirannya
boleh disebut dengan reaksi dan koreksi terhadapnegara absolut. Rule of law lahir
dengan semangat yang tinggi, bersama-sama dengan demokrasi, parlemen dan lain-
lain, kemudian mengambil alih dominasi dari golongan-golongan gereja, ningrat,
prajurit dan kerajaan.
     Keadilan harus berlaku untuk setiap orang, oleh karena itu lahirlah doktrin “Rule
Of Law”.Rule of law merupakan doktrin dengan semangat danidealisme keadilan yang
tinggi. Rule of law (Fried Man,1959) dibedakan antara :
1. Pengertian formal (in the formal sence) yaitu ‘organized public power’ atau
kekuasaan umum yang terorganisasikan.
2. Pengertian hakiki (ideological sense) erat hubungannya dengan‘menegakkan rule of
law’ karena menyangkut ukuran-ukuran tentang hukum yang baik & buruk. 
     Namun diakui bahwa sulit untuk memberikan pengertian Rule of law,tapi pada
intinya tetap sama, bahwa Rule of law harus menjamin apa yang oleh
masyarakat/bangsa yang bersangkutan dipandang sebagai keadilan,khususnya keadilan
sosial (Sunarjati Hartono,1982). Dalam penelitian historis komparatifnya di Inggris,
Belanda dan AS tentang Rule of Law, Sunarjati Hartono:
1. Setiap bangsa memiliki faham rule of law yang berbeda-beda.
2. Penegakan rule of law tidak dg sendirinya mengakibatkan tegaknya negara hukum.
3. Penegakan rule of law harus diartikan secara hakiki (materiil) yaitu pelaksanaan
dari just law agar terciptanya negara hukum yg membawa keadilan bagi seluruh
rakyatnya.
4. Pelaksanaan rule of law & terjaminnya negara hukum (inggris), tidak saja warga
negaranya yg tunduk pada hukum, melainkan pemerintahannya juga  sebagai
‘untergeordnet’ pada hukumnya.
5. Faham rule of law di Inggris diletakkan pada hubungan antara hukum & keadilan di
Amerika pada HAM & di Belanda lahir darifaham kedaulatan negara. 

     Rule Of Law sebagai suatu institusi sosia yang memiliki struktur sosial sendiri dan
memperakar budaya sendiri (Satjipto Raharjo ; 2003). Rule Of Law tumbuh dan
berkembang ratusan tahun seiring dengan pertumbuhan masyarakat Eropa, sehingga
memperakar sosial dan budaya eropa, bukan institusi netral.

    Rule Of Law adalah suatu legalisme, suatu aliran hukum yang didalamnya
terkandung wawasan sosial. Rule Of Law adalah suatu legalisme literal (bahwa
keadilan dapat dilayani melalui pembuatan sistem peraturan dan prosedur yang
sengaja bersifat obyektif, tidak memihak, dan otonom).

     Prinsip-prinsip secara formal (in the formal sense) Rule Of Law tertera dalam UUD
1945 dan pasal-pasal UUD negara RI tahun 1945. Inti dari Rule Of Law adalah
jaminan adanya keadilan bagi masyarakatnya, khususnya keadilan sosial.Prinsip-
prinsip Rule of Law Secara Formal (UUD 1945)
1. Negara Indonesia adalah negara hukum (pasal 1: 3)
2. Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan
dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu tanpa kecuali (pasal 27:1)
3. Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum
yang adil serta perlakuan sama di hadapan hukum (pasal 28 D:1)
4. Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil
dan layak dalam hubungan kerja ( pasal 28 D: 2)

Prinsip-prinsip Rule of Law secara Materiil/ Hakiki :


 Berkaitan erat dengan the enforcement of the Rule of Law
 Keberhasilan the enforcement of the rule of law tergantung pada kepribadian
nasional masing-masing bangsa (Sunarjati Hartono, 1982)
 Rule of law mempunyai akar sosial dan akar budaya Eropa (Satdjipto Rahardjo,
2003)
 Rule of law juga merupakan suatu legalisme, aliran pemikiran hukum, mengandung
wawasan sosial, gagasan tentang hubungan antarmanusia, masyarakat dan negara.
 Rule of law merupakan suatu legalisme liberal (Satdjipto Rahardjo, 2003).

Ciri Utama Rule of Law


 Lahir  dari kandungan “negara konstitusi” yang kemudian memunculkan “doktrin
egalitarian”
 Menjadi doktrin dengan semangat dan idealisme yang tinggi seperti “supremasi
hukum” dan “kesamaan  semua orang di hadapan hukum”

Pelaksanaan Rule of Law di Indonesia seharusnya mempertimbangkan hal-hal


 Keberhasilan the enforcement of the rue of law tergantung pada sejarah dan corak
masyarakat hukum dan pada kepribadian masing-masing bangsa.
 Rule of Law adalah suatu institusi sosial, memiliki struktur sosiologis dan akar
budaya sendiri.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Rule of law sangat diperlukan untuk Negara seperti Indonesia karena akan
mewujudkan keadilan. Tetapi harus mengacu pada orang yang ada di dalamnya yaitu
oranr-orang yang jujur tidak memihak dan hanya memikirkan keadilan tidak terkotori
hal yang buruk.
Ada tidaknya rule of law pada suatu negara ditentukan oleh “kenyataan”, apakah
rakyat menikmati keadilan, dalam arti perlakuan adil, baik sesame warga Negara
maupun pemerintah.
Friedman (1959) membedakan rule of law menjadi dua yaitu:
Pertama, pengertian secara formal (in the formal sence) diartikan sebagai kekuasaan
umum yang terorganisasi (organized public power), misalnya nrgara. Kedua, secara
hakiki/materiil (ideological sense), lebih menekankan pada cara penegakannya karena
menyangkut ukuran hukum yang baik dan buruk (just and unjust law).
Prinsip-prinsip rule of law secara formal tertera dalam pembukaan UUD 1945.
Penjabaran prinsip-prinsip rule of law secara formal termuat didalam pasal-pasal UUD
1945. Agar kita dapat menikmati keadilan maka seluruh aspek Negara harus bersih,
jujur, mentaati undang-undang, juga bertanggung jawab, dan menjalankan UU 1945
dengan baik.

http://linkblog-ku.blogspot.com/2012/06/penjelasan-detail-tentang-rule-of-law.html