Anda di halaman 1dari 7

Pilihan Ganda:

1. Upaya pencegahan ketidaktahanan tergantung (Suspention Intolerance) dapat dilakukan dengan


cara sebagai berikut, kecuali:
a. Menggerakkan kaki saat tergantung pada sabuk untuk mengurangi pengumpulan darah pada
pembuluh darah yang tertekan
b. Pemasangan sabuk tubuh (Full body harness) yang tidak terlalu kencang
c Memilih bantalan pada sabuk dibagian paha dengan bantalan yang lebar
d. Menambatkan pada angkur yang ada diatas kepala

2 Yang dimaksud dengan Fall Faktor adalah


a Panjang Jarak Posisi awal orang jatuh sampai posisi terakhir jatuh dikali dengan panjang tali(atau
lanjard) yang menghubungkanorang jatuh dengan anchor
b. Panjang Jarak Posisi awal orang jatuh sampai posisi terakhir jatuh ditambah dengan panjang
tali(atau lanjard) yang menghubungkanorang jatuh dengan anchor
C Panjang Jarak Posisi awal orang jatuh sampai posisi terakhir jatuh dibagi dengan panjang tali(atau
lanjard) yang menghubungkanorang jatuh dengan anchor
D Panjang Jarak Posisi awal orang jatuh sampai posisi terakhir jatuh dikurangi dengan panjang
tali(atau lanjard) yang menghubungkan orang jatuh dengan anchor

3 Berikut ini adalah tugas dan kewenangan tenaga kerja bangunan tinggi tingkat II , sebagaimana
dimaksud dalam Permenaker 9 tahun 2016, Kecuali
A. Bekerja pada posisi dan tempat kerja miring
B Menaikkan dan menurunkan beban dengan sistem katrol
C Bekerja pada lantai kerja tetap dan / atau pada lantai kerja sementara dengan pelindung jatuh
berupa jala, bantalan atau tali pembatas gerak
D Membuat angkur secara mandiri

4. Berikut ini adalah Karakteristik ciri-ciri dari lantai kerja tetap, yaitu
A Dibangun / dibuat selama proses pekerjaan berlangsung
B. Digunakan terbatas pada jenis pekerjaan tertentu
C. Terdapat Kemungkinan runtuh
D. Tersedia untuk digunakan secara berulangkali dalam durasi lama

5. Berikut ini adalah Hak dan Kewajiban dari tenaga kerja yang terdapat di Peraturan Mentri No. 1
tahun 1970 tentang keselamatan kerja, kecuali
a. Menyediakan alat pelindung diri
b. Memberikan keterangan secara benar apabila diminta oleh pengurus
c. Memenuhi dan mentaati syarat K3 yang telah dipersyaratkan
d. Memakai alat pelindung diri

6. Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pada ketinggian diatur dalam peraturan
perundangundangan , yaitu
A. UU No. 13 Tahun 2003 pasal 86 dan 87
B. Permenaker Nomor 9 tahun 2016
C. UU No. 1 Tahun 1970
D. Kepdirjen No. 45/ DJPPK/IX/2008

7. Definisi dari bekerja pada ketinggian adalah


A Kegiatan pekerjaan yang dilakukan diatas permukaan tanah atau ditas permukaan perairan yang
tingginya 1,8 meter yang menyebabkan tenaga kerja atau orang lain yang berada ditempat kerja
cedera atau meninggal dunia menyebabkan kerusakan harta benda
B Kegiatan pekerjaan yang dilakukan di atas permukaan perairan dan tidak terdapat potensi jatuh
C. Kegiatan pekerjaan yang dilakukan diatas permukaan tanah atau diatas permukaan perairan
yang tingginya 2,0 meter yang menyebabkan tenaga kerja atau orang lain yang berada di
tempat cedera atau meninggal dunia menyebabkan kerugian harta benda
D. Semua Benar
8. Keselamatan dan Kesehatan kerja diatur dalam peraturan perundang-undangan yaitu:
a UU No. 1 Tahun 1970
B. UU No. 13 tahun 2003 tahun 86 dan 87
C. UU No. No. 3 tahun 1969
D. A dan B benar

9. Tugas dan Kewenangan tenaga kerja bangunan tinggi sebagaimana dimaksud dalam permenaker 9
tahun 2016
A. Bekerja pada lantai kerja tetap dan/ atau pada lantai kerja sementara dengan alat pelindung
jatuh berupa jala, Bantalan atau tali pembatas gerak
B. Menaikkan dan menurunkan beban dengan sistem katrol
C. Bekerja pada posisi tempat kerja miring
D. Semua Benar

10 Alat Pelindung diri selain diberikan secara cuma-cuma juga harus memiliki standart yang
dipersyaratkan , yaitu:
A. Standart nasional indonesia
B. Standart International lainnya yang berlaku (EN , ANSI dan Sebagainya)
C. A dan B benar
D. Semua Salah

11 Semua Permukaan yang dibangun atau tersedia untuk bekerja dalam durasi lama
A. Lantai Kerja Tetap
B. Lantai Kerja Sementara
C. Permukaan Miring
D. Bekerja pada Ketinggian

12. Perangkat Penahan jatuh perorangan berupa tali ganda dengan pengait dan peredam kejut
(Double Hooks Lanyard with Absorber) harus sesuai ketentuan sebagai berikut
A. Panjang maksimal 1,8 m
B. Mempunyai sisitem penutup dan pengunci kait otomatis
C. Mampu menahan beban maksimal
D. Semua benar X

13. Perangkat Pelindung jatuh Kolektif ditempat kerja dengan pemasangan dinding tembok atau
pagar pembatas harus memiliki tinggi minimal
a. 470 mm
B. 470 mm
C. 950 mm X
D. 950 mm

14. Jenis Penahan jatuh disamping adalah


A. Sling
B. Alat Pemosisi kerja ( work positioning)
C. Tali ganda dengan pengait dan peredam kejut (double hooks
Lanyard with Absorber) X
D. Semua Salah

15. Pada Gambar disamping ,posisi B Menunjukkan faktor jatuh


(fall faktor)
A. 0
B. 1 X
C. 2
D. 3
16. Pada Posisi Faktor jatuh(fall faktor) 0 menggambarkan sebagai berikut :
A. Tali Pengait dikaitkan pada angkur diatas kepala X
B. Tali pengait dikaitkan pada angkur dibawah kaki
C. Tali pengait dikaitkan pada angkur sejajar dada
D. Semua salah

17. Faktor Jatuh (fall faktor) yang hanya menyebabkan cedera ringan adalah:
A. 0 X
B. 1
C. 2
D. 3

18 Dalam Surat Ijin Bekerja( pada ketinggian memuat ketentuan sebagai berikut,kecuali
A. Pemohon, Uraian/ Jenis Pekerjaan
B. Identifikasi, Penilaian resiko, dan pengedalian, Teknik dan cara melakukan pengawasan
pekerjaan
C. Kesiapsiagaan dan rencana tanggap Darurat
D. Pendirian Perusahaan X

19 Pengesahan surat ijin bekerja pada ketinggian ditandatangani oleh :


A. Pemohon, Pengawas Ketenakerjaan, dan Pengusaha
B. Pemohon, Ahli K3,Pengawas Ketegakerjaan
C. Pemohon , Ahli K3 dan Manager Area X
D. Pemohon, Pengawas Ketegakerjaan, LSM

20 Prosedur Kerja yang aman untuk melakukan pekerjaan pada ketinggian meliputi:
A. Teknik dan cara perlindungan jatuh
B. Pengaman tempat kerja
C. Kesiapsiagaan dari tanggap darurat
D. Semua Benar X

21. Dalam Formulir ijin kerja ,pada rencana langkah-langkah pelaksanaan pekerjaan harus
dilakukan hal-hal sebagai berikut :
A. Pemeriksaan alat pelindung diri dan alat pelindung jatuh perorangan atau kolektif
B. Pembatasan wilayah kerja dan pemasangan rambu peringatan, penghilangan sumber bahaya
pada lingkungan kerja X
C. Pelaporan Kecelakaan kerja
D. A dan B benar

22. Pada Gambar disamping menunjukkan pemasangan :


A Penahan Jatuh Vertikal
B. Penahan Jatuh horisontal
C. Alat Penahan Jatuh Perorangan tali ganda dengan
pengait dan peredam kejut(Double hooks lanyard with
Absorber dan penahan jatuh alat pemosisi kerja X
D. Semua Salah

23. Teknik bergerak dengan menggunakan alat penahan jatuh


perorangan tali ganda dengan pengait dan peredam kejut (double hooks lanyard with
absorber)yang baik dan benar adalah:
A. Pengait tidak ditambatkan pada titik/struktur yang sama, pengait harus ditambatkan diatas
kepala, pengait tidak ditambatkan pada struktur yang menambah jarak jatuh X
B. Pengait ditambatkan pada titik/struktur yang sama, pengait harus ditambatkan diatas
kepala, pengait tidak ditambatkan pada struktur yang menambah jarak jatuh
C. Pengait tidak ditambatkan pada titik/struktur yang sama, pengait harus ditambatkan dibawah
kaki, pengait tidak ditambatkan pada struktur yang menambah jarak jatuh
D. Semua salah
24. Pada praktek pergerakan dengan menggunakan penahan jatuh bergerak(mobile fall arrester /
SLR) Teknik yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
A. Pastikan angkur terpasang dengan baik dan alat penahan jatuh berjalan berfungsi dengan
baik
B. Pastikan alat penahan jatuh berjalan terpasang pada titik jatuh pengaman, yaitu di dada atau di
punggung
C. Sudut deviasi maksimum dari garis lurus vertikal tidak bolehlebih dari 15 derajat atau
disesuaikan dengan produk alat tersebut
D. Semua Benar

25. Penyebab utama terjadinya ketidaktahanan tergantung(Suspension Trauma) adalah:


A Himpitan dari alat pemosisi kerja(work positioning)
B Himpitan dari sabuk tubuh (Full Body harness) pada pembuluh darah besar di pangkal paha
c Trauma pada kepala
A. Semua Benar

26. Penyebab Utama terjadinya Ketidaktahanan tergantung(Suspension Trauma)adalah:


A. Himpitan dari sabuk (Full body Harness) pada pembuluh darah besar dibahu
B. Himpitan dari sabuk (Full body Harness) pada pembuluh darah besar dipangkal paha
C. Himpitan dari alat pemosisi kerja (work positioning) pada pembuluh darah besar di dada
D. Himpitan dari alat pemosisi kerja (work positioning) pada pembuluh darah besar di pinggang

27. Teknik Pengangkatan beban dengan menggunakan Katrol pada gambar ini memberikan
keutungan sebesar

A 1:1
B 3 :1
C 2: 1
D 4 :1

28. Dalam Pemanjatan terpandu (Lead Climbing) ,ketika pemanjat bergerak, maka tugas
penambat yang berada dibawah adalah
A. Mengulurkan tali dan segera melakukan pengereman saat pemanjat terjatuh X
B. Menarik Tali
C. Memanjatkan doa keselamatan
D. Memberikan tali kepada pemanjat

29 Berikut ini adalah fungsi dari peredam kejut(absorber)yang terdapat pada tali ganda dengan
pengait dan peredam kejut
A. Memposisikan kerja
B. Menahan Jatuh
C. Menahan amarah
D. Meredam hentakan yang berlebihan pada tenaga kerja jika jatuh X
30 Jenis alat Pencegah jatuh dibawah ini adalah

A. Tali ganda dengan pengait dan peredam kejut(Double hook Lanyard with absorber)
B. Sabuk tubuh
C. Sling
D. Alat Pemosisi kerja(work positioning) X

31 Gambar dibawah ini menunjukkan jenis lantai kerja sementara ,yaitu

A Tangga Permanen
B Perancah/ Scaffolding
C Sciccor lift X
D Boomlift

Soal Essay

1. Jelaskan secara rinci cara/teknik dengan menggunakan alat penahan jatuh Tarik ulur otomatis
( retractactable type fall arrester) yang baik dan benar sesuai dengan Permenaker 9 tahun 2016 pada
pekerjaan di ketinggian..

2. Jelaskan Secara rinci bagaimana cara/teknik melakukan pekerjaan pada ketinggian pada lantai
kerja miring dengan posisi kerja miring ?

3. Sebutkan kekuatan minimal yang harus di penuhi pada penggunaan alat di bawah ini sesuai
permenaker 09 tahun 2016?

a. Jaring KN
b. Bantalan KN
c. Tembok /pagar pembatas KN
d. Alat penahan jatuh tali ganda dengan pengait dan peredam kejut ( double hooks lanyard with
absorber) KN
e. Angkur ( Permanen/ tidak permanen) KN
f. Connector / carabiner KN
g. Sling KN
h. Kawat Baja ( Wire strops) KN
i. Pulley ( Katrol ) KN
j. Katrol berpengunci KN
k. Sabuk tubuh evakuasi KN

4. Jelaskan Tugas dan wewenang Tenaga Kerja Bangunan Tinggi Tingkat 2 sesuai permenaker
09/2016?

Jawab :

5. Apa yang harus dilakukan ketika jatuh tergantung pada sabuk tubuh ( Full body harness ) dan
mengalami suspension trauma ?

Jawab :
- memasang strain relief pada full body harness sebagai pijakan kaki
- menggerak-gerakan kaki mencari pijakan
- mencari atau membuat pijakan agar sabuk tubuh mengendur

6. Berapa beban maksimum seorang pekerja di perbolehkan membawa barang pada tubuhnya saat
bekerja pada bangunan tinggi?

Jawab : 5 Kilogram

7. Sebutkan hal2 apa saja yang harus di tuliskan dalam pembuatan surat ijin bekerja pada
ketinggian( WORK PERMIT )

Jawab :

8. Apa nama alat di bawah ini dan jelaskan fungsinya ?


Jawab :
a. Sling Angkur =
Angkur tidak permanen =.
b. Katrol ganda =.
c. Mechanical fall arrester =
d. Tali ganda( double lanyard) dan peredam kejut ( Absorber) =
e. Tali kernmantel Statis berfungsi

9 Sebutkan 5 kewajiban Pengurus / Pengusaha terkait syarat K3 Ketinggian


- Perencanaan
- Prosedur Kerja
- Teknik Bekerja Aman
- APD, Perangkat pelindung jatuh, dan angkur,
- Tenaga kerja
10. Jelaskan Teknik bergerak dengan metode pemanjatan terpadu (Lead Climbing):
Teknik bergerak dengan menggunakan Perangkat Penahan Jatuh perorangan dengan pemanjatan
terpandu (lead climbing) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2) huruf d harus dipastikan:
a. sling Angkur harus cukup kuat menahan beban jatuh;
.

11. Jelaskan nama dan Fungsi alat dibawah ini


A. Alat Bantu angkat :
B. Full body harness:
C. Tali Tarik Ulur otomatis / Mechanical fall arester :
D. Connector/ Cincin Kait
E. Anchor :

Sebutkan 3 sanksi yang dapat diberikan apabila terjadi pelanggaran terhadap keselamatan dan
kesehatan kerja dalam pekerjaan pada ketinggian yang akan dikenakan sesuai dengan UU Nomor 1
Tahun 1970 dan UU 13tahun 2003:
1. ancaman pidana kurungan paling lama 1 tahun atau
2. pidana denda paling banyak Rp. 15.000.000. (lima belas juta rupiah) bagi yang tidak menjalankan
ketentuan undang-undang tersebut