Anda di halaman 1dari 2

Tugas Seni Budaya : Kritik Karya

Yustisio Dianwiyono
XII MIPA 1 (36)

Kritik Terhadap Lukisan The Old Guitarist karya Pablo Picasso

A. Deskripsi

Lukisan The Old Guitarist merupakan salah satu karya dari Pablo Picasso yang
diciptakannya pada tahun 1903 dimana pada periode ini disebut juga dengan Blue Periode
(Periode Biru). Pada periode ini lukisan-lukisan Picasso banyak menggunakan warna-warna biru
serta hijau kebiruan, serta sesekali dihiasi dengan warna-warna cerah. Periode ini dimulai setelah
peristiwa bunuh diri temannya yang bernama “Carlos Casagemas”. Picasso sangat terpukul
karena pada saat temannya meninggal ia tidak bersamanya. Dan dari saat itulah karya-karya
Picasso masuk ke dalam “Periode biru”, dimana pada periode ini Picasso banyak melukis yang
mencerminkan pengalamannya terhadap kemiskinan dan ketidakstabilan, kemurungan, pelacuran
dan ketidakadilan.

B. Analisis Formal

Pewarnaan yang disajikan dalam lukisan ini menggambarkan hidup yang tidak lama lagi.
Penggunaan warna sangat memberikan kesan kontras yang jelas bagi para penikmatnya.
Bayangan juga ditampakkan jelas dengan adanya perbedaan kedalaman warna yang digunakan,
yaitu biru muda ke biru tua sebagai latar belakang sang gitaris.

Namun, gitar coklat adalah satu-satunya perubahan warna yang ditemukan di lukisan.
Warna gitar melawan seluruh background biru yang ada di dalam lukisan. Gitar tersebut juga
memiliki posisi di tengah, yang berarti adalah pusat fokus dari sang gitaris tua dan orang yang
melihat gitar tersebut. Ditambah juga dengan warna putih pada rambut pak tua, yang menegaskan
jika ia sudah benar - benar berumur. Serta penggambaran kulit pak tua yang menggambarkan
kulit kisut di umur lanjut. Selain itu, Gambar pada lukisan ini juga bisa dibilang proporsional.
Ukuran manusia dengan gitar sangat sesuai.

C. Interpretasi
The Old Guitarist sendiri menggambarkan sesosok gitaris pria tua bongkok dan buta yang
sedang memainkan sebuah gitar. Lukisan ini mengungkapkan pesan dari pelukis secara langsung.
Bagaimana gambaran orang tua yang masih sanggup bermain gitar hingga akhir masa nya.
Gitaris tersebut memperlihatkan tidak ada tanda-tanda kehidupan dan mendekati ajal, yang
mengimplikasikan adanya penderitaan dalam dirinya dan sedikitnya kesenangan di dalam dunia
serta menekankan kepedihan situasi hidupnya. Gitar tersebut menggambarkan dunia sang gitaris
dan satu-satunya menjadi pengharapan untuk tetap bisa tertahan. Sang pelukis memberikan
makna di dalam lukisan ini bahwa ketika kita menghadapi situasi yang paling sulit, keadaan yang
paling memedihkan, apa yang menjadi sumber pengharapan kita, yang tetap membuat kita untuk
berjuang bertahan hidup.

D. Evaluasi

Hasil analisis terlihat pak tua dan gitarnya sebagai objek utama dalam lukisannya.
Pengorganisasian unsur seni seimbang, menyatu, dan harmonis. Gambaran lukisan ini sangat
dapat mudah dipahami oleh penikmatnya. Isi dalam lukisan ini juga dapat menjadi motivasi diri
baik bagi seniman maupun bagi siapa saja yang memahami arti seni. Lukisan berjudul The Old
Guitarist menunjukkan makna inovasi ekspresi artistik yang tinggi. Hal ini didukung dengan
kemampuan pelukis memadukan antara media, teknik, pengorganisasian struktur rupa dan isi.