Anda di halaman 1dari 7

NAMA KELOMPOK :

1. ARRUM LARASATI ROHMANIA


2. ERIL OCTAVIA FAUZIAH
3. FARHANA HALIMAH RUSYDA
4. LELY RINDIYANTI F. T. P.

RETIKULUM ENDOPLASMA

Didalam sel terdapat bentukan membrane yang menyusun suatu sistem endomembran
dan yang membungkus organela. Salah satu komponen sistem endomembran adalah retikulo
endoplasma. Retikulo endoplasma ditemukan pada tahun 1945 sebagai hasil penerapan
mikroskop electron pada sel-sel yang dikultur.

Retikulum Endoplasma: Pabrik Biosintesis

Retikulum endoplasma (endoplasmic reticulum, ER) atau RE merupakan jejaring


membrane yang sedemikian ekstensif sehingga menyusun lebih dari separuh total membrane
dalam banyak sel eukariotik. Kata endoplasma berarti “di dalam sitoplasma”, sedangkan
reticulum adalah bahasa latin untuk “jarring kecil”

Morfologi Retikulum Endoplasma

RE merupakan bentukan membrane yang sangat berlipat-lipat membatasi ruangan yang disebut
lumen atau sisterna, yang volumenya lebih dari 10% volume sel. Lumen RE tidak ada hubungan
struktur dengan lumen apparatus golgi, tetapi antara RE dengan kompartemen lain didalam sel
ada hubungan fungsi. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh satu membrane,
sehingga mempermudah pertukaran molekul antara sitosol dengan lumen RE. Antara lumen RE
dengan sitosol hanya dipisahkan oleh satu membrane , sehingga mempermudah pertukaran
molekul antara sitosol dengan lumen RE. Antara lumen RE dengan lumen sisterna AG
dipisahkan oleh dua membrane dan sitosol, pemindahan molekul dari RE ke AG diangkat oleh
vesikel-vesikel.
Pada bagian-bagian RE tertentu, terdapat ribuan ribosom. Ribosom merupakan
tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel. Bagian ini disebut dengan
Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum (RER). Kegunaan Retikulum
Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel
lainnya. Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel dalam jumlah banyak dan biasanya
akan dikeluarkan dari sel. Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon. RE kasar banyak
terkandung dalam sel-sel glandular yang mensekresi protein. Ribosom yang menempel pada RE
kasar merupakan molekul yang berukuran 20 – 25 nm, terdiri dari 2 sub unit protein; yaitu sub
unit besar dan sub unit kecil, dan rRNA. Sub unit protein besar berikatan langsung dengan
membran RE kasar. Selain menempel pada RE kasar, ribosom juga terdapat bebas pada matriks
sitoplasma. Kedua bentuk ribosom (terikat pada retikulum dan bebas pada sitoplasma) memiliki
fungsi yang sama, yaitu mensintesis protein. Untuk menjalankan fungsi tersebut, ribosom harus
terikat dengan mRNA yang berisi informasi tentang urutan asam amino yang akan disintesis
membentuk polipeptida.

Satu kelompok ribosom yang terdiri dari lebih dari 10 ribosom dapat terikat pada satu
untai mRNA untuk melakukan sintesis protein. Kelompok ribosom ini dinamakan polyribosome
atau polysome. Retikulum endoplasma dibedakan atas retikulum endoplasma kasar (REK)
apabila membrannya ditempeli ribosom; dan Retikulum endiplasma halus (REH) bila
membrannya tidak ditempeli ribosom.

Fungsi Retikulum Endoplasma

 Menjadi tempat penyimpan Calcium, bila sel berkontraksi maka calcium akan
dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol.
 Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks golgi
dan akhirnya dikeluarkan dari sel.
 Mensintesis lemak dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar) .
 Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati (RE kasar
dan RE halus).
 Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar
dan RE halus)
Retikulum Endoplasma Kasar (REK)

REK sangat berkembang dalam sel-sel yang menghasilkan protein untuk diekspor ke luar
sel. Misalnya pada sel-sel prankeas yang menghasilkan enim prankeas, REK berkembang dalam
bentukan kantong-kantong pipih (= sisterna). Ruangan dari REK kadang-kadang sangat sempit
karena kedua membrannya hampir berhimpit. Ruangan ini akan berkembang apabila sel-sel aktif
mensintesa protein. Ciri yang penting dari REK adanya ribosom yang menempel pada
permukaan sitoplasma membran RE. Pada membran REK ditemukan dua macam molekul
glikoprotein transmembran yaitu riboforim I dan II yang tidak ditemukan pada REH. Diduga
riboforim berperan sebagai perantara pelekatan ribosom dan m embran RE.

Retikulum Endoplasma Halus (REH)

Morfologi REH berbeda dengan REK, meskipun keduanya merupakan sistem yang
berkesinambungan. Pada sel hati REH berupa pembuluh halus yang membentuk anyaman, dan
menempati sebagian besar sitoplasma. Sebetulnya sebagian besar sel tidak memiliki REH murni,
sebagai terganti terdapat RE yang sebgian kasar dan sebagian halus. Daerah ini disebut daerah
peralihan, sebab dari daerah ini akan dibentuk vesikel-vesikel kecil yang berisi protein untuk
dibawa ke AG. REH sangat berkembang pada sel yang berfungsi untuk metabolisme lipida,
misalnya sel yang mensintesis hormon steroid. Sel otot mempunyai organel yang sama dengan
REH disebut retikulo sarkoplas.
Fungsi khusus RE Halus.

RE halus mempunyai khusus antara lain :

1. Detoksifikasi
Membrane REH pada hepatosit selain mengandung enzim untuk sintesa lipid juga
mengandung enzim untuk detoksifikasi obat-obatan dan metabolit yang tidak larut dalam
air.
2. Sintesa Lipida
Membran REH menghasilkan hampir semua macam lipida yang diperlukan untuk
pembentukan membrane, meliputi fosfolipida dan kolesterol. Selain untuk penyusun
membrane kolesterol juga merupakan bahan baku untuk sintesis hormone steroid dan
asam empedu.
3. Membran REH juga menghasilkan seramida yang diangkut ke apparatus Golgi sebagai
bahan baku untuk sintesis glikos-fingolipida.

Mikrosom

Untuk mempelajari fungsi dan biokimiawi RE, RE harus dipisahkan dari komponen-
komponen lain didalam sel. Dengan cara homogenasi RE tidak dapat dipisahkan dalam keadaan
utuh tetapi mengalami fragmentasi menjadi vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 100
nm yang disebut mikrosom. Mikrosom tidak ditemui pada sel yang utuh, terbentuk karena
fragmentasi komponen endomembran.

Enzim pada Retikulum Endoplasma

Enzim pada membran RE berada pada permukaan sitoplasmik dan permukaan lumen.
Enzim pada permukaan sitoplasmik ialah kelompok enzim sitokrom, yang terbanyak adalah
sitokrom P-450, ATP-ase, dan 5 nukleotidase. Pada permukaan lumen terdapat beberapa enim
untuk mengubah senyawa-senyawa yang dilepas ke dalam lumen.

Enzim retikulum endoplasma

Enzim Lokasi

Sitokrom b5 Sitoplasma
NADH-sitokrom b5 reduktase Sitoplasma
NADH-sitokrom c reduktase Sitoplasma
Sitokrom P 450 Sitoplasma, lumen
ATP ase Sitoplasma
5’ – nukleotidase Sitoplasma
Nukleosida pirofosfatase Sitoplasm
GDP – manosil transferase Sitoplasma
Nukleosida difosfatase Lumen
Glukosa – 6 – fosfatase Lumen
Acetanalide – hidrolizing esterase Lumen
Glukuronidase Lumen

Biogenesis Retikulum Endoplasma

Asal membran RE belum diketahui dengan pasti. Pengamatan dengan mikroskop elektron
pada sel-sel yang sedang berdeferensiasi menunjukkan bahwa membran RE merupakan
evaginasi dari bungkus inti. Tetapi pada telofase bungkus inti dibentuk kembali oleh vesikel-
vesikel dari RE. Kaitan yang erat antara RE dengan bungkus inti juga didukung hasil studi
sitokimiawi. Dari berbagai penelitian terlihat bahwa REK terbentuk lebih dahulu kemudian baru
membentuk REH.

Segregasi Protein

Di dalam sel terjadi sintesis ± 10.000 protein pada ribosom sitoplasma dan ribosom yang
menempel pda RE. Protein tersebut mungkin:

1. Untuk diekspor ke luar sel


2. Untuk kompertemen intra seluler
3. Untuk komponen membran

Pemindahan protein ada yang melibatkan RE ada yang tidak. Protein untuk sekresi, untuk
organela tertentu misalnya lisosom, membran sel, membran RE dan AG,
pemindahannnya melibakan RE. Protein yang disintesis pada ribosom sitoplasma
diangkut ke inti, mitokondria, kloroplas, dan peroksisom: pemindahannya tidak
melibatkan RE ttapi langsung menembus membran masing-masing organella

Protein yang pemindahannya melibatkan RE digolongkan atas:

1. Protein transmembran, protein ini tidak dilepas ke lumen RE tetapi tertanam pada
membran
2. Protein yang larut dalam air dilepas kedalam lumen

Protein transmembran digunakan untuk membran plasma dan membran organela, sedang
protein yang larut digunakan untuk lumen organela lain untuk dilepas ke luar sel. Protein
yang pemindahannya melibatkan RE sintesisnya belum lengkap, jadi masih harus
disempurnakan dalam RE dan AG, pemindahan ini disebut pemindahan kotranlasi.
Protein untuk mitokondria, kloroplas, inti dan peroksisom tanpa perlu penyempurnaan
karena sintesisnya sudah lengkap, pemindahannya disebut pemindahan pos-translasi.

Segregesi Protein dan Hubungan antara Retikulum endoplasma danAparatus Golgi


Di dalam sel sel terjadi sintesis protein pada ribosom sitoplasma dan ribosom yang
menempel pada RE. Protein yang dihasilkan kemungkinan akan dibawa ke luar sel, ke
kompartmen intra seluler, dan untuk komponen membran. Pemindahan protein ada yang
melibatkan retikulum endoplasma dan ada juga yang tidak. Protein untuk organel tertentu
misalnya lisosom, membran sel, membran retikulum endoplasm dan aparatus golgi
pemindahannya melibatkan retikulum endoplasma. Sedangkan protein yang disentesis pada
ribosom sitoplasma diangkut ke inti, mitokondria, kloroplas dan peroksisom yang mana
pemindahannya tidak melibatkan retikulum endoplasma tetapi langsung menembus membrane
masing-masing organel (Istanti, 19990 Produk yang dihasilkan oleh retikulum endoplasma
dimulai dengan beberapa polipeptida memasuki lumen retikulum endoplasma dan proses
menjadi protein, lipid dibentuk di dalam membran RE halus. Vesikel membran RE kemudian
membawa protein dan lipid menuju golgi. Protein dan lipid hasil pemrosesan akhir terjadi di
dalam lumen golgi, kemudian dengan adanya beberapa modifikasi menyebabkannya dapat
dikirim ke tujuan yang berbeda. Vesikel yang terlepas dari membran badan golgi membawa
produk hasil akhir berupa protein dan lipid ke membran plasma. Hasil akhir ini dilepaskan secara
eksositosis (Junqueira, 1997). Beberapa vesikel terbentuk dari membran plasma bergerak menuju
sitoplasma. Vesikel ini mengkin berfusi dengan membran atau organel lain atatu tetap untuk
sebagai vesikel-vesikel penyimpanan. Vesikel-vesikel yang terbentuk dari membran RE dan
badan golgi dapat berfusi dengan membran plasma. Vesikel-vesikel ini kemudian dikeluarkan
dari sel (Junqueira, 1997). Di dalam sel, RE kasar di dekat aparatus melepaskan vesikel- vesikel
kecil membawa protein yang baru dibentuk menuju golgi untuk diproses lebih lanjut. Retikulum
endoplasma dan aparatus golgi terlibat termasuk dalam sistem endomembran, kompartmen
kompartemennya saling berhubungan untuk memodifikasi atau mengolahnya dan ditransfer ke
aparatus golgi jadi apparatus golgi menerima dan memodifikasi secara kimiawi molekul yang
dibuat di dalam hal sekresi protein bersama organel endomembran lainnya (Junqueira, 1997).