Anda di halaman 1dari 3

Periodontitis marginalis

Periodontitis marginalis merupakan penyakit inflamasi yang telah melibatkan struktur


periodontal pendukung sebagai kelanjutan gingivitis kronis yang tidak dirawat / tidak
mendapat perawatan secara tuntas. Terjadi pada tepi gusi akibat karang gigi, trauma
oklusa, dan resesi gingiva. Periodontitis marginalis dapat terjadi tanpa adanya karies.
Berbeda dengan lesi periodontitis apikalis yang merupakan penjalaran inflamasi dari
pulpa gigi melalui foramen apikalis ke ruang ligamen periodontal di bagian apikal.

Patofisiologi

Karang gigi dan deposit lain


dalam sulcus gingival
mendesak ke arah apikal

membran periodontal
putus

timbul kantung periodontal


yang semakin dalam

hubungan cementum dan


tulang alveolar terputus

terjadi resorpsi tulang


alveolar dan gigi lepas.
Gejala klinis :
• Rasa sakit dan tertekan pada daerah tertentu. Hilang timbul, rasa sakit dapat terasa
sampai ke tulang.
• Rasa gatal pada gingiva
• Bau tidak enak
• Gigi goyang
• Gigi elongasi

Penatalaksanaan Periodontitis
Pada kasus-kasus periodontitis yang belum begitu parah, biasanya
perawatan yang diberikan adalah root planing dan kuretase, yaitu pengangkatan
plak dan jaringan yang rusak dan mengalami peradangan di dalam poket dengan
menggunakan kuret. Tujuan utamanya adalah menghilangkan semua bakteri dan
kotoran yang dapat menyebabkan peradangan. Setelah tindakan ini, diharapkan
gusi akan mengalami penyembuhan dan perlekatannya dengan gigi dapat kembali
dengan baik. Pada kasus-kasus yang lebih parah, tentunya perawatan yang
diberikan akan jauh lebih kompleks. Bila dengan kuretase tidak berhasil dan
kedalaman poket tidak berkurang, maka perlu dilakukan tindakan operasi kecil
yang disebut gingivectomy. Tindakan operasi ini dapat dilakukan di bawah bius
lokal. Pada beberapa kasus tertentu yang sudah tidak bisa diatasi dengan
perawatan di atas, dapat dilakukan operasi dengan teknik flap, yaitu prosedur
yang meliputi pembukaan jaringan gusi, kemudian menghilangkan kotoran dan
jaringan yang meradang di bawahnya. Antibiotik biasanya diberikan untuk
menghentikan infeksi pada gusi dan jaringan di bawahnya. Perbaikan kebersihan
mulut oleh pasien sendiri juga sangat penting.
Pencegahan Periodontitis

• Sikat gigi dua kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari
sebelum tidur.
• Lakukan flossing sekali dalam sehari untuk mengangkat plak dan sisa
makanan yang tersangkut di antara celah gigi-geligi.
• Pemakaian obat kumur anti bakteri untuk mengurangi pertumbuhan
bakteri dalam mulut,
• Berhenti merokok
• Lakukan kunjungan secara teratur ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
untuk kontrol rutin dan pembersihan.