Anda di halaman 1dari 4

LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NAHDLATUL ULAMA

AKTA NOTARIS NO. 103/15/1/1986


SMK AL IHSAN
NSS: 34.2.12.03.05.074 / NPSN: 69901609
SUKANEGARA KEC. BANGUNREJO KAB. LAMPUNG TENGAH
Alamat :Jln Masjid Al-Huda SukanegaraKecamatanBangunrejo Lampung Tengah 34173 (Email : smkalihsan08@gmail.com)

RENCANA PELAKSANAAN
LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL
Semester Ganjil TahunPelajaran 2020/2021

1. Nama : ZAR
2. Kelas : XII OTKP
3. Hari/Tanggal : Senin, 17 November 2020
4. Pertemuan : 1
5. Waktu : 30 Menit
6. Tempat : Ruang BK SMK AL IHSAN
7. Gejala Yang : Hasil Wawancara :
Tampak/Keluhan Siswa Z merasa bingung untuk melanjutkan sekolah setelah lulus dari SMK.
konseli Apakah maumelanjutkan untuk kuliah atau untuk bekerja. Orang tua
menyarankan untuk bekerja agar dapat membantu perekonomian keluarga
sedangkan keinginan ZAR adalah kuliah tetapi ZAR tidak berani
mengemukakan pendapatnya kepada orang tuanya.

8. Sebab Masalah Peserta didik tidak berani mengemukakan pendapat atau keinginannya kepada
orang tua.
9. Rumusan Masalah Peserta didik belum dapat mengambil keputusan karir.
10. Rumusan Tujuan Membantu peserta didik agar berani mengemukakan keinginannya dalam
Layanan rangka mengambil keputusan untuk kelanjutan studi / karirnya.
11. Rencana : Gestalt Teknik Kursi Kosong :
Pendekatan Yang Penggunaan teknik kursi kosong bertujuan untuk melatih peserta didik ZAR
Digunakan untuk memberanikan diri membicarakan karier setelah lulus SMK kepada
orang tuanya.

12. Strategi / Teknik / Konseling individual dengan pendekatan Gestalt, teknik kursi kosong
Media Media : Kursi kosong
13. Tahap Kegiatan Pembukaan
a. Pembinaan Guru BK menyampaikan salam pembuka dan menerimakonseli dengan sikap
Hubungan terbuka dengan mempersilahkan duduk dan menanyakan kabar
sertamengucapkan terimakasih ataskehadiran pesertadidik.

b. Penetapan 1. Guru BK memperkenalkan diri dan menjelaskan pengertian konseling


struktur individu, tujuan konseling individu, cara pelaksanaan, dan azas
konseling konseling individu.
2. Guru BK menjelaskan azas kerahasiaan dan azas keterbukaan yang
dijunjung tinggi selama pelaksanaan konseling individu berlangsung
Kegiatan inti
c. Penetapan 1. Guru BK mendorong konseli untuk menyatakan perasaannya terhadap
eksplorasi / permasalahan yang di alami.
identifikasi 2. Konseli diminta mengidentifikasi sumber konflik.
masalah
d. Penetapan Guru BK menyampaikan tujuan yang akan dicapai agar lebihterarahdan
Tujuan menciptakan hubungan agar peserta didik dapat membangkitkan rasa percaya
diri untuk mengatasi masalahnya.

e. Pemilihan Guru BK menetapan strategi konseling berdasarkan tujuan penetapan cara


Strategi Aplikasi Strategi Kursi Kosong.

f. Prosedur 1. Guru BK menjelaskan kepada konseli langkah-langkah implementasi


implementasi kursi kosong.
strategi 2. Guru BK mencontohkan dialog dalam kursi kosong
3. Peserta didik melatih diri untuk melakukan dialog kursi kosong dari
yang dicontohkan oleh guru BK.

Prosedur teknik kursi kosong:


1) Guru BK menyediakan dua kursi kosong untuk Peserta didik dan
menandai mana kursi untuk Top Dog dan mana kursi untuk Under
Dog
2) Guru BK memberitahukan bagaiman aturan yang harus dilakukan
dan dipatuhi oleh pesera didik.
3) Peserta didik diminta agar ia bisa menghadapkan pada suatu situasi,
dimana dan kapan dia harus berperan sebagai Top Dog dan kapan
ia harus berperan sebagai Under dog
4) Saat ia bermain peran dalam teknik kursi kosong, Peserta didik
diminta agar benar – benar memainkan peranannya sesuai dengan
kondisi yang sebenarnya.
5) Guru BK meminta peserta didik untuk duduk dikursi menjad under
dog dimana under dog dalah pihak yang lemah, tidak berdaya dan
tidak berkausa.
6) Kemudian pindah ke kursi satunya sebagai top dog dimana top dog
adalah pihak yang berkuasa, otoriter, menuntut dan manipulatif.
7) Pada saat duduk di kursi under dog peserta didik berbicara apa
yang diinginkannya.
8) Kemudian pada saat duduk di kursi top dog, peserta didik
membayang seperti ibu dengan menanggapi pernyataan dari si
peserta didik tersebut. Berikut seterusnya.

g. Follow 1. Guru BK mendorong konseli untuk menyampaikan pemahaman


up/tindaklanjut barunya dan perasaan setelah mengikuti sesi konseling.
2. Guru BK melakukan terminasi konseling setelah konseli memiliki
kesadaran terhadap potensi yang dimilikinya.

Penutup
1. Guru BK melakukan evaluasi terhadap kegiatan konseling individu.
2. Guru BK bersama konseli membahas waktu pertemuan untuk sesi
konseling individu selanjutnya.
3. Guru BK beserta peserta didik mengakhiri kegiatan konseling individu
14. RencanaEvaluasid 1. Melakukan Pengamatan terhadap konseli selama proses konseling
antindaklanjut berlangsung
2. Melakukan konseling lanjutan untuk mengevaluasi perkembangan
konseli.

Mengetahui, Lampung Tengah, November 2020


Kepala Sekolah Guru BK.

DALAIL, S.Pd.I. FREDY BINTORO, S.Pd.


KEPUASAN PESERTA DIDIK TERHADAP PROSES KONSELING INDIVIDU

Nama Individu : …………………………

Nama Guru BK : …………………………

Petunjuk :
1. Bacalah secara teliti.
2. Berilah tanda ceklis( √ ) pada kolom jawaban yang tersedia.

Sangat Kurang
No. Aspek Yang Dinilai Memuaskan
Memuaskan Memuaskan
1 Penerimaan guru bimbingan dan
konseling atau konselor terhadap
kehadiran Anda.
2 Kemudahan guru bimbingan dan
konseling untuk diajak curhat.

3 Kepercayaan Anda terhadap


guru bimbingan dan konseling
dalam layanan konseling.
4 Pelayanan pemecahan masalah
tercapai melalui konseling
individu.
Keterangan :
Dokumen ini bersifat rahasia.

…………………………….
Peserta Didik

……………………………...

Anda mungkin juga menyukai