Anda di halaman 1dari 4

TUGAS 3

Mengidentifikasi Kasus

Oleh : Kelompok 2

1. Andi Muhammad Taufik


2. Aulia Ananda Asysyfa
3. Rizna Kumalasari
4. Nurul Pratiwi Syarif
5. Nirwana Fenti
6. Ayu Safitri

Studi kasus : Hysterectomy of Handicapped Child

Adopted from :
http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/7032736.stm
http://www.echo-news.co.uk/news/1113652.print/

Dari studi kasus tersebut :

1. Identifikasi isu etika dan etiket (jika menurut Anda ada) dari kasus ini !

Pada kasus isu etika yang menjadi masalah adalah Alison memiliki etika untuk
meminta dokter memberikan histerektomi agar menstruasi tidak terjadi pada katie.
Dimana jika menstruasi itu terjadi pada katie akan merasakan penderitaan karena
katie akan merasa bingung terhadap menstruasi yang menyebabkan penginaan
terhadap dirinya.

Etiket pada kasus ini ialah adanya ketakutan atau kecemasan berlebih pada Alison
terhadap Katie yang menurutnya Katie tidak akan menikah dan punya anak
dikemudian hari.
2. Apakah Anda setuju dengan permintaan Alison ? Jelaskan !

Tidak setuju , karena Katie ingin menjadi wanita yang sesungguhnya seperti
mengalami menstruasi dan ingin memiliki keturunan meskipun dibalik kekurangan
yang Katie alami, meskipun dilingkungan sosial Katie mendapatkan penghinaan.
Sedangkan menurut pandangan islam perbuatan Alison sudah menyalahi ketetapan
yang telah ditakdirkan kepada Katie, selain itu permintaan tersebut akan
menghilangkan hak asasi katie sebagai perempuan.

Sebagai tambahan, saya tidak setuju dengan pemintaan Alison, sebab seharusnya
Alison mampu beradaptasi dengan kebutuhan anaknya yang menyandang disabititas
bukan malah sebaliknya dan memutuskan untuk melakukan operasi histerektomi
dengan alasan agar anaknya tidak mengalami menstruasi yang akan mengganggunya,
alangkah lebih baiknya melakukan pengobatan yang lain, karena ini menyangkut hak
seorang anak yang tidak boleh direnggut hanya karena alasan tersebut, banyak anak-
anak gadis penyandang disabilitas yang bisa menjalani hari-harinya layaknya anak
normal lainnya tanpa melakukan operasi histerektomi.

3. Kaji kaitan antara hak asasi manusia dan isu etika pada kasus ini !

Kaitan antara hak asasi manusia dan isu etika pada kasus ini adalah terkait dengan
cara masyarakat dalam kasus ini Ibu dari Katie yaitu Alison memperlakukan
penyandang disabilitas dimana ia menginginkan dilakukannya histerektomi dengan
tujuan agar anaknya yang menyandang disabilitas tidak mengalami menstruasi yang
akan menyebabkan ketidaknyamanan pada dirinya yang tentu saja jika dikaji lebih
lanjut ini bertentangan dengan hak asasi seorang anak, terkait dengan penghormatan
yang dimiliki terhadap hak asasi manusia dan reproduksi penyandang disabilitas. Jika
kita merujuk pada hukum yang berlaku di Indonesia, UU No. 39 tahun 1999
membahas tentang HAM dan UUD 1945 tepatnya pasal 28A sampai 28J sangat
menjunjung tinggi hak asasi manusia salah satu pasal dalam UUD 1945 yakni pada
pasal 28 B ayat 2 dikatakan bahwa “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,
tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi”. Dari pasal ini kita dapat mengaitkannya dengan hak asasi seorang anak
dalam kasus ini Katie (seorang penyandang disabilitas), dimana setiap anak tanpa
terkecuali berhak mendapatkan perlindungan dan berhak untuk tidak diperlakukan
diskriminasi meskipun iya memiliki kekurangan, masih banyak cara yang bisa
dilakukan daripada melakukan operasi histerektomi pada seorang anak. Selain itu,
sebagai seorang ibu, Alison harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan anaknya
yang menyandang disabilitas bukan sebaliknya karena banyak anak-anak lain
penyandang disabilitas yang mampu hidup layaknya anak-anak normal pada
umumnya tanpa melakukan operasi.

4. Identifikasi hak dan kewajiban Anda selaku tenaga kesehatan masyarakat pada
kasus ini !

Hak kami sebagai tenaga kesehatan adalah melaksanakan tugas tentang bagaimana
agar katie bisa sembuh dari penyakitnya dengan cara memberitahukan atau
mensosialisasikan terhadap katie dan ibunya tentang pentingnya menerapkan perilaku
hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari dan kewajiban kami
selaku tenaga kesehatan Pada kasus ini adalah mengembangkan dan meningkatkan
pengetahuan katie dan ibu Alison tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
dalam kehidupan sehari-hari seperti : (1) mencuci tangan sebelum makan dengan air
bersih dan sabun, (2) menyajikan makanan dalam keadaan selalu tertutup agar tak
dihinggapi serangga/lalat, (3) memasak makan dengan suhu yang tepat agar kuman
mati, (4) mencuci sayur dan buah hingga bersih, serta (5) menjaga makanan dan
minuman agar tidak tercemar oleh logam berat dll agar katie dan ibu Alison dapat
mencegah timbulnya penyakit dan Katie dapat sembuh dengan sendirinya

Sebagai tambahan, terkait dengan hak dan kewajiban saya sebagai seorang tenaga
kesehatan masyarakat kaitannya dengan kasus ini yaitu : Hak yang dimiliki adalah,
berhak memperoleh informasi yang lengkap dan benar terkait dengan data diri pasien
dalam hal ini katie, berhak menolak keinginan dari keluarga pasien setelah
berkonsultasi dengan dokter yang betanggungjawab apabila permintaannya melanggar
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menyalahi hak asasi yang dimiliki
seorang manusia. Kemudian mengenai kewajiban sebagai seorang tenaga kesehatan
masyarakat kaitannya dengan kasus ini yaitu : wajib memberikan pelayanan kesehatan
yang baik dan sesuai kebutuhan penerima pelayanan kesehatan selama tidak
melanggar kode etik dan aturan hukum, wajib menyampaikan hal-hal yang masih
keliru dikalangan masyarakat terkait dengan berbagai tindakan yang mungkin
menyalahi aturan, wajib memperoleh persetujuan dari keluarga terkait tindakan yang
akan diberikan serta wajib menyimpan dan merahasiakan data diri pasien.
Kontribusi Anggota Kelompok :

1. Andi Muhammad Taufik : Mengubah ke dalam bahasa indonesia studi kasus yang
berbahasa inggris.
2. Aulia Ananda Asysyfa : Memberikan tanggapan pada soal nomor 1.
3. Nurul Pratiwi Syarif : Memberikan tanggapan pada soal nomor 4 paragraf.
4. Rizna Kumalasari : Memberikan tanggapan pada soal nomor 3 dan memberikan
tambahan jawaban pada soal nomor 4.
5. Ayu Safitri : Memberikan tanggapan pada soal nomor 2.
6. Nirwana Fenti : Memberikan tambahan jawaban pada soal nomor 2

Anda mungkin juga menyukai