Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

“KESEHATAN MENTAL REMAJA PADA MASA PANDEMI”

Di susun oleh :
Muhammad adhim fadhlurrahman 1220210075

Fakultas Ilmu Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pancasila


Tahun Ajaran 2020/2021
1
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI...................................................................................................................................................ii
BAB I............................................................................................................................................................1
1.1 Latar Belakang Masalah...............................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.......................................................................................................................1
1.3 Batasan Masalah..........................................................................................................................1
1.3 Tujuan Penulisan..........................................................................................................................2
BAB II...........................................................................................................................................................3
2.1 Pengertian Kesehatan Mental Remaja.........................................................................................3
2.2 Pengaruh Pandemic Bagi Kesehatan Mental Remaja..................................................................4
2.3 Cara Mengatasi Kesehatan Mental Remaja Dimasa Pandemic....................................................5

BAB III..................................................................................................6
Kesimpulan dan saran.........................................................................6
Daftar Pustaka.....................................................................................7

ii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan
tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-
hari dan menghargai orang lain di sekitar.

Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya


secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup, serta menjalin hubungan positif
dengan orang lain.

Sebaliknya, orang yang kesehatan mentalnya terganggu akan mengalami gangguan


suasana hati, kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang pada akhirnya bisa
mengarah pada perilaku buruk.

Penyakit mental dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya
dapat merusak interaksi atau hubungan dengan orang lain, namun juga dapat
menurunkan prestasi di sekolah dan produktivitas kerja. oleh sebab itu, sudah saatnya
kita menjalankan pola hidup sehat

1.2 Rumusan Masalah

 apa pengertian Kesehatan mental remaja

 bagaimana pengaruh masa pandemic bagi Kesehatan mental remaja

 bagaimana mengatasi kesejatan mental remaja di masa pandemic

1.3 Batasan Masalah

Penulis disini membatasi apa yang akan dibahas pada Kesehatan mental remaja,
pengaruh masa pendemic bagi Kesehatan mental remaja, dan cara mengatasi
Kesehatan mental remaja di masa pandemic, sehingga

1
2
1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini di peruntukan tugas Bahasa indonesia dan penulis
berharap makalah ini bisa menjadi referensi masyarakat tentang Kesehatan mental
remaja.

3
BAB II

PEMBAHASAN

2 Pengertian Kesehatan Mental Remaja

Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia


tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja
adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.

Dalam mempelajari perkembangan remaja, remaja dapat didefinisikan secara biologis


sebagai perubahan fisik yang ditandai oleh permulaan pubertas dan penghentian pertumbuhan
fisik; secara kognitif, sebagai perubahan dalam kemampuan berpikir secara abstrak atau secara
sosial, sebagai periode persiapan untuk menjadi orang dewasa. Perubahan pubertas dan
biologis utama termasuk perubahan pada organ seks, tinggi, berat, dan massa otot, serta
perubahan besar dalam struktur otak. Kemajuan kognitif mencakup peningkatan pengetahuan
dan kemampuan berpikir secara abstrak dan bernalar secara lebih efektif.

Kesehatan mental adalah hal yang bersifat pribadi dan individu. Hal ini menentukan
bagaimana seseorang dapat berhubungan dengan orang lain, menangani stres dan membuat
pilihan. Kesehatan mental adalah cara kita berpikir, merasakan dan bertindak. 

Masalah kesehatan mental adalah serangkaian kondisi yang berdampak pada


kesehatan mental. Karenanya, ini adalah kondisi yang mengganggu suasana hati kita, perilaku,
pemikiran atau cara seseorang berinteraksi dengan orang lain. Kondisi ini bisa ringan, sedang,
dan berat; dan ditentukan berdasarkan seberapa jauh dampaknya terhadap fungsi harian
seseorang. Contohnya adalah depresi, kecemasan, gangguan bipolar atau skizofrenia. Dengan
dukungan dan perawatan yang tepat, orang dapat pulih dari dan menstabilkan kondisi
kesehatan mental mereka sehingga bisa menjalani hidup yang sehat dan memuaskan.

Jadi, bisa kita simpulkan Kesehatan mental remaja itu usia dimana seseorang akan
mengalami berbagai macam hal hal yang sulit untuk di hadapi. Seperti stress, depresi, dan
masalah mental lainnya. Ini karena disaat seseorang berumur 14 – 19 tahun mereka
merasakan yang Namanya emosi yang masih labil.

4
3 Pengaruh Pandemic Bagi Kesehatan Mental Remaja

Dimasa pandemic ini semua orang diharuskan berkegiatan dirumah seperti bekerja,
berbelanja, dan sekolah. Dalam waktu yang sangat panajng mereka menjalanka aktivitasnya
dirumah masing masing. Jadi bagaimana pengaruh masa pandemic kepada Kesehatan mental
remaja?.

Pandemi COVID-19 tak hanya berdampak signifikan pada orang dewasa. Kondisi
darurat yang serius ini, mengharuskan semua aktivitas dilakukan #dirumahaja termasuk
sekolah dan aktivitas tambahan lain. Hal ini bisa membuat anak merasa tidak nyaman dan
bosan. Ribut dengan adik atau kakak, merasa malas melakukan apa saja, bisa menjadi salah
satu akibat kebosanan di rumah.

Kesehatan fisik selama pandemi, tentu wajib dijaga. Namun, kesehatan mental tak kalah
pentingnya. Berada #dirumahaja tak menutup kemungkinan timbulnya perasaan lain selain
bosan seperti cemas, waswas, hingga ketakutan yang berlebih. Berbagai masalah kejiwaan ini
bisa mempengaruhi tubuhnya lho, dan berujung pada gejala fisik. Begini penjelasannya.

Saat anak menerima informasi tentang penyakit COVID-19 kemudian timbul rasa takut
akan tertular (apalagi jika mereka lebih banyak mengakses informasi "menakutkan" seputar
COVID-19), ini akan membuat mereka merasa terbebani, stres, cemas, hingga fungsi sistem
organ menjadi menurun. Saat daya tahan tubuh menurun karena fungsi sistem organ yang
turun, maka gejala fisik pun akan timbul.

Apa lagi dengan adanya pandemic ini sekolah yang biasanya menjadi tempat hiburan
untuk remaja kini mereka diharuskan belajar melalui daring. Sehingga mengharuskan mereka
memulai kebiasaan baru yang sulit untuk mereka terapkan, sehingga banyak remaja yang
stress akibat hanya melakukan aktivitas dirumah ada juga remaja yang menikmati masa masa
melakukan kegiatan dirumah. Jadi bagaimana kita seorang remaja untuk menigkatkan
semangat berkegiatan dirumah?.

5
4 Cara Mengatasi Kesehatan Mental Remaja Dimasa Pandemic

1. Sadari bahwa kecemasan itu normal

Jika penutupan sekolah dan berita yang mengkhawatirkan membuat Anda merasa cemas,
Anda bukanlah satu-satunya. Sebenarnya, itulah yang seharusnya Anda rasakan.
"Rasa cemas merupakan respons normal dan sehat yang mengingatkan kita untuk menjaga diri
kita sendiri," ujar Dr. Lisa Damour, psikolog tersohor dan kolumnis New York Times
Dia menambahkan rasa cemas tersebut mengingatkan kita untuk tidak berkumpul, sering
mencuci tangan, dan tidak menyentuh wajah.

2. Buat distraksi atau kesibukan lain

Carilah kesibukan lain seperti menonton film, baca novel, dan lain-lain sebagai cara untuk
mencari kelegaan dan menemukan keseimbangan dalam keseharian.
Temukan cara baru untuk tetap terhubung dengan teman
Anda bisa menghabiskan waktu bersama dengan teman melalui video call bersamaan untuk
tetap terhubung.

3. Fokus pada diri sendiri

Pernahkah Anda ingin belajar cara melakukan sesuatu yang baru, memulai buku baru, atau
menghabiskan waktu berlatih alat musik?

Saat inilah waktunya untuk melakukan hal baru itu. Berfokus pada diri sendiri dan menemukan
cara untuk menggunakan waktu adalah cara yang produktif untuk menjaga kesehatan
mental remaja.

Berbuat baik untuk diri sendiri dan orang lain.

6
BAB III

PENUTUP
Kesimpulan dan saran

jadi Kesehatan mental remaja itu juga penting apa lagi dengan adanya pandemic ini para
remaja harus lebih aktiv melakukan aktivitasnya sehingga terhindar dari rasa stress yang
menggagu selama dirumah.

Saran saya, lakukan kegiatan yang positif atau pun kegiatan baru yang selama ini ingin
dilakukan sehingga dari kegiatan itu bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi diri
sendiri maupun orang lain.

7
Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Remaja

https://www.seributujuan.id/id/apa-itu-kesehatan-mental

https://skata.info/article/detail/662/menjaga-kesehatan-mental-remaja-saat-pandemi