Anda di halaman 1dari 8

RESUME “TAHAP-TAHAP DAN TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN”

DOSEN PENGAMPU:
Drs. Yusri, M.Pd. Kons

DISUSUN OLEH:
Moryn Anjanie
(20231063)

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2021

i
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .................................................................................... i


DAFTAR ISI ................................................................................................ ii
A. TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN ................................................... 1
1. Periode Pra Lahir .......................................................................... 1
2. Periode Neonatal.......................................................................... 1
3. Periode Bayi.................................................................................. 1
4. Periode Kanak-Kanak Awal........................................................... 1
5. Periode Kanak-Kanak Akhir .......................................................... 1
6. Periode Pubertas .......................................................................... 2
7. Periode Remaja ............................................................................ 2
8. Periode Dewasa ............................................................................ 2
B. TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN .................................................. 2
1. Tugas Perkembangan Masa Bayi dan Masa Kanak-Kanak ........... 2
2. Tugas Perkemkembangan Masa Akhir Kanak-Kanak ................... 3
3. Tugas Perkembangan Masa Remaja ............................................ 3
4. Tugas Perkembangan Masa Awal Dewasa ................................... 3
5. Tugas Perkembangan Masa Pertengahan Dewasa ...................... 4
6. Tugas Perkembangan Masa Tua................................................... 4
C. PERTANYAAN TENTANG POKOK BAHASAN TAHAP-TAHAP DAN
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN ................................................... 5

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................ 6

ii
A. TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN MANUSIA
Dalam rentan kehidupan manusia, perkembangan manusia berlangsung secara
bertahap. Tahapan-tahapan tersebut diantaranya:
1. Periode Pra Lahir
Periode ini biasanya berlangsung selama 280 hari. Menurut Santrock (2008)
terdapat tiga periode utama, yaitu:
a) Periode Germinal
Periode ini merupakan periode perkembangan pada janin yang berlangsung pada
2 minggu pertama setelah terjadi pembuahan. Rangkaian peristiwa yang terjadi
meliputi penciptaan zigot, pemecahan sel, dan melekatnya zigot ke rahim.
b) Periode Embrionis
Periode ini adalah periode perkembangan pra lahir yang terjadi 2-8 minggu setelah
pembuahan terjadi. Selama periode ini, angka pemisahan sel meningkat, sistem
dukungan sel terbentuk dan organ-organnya mulai terlihat.
c) Periode Fetal
Periode ini merupakan periode perkembangan pra kelahiran yang dimulai dari 2
bulan setelah pembuahan hingga kelahiran.

2. Periode Neonatal
Periode ini dimulai sejak lahir sampai usianya 2 minggu. Periode ini adalah
periode permulaan atau periode agar keberadaan bayi sebagai individu diakui dan
bukan sebagai parasit diperut ibunya.

3. Periode Bayi
Periode ini dimulai sejak usia 2 minggu-2 tahun. Meskipun masa bayi ini sering
dianggap sebagai masa bayi baru lahir, tetapi label masa bayi ini akan digunakan untuk
membedakannya dengan periode pasca natal yang ditandai dengan keadaannya yang
sangat tidak berdaya.

4. Periode Kanak-Kanak Awal


Periode ini dimulai sejak usia 2-6 tahun yang pada umumnya orang-orang berpendapat
bahwa masa ini adalah masa terpanjang dalam rentang kehidupan.

5. Periode Kanak-Kanak Akhir


Periode ini dimulai sejak usia 6-12 tahun, masa ini dimulai setelah individu
melewati masa bayinya sampai ia matang secara seksual kisaran usia 13 tahun untuk
wanita dan 14 tahun untuk pria. Setelah matang, barulah disebut sebagai remaja.

1
6. Periode Pubertas
Kata pubertas merujuk kepada kata “usia kedewasaan” yang artinya merujuk
pada perilaku yang terjadi saat individu menjadi matang secara seksualnya sehingga
sudah mampu memberikan keturunan. Pada masa puber periode yang unik dan khusus
ditandai dengan perubahan-perubahan perkembangan tertentu yang tidak terjadi
dalam tahap-tahap perkembangan lain dalam rentang kehidupan.
Menurut Hurlock (1993) tahap-tahap pubertas dibagi menjadi tiga yaitu:
1) Tahap Pra Puber, yang pada tahap ini individu tersebut bukan lagi seorang anak
tetapi belum juga menjadi seorang remaja.
2) Tahap Puber, yang terjadi pada garis pembagi antara masa kanak-kanak dan masa
remaja. Pada saat ini, ciri-ciri kematangan seksual muncul seperti haid yang dialami
oleh anak perempuan dan mimpi basah yang dialami oleh anak laki-laki.
3) Tahap Pascapuber, yaitu tahap pertumpang tindihan kedua masa remaja. Selama
tahap ini, ciri-ciri seks sekunder telah berkembangan baik dan organ-organ seks
mulai berfungsi secara matang.

7. Periode Remaja
Secara psikologis, masa remaja ini adalah usia saat individu berintegrasi dengan
masyarakat dewasa, usia dimana anak-anak tidak lagi merasa berada di bawah tingkat
orang yang lebih tua melainkan ada ditingkat yang sama. Awal masa remaja berkisar
13-16 tahun atau 17 tahun dan akhir masa remaja dimulai dari 16-17 tahun atau 18
tahun.

8. Periode Dewasa
Pada periode ini, dibagi lagi ke dalam 3 tahapan menurut usianya. Periode
dewasa ini dimulai dari periode dewasa awal rentang umur 21-31 tahun. Kemudian,
masa dewasa tengah usia 36-45 tahun dan dewasa akhir pada rentang usia 45-55
tahun. Masa dewasa lanjut –senescene, atau usia lanjut dimulai pada umur 60 tahun
sampai kematian. Pada waktu ini, baik kemampuan fisik maupun psikologis cepat
menurun.

B. TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN
Menurut Havighrurst (Hurlock, 1980:10) tugas perkembangan adalah tugas
yang muncul sekitar satu periode tertentu dari kehidupan individu, yang jika berhasil
dilakukan akan menimbulkan rasa bahagia, dan membawa ke arah keberhasilan gas-
tugas berikutnya.
Adapun tugas-tugas perkembangan sesuai dengan periodenya sebagai berikut.
1. Tugas Perkembangan Masa Bayi dan Masa Awal Kanak-Kanak, yaitu tugas yang
harus diselesaikan pada periode kehidupan bayi dan masa awal kanak-kanak.
Contoh pada masa bayi:
a. Belajar memakan makanan padat.

2
b. Belajar berjalan dan berbicara.
c. Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh.
d. Mencapai stabilitas fisiologik.
e. Membentuk pengertian sederhana tentang realitas fisik dan sosial.
f. Belajar kontak perasaan dengan orang disekitarnya, dan sebagainya.

2. Tugas Perkembangan Masa Akhir Kanak-Kanak, Yaitu tugas yang harus diselesaikan
pada periode kehidupan masa akhir kanakkanak. Contohnya:
a. Mempelajari keterampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainan
yang umum.
b. Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya.
c. Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri.
d. Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat
e. Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, tata tingkatan, nilai dan sikap
terhadap kelompok-kelompok sosial.
f. Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan
sehari-hari.
g. Mengembangkan keterampilan-keterampilan dasar untuk membaca, menulis,
dan berhitung, dan sebagainya.

3. Tugas Perkembangan Masa Remaja, yaitu tugas yang harus diselesaikan pada
periode usia remaja. Contohnya:
a. Menguasai kemampuan membina hubungan yang lebih matang dengan teman
sebaya baik sesama maupun berbeda jenis kelamin.
b. Menguasai kemampuan untuk melaksanakan peran sosial sesuai dengan jenis
kelaminnya.
c. Menerima keadaan fisik dan mengaktualisasikan secara efektif
d. Mencapai kemerdekaan emosional baik dengan orang tua maupun dengan
orang dewasa lain.
e. Memiliki kemampuan untuk mandiri secara ekonomi, memilih dan
mempersiapkan diri untuk karier.
f. Berkembangnya kemampuan intelektual dan konsep-konsep yang perlu untuk
menjadi warga negara yang baik.
g. Memiliki keinginan untuk bertanggung jawab terhadap tingkahlaku sosial.

4. Tugas Perkembangan Masa Awal Dewasa, yaitu tugas yang harus diselesaikan pada
periode awal dewasa, contohnya:
a. Mulai bekerja.
b. Memilih pasangan.
c. Belajar hidup bertunangan.
d. Mulai membina keluarga.
e. Mengasuh anak.
f. Mengalola rumah tangga.
g. Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara.

3
h. Mencari kelompok sosial yang menyenangkan, dan sebagainya.

5. Tugas Perkembangan Masa Pertengahan Dewasa, yaitu tugas yang harus


diselesaikan pada periode pertengahan dewasa, contohnya:
a. Mencapai tanggung jawab sosial sebagai warga negara.
b. Membantu anak-anak remaja untuk menjadi orang dewasa yang bertanggung
jawab, dan bahagia.
c. Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu luang untuk orang dewasa.
d. Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai suatu individu.
e. Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisiologi yang
terjadi pada tahap ini.
f. Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier
pekerjaan.
g. Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua, dan sebagainya.

6. Tugas Perkembangan Masa Tua, yaitu tugas yang harus diselesaikan pada periode
masa tua, contohnya:
a. Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
b. Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan kerkurangnya penghasilan
keluarga.
c. Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
d. Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia.
e. Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan.
f. Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara luwes.
g. Tugas perkembangan dan implementasinya dalam pembelajaran, dan
sebagainya.

4
C. PERTANYAAN TENTANG POKOK BAHASAN TAHAPAN-TAHAPAN DAN TUGAS-TUGAS
PERKEMBANGAN

1. Faktor apa saja yang dapat menyebabkan individu tidak mengalami ciri-ciri
perkembangan disuatu periode perkembangannya?
2. Dalam perkembangannya, pada usia berapa individu mulai mulai sulit
menginternalisasikan nilai-nilai baru?
3. Apakah yang akan terjadi jika tugas-tugas perkembangan sesuai dengan masanya
tersebut tidak terjalankan secara maksimal?
4. Apakah tahapan-tahapan perkembangan untuk semua individu sama seperti yang
sudah dijelaskan pada materi atau berbeda-beda?
5. Bagaimana dengan orang yang mempunyai keterbatasan dalam berkembang
contohnya autisme, apakah mereka mempunyai tugas-tugas perkembangan
tersendiri?

5
DAFTAR PUSTAKA

Hurlock, B. E. (1980). Psikologi Perkembangan, Alih Bahasa Istiwidayanti dan Soedjarwo.


Jakarta: Erlangga.
Gunarsah, Singgih D. (2008). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT BPK
Gunung Mulia