Anda di halaman 1dari 16

DINAS PEDIDIKAN KABUPATEN SLEMAN

PENDALAMAN MATERI UJIAN SEKOLAH


TAHUN PELAJARAN 2020/2021
TAHAP I

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia


Kelas : IX (Sembilan)
Hari dan Tanggal : Senin, 11 Januari 2021
Pukul : 07.00 – 09.00 (120 Menit)

PETUNJUK UMUM
1. Isikan identitas Anda dengan benar
2. Tersedia waktu 120 menit untuk mengerjakan paket tes tersebut.
3. Jumlah soal sebanyak 30 butir, pada setiap butir soal terdapat 4 (empat)
pilihan jawaban.
4. Periksa dan bacalah soal-soal sebelum Anda menjawabnya dengan cermat.
5. Periksalah pekerjaan Anda sebelum dikirim / submit
6. Berdoalah sebelum mengerjakan

PETUNJUK KHUSUS
Jawablah dengan menghitamkan bulatan ( ) huruf A, B, C, atau D pada lembar
jawab yang tersedia!

Bacalah teks berikut, kemudian kerjakan soalnya !


“Emisi” Pemandu Penurunan Emisi
Ancaman nyata perubahan iklim tak cukup hanya untuk disadari. Kita semua
agar turut melakukan aksi nyata guna mengurangi emisi gas rumah kaca yang timbul
dari aktivitas kita sehari-hari. Kontribusi nyata setiap pribadi masyarakat ini diperlukan
untuk membantu mengerem kenaikan suhu global agar tidak mencapai dua derajat
celsius. Emisi paling banyak dihasilkan dari produk listrik dan pemanas, hutan dan
penggunaan lahan, industri, transportasi, sampah makanan, dan bangunan.
Banyak anggota masyarakat yang belum menyadari bahwa setiap individu dapat
berperan dalam menurunkan emisi. Di sisi lain, mereka yang sudah menyadari
pentingnya hal itu kesulitan melakukan aksi nyata dan terukur untuk menurunkan
emisi. Berangkat kondisi tersebut, tim dari Yayasan Institut Sumber Daya Dunia atau
WRI Indonesia mengembangkan aplikasi android bernama Emisi yang dapat diunduh
secara gratis. Aplikasi ini diharapkan membantu masyarakat menghitung emisi karbon
dan polutan yang dikeluarkan.
Dalam aplikasi Emisi, terdapat empat menu, yakni hitung emisi, kurangi emisi,
serap emisi, dan pantau pohon. Pada menu hitung emisi, pengguna dapat
memasukkan rute perjalanan setiap hari. Menu kurangi emisi berisi alternatif
pengurangan emisi, yakni avoid, shift, dan improve. Menu serap emisi, pengguna
akan diarahkan untuk penanaman pohon yang dilakukan secara mandiri dengan
memasukkan foto pohon dan lokasi penanaman. Terakhir menu pantau pohon yang
berisi pemantauan pohon yang ditanam melalui organisasi mitra WRI Indonesia.
Kompas, 26 Oktober 2020

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 1


1. Maksud kalimat “Kita semua agar turut melakukan aksi nyata guna mengurangi emisi
gas rumah kaca yang timbul dari aktivitas kita sehari-hari.” pada teks tersebut adalah ...
A. Masyarakat mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengurangi penggunaan
kaca.
B. Setiap orang harus mengurangi penggunaan kaca untuk mengurangi suhu muka
bumi.
C. Emisi gas rumah kaca dapat dikurangi dengan mengurangi aktivitas kita sehari-hari.
D. Setiap orang harus berkontribusi agar emisi gas rumah kaca dapat dikurangi.

Bacalah teks berikut, kemudian kerjakan soalnya!

“Emisi” Pemandu Penurunan Emisi


Ancaman nyata perubahan iklim tak cukup hanya untuk disadari. Kita semua
agar turut melakukan aksi nyata guna mengurangi emisi gas rumah kaca yang timbul
dari aktivitas kita sehari-hari. Kontribusi nyata setiap pribadi masyarakat ini diperlukan
untuk membantu mengerem kenaikan suhu global agar tidak mencapai dua derajat
celsius. Emisi paling banyak dihasilkan dari produk listrik dan pemanas, hutan dan
penggunaan lahan, industri, transportasi, sampah makanan, dan bangunan.
Banyak anggota masyarakat yang belum menyadari bahwa setiap individu dapat
berperan dalam menurunkan emisi. Di sisi lain, mereka yang sudah menyadari
pentingnya hal itu kesulitan melakukan aksi nyata dan terukur untuk menurunkan
emisi. Berangkat kondisi tersebut, tim dari Yayasan Institut Sumber Daya Dunia atau
WRI Indonesia mengembangkan aplikasi android bernama Emisi yang dapat diunduh
secara gratis. Aplikasi ini diharapkan membantu masyarakat menghitung emisi karbon
dan polutan yang dikeluarkan.
Dalam aplikasi Emisi, terdapat empat menu, yakni hitung emisi, kurangi emisi,
serap emisi, dan pantau pohon. Pada menu hitung emisi, pengguna dapat
memasukkan rute perjalanan setiap hari. Menu kurangi emisi berisi alternatif
pengurangan emisi, yakni avoid, shift, dan improve. Menu serap emisi, pengguna
akan diarahkan untuk penanaman pohon yang dilakukan secara mandiri dengan
memasukkan foto pohon dan lokasi penanaman. Terakhir menu pantau pohon yang
berisi pemantauan pohon yang ditanam melalui organisasi mitra WRI Indonesia.
Kompas, 26 Oktober 2020

2. Tujuan penulisan teks tersebut adalah ....


A. menginformasikan bahwa aplikasi Emisi dapat digunakan para pekerja dan diunduh
secara gratis
B. memberitahukan agar setiap orang sadar melakukan aksi nyata dalam
mengoptimalkan emisi gas rumah kaca
C. memberitahukan agar setiap orang sadar akan pentingnya menanam pohon guna
mengurangi emisi gas rumah kaca
D. memberitahukan bahwa aplikasi Emisi dapat memandu seseorang melakukan aksi
nyata guna mengurangi emisi gas rumah kaca

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 2


Bacalah teks berikut, kemudian kerjakan soalnya!

“Emisi” Pemandu Penurunan Emisi


Ancaman nyata perubahan iklim tak cukup hanya untuk disadari. Kita semua
agar turut melakukan aksi nyata guna mengurangi emisi gas rumah kaca yang timbul
dari aktivitas kita sehari-hari. Kontribusi nyata setiap pribadi masyarakat ini diperlukan
untuk membantu mengerem kenaikan suhu global agar tidak mencapai dua derajat
celsius. Emisi paling banyak dihasilkan dari produk listrik dan pemanas, hutan dan
penggunaan lahan, industri, transportasi, sampah makanan, dan bangunan.
Banyak anggota masyarakat yang belum menyadari bahwa setiap individu dapat
berperan dalam menurunkan emisi. Di sisi lain, mereka yang sudah menyadari
pentingnya hal itu kesulitan melakukan aksi nyata dan terukur untuk menurunkan
emisi. Berangkat kondisi tersebut, tim dari Yayasan Institut Sumber Daya Dunia atau
WRI Indonesia mengembangkan aplikasi android bernama Emisi yang dapat diunduh
secara gratis. Aplikasi ini diharapkan membantu masyarakat menghitung emisi karbon
dan polutan yang dikeluarkan.
Dalam aplikasi Emisi, terdapat empat menu, yakni hitung emisi, kurangi emisi,
serap emisi, dan pantau pohon. Pada menu hitung emisi, pengguna dapat
memasukkan rute perjalanan setiap hari. Menu kurangi emisi berisi alternatif
pengurangan emisi, yakni avoid, shift, dan improve. Menu serap emisi, pengguna
akan diarahkan untuk penanaman pohon yang dilakukan secara mandiri dengan
memasukkan foto pohon dan lokasi penanaman. Terakhir menu pantau pohon yang
berisi pemantauan pohon yang ditanam melalui organisasi mitra WRI Indonesia.
Kompas, 26 Oktober 2020

3. Pernyataan yang sesuai dengan paragraf ketiga teks tersebut adalah ...
A. Menu hitung emisi berisi alternatif pengurangan emisi, yakni avoid, shift, dan improve.
B. Pemantauan pohon yang ditanam melalui mitra WRI dapat dilihat di menu pantau
pohon.
C. Terdapat empat menu dalam aplikasi Emisi, yaitu hitung emisi, jumlah emisi, serap
emisi, dan tanam pohon.
D. Menu pantau pohon berisi penanaman pohon yang dilakukan secara mandiri dengan
memasukkan foto pohon dan lokasi penanaman.

Bacalah kutipan teks berikut, kemudian kerjakan soalnya!

Pusat Epidemi
Virus flu burung H5N1 pertama kali dideteksi pada angsa di Cina pada 1996.
Setahun berikutnya muncul wabah H5N1 pada manusia di Hongkong. Virus tersebut
diyakini bersumber dari unggas di wilayah Cina Selatan. Meskipun wabah H5N1 pada
manusia belum mencapai skala pandemi, saat ini virus itu dapat ditemukan pada
unggas dan burung liar di lebih dari 60 negara di dunia.
(1) Penyakit berikutnya, yaitu SARS yang tidak hanya menjadi masalah
kesehatan, tetapi juga menyebabkan krisis sosial politik yang paling hebat bagi
pemimpin Cina sejak peristiwa Lapangan Tiananmen 1989. (2) Virus ini telah
menyebar ke berbagai negara dan lebih dari separuh kasus terjadi di Cina daratan. (3)
SARS ditelusuri dari musang yang daging eksotisnya dijual di pasar hewan liar di
wilayah Cina Selatan. (4) Begitu juga wabah Covid-19, dimulai di Cina, yang dikaitkan
dengan pasar becek di kota Wuhan, yang banyak menjual hewan hidup dan mati.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 3


4. Hal yang dibicarakan dalam paragraf pertama kutipan teks tersebut adalah ...
A. Virus flu burung pertama kali muncul di Hongkong.
B. Penemuan penyakit unggas dan burung liar di Cina.
C. Asal muasal virus flu burung H5NI dan penyebarannya.
D. Virus H5N1 yang menjadi pandemi berasal dari Cina Selatan.

Bacalah kutipan teks berikut, kemudian kerjakan soalnya!


Pusat Epidemi
Virus flu burung H5N1 pertama kali dideteksi pada angsa di Cina pada 1996.
Setahun berikutnya muncul wabah H5N1 pada manusia di Hongkong. Virus tersebut
diyakini bersumber dari unggas di wilayah Cina Selatan. Meskipun wabah H5N1 pada
manusia belum mencapai skala pandemi, saat ini virus itu dapat ditemukan pada
unggas dan burung liar di lebih dari 60 negara di dunia.
(1) Penyakit berikutnya, yaitu SARS yang tidak hanya menjadi masalah
kesehatan, tetapi juga menyebabkan krisis sosial politik yang paling hebat bagi
pemimpin Cina sejak peristiwa Lapangan Tiananmen 1989. (2) Virus ini telah
menyebar ke berbagai negara dan lebih dari separuh kasus terjadi di Cina daratan. (3)
SARS ditelusuri dari musang yang daging eksotisnya dijual di pasar hewan liar di
wilayah Cina Selatan. (4) Begitu juga wabah Covid-19, dimulai di Cina, yang dikaitkan
dengan pasar becek di kota Wuhan, yang banyak menjual hewan hidup dan mati.

5. Kalimat yang menyatakan hubungan pertentangan dalam paragraf kedua teks tersebut
ditunjukkan pada nomor ....
A. (1) C. (3)
B. (2) D. (4)

6. Perhatikan gambar poster berikut!

Kalimat yang bisa mewakili keseluruhan isi poster tersebut adalah…


A. Mari cegah penularan virus Corona dengan memakai masker.
B. Memakai masker kain dapat mencegah penularan virus Corona.
C. Dinas kesehatan mengimbau untuk memakai masker saat bepergian.
D. Lakukan langkah-langkah tepat untuk mencegah penularan virus Corona.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 4


Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaannya.

Antibodi dan Kekebalan Corona Bisa Hilang Setelah Pasien Sembuh

Riset pada pasien Covid-19 yang sembuh menunjukkan bahwa perlindungan


kekebalan tubuhnya terhadap corona turun, bahkan hilang setelah dua atau tiga
bulan. Hal ini memicu pertanyaan ilmuwan mengenai pengembangan vaksinnya.
Orang yang sembuh dari infeksi virus biasanya memiliki respons kekebalan dan
mengembangkan proteksi terhadap penyakit yang bersangkutan. Sistem kekebalan
tubuh memproduksi antibodi yang mampu mengenali virusnya jika menyerang untuk
kedua kali. Antibodi juga tahu cara memeranginya.
Namun, dalam kasus virus corona SARS-CoV-2, pemicu Covid-19, penelitian
terbaru yang dilakukan di rumah sakit Schwabing di München Jerman, menunjukkan
adanya penyimpangan dari hal lazim itu. Clemens Wendtner, dokter kepala di rumah
sakit itu, melakukan rangkaian pengujian kekebalan pasien Covid-19 yang dirawat
akhir Januari 2020 dan dinyatakan sembuh. Tes menunjukkan turunnya jumlah
antibodi pada tubuh mereka secara signifikan. Wendtner mengatakan bahwa antibodi
yang menghentikan serangan virus, menghilang hanya dalam waktu dua sampai tiga
bulan pada empat dari sembilan pasien yang dimonitor.
Hasil pemantauan tersebut juga serupa dengan investigasi yang sudah
dilakukan di Cina. Riset di Cina juga menunjukkan bahwa antibodi virus SARS-CoV-2
pada bekas pasien Covid-19 tidak ada lagi dalam darah mereka. Dalam kondisi
seperti ini, pasien bisa kembali terinfeksi virus corona karena tidak lagi memiliki
perlindungan.
Penelitian lanjutan dengan skala lebih besar masih perlu dilakukan untuk
menegaskan anomali ini. Namun, temuan awal ini memberikan indikasi
bahwa gelombang kedua infeksi mungkin terjadi, di mana pasien juga kemungkinan
mengembangkan kekebalan normal. Hal ini akan mengubah cara para pakar
menangani Covid-19, termasuk melonggarkan tindakan social distancing.
http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-ilmiah/antibodi-dan-kekebalan-corona-bisa-hilang-setelah-pasien-
sembuh

7. Situasi yang kemungkinan muncul dalam masyarakat berkaitan dengan teks tersebut
adalah ...
A. Masyarakat mengalami kecemasan karena hasil riset membuktikan bahwa orang
yang telah sembuh dari serangan virus covid-19 dapat terinfeksi lagi.
B. Masyarakat semakin menyadari pentingnya upaya peningkatan imunitas sehingga
mereka berusaha lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat.
C. Masyarakat tetap merasa tenang dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan
mengabaikan hasil penelitian yang dianggap kurang representatif.
D. Masyarakat telah beradaptasi dengan kondisi pandemi covid-19 beserta
konsekuensinya sehingga mereka mampu mengabaikan hasil penelitian.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 5


Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaannya.

Antibodi dan Kekebalan Corona Bisa Hilang Setelah Pasien Sembuh

Riset pada pasien Covid-19 yang sembuh menunjukkan bahwa perlindungan


kekebalan tubuhnya terhadap corona turun, bahkan hilang setelah dua atau tiga
bulan. Hal ini memicu pertanyaan ilmuwan mengenai pengembangan vaksinnya.
Orang yang sembuh dari infeksi virus biasanya memiliki respons kekebalan dan
mengembangkan proteksi terhadap penyakit yang bersangkutan. Sistem kekebalan
tubuh memproduksi antibodi yang mampu mengenali virusnya jika menyerang untuk
kedua kali. Antibodi juga tahu cara memeranginya.
Namun, dalam kasus virus corona SARS-CoV-2, pemicu Covid-19, penelitian
terbaru yang dilakukan di rumah sakit Schwabing di München Jerman, menunjukkan
adanya penyimpangan dari hal lazim itu. Clemens Wendtner, dokter kepala di rumah
sakit itu, melakukan rangkaian pengujian kekebalan pasien Covid-19 yang dirawat
akhir Januari 2020 dan dinyatakan sembuh. Tes menunjukkan turunnya jumlah
antibodi pada tubuh mereka secara signifikan. Wendtner mengatakan bahwa antibodi
yang menghentikan serangan virus, menghilang hanya dalam waktu dua sampai tiga
bulan pada empat dari sembilan pasien yang dimonitor.
Hasil pemantauan tersebut juga serupa dengan investigasi yang sudah
dilakukan di Cina. Riset di Cina juga menunjukkan bahwa antibodi virus SARS-CoV-2
pada bekas pasien Covid-19 tidak ada lagi dalam darah mereka. Dalam kondisi
seperti ini, pasien bisa kembali terinfeksi virus corona karena tidak lagi memiliki
perlindungan.
Penelitian lanjutan dengan skala lebih besar masih perlu dilakukan untuk
menegaskan anomali ini. Namun, temuan awal ini memberikan indikasi
bahwa gelombang kedua infeksi mungkin terjadi, di mana pasien juga kemungkinan
mengembangkan kekebalan normal. Hal ini akan mengubah cara para pakar
menangani Covid-19, termasuk melonggarkan tindakan social distancing.

http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-ilmiah/antibodi-dan-kekebalan-corona-bisa-hilang-setelah-pasien-
sembuh

8. Ringkasan isi dua paragraf pertama teks tersebut yang tepat adalah ....
A. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Clemens Wendtner di Rumah Sakit
Schwabing menunjukkan adanya penurunan antibodi pada pasien covid-19 yang
sembuh. Hal tersebut juga serupa dengan hasil pemantauan yang sudah dilakukan di
Cina. Hasil riset tersebut memicu para pakar untuk melakukan penelitian lanjutan
B. Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Clemens Wendtner di Rumah Sakit
Schwabing menunjukkan adanya penurunan antibodi pada pasien covid-19 yang
sembuh. Hal tersebut juga serupa dengan hasil pemantauan yang sudah dilakukan di
Cina.
C. Riset pada pasien Covid-19 yang sembuh menunjukkan bahwa perlindungan
kekebalan tubuhnya terhadap Corona turun, hal itu seperti hasil penelitian terbaru
yang menunjukkan adanya penyimpangan dari hal lazim.
D. Penelitian terbaru yang dilakukan di Rumah Sakit Schwabing di München Jerman,
menunjukkan adanya penyimpangan dari hal lazim, yaitu bahwa pasien yang sudah
sembuh dari terinfeksi virus Corona tidak dapat menderita sakit lagi.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 6


Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaannya.

Antibodi dan Kekebalan Corona Bisa Hilang Setelah Pasien Sembuh

Riset pada pasien Covid-19 yang sembuh menunjukkan bahwa perlindungan


kekebalan tubuhnya terhadap corona turun, bahkan hilang setelah dua atau tiga
bulan. Hal ini memicu pertanyaan ilmuwan mengenai pengembangan vaksinnya.
Orang yang sembuh dari infeksi virus biasanya memiliki respons kekebalan dan
mengembangkan proteksi terhadap penyakit yang bersangkutan. Sistem kekebalan
tubuh memproduksi antibodi yang mampu mengenali virusnya jika menyerang untuk
kedua kali. Antibodi juga tahu cara memeranginya.
Namun, dalam kasus virus corona SARS-CoV-2, pemicu Covid-19, penelitian
terbaru yang dilakukan di rumah sakit Schwabing di München Jerman, menunjukkan
adanya penyimpangan dari hal lazim itu. Clemens Wendtner, dokter kepala di rumah
sakit itu, melakukan rangkaian pengujian kekebalan pasien Covid-19 yang dirawat
akhir Januari 2020 dan dinyatakan sembuh. Tes menunjukkan turunnya jumlah
antibodi pada tubuh mereka secara signifikan. Wendtner mengatakan bahwa antibodi
yang menghentikan serangan virus, menghilang hanya dalam waktu dua sampai tiga
bulan pada empat dari sembilan pasien yang dimonitor.
Hasil pemantauan tersebut juga serupa dengan investigasi yang sudah
dilakukan di Cina. Riset di Cina juga menunjukkan bahwa antibodi virus SARS-CoV-2
pada bekas pasien Covid-19 tidak ada lagi dalam darah mereka. Dalam kondisi
seperti ini, pasien bisa kembali terinfeksi virus corona karena tidak lagi memiliki
perlindungan.
Penelitian lanjutan dengan skala lebih besar masih perlu dilakukan untuk
menegaskan anomali ini. Namun, temuan awal ini memberikan indikasi
bahwa gelombang kedua infeksi mungkin terjadi, di mana pasien juga kemungkinan
mengembangkan kekebalan normal. Hal ini akan mengubah cara para pakar
menangani Covid-19, termasuk melonggarkan tindakan social distancing.
http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-ilmiah/antibodi-dan-kekebalan-corona-bisa-hilang-setelah-pasien-
sembuh

9. Simpulan isi teks tersebut yang tepat adalah ...


A. Pasien Covid-19 yang telah sembuh ternyata dapat terserang kembali sehingga perlu
dipikirkan cara penanganan yang tepat.
B. Kasus virus corona SARS-CoV-2, pemicu Covid-19, yang tidak lazim akan segera
ditindaklanjuti dengan penelitian secara lebih luas.
C. Agar pasien Covid-19 yang telah sembuh tidak terinfeksi lagi, diperlukan vaksin
khusus untuk untuk perlindungan antibodinya.
D. Kekebalan tubuh pasien Covid-19 yang sembuh dapat menurun dan akan hilang
dalam beberapa bulan.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 7


10. Bacalah kutipan teks berikut!
(1) Pola makan dengan bahan makanan organik sepertinya semakin meningkat
seiring dengan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. (2) Selain
dianggap bermanfaat bagi kesehatan, pola makan tanpa produk hewani atau vegan
juga terbukti menghasilkan jejak karbon paling sedikit. (3) Seorang pecinta daging
akan menghasilkan 3,3 karbon dioksida per 2.600 kilo kalori dari makanan yang
dikonsumsi sehari-hari. (4) Sementara, pelaku vegan rata-rata menghasilkan hanya
1,5 karbon dioksida per jumlah kalori yang sama.(5) Namun, tak sedikit orang yang
menilai harga produk organik terlalu mahal untuk dikonsumsi sehari-hari.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/10/03/193155120/makanan-organik-lebih-mahal-apa-sebabnya

Kalimat yang menyatakan opini dalam teks tersebut ditandai nomor ....
A. (1), (2) C. (2), (3)
B. (1), (5) D. (4), (5)

11. Bacalah kedua kutipan teks berikut!


Teks I Teks II
Menara ikonik Sleman terdapat di Masjid Agung Ndalem Jayadipuran menjadi ikon
Dr. Wahidin Soedirohoedodo Sleman. Tinggi Kampung Dipowinatan Yogyakarta.
menara tersebut 68 meter dengan diameter 3,6 Bangunan itu masih berdiri kukuh dengan
meter dan memilki delapan lantai yang ditopang 16 tiang penyangga. Bertegel
dilengkapi dengan fasilitas lift. Menara yang kunci. Bernuansa klasik. Sederhana, tapi
diklaim sebagai menara paling tinggi di tak biasa. Rumah klasik berbentuk limasan
Yogyakarta ini, baru diresmikan pada 22 itu merupakan rumah bangsawan kala itu.
Februari 2019. Masjid Agung Dr. Wahidin Kini, rumah itu dialihfungsikan sebagai
sebenarnya mulai dibangun oleh Pemda Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya
Kabupaten Sleman pada tahun 1986 dan (BPNB) DIY sekaligus sebagai cagar
diresmikan pada 25 Juni 1990. budaya.
Adaptasi Radar Jogja, 12 September 2020 Adaptasi Jawa Pos, 29 Agustus 2020
Perbedaan penggunaan bahasa kedua kutipan tersebut adalah ....
Teks 1 Teks 2
A menggunakan kata-kata populer menggunakan kata-kata kajian
B didominasi oleh kalimat tunggal didominasi oleh kalimat majemuk
C menggunakan kata bermakna lugas menggunakan kata-kata kiasan
D terdapat konjungsi penggabungan terdapat konjungsi pertentangan

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 8


12. Bacalah kedua kutipan teks berikut!
Teks I Teks II

Kita semua pernah mengalami stres, Minuman dengan bahan baku herbal
bukan? Jika seseorang mengalami stres memiliki keunggulan tersendiri. Selain
secara rutin, bisa berpengaruh sangat nikmat ketika disajikan panas atau
besar pada pikiran dan tubuhnya. Hal itu dingin, minuman tersebut juga
bisa menyebabkan keletihan mental memberikan banyak manfaat.
sehingga membuat orang mudah Penggunaan rempah-rempah bisa
tersinggung atau marah. Di samping itu,
memberikan manfaat bagi kesehatan.
stres juga menyebabkan orang tidak bisa
Misalnya, rempah jahe yang
tidur dan kehilangan nafsu makan. Stres
juga bisa menyebabkan naiknya risiko mengandung antiradang dan
berbagai penyakit, termasuk penyakit antioksidan yang kuat. Rempah kunyit
kardiovaskular dan gastrointestinal, serta juga dipercaya bisa mengatasi nyeri
diabetes. sendi. Begitu juga dengan rempah
cengkih yang diyakini dapat
http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-ilmiah/waspada- meningkatkan sistem kekebalan
ternyata-stres-bukan-hanya-akibat-hilangnya- tubuh.
penglihatan-namun-juga-penyebab
Radar Jogja-Jawa Pos, 5 September 2020 ,
Sehat dengan Rempah

Perbedaan pola penyajian kedua kutipan tersebut adalah ....


Teks 1 Teks 2
A sebab akibat penambahan
B umum khusus khusus umum
C khusus umum umum khusus
D sebab akibat syarat

13. Bacalah kutipan cerpen berikut!


(1) Sore itu, sambil menunggu tukang roti langganan, aku dan suami berbincang-
bincang tentang rencana mudik saat Lebaran nanti. (2) Berhubung banyak
keperluan lain yang lebih penting, suami mengusulkan untuk tak mudik dulu tahun
ini. (3) Aku menganggap perbincangan ini sebagai sesuatu hal yang ringan dan bisa
kuterima alasannya. (4) Akan tetapi, aku harus berpikir bagaimana cara
menerangkan agar anak-anak mau mengerti dengan keadaan seperti sekarang ini.

Bukti watak pengertian dalam diri tokoh aku, ditandai kalimat nomor ….
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 9


14. Bacalah kutipan cerpen berikut!
Aku dan Fatih duduk kelelahan di sofa ruang tunggu. Kulirik jam tangan, pukul 11.30.
Fiuh, 45 menit serasa tiga jam untuk sekadar menabung di kantor ini. Aku dan Fatih
sudah kehabisan ide untuk mengisi waktu demi menghilangkan rasa jenuh. Tidak
lama kemudian, Fatih tergesa-gesa menghampiriku.
“Sudah beres?” tanyanya.
“Belum, printernya rusak. Jadi tabungannya belum bisa diproses,” jelasku.
Huff, salah strategi lagi. Aku pikir menabung di kantor pos lebih mudah dan cepat
daripada di bank besar yang antriannya meliuk panjang.
“Terus, masih berapa lama lagi?” desaknya.
“Nggak tahu, nih. Makan dulu atau ke toko buku,” usulku untuk menghilangkan
kegelisahannya.

Peristiwa apa yang dialami tokoh pada cerita tersebut?


A. Aku dan Fatih ingin menabung di kantor, tetapi antriannya sangat panjang sehingga
harus menunggu lama di ruang tunggu kantor.
B. Tokoh menabung di kantor pos dengan harapan bisa cepat, tetapi ternyata lebih
lama karena printer untuk memproses tabungan rusak.
C. Tokoh mengeluh karena menabung di bank ternyata lama. Antrian untuk bisa
menabung sangat panjang sehingga membosankan.
D. Tokoh menuju toko buku setelah mengetahui bahwa proses menabung cukup lama
dan harus menunggu selesainya perbaikan printer.

15. Bacalah kutipan cerpen berikut!


Dulu aku pernah dibawa ke puskesmas terdekat oleh ibuku karena waktu itu kakiku
terasa sakit. Kata pegawai puskesmas, kaki ini perlu ditangani oleh ahlinya. Bahkan
harus dioperasi kalau memang ingin sembuh. Waktu itu ibuku memang mau
mengusahakan untuk mengobatkan kakiku ini, tetapi aku menolaknya. Aku tidak
tega apabila harus membuat ibuku yang sudah renta membanting tulang hanya
untuk kesembuhanku. Aku harus rela jika kaki ini selamanya pincang daripada ibuku
nanti sakit karena kecapaian. Bagiku yang paling penting adalah kesehatan ibuku.
Seandainya saja aku dulu punya tabungan, pasti bisa sedikit terbantu penyembuhan
kakiku. “Ah, sudahlah semua sudah terjadi dan aku tak akan menyalahkan apa dan
siapa pun.”

Apa alasan utama tokoh tidak mau memeriksakan kakinya yang sakit pada ahlinya
seperti peristiwa dalam cerpen tersebut?
A. Tokoh tidak mempunyai tabungan untuk membayar biaya pengobatan.
B. Tokoh tidak mau merepotkan ibunya untuk mencari biaya pengobatan
C. Tokoh bisa menahan rasa sakitnya dan selalu berharap bisa sembuh.
D. Tokoh tidak mau dioperasi karena biaya untuk penyembuhan mahal.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 10


16. Bacalah kutipan cerpen berikut!
Saat ibu-ibu berkumpul di halaman untuk membeli sayuran, tiba-tiba pahlawan
kecilku menyeruak kaki ibu-ibu lain. Dengan wajah serius dia berkata pada si penjual
sayur, ”Kemarin udangnya busuk, bawang dan tomat juga busuk, pokoknya semua
busuk. What? Ibu-ibu mulai tertawa mendengarnya. Sementara itu, warna merah
mulai menjalari wajahku. “Apa yang busuk?” mata si penjual sayur menatapku. ”Oh,
Cuma bawangnya aja kok,” jawabku. Di luar dugaan, Sandra langsung menimpali.
“Yee, semua busuk kan, Ma?” Cepat-cepat kugendong anakku sambil meminta
maaf.

Suasana yang dialami tokoh aku pada cerita tersebut adalah ….


A. tegang
B. galau
C. risau
D. malu

17. Bacalah kutipan cerpen berikut!


Semester ini, Nisa Talia kembali meraih predikat terbaik. Bintang itu masih terus saja
memancarkan sinarnya. Nisa mendapat piala dan beberapa hadiah dari pihak
sekolah. Di satu sisi Nisa merasa bangga, tetapi di sisi lain sedih karena telah
melukai hati sahabatnya, Tria. Tria tak pernah iri dan benci dengan Nisa. Namun,
pastilah ia juga ingin disanjung oleh orang tuanya. Ternyata, Tria justru
mempersembahkan lagu untuknya. “Lagu ini khusus aku persembahkan untuk
bintangku Nisa Talia,” katanya. Tria duduk di balik piano dengan anggun dan rambut
terurai panjang.Tangannya yang lembut memainkan melodi.

Maksud pernyataan “bintang itu masih saja memancarkan cahayanya” pada kutipan
cerita tersebut adalah ….
A. siswa terpandai yang mampu mempertahankan prestasinya
B. siswa yang selalu bersemangat untuk mendapatkan hadiah
C. siswa yang beruntung karena selalu mendapat nasib yang baik
D. siswa yang pandai selalu memeroleh kesempatan untuk menjadi juara

18. Bacalah kutipan cerita berikut!


Lalu datanglah seekor elang besar dan membawa terbang seekor domba yang
tengah makan. Dari kejauhan, tampak seekor burung gagak yang sedang mengamati
si Elang. Akhirnya, ia pun menghampiri domba dan berdiri di atas domba untuk
mengangkatnya seperti yang dilakukan elang. Namun, ternyata ia tidak mampu
melakukannya. Domba hanya tertawa dan mengejek si Gagak yang tidak setara
dengan si Elang. Mendengar ada kegaduhan, pengembara pun terbangun dan
mengetahui bahwa dombanya telah hilang. Ia melihat ada seekor gagak yang sedang
terjebak di bulu domba. “Kau juga mau ikut-ikutan seperti elang? Akhirnya
pengembara pun membawa si Gagak ke rumah dan memberikannya kepada
anaknya.

Amanat kutipan cerita tersebut adalah …


A. Jangan meninggalkan jati diri ketika engkau ingin meraih keinginan.
B. Tetaplah menghargai orang yang sedang berusaha meraih cita-cita.
C. Teruslah berusaha supaya keinginanmu yang besar dapat tercapai.
D. Rintangan harus kita hadapi meskipun kegagalan sering dialami.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 11


19. Bacalah teks berikut!
Aku tidak pernah bisa bergabung dengan mereka, entah mengapa aku seperti
merasa lain. Padahal mereka sangat baik, ramah, dan sepertinya saying padaku.
Om ani, misalnya dia selalu membawa mainan baru untukku. Om Rendi juga, Om
Angga juga. Tapi entah mengapa, sepertinya aku merasa asing dengan mereka.
Belakangan baru kusadari aku tidak menyukai kehadiran mereka. Akhir pekan
menjadi hari yang sangat ku benci. Kalua bisa akhir pekan ditiadakan, apalagi hari
libur. Hari – hari terasa sangat lambat kalua ada mereka. Rumah jadi ramai, rebut,
berisik, dan yang pasti Eyang Raka tidak punya waktu untukku.

Simpulan penyebab konflik kutipan cerpen tersebut adalah ....


A. Perasaan benci tokoh “Aku“ terhadap saudaranya yang tidak peduli kepadanya.
B. Tokoh “Aku“ tidak menyukai kehadiran keluarga Om Dani, Om Rendi, dan Om Angga.
C. Suasana berisik di rumah dan berkurangnya perhatian Eyang Raka terhadap tokoh
“Aku”.
D. “Aku” tidak senang diberi hadiah mainan baru oleh Om Dani, Om Rendi, dan Om
Angga.

20. Bacalah teks berikut!


Teks I Teks II

Ubun-ubun bagai tertusuk panah api Sang mentari mulai bangkit dari
sang surya. Keadaan siang yang peraduannya. Semburat keemasan
bergelora seperti itu, melengkapi mulai menghiasi cakrawala. Langit yang
suasana panas saat itu. “Tolong, Pak! tadinya terbentang hitam langit malam,
Saya hanya berdagang di sini,” rintih kini mulai tergantikan oleh sebentuk
seorang wanita paruh baya dengan langit biru dengan awan berarak. Hari
bakul jamu menggelayut di baru telah menyapa. “Ma, Niva
punggungnya. “Karena Anda berjualan, berangkat dulu, ya?” ucap Niva sembari
maka saya bawa ke kantor polisi!” mencium tangan ibunya yang dibalas
Bentak seorang laki-laki berbadan tegap dengan anggukan dan rentangan
dengan seragam kepolisian. senyum dari ibunya. Niva berjalan riang
menuju kelasnya.
“Merajut Janji” Muamalia Mutmaina Nusi
“Butiran Emas Kemilau” Jesica Dominiq Mozzarella
http://rumahdocata.blogspot.com/2017/04/kumpulan-
http://rumahdocata.blogspot.com/2017/04/kumpulan-
cerpen-fls2n-2014.html
cerpen-fls2n-2014.html

Perbedaan pola pengembangan kedua teks tersebut adalah ....


Teks 1 Teks 2
A menampilkan akhir cerita mendeskripsikan aksi tokoh
B menampilkan komplikasi menampilkan waktu kejadian
C mendeskripsikan aksi tokoh memunculkan masalah
D memunculkan masalah mendeskripsikan aksi tokoh

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 12


21. Bacalah teks berikut!
Di sebuah perkampungan hiduplah seekor burung yang sangat indah, namanya
burung kenari. Pada suatu pagi burung kenari tersebut berjalan-jalan menikmati
pemandangan yang indah hingga bertemulah ia dengan sekelompok tikus.
Burung kenari melihat dengan rasa jijik kepada mereka. “Hai tikus-tikus jelek,
baumu busuk, kau tidak mandi!” ejek burung kenari kepada sekelompok tikus
itu. ”Lihatlah diriku, buluku halus dan cantik,” lanjutnya. Para tikus pun hanya diam
mendengarkan ejekan itu. Mereka melanjutkan bekerja mencari makan untuk
keluarganya.
Tak berapa lama, sekelompok tikus itu dikejutkan oleh suara burung kenari yang
minta tolong karena kesakitan. Tubuhnya terjerat perangkap tali yang dipasang oleh
seorang pemburu. Tikus kecil pun bertanya kepada tikus yang paling tua, “Apakah
kita akan menolong burung yang sering mengejek kita dan membangga-banggakan
dirinya sendiri?” Sementara itu, burung kenari masih merintih-rintih minta tolong.
“Ayo kita tolong,” jawab tikus tua. “Kita harus membantu siapa pun yang
membutuhkan bantuan,” lanjutnya.

Prediksi akhir cerita yang tepat dari teks cerita tersebut adalah ...
A. Akhirnya, burung kenari berhasil menggigit tali jerat perangkap hingga putus.
Selamatlah burung kenari dari cengkeraman pemburu. Ia berjanji kepada dirinya
sendiri untuk tidak menyakiti perasaan binatang lain.
B. Akhirnya, para tikus berhasil menggigit tali jerat perangkap. Burung kenari selamat
dari cengkeraman pemburu. Burung kenari tetap dendam kepada para tikus. Ia tidak
mau berjanji untuk berbuat baik kepada sesama makhluk Tuhan, kecuali tikus.
C. Akhirnya, para tikus berhasil menggigit tali jerat perangkap hingga putus. Selamatlah
burung kenari dari cengkeraman pemburu. Burung kenari berterima kasih kepada
para tikus. Ia menyesali perbuatannya selama ini. Ia berjanji kepada dirinya sendiri
untuk berbuat baik kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan.
D. Akhirnya, para tikus berhasil menggigit tali jerat perangkap hingga putus. Selamatlah
burung kenari dari cengkeraman pemburu. Burung kenari tidak mau berterima kasih
kepada para tikus. Ia sombong dan tidak menyesali perbuatannya selama ini. Ia
berjanji untuk tidak pernah menerima persahabatan dengan tikus.

22. Bacalah teks berikut!


(1) Jika dihitung, sudah lebih dari setengah tahun pembelajaran daring
berlangsung sejak terjadi pandemi Covid-19. (2) Sebagian masyarakat mengeluhkan
keterbatasan sinyal, gagap teknologi, serta kemampuan ekonomi yang terbatas
untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran daring tersebut. (3) Rata-rata orang tua
sudah terpuruk dengan ancaman PHK maupun yang sudah mengalami PHK
sehingga beban sosial mereka cukup tinggi. (4) Selain itu, orang tua merasa
terbebani harus mengajar anak-anak di rumah menggantikan guru. (5) Di sisi lain,
ada juga masyarakat yang memiliki pemahaman bahwa kesehatan adalah nomor
satu sehingga memilih menahan anak-anak masuk sekolah.
https://www.timesindonesia.co.id/read/news/289467/unicef-dan-dpr-ri-kupas-pro-kontra-pembelajaran-daring-di-webinar-match-times
Kalimat yang mendukung pada teks tersebut ditandai nomor ....
A. (2) C. (4)
B. (3) D. (5)

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 13


23. Bacalah teks berikut!
Monkey business atau bisnis monyet adalah sebuah gaya bisnis yang termasuk ke
dalam kategori bisnis kotor alias dirty business. [...]. Jika Anda perhatikan, ketika
monyet berhasil mencuri barang atau makanan, ia pasti akan langsung lari menjauh
dari Anda. Jangankan berharap barang atau makanan Anda kembali, bertemu lagi
dengan monyet yang mencuri saja belum tentu bisa. Teori ini kemudian diterapkan
juga dalam dunia bisnis dan dikenal dengan nama monkey business.
https://glitzmedia.co/post/leisure/career-money/monkey-business.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang teks tersebut adalah ...
A. Disebut sebagai monkey business karena cara berbisnis yang dilakukan mirip ulah
monyet ketika mencuri barang atau makanan dari seseorang.
B. Disebut sebagai bisnis kotor karena bisnis yang dilakukan berhubungan dengan
benda maupun makhluk hidup yang tidak bersih.
C. Disebut sebagai bisnis kotor karena cara berbisnis yang dilakukan penuh dengan
tipu muslihat dan menghalalkan segala cara.
D. Disebut sebagai monkey business karena bisnis yang dilakukan menyerupai tingkah
laku monyet berlari-lari di hutan.

24. Cermati kalimat-kalimat berikut!


Cara Daftar Rumah Belajar Kemendikbud
(1) Pilihlah tipe pengguna “Siswa”
(2) Isilah biodata sesuai dengan formulir yang tersedia di laman kemendikbud.go.id.
(3) Kunjungi situs resmi Kemendikbud.go.id
(4) lalu pilihlah tulisan “Daftar” untuk masuk ke halaman selanjutnya.
(5) Selanjutnya Anda sudah terdaftar di Rumah Belajar Kemendikbud.
(6) Jika sudah mengisi semua data yang diminta lanjutkan dengan memilih tulisan
“Daftar”

Petunjuk mendaftar Rumah Belajar Kemendikbud yang tepat adalah dengan urutan ....
A. (1), (3), (4), (2), (6), (5)
B. (2), (6), (3), (4), (1), (5)
C. (3), (4), (2), (1), (5), (6)
D. (3), (4), (1), (2), (6), (5)

25. Perhatikan kalimat berikut!


Tegar berkata,”Pandemi membuat saya melakukan segala kegiatan dari rumah.”

Variasi kalimat tersebut adalah …


A. Tegar mengatakan bahwa pandemi membuat dia melakukan segala kegiatan dari
rumah.
B. Tegar mengatakan bahwa pandemi membuat kita melakukan segala kegiatan dari
rumah.
C. Tegar mengatakan bahwa pandemi membuat saya melakukan segala kegiatan dari
rumah.
D. Tegar mengatakan bahwa pandemi membuat kami melakukan segala kegiatan dari
rumah.

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 14


26. Cermatilah paragraf berikut!
(1) Eksploitasi terhadap alam adalah kesalahan besar yang tidak disadari oleh
sebagian besar manusia. (2) Sifat alam hanya memberi, sama seperti kasih seorang
Ibu yang “hanya memberi, tak harap kembali”. (3) Karena alam tidak pernah meminta
lebih dari manusia itu sendiri yang telah menggunakan sumber daya alam dengan
berlebihan. (4) Layaknya kebanyakan Ibu yang ingin sang anak tumbuh menjadi
manusia yang bermanfaat, alam juga hanya menginginkan manusia tumbuh dengan
menjaga keseimbangan antarsesama makhluk hidup.

Kalimat tidak efektif ditunjukkan oleh kalimat nomor ….


A. (1) C. (3)
B. (2) D. (4)

27. Cermatilah paragraf berikut!


Sudahkah kita bangga berbahasa Indonesia? Sudahkah kita merasa bangga
menjadikan bahasa Indonesia sebagai bagian dari budaya kita? Sudahkah kita santun
dalam berbahasa? Pertanyaan inilah yang tiba-tiba muncul di kepala setiap bulan
Oktober. Jika kita menelaah asal-usul bahasa Indonesia maka kita akan bangga untuk
(…) dan menjadikan bahasa Indonesia bagian dari budaya kita. Sejarah membuka
mata kita bahwa (…) bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan perlu proses yang
panjang.

Dua kata bentukan yang tepat untuk melengkapi kutipan teks tersebut adalah …
A. digunakan;ditetapkan C. menggunakan;penetapan
B. menggunakan;ketetapan D. penggunaan;menetapkan

28. Perhatikan kalimat berikut!


Dalang kondang Ki Seno Nugroho yang meninggal dunia karena serangan jantung di
makamkan di Semaki.

Alasan kesalahan kalimat tersebut adalah kata ….


A. di semaki seharusnya digabung karena di- menunjukkan tempat
B. di Semaki seharusnya digabung karena di- merupakan kata depan
C. di makamkan seharusnya digabung penulisannya karena di- merupakan awalan
D. di makamkan seharusnya digabung penulisannya karena di- merupakan kata depan

29. Cermatilah paragraf berikut!

Terdapat banyak hubungan yang konkret antara kesehatan lingkungan alami, aktivitas
manusia, dan eksploitasi hewan. Semakin banyak pula bahasa hukum digunakan
untuk membingkai perilaku yang merusak atau mengeksploitasi lingkungan demi
kepentingan manusia. Kondisi tersebut tampak sebagai pembenaran atas
pengrusakan lingkungan. Hal tersebut dapat mendorong konflik berkelanjutan di
masyarakat karena kesadaran manusia yang masih rendah terhadap kebijaksanaan
mengelola alam.

Alasan ketidakefektifan kalimat ketiga pada paragraf tersebut adalah….


A. kemubaziran kata
B. kata-kata yang ambigu
C. pengaruh bahasa asing
D. kata bentukan yang tidak tepat

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 15


30. Bacalah teks berikut!
(1) Kita sudah sangat hafal dengan istilah BDR, dan PJJ selama musim pandemi
tahun ini.
(2) Belajar dari rumah mengharuskan anak-anak menyediakan: kuota dan berbagai
macam aplikasi.
(3) Kebijakan belajar dari rumah diperuntukkan buat siswa SMP se-DIY.
(4) Kebijakan tersebut dikeluarkan, karena anak-anak rentan terhadap penularan
virus Corona.

Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut ditandai nomor ….
A. 1 C. 3
B. 2 D. 4

Pendalaman Materi Ujian Sekolah Kelas. 9 Tahap I Bahasa Indonesia 16