Anda di halaman 1dari 3

SURAT PERJANJIAN PINJAMAN

Pada hari Rabu, tanggal 24 Maret 2021, telah terjadi Kesepakatan antara :

Nama : ATIH
No KTP : 3216024911650007
Alamat : Kp. Buni Bakti RT 010/006 Desa Buni Bakti
Kec Babelan Kab Bekasi
Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK
PERTAMA.

Nama : ANNASTASYA
No KTP : 33270167109680008
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Alamat : Perum Puri Artha Pondok Gede Blok AN No.34 RT,014/011
Kel Jatiasih Kota Bekasi

Dalam hal ini bertindak untuk dan nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK
KEDUA.

Dengan ini menyatakan, bahwa PIHAK PERTAMA telah meminjam uang dari
PIHAK KEDUA sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah), dengan
menjaminkan satu buah Buku Sertifikat Hak Milik (SHM) sebagai Jaminan. Dengan
data sebagai berikut :

No SHM : 861
Nama Pemilik : ATIH
No.SPPT : 32.18.090.006.009.0279.0
Luas : 544 m2

PIHAK PERTAMA menerima sejumlah uang dari PIHAK KEDUA sebelum


penandatanganan Surat Perjanjian ini, sehingga Surat Perjanjian ini diakui oleh
kedua belah pihak dan berlaku sebagai tanda penerimaan yang sah. PIHAK
KEDUA dengan ini menyatakan telah menerima pengakuan berhutang dari PIHAK
PERTAMA tersebut diatas.

Selanjutnya Para Pihak sepakat untuk mengikatan diri dalam Perjanjian Utang
Piutang ini dan dilakukan dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai
berikut :

PASAL 1 PEMBAYARAN

PIHAK PERTAMA berjanji akan membayarkan utang uang pinjaman sebesar


Rp.10.0000.000 ( Sepuluh juta rupiah ) tersebut selambat-lambatnya minimal 4
bulan sejak ditanda tanganinya Surat Perjanjian ini dan selambat - lambat 3 tahun
36 bulan, terhitung sejak ditanda tanganinya Surat
Perjanjian ini,
PASAL 2
BUNGA DAN FEE KOMITMENT

1. PIHAK PERTAMA wajib membayar bunga atas uang pinjaman tersebut


sebesar 15 % pada tiap bulannya pada waktu yang telah disepakati hingga
pelunasan keseluruhan hutang PIHAK PERTAMA dilakukan.
2. Pembayaran bunga tersebut dilakukan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK
KEDUA setiap tanggal 05 pada bulan yang sedang berjalan selama
berlakunya Surat Perjanjian ini.
3. Pembayaran oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilaksanakan
melalui Rekening PIHAK KEDUA pada Bank PIHAK KEDUA dengan nomor
rekening atas Nama Pihak Kedua sebagai Peminjam.
4. Biaya Administrasi dan Fee Komitmen, sebesar 5%

PASAL 3
PELANGGARAN

Jika PIHAK PERTAMA lalai atau tidak dapat memenuhi seluruh kewajibannya
sebagaimana ditetapkan dalam Surat Perjanjian ini dan atau apabila terjadi
pelanggaran oleh PIHAK PERTAMA atas salah satu atau beberapa kewajibannya
yang disebutkan dalam surat perjanjian ini, maka PIHAK KEDUA berhak menagih
sesegera semua utang uang pinjaman tersebut meskipun jatuh tempo perjanjian ini
belum dicapai.

PASAL 4

HAL-HAL YANG TIDAK DIINGINKAN

PIHAK KEDUA berhak menagih kembali seluruh utang uang pinjaman PIHAK
PERTAMA sekaligus apabila :

1. PIHAK PERTAMA meninggal dunia sebelum tanggal jatuh tempo perjanjian


ini, kecuali jika ahli waris PIHAK PERTAMA sanggup dan bersedia
memenuhi kewajiban dari PIHAK PERTAMA yang ada di dalam Surat
Perjanjian ini.
2. PIHAK PERTAMA dinyatakan pailit atau bangkrut oleh Pengadilan sebelum
tanggal jatuh tempo perjanjian ini dicapai.
PASAL 5 BIAYA PENAGIHAN

Semua biaya penagihan hutang tersebut diatas, termasuk biaya juru sita dan biaya-
biaya kuasa PIHAK KEDUA untuk menagih hutang tersebut menjadi tanggungan
dan wajib dibayarkan oleh PIHAK PERTAMA.

PASAL 6
BIAYA-BIAYA LAINNYA

Biaya pembuatan Surat Perjanjian ini dan segala biaya yang berhubungan dengan
utang uang pinjaman tersebut di atas menjadi tanggungan dan wajib dibayarkan
oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA.

PASAL 7

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan di kemudian hari Para Pihak akan menyelesaikan


dengan jalan musyawarah untuk mufakat. dan apabila penyelesaian secara
musyawarah tidak berhasil, maka Para Pihak sepakat untuk memilih domisili yang
sah dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Kota Bekasi.

Demikianlah Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani sebagai bukti yang sah pada
tanggal yang sudah disebutkan diawal Perjanjian ini. Surat perjanjian ini dibuat di
atas kertas bermaterei secukupnya yang ditandatangani dan dibuat rangkap dua
berkekuatan hukum yang sama serta masing-masing dipegang oleh PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA,

Pihak Pertama, Pihak Kedua,

ATIH ANNASTASYA

SAKSI-SAKSI

H. SYAMSURI