Anda di halaman 1dari 2

Sobat muslim, istilah muslimpreneurs saat ini sangat menjelaskan bahwa gusjigang merupakan tahapan

dikenal bahkan populer dikalangan kaum muslim. Bagaimana pengembangan yang ditanamkan kepada santri dan
konsep itu dikemas secara unik yang melahirkan jiwa-jiwa masyarakat luas, yang terdiri dari: (1) bagus (spiritual), yaitu
entrepreneur seorang muslim. Islam menganggap bahwa Al-Mawaddah memberikan teladan dan mengajarkan kepada
entrepreneur merupakan sebuah ibadah jika dilaksanakan santrinya untuk memiliki akhlak yang bagus, sopan, dan
sesuai dengan kaidah syariat. Kesuksesan wirausaha dalam sederhana, (2) ngaji (intelektual melahirkan leadership),
pandangan Islam bukan dilihat dari keuntungan yang didapat, artinya setelah bagus akhlaknya, seseorang harus
akan tetapi bagaimana proses yang dilakukan benar-benar mengembangkan intelektualitasnya. Hal ini berhubungan
menambah kedekatan seorang hamba dengan Tuhan-Nya. dengan kriteria santri di Al-Mawaddah yang harus lebih
Jika kita tilik kebelakang jauh sebelum masa kita, lebih dewasa dan bisa berkomitmen serta memiliki jiwa leadership
tepatnya pada zaman Rasulullah SAW. Pada masa itu Nabi yang kuat, (3) dagang (entrepreneruship), artinya setelah
sebagai seorang panutan mengajarkan sebuah ketrampilan mencapai kedua hal di atas, dagang dianggap buah saja dalam
kewirausahaan yang dapat menuntun umatnya ke dalam hubungannya dengan praktek entrepreneurship.
jalan kesuksesan yang mulia. Membicarakan pribadi Nabi
berarti juga membicarakan bagaimana beliau bersikap. Nabi Selain filosofi dan latar belakang berdirinya Al-
Muhammad SAW dikenal dengan sejuta kebajikan Mawaddah Kudus, pasti sobat muslim juga ingin tahukan
didalamnya, salah satunya kedermawanan dan giat bekerja. sistem pembelajaran dan kegiatan sehari-harinya?
Hal inilah yang harus diketahui sobat muslim, bahwa Nabi Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa kriteria calon santri yang
berperan sebagai pribadi yang sukses menjadi seorang akan mendaftar harus memiliki beberapa skill yang mendasar,
entrepreneur sejati. Beliau mampu mentransformasikan salah satunya tekad yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh
kepribadiannya di dunia nyata melalui praktik-praktik bisnis karena itu, alasan dari kedewasaan para santrinya akan
yang berbasis entrepreneur. Maka tak heran ketika nabi berpengaruh terhadap kegiatan atau program yang akan
ditanya tentang usaha yang paling utama, beliau menjawab dijalaninya. Salah satu sistem kebijakan yang dituntut oleh
”Jual beli yang baik dan usaha seseorang dengan tangannya pesantren adalah kemandirian sejak dini. Kemandirian dan
sendiri” (HR. Ahmad). Nabi juga bersabda: “Tangan di atas pikirin yang matang akan mempengaruhi goals yang didapat,
lebih baik dari tangan di bawah” (HR. Bukhari dan Muslim). selain itu sebagai seorang santri yang berkompeten kita
Dengan makna tersirat ini, Nabi secara tidak langsung berusaha mengasah kemampuan tidak hanya dalam bidang
memotivasi umatnya untuk menjadi pengusaha yang gemar keagamaan namun juga softskill untuk masa depan.
berbagi. Pesantren Al-Mawaddah membekali santri untuk
mengembangkan skill dalam public speaking, writerpreneur,
Pesantren adalah tempat yang paling valid karena selling, dan online marketing. Perlu diketahui nih sobat
sistem keilmuan spiritualnya yang kuat. Keberadaan suatu muslim, jebolan-jebolan santri disini nggak hanya pintar
pesantren tidak lahir begitu saja, akan tetapi sering kali mengaji namun juga bisa mandiri,percaya diri, terampil,
karena berbagai hal yang menuntut keberadaannya. memotivasi, dan tentunya punya hobi. Hobi yang dihasilkan
Demikian juga dengan Pondok Pesantren Al-Mawaddah nggak kaleng-kaleng sobat muslim, dari promosi brand,
Kudus, dimana keberadaannya lahir karena adanya komitmen penjualan online, trainer, motivator,dan masih banyak lagi
yang besar untuk mengamalkan ilmunya pada masyarakat. pastinya santri jebolan sini tuh mantu idaman deh.. ada juga
Pondok Pesantren Al-Mawaddah Kudus ini berdiri karena KH beberapa sektor usaha yang bernaung dibawah Yayasan Al-
Sofyan Hadi Lc., MA selaku pengasuh memberikan alur Mawaddah dari eduwisata, toserba, agroindustri, training
pemikiran mengapa pesantren Al-Mawaddah yang identik center, dan tour and travel. Semua itu dikelola langsung oleh
dengan pesantren entrepreneurship menjadi pilihannya. karyawan dan santri yang memiliki potensi, sebagai ajang
Pesantren Al-Mawaddah ini berkembang atas dasar filosofi pelatihan dalam diri.
gusjigang, yaitu sebuah akronim yang terdiri dari bagus, ngaji,
dan dagang. Filosofi gusjigang tidak hanya menjadi landasan Al-Mawaddah juga mengadakan pelatihan-pelatihan terkait
atau latar belakang berdirinya pesantren ini, tetapi juga entreprenurnya. Karena letak geografis pesantren yang
menjadi spirit untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh strategis dimana terletak di Kota Kudus yang menjadi kotanya
Al-Mawaddah berupa lahirnya generasi Qur'ani yang sukses wali, oleh karena itu presentase keuntungan yang di dapat
dan mulia, kuat secara spiritual, intelektual dan finansial. Hal juga memuaskan bila dilihat dari banyaknya pendatang luar
ini mengandung kesimpulan bahwa gusjigang memang telah kota. Oleh sebab itu wajib banget bagi sobat muslim yang
menjadi filosofi yang sangat berpengaruh bagi perkembangan ingin melatih skill spiritual entrepreneurnya bisa
Al-Mawaddah. Pendiri dan Pengasuh Al-Mawaddah mendaftarkan diri sebagai calon santri Pondok Pesantren Al-
Mawaddah Kudus. Pesan penulis bagi sobat muslim cuman
satu, jadikan keagamaanmu dasar berkembangnya mimpi di
masa depanmu! Goodluck sobat.