Anda di halaman 1dari 3

UTS Mikrobiologi

Hanif Amirusdi Puteno


170342615586
OFF I

1. a. Fungsi dari perlakuan pemanasan pada nyala api spiritus setelah pemberian larutan
hijau malakit pada pewarnaan spora bakteri dibutuhkan karena pewarnaan spora
memerlukan pemanasan agar zat warna dapat meresap ke dalam spora.

b. karena pewarnaan spora menggunakan lebih dari satu pewarna dan memiliki
reaksi yang berbeda untuk setiap bakteri, dan setiap warna memiliki reaksi yang
berbeda

c. Dalam pewarnaan spora dengan metode Schaeffer Fulton menggunakan larutan


Malakit hijau dan Safranin. Malakit hijau memiliki pH 11-11.2 yang bersifat alkali
yang bermuatan positif, sedangkan sitoplasma sel bersifat basofilik sehingga terdapat
daya tarik antara zat warna malakit hijau dengan sel bakteri yang memudahkan dalam
penyerapan warna. Sedangkan pewarnaan terakhir atau pewarnaan sekunder
menggunakan safranin hanya digunakan untuk menodai atau mewarnai sel vegetatif.

2. Gambar a tipe respirasi anaerob fakulatif


Gambar b tipe respirasi anaerob obligat
Gambar c tipe respirasi aerob

b. Gas-gas utama yang memengaruhi pertumbuhan bakteri adalah oksigen dan


karbondioksida. Bakteri memperlihatkan keragaman yang luas dalam respon terhadap
oksigen bebas dan atas dasar tersebut maka bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri
aerobic, anaerob, anaerob fakultatif, dan mikroanaerob. Mikroorganisme
menunjukkan keragaman yang besar dalam kemampuannya menggunakan oksigen
bebas (O2) untuk respirasi sel. Variasi dalam penggunaan O2 mencerminkan
keragaman dalam sistem biooksidatif yang ada di berbagai spesies. Bakteri aerob akan
menunjukkan pertumbuhan di permukaan, mikroorganisme anaerobik obligat
pertumbuhannya terletak di dasar tabung, dan mikroorganisme anaerobic fakultatif
pertumbuhannya menyebar di medium
c. mengapa menggunakan menidum NC untuk menentukan tipe respirasi bakteri
bukan medium NA

3. a.  Fungsi fiksasi, antara lain untuk membunuh bakteri secara cepat dengan relatif


tidak menyebabkan perubahan bentuk dan struktur bakteri, melekatkan bakteri di atas
kaca objek, dan meningkatkan sifat afinitas pewarna.

b. karena pewarnaan spora menggunakan lebih dari satu pewarna dan memiliki reaksi
yang berbeda untuk setiap bakteri

c. Bakteri gram positif pada pewarnaan Gram berwarna ungu disebabkan kompleks


zat warna kristal violet-yodium tetap dipertahankan meskipun diberi larutan alkohol,
sedangkan bakteri gram negatif berwarna merah sebab kompleks tersebut larut pada
saat pemberian larutan alkohol sehingga mengambil warna merah safranin.
perlakuan dengan alkohol mengeskstrak lipid, yang menyebabkan poisitas atau
permeabilitas dinding sel meningkat. Dengan demikian, kompleks karbol gentian violet dan
lugol dapat disari keluar dan bakteri Gram negatif terwarnakan.

4. Gambar a
Nama genus kapang : Aspergillus sp.
Bagian :
1. conidiophore
2. vesicule
3. metula
4. phialide
5. conidie

Gambar b

Nama genus kapang : Rhizopus sp.

Bagian :

1.rhizoid

2. sporangiofor
3. sporangium

4. collumela

5. spora