Anda di halaman 1dari 2

Nama : Mohammad Kholil Faddli

Kelas : A4

Npm : 18133100126

METODE POOLING OF INTEREST

Metode Pooling of Interest digunakan apabila penggabungan badan usaha tersebut


merupakan penyatuan kepemilikan dari 2 perusahaan atau lebih. Jadi tidak terjadi perubahan
di dalam dasar-dasar pertanggungjawaban. Mengenai modal juga tidak akan terjadi
perubahan, hanya komposisi modal dapat berubah sebagai berikut:

 Modal saham
 Agio modal saham
 Laba ditahan

Ketentuan Penggabungan Usaha dengan Metode Pooling of Interst

a. Badan usaha setelah penggabungan dapat berupa satu diantara perusahaan yang
bergabung atau badan usaha yang baru dibentuk
b. Sesudah penggabungan dilakukan, kekayaan bersih dari semua badan usaha yang
bergabung akan dipegang oleh badan usaha setelah penggabungan tersebut

Prosedur Akuntansi dengan Metode Pooling of Interst

- Badan usaha yang baru merupakan kelanjutan badan usaha yang bergabung
- Gabungan saldo laba yang ditahan dalam neraca konsolidasi merupakan keharusan,
dengan maksud mempertahankan integritas dan hak para pemilik
- Penyesuaian terhadap aktiva dan saldo laba yang ditahan mutlak diperlukan
- Laporan Laba Rugi periodik dari perusahaan yang meneruskan, harus pula
memasukan hasil operasi dari perusahaan yang digabungkan sebelum kombinasi
berlaku.
- Disclosure mengenai adanya kombinasi yang berlaku sebagai pooling of interest
harus dinyatakan/dibuat di dalam laporan keuangan yang disajikan
Dalam metode pooling of interest diasumsikan bahwa kepemilikan perusahaan yang
bergabung adalah satu kesatuan dan secara relatif tetap tidak berubah pada entitas akuntansi
yang baru. Karena tidak ada salah satupun dari perusahaan-perusahaan yang bergabung
dianggap telah memperoleh perusahaan-perusahaan yang bergabung lainnya, tidak ada
pembelian, tidak harga pembelian, sehingga karena hal tersebut tidak ada dasar
pertanggungjawaban yang baru. Aktiva dan kewajiban dari perusahaan-perusahaan yang
bergabung dimasukkan dalam entitas gabungan sebesar nilai bukunya.