Anda di halaman 1dari 25

 

SOAL-SOAL AKL

PEMBUBARAN PERSEKUTUAN
1.  Bagyo, Satria, dan Lita adalah anggota persekutuan dengan modal dan pembagian laba/rugi
sebagai berikut:

Nama  Modal  Saldo Laba 

Bagyo  
Bagyo 50.000.000 45%
Satria  
Satria 30.000.000 35%
Lita  
Lita 20.000.000 20%
Jumlah  
Jumlah 100.000.000 100%
Kemudian Heru masuk menjadi anggota baru (New Comer) dengan menyerahkan uang
sebesar Rp 40.000.000, untuk penyertaan modal sebesar 25% dari modal persekutuan baru.
Diminta: 
Buatlah perhitungan dan jurnal yang diperlukan!

Jawab : 

Modal Bagyo, Satria dan Lita (lama) Rp 100.000.000


Modal Heru Rp 40.000.000
Modal baru Rp 140.000.000

Penyertaan Heru 25% X Rp 140..000.000 = Rp 35.000.000


Heru setor = Rp 40.000.000
Bonus untuk anggota lama Rp 5.000.000

Pembagian Bonus
Bagyo ⟾ 45% x Rp 5.000.000 = Rp 2.250.000
Satria ⟾ 35% x Rp 5.000.000 = Rp 1.750.000
Lita ⟾ 20% x Rp 5.000.000 = Rp 1.000.000

Rp 5.000.000
  Jurnal:
Kas Rp 40.000.000
Modal Heru Rp 35.000.000
Modal Bagyo Rp 2.250.000
Modal Satria Rp 1.750.000
Modal Lita Rp 1.000.000

2.  Apa sebab-sebab pembubaran persekutuan perusahaan?


Jawab :
a.  Salah seorang sekutu menghendaki pembubaran
 b.  Salah seorang sekutu meninggal dunia, dan ahli warisnya tidak menyetujui untuk
melanjutkan persekutuan
 

c.  Perselisihan intern diantara sekutu

3.  Persekutuan XYZ membagi laba atau rugi dengan rasio yang ditetapkan sebesar
40:20:40. Saldo modal persekutuan tersebut pada akhir tahun 2017 adalah
Modal X Rp60.000.000
Modal Y Rp40.000.000
Modal Z Rp60.000.000
Jumlah modal Rp160.000.000

Pada awal tahun 2018 A diterima sebagai sekutu baru dengan membeli 50% hak X baik
itu hak atas modal dan hak atas rugi laba sebesar Rp40.000.000.
Pertanyaan
a.  Buatlah jurnal untuk transaksi pembelian tersebut
 b.  Buatlah komposisi perubahan modal
c.  Buatlah rasio pembagian rugi laba yang mengalami perubahan

Jawaban:
a.  Transaksi berdasarkan nilai buku modal yang diperjualbelikan
= 50% x Rp60.000.000 = Rp30.000.000
Jurnal
Modal X Rp30.000.000
Modal A Rp30.000.000
 b. 
Keterangan Modal

X Y Z A Total

Sebelum A Rp60.000.000 Rp40.000.000 Rp60.000.000 Rp160.000.000


masuk
Masuknya (Rp30.000.000) - - Rp30.000.000 -
A
Setelah Rp30.000.000 Rp40.000.000 Rp60.000.000 Rp30.000.000 Rp160.000.000
masuknya
A

c. 
keterangan Rasio pembagian laba rugi

X Y Z A Total

Sebelum A 40 20 40 100
masuk
Masuk A (20) - - 20

Setelah 20 20 40 20 100
masuknya A
 

LIKUIDASI
SOAL 1
Persekutuan “XYZ” akan dilikuidasi karena terjadi permasalahan internal. Pembag
Pembagian
ian laba rugi diatur
dengan perbandingan Amanda 35%, Siska 30% dan Anton 35%.

Berikut neraca per 21 Desember 2019


Persekutuan “XYZ” 
Per 21 Desember 2019 
Kas 30.000.000 Hutang Dagang 180.000.000
Piutang dagang 410.000.000 Hutang Bank 200.000.000
Cad. Kerug. Piutang (20.500.000) Jumlah Hutang 380.000.000  
Persediaan barang dagang 100.000.000 Modal Amanda 200.000.000
Perlengkapan 10.000.000 Modal Siska 200.000.000
Aktiva Lancar 529.500.000   Modal Anton 220.500.000
Gedung 260.000.000 Cadangan Umum 90.000.000
Ak. Peny. Gedung (39.000.000) Modal sendiri 710.500.000  
Kendaraan 400.000.000
Ak. Peny. Kendaraan (60.000.000)
Aktiva Tetap 561.000.000  

AKTIVA 1.090.500.000   PASIVA 1.090.500.000  

Berdasarkan proses likuidasi selama bulan Januari 2020 diperoleh pengumpulan uang tunai
sebagai berikut : Piutang dagang terkumpul Rp 371.000.000

•  Persediaan barang dagangan Rp 80.000.000


•  Perlengkapan Rp 7.000.000
•  Gedung Rp 240.000.000
•  Kendaraan Rp 330.000.000
•  Kerugian penjualan aktiva dibebankan kepada cadangan umum Diminta :
a)  Buatlah ikhtisar laporan likuidasi.
 
b) Buat jurnal yang diperlukan

JAWABAN

Modal
Macam Hutang Hutang Cad
keterangan Kas
Aktiva dagang bank umum Modal Modal Modal
amanda siska anton
Saldo sebelum
1.060.500
likuidasi 90.000
30.000 - 200.000 200.000 220.500
Hasil penjualan 180.000 200.000 -
1.028.000 1.060.500
aktiva dan 32.500
pembagian laba rugi
 

220.500
 Jumlah sisa  1.058.000 0 180.000 200.000 57.500 200.000 200.000

Pembayaran kepada -
-380.000 -180.000
kreditur 200.000
220.500
 Jumlah sisa  678.000 0 0 0 57.500 200.000 200.000

Pembayaran kepada -57.500 0 0 0 - 0 0 0


anggota 57.500
220.500
 Jumlah sisa  620.500 0 0 0 0 200.000 200.000

Pembyaran kepada - - -
-620.500 0 0 0 0
anggota  200.000 200.000 220.500

0 0 0 0 0 0 0 0

Jurnal penjualan dan pembebanan macam2 aktiva adalah


Kas 1.028.000
Cadangan umum 32.500
Macam2 aktiva 1.060.500

Pembayaran hutang dagang


Hutang dagang 180.000
Kas 180.000

Pembayaran hutamg bank


Hutang bank 200.000
Kas 200.000

SOAL 2
Persekutuan ABCD dinyatakan akan segera dilikuidasi, pembagian laba/rugi dengan pembagian tuan
A, B, C, dan D adalah 30%, 20%, 30% dan 20%. Neraca per 1 Desember 2018 adalah sebagai berikut:
Persekutuan ABCD
Neraca Per 1 Desember 2018

AKTIVA PASSIVA
Kas 55.000 Utang dagang 70.000
Piutang 30.000 Utang kepada tuan A 25.000
Persediaan barang 25.000
dagang
Aktiva Tetap 125.000 Modal A 45.000
Modal B 40.000
Modal C 30.000
Modal D 25.000
 

 
Total Aktiva 235.000 Total Passiva 235.000

Realisasi aktiva non-kas sebesar


160.000 Diminta:

a.  Susunlah ikhtisar laporan likuidasi setelah realisasi selesai


b.  Buatlah jurnal yang diperlukan

JAWABAN

Keterangan kas Aktiva Utang Uang Modal A Modal B Modal C Modal D


lnon-kas dagang kepada (30%) (20%) (30%) (20%)
tuan A
Sebelum realisasi 55.000 180.000 70.000 25.000 45.000 40.000 30.000
30 .000 25.000
Realisasi 160.000 (180.000) - - (6.000) (4.000) (6.000) (4.000)
Saldo setelah 215.000 - 70.000 25.000 39.000 36.000 24.000 21.000
realisasi
Peluasan piutang (70.000) - (70.000) - - - - -
Saldo setelah 145.000 - - 25.000 39.000 36.000 24.000 21.000
pelunasan piutang
Pembagian kas (145.000) - - (25.000) (39.000) (36.000) (24.000) (21.000)
Setelah selesai - - - - - - - -
pembagian kas

Jurnal

1.  Untuk mencatat realisasi aktiva non-kas


Kas 180.000
Modal A 6.000
Modal B 4.000
Modal C 6.000
Modal D 4.000
Piutang dagang 30.000

Persediaan barang dagang 25.000

Akiva tetap 125.000

Perhitungan:

Besar rugi realisasi:

-  Nilai buku aktiva non kas yang direalisir


Piutang dagang 30.000
Persediaan barang dagang 25.000
Aktiva tetap 125.000
Total 180.000
 

  Nilai realisasi
Rugi realisasi
-  Pembagian
A. = 30% x 20.000 =
6.000
B. = 20% x 20.000 =
4.000
C.  = 30% x 20.000 =
6.000
D. = 20% x 20.000 =
4.000

2.  Untuk mencatat peluasan piutang


Utang dagang 70.000
Kas 70.000
3.  Mencatat pembagian kas:
Utang A 25.000
Modal A 39.000
Modal B 36.000
Modal C 24.000

Modal D 21.000
Kas 145.000

SOAL 3
Persekutuan MNOP dengan para sekutu M,N,O,P membagi laba rugi dengan rasio 10,20,30,40.pada
10,20 ,30,40.pada awal
tahun 1992 persekutuan tersebut sepakat untuk dilikuidasi

Aktiva

Kas Rp.20.000.000
Piutang dagang Rp.90.000.000
Persedian Rp.120.000.000
Aktiva tetap Rp.90.000.000

Total aktiva Rp.320.000.000

Pasiva

Utang dagang Rp.80.000.000


Utang-P Rp.10.000.000
Modal M Rp.20.000.000
Modal N Rp.40.000.000
Modal O Rp.72.000.000
Modal P Rp.80.000.000

Total pasiva Rp. 320.000.000


 

Diminta:

Bila realisasikan aktiva non kasnya sebesar Rp.262.000.000 maka buatlah laporan likuidasi

JAWABAN

Hutang
keterangan Kas Non-kas dagang Hutang P M (10%) N (20%) O(30%) P(40%)

Sebelum
realisasi 20.000 300.000 80.000 10.000 20.000 40.000 72.000 80.000

Realisasi 262.000 (300.000) 0 0 (3.800) (7.600) (11.400) (15.200)

Saldo setelah
282.000 0 80.000 10.000 16.200 32.400 60.600 64.800
realisasi

Pelunasan utang 222.000 0 0 10.000 16.200 32.400 60.600 64.800

Pembagian kas (222.000) 0 0 (10.000) (16.200) (32.400) (60.600) (64.800)

Setelah selesai 0 0 0 0 0 0 0 0
pembagian kas

JOINT VENTURE

1.  Jelaskan pengertian joint venture dan bagiamana metode pembukuannya?


Jawab :
Joint venture merupakan kerja sama beberapa pihak untuk menyelenggarakan usaha
 bersama dalam jangka waktu tertentu. Kerja sama tersebut akan berakhir setelah tujuan
tercapai atau pekerjaan selesai.
Untuk laba joint venture akan dibagikan kepada para sekutu. Metode pembagian labanya
akan diatur dalam perjanjian. Metode pembagian laba yang dipakai sama seperti metode
 pembagian laba persekutuan, yaitu:
a.  Laba dibagi sama
 b.  Laba dibagi dengan ratio tertentu
c.  Laba dibagi sama dengan ratio modal, yaitu :
1)  Modal mula-mula
2)  Modal awal periode
3)  Modal akhir periode,dan
4)  Modal rata-rata
d.  Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal dan sisanya dibagi menurut cara
a,b, atau c.
e.  Laba dibagi dengan memperhitungkan gaji dan bonus dan sisanya dibagi menurut a,b,
atau c.
 
f. Laba
dibagidibagi dengan
menurut memperhitungkan
cara a,b, atau c. bunga modal, gaji serta bonus dan sisanya
 

 
2.  Tuan A,B, dan C sepakat untuk mengadakan joint venture penjualan buku novel. Setoran
modal masing-masing sekutu disepakati :
  A Rp.25.000.000

  B Rp.30.000.000

  C Rp.35.000.000

Pembagian laba :
a.  C sebagai Managing Partner menerima bonus 25%.
 b.  Sisa laba yang sudah dikurangi bonus dibagi :
  A 30%

  B 30%

  C 40%

Transaksi yang terjadi adalah ;


1.  C menyetorkan modal sebesar Rp.20.000.000
2.  Joint venture membayar biaya sewa sebesar Rp.3.500.000
3.  A menyetorkan kas sebagai setoran modal sebesar Rp.25.000.000
4.  B menyetorkan barang dagang sebagai setoran modal. Harga perolehan barang dagang
tersebut adalah Rp.10.000.000, tetapi nilai yang disepakati sebesar Rp.15.000.000
5.  Joint venture membeli tambahan barang dagang sebesar Rp.10.000.000. Pembelian
dilakukan oleh managing partner
6.  Joint venture membayar biaya lain-lain sebesar Rp.5.000.000
7.  Joint venture berhasil menjual barang dagang secara tunai sebesar Rp.45.000.000
8.  Rugi-laba dihitung dan diberikan kepada para managing parner
9.  Joint venture bubar dan semua kas dibagikan kepada para sekutu
Diminta :
a.  Buatlah pencatatan dengan metode akuntansi terpisah dan hitung pembagian labanya.
Jawab :
Pencatatan dengan Metode Akuntansi Terpisah
Tran Pencatatan
saks
i Joint venture A B C

1 Kas Rp.20.000.000
Rp.20.000.000 - - Investasi-joint venture Rp.20.000.000
Kas Rp.20.000.000
Modal C Rp.20.000.0
Rp.20.000.000
00
2 Biaya sewa Rp.
Rp.3.500.000
3.500.000 - - -
Kas Rp.3.500.000
3 Kas Rp.25.000.000
Rp.25.000.00 0 Investasi-joint venture Rp25.000.00
Rp25.000.000
0 - -
Modal B Rp.25.000.0
Rp.25.000.000
00 Kas Rp.25.000.000

4 Persediaan Rp.25.000.000
Rp.25.000.000 - Investasi-joint venture Rp.15.000.000
Rp.15.000.000 -
Kas Rp.25.000.000 Persediaan Rp.10.000.000
Laba Rp.5.000.000
5 Persediaan Rp.10.000.
Rp.10.000.000
000 - - -
Kas Rp.10.000.000
6 Biaya Rp5.000.000 - - -
Kas Rp.5.000.000
7 Kas Rp.45.000.000
Rp.45.000.000 - - -
Penjualan Rp.45.000.000

HPP Rp.25.000.000
 

  Persediaan Rp.25.000.000 

8a Penjualan Rp.45.000.000 - -
Rugi-laba Rp.45.000.000 -

8b Rugi-laba Rp.33.500.000
HPP Rp.25.000.000 - - -
Biaya Rp. 8.500.000

8c Rugi-laba Rp.26.500.000 Investasi-joint venture Rp.5.962.500 Investasi-joint venture Rp.5.962.5


Rp.5.962.500
00 Investasi-joint venture Rp.14.575.000
Rp.14.575.000
Modal A Rp. 5.962.500 Laba Rp.5.962.500 Laba Rp.5.962.500 Laba Rp.14.575.000
Modal B Rp.5.962.50
Rp.5.962.5000
Modal C Rp.14.575.0
Rp.14.575.000
00

9 Modal A Rp.30.962.500 Kas Rp.30.962.500 Kas Rp.35.962.500 Kas Rp.49.575.000


Modal B Rp.35.962.5
Rp.35.962.500
00 Investasi-joint venture Rp.30.962.5
Rp.30.962.500
00 Investasi-joint venture Rp.35.962.500
Rp.35.962.500 Investasi-joint venture Rp.49.575.000
Rp.49.575.000
Modal C Rp. 49.575.000
Kas Rp.116.500.000

Pembagian Rugi-laba
Joint venture ABC
Keterangan Total A B C

Total laba Rp.26.500.000


Rp.26.500.0 00 - - -
Bonus : (Rp.6.625.000) - - Rp.6.625.000
C = 25% x Rp.26.500.000
Sisa :
Rp.26.500.000 – 
Rp.26.500.000  –  Rp.6.625.000
  Rp.6.625.000 (Rp.19.875.000)
Dibagi :
A = 30% x Rp.19.875.000 - Rp.5.962.500
B = 30% x Rp.19.875.000 Rp.5.962.500
C = 40% x Rp. 19.875.000 Rp.7.950.000
Jumlah Rp.26.500.0
Rp.26.500.000
00 Rp.5.962.500 Rp.5.962.500
Rp.5.962.50 0 Rp.14.575.000
Rp.14.575.0 00

3.  Joint venture ABC membagi rugi-laba sebagai berikut :


a. A sebagai managing partner mendapat bonus 20% dari laba bersih ( jika laba ).
 b.   Sisa dari laba atau rugi dibagi sama.
Joint venture tersebut berakhir tanggal 1 Desember 2018.
2018 . Saldo rekening joint venture
yang diselenggarakan oleh masing-masing partner saat itu dan hak dari masing-masing
sekutu saat itu sebagai berikut :

Rekening Saldo per masing-masing partner


A B C
 

Rekening Debit :
Kas-joint venture Rp.150.000.000 - -
Rekning A - Rp.85.000.000 Rp.85.000.000
Jumlah saldo debit Rp.150.000.000 Rp.85.000.000 Rp.85.000.000

Rekening Kredit :
Rekening B Rp.35.000.000 - Rp.35.000.000
Rekening C Rp.35.000.000 Rp.35.000.000 -
Joint venture Rp.15.000.000 Rp.15.000.000 Rp.15.000.000
Jumlah saldo kredit Rp.85.000.000 Rp.50.000.000 Rp.50.000.000

Hak masing-masing Rp.65.000.000 Rp.35.000.000 Rp.35.000.000


 partner

Saat itu di gudang masih ada barang dagangan dengan harga pokok Rp.5.000.000. sisa
dari barang dagangan tersebut dijual pada C dengan harga Rp.7.000.000 pembayarannya
diperhitungkan dengan bagian kas C.
Diminta :
a.  Buatlah jurnal untuk masing-masing sekutu untuk mencatat penjualan sisa barang
kepada A!
 b.  Buatlah perhitungan pembagian laba!
c.  Buatlah jurnal untuk mencatat pembagian laba!

Jawab :
a.  Jurnal yang dibuat masing-masing sekutu untuk mencatat penjualan sisa barang
dagangan kepada A sebagai berikut :
1.  Jurnal yang dibuat oleh A
Pembelian (Persediaan) Rp.7.000.000 -
Joint venture - Rp.7.000.000

2.  Jurnal yang dibuat oleh B


Rekening A Rp.7.000.000 -
Joint venture - Rp.7.000.000

3.  Jurnal yang dibuat oleh C


Rekening A Rp.7.000.000 -
Joint venture - Rp.7.000.000

 b.  Perhitungan pembagian laba :

Laba sebelum
Penjualan sisa penjualan sisa barang dagangan
barang dagangan Rp.15.000.000
Rp.8.000.000
 

Laba Rp.23000.000
Pembagian laba :
A : Bonus = 20% x Rp.23.000.000 = Rp.4.600.000
Sisa =
1/3 x (Rp.23.000.000 – 
(Rp.23.000.000 –  Rp.4.600.000) = Rp.5.800.000
Jumlah bagian A Rp.10.400.000

B : 1/3 x (Rp.23.000.000 – 
(Rp.23.000.000 –  Rp.4.600.000) = Rp.5.800.000
C : 1/3 x (Rp.23.000.000 – 
(Rp.23.000.000 –  Rp4.600.000) = Rp.5.800.000

c.  Jurnal untuk mencatat pembagian laba :


Jurnal yang dibuat oleh masing-masing sekutu untuk mencatat pembagian laba
sebagai berikut :
1.  Jurnal yang dibuat sekutu A
Joint venture Rp.23.000.000 -
Laba - Rp.10.400.000
Rekening B - Rp.5.800.000
Rekening C - Rp.5.800.000
2.  Jurnal yang dibuat sekutu B
Joint venture Rp.23.000.000 -
Laba - Rp.5.800.000
Rekening A - Rp.10.400.000
Rekening C - Rp.5.800.000

3.  Jurnal yang dibuat sekutu C


Joint venture Rp.23.000.000 -
Laba - Rp.5.800.000
Rekening A - Rp.10.400.000
Rekening B - Rp.5.800.000

ANGSURAN
1.  PT SUKSES PROPERTI menjual secara angsuran. Pada tanggal 1 Januari 2019, dijual
 properti secara angsuran dengan harga jual sebesar Rp 25.000.000,00. Pembeli membayar
uang muka sebesar Rp 4.500.000,00 dan sisanya dibayar secara angsuran sebanyak 5 kali
dengan bunga tetap 11% per tahun. Angsuran pertama akan diterima pada tanggal 31
Desember 2019. Harga pokok properti adalah Rp 23.000.000,00. Buat perhitungan bunga dan
 jurnal yang diperlukan.

Jawab :
 

Diketahui :
  Harga Jual Rp 25.000.000,00
  Harga Pokok Penjualan Rp 23.000.000,00
  Uang Muka Rp 4.500.000,00
  Laba Penjualan Rp 2.000.000

Tabel Perhitungan Bunga


Angsuran Pokok
Tahun Bunga Kas yang Diterima Sisa Pinjaman
Pinjaman

01-01-2019 - - Rp 4.500.000,00 Rp 20.500.000,00

31-12-2019 Rp 4.100.000,00 Rp 451.000,00 Rp 4.551.000,00 Rp 15.949.000,00

31-12-2020 Rp 4.100.000,00 Rp 451.000,00 Rp 4.551.000,00 Rp 11.398.000,00

31-12-2021 Rp 4.100.000,00 Rp 451.000,00 Rp 4.551.000,00 Rp 6.847.000,00

31-12-2022 Rp 4.100.000,00 Rp 451.000,00 Rp 4.551.000,00 Rp 2.296.000,00

31-12-2023 Rp 4.100.000,00 Rp 451.000,00 Rp 4.551.000,00 -


Jumlah Rp 20.500.000,00 Rp 2.255.000,00 Rp 27.255.0000,00 -

Keterangan :
Angsuran pokok Rp 4.100.000,00
Bunga Rp 451.000,00

Jurnal Penerimaan
Kas Rp 4.500.000,00
Piutang angsuran Rp 20.500.000,00
Properti Rp 23.000.000,00
Laba Rp 2.000.000,00

Jurnal Penerimaan
a)  Angsuran 31 Desember 2019
Kas Rp 4.551.000,00
Piutang angsuran Rp 4.100.000,00
Pendapatan bunga Rp 451.000,00

 b)  Angsuran 31 Desember 2020


Kas Rp 4.551.000,00

Piutang angsuran Rp 4.100.000,00


Pendapatan bunga Rp 451.000,00
 

 
c)  Angsuran 31 Desember 2021
Kas Rp 4.551.000,00
Piutang angsuran Rp 4.100.000,00
Pendapatan bunga Rp 451.000,00

 
d) Angsuran
Kas 31 Desember 2022 Rp 4.551.000,00
Piutang angsuran Rp 4.100.000,00
Pendapatan bunga Rp 451.000,00

e)  Angsuran 31 Desember 2023


Kas Rp 4.551.000,00
Piutang angsuran Rp 4.100.000,00
Pendapatan bunga Rp 451.000,00

2.  PT Jaya Makmur menjual tanah dan bangunan pada tanggal 1 Mei 2017 dengan harga
Rp.750.000.000 kepada PT Maju. Tanah dan bangunan memiliki nilai buku bersih sebesar
Rp.240.000.000. PT Maju memberikan uang muka pembelian sebesar Rp.300.000.000
sisanya diangsur setiap semester selama 4 tahun. Bunga yang dikenakan sebesar 10% per
tahun

Diminta :
1.  Buatlah jurnal transaksi penuaan angsuran dengan metode laba diakui pada periode
 penjualan
2.  Buatlah tabel pembayaran angsuran

Jawab :
Diketahui :

  Harga jual Rp 750.000.000


  Harga pokok Rp 240.000.000
  Laba penjualan Rp.510.000.000
  Uang muka Rp.300.000.000
  Sisa angsuran Rp.450.000.000 (750.000.000 - 300.000.000)
  Angsuran pokok per 6 bulan Rp.56.250.000 (450.000.000/8kali)
  Bunga 10% per tahun, setiap 6 bulan sebesar 5%

1.  Jurnal pada saat penjualan

Kas Rp.300.000.000
Piutang angsuran Rp.450.000.000
Tanah dan bangunan Rp.240.000.000
Laba penjualan Rp.510.000.000
 

2.  Tabel Perhitungan Bunga Angsuran


Perhitungan :

  Saldo pokok = Harga Jual - Uang Muka


Rp.750.000.000 - Rp.300.000.000

= Rp.450.000.000

  Angsuran Pokok = Piutang Angsuran / 8 kali Angsuran


Rp.450.000.000 / 8
= Rp56.250.000

  Bunga setiap 6 bulan = Saldo Pokok x 5%


Rp.450.000.000 x 5%
= Rp22.500.000
  Total Angsuran Bunga = Angsuran Pokok + Bunga
Rp56.250.000 + Rp22.500.000
= Rp78.750.000
  Saldo Pokok Akhir = Saldo Pokok - Angsuran Pokok
Rp450.000.000 - Rp56.250.00
= Rp393.750.000

Angsuran
Tanggal
Saldo Pokok Pokok Bunga Saldo Akhir Total
01/11/2017 Rp450.000.000 Rp 56.250.000 Rp 22.500.000 Rp 393.750.000 Rp 78.750.000
01/05/2018 Rp393.750.000 Rp 56.250.000 Rp 19.687.500 Rp 337.500.000 Rp 75.937.500
01/11/2018 Rp337.500.000 Rp 56.250.000 Rp 16.875.000 Rp 281.250.000 Rp 73.125.000
01/05/2019 Rp281.250.000 Rp 56.250.000 Rp 14.062.500 Rp 225.000.000 Rp 70.312.500
01/11/2019 Rp225.000.000 Rp 56.250.000 Rp 11.250.000 Rp 168.750.000 Rp 67.500.000
01/05/2020 Rp168.750.000 Rp 56.250.000 Rp 8.437.500 Rp 112.500.000 Rp 64.687.500
01/11/2020 Rp112.500.000 Rp 56.250.000 Rp 5.625.000 Rp 56.250.000 Rp 61.875.000
01/05/2021 Rp 56.250.000 Rp 56.250.000 Rp 2.812.500 Rp - Rp 59.062.500

3.  Pada tanggal 1 September tahun 2005, PT Graha Property menjual 10 unit rumah dengan
harga pokok per kapling Rp 300.000.000,00 dan dijual dengan harga Rp 400.000.000,00
ditambah bunga 10% per tahun. Pembayaran angsuran dilakukan setiap semester (6
 bulanan) selama 5 tahun atau 10 semester (10 kali angsuran), uang muka 20% dan bunga
dihitung dari sisa pinjaman.
Diminta:
  Buat skedul pembayaran angsurannya
  Jurnal transaksi penjualan angsuran dengan asumsi menggunakan metode laba kotor
diakui pada saat penjualan dan metode laba kotor diakui sejalan dengan penerimaan kas.

Penyelesaian :
 

1)  Skedul pembayaran angsuran ( dalam Rupiah )

Angsuran ke Tgl bayar Bunga Angsuran


Angsuran Jml Sisa harga
 pembayaran kontrak
1 Sept 05 - - - 4.000.000
(U.muka) 1 Sept 05 - 800.000 800.000 3.200.000
I 1 Mrt 06 160.000 320.000 480.000 2.880.000
II 1 Sept 06 144.000 320.000 464.000 2.560.000
III 1 Mrt 07 128.000 320.000 448.000 2.240.000
IV 1 Sept 07 112.000 320.000 432.000 1.920.000
V 1 Mrt 08 96.000 320.000 416.000 1.600.000
VI 1 Sept 08 80.000 320.000 400.000 1.280.000
VII 1 Mrt 09 64.000 320.000 384.000 960.000
VIII 1 Sept 09 48.000 320.000 368.000 640.000
IX 1 Mrt 10 32.000 320.000 352.000 320.000
X 1 Sept 10 16.000 320.000 336.000 0
Jumlah Total 880.000 4.000.000 4.880.000 -

2)  Jurnal transaksi penjualan angsuran dengan menggunakan


a.  metode laba kotor diakui saat periode penjualan.  
 J
 Jurna
urnall ya
yang
ng di bua
uatt se
seb
bagai
gai b
be
eri kut :
(dalam Rupiah)

Keterangan transaksi  Jurnal 


da saat penjualan tgl 1 Sept 05 : Kas 800.000
10 x Rp 400.000 = 4.000.000 Piutang angsuran 3.200.000
uang muka 20% = 800.000 Rumah 3.000.000
HP rumah : Laba penjualan angs 1.000.000
10 x Rp 300.00 = 3.000.000
 jp tgl 31 Des 05 : Piutang bunga 106.667
Bunga yang masih harus diterima 4 bulan ( 1 Sept sd Pendapatan bunga 106.667
31 Des 05)
4/12 x 10% x 3.200.000 = 106.667
rnal penutup tgl 31 Des 05 : Laba penjualan angs 1.000.000
Menutup rekening nominal ke iktisar laba rugi Pendapatan bunga 106.667
Iktisar laba rugi 1.106.667

rnal balik tgl 1 Jan 06 : Pendapatan bunga 106.667


Reversal entries atas bunga yang akan diterima th. Piutang bunga 106.667
2005
nerimaan angsuran I Kas 480.000
Tgl 1 Maret 06 : Piutang angsuran 320.000
Angsuran pokok : 3.200.000/10 Pendapatan bunga 160.000

= 320.000
Bunga 6 bln x 10%/thn x 3.200.000
 

  = 160.000
nerimaan angsuran II Kas 464.000
Tgl 1 Sept 06 Piutang angsuran 320.000
Angsuran pokok = 320.000 Pendapatan bunga 144.000
Bunga 6 bln x 10% per tahun x (3.200.000  –  
320.000) = 144.000
 jp tgl 31 Desember 06 : Piutang bunga 85.333
Bunga yang masih harus diterima 4 bln Pendapatan bunga 85.333
4/12 x 10% x (3.200.000 – 
(3.200.000 –   640.000) = 85.333

Dari contoh diatas diketahui bahwa dengan menggunakan metode ini pada tahun kedua
kedu a sudah tidak
ada lagi pengakuan laba atas penjualan angsuran rumah.

 b.  Metode Laba diakui proporsional dengan penerimaan kas  


 J
 Jurna
urnall ya
yang
ng di bua
uatt adalah
lah se
seb
baga
gaii b
be
eri kut :
(dalam Rupiah)
Keterangan transaksi  Jurnal 
da saat penjualan tgl 1 Sept 05 : Kas 800.000
10 x Rp 400.000 = 4.000.000 Piutang angsuran 3.200.000
uang muka 20% = 800.000 Rumah 3.000.000
HP rumah : LKBD 1.000.000
10 x Rp 300.00 = 3.000.000
l 31 Des 05 :
Bunga yang masih harus diterima 4 bulan ( 1 Sept Piutang bunga 106.667
sd 31 Des 05) Pendapatan bunga 106.667
4/12 x 10% x 3.200.000 = 106.667

Penyesuaian LKBD atau Laba kotor direalisasi LKBD 200.000


(LKD) LKD 200.000
% laba kotor :
1.000.000 x 100% = 25%
4.000.000

Penerimaan kas th.2005 sebesar Rp 800.000.000


(down payment). Jadi LKD th.2005 adalah 25% x
Rp 800.000.000 = Rp 200.000.000
Jurnal penutup tgl 31 Des 05 : LKD 200.000
enutup rekening nominal ke iktisar laba rugi Pendapatan bunga 106.667
Iktisar laba rugi 306.667
Jurnal balik tgl 1 Jan 06 : Pendapatan bunga 106.667
eversal entries atas bunga yang akan diterima th. Piutang bunga 106.667
2005
Penerimaan angsuran I Kas 480.000

gl 1 Maret
ngsuran 06 : : 3.200.000/10
pokok Piutang angsuran
Pendapatan bunga 320.000
160.000
 

  = 320.000
Bunga 6 bln x 10%/thn x 3.200.000
= 160.000
erimaan angsuran II Kas 464.000
Tgl 1 Sept 06 Piutang angsuran 320.000
Angsuran pokok = 320.000 Pendapatan bunga 144.000
Bunga 6 bln x 10% per tahun x (3.200.000  –  
320.000) = 144.000
tgl 31 Desember 2006
Ajp bunga yang masih harus diterima 4 bln ( 1 Sept Piutang bunga 85.333
sd 31 Des 06) Pendapatan bunga 85.333
4/12 x 10% x (3.200.000-640.000) = 85.333

Penyesuaian LKBD
Penerimaan kas th.2006 sebesar Rp 64.000.000
(angsuran I dan II). Jadi LKD th.2006 adalah 25% x LKBD 160.000
Rp 640.000.000 = Rp 160.000.000 LKD 160.000
Jurnal penutup tgl 31 Des 06 : LKD 160.000
enutup rekening nominal ke iktisar laba rugi Pendapatan bunga 85.333

Iktisar laba rugi 245.333


Jurnal balik tgl 1 Jan 07 : Pendapatan bunga 85.333
Reversal entries atas bunga yang akan diterima th. Piutang bunga 85.333
2006

Penjelasan dari jurnal dan perhitungan pada tabel diatas :


  Laba penjualan angsuran akan diakui setiap tahun yang besarnya tergantung pada besarnya
kas yang diterima pada tahun yang bersangkutan. Hal ini dapat dilihat pada tahun 2005
 jurnal LKD
LKD sebesar Rp 200.000.000, sedangkan untuk tahun 2006 sebesar Rp 160.000.000.
Hal ini disebabkan karena jumlah kas yang diterima selama tahun 2005 lebih besar
daripada jumlah kas yang diterima pada tahun 2006.
  Jurnal yang dibuat pada tahun 2007 dan berikutnya sama dengan jurnal pada tahun 2006,
 perbedaannya hanya teletak pada jumlah pendapatan bunga yang semakin kecil karena
 bunga dihitung dari saldo pokok pinjaman dimana saldo pokok pinjaman akan semakin
kecil karena adanya pelunasan ditahun sebelumnya.

KONSINYASI
SOAL PENJUALAN KONSINYIASI

1.  PT AALI mengirimkan persediaan dengan harga pokok 36.000.000 secara konsinyasi kepada
PTBA., PT AALI membayar 3.750.000 biaya angkut dan PTBA membayar 2.250.000 untuk biaya
iklan Iokal yang dapat ditagihkan pada PT AALI.
AA LI. Pada akhir
akhi r periode 2/3 barang yang
dikonsinyasikan telah terjual dengan harga 40.000.000 tunai. PTBA selalu memberitahukan
 penjualan
 penjualan itu pada PT AALI Buatlah Jurnal
Jurnal yang dibuat oleh PT AALI dan PTBA! 
Jawab:
 

 Maka jurnal yang dibuat adalah:

PT AALI PTBA

Persediaan dalam pengiriman 36.000.000 Tidak dicatat


Persediaan 36.000.000
(Jurnal untuk mencatat persediaan barang dagang yang
dikonsinyasikan) 

Persediaan dalam pengiriman 3.750.000 Tidak dicatat


Kas 3.750.000
( Jurnal untuk mencatat Pembayaran biaya angkut oleh
consignor )
Tidak dicatat  piutang dari konsinyor 2.250.000
Kas 2.250.000
( Jurnal untuk mencatat Pembayaran iklan oleh consignee
)
Tidak dicatat Kas
40.000.000
Utang untuk Consignor 40.000.000

( Jurnal untuk mencatat Penjualan barang dagang yang


dikonsinyasikan

Kas 33.750.000 Utang 40.000.000


Beban Iklan Lokal 2.250.000 Piutang 2.250.000
Beban Komisi 4.000.000 Pendapatan Komisi 4.000.000
Pendapatan 40.000.000 Kas 33.750.000
( Jurnal untuk mencatat Pemberitahuan penjualan ) ( Jurnal untuk mencatat beban serta pengiriman jumlah
yang terutang )

COGS 26.500.000* Tidak dicatat 


Persediaan dalam pengiriman 26.500.000
(*(2/3 (36.000.000 + 3.750.000)) = 26.500.000)

2.  Apa yang kamu ketahui mengenai konsinyasi?


konsinyasi? Jelaskan!
Jelaskan!
Jawab :

Konsinyasi (Consigment) adalah pemindahan (penitipan) barang dari pemilik kepada pihak lain
untuk dijualkan dengan harga dan syarat yang sudah diatur di dalam perjanjian. Pemilik barang
atau pihak yang menitipkan disebut Pengamanat ( Consignor ), sedangkan pihak yang dititipi
disebut Komisioner atau pedagang komisi (Consignee). Bagi pengamanat barang yang dititipkan
kepada pihak lain disebut barang konsinyasi (Consigment Out)

3.  Apa alasan Pengamanat maupun Komisioner melakukan Perjanjian Konsinyasi?


Jawab :
Alasan Pengamanat :
 

a.  Barang akan cepat dikenal oleh konsumen/masyarakat


 b.  Daerah pemasaran akan menjadi semakin luas
c.  Harga dan syarat penjualan dapat dikendalikan
d.  Jaminan akan kembalinya barang tetap terjamin
Alasan Komisioner :
a.  Terhindar dari kerugian karena barang tidak laku, barang rusak, ataupun fluktuasi harga
 b.  Menghemat kebutuhan modal kerja
 
c. Menghemat biaya karena sebagian ditanggung oleh pengamanat
HUBUNGAN KANTOR PUSAT DENGAN KANTOR AGEN DAN KANTOR CABANG
1.  PT mentarai yang bertempat di Bandung pada tahun 2019 membuka kantor agen di
Yogyakarta. Transaksi keuangan yang dilakukan selama tahun 2019 yaitu :
a.  Untuk membentuk modal kerja kantor agen perusahaan mengirimkan kas sebesar
Rp50.000.000
 b.  Barang dagangan yang digunakan sebagai sampel dikirim oleh perusahaan dengan harga
 pokok sebesar Rp12.500.000
c.  Penjualan :
   Melalui kantor agen Rp 500.000.000
   Langsung kantor pusat Rp 550.000.000
Harga pokok penjualan atas penjualan yaitu Rp 430.000.000 dan Rp 520.00.000
d.  Pengeluaran kas untuk membayar biaya :
   Biaya administrasi dan umum kantor agen Rp 98.000.000
   Biaya administrasi dan umum kantor pusat Rp 357.000.000
   Biaya pemasaran kantor agen Rp 102.000.000
   Biaya pemasaran kantor pusat Rp 450.000.000
e.  Pembelian barang dagangan oleh perusahaan seharga Rp175.000.000
f.  Melakukan pelunasan atas utang dagang Rp 150.000.000
Buatlah jurnal untuk kantor pusat dengan metode tidak dipisahkan apabila perusahaan
mencatat persediaan dengan sistem perpetual.
Jawab :
Jurnal :
a.  Mencatat pembentukan modal kerja kantor agen
Modal kerja kantor agen Rp50.000.000
Kas Rp50.000.000

 b.  Mencatat pengiriman barang sampel (sistem fisik)


Persediaan sampel kantor agen Rp 12.500.000
Persediaan kantor dagangan Rp 12.500.000

c.  Mencatat penjualan


Piutang dagang Rp 1.050.000.000
Penjualan Rp 1.050.000.000

Mencatat harga pokok penjualan


HPP Rp 950.000.000
 

  Persediaan barang dagangan Rp 950.000.000

d.  Mencatat pembayaran biaya


Biaya adm. & umum Rp 455.000.000
Biaya pemasaran Rp 552.000.000
Kas Rp 1.007.000.000

e.  Mencatat pembelian


Persediaan barang dagang Rp 175.000.000
Utang dagang Rp 175.000.000

f.  Mencatat pelunasan utang dagang


Utang dagang Rp 150.000.000
Kas Rp 150.000.000

2.  PT. Four adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang elektronik yang terletak di
Surabaya. Karena mengalami kenaikan yang tinggi terhadap produknya maka PT. Four
 pada awal Desember 2018 mendirikan kantor cabang baru di Jawa Tengah (JaTeng).
Berikut ini adalah transaksi yang terjadi di Cabang Jawa Tengah selama bulan Desember
2018 : 

Tanggal  Transaksi 
1 Des 2018  Menerima kas sebesar Rp 60.000.000 dari kantor pusat 
2 Des 2018  Membeli peralatan kantor dari Sumber Baru yang digunakan untuk kegiatan
administrasi perusahaan, dengan taksiran umur ekonomis 2 tahun dengan
harga Rp 8.000.000 secara tunai. 
3 Des 2018  Menerima kiriman barang dagangan dari kantor pusat sebesar Rp 30.000.000
30.00 0.000  

4 Des 2018  Membeli barang dagangan secara tunai dari milo Elektronik sebesar
Rp 20.000.000 
6 Des 2018  Menjual barang dagangan secara tunai kepada Toko Pixel Elektro sebesar
Rp 50.000.000 
15 Des 2018  Karena kantor pusat kekurangan barang, maka cabang mengembalikan
 barang dagangan kiriman dari kantor pusat senilai Rp 10.000.000  
30 Des 2018  Membayar beban sebagai berikut : 
Membayar gaji pegawai sebesar Rp 12.000.000 
Membayar sewa Rp 4.500.000  
Beban lain Rp 5.000.000 
30 Des 2018  Mengirimkan uang ke kas kantor pusat sebesar Rp 20.000.000  
31 Des 2018  Gaji terutang akhir tahun Rp 1.500.000 dan penyusutan tahun berjalan Rp
2.000.000 
Hasil perhitungan fisik diketahui Persediaan Cabang JaTeng Rp 15.000.000
dan persediaan kantor pusat Rp 150.000.000  

Data tambahan kantor pusat :


 

 
NERACA SALDO PT. FOUR JANUARI 2018 

Nama Akun  Debet  Kredit 


Kas  131.000.000 
Piutang Dagang  70.000.000 
Persediaan  240.000.000 
Tanah  50.000.000 
Gedung  200.000.000 
Peralatan  40.000.000 
Utang Dagang  92.000.000 
Utang Gaji  8.000.000 
Modal Saham  315.000.000 
Laba ditahan  93.000.000 
Penjualan  296.000.000 
Biaya Gaji  28.000.000 
Biaya penyusutan gedung  35.000.000 
Biaya penyusutan peralatan  10.000.000 

PERTANYAAN : 

Buatlah jurnal pencatatan yang terkait transaksi di atas baik itu kantor pusat dan kantor
cabang. 
Jawaban
Pencatatan transaksi selama bulan Desember 2018 pada pembukuan kantor pusat dan kantor
cabang disajikan sebagai berikut : 

PT. Four dan Cabang JaTeng 


Jurnal Umum 
Desember 2018 
 

Tanggal  Kantor Pusat  Cabang di Jawa Tengah (JaTeng) 


1 Des 2018  (D) Cabang JaTeng Rp. 60.000.000  (D) Kas Rp. 60.000.000  
(K)Kas Rp. 60.000.000   (K) Kantor Pusat Rp. 60.000.000 
2 Des 2018  (D) Aktiva Tetap-Cabang JaTeng Rp. (D) Kantor Pusat Rp. 8.000.000 
8.000.000  (K) Kas Rp. 8.000.000 
(K) Cabang JaTeng Rp. 8.000.000 
3 Des 2018  (D) Cabang JaTeng Rp. 30.000.000   (D) Pengiriman Barang dari Kantor Pusat Rp.
(K) Pengiriman Barang ke Cabang JaTeng 30.000.000 
Rp. 30.000.000  (K) Pengiriman Barang ke Cabang JaTeng
Rp. 30.000.000 
4 Des 2018  (Tidak menjurnal karena pembelian kantor (D) Pembelian Rp. 20.000.000  
cabang)  (K) Kas Rp. 20.000.000 
6 Des 2018  (Tidak Menjurnal karena penjualan dilakukan (D) Kas Rp. 50.000.000  
oleh kantor cabang saja) (K) Penjualan Rp. 50.000.000 
15 Des 2018  (D) Kiriman ke Cabang JaTeng Rp. 10.000.000   (D) Kantor pusat Rp. 10.000.000 
(K) Cabang JaTeng Rp. 10.000.000  (K) Kiriman kantor pusat Rp. 10.000.000 
30 Des 2018  (D) Beban gaji Rp. 12.000.000  
-  (D) Beban Sewa Rp. 4.500.000  
(D) Beban Lain Rp. 5.000.000 
(K) Kas Rp. 21.500.000 
30 Des 2018  (D) Kas Rp. 20.000.000   (D) Kantor Pusat Rp. 20.000.000 
(K) Cabang JaTeng Rp. 20.000.000   (K) Kas Rp. 20.000.000 
 

PT. Four dan Cabang JaTeng 


Jurnal Penyesuaian dan Jurnal Penutup 
Desember 2018 

Tanggal  Kantor Pusat  Cabang di JaTeng 


31 Des (D) Beban gaji Rp. 1.500.000 
2018  (K) Hutang Gaji Rp. 1.500.000  

(D) Biaya Peny.Peralatan Rp. 2.000.000 
(K) Akm.Peny.Peralatan Rp. 2.000.000 
31 Des (D) Cabang JaTeng Rp. 10.000.000   (D) Penjualan Rp. 50.000.000 
2018  (K) Laba Cabang JaTeng Rp. (D) Persediaan Rp 15.000.000  
10.000.000  (K) Pengiriman Barang dari Kantor Pusat
Rp. 30.000.000 
(Jurnal penyesuaian penghasilan (K) Pembelian Rp. 20.000.000  
JaTeng)  (K) Beban Gaji Rp. 13.500.000 
(K) Beban Penyusutan Rp. 2.000.000  
(K) Beban Sewa Rp. 4.500.000  
(K) Beban Lain Rp. 5.000.000  
(K) Kantor Pusat Rp. 10.000.000 

(Jurnal penutup kantor cabang) 

3.  Dalam rangka meningkatkan omzet penjualan PT Cantik Jelita telah membuka kantor
cabang di kota medan pada awal bulan Desember 2018 ikhtisar transaksi yang terjadi di
 

kantor cabang dalam bulan Desember


Desember 2018, dan jurnal untuk mencatat transaksi-transaksi
tersebut, masing-masing oleh kantor cabang dan kantor pusat pusat adalah sebagai berikut.
Diterima uang dari kantor pusat sebesar: Rp300.000,00 sebagai modal kerja.  
Diterima barang-barang dari Kantor Pusat sebesar harga pokok Rp600.000,00
Pembelian alat-alat perlrngkapan akan kantor oleh Cabang secara tunai, dengan harga
Rp200.000,00
Penjualan oleh Kantor Cabang, terdiri dari :
Tunai Rp250.000,00
Kredit Rp400.000,00 
Penerimaan pembayaran piutang dari langganan : Rp250.000,00  
Biaya-biaya yang dibayar: 
Gaji & Komisi Rp55.000,00  
Sewa Kantor Rp40.000,00  
Listrik, air Rp 5.000,00  
Macam-macam biaya Rp25.000,00 
Pengiriman uang ke Kantor Pusat sebesar Rp250.000,00  
Biaya-biaya yang telah dikeluarkan dan diperhitungkan untuk beban kantor cabang, oleh kantor
 pusat : 
Biaya asuransi Rp20.000,00 
Brosur dan Katalogus Rp30.000,00 
Advertensi Rp25.000,00 
Bunga investasi, pada kantor cabang Rp75.000,00  
Persediaan barang dagangan pada tanggal 31 Desember 2018, sebesar Rp 225.000,00  
Depresiasi Alat-alat kantor sebesar : Rp 5.000,00  

PERTANYAAN 
Buatlah jurnal-jurnal yang terkait dengan transaksi diatas!  
JAWABAN

Transaksi-transaksi Cabang  Buku-buku cabang  Buku-buku Kantor Pusat 


Diterima uang dari kantor Kas Rp. 300.000,00  R/K Kantor Cabang Rp. 300.000,00  
 pusat sebesar: Rp300.000,00 R/K Kantor Pusat Rp. 300.000,00  Kas Rp. 300.000,00 
sebagai modal kerja.  

Diterima barang-barang dari Pengiriman barang-barang dari Kantor R/K Kantor Cabang Rp. 600.000,00 
Kantor Pusat sebesar harga Pusat Rp. 600.000,00  Pengiriman Barang untuk
 pokok Rp600.000,00   R/K Kantor Pusat Rp. Kantor Cabang Rp.
600.000,00  600.000,00 
Pembelian alat-alat Alat-alat Kantor Rp. 200.000,00   Tidak menjurnal 
 perlrngkapan akan kantor oleh Kas Rp. 200.000,00  
Cabang secara tunai, dengan
harga Rp200.000,00 

Penjualan oleh Kantor Kas Rp. 250.000,00  Tidak menjurnal


Cabang, terdiri dari: Tunai Piutang Dagang Rp. 400.000,00  
Rp250.000,00   Penjualan Rp. 650.000,00 
 

Kredit Rp400.000,00 

Jumlah Rp650.000,00 

Penerimaan pembayaran Kas Rp. 250.000,00  Tidak menjurnal 


 piutang dari langganan : Piutang Dagang Rp. 250.000,00 
Rp250.000,00  

Biaya-biaya yang dibayar:  Tidak Menjurnal 


Gaji dan Komisi Rp 55.000,00 
Sewa Kantor Rp 40.000,00   Gaji & Komisi Rp. 55.000,00 
Listrik,air Rp 5.000,00   Sewa Kantor Rp. 40.000,00 
Macam-macam biaya Listrik & air Rp. 5.000,00 
Rp25.000,00   Macam-macam biaya Rp. 21.000,00  
Kas Rp. 125.000,00  
Jumlah Rp125.000,00 

Pengiriman uang ke Kantor R/K Kantor Pusat Rp.250.000,00   Kas Rp. 250.000,00  
Pusat sebesar Rp250.000,00  Kas Rp. 250.000,00  R/K-Kantor Cabang Rp.

Biaya-biaya yang telah Biaya Asuransi Rp. 20.000,00  250.000,00   Cabang Rp. 150.000,00  
R/K-Kantor
dikeluarkan dan Brosur & katalogus Rp. 30.000,00  Persekot premi 
diperhitungkan untuk beban Advertensi Rp. 25.000,00   Asuransi Rp. 20.000,00  
kantor cabang, oleh kantor Biaya bunga Rp. 75.000,00  Brosur & katalogus Rp. 30.000,00 
 pusat:  R/K-Kantor pusat Rp. 150.000,00  Biaya Advertensi Rp.25.000,00  
Pendapatan biaya Rp. 75.000,00  
Biaya asuransi: 
Rp20.000,00 
Brosur & 
katalogus: Rp30.000,00 
Advertensi: 
Rp25.000,00 
Bunga investasi, 
 pada kantor cabang
Rp75.000,00
Jumlah Rp150.000,00 
31 Desember 2018- 
Penyesuaian dan tutup 
 buku: 
Persediaan barang dagangan Persediaan Barang Rp. 225.000,00  
 pada tanggal 31 Desember Dagangan Depresiasi 
2018, sbesar Rp 225.000,00  Alat-alat kantor Rp. 5.000,00 
Ak. Dept. Alat 
Depresiasi Alat-alat kantor Kantor Rp. 5.000,00 
sebesar :  Rugi-Laba Rp. 225.000,00 
Rp 5.000,00 
 

Pemindahan saldo rekening- Penjualan Rp. 650.000,00 


rekening pendapatan ke Rugi-
Laba.  Rugi-Laba Rp.650.000,00 

Pemindahan saldo rekening- Rugi-Laba Rp. 880.000,00 


rekening biaya ke Rugi-Laba   Gaji & komisi Rp. 55.000,00 
Sewa kantor Rp. 40.000,00  
Listrik, air Rp. 5.000,00  
Biaya Asuransi Rp. 20.000,00  
Brosur & katalogus Rp. 30.000,00 
B.Advertensi Rp. 25.000,00  
Biaya Bunga Rp. 75.000,00  
Depresiasi 
Alat-alat kantor Rp. 5.000,00 
Macam-macambiaya Rp. 25.000,00 
Peng.Barang dari Kantor pusat Rp.
600.000,00 

Pemindahan saldo  Rugi-Laba Rp. 25.000,00  Tidak Menjurnal 


laba ke “R/K -kantor Pusat”  R/K-Kantor Pusat Rp. 25.000,00 

Pengakuan laba atas operasi Tidak Menjurnal  R/K kantor cabang Rp. 25.000,00 
kantor cabang oleh kantor Rugi Labacabang Rp. 25.000,00  
 pusat 

Pemindahan saldo  Tidak Menjurnal  Rugi-Laba cabang Rp. 25.000,00  


Laba operasi cabang ke Rugi- Rugi-Laba Rp. 25.000,00 
Laba 

Anda mungkin juga menyukai